[FF] Series – Just Mr. Jo! part 3

Judul : Just Mr. Jo ! Part 3

Author : OnewYoonAddict *kim soo hee*

Main cast : Kim Soo Hee a.k.a Soo Hee

Jo Kwangmin a.k.a Kwangmin

Jo Youngmin a.k.a Youngmin

Other cast : Choi Hyun Yo as Soo Hee’s friend

Jung Yong Ah as Soo Hee’s friend

Length : Series

Rating : PG 13 .

Genre : romance, etc.

Disclaimer : cast milik tuhan! FF murni imajinasi dariku~ SAY NO TO PLAGIAT AND SIDERS!

Mian ne, FF part 3 lama di postnya, soalnya kemaren2 aku UAS -,-

mian ya baru d post T.T kemaren2 sempet ada masalah ama WPku, T.T

oke deh, langsung aja ke FF nya..

Happy reading all ^o^

Soo Hee POV

“Umm? Dimana aku? Di apartemen? Perasaan tadi aku ada didepan rumah Kwangmin deh, dan tubuhku basah, hmm? Bajuku kok sudah ganti? Siapa yang menggantinya?“ aku mencoba bangun tapi kepalaku sangat berat.

“Ahh.” Aku memegang kepalaku.

“Soo Hee-ah? Kau sudah bangun?” suara itu mengagetkanku.

“Kwangmin-ssi?” dia hanya tersenyum, dia ! kwangmin! Dia terlihat memakai topi sehingga rambutnya tertutupi.

“Anniyo..”

“Lalu kau siapa?”

“Naneun Jo youngmin imnida..”

“Youngmin? Tapi kau mirip sekali dengan Kwangmin!”

Dia tertawa terbahak2 “Ya iyalah, dia kan saudara kembarku!”

“Mwo? Saudara kembar? Setauku dia tidak punya adik/kaka deh! Apalagi saudara kembar!”

“Memang tidak ada yang tau selain keluarga besar kami.”

“Maksudnya?” aku masih mencerna semua ini.

“Jadi begini dulu orang tua kami cerai saat usia kami 6 tahun, aku sebagai kaka Kwangmin ikut dengan Ibu kami pindah ke Australia, sedangkan Kwangmin ikut dengan ayah kami. 2 minggu yang lalu Ibuku pergi ke luar negeri jadi aku dititipkan di rumah Ayah kami.” Aku hanya ber-oh panjang.

“Kau adik atau kakaknya?”

“Kakaknya“

Untuk beberapa saat suasana hening.

“Ah, chakamman, kenapa kau bisa masuk ke apartemenku? Dan siapa yang mengganti bajuku?” aku segera menutupi badanku dengan selimut.

“Tadi kau ingat kau pingsan?” aku mengangguk.

“Kebetulan aku melihatmu jadi aku segera menolongmu, aku merogoh2 tasmu, kulihat hapemu habis batre dan kulihat di dompetmu ada alamat rumahmu, ya sudah aku membawamu kesini, aku lalu meminta petugas untuk membukakan pintunya, awalnya dia ragu, tapi setelah aku bilang kalau aku saudara jauhmu, dia bersedia membukakan pintunya, dan yang mengganti bajumu, emm..”

“Kyaa, itukah kau?” dia terlihat cemas. Wajahku mulai memanas dan malu.

Tak lama kemudian dia tertawa keras. “Anniyo, mana mungkin aku seperti itu, aku meminta petugas perempuan untuk membukakan bajumu, tenanglah, aku tidak melihat apapun.”

“Jinjja?” ucapku senang, dia hanya menganggukan kepalanya.

“Ternyata kau pintar ya?” ucapku tiba2.

“maksudmu?”

“Ya, kau cepat mengambil tindakan saat aku pingsan,” dia hanya tersenyum.

“Oh ya, berarti selama ini kau tinggal di Australia dong?”

“Ne, tapi dalam setahun sekali aku sering ke Korea, bertemu dengan Appaku.”

“Oh ya, apakah dulu kau yang memberikanku lap?”

“Umm, ne.”

“Tapi kau mirip sekali dengan Kwangmin,cara bicara, senyum kalian, dan suaranyapun hampir sama, bagaimana caranya

aku bisa membedakan kalian?”

Youngminpun melepaskan topinya. Warna rambutnya berbeda! Rambut Youngmin blonde! Sedangkan Kwangmin hitam! Aku hanya menganggukan2 kepalaku, tanda mengerti.

“Kau akan tinggal disini selamanya?” dia menggeleng2kan kepalanya.

“Aku akan kembali ke Australia 6 bulan lagi, tepatnya tanggal 05 September.”

“Kenapa kau tidak tinggal disini?”

“Ibuku sudah mempunyai suami lagi, dan aku terpaksa harus ikut.” Sekarang dia memasang tampang sedih.

“Mianhae.”

“Ah, Gwenchanayo, hmm, kau sudah baikan? Nih aku buatkan teh hangat.” Dia menyerahkan gelas yang berisikan teh hangat.

“Gomawoyo.” Dia hanya tersenyum.

Wajahnya sangat mirip, tapi sifatnya sangat berbeda, aku merasa nyaman dengannya.

“Ah ne, kau akan sekolah dimana 6 bulan ini?”

“Di Seoul High School.” (ngarang bangeet)

“Berarti sama dong? Apakah kau sekelas dengan Kwangmin?”

“Anniyo, setauku aku akan dikelas 2B.”

“Jinjjayo? Sama dong” ucapku senang. Dia hanya menganggukan kepalanya.

“Ah, besok bisa kau menjemputku kesini? kita kesekolah bareng saja! Ottohke?” dia terlihat berpikir sebentar, dan akhirnya ia menganggukan kepalanya.

“Soo Hee-ah, maukah kau menjadi temanku?”

“Kau bodoh! Kau sudah menolongku, tentu saja kau temanku.” Aku menunjukan senyum tertulusku.

“Gomawoyo, yasudah aku pulang dulu ne, aku takut appa mengkhawatirkanku. Pai pai.”

“Eh chakkaman!” ucapku menghentikannya.

“Mwoya?”

“Bolehkah kita bertukar nomor hape?”

“Ne tentu saja.”

***

TING TONG TING TONG

Itu pasti Youngmin, gumamku. “Tunggu sebentar.” Aku segera membukakan pintuku,dan menyuruhnya menunggu di ruang tamu.

“tunggu sebentar ne, aku mau menyisir rambutku dulu.” Dia mengangguk.

“Kajja Youngmin-a.” aku menarik tangan Youngmin, tanpa sadar gelangku terjatuh.

DEG!

Aku dan Youngmin akan mengambil gelang saudara itu, tapi wajahnya sangat dekat sekali. Wajah itu mendekat sangat dekat dan..

Oh oh oh oppareul saranghae..

Ah ah ah manhi manhiahe..

Aku segera mengambil hape ditasku. Aku segera berdiri, begitu juga dengan Youngmin. “Nuguya?” ucap Youngmin.

“Taeyeon eonnie, dia kakaku.”

“Ohh.”

“Umm, kajja kita pergi.” Lanjutnya sambil meninggalkanku.

“Ya! Jangan tinggalkan aku!”

Suasana canggung. Saat mengendarai motorpun kami tidak berbicara satu sama lain, hatiku sedang berkonser ria. Apa ini? Jangan bilang kalau aku menyukainya! Anni! Mungkin aku hanya terbawa suasana saja! Aku hanya mencinta Jo Kwangmin!

Youngmin POV

Gelang siapa itu? aku hendak mengambilnya tapi aku sadar wajahku dan wajah Soo Hee dekat. Mata kami saling bertemu.

DEG!

Entah setan apa yang membuatku mendekatkan wajahku dengannya,mulai mendekat, dan mendekat. Sangat dekat, dan..

Oh oh oh oppareul saranghae..

Ah ah ah manhi manhiahe..

Soo hee mengambil hape nya ditas ranselnya. “Nuguya?” tanyaku setelah dia membaca sms itu.

“Taeyeon eonnie,kakaku.”

“Ohh.”

Suasana canggung. Dari perjalan sampai ke sekolah pun kami tidak berbicara sedikitpun, dan lebih buruknya lagi Sunny Songsaenim menyuruhku duduk disamping Soo Hee, selama pelajaran aku tidak konsentrasi sama sekali, sesekali aku melirik kearah Soo hee, dia juga sepertinya tidak konsentrasi. Dan diapun melihatku, mata kamu bertemu, dan kami saling terkejut, kami membuang wajah kami jauh2.

TING TONG TING TONG

Ah, saatnya istirahat, aku akan menyelesaikan masalah tadi pagi.

“Soo Hee-ya?”

Dia terkejut, dia segera menoleh.

“Mwoya?”

“Mian, soal tadi pagi.” Ku lihat wajahnya kembali ceria lagi.

“Gwenchana, Youngmin-ssi, ah kajja, aku ajak kau keliling sekolah.”

***

Soo Hee POV

“Nah ini lab ipa, dan disana ruang guru, dan yang kesana itu kantin.”Youngmin ber-oh panjang.

“Kajja, kita ke kantin Soo Hee-ah, aku lapar.” Youngmin mengelus2 perutnya.

“Hahahaha”

“Waeyo?” ucap dia malu.

“Ekspresimu tadi lucu sekali!”

“Aish, kau ini! Kajja kita ke kantin!” dia memegang tanganku, dan aku teringat kejadian tadi pagi, sepertinya Youngmin juga ingat.

“Ah, mianhae..” Youngmin segera melepaskan tanganku.

***

“Kau mau makan apa Youngmin-ah?”

“Aku mau bakso 2 porsi!”

“Mwo?”

“Wae?”

“Apa tak salah?”

“Anniyo..” dia memasang tampang polosnya. Lalu aku tertawa lagi. Ia pun ikut tersenyum.

“Wae?” ucapku merasa dia tersenyum padaku.

“Anni! Hanya saja cara tertawamu seperti alligator!”

“Hmm, ne banyak yang bilang seperti itu. aku sering dijuluki Alligator of Laugh part II.”

“Jinjjayo? Siapa yang part I nya?”

“Ne, Part I itu ummaku -yoona-.” Dia ber-oh panjang lagi.

Saat aku dan Youngmin makan tiba2 ada suara yang mengagetkanku.

“Hyung! Kau sedang apa dengan gadis ini?” Ya, siapa lagi kalau bukan Kwangmin.

“Namaku Soo Hee! Kim Soo Hee!” Kwangmin mengacuhkanku.

“Dia temanku.” Ucap Youngmin membelaku.

Kwangminpun melihatku dengan tatapan jijik. Huh! Kalau tak ada Youngmin sekarang, aku sudah melempar namja ini ke kutub utara!

“Yasudah Hyung, aku pergi dulu.” Youngmin menganggukan kepalanya.

***

“Ciee, sepertinya ada pasangan baru nih!” Hyun Yoo meneriakiku saat aku dan Youngmin masuk ke kelas.

“Ya! Apa maksudmu?” aku tak terima dengan perkataan Hyun Yoo, sedangkan Youngmin hanya duduk acuh.

“Hmm, Kwangmin gagal direbut sekarang Youngmin kembarannya yang digaet.” Yong Ah ikut meneriakiku.

“Ya! Kali..”

“Sudahlah, biarkan saja, mereka itu cemburu!” Youngmin mengerlingkan sebelah matanya.

“Ciee..”

“Ah, sudahlah, Youngmin-ssi, aku ke toilet dulu ne! aku kebelet, hehe” Youngmin menganggukan kepalanya.

***

“Omoo! Mukaku panas sekali! Aku harus cepat2 mencuci mukaku.” Gumamku pelan.

“Hmm, sudah punya kecengan baru ya?” suara yang sangat aku kenal.

“Kwangmin-ssi?” dia tersenyum sinis kepadaku.

“Sekarang kau mengincar kakakku ya? Huh! Baguslah! Berarti sekarang aku terbebas dari mu!”

“Ya! Kwangmin-ssi! Aku hanya mencintaimu! Sampai kapanpun!” aku berlari meninggalkannya ke toilet.

“Hiks hiks, kau jahat Kwangmin-ssi, kenapa kau tidak mau menyukaiku sedikitpun, aku hanya mencintaimu. Hiks hiks..” aku menangis sejadi2nya di toilet.

Andai saja Hye Sup sekolah sekarang, pasti sekarang aku sedang menangis dipundaknya. Hye sup tidak sekolah, dia sakit, anni lebih tepatnya sakit hati, karena Jjong Oppa tidak pulang ke Seoul.

***

Malam hari..

Youngmin POV

Apa maksud perkataan Yong Ah ya? Kok bawa2 nama Kwangmin? Lagipula pas Soo Hee kembali dari toilet wajahnya sembab.

*Flashback*

“Soo Hee-ah , wae? Matamu sembab.”

“Anni, gwenchanayo..” Soo Hee tersenyum dengan suaranya yang sedikit parau.

*End Flashback*

“Kwangmin-ah!” panggilku dari atas.

“Ne hyung?”

“Sini, aku mau bicara.”

Kini aku dan Kwangmin berada di balkon kamarku, sambil meminum kopi hangat.

“Ada apa hyung?”

“Apa hubunganmu dengan Soo Hee?”

“Maksudmu Kim Soo Hee?” aku menganggukan kepalaku.

“Dia yeoja yang sangat menyukaiku dari dulu, sampai2 dulu Sang Woo hampir mau putus gara2 dia. Dia yeoja yang centil! Ada apa hyung? Kau menyukainya ya?”

“Anniyo..”

Centil? Tapi jika bersamaku, dia sangat berbeda.

“Oh ya, dulu aku lihat dia menunggu diluar rumah 2 minggu berturut2, kenapa kau tidak membukakan pintunya?”

“Ah,anniyo, aku malas hyung!”

“Ish, kau ini! Kau tak tau apa, dia pingsan gara2 kehujanan!” wajah Kwangmin berubah menjadi terkejut dan menyesal.

“Aku tanya, kau harus jawab jujur ya?”

“Ne Hyung..”

“Sebenarnya perasaanmu ke Soo Hee bagaimana sih?”

“Molla, aku tak tau hyung! Tapi jika kau mau, ambil saja.” Kwangmin keluar dari kamarku dengan kesal.

“Huh! Jangan menyesal!” gumamku pelan.

^TBC^

Ottohke? Mian ya pendek , sengaja xD

bagaimana kelanjutan cerita Jo twins dan Soo Hee?

Apakah Soo Hee akan merestui hubungan Hye Sup dan Jonghyun? xD

tunggu kelanjutan selanjutnya :3

ga bakal lama kok >.~

RCL arra? WAJIB !

9 thoughts on “[FF] Series – Just Mr. Jo! part 3

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s