[Freelance] Splendid Marriage Part-6 END

Title:

Splendid Marriage (Part 6 END)

Length

Series-Chapter

Rating

PG15

Genre

Drama, Romantic

Author:

Wulanchynngsh

Cast:

• Baek Suzy Miss A

• Jang Wooyoung 2PM

• Ok Taecyeon 2PM

• Im YoonA SNSD

Other Cast:

Find it in this story ;)

Disclaimer:

Berhubung aku lagi suka banget Suyoung couple, jadi terciptalah ff ini. Semua cast milik Tuhan, jalan ceritanya milik aku jadi no bashing ya! Happy reading =)

 

-Hari pernikahan Suzy dan Wooyoung-

 

Hari ini adalah hari bahagia untuk Suzy dan Wooyoung. Setelah beberapa bulan mereka lewati bersama, akhirnya Wooyoung pun melamar Suzy dan hari ini penantian mereka berdua untuk menjadi sepasang suami istri pun berakhir di hadapan pendeta di rumah Tuhan yg suci ini.

 

Suzy dan Wooyoung belum terlihat memasuki gereja karena memang acaranya belum dimulai. Tetapi gereja ini sudah di desain secantik mungkin dan beberapa keluarga dari masing masing pihak pun telah terlihat memenuhi gereja.

 

***

 

-Sementara itu di rumah Suzy-

 

“Eonni, aku takut. Bagaimana penampilanku?” Suzy berputar di depan Fey dan Jia. Mereka tertawa.

 

“Baiklah, magnae kami sudah dewasa ternyata hahaha, kau sudah cantik Suzy, saangat cantik” Fey mengembangkan senyum melihat Suzy yg akan menikah hari ini.

 

“Aku takut eonni. Aku deg degan dan sangat gugup” Suzy menutup wajahnya lalu menarik nafas dalam dalam.

 

“Itu wajar. Ini kan pengalaman pertamamu menikah. Apalagi kau akan menikah dengan namja yang kau cintai. Kau pasti gugup. Berpikirlah yang baik baik dan yang indah indah agar kau tak terlalu gugup” Jia membelai rambut Suzy.

 

“Baiklah eonni akan aku coba” Suzy mencoba mengulas sebuah senyum.

 

“Sudahlah ayo kita pergi ke gereja, Wooyoung pasti sudah menunggumu di altar” ucap Fey kemudian. Suzy pun menatap cermin sekali lagi sebelum mereka menuju ke gereja.

 

***

 

-Sementara itu dirumah Wooyoung-

 

“Hyung aku gugup. Bagaimana ini? Adakah diantara kalian yang pernah merasakan pengalaman menikah?” Wooyoung berulangkali mengatur nafas.

 

“Pabo! Kau kan yang pertama menikah! Tentu saja belum pernah ada yang merasakan pengalaman menikah! Kau nanti harus berbagi tips denganku, nde? Jika aku menikah dengan Vic nanti hehehe” ucap Nickhun cengengesan.

 

“Ah nde nde hyung! Memang kapan kau akan menikahi Vic noona? Sudah ber ratus ratus kali kau mengatakan ‘nanti saja ya jika aku sudah menikah dengan vic’ atau ‘bagaimana rasanya ya melewati malam pertama kami dengan vic?’ Aduh! Kapan kau membuktikan perkataanmu? Kapan kau akan mewujudkannya? Menjadi nampyeon seorang Victoria f(x)? Kapan hyung??”

 

“YA!! Kau ini sombong sekali Young! Aku tau kau merasa beruntung dan bangga mendapatkan Baek Suzy, nde? Aku kan belum siap melamarnya. Lagipula ku pikir dia tak menyukaiku”

 

“Bukan begitu maksudku! Aku hanya bosan saja mendengar semua omong kosongmu! Kalau kau tak mencobanya, kau tak akan pernah tahu nde? Kau harus segera melamarnya! Secepatnya!!”

 

“Heh heh sudah sudah! Kenapa kau jadi mempermasalahkan hubungan Khuntoria? Harusnya kau mementingkan masalah pernikahanmu dan Suzy dulu! Pabo!” Ucap Junsu.

 

“Ah benar juga! Aduh terus aku harus bagaimana hyung? Aku gugup! Apa yang harus ku lakukan? Bagaimana jika aku terjatuh saat sedang berjalan menuju altar? Itu pasti sangat memalukan! Atau bagaimana jika cincin nikahnya tertinggal atau bahkan tertukar? Itu tidak lucu kan? Atau atau! Lebih parahnya, bagaimana jika aku salah mengucapkan janji di hadapan pendeta? Gagal sudah pernikahan yang aku idam idamkan ini hyung” Wooyoung terlihat lesu memikirkannya.

 

“YA!! Jangan berpikiran negative seperti itu! Pikirkan yang baik baik! Bagaimana kau ini?” Junsu terlihat kesal dengan pikiran pikiran bodoh Wooyoung.

 

“Junsu hyung benar! Kau seharusnya bersemangat dan memiliki tekad yang kuat untuk melangsungkan pernikahan dengan yeojamu itu! Bukan malah berpikir yang tidak tidak! Berharaplah agar tak terjadi apapun dan pernikahan kalian lancar!” Junho pun ikut menasihati Wooyoung.

 

“Baiklah! Aku siap sekarang! Ayo pergi ke gereja! Aku akan menunggu yeojaku datang di atas altar”

 

***

-Kembali di rumah Suzy-

 

Saat mereka hendak masuk ke dalam mobil pengantin, tiba tiba seseorang memanggil Suzy dari arah gerbang. Sebuah suara yg sangat ia kenal.

 

“Suzy-ya” Taecyeon berada di ambang pagar. Wajahnya kuyu dan penampilannya terlihat lusuh. Dia memang memakai jas hitam, tapi ada yg berbeda dari penampilan seorang Taecyeon kali ini.

 

“Oppa” Suzy tak jadi masuk ke dalam mobil. Mungkin tak ada salahnya menemui Taecyeon sebentar, pikirnya.

 

“Suzy, kau mau kemana?” Min yg sudah berada di dalam mobil pun memanggil Suzy.

 

“Sebentar saja eonni” Suzy pun menghampiri Taecyeon.

 

“Kau benar benar cantik saat ini.. Yeppeo-ni” Taecyeon terdengar ragu saat akan mengatakan kata ‘yeppeo-ni’. Mungkin ia merasa sudah tak pantas memanggil yeoja yg beberapa saat lagi akan menikah ini dengan sebutan ‘yeppeo-ni’.

 

“Terimakasih oppa”

 

“Nde, ohiya aku mau minta maaf padamu Suzy”

 

“Minta maaf? Minta maaf untuk apa oppa?” Suzy terlihat keheranan.

 

“Karena waktu itu, saat kau mengutarakan perasaanmu padaku, aku belum menyadari semua perasaan itu, mian. Dan juga sampaikan permintaan maafku pada Wooyoung. Aku merasa sangat bersalah kepadanya”

 

“Ye oppa, aku sudah memaafkanmu sejak dulu. Maksudnya apa oppa? Dulu, belum menyadari? Apakah berarti sekarang..?” Suzy menggantungkan kata katanya itu.

 

“Sekarang aku sudah menyadarinya. Menyadari semuanya bahwa aku ternyata memiliki perasaan yang berbeda terhadapmu. Aku tak hanya menyayangimu sebagai dongsaeng. Aku…. Ahaha sudahlah! Ternyata aku sudah terlambat, hahaha” tawanya terdengar terlalu dipaksakan.

 

“Mianhae oppa, karena saat ini aku sudah memutuskan kemana jalan hidupku dan aku sudah memutuskan, aku ingin melupakan itu semua”

 

“Ya memang sudah seharusnya seperti itu. Lupakan masa lalumu, dan berbahagialah sekarang dengan seorang namja yg benar benar tulus mencintaimu, Wooyoung. Ya, aku tahu, dia namja yg pantas untukmu”

 

“Terimakasih atas semangatnya oppa, aku harap kau bisa datang ke gereja sekarang oppa”

 

“Tentu, aku pastinya akan menyaksikan pernikahan saengi dan sahabatku itu hahaha. Cepatlah ke gereja, Wooyoung pasti sudah menunggumu. Selamat berbahagia Suzy-ssi” Taecyeon mengusap pundak Suzy.

 

“Ne oppa, neomu gomawo. Kalau begitu, sampai bertemu disana. Aku harus cepat cepat, aku sudah terlambat oppa”

 

“Ehm, Suzy, aku akan tetap mencintaimu, terimakasih untuk semuanya selama ini. Aku mencintaimu” Taecyeon pun meninggalkan rumah Suzy dan segera menuju ke gereja. Begitupun Suzy, ia sudah terlambat lima menit sekarang.

 

***

 

-Gereja-

 

Semua tamu undangan di gereja tengah berharap harap cemas menanti sang mempelai wanita yg tak kunjung datang. Seharusnya acara sudah dimulai sejak tadi, tapi hingga sepuluh menit berlalu, dan mempelai wanitanya tak juga menunjukan batang hidungnya.

 

Wooyoung berdiri dalam cemas di atas altar gereja. Ia berulangkali menengok kearah member 2PM lainnya agar mereka menelepon Suzy, tapi ternyata yeoja tersebut tak juga memberi jawaban untuk panggilan di ponselnya. Wooyoung mulai takut dan resah, ia melirik ke bangku dimana seharusnya Taecyeon berdiri disana, tapi ternyata kursinya kosong dan ia tak menemukan sosok Taecyeon. Namja tersebut pun belum datang. Oke, anggap saja mungkin ini semua hanyalah sebuah kebetulan. Tapi mengapa kebetulannya harus bertepatan di saat saat seperti ini?

 

Hingga hampir lima belas menit berlalu, akhirnya sebuah mobil limo putih yg telah di nanti nanti oleh seluruh orang disini pun datang. Suzy pun turun dari limo dengan wedding dress casual yg membuatnya semakin cantik. Jaring penutup di wajahnya pun tetap tak bisa menutupi kecantikannya. Wooyoung tersenyum melihat yeojanya itu. Suzy pun melangkah perlahan memasuki altar gereja.

 

Saat mereka sudah berdiri berdampingan, acara pernikahan pun segera dimulai. Pendeta tersebut memberikan pertanyaan pertanyaan kepada Wooyoung dan Wooyoung menjawabnya dengan mantap. Padahal ekspresi wajahnya tak dapat menyembunyikan kalau ia begitu gugup.

 

“Jang Wooyoung-ssi, apakah kamu siap menjadi pendamping hidup akan Baek Suzy-ssi, baik disaat susah ataupun senang, disaat mudah ataupun sulit, disaat sehat ataupun sakit? Bahkan hingga maut memisahkan kalian?” Pendeta tersebut melontarkan pertanyaan.

 

“Ne, saya siap menjadi pendamping hidup Suzy-ssi, baik disaat susah ataupun senang, disaat mudah ataupun sulit, disaat sehat ataupun sakit bahkan hingga maut memisahkan kami”

 

“Baiklah. Baek Suzy-ssi, apakah kamu siap menjadi pendamping hidup akan Jang Wooyoung-ssi, baik disaat susah ataupun senang, disaat mudah ataupun sulit, disaat sehat ataupun sakit? Bahkan hingga maut memisahkan kalian?” kali ini pendeta beralih pada Suzy.

 

“Tentu saja saya siap menjadi pendamping hidup Wooyoung-ssi, baik disaat susah ataupun senang, disaat mudah ataupun sulit, disaat sehat ataupun sakit bahkan hingga maut memisahkan kami” Suzy mengangguk mantap.

 

“Baiklah berjanjilah dihadapan Tuhan, kalian akan hidup bersama hingga maut memisahkan kalian. Semoga pernikahan masing masing mempelai hanya terjadi sekali dalam seumur hidupnya” Wooyoung dan Suzy pun mengucapkan janji untuk sepasang suami istri.

 

“Baiklah silahkan cium pasangan kalian” ucap pendeta, riuh tepuk tangan pun memenuhi seluruh isi gereja.

 

“Cium.. cium.. cium.. Ayoo cium” beberapa tamu undangan berteriak tak sabar agar Wooyoung segera mencium Suzy.

 

Wooyoung pun membuka penutup wajah yang dipakai Suzy perlahan. Ia memandang anaenya yang benar benar terlihat cantik. Suzy menyambutnya dengan senyuman manis. Matanya berkaca kaca. Wooyoung pun bersiap mencium yeoja yg kini telah menjadi anaenya itu. Ia mendekatkan wajahnya kewajah Suzy dan Suzy pun mendekatkan wajahnya ke wajah Wooyoung, hingga akhirnya bibir mereka bersentuhan dan menempel satu sama lain. Wooyoung melumat bibir istrinya lembut.

 

Tepuk tangan dan teriakan pun menggema di seluruh isi gereja. Wajah mereka terlihat benar benar lega, seperti baru saja melepaskan beban berat. Pernikahan mereka pun berjalan lancar menjadi sebuah splendid marriage baik untuk Suzy maupun Wooyoung seperti yg di harapkan. Meskipun di awal, Suzy sempat melakukan sebuah kesalahan karena telah datang terlambat ke gereja disaat hari bahagianya itu.

 

***

 

Seminggu telah berlalu sejak hari pernikahan Suzy dan Wooyoung. JYPent pun memutuskan agar mereka tetap tinggal di JYP build tetapi tentu saja memisah dengan Miss A maupun 2PM karena mereka akan diberikan satu kamar apartemen khusus di JYP build. Mereka pun menyetujuinya karena biar bagaimanapun mereka masih terikat kontrak dengan JYPent.

 

Selama seminggu kemarin, Suzy dan Wooyoung benar benar kebanjiran job bersama. Banyak sekali acara reality show yg mengundang mereka sebagai bintang tamu karena mereka baru saja menjadi pasangan suami istri. Mereka pun di tawari berbagai macam kontrak iklan. Bahkan yang terbaru, mereka di kontrak syuting bersama untuk minidrama terbaru “Human Casino”. Seminggu ini, benar benar tak ada waktu sedikitpun untuk mereka bersantai.

 

Berhubung mereka di kontrak untuk minidrama Human Casino, maka mereka pun memutuskan untuk mengundur rencana bulan madu mereka. Mereka mungkin akan terus sibuk setiap harinya selama kurang lebih dua sampai tiga bulan hingga syuting Human Casino selesai.

 

PDnim sebenarnya sudah menyuruh mereka untuk menolak job apapun agar mereka bisa berbulan madu, tapi mereka tetap bersikeras dan mengambil job itu. Pihak JYP pun tak dapat berbuat apa apa, toh yg menjalaninya juga mereka.

 

***

 

-Tiga Bulan Kemudian-

 

“Apa lagi yg akan kita bawa yeobo?” Tanya Suzy pada Wooyoung.

 

“Uhm apa ya? Ah, kau sudah memasukkan kamera? Kita harus mengabadikan setiap momennya nanti disana” ucap Wooyoung seraya membuka lemari mencari kamera.

 

“Ahiya aku lupa”

 

“Untung aku ingatkan. Besok jam berapa kita berangkat dari incheon?” Wooyoung menyerahkan kamera yg sudah di temukannya pada Suzy.

 

“Jam sebelas pagi” ucap Suzy membuka kembali kopernya lalu memasukkan kamera.

 

“Baiklah kita harus tidur sekarang, agar besok tidak kesiangan, arra?” Wooyoung mengacak rambut Suzy pelan.

 

“Ne oppa” merekapun naik ke tempat tidur dan bersiap untuk tidur karena mereka sudah tak sabar, esok hari pasti akan menjadi hari yg sangat menyenangkan.

 

Setelah tiga bulan berlalu dan syuting Human Casino selesai, akhirnya mereka dapat mewujudkan rencana bulan madu mereka. Sesuai impian mereka bersama, mereka akan pergi ke Paris untuk berbulan madu disana. JYPent pun memberikan izin kepada mereka untuk cuti terlebih dahulu hingga mereka kembali dari bulan madu mereka.

 

“Here we goooo!!!! Paris I’m Coming!!”

 

***

 

-END-

 

Akhirnya selesai juga \(´▽`)/ yihaaaa. Author lagi galau, jadi ending ceritanya juga dipaksain hehe maaf. Ditunggu sekuelnya yaa, rencananya mau dibikin sekuelnya tapi mungkin ga dalam waktu dekat. Soalnya ada proyek ff baru ♉ mungkin nanti setelah author selesai uas, bagi rapot terus libur. Hehehe ♉ terimakasih sudah mengikuti Splendid Marriage dari awal. Anyeonghi Gasseyo.

9 thoughts on “[Freelance] Splendid Marriage Part-6 END

  1. Wa selamat berjuang y, thor.
    Ditunggu sekuelnya.
    Tp saran aku ada satu nich.
    Cerita ini belum ada rintanganya, meski gitu aku suka kok abiznya Alurnya simple dan mudah dimengerti

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s