[Freelance Chapter] Oh…Really? 2 of ?

| CHAPTER 1 |

by

iamtheauthor

Cerita Sebelumnya:

Sambil menggaruk-garukan kepalanya lalu Ia berkata…

“Mianhe Noona, aku tidak bisa menjadi pacarmu, karena aku menyukai yeoja disekolah ini, Mianhe Mianhe…”

 

Semua orang di lorong itu melongo, ada yang senang mendengar bahwa Minho tidak menjadi Namjachingu-nya Hyeyeon tapi ada yang patah hati dengan perkataan Minho.

 

“Yeoja itu adalah……………” Minho dengan sigap lari dan menuju ke tempat Loker .

 

Siapa yang dia sukai?

 

Author’s POV

Minho berlari menuju tempat loker, semua pasang mata melihat aksinya. Hyeyeon masih ditempat berdirinya tadi, Ia tidak berkutip sama sekali, mungkin dia masih shock dengan perkataan Minho tadi.

Iseul, Yung dan Gyeong sedang asik mengobrol sehingga mereka tidak menyadari bahwa di depan mereka ada seorang Namja terpopuler disekolahnya!

Hingga akhirnya Gyeong yang menyadari kedatangan Minho, dan Ia menyikut kedua temannya tersebut.

“Isssh sakit tau!…ada apa sih???” Iseul meringis kesakitan sambil dielusnya lengan yang  sakit itu.

Hanya dia yang sampai saat ini tidak sadar kedatangan Minho. Yung dan Gyeong tahu, sepertinya Minho ingin mengkatakan sesuatu kepada Iseul dan mereka berdua pergi dari area itu.

“Gyeooong aaaah ada apasi kau menyikutku dengan keras?” Tanya Iseul, dan ia melihat kearah Gyeong tadi berdiri.

Ia celingak-celingukan dan akhirnya dia menyadari Minho didepannya, sangat dekat.

Mwo??Kenapa Minho didepanku….Aku degdegkan sekali!

 

“Ehmm….” Minho berdeham dan Tersenyum, tapi senyum yang susah di deskripsikan. Iseul bingung dengan kelakuan Minho.

Saranghae…maukah kau menjadi yeojachingu-ku?” Tanya Minho dengan lembut

DEG! Aku tidak yakin, aku bermimpikah? Apakah ini nyata?AAAAAA jantungku berdetak lebih kencang. Tidaaak >.<.

 

“Mwo??Apa kamu salah orang?” Tanya Iseul pelan…Amat pelan.

Iseul’s POV

“Mwo??Apa kamu salah orang?” Tanyaku pelan…Amat pelan.

Lalu Minho memberikan kata sandi, aku tidak mengerti maksudnya. Ia memohon dengan muka memelasnya, Aku tidak mengerti kenapa Minho tiba-tiba menembakku jelas-jelas dia tak tahu aku. Ya, tapi aku tahu tentang dia, tahu sekali.

Aku hanya mengangguk untuk memberikan isyarat ‘iya’. Entah apa yang aku pikirkan hingga menerimanya, yak aku tau aku  memang menyukainya, tapi kenapa dengan gampang aku mengiyakannya…karena aku yakin Minho sebenernya…Entahlah tidak usah dipikirkan.

Lalu bel berbunyi, orang-orang yang menonton KEJADIAN TERANEH SEPANJANG MASA ini langsung kembali ke kelasnya masing-masing, ada yang senang, ada memberikanku tatapan mematikan, ada yang datar, ada yang menangis!! Bayangkan????, ada yang melihatku secara sinis. Yasudalah…aku pasrah saja.

Minho tersenyum lalu membisikanku sesuatu, “Hm…Kutunggu di perpustakaan pada jam istirahat pertama”

lalu Minho melambaikan tangannya dan kembali ke kelasnya. Begitulah Aku pun juga, kembali ke kelasku. Sesampainya di kelas, banyak yang memberikan selamat kepadaku. Aku hanya bisa tersenyum tipis, dan mencubit diriku sendiri, Ini nyata! Aku tidak percaya. Akhirnya Mimpiku menjadi kenyataan, Sungguh Aneh!

Aku tidak sabar ke perpustakaan bertemu Minho, Minho lucu sekali! Masa kencan pertama di perpusatakaan? Aku hanya senyam-senyum sendiri seperti orang gila.

 

10.00 KST @ Perpustakaan Korean Spring School

 

Aku mencari keberadaan Minho di Perpustakaan, akhirnya aku menemukan Minho….tapi iya tertidur pulas dipojokan itu. Aku takut membangunkannya, Aku hanya mendekatinya dan memandangnya. Minho…Minho tidur saja kau tetap Tampan! Aku hanya menggeleng-geleng melihatnya.

Minho yang menyadari kedatanganku akhirnya bangun.

“Annyeong…” Sapanya lembut.

“Ann…..” Minho langsung memotongku…”eheheh nama kau siapa?” Tanya Minho sambil menggaruk-garuk kepalanya.

“Kim Iseul, Panggil aku Iseul saja Oppa” kataku…aku bingung dengannya sekarang, bukan sekarang daritadi sih sebenarnya. Bukannya dia pacarku, mengapa dia tidak tahu namaku? Ada yang janggal sepertinya.

Aku menyium bau-bau yang tidak enak nih (maksudku…bau bau yang mencurigakan>.<)

“Kau tau namaku bukan?” Tanya Minho kepadaku..

“Ne, Aku tau” jawabku singkat

Lalu Minho berdiri dan melihat tempat ini pas atau tidaknya untuk mengatakan sesuatu disini.

“Ehm….Pertama aku mau berterima kasih karena kau telah membantuku”

Aku terus mendengarkan kata-katanya, apa yang aku kira terjadi?Kumohon jangan…….

“Kedua, Aku memilihmu karena aku melihatmu tidak seperti yeoja-yeoja yang lain yang agresif denganku…”

“Ketiga, Mianhe aku tidak memberitauhumu tentang ini”

Aku mengernyitkan dahi, aku tidak mengerti perkataannya yang ketiga ini

“Jujur, Aku ingin kau menjadi Pacar “bohonganku” kau mau tidak? Aku sudah stress dengan tingkah laku mereka, Aku memilihmu karena aku yakin kamu tidak menyukaiku, iya bukan?” tanyanya yang membuat harapanku serta hatiku…………..sangat hancur.

“Ne, Aku tahu kok, Aku bisa menjadi pacar bohonganmu , Aku bisa membantumu untuk menghindar dari mereka. Ne aku tidak suka denganmu” Jawabku santai, padahal aku sangat ingin menangis ditempat itu juga.

“Untungnya! Terimakasih banyak Iseul, kita berpacaran hingga aku tidak merasa terganggu dengan mereka ya?” pintanya

Aku hanya mengangguk dengan mantap.

Sebelum iya pergi, ia tiba-tiba ingin berbicara lagi denganku.

“Ohiya tolong jangan beritahu temanmu bernama Yung dan Gyeong itu ya! Kamu bisa berbohong dan membuat karangan ceritanya bagaimana aku mendekatimu hingga kita bisa berpacaran, Janji?” Minho tersenyum.

Tapi Aku merasa sedih, kenapa di antara Aku dan sahabat-sahabatku, Minho hanya tidak tahu namaku.  Tak apalah, aku hanya pacar bohongannya saja, yang penting aku bisa mengenalnya lebih dekat.

“Ne, Aku Janji”

Ia Berdiri, “Yasudah, pulang sekolah ku tunggu kau di depan lapangan ya”

Author’s POV

Ia Berdiri, “Yasudah, pulang sekolah ku tunggu kau di depan lapangan ya”

Ternyata, Seorang Namja mendengar percakapan mereka dari tadi. Dari awal hingga akhir. Melihat Minho bergegas keluar perpustakaan, Namja itu langsung kabur dan menuju kelasnya.

Kyuhyun’s POV

Minho…Minho sungguh kau terlalu bodoh berbicara di perpustakaan, kau terlalu bodoh untuk meceritakan rahasia disana! Sungguh!

 

Aku hanya tersenyum-senyum sendiri melihat musuhku itu, Aku selalu pintar untuk mendapatkan Informasi tentang cowo sok-ramah itu.

Entah kenapa, aku tidak suka dengan kau Minho. Aku tidak punya masalah denganmu, sama sekali tidak punya. Oh Aku lupa sejak kau merebut dia, Ya  tepat sekali sejak kau merebut cinta pertamaku.

Iseul’s POV

Sakit, Sakit…aku tidak percaya. Air mata ku langsung membasahi pipiku. Aku tidak bisa medeskripsikan perasaanku saat ini. Sedih?mungkin iya, Senang?Ya, walaupun aku hanya menjadi “Pacar Bohongannya”.

Aku Memang bodoh selalu, kenapa aku tetap mau menjadi pacar sekalipun bohongan. Aku…..Aku harusnya menolak pas Ia menembakku!!! Iseul, Kamu memang bodoh, Kau terlalu bodoh untuk dimainkan, Kau bodoh Iseul!!!!!!

Lalu Aku berlari keluar dari perpustakaan dan menyuci mukaku, biar orang tidak menyadari aku sehabis menangis atau mencurigaiku.

Ku ambil saputangan ku di Loker, dan ASTAGA! Kau tau apa yang berada di loker ku? Sangat banyak kertas caci maki, dan sampah-sampah disitu. Aku masih bisa bersikap sabar, Aku tidak boleh terlihat lemah! Kalo Minho melihatnya….Mukaku ditaro dimana?

kubersihkan loker ku dari kertas yang hina itu. Eh….tapi di situ ada surat untukku? Surat beramplop orange. Unik sekali.

Aku membukanya…

Heran, Aku heran. Apa Maksud dari surat ini……………………

TBC

One thought on “[Freelance Chapter] Oh…Really? 2 of ?

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s