Stay Away From My Cho Kyuhyun! [1/2]

Author: shalsasya

Genre: angst/tragedy, horror, thriller, romance.

Cast: F(x)’s Victoria, SNSD’s Seohyun, Super Junior’s Kyuhyun, Park Shima (Ocs) and other cast.

Length: Twoshot

Rating: PG-13

Disclaimer: The story , and it’s poster are mine. All cast except Ocs is belong to God and themselves. DON’T COPY-PASTE THIS FANFICTION WITHOUT MY PERMISSION AND FULL CREDIT!

 

1st published @ princessofaegyo.wordpress.com <~ visit my blog if you don’t mind^^

 

FF ini full angst, jadi yang gak suka mending diskip/dilewat daripada enek& muntah-muntah :p

 

Ingat, ini hanya IMAJINASI semata! Jangan mem-bashing saya karena ini hanya ada di dalam FF ini, BUKAN KEJADIAN NYATA. ONCE AGAIN, PLEASE DON’T BASH ME! J

 

Oke, enjoy~

 

—–

 

Cho Kyuhyun tertangkap basah sedang mengobrol mesra dengan seorang trainee di naungan agensi yang sama dengannya yang bernama Park Shima di sebuah cafe. Tidak sedikit wartawan dan netizens yang menganggap mereka lebih dari sekedar teman.

 

Yeoja itu mengepalkan tangannya dan berkali-kali memukul bantal yang tadinya ia pakai untuk bersandar untuk melampiaskan rasa marah dan cemburu nya. Dengan amarah yang menggebu-gebu ia merobek halaman majalah yang ia baca tadi sehingga menjadi serpihan kecil yang ‘tak berbentuk.

 

“sialan kau Park Shima.” Umpatnya pelan sambil masih merobek-robek kertas tadi.

 

Setelah puas, dimasukkan nya kertas tadi ke dalam tong sampah yang ada di kamarnya dan beranjak keluar sambil merapikan poninya.

 

“eonni mau kemana?” tanya Sulli saat yeoja itu hendak memutar kenop pintu keluar.

 

“Ah, aku hanya ingin jalan-jalan sebentar, Sulli-ah.”

 

“kencan dengan Nichkhun oppa?” goda dongsaengnya tersebut. Yeoja itu menggelengkan kepalanya sambil tersenyum kecut, “jangan bahas itu lagi, aku tidak mencintainya, Sulli.” Setelah mendapat cengiran dari Sulli, ia mulai berjalan menyusuri lorong-lorong gedung SME.

 

Apa kalian tahu siapa yang dimaksud dengan ‘yeoja itu’ disini? Kalau ada yang menjawabVictoria, anda benar. Dan… apakah kalian tahu apa yang akan dilakukanVictoria?

 

 

Dengan seringaian penuh arti yang terlukis di wajahnya, ia berjalan menyusuri gedung SME. Tujuannya Cuma 1, ke ruangan yang biasa di pakai oleh trainee untuk latihan. Ia yakin Park Shima sedang berlatih disana.

 

Dia membuka pintu ruangan dan seketika wajahnya menjadi sumringah, yeoja sasarannya yang tadi di gossipkan dengan Kyuhyun sedang berlatih sendirian. Tak mau membuang waktu, ia bergegas menutup pintu dan menguncinya. Mendengar bunyi ‘klik’ dari arah pintu, Shima yang sedang berlatih kaget dan langsung menghentikan tariannya.

 

“Eh? Annyeong Victoria eonni.” Ia tersenyum lalu membungkukkan badannya mengingatVictoria adalah seniornya di SM ini.

 

Victoriahanya tersenyum simpul dan melangkahkan kakinya yang jenjang itu mendekati Shima, tangannya mengambil suatu benda dari dalam jaker yang ia kenakan.

 

“A- apa yang mau kaulakukan eonni?” Shima refleks bergerak mundur tapi sepertinya Dewi Fortuna tak memihak kepadanya, ia berdiri tepat di belakang tembok. Ia ketakutan melihatVictoria yang terus maju ke arah nya sambil memegang sebuah pisau yang ia yakini sangat tajam.

 

“menyingkirkanmu.” JawabVictoria.

 

SRATTT! Darah merah segar menyembur keluar dari kaos yang dipakai oleh Shima yang kini sudah tak bernyawa.Victoriatersenyum puas

 

“inilah akibatnya kalau kau mendekati Cho Kyuhyun ku, stay away from him or you will die!” seruVictoriadengan kilatan marah dimatanya sambil memandang penuh kemenangan pada mayat tak bernyawa di depan nya. Ia mengeluarkan sapu tangan dan mengelap gagang pisau yang masih menancap di jantung Shima agar sidik jari nya terhapus. Untuk kesekian kalinya, ia tersenyum puas.

 

Setelah niatnya terpenuhi,Victoriaberjalan ke arah pintu keluar, ia mengaca terlebih dahulu sambil merapikan poni nya lalu melenggang keluar sambil bersenandung kecil.

 

“masalah pagi ini sudah selesai.”

 

 

“Lagi?” tanya Teeuki saat melihat Kyuhyun mengambil beberapasuratyang diletakkan begitu saja di depan pintu dorm mereka. Kyuhyun hanya mengangguk, tak bisa dipungkiri kalau wajahnya agak tegang.

 

“Kenapa akhir-akhir ini banyak surat untuk Kyu, ya? Padahal ‘kan aku lebih keren,” ucap Eunhyuk sambil menyesap kopinya. Kyuhyun hanya melemparkan tatapan evil andalannya untuk membalas ucapan monyet tampan yang satu itu dan berlalu ke kamar. Ia penasaran apa isi pesan tersebut sekarang. Apa masih sama dengan yang sebelumnya?

 

Di kamarnya, Kyuhyun mulai membuka satu persatusuratitu. Keseluruhan intisuratitu sama, kyuhyun hanya bisa menghela nafas saat mengetahui isinya:

 

Cho Kyuhyun, sudah kubilang berkali-kali.. kau ini milikku! Ingat itu! Jangan dekat-dekat dengan yeoja lain, sayang.. atau aku akan bertindak!

 

Ia menatap kertas itu dengan pandangan menerawang. Sudah sebulan ia dikirimi suratseperti itu, Kyuhyun tak habis pikir, yeoja seperti apa yang mengirim suratseperti ini kepadanya? Awalnya kyuhyun masih biasa saja karena isi suratitu hanya, “Cho Kyuhyun, aku mencintaimu.” Tapi dari hari ke hari isisurat itu malah makin….gila.

 

‘huh, sudahlah. Mungkin ia hanya terpesona dengan ketampananku ini’

 

Lalu kyuhyun pun memasukkansuratitu ke dalam laci yang ia pakai untuk menyimpan surat-surat aneh lainnya.

 

“Hey! Kajja kita berangkat ke SM building, kita diminta manager hyung latihan disana karena tempat latihan kita yang bisa sedang di renov.” Seru Leeteuk. Semua member yang mendengar pun langsung bersiap-siap dan menuju ke tempat parkir untuk mengambil van mereka.

 

@ SM Building

 

“Aku lapaaaar,” keluh Kyuhyun saat mereka baru memasuki gedung SME.

 

Sungmin langsung menatap Kyuhyun, “kau tidak sarapan, Hyunnie?”

 

“Sarapan sih, tapi aku masih lapar hyung,” kini Kyuhyun memasang tampang melas nya.

 

“Wah wah, kayaknya Kyuhyun udah ketularan sama rakus nya Shindong hyung nih!” seru donghae yang tak lama kemudian di sambut oleh jitakan maut Shindong, “YAK! Appo, hyung!

 

Kyuhyun mengabaikan perkataan donghae tadi, “aku ingin makan jjangmyun!”

 

“Yak Kyu! Jjangmyun terus, bisa-bisa kau berubah bentuk menjadi mie hitam,” ledek Eunhyuk.

 

“aku ngidam jjangmyun! Wookie-ah nanti buatkan aku jjangmyun, ya?” ucap kyuhyun dengan tatapan-penuh-harap, Wookie hanya mengangguk mengiyakan. Yah, apalagi yang dapat ia lakukan?

 

“Ngidam? Wah, Sungmin! Apa yang kau lakukan pada magnae kita? Tanggung jawab kau!” tanya Eunhyuk dengan wajah super yadongnya.

 

“hahahahahahahaha..” member SuJu yang lain tertawa mendengar ucapan Eunhyuk, tapi tawa itu tak berlangsung lama. Eunhyuk menghentikan langkahnya saat membuka pintu, tatapan nya lurus ke depan dan matanya terbelalak lebar.

 

“Yak! Adaapa, hyung?” seru yang lain kesal karena langkah mereka terhambat karenanya.

 

Eunhyuk dengan wajah tegang menjawab, “li- liat aja sendiri,” ia meraba tengkuk nya, pemandangan yang baru saja ia liat cukup membuat nya bergidik ngeri.

 

“ada apaansih?” semua member minus Hyuk yang sudah terdiam di samping pintu maju untuk melihat apa yang membuat monyet mereka terperangah,

 

“HYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!”

 

 

“ada apa itu?” tanya Krystal sambil menunjuk ke arah sebuah pintu yang di kerubuni oleh beberapa orang berseragam polisi, dan ada member Super Junior juga disana. Amber, Luna, Sulli, dan jugaVictoriamengangkat bahunya.

 

Lalu keluar 2 orang pria dengan sebuah tandu yang ditutupi oleh kain putih dengan noda darah ditangan mereka masing-masing.

 

“a- ada apa ini?” Luna mulai mendeteksi adanya kejadian tak mengenakkan disini.Victoriamenggeleng, padahal di dalam hatinya ia tengah berusaha keras untuk tidak mengumbar seulas senyum.

 

“kita tanya ke oppadeul super junior saja bagaimana?” usul Amber. Semuanya pun mengiyakan.

 

“Donghae oppa, ada apa?” tanya Sulli, donghae mendongak dan merasa ragu sebentar untuk menjawab, “ayolah oppa, beritahu kami,” desak Luna.

 

“Oke, oke. Di sini,” donghae menunjuk ruangan latihan yang biasa di pakai trainee itu, “terjadi pembunuhan,” lanjutnya.

 

“M- MWOOOO!? Pembunuhan?” semua member f(x) nyaris menjerit saat mengucapkan kalimat tadi, Sulli dan Krystal saling berpelukan karena ketakutan, sedangkan Luna menangkupkan tangannya di mulutnya.

 

“iya,” jawab donghae singkat. Ia masih tidak percaya atas apa yang ia lihat, pemandangan tadi….sangat mengerikan.

 

“si…siapa yang dibunuh?” tanya Amber

 

“seorang trainee, namanya Park Shima,”

 

“Oh God,” ucap Amber pelan.

 

“siapa pembunuhnya?”

 

molla. Polisi sedang berusaha menyelidiki hal ini, tapi hal ini ‘tak boleh menyebar luas ke media,”

 

Semua member f(x) hanya mengangguk. Lalu mereka maju beberapa langkah mendekati ruang latihan itu,Victoriatersenyum senng mengetahui ada Kyuhyun disana, dan ia juga senang melihat wajah Kyuhyun yang pucat.

 

Gwaenchanayo, Kyu-ah?” tanyanya pada Kyuhyun, kini ia berdiri di samping kyuhyun.

 

noona? Nan gaenchanayo,” jawab Kyuhyun.Victoria tidak puas dengan jawaban Kyuhyun, “kau kelihatan pucat, kyuhyun,”

 

“ah? Aku hanya sedikit kaget, noona,” lalu victoria pun melempar senyum manis nya ke arah kyuhyun, “oke kalau begitu, baguslah, aku duluan ya,” ucapnya sembari menepuk pelan bahu Kyuhyun.

 

‘makanya baca surat-surat dariku, Kyu. Bukankan aku sudah bilang kalau aku akan bertindak?’ victoria tersenyum licik dan bergegas memanggil dongsaeng2nya karena mereka memiliki jadwal manggung sore ini.

 

 

“Kyu, masih mau aku masukkan jjangmyun?” Wookie bertanya pada Kyuhyun yang sedang duduk terdiam dengan member suju yang lain di depan TV.

 

“Eh, enggak, hyung. Aku jadi tak lapar.” Jawab Kyuhyun sekenanya, nafsu makannya hilang seketika karena kejadian tadi.

 

Wookie mengangguk mengeti, ia berbalik dan ikut berkumpul dengan hyung-hyung nya yang lain. Semua nya diam, tak ada yang berbicara. Mereka semua masih shock, bayangan mayat Shima di benak mereka masing-masing tak kunjung hilang.

 

“Tadi itu mengerikan,” ucap Sungmin pelan. Kontan semua member Suju menoleh ke arah Sungmin. Mereka mengangguk serentak.

 

“kira-kira siapa, ya? Jangan bilan salah satu staff SM,” ucap Donghae.

 

“Hah, semoga. Menyeramkan sekali,” ucap Leeteuk lalu membenamkan wajahnya di sebuah bantal.

 

Lagi-lagi mereka terdiam…

 

“Hah, sudahlah. Ingat, malam ini kita semua ada jadwal kecuali Kyuhyun, Ryeowook, Yesung.” Ujar Leeteuk, jiwa leader nya bangkit. Ia tak mau mereka semua terus diam terpaku.

 

“o- oke, hyung.” Jawab mereka serempak.

 

“A- apa tidak apa-apa kami di dorm Cuma ber3?” tanya Wookie takut-takut.

 

“Tenanglah, Wookie-ah, itukan di gedung SME, dorm kitakancukup jauh dari SM building,” sahut Yesung menenangkan Wookie, atau menenangkan dirinya sendiri?

 

Lalu Eunhyuk, donghae, siwon, shindong, leeteuk, Sungmin bangkit dari sofa dan mulai bersiap-siap, tak lama kemudian mereka pergi meninggalkan dorm..

 

“aku kunci pintunya, ya?” tanya Yesung kepada Wookie dan Kyuhyun yang duduk merapat, ia yakin mereka berdua sedang ketakutan, sama dengan dirinya sendiri.

 

Wookie dan kyuhyun mengangguk, setelah mengunci pintu yesung ikut duduk bersama 2 dongsaengnya. Mereka hanya duduk diam. Kyuhyun mengambil PSP nya dan mulai bermain. Sedangkan Yesung dan Ryeowook menonton tv.

 

TING TONG TING TONG

 

“bel,” ucap kyuhyun tanpa gerakan sedikitpun. Mereka saling pandang, “siapa yang akan membukakan pintu?” tanya wookie sarkatis.

 

“Yesung hyung saja,kan kau yang paling tua diantara kami,” ujar Kyuhyun

 

“Eoh? Tidak mau!” jawab Yesung.

 

TING TONG TING TONG

 

“bunyi lagi, buka hyung!” seru Wookie, Yesung hanya terdiam karena dia juga ketakutan kalau yang membunyikan bel itu adalah pembunuh yang tadi bagaimana?

 

“Sudahlah, kajja kita barengan saja,” ucap Wookie pada akhirnya, ia tidak tega melihat couple nya ketakutan sendiri.

 

Dengan langkah lambat Super Junior KRY itupun menuju pintu dorm mereka, mereka ber3 melirik kanan-kiri, paranoid.

 

“buka?” tanya Yesung pada Wookie dan Kyuhyun, “sebentar hyung,” ucap kyuhyun lalu bergegas ke dapur dan kembali dengan dua panci di tangannya, “untuk apa?”

 

“jaga-jaga kalau itu pembunuhnya,” ucap Kyuhyun serius, “Jangan pake yang itu, Kyu! Itu panci kesukaan ku,” di saat-saat genting seperti ini pun wookie masih sempat memikirkan hal itu, Kyuhyun hanya menatapnya garang, “ini masalah hidup dan mati, hyung. Kau ‘kan nanti bisa beli lagi,” akhirnya Wookie pun pasrah.

 

Mereka pun saling melempar pandang, Kyuhyun dan Wookie sudah siap dengan panci di tangan masing-masing sedangkan Yesung membuka pintunya, dan….

 

“manager hyung? Syukurlah,” mereka bertiga menghembuskan nafas lega, “ada apa, hyung?” tanya Kyuhyun sembari menurunkan panci yang tadi sudah hampir ia layangkan ke kepala manager mereka.

 

“kalian diminta ke gedung SME, sebagai saksi yang pertama kali menemukan korban, kalian diminta keterangan.” Jelas manager Suju itu. “dan, mm, apa yang kalian lakukan dengan panci itu?” tunjuknya.

 

Kyuhyun, Ryeowook, dan Yesung hanya menggeleng sambil nyengir.

 

 

“apa benar kalian yang menemukan mayat Park Shima pertama kali?” tanya seorang pria berseragam lengkap yang ‘tak lain dan ‘tak bukan adalah seorang polisi kepada 3 pria bersuara emas didepannya.

 

“sepertinya,” jawab Kyuhyun di sertai anggukan setuju dari YeWook.

 

“oh oke oke, apa kah kalian menemukan sesuatu yang aneh?” tanya polisi itu lagi.

 

“kami rasa tidak,” kini Yesung yang menjawab, “Saat kami menemukan mendiang Park Shima, ia sudah terduduk dengan sebuah pisau menancap di dadanya,” lanjut Ryeowook sambil bergidik ngeri karena pikirannya kembali mengingat hal mengerikan itu.

 

Tiba-tiba Kyuhyun berdiri, “mm, aku mau ke toilet dulu sebentar,”

 

“sendirian?” tanya Yesung

 

“kurasa, sudah ya, aku sudah kebelet.”ucap Kyuhyun lalu keluar pintu dengan cepat. YeWook hanya menggeleng dan kembali menjawab pertanyaan yang dilontarkan polisi di hadapan mereka.

 

Kyuhyun’s Side

 

Kyuhyun mengecek penampilannya dan sedikit merapikan rambut nya yang kini berwarna orange lalu keluar dari kamar mandi tersebut.

 

‘kenapa gedung SM sepi sekali?’ batin Kyuhyun sambil mengedarkan pandangannya, ia baru sadar, ternyata hanya ada dia di lorong itu, sendirian. Kyuhyun menjadi was-was saat itu juga, berkali-kali ai menengok ke belakang.

 

‘aisssh, kenapa suasana nya jadi horror begini?’

 

Kyuhyun mengusap-ngusap tengkuknya, ia berusaha menenangkan dirinya sendiri.

 

TAK TAK TAK TAK-

 

Bulu kuduk Kyuhyun berdiri saat itu juga, terdengar suara bunyi sepatu dari arah belakang, tubuh Kyuhyun menegang, ia tak berani melihat ke belakang. Dahi Kyuhyun mulai dibasahi oleh keringat dingin.

 

‘Semoga itu bukan pembunuhnya, aku masih mau hidup… aku belum menikah dan punya anak..’ Kyuhyun terus berjalan, berjalan, dan…

 

GREP!

 

Kyuhyun kaget setengah mati bahunya ditepuk oleh seseorang, dengan takut-takut ia berbalik.

 

“Se- Seohyun? Kau mengagetkanku!” seru Kyuhyun, ia menghela nafas panjang saat itu juga.

 

ne, waeyo, oppa? Kau terlihat ketakutan,” tanya Seohyun bingung.

 

Kyuhyun memandang sekelilingnya lalu kembali menatap Seohyun, “kau tidak tahu kejadian tadi siang?” tanyanya yang mendapat gelengan dari Seohyun.

 

“seorang trainee terbunuh,” ucap Kyuhyun pelan. Perkataannya sukses membuat Seohyun membulat lebar, “m- mwo?” Kyuhyun mengangguk.

 

“untung saja aku tidak apa-apa, tadi aku ke toilet sendirian,” ucap Seohyun, ia merinding membayangkan dirinya dibunuh seperti trainee tersebut.

 

Kyuhyun hanya tertawa, “hati-hatilah, Seo,” ucap nya sembari mengusap rambut Seohyun sebentar, lalu mereka berdua berjalan berdampingan.

 

Tanpa disadari dari tadi ada seorang yeoja berdiri di belakang pilar yang memperhatikan mereka berdua, tangannya mengepal dan memukul pilar yang ada disebelahnya,  ‘Seohyun, kau bosan hidup, huh!?’

 

 

Cho Kyuhyun itu milikku, jangan dekati dia, Seohyun.

 

Seohyun mengernyitkan dahinya, ia menatap ngeri kertas dengan bercak-bercak kemerahan yang ia yakini itu darah.

 

Seohyun membaca suratitu lagi, “apa itu, Seo-ah?” tanya Sooyoung saat ia memasuki kamar.

 

Seohyun menggeleng, “bukan apa-apa, eonni-ya.” Sooyoung hanya mengangguk dan berlalu.

 

Apa yang harus ia lakukan? Menjauhi Kyuhyun seperti yang diperintahkansuratitu? Tapi ia sudah terlalu mencintai Kyuhyun, bisa dibilang mereka berdua sedang dalam masa pendekatan sekarang. Ah, mungkin hanyasuratiseng, pikir Seohyun lalu meremas dan membuangsuratitu. Tanpa ia sadari pemikirannya itu dapat mengurangi waktu hidupnya.

 

 

Penampilan sang Hallyu Star, Super Junior di acara musik itu telah selesai, mereka memasuki backstage untuk istirahat sebentar sebelum akhirnya pulang ke dorm. Disana juga ada SNSD dan f(x).

 

“aaaah, tadi aku hampir lupa gerakan,” keluh Eunhyuk lalu mengambil botol minuman yang tinggal satu-satunya dan meneguk air mineral itu hingga habis tak bersisa, ia sangat capek sepertinya.

 

“Kok dihabisin? Aku juga mau minum, hyung!” Kyuhyun memasang tampang super melasnya, Hyuk hanya nyengir dengan wajah tak berdosa.Victoria memandang botol yang digenggam nya, ‘ah.. aku tak terlalu haus.’ Ia berpikir untuk memberi minumannya pada namja yang sangat-sangat dicintainya. Tapi ia terlambat..

 

“Kyu oppa, ini,” Seohyun menyodorkan sebotol air mineral sambil tersenyum manis. Kyuhyun balik tersenyum, “ah, gomawo, Seo-ah,”

 

Victoriamemadang geram adegan didepannya, ‘apasuratancaman ku masih kurang, Seo? Akan kukirim yang lebih, tunggu saja.’ Sumpahnya dalam hati disusul dengan sumpah serapah lainnya.

 

“Waeyo, eonni-ya?” tanya Luna khawatir melihat Victoria yang duduk di depannya, yeoja berponi itu mendongak, “eo?”

 

“matamu berkaca-kaca, Vic eonni,” jawab Luna.

 

‘ah sial, aku hampir menangis.’

 

nan gwaencahan, mataku hanya kemasukkan debu, Luna-ya,”  ucap Victoria meyakinkan dongsaengnya tersebut.

 

Victoriamenunduk sebentar untuk menahan air matanya, lalu kembali mendongak, arah matanya tertuju pada dua insan yang sedang bercanda, ‘kau yang memulai nya duluan, Seohyun.’

 

 

Kyu-ah, apakah yang kemarin masih kurang? Jauhi dia.

 

‘aishhh! Pengirimsuratini gila,’ rutuk Kyuhyun dalam hati lalu melipatsuratitu dan memasukkan nya ke dalam laci, seperti biasa. ‘apa maksudnya? Aku ‘tak mengerti’

 

“ah, sudahlah.”

 

Lalu kyuhyun mengaca sebentar dan merapikan rambutnya, dan berjalan keluar.

 

“Kyu-ah, eodisseoyo?”

 

“aku mau ke gedung SM hyung, mau ketemu Seo, hehe.Jawab Kyuhyun sambil nyengir lebar. Hyungnya hanya menjawab dengan siulan.

 

 

Kyuhyun mengunci mobil nya, setelah terdengar bunyi ‘beep’ ia berjalan memasuki gedung SM. Ia mengeluarkan handphone nya dan mengetikkan sebuah sms.

 

To: Seohyun^^

 

Aku sudah di gedung SM. Kau dimana? J

 

Lalu Kyuhyun pun memasukkan handphone nya ke saku celana nya dan kembali berjalan.

 

In another side..

 

Victoriaingin melancarkan aksi nya sekarang. Ia sudah menyiapkan segala peralatan untuk menyingkirkan Seohyun.Victoriaberjalan menyusuri lorong-lorong yang ada di gedung SME, mencari-cari di ruangan mana SNSD berada. Ia berencana untuk menarik Seohyun keluar dan……..membunuhnya. Sesuai peraturannya, jangan dekati Cho yuhyun atau kau akan mati.

 

Berkali-kali sebuah seringai terlukis di wajah cantiknya, ia membayangkan apa yang terjadi nanti. Kalau Seohyun sudah ‘tak ada, Kyuhyun hanya miliknya seorang. Ia tertawa pelan, miliknya SEORANG.

 

Victoriacelingak-celinguk untuk mencari keberadaan mangsanya, ia menggerutu pelan karena ‘tak kunjung menemukan apa yang dicarinya. Ia terlalu tenggelam dalam pikirannya sehingga dia tidak menyadari daritadi ada sosok namja yang melihatnya kebingungan.

 

noona!” panggil namja itu sambil menepuk pelan bahuVictoria,Victoria terkesiap, ia langsung berbalik, “K- Kyuhyun?”

 

ne, noona kenapa? Apa noona bertemu dengan pembunuh itu?” tanya Kyuhyun.

 

Victoriatersenyum dan berusaha mengatur nafas nya yang terengah-engah, “gwaenchanayo, Kyu. Aku hanya ketakutan.” Jawab nya dengan nada takut yang dibuat-buat, lagipula untuk apa ia harus takut kalau pembunuhnya ia sendiri?

 

noona mau kemana? Kita bareng aja,” tawar Kyuhyun.Victoria tersenyjm kecil mendapati Kyuhyun yang perhatian kepadanya, degup jantung nya berdetak berkali-kali lebih cepat karena pria yang setengah mati ia cintai tersebut.

 

kajja, aku takut,” ucapVictoria manja lalu memeluk lengan Kyuhyun, lalu mereka berdua pun berjalan beriringan.

 

“kau mau kemana, Kyu-ah?”

 

“Ke tempat SNSD, noona?”

 

Victoriamenaikkan satu alisnya, “ngapain?”

 

“mengunjungi Seohyun dong, noona,” ujar Kyuhyun lalu terkekeh. Gejolak amarah timbul saat itu juga,Victoria mengepalkan tangannya.

 

 

“KYAAAAAAAAA!” teriakan seorang yeoja terdengar nyaring di salah satu dorm yang dihuni para yeoja cantik.

 

Semua member yang tinggal disitu langsung berlari mendekati arah suara, “Waeyo!?”

 

TBC. Comment please. And once again, don’t bash me! Comment please, or I’ll protect the part 2 :)

10 thoughts on “Stay Away From My Cho Kyuhyun! [1/2]

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s