Together With You Part 1

Judul:  Together With You Part 1

Main Cast: Yong JunHyung(Beast) as JunHyung

                    Me as Park SoHyun

                    Lee Gi Kwang(Beast) as Gi Kwang

                    Other cast 

Author: HanSoRa / Primaayusyuski

Leight: Chapter

Rating: PG 15

Genre: Romantic

PS:Ini adalah FF pertama dari Han So Ra atau Primaayusyuski. Sorry ya kalo ceritanya agak ga masuk akal dan kurang menarik!Comment dari kalian sangatlah membantu :)

BEGIN!

Park So Hyun POV

Aku memakaikan syall rajut merah dan topi rajut merah ke leher dan kepalaku.”Udara diluar sangat dingin sekali omma”kataku pada omma sambil melihat keluar jendela yang ditutupi lebat oleh salju putih.

“Beginilah musim dingin.Kau seharusnya tau itu.”jawab omma singkat

“Aku memang tahu kalau musim dingin pasti sangatlah dingin omma.”

Aku menghampiri omma yang duduk di meja makan sambil merajut topi dan syall untukku.Memang aku jarang membeli syall dan topi diluar.Omma lah yang sering merajutkannya untukku. “Omma,apakah kau tidak merasa kelelahan selalu merajut syall dan topi untukku?”tanyaku pada omma yang sedang asyik merajut.

“Hahaha,aniyo.Omma sangat suka sekali merajut.Omma ingin membuatkan syall dan topi rajut untuk anak kesayangan omma satu-satunya.”Jawab omma sekali lagi dengan senyuman yang kecil namun aku tau omma sangat tulus membuatkanku topi dan syall rajut ini.

#BRUKKKK# *Suara sesuatu yang sangat keras terdengar*

“OMO!Suara apa itu SoHyun?” tanya omma dengan ekspresi muka yang kaget mendengar suara itu.Suaranya jelas terdengar dari sebelah rumah kami.Sejenak omma menghentikan pekerjaannya merajut. “Ppalii lihatlah ada apa SoHyun?!” teriak omma panic dan menyuruhku untuk melihat apa yang terjadi.

Akupun segera berlari keluar rumah dan melihat apa yang terjadi.. “Aigo,dingin sekali..brrr”desahku pelan sambil mengusap usap tangan lalu kembali berjalan.

Kulihat ada mobil box dan beberapa orang yang sedang mengangkut beberapa barang ke dalam rumah di sebelahku.Rumah itu memang kosong sejak 2 tahun yang lalu.Pemilik rumah itu dulu adalah tetangga dekatku.Namun mereka pindah ke Incheon karena Pak Han harus bekerja disana.Yang kutahu rumah itu belum memiliki penghuni baru lagi setelah keluaga Han pindah.Namun,yang aku lihat sekarang itu pasti akan ada yang menempati rumah keluarga Han.

“Ya!piano ini kakinya rusak.Bagaimana ini!?” ucap seseorang sangat keras

Aku menoleh dan ternyata itu adalah seorang ajussi.Seorang karyawan jasa pengangkutan barang.Lalu aku menghampiri ajussi itu dan berkata “Ajussi.Tadi aku mendengar suara yang sangat keras sehingga ibuku terkaget mendengarnya.”

“Ohh..Ahh itu adalah suara yang ditimbulkan oleh piano ini.Tadi saat kami hendak mengangkutnya.Piano ini terjatuh dan menimbulkan suara yang cukup besar.Sebelumnya kami meminta maaf atas keteledoran kami sehingga membuat anda kaget.”jelas ajussi itu lalu kemudian membungkukkan badan dan kemudian menegakkan badan kembali.

“Ah Aniyo.Gwenchanayo ajussi.Aku hanya memastikan kalau semuanya baik-baik saja.Hahahaa..Ngomong-ngomong ajussi.Rumah ini sudah berpehuni kembali ya?”

“Ne.Memangnya ada apa?”tanyanya padaku

Aku yang saat itu melamun memandangi rumah itu agak terkejut saat ajuusi itu bertanya padaku. “Ha?Oh..aniyo ajjusi.Hanya saja rumah ini sudah tidak berpehuni selama 2 tahun.”

“Begitu ya.Kudengar keluarga yang berpindah ke rumah ini adalah seorang yang kaya raya.”

“Ha?kaya raya?jeongmal?hem….aneh sekali kenapa keluarga itu bisa pindah ke rumah yang biasa saja.Maksudku mungkin tidak seimbang dengan kekayaannya.Rumah ini memang sederhana,arsitekturnya juga tidak terlalu mewah.Hanya saja rumah ini memang cukup mahal dan luas sih.Tapi kan aneh ajjusi..Selera orang kaya itu berbeda,mereka selalu ingin yang serba mewah bukan?”

Tanpa sadar aku bertanya dan terbawa oleh suasana dan penasaran akan keinginanku untuk mengetahui orang kaya yang dimaksud ajussi itu.

“Hahahaha memang benar sekali ucapanmu.Keluarga kaya ini memang kaya,namun terlihat bahwa mereka adalah orang yang sederhana.”

Aku memandangi para pekerja yang tengah berbulak balik untuk mengangkut barang barang ke rumah itu.Lalu kemudian bertanya lagi “Lalu,dimana keluarga itu?”

“Keluarga itu baru akan menempati rumah ini besok.Kami hanya menempatkan barang barangnya sebelum mereka menempatinya.”

Setelah itu,tidak ada yang ingin kau tanyai lagi.Semua rasa keingintahuanku sudah terjawab,namun aku tetap saja penasaran bagaimana tetangga baruku itu.

“Kalau begitu.Terima kasih ajussi.Saya harus kembali lagi ke rumah.”aku membungkukkan badan dan kemudia bangkit untuk berjalan kembali kerumah.

*****

“Aku kembali”

“Diluar apa terjadi sesuatu SoHyun?”tanya omma padaku ketika melihatku kembali ke rumah.

“Gwenchanayo.Itu hanya suara piano.Ajussi yang mengangkat piano itu ke rumah keluarga Han tidak kuat menangkatnya jadi piano itu terjatuh dan membuat suara yang cukup keras.”jelasku sambil melepaskan topi dan kemudian duduk di meja makan berhadapan dengan omma yang masih merajut. “Jadi,rumah keluarga Han sudah berpehuni kembali?”tanya omma

“Ne omma.Ajussi itu bilang kalau yang menempati rumahnya adalah keluarga kaya raya.”

“Begitu ya.Kita memiliki tetangga baru lagi SoHyun.”

“Ne..” ucapku pelan sambil memikirkan keluarga yang dimaksud oleh Ajussi itu..

***************

Pagi hari yang cerah.Aku hendak bersiap siap untuk pergi ke sekolah.Memakai topi merah rajut dan juga syall rajut merah.

“Sempurna” kataku sambil berbicara di depan cermin setelah melihat penampilanku sempurna.

Aku menuruni tangga dan segera menuju kea rah dapur “SoHyun.Ppaliii,nanti keburu terlambat pergi ke sekolah!” kata omma sambil memberiku roti dan susu

“Ne Ommaaa…Gamsahabnida” jawabku kemudian tersenyum padanya

Aku hanya meminum susunya dan rotinya aku makan di perjalanan.Karena kalau aku memakannya dirumah hanya akan membuatku terlambat ke sekolah. “Omma,aku berangkat dulu.”

“Jalgaa” teriaknya saat aku membuka pintu untuk pergi keluar

Aku memakan rotiku sambil berjalan keluar rumah. “Aduh,udaranya tetap saja dingin.Syall ini kurang efektif untuk menghangatkan badanku.dan lagi mantel ini juga sama saja.”Desahku pelan sambil memasang muka kesal

Aku memang tidak kuat terhadap suhu yang dingin.Walaupun aku lahir di Korea yang umumnya beriklim subtropis yang pastinya dingin,tapi kulitku tidak bisa menerimanya dengan baik.Kadang kulitku menjadi berwarna pink dan akhirnya agak merasa gatal gatal.

Aku melewati rumah keluarga Han dan terus memandanginya sambil berjalan “Masih saja sepi seperti tidak berpenghuni”

“Kenapa mereka tidak langsung pindah saja?kenapa harus menunggu sekarang untuk pindah?” tanyaku dalam hatiku pelan.Entah kenapa,sepertinya aku selalu berpikir tentang keluarga baru yang akan menempati rumah keluarga Han itu.Entah kenapa aku selalu penasaran.

Tak jauh dari rumah keluarga Han yang aku lewati,seseorang berdiri membelakangi ku.Hanya terlihat punggungnya yang lebar dan memakai jas sekolah berwarna coklat.Ya,itu adalah seragam sekolahku.Yang aku tahu,jarang sekali atau mungkin tidak ada murid sekolahku yang bertempat tinggal dekat rumahku.Hanya ada di gang sebelah rumahku.Kau tahu kan di Korea itu rumah-rumah itu tidak di jalanan raya tapi seperti gang gang kecil.

Tidak jelas siapa orang itu.Yang jelas dia adalah seorang namja.Tubuhnya tinggi dan badannya juga bagus.Sambil memakan rotiku yang sudah setengahnya kumakan dalam perjalanan,aku melewatinya tanpa rasa penasaran karena aku juga tidak kenal dengan orang itu.Hanya melewatinya saja,tidak menoleh sedikitpun ke arahnya…

“Ya!”

Terdengar ucapan seseorang memanggil.Tapi,entah kesiapa dia memanggil,jadi aku tetap berjalan tanpa memperdulikannya.

“Ya!kau disana!murid SeongMyeon Haggyo!”teriakannya makin keras

Aku menoleh ke belakang dan mencari arah suara itu.Ternyata benar saja,namja tadi memandangku dan kemudian menyuruhku datang ke hadapannya.

“Ppalii.Kemari” suruhnya padaku

“Kau berbicara padaku?”tanyaku heran lalu menoleh ke kanan,kekiri dan belakang.Bermaksud apakah benar dia sedang berbicara padaku.

“Jelas kau.Kau kan murid SeongMyeon Haggyo kan?disini cuman ada kamu dan aku yang bersekolah disana”

Aku hanya terdiam lalu kemudian menganggukan kepala ke atas dan bawah,tanda telah mengerti apa yang dia ucapkan.

“Kau mau bersekolah kan?”tanyanya “Tentu saja.Mau pergi kemana lagi kalau aku sudah memakai seragam seperti ini.” Jawabku cepat

“Aku kira kau akan membolos sekolah dan pergi ke suatu tempat.”

“Ha?kau gila.Aku bukan perempuan yang seperti itu!” bantahku dengan suara yang keras

‘Hahaha..Tidak,hanya saja biasanya perempuan yang bermuka polos seperti mu lebih nakal.”

“Aishh..sungguh menyebalkan” kataku kemudian berbalik dan melanjutkan perjalananku menuju sekolah.Meninggalkan namja menyebalkan itu…

“Ya!tunggu aku!!” teriaknya

Tahu tahu seorang namja itu sudah berada di sebelahku. “Ya!kenapa kau ada di sebelahku?” tanyaku menjauhkan diri darinya.

“Kita kan bersekolah di SMA yang sama.Mari kita pergi bersama.Lagipula,sejujurnya aku tidak mengetahui jalan menuju sekolahku.”

Mataku terbelalak mendengar ucapannya tidak percaya.Masa dia tidak tau jalan menuju sekolahnya sendiri?

“Kau tidak tahu jalan?cih dasar.Lalu apa hubungannya denganku?kau bisa bertanya pada orang lain kan?”

“Tadinya mau begitu.Hanya saja melihatmu berjalan melewatiku begitu saja tanpa menanyakan sesuatu padaku jadi aku memanfaatkan dirimu untuk pergi bersama.”

“Aku memang tidak berniat menanyakan sesuatu ataupun menyapamu.Karena aku tidak peduli siapa dirimu.Arraseo?!” tiba tiba saja nadaku berubah menjadi agak keras dan melengking.Nada seorang yang sedang kesal..

“Wae?kau tidak mau menolongku?”

Kami berjalan bersama menuju sekolah dengan penuh perdebatan..Sejenak perjalanan ke sekolah kami tidak begitu terasa.

“Aku memang tidak berniat menolongmu.”ucapku dingin “Kita sudah sampai sekolah.Pergilah ke dalam dan baik baiklah di dalam kelasmu.Mengerti?Jangan membuatku untuk berbicara denganmu lagi”

Aku meninggalkan namja itu di gerbang depan sekolah dan berlari masuk ke dalam gedung sekolah.

Saat ku hendak menggeser pintu kelas, “Annyeong Haseyo SoHyun!”seseorang memanggilku dari samping kiriku.Bingung,aku pun langsung menoleh samping kiri.Mencoba menemukan siapa yang memanggilku..

“Oh..Gi Kwang!Annyeong Haseyo”

****************

Gi Kwang POV

Pagi yang cerah untuk pergi ke sekolah.Aku menyusuri sepanjang jalan kecil sendiri menuju ke sekolah.Aku melewati jalanan menuju rumah SoHyun.Teman satu kelasku yang sangat dekat denganku.Biasanya kami pergi ke sekolah bersama-sama.Namun,karena kita sering bersama orang orang mengira kami berpacaran.Dan itu membuat SoHyun mungkin agak tidak nyaman.Maka dari itu dia memutuskan untuk tidak pergi dan pulang bersama denganku lagi.

Sebenarnya aku tidak merasa keberatan kalau orang orang mengira kami berpacaran.Karena sebenarnya aku ingin berpacaran dengan SoHyun.Namun…Sepertinya perasaanku bertolak belakang.Dia mungkin tidak menyukaiku dan tidak mau berpacaran denganku.Aku tidak mau mengambil resiko.Jadi aku tidak mau mengungkapkan perasaanku padanya,yang hanya dapat membuatku sakit hati.

Aku dan SoHyun sudah bersama dari kami kelas 1 SMP hingga sekarang kelas 3SMA.Saat pertama kali mengenalnya saat aku dan dia berada di kelas yang sama juga saat kelas 1.Dia duduk di sebelahku dan dulu aku belum terlalu dekat dengannya.Hingga suatu saat kami satu kelompok dalam salah satu mata pelajaran.Saat itulah kami mulai dekat dan selalu berangkat ke sekolah bersama sama.Jika dihitung sampai sekarang sudah 5 tahun lebih aku menyukainya.Namun,bodohnya aku…pengecutnya aku…Tidak bisa mengatakan perasaanku padanya..

Pikiranku selama dalam perjalanan menuju sekolah penuh dengan SoHyun..Tak terasa sudah hampir dekat kelasku..

Oh…SoHyun?

“Annyeong Haseyo SoHyun!”sapa ku padanya dengan senyum gembira

Melihatnya saja sudah membuatku sangat senang.Mungkin hanya melihatnya saja sudah membuat hatiku tenang..Iya benar sekali..

“Oh..Gi Kwang!Annyeong Haseyo” sapanya kembali dengan wajah berseri seri dan senyum yang indah

“Ayo masuk bersama-sama” ajakku lalu memegang tangannya..

Aku memang tidak bisa melakukan apapun demi dia.Hanya ada satu yang ingin ku lakukan..Yaitu hanya membuatnya selalu senang dan selalu berada di sisinya.Walaupun aku tidak bisa memiliki dia sepenuhnya..

“SoHyun.Sebelahmu kosong kan?Aku ingin duduk bersamamu”

“Ha?Ah..Tidak perlu.Kau mau gossip itu menjadi tambah meluas?lagipula aku tidak mau kita dianggap sebagai sepasang kekasih” ungkapnya sambil menaruh tasnya di bangku miliknya.Kemudian duduk dengan posisi badan menghadap ke bangkuku yang berada di belakangnya.

Sejenak aku berpikir “Ya,pikiranku benar.Dia tidak menyukaiku” dalam hatiku..

“Ah..Kau benar.Aku juga tidak mau gossip itu menyebar luas.Kita kan hanya sahabat…ah tidak hanya teman..Hahahahaha” kupaksakan seulas senyuman yang sebernarnya tidak ingin ku tunjukkan padanya.Senyuman ini hanya untuk menyembunyikan rasa sakit dalam hatiku..

“Kau tetap sahabatku Lee Gi Kwang”

Lagi lagi senyuman itu muncul..Tolong SoHyun..Jebal..jangan kau gunakan senyuman itu..Kau hanya menambah sakit dalam hatiku..

**************

Author POV

Bell masuk sudah berbunyi.Koridor sudah sangat sepi…Anak-anak sudah memadati kelasnya masing masing.Bersiap untuk memulai pelajaran.

“Yong JunHyung?” kata seorang guru pada seorang namja “Ne..”jawabnya singkat

“Baiklah.Ikutlah dengan saya”

Seorang namja itu lalu mengikuti kemana guru itu pergi.Lalu membawanya ke depan ruang kelas 12-2.

“Ya Ya Yash!Berperilakulah dengan sopan saat gurumu masuk kelas!!” teriak guru itu sambil memukul kepala salah satu murid di kelas itu yang berada di depan kelas dengan membawa kertas yang kemudian dia lemparkan ke depannya.

“Ah Saya minta maaf Joo Sosaengnim” ucap murid itu meminta maaf sambil membungkukan badan kepada guru yang disebut Joo itu.

“Baiklah anak-anak.Di kelas kalian ini,telah kedatangan murid baru.Jadi kalian harus memperlakukannya dengan baik.Mengerti?”

Sejenak suasana kelas hening tanpa suara “Yash!Apa kalian mengerti???!!” Tanya Joo Sosaengnim dengan nada agak tinggi dari sebelumnya. “NEEE SOSAENGNIM” teriak murid-murid. “Baiklah kalau begitu.Kau!Masuklah”

Seorang namja itu memasuki ruang kelas 12-2.Sejenak suasana kelas menjadi sangat ramai setelah melihat sosok namja itu masuk ke ruang kelasnya..

“Silahkan perkenalkan dirimu”

“Ne..Annyeong Haseyo.Nan Yong JunHyung ibnida.Saya pindahan dari Amerika.” Seorang namja itu berkata dengan santai

“OMO! Amerika?Lalu kenapa kau bisa berbahasa Korea?” tanya seorang perempuan terkaget.

“Aku memang lahir di Korea dan orang tuaku memang asli Korea.Namun aku pindah ke Amerika saat umurku berusia 14 tahun”

“Lalu kenapa kau kembali lagi ke Korea?apa kau tidak nyaman berada di sana?” tanyanya kembali

JunHyung tertawa kecil kemudian berkata “Aniyo,hanya saja ayahku ingin kembali ke Korea dan bekerja disini.”

“Memangnya apa pekerjaan ayahmu?” Tanya seorang namja dengan penasaran

“Ayahku adalah seorang Presdir untuk C-LO Department Store”

Entah kenapa setelah Junhyung berkata seperti itu,kelas menjadi sangat sepi.Sangat sangat sepi sekali..Tidak ada yang berkomentar,hanya terlihat wajah kaget mereka.

“Mwo?C…C-LO?Department Store?!!!!!” Beberapa murid berkata seperti itu dengan keras.

Junhyung hanya tersenyum tanpa berkata apa-apa.. “Oke..Kau bisa duduk di sebelah sana.Kedua dari belakang bersama Park SoHyun” kata Joo Sosaengnim kepada Junhyung yang berada di sampingnya.

Namja bernama JunHyung itu membungkukkan badan pada Guru Joo dan kemudian berjalan ke arah bangku yang disuruh oleh guru Joo..Sebelah seorang perempuan bernama SoHyun.

“Annyeong Haseyo” sapa JunHyung pada perempuan yang bernama SoHyun itu..

Perempuan itu bangkit dari tidurnya dan kemudian menoleh ke arah JunHyung lalu matanya membulat dan terkejut “KAUUUU!!!!!” teriaknya sampai sampai dia benar benar bangkit dari tidurnya yang singkat itu.Berdiri tegak sambil menunjuk ke arah lelaki di sebelahnya yang duduk di bangku sebelahnya dan kemudian ikut terkejut saat melihat perempuan itu.

6 thoughts on “Together With You Part 1

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s