Come Back To Me (Monday Couple story)

 

  • Title : Come Back To Me (Nobody Could Replace You)
  • Author : burninganchovy (@meutiakbachnar)
  • Length : Oneshoot
  • Rate : T
  • Genre : Romance (?)
  • Main Cast(s) : Kang Gary & Song Jihyo (Monday Couple)
  • Support Cast(s) : Yoo Jaesuk, Kim Jongkook, Lee Kwangsoo, Haroro, all casts in Running Man
  • Disclaimer! : All casts are belong to God, their families, their entertainments. But the story is mine.
  • From Author : Hello ^^ Kali ini saya mau nyoba ngepost FF Oneshoot lagi. Saya buat ceritanya Monday Couple (yang sering nonton Running Man pasti udah gak asing lagi) abis ngeliat preview RM Episode 90. Kira-kira ada yang bakalan baca gak ya? Hehe! Dont forget to leave some comments yak, biar tau kekurangannya dimana ^^

***

“Sepertinya kau sangat menikmati sebutan Monday Couple bersama Jihyo”

“Ya! Benar sekali! Jadi… apa kau benar-benar menyukainya, Gary-ah?”

“Kenapa tidak kau katakan saja? Lagipula, kalian berdua sudah sama-sama tidak muda lagi, segeralah menikah, Gary-ah!”

Mendengar celetukan yang keluar dari ketiga partner shooting-nya—Haroro, Kwangsoo, dan Jaesuk—seorang namja bernama Kang Gary itu hanya terdiam. Seolah tak begitu mengambil pusing beberapa celetukan yang ditujukan padanya, Gary malah terus meneguk sekaleng minuman soda sampai habis. “Song Jihyo… dia itu dongsaeng termanis yang pernah kutemui” ucap Gary, yang diiringi sorakan dari ketiga temannya. “…Tapi, aku hanya melihatnya sebagai dongsaeng. Dia benar-benar seperti seorang adik perempuan kecil, manis sekali. Yah, hanya itu”

***

Cuaca kota Seoul pagi ini tidak begitu cerah. Tetesan kecil air hujan terus turun membasahi kota Seoul dan sekitarnya. Cuaca mendung yang seperti ini makin membuat Gary malas untuk beranjak dari tempat tidurnya. Ia terus membolak-balikkan badannya yang masih menempel di tempat tidur, lalu mencoba mengecek keadaan handphone yang sudah lama ia non-aktifkan. Tiga pesan. Running Man’s PD, Running Man’s PD lagi, dan… eh? Kwangsoo?. Saat melihat ada sebuah pesan dari Kwangsoo, dengan cepat Gary membaca isi pesan yang baru saja dikirimkan beberapa menit yang lalu itu.

Hyung, apa kau sudah membaca gosip terbaru tentang Jihyo?

Banyak sekali pemberitaan tentangnya di internet, hyung!

–Lee Kwangsoo

Gary hanya tersenyum, sambil menggaruk kepalanya. “Gosip terbaru Jihyo? Gosip terbaru Jihyo denganku sebagai Monday Couple? Apakah itu maksudmu, Kwangsoo-ah? Haha, Monday Couple benar-benar daebak” lanjut Gary, sambil mengetikkan pesan balasan untuk Kwangsoo.

            Sambil menunggu Kwangsoo membalas pesannya, Gary akhirnya beranjak dari posisi tidurnya dan membuka sebuah situs Internet yang selalu meng-update tentang berbagai info para artis Korea Selatan. Tak ada yang menarik, huh, keluh Gary saat membaca sederet artikel yang menurutnya tak begitu menarik. Tapi… tiba-tiba pandangannya tertuju pada artikel paling bawah pada homepage situs Internet tersebut. Sebuah judul besar terpampang sebagai judul utama sebuah artikel: Song Jihyo Mengungkap Identitas Kekasihnya!

            “MWO?!” ujar Gary, setengah berteriak. Ia langsung menyalakan televisi dan mencari channel TV manapun yang akan memberinya info lebih lengkap tentang Kekasih Song Jihyo—yang tak lain adalah partner-nya dalam Reality Show Running Man.

            “Ya, sebenarnya belum terlalu lama aku menjalin hubungan dengannya. Dia adalah seorang CEO pada managemen-ku” ungkap Jihyo, dengan gaya berbicaranya yang tenang.

            “Lalu, bagaimana dengan nasib Monday Couple? Seperti yang kau tahu, Song Jihyo-ssi, banyak sekali yang menyukaimu dan Kang Gary saat dipasangkan menjadi Monday Couple dalam Running Man” tanya seorang wartawan.

            Jihyo nampak kikuk sebentar, lalu dengan diiringi sebuah senyuman, akhirnya ia menjawab pertanyaan itu. “Kang Gary-ssi sudah kuanggap sebagai sunbae yang sangat baik kepadaku. Aku lebih menganggapnya sebagai Oppa kandungku”

Percakapan yang ada saat konferensi pers terkait dengan keputusan Jihyo yang mengungkap identitas kekasihnya itu membuat Gary sesak. Bagian dadanya seperti sedang ditusuk oleh sesuatu yang abstrak—tapi benar-benar menusuk! Itu membuatnya sesak… dan sakit—sakit sekali. Tak lama kemudian, handphone Gary berbunyi keras. Seseorang menghubunginya. Tanpa mengalihkan pandangannya dari televisi, Gary meraih handphone-nya dan menerima panggilan masuk itu. “Yo… Yoboseyo” sapanya, dengan nada datar.

            “Hyung! Apa kau benar-benar belum tahu ten—“

            “—aku sudah tahu sekarang” potong Gary, saat si penelepon tengah mengucapkan beberapa patah kata. “Ah, maaf, kau siapa?” tanya Gary kemudian, yang belum sempat melihat layar handphone-nya untuk mengetahui siapakah si penelepon itu.

            “Yaa, hyung! Ini aku, Kwangsoo! Kau ini!!”

            “Ah, Kwangsoo-ah, apakah hari ini ada shooting Running Man?” tanya Gary, masih dengan ekspresi datar.

            “Yaa, hyung! Tentu saja ada! Hari ini kan memang jadwal rutin kita shooting! Kau ini!!”

            “Baiklah—bip!”

            Gary memutuskan panggilan dari Kwangsoo. Lalu, ia menon-aktifkan kembali handphone-nya dan dengan sembarangan, Gary melempar benda kecil itu hingga jatuh tergeletak nyaman pada kasur tempat tidurnya. Masih dalam posisi duduk di tempat tidur, kini Gary memegangi kepalanya. Pikirannya dipenuhi oleh sosok Song Jihyo.

            “Arrrghhh… Kenapa aku tak jujur saja pada diriku sendiri kalau aku menyukainya?! Kenapa harus malu mengakuinya? Kau bodoh, Kang Gary! KAU BODOH!”

***

Sejak hari dimana Jihyo mengungkapkan bahwa dirinya telah memiliki kekasih, hubungan akrab yang terjalin diantara dirinya dengan Gary berubah total. Keduanya nampak begitu canggung saat bertemu. Hanya terulas sebuah senyuman yang terkesan dipaksakan, atau sekedar ucapan ‘hai’. Selebihnya, mereka cenderung diam dan keduanya nampak saling menjauh.

            Sejak hari itu juga, Jihyo seringkali menyendiri ketika break. Dia cenderung mencari sebuah tempat yang jauh dari keramaian team Running Man dan menelepon kekasihnya. Gary melihat Jihyo dari kejauhan. Ia nampak begitu bahagia, ucap Gary sambil menyipitkan matanya.

            “Kau melihat siapa?” tanya Jong-kook sambil menghampiri Gary yang tengah termenung memandangi Jihyo.

            Gary menggeleng pelan tanpa mengalihkan perhatiannya dari Jihyo. “Anniy

            Tiba-tiba Jaesuk menepuk pundak Gary, “Ya, Gary-ah, ada apa dengan kau dan Jihyo? Kenapa kalian begitu canggung satu sama lain hari ini? Apa… karena pemberitaan tentang Jihyo hari ini?”

            “Hmm…” Gary menghela napas. “Mungkin”

            “A-Apa… Jangan-jangan kau cemburu, hyung?! Eoh?!” sahut Kwangsoo.

            “Entahlah…”

            Gary meninggalkan Kwangsoo, Jaesuk, dan Jong-kook. Ia mencari suatu tempat dimana ia bisa bersendirian. Dengan begitu, ia bisa menenangkan hatinya yang tengah diselimuti berbagai perasaan; kecewa, sedih, gelisah.

            Gary mulai menyulutkan api pada batang rokok yang sudah menempel di mulutnya. Kemudian ia membiarkan berbagai zat kimia itu menyebar ke dalam tubuhnya melalui sebuah isapan dari mulut. Tak lama, gumpalan asap pun dihembuskannya—dibiarkan berkeliaran mengotori udara bersih di sekitarnya. Fase menghisap-mengeluarkan ini terus Gary lakukan sambil membiarkan otaknya dipenuhi oleh semua hal tentang Jihyo—Song Jihyo.

(FLASHBACK)

“Oppa! Sudah berapa kali kubilang? Kau harus berhenti merokok!”

“Waee?!”

“Rokok itu tak baik untukmu! Aku tak mau lagi memanggilmu Oppa kalau kau terus merokok!”

“Y-Yaa! Jihyo-ah, dengar. Baiklah… Aku tak akan merokok lagi”

“Janji?”

“Eo’! Apa kau sudah senang?”

 

“Kenapa hari ini kau tidak datang? Hari ini Running Man bermain bersama enam personel SNSD dan pasanganku adalah Jessica. Hahahaha”

“Lalu? Apa maksudmu memberitahukan itu padaku, eo’?”

“Yaa, Jihyo-ah, kau tidak cemburu ketika Oppa-mu dipasangkan dengan seorang yeoja cantik? Aish jjinja…”

 (FLASHBACK-END)

Gary terus tersenyum mengingat semua hal yang pernah dilaluinya bersama Jihyo. Mulai dari awal masuknya Jihyo ke dalam team Running Man, berkenalan dengannya, melihat Jihyo sebagai seorang wanita ceria dan cerdas, menyimpan rasa cemburunya ketika Jihyo lebih akrab dengan Joongki, sampai akhirnya diberi kesempatan untuk lebih dekat dengan Jihyo dengan sebutan Monday Couple. Lagi-lagi Gary meniupkan asap rokok, dan sesekali terbatuk.

            “Oppa”

            Suara Jihyo tiba-tiba terdengar di telinga Gary. Gary menolehkan kepalanya dan… benar, Jihyo tengah berdiri memandanginya. Dengan cepat, ia membuang batang rokok yang kini tinggal setengah. “Ah, Jihyo-ah”

            “Boleh aku duduk di sampingmu, Oppa?” tanya Jihyo, sambil mengarahkan telunjuknya pada sebuah tempat kosong yang ada di samping Gary.

            Gary tersenyum dan mengangguk. “Chukae yo, akhirnya ada namja yang mau denganmu”

            “Yaa~Oppa!” teriak Jihyo kencang, sambil membelototkan matanya. “Ng… tapi benar juga. Akhirnya ada seorang namja yang mau mendampingiku. Sejak dulu, berkali-kali aku telah merasakan bagaimana sakitnya mencintai seorang namja. Berulang kali aku menyukai namja tanpa mengungkapkan isi hatiku. Dan berulang kali juga aku harus mengatakan pada diriku sendiri untuk melupakan namja yang kusukai karena mereka hanya menganggapku sebatas teman. Sampai akhirnya kuputuskan untuk sendiri… Benar-benar sendiri…”

            “…Tapi, seseorang datang, dia benar-benar jauh dari tipeku. Aku tak pernah membayangkan dia bisa membuatku lupa dengan keputusanku sebelumnya. Dia benar-benar perhatian padaku, benar-benar baik padaku. Kupikir… dia memiliki sesuatu—perasaan yang sama denganku. Tapi… setelah lama, akhirnya aku tahu, lagi. Lagi-lagi dia hanya menganggapku sebagai dongsaeng-nya yang manis. Tak lebih…”

            Gary tertegun memandangi mata Jihyo yang sudah mulai berkaca-kaca. Jihyo membalas pandangan itu dengan sebuah senyuman—senyuman manis, seperti biasa. Tak lama, Jihyo memalingkan wajahnya dan menatap langit luas. Ia membiarkan udara dingin menyapu wajahnya dan juga menahan air mata kesedihannya untuk tidak jatuh.

            “Padahal aku benar-benar tersentuh dengan semua kebaikannya…” lanjut Jihyo dengan suara yang semakin parau. “… Gwenchana. Tuhan benar-benar menyayangiku. Akhirnya ia menunjukkan padaku bahwa ada seorang namja yang benar-benar menyukaiku, bukan sebagai teman, bukan sebagai dongsaeng, bukan sebagai apapun. Ia menyukaiku sebagai aku, sebagai seorang Song Jihyo. Hmm, makanya aku benar-benar senang dan memutuskan untuk memberitahu publik tentang ini. Aku benar-benar menghargai sikap tulusnya”

            “Jihyo-ah, apa yang kau maksud—“

            “Ah, Oppa! Aku lupa! Aku harus menghapal script-ku! Bye, Oppa!!

            Gary menatap Jihyo yang semakin lama semakin menghilang dari pandangannya. Jihyo-ah, apa… maksudmu… namja yang pernah kau sukai itu aku? Apa kau pernah tak sengaja mendengar ucapanku saat berbicara dengan Jaesuk-hyung, Kwangsoo, dan Haroro? Jihyo, sebenarnya aku menyayangimu… bukan… bukan sebagai dongsaeng. Aku juga menyayangimu sebagai kau, sebagai Song Jihyo—Song Jihyo yang ceria, kuat, suka sekali mengaturku… Masihkah mungkin ada suatu kesempatan yang akan membawamu kembali padaku? Masihkah mungkin untuk menyatakan kalau aku benar-benar menyayangimu? Masihkah semuanya itu mungkin terjadi, sedangkan sekarang kau sudah bahagia dengan kekasihmu itu? Jihyo-ah, saranghae…

***

Tanpa terasa, tiga bulan telah berlalu dengan cepat. Gary mulai menyibukkan dirinya untuk menciptakan lagu untuk album baru Leessang, jadi untuk beberapa kali ia absen mengikuti Running Man. Dan seiring waktu, perlahan Gary mulai bisa menerima status Jihyo yang sudah memiliki kekasih. Walaupun rasa sesak dan sakit itu masih sering ia rasakan, Gary mencoba untuk berpikir dari sisi positif: Jihyo senang.

            DDRRRTT… DRRRTTTT…

            Getaran handphone yang cukup kuat itu terdengar oleh Gary yang tengah menalikan sepatunya. “Ah, handphone! Untung kau bergetar, kalau tidak, mungkin aku akan lupa membawamu” ujar Gary, sambil membuka pesan yang baru saja masuk ke handphone-nya.

Kang Gary-Oppa!! </3 T.T

–Song Jihyo

          “Ng?” Gary tak mengerti maksud pesan singkat yang rupanya datang dari Jihyo. Ia mengetikkan pesan balasan, “Ada apa Jihyonnie?”

Rupanya begini rasa sakit ketika putus cinta T.T

Aku baru merasakannya, Oppa. Sakit sekali. Mataku tak berhenti mengeluarkan air mata. T.T

Dia harus pergi meninggalkanku. Dia harus konsentrasi pada pekerjaannya.

Dia meminta maaf padaku untuk itu. Dia bilang, “Lebih baik jika kita putus saja”

Lalu, “Aku menyayangimu”. Haaah Oppa </3

–Song Jihyo

Kang Gary tersenyum kecut. “Keluar dari apartemenmu, kau harus mencari udara baru untuk menenangkan hatimu. Jangan biarkan matamu terus menangis karena nanti kau akan kelihatan semakin gemuk, kekeke~ Bagaimana kalau sebentar lagi kita bertemu? Kau bisa menangis sepuasnya di hadapanku! ^^”

Nee~ baiklah, kau memang Oppa paling baik yang pernah kutemui.

Kita bertemu di cafe Myeong-dong saja ya, Oppa.

Maaf Oppa aku masih belum bisa memasang emoticon tersenyum.

T.T

–Song Jihyo

“Dasar anak ini” ujar Gary, sambil menatap layar handphone-nya. Ia menghela napas, lalu bersiap untuk pergi ke sebuah stasiun radio karena malam ini ia memiliki jadwal sebagai bintang tamu.

***

Sesampainya di tempat radio tersebut, Gary langsung memperlakukan dirinya selayaknya bintang tamu(?). Sang DJ menanyainya beberapa hal yang ada kaitannya dengan proses pembuatan album terbaru Leessang dan dengan antusias Gary menjawabnya. Di sela-sela waktu istirahat selama siaran radio itu, tiba-tiba saja, Gary memiliki ide untuk mengutarakan perasaannya yang sudah lama dipendam kepada Jihyo. Ia melihat setumpuk surat yang terletak pada sebuah kotak berwarna ungu. Kemudian dengan iseng,  Gary membaca salah satu surat tersebut. Aish, araa…surat cinta rupanya.

“Baiklah, Kang Gary-ssi, terimakasih atas kehadiranmu hari ini sebagai bintang tamu! Benar-benar Kang Gary yang menyenangkan, sama seperti saat kita menontoninya di acara Running Man!”

            Kang Gary mengumbar senyuman, sambil membungkukkan badan setiap ada kru radio yang melintas di hadapannya. Setelah itu, dengan tergesa-gesa ia langsung menuju ke area parkir dari gedung tempat radio itu, kemudian mengemudikannya untuk menemui Jihyo yang mungkin sudah menunggu kedatangan dirinya.

            Begitu sampai di depan cafe yang menjadi tempat janjiannya bersama Jihyo, Gary langsung berkaca. “Apakah aku harus benar-benar mengungkapkannya sekarang? Aish, aku harus benar-benar keren hari ini! Song Jihyo, jangan menangis lagi karena akan ada aku, Kang Gary, untukmu! Semoga saja dia menerimaku”

            TOK… TOK… TOK!

            Suara ketukan itu benar-benar mengganggu. Gary menoleh dengan rasa kesal, dan keluar dari mobilnya untuk melihat siapa orang yang berani mengetuk jendela mobilnya dengan begitu keras.

            “Oppa”

            “Jihyo-ah?”

            “Kau benar-benar lama”

            “Mianhae… tadi aku…”

            Belum sempat Gary melanjutkan permintaan maafnya, Jihyo sudah menerobos masuk ke dalam mobil. Melihat Jihyo yang sudah berada di dalam mobil, Gary pun kembali memasuki mobilnya. Ia duduk terdiam mendengarkan Jihyo yang tengah menangis kencang di sampingnya.

            “Haaah…”

            “Sudah selesai menangisnya? Aku ingin menyalakan radio” ujar Gary, membuat Jihyo mengerucutkan bibirnya.

            “Oppa, kau bilang aku boleh menangis sepuasnya di hadapanmu…”

            “Tapi saat ini aku benar-benar ingin mendengarkan radio. Ada acara yang bagus sekali untuk kau dengar. Untuk beberapa saat, kau tahan dulu semua air matamu itu. Arasseo?” sahut Gary, sambil menyalakan radio.

            “Eo? Acara ini, Oppa? Ini kan acara untuk anak-anak muda yang ingin mengutarakan perasaannya?” balas Jihyo, nampaknya sudah tak asing lagi dengan siaran radio yang tengah diperdengarkan oleh Gary.

            “Sudah, dengar saja. Aku keluar sebentar ya”

            “Kau aneh hari ini. Tadi kau menyuruhku mendengarkan radio tapi tiba-tiba kau—“

            “—Ssst. Aku kelua sebentar saja, tak akan lama”

            “E… Baiklah”

“Baiklah, ini surat pertama yang kami terima! Sudah siap untuk mendengarkannya? Hmmm, surat ini ditujukan untuk Song Jihyo. Eh, Song Jihyo?! Apakah Song Jihyo yang ada pada acara Running Man itu? Omoo~ si pengirim surat pasti penggemar beratmu, Jihyo-noona! Baiklah, untuk siapapun yang merasa namanya Song Jihyo, dengarkan surat ini baik-baik…”

            Mendengar celotehan sang penyiar radio itu, Song Jihyo pun menurut—ia menghapus air matanya dan mencoba untuk tenang sebentar mendengarkan surat yang ditujukan untuk Song Jihyo—siapapun Song Jihyo yang dimaksud oleh si penulis surat itu.

E… Annyeonghaseyo.

Hei, Song Jihyo, apa kabarmu? Aaa, aku tau kau pasti sedang tidak baik-baik saja. Kau pasti baru saja putus cinta. Iya kan?

Sebenarnya, sudah lama aku ingin melakukan hal seperti ini—mengutarakan perasaanku yang sebenarnya sudah lama kupendam untukmu… tapi aku terlalu pengecut. Aku tak berani melakukannya sampai akhirnya kau telah jatuh cinta dengan lelaki lain, tentu saja lelaki yang lebih baik dariku.

Hei, kalau kau bertanya aku ini siapa… Aku.

Aku adalah orang yang membuatmu menggerutu kesal ketika aku merokok.

Aku adalah orang yang selalu bisa membuat moodmu jadi lebih baik.

Aku adalah orang yang akan selalu menoleh ketika kau meneriakkan “OPPA!”

Ya, aku adalah orang yang sempat menganggapmu hanya sebatas dongsaeng.

Tapi aku sadar kau lebih dari itu. Aku menyukaimu lebih dari itu. Aku menyukai… ah tidak, aku menyayangimu lebih dari sebatas rasa sayang terhadap dongsaeng. Aku menyayangimu tulus, apa adanya, sebagai seorang namja yang benar-benar telah dimabuk cinta oleh seorang yeoja. Aku menyayangimu sebagai kau, sebagai Song Jihyo yang kukenal.

Aku tau moodmu sedang tidak baik saat ini.

Mungkin sederet kata-kata ini akan menambah moodmu menjadi makin tidak baik.

Tapi, aku benar-benar tak tahu harus bagaimana lagi, untuk menjagamu… dari siapapun yang mungkin akan merebutmu lagi dariku. Hei, sekali lagi, AKU MENYAYANGIMU SONG JIHYO!!

Ya, aku. Aku yang berjanji untuk mendengarkanmu menangis sepuasnya malam ini.

Kau tahu kan siapa aku? Kekeke~

Jihyo langsung keluar dari mobil dengan mata berkaca-kaca. Ia mendapati Gary tengah merokok di belakang mobilnya. Dengan perlahan, Jihyo menghampiri Gary. Melihat Jihyo yang semakin dekat dengannya, Gary pun mulai salah tingkah. Ia membuang rokoknya, lalu berusaha bersikap tenang.

            “Oppa” panggil Jihyo, sambil menatap Gary dalam.

            Gary menoleh. “Yaa~ kenapa kau memandangiku seperti itu?”

            “Hei, kau sudah tidak muda lagi, Oppa”

            “Maksudmu?”

            “Kalau kau ingin utarakan perasaanmu, utarakan langsung padaku! Aish, kau ini!!”

            Gary semakin salah tingkah. Ia menggaruki kepalanya yang tak gatal. Beberapa menit kemudian, ia mencoba memberanikan diri untuk memegang tangan Jihyo yang kedinginan. “Dengarkan aku karena aku tak akan mengulanginya. Aku malu”

            Jihyo tertawa pelan melihat tingkah Gary saat ini.

            “Song Jihyo, aku… Aku menyayangimu”

            “Aiiish, Oppa… jjinja yo?” tanya Jihyo, membuat Gary semakin salah tingkah. “Kalau begitu nyanyikan aku sebuah lagu. Nyanyikan sebuah lagu supaya aku benar-benar tau perasaanmu, Oppa”

            “Yaa~ apa-apaan ini?! Sudah, ayo masuk mobil saja, aku sudah kedinginan!!”

            “OPPA!”

Separation gives back love

Separation gives back a feeling of regret

So I just end up waiting for you like this again

I feel lonely as soon as I wake up in the morning without you

The ring on my finger lost its shine and colour

And my throat swallowing only the agony has lost its voice

Little by little, my everything just freezes as it is

Separation gives back love

Separation gives back a feeling of regret

So I just end up waiting for you like this again

Until you love me again like a fool

I have you in my arms like in the past

Until I go crazy of happiness

Like always, I was deluded that we’ll meet again

Just saying I LOVE YOU can’t bring you back now

Another excuse,

I know it is late now but, nobody in the world could replace you

There is only you for me… you stand in front of my eyes

(Kim Jong Kook Ft.Gary – Come Back To Me Again)

Gary pun menyanyikan salah satu lagu duetnya bersama Kim Jong-Kook yang berjudul Come Back To Me Again. Sepanjang perjalanan, hanya rasa senang yang ada di hatinya ketika melihat Jihyo dengan cepat melupakan rasa sedih dan mau membuka hati kembali untuk Gary.

“SONG JIHYO SARANGHAE!! SARANGHAE!!”

“OPPA! Cukup, malu kalau didengar banyak orang!”

“Biarkan saja… SONG JIHYO SARANGHAE!!”

“OPPA!!”

- END -

About these ads

43 thoughts on “Come Back To Me (Monday Couple story)

  1. Kyaa,dari mana kau mendapat ide daebak ini? Wkwkwk.. Terlalu ngayal tp kalo jihyo balik sama gary.. Emm..
    But overall daebak.. Setauku gary sudah tau kalo jihyo pny couple,tp tdk tau siapa tepatnx..
    Dan ketika berita it mengudara, ya gary lah org ptma yg mabuk semalam dan ngetwit jangan salahkan jihyo..
    Hiks.. :D poor gary kang..

  2. DAEBAK!!!!!!!!!
    ini bener2 ngobatin rasa rinduku sama monday couple..
    Sumpah,,, sampai detik ini aku selalu.berharap monday couple itu real.. semoga benerannn.. aminnnn….

    Sering2 bikin.tntg monday cople dong.. hehehwh

    • gomawo chingu ;)
      iya, aku juga, aku brharap mrk real.. Abis keliatan bgt si Gary suka sama Ji Hyo #delusi. Hehehe. Sipp, kalo ad ide psti lgsg aku buat ff ttg mrk :)
      Hehehee

      • Ud nnton ep 90 blom yg prtama kli monday couple 1 grup stlah pmberitaan itu??
        gary blg bkl bliin jihyo apa aja(di supermarket) asal jihyo blik sm diaa.. huaaa.. gery ngarep abiss..

        • iya udah :)
          seneng banget, seneng banget cara jae suk-ahjussi jadi mak comblang mreka.
          aaa~ yg di mobil itu~ iya, si gary ngarep beud. :p
          tp ga papa deh, cocok kok.. semoga jihyo nya ngerti ^^ #apasih #delusi

  3. ceritanya bagus
    bikin lg donk cerita monday couple ny tp pas jihyo ny blm pcran sm ceo ny.
    ga tau knapa pas dngr kbr jihyo pcran kok aku jd iktn ga rela…
    song jihyo milik gary oppa!

  4. serius ni cerita bkin aku keingetan lg monday couple!!!
    waaa cerita yg bgus
    buat org brkhyal ya :)

    memang aga ga rela dnger ji hyou pcran sm slain gary oppa, tp ya mau gmn lg..

    kalau memang mreka brjodoh ga akan kmn kan yaaa :))

  5. Waa… bagus ceritanya..
    Aku bener2 berharap mereka itu jadi couple bukan cuma pas hari Senin.. aku pengen mereka itu jadi real… Jihyo eonni itu cintanya Gary oppa… Aku seneng banget waktu ngeliat mereka berdua… Caranya Gary memperlakuin Jihyo itu so sweet banget… U_U *jadi iri*
    Oh iya… bikin fanfic tentang Cast Running Man yang laennya juga donk, terutama tentang Kim Jong Kook (baca : om ku :P) kekekeke..

    • Annyeong ^^ gomawo udah baca & komen di FF ini chingu ^^
      Sama T.T aku juga ngarep banget mereka jadi real couple~ malah makin ngarep pas hari ini liat berita kalo Gary-Jihyo dtg ke SBS entertainment award bareng2..
      Iya, setuju banget! Aku juga suka banget sikap Gary ke Jihyo, emang keliatan kayak yang sayang banget gitu~~ hiks kangeeen mreka T.T #ehh #curhat

      Sipp chingu, kalo sempet, ada ide, plus ada waktu, pasti aku buat cerita dengan cast RM lainnya kekeke~ aaa kamu suka JongKook ya? :)

      • Iya… aku suka banget sama karakternya sebagai commander dan juga tiger yang sering membuli Gwangsoo si Jerapah hihihi… dan mengomandani semua orang… ckckckck… keren… :P
        Tapi, aku juga suka sama Gary oppa, soalnya cuma dia yang berhasil bikin aku jadi sakit perut gara2 tingkah konyolnya… kekekeke… Tapi, aku jadi kasian kalo liat dia lagi patah hati… hiks… T_T kasian (inget waktu Joongki juga sering deket2 sama Jihyo)…
        ini ffku ==> http://ffindo.wordpress.com/2013/01/06/the-superpowers-part-1/ *malah iklan* :P *tapi ngarep*

        • huuhu aku terkadang sebel sama jongkook oppa malah –” abis dia mau menang terus, mana sering ngebully gwangsoo >< hahahaha… iya, aku juga suka gary-oppa, tenang tapi romantis bgt kalo udh masalah cinta contoh author yang moody-an <– ehehehe .__.v

        • Iya sih… kadang2 aku juga sebel sama Jongkook ajusshi *lho?*, apalagi waktu dia marah2 cuma gara2 hal kecil… Hmmm.. Tapi, yang aku suka dari dia, dia itu orangnya cerdik menganalisis keadaan… Kalo sifat mau menangnya sendiri sih aku juga ga suka, tapi aku sukanya waktu dia beraksi ajah… :P Kalo lagi survival ato tentang spy gitu, aku malah dukung Yoo Jae Suk Ajusshi… Soalnya dia pinter banget acting :P hehe…
          Hmm… Tapi, anehnya waktu aku cari di artikel di internet, kanyataannya ga kayak yg ada di Running Man lho… Ternyata Gwangsoo itu malah deket sama Jongkook di dunia asli. Di Twitternya Gwangsoo pun, dia malah sering ngasih suport ke Jongkook terutama waktu Jongkook ngerilis album terbarunya ini… ^^

    • Oh iya… aku juga bikin tentang FF dengan castnya RM lho… hihi… soalnya aku lagi seneng banget nonton RM… Bahkan selama liburan ini aku cuma nonton RM lho… :P
      Oh iya, chingu, baca FFku juga donk… Tapi ini cuma saran bukan paksaan… hihi…
      GOMAWO!! ^^ *dalam mood yg bagus* :P

  6. aku berharap banget tuh Gary ama Jihyo bisa jadi monday couple lagi… Klo gitu jadinya, kenapa ga dari awal ja sih jihyo ceritanya#lohkokjadicurhat
    tapi mau gimana lagi? ni ff ngingetin aku ama yang namanya monday couple… Overall, aku cukup tersentuh sama tingkah romantisnyaGaryuntuk Jihyo itu sangat tulus. keep writing…

  7. Excuse me,
    i’m Vietnamese and i really love Monday Couple
    Can you please translate this fanfic into English for me?
    There’re many people in Vietnam love Monday Couple so i want to show them this fanfic.
    Thank you.

  8. daebak…daebak…daebak……
    sumpah keren abizzzz, semoga aja itu dapat menjadi kenyataan wah pasti semua fans mc di belahan dunia ini berbahagia semuanya
    buat lagi donk…..ada usul nih gimana mengkhayal tentang ji hyo yang agak cemburu dengan gary seperti di episode 65 dan 142 dan episode lainnya….pasti seru tuh, hehehhe
    ditunggu ya

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s