[Freelance Twoshot] Don’t Make Me Done | 1 of 2

Title
Don’t Make Me Done

Author
KyuMa

Length
Twoshot (1 of 2)

Genre
Comedy, Romance

Rating
PG-15

Main Cast(s)

Cho Kyuhyun (Super Junior)
Kim Rae San (Fictional Character)
Yesung (Super Junior)

Support Cast(s)

Eunhyuk (Super Junior)
Choi Siwon (Super Junior)
Lee Donghae (Super Junior)

—-

Rae san POV

Namaku Kim Rae san aku sedang naik sepeda putih kesayanganku memasuki sekolahku yang memiliki lapangan yang saaaangaaaaaaaaaat luas. Tentu saja, karena sekolahku ini adalah sekolah yang paling terkenal dan terelit di Seoul. Sekolah Menengah Kyunghee. Di sini banyak orang-orang kaya raya dan juga orang-orang pintar. Sedangkan aku… dengan naik sepeda ke sekolah aku yakin kalian pasti bisa menebak aku masuk golongan mana. Ya… aku tergolong orang pintar dan dengan otakku ini akhirnya bisa mendapat beasiswa di sekolah Kyunghee yang sangat kuidam-idamkan. Hanya sedikit orang sepertiku di sini, maksudku… orang menengah ke bawah, kebanyakan adalah orang kaya sombong dan tidak punya otak seperti tiga namja yang sedang turun dari mobil mewahnya masing-masing.

Ketiga namja tersebut benar-benar menyebalkan, aku paling tidak suka gaya mereka yang menurutku terlalu sok berkuasa di tempat ini. walaupun sebenarnya salah satu dari mereka adalah anak pemilik sekolah ini. Liat saja gaya mereka saat berjalan sok sekali bahkan para namja maupun yeoja di sini menyingkir semua kalo mereka mau lewat.

Baiklah aku akan menjelaskan mereka satu-satu. Namja yang berjalan paling depan dan ditengah adalah Choi Siwon. Julukannya adalah Mr.Perfect. Kenapa ia punya julukan itu? Itu karena ia punya wajah yang sangat tampan, bertubuh atletis, tinggi, pintar, pemegang sabuk hitam taekwondo, sangat tajir dan ia adalah anak dari pemilik sekolah ini. Dan yang tidak kusuka darinya adalah kesombongannya yang selangit dan sifatnya yang sangaaaaaaaaaaaat dingin sedingin es antartika. Dan julukanku untuknya adalah Mr.Arogant.

Sedangkan namja yang berjalan di sebelah kanan adalah Lee Donghae. Julukannya adalah Prince. Ia punya tatapan dan senyuman yang akan membuat para yeoja langsung luluh seketika tapi tidak berlaku padaku, ia tahu bagaimana memperlakukan yeoja cantik, ia suka sekali dengan binatang, otaknya sangat dibawah standar dan ia paling pendek diantara mereka dan jangan mengatakannya pendek di depannya kalo kau tidak ingin mati muda atau melihat seorang berwajah malaikat berubah jadi iblis. Dan yang tidak kusuka darinya adalah sifatnya yang suka tebar pesona sama yeoja-yeoja entah sudah berapa yeoja yang ia pacari dan patah hati karenanya. Julukanku untuknya adalah Playboy babo.

Dan terakhir namja yang berjalan di sebelah kiri namanya Cho Kyuhyun. Jangan pernah tertipu oleh wajah polosnya. Karena dia punya julukan Cute Evil.  Ia suka mengerjai orang bahkan guru-guru. Wajahnya memang terlihat polos tapi kalo marah ia bisa menjadi lebih menyeramkan dari drakula yang haus darah. Kalian pasti mengertikan?. Oh iya tentang Kyuhyun selain jail, dia sangat pintar matematika dan fisika sedangkan pelajaran lain… standar, ia jatuh cinta dan tergila-gila sama game, dan ia adalah keponakan dari Mr. Park jongsoo, kepala sekolah kami. Julukanku untuknya adalah Evil tanpa embel-embel Cute.

Ada pun kesamaan mereka adalah anak dari pengusaha kaya yang memiliki banyak perusahaan, mereka sok berkuasa, sombong, suka mempermalukan dan menindas orang sampai mengeluarkan orang yang tidak mereka sukai karena itu mereka ditakuti sama siswa-siswi bahkan guru-guru di sini tapi yang mengherankan mereka dikejar yeoja-yeoja maksudku banyak yeoja yang mau jadi pacar mereka.

“ Apa kau juga jatuh cinta pada mereka?” Kata seseorang sambil memukul bahuku dengan kekuatan yang lumayan membuatku langsung kaget seketika.

“ Kau mau membuatku masuk rumah sakit, ah?!” Ucapku sambil mengusap bahuku yang sedikit sakit.

“ Dan ingat satu hal… aku bukan yeoja babo yang mau jatuh cinta sama namja menyebalkan seperti mereka” Ucapku dengan emosi tingkat tinggi.

Namja yang memukulku tadi tertawa kecil yang memperlihatkan seluruh gigi atasnya sambil mengikuti langkahku. Aku langsung tersenyum aku suka sekali melihatnya tersenyum apalagi tertawa, ia tampak sangat lucu dan polos.  Oh iya, namja tersebut namanya Eunhyuk, dia adalah sahabatku satu-satunya di sekolah ini. Dia juga anak orang kaya raya, tapi dia sama sekali bukan orang yang sombong. Dia sangat baik, ramah, dan lucu. Karena itu, aku suka bersamanya.

“ Rae san, boleh aku liat PR Matematikamu?” Kata Eunhyuk sambil memasang wajah aegyo-nya. Ckckck… Eunhyuk memang paling malas kalo berhubungan PR, belajar, dan tugas karena itu ia juga masuk dalam golongan berotak di bawah standar yang kurasa bisa disetarakan dengan Donghae.

“ Ckckck… kau tidak perlu memasang wajah memelas seperti itu… membuatku ingin muntah saja” Kataku sambil memberikannya PRku.

“ Kau memang the best Rae san” Eunhyuk tertawa bahagia sambil melompat senang. Aku hanya tersenyum melihat tingkahnya yang seperti anak kecil.

@@@

Aku berjalan menuju perpustakan saat isitirahat. Ya… kebiasaanku saat jam istirahat adalah membaca di perpustakaan yang tentu saja karena aku tidak mau dikeluarkan dari sekolah ini gara-gara nilaiku hancur. Dari tadi Eunhyuk telah memohon-mohon padaku untuk menemaninya ke kantin, tapi aku menolaknya selain karena aku mau ke perpustakaan juga karena aku tidak punya cukup uang untuk makan makanan di kantin sekolah yang hampir semua makanannya seharga makanan yang ada di restorant-restorant. Aku juga tidak enak kalo setiap kali ke kantin aku selalu ditraktir olehnya.

Saat aku mau sampai di perpustakaan lagi-lagi aku melihat kejadian yang tidak ingin kuliat. Ketiga namja tersebut lagi-lagi mempermalukan seseorang bahkan terkadang menyiksa orang yang membuat mereka merasa terganggu. Dan sepertinya perkaranya saat ini karena seorang namja berkacamata tebal tidak sengaja menabrak Siwon sehingga buku-buku namja tersebut jatuh.

“ Apa kau tidak punya mata?” Kata Siwon dingin namun tatapannya sangat tajam.

“ Mi… mianhe… a…aku… benar-benar… tidak sengaja..” Kata namja tersebut yang terlihat sangat ketakutan. Kasihan sekali namja tersebut.

“ Gampang sekali kau minta maaf “ Kata Donghae sambil tersenyum sinis.

“ Kita kerjai saja” Kata Kyuhyun dengan senyuman yang jelas-jelas menandakan ada hal buruk yang akan terjadi pada namja tersebut.

Kami yang melihatnya hanya bisa menonton dan melihat namja tersebut dengan kasihan. Dan aku tidak menyangka diantara yang menonton ada juga yang menatap mereka dengan tatapan kagum. Cih… apa mereka gila… menyukai namja yang jelas-jelas bersifat iblis seperti mereka?.

Kemudian Kyuhyun mengambil minuman seorang yeoja membuat yeoja tersebut terlihat senang karena tangan Kyuhyun sedikit menyentuh jari-jarinya. Lalu Kyuhyun menyiram buku-buku yang tadi di bawah namja tersebut tanpa belas kasihan.

“ I…itu bukan punyaku… itu… punya perpustakaan” Kata namja tersebut dengan wajah sedih.

“ Lalu kenapa? Apa kau punya masalah?” Kata Kyuhyun yang masih menyiram buku-buku tersebut. Donghae tersenyum senang melihatnya sedangkan Siwon melihatnya dengan tatapan dingin.

“ A… ani…” Kata namja tersebut sangat terpaksa.

Ah… ingin rasanya, aku memukul mereka satu-persatu supaya mereka sadar dengan kelakuan mereka yang sangat buruk. Tapi, aku tidak bisa melakukannya. Aku masih butuh  beasiswa di sekolah ini. Aku tidak mau menambah beban appa untuk membiayai sekolahku. Aku masih ingat dulu aku juga hampir benar-benar mendamprat mereka seandainya Eunhyuk tidak menghalangiku saat melihat seorang yeoja dipotong rambutnya secara paksa, disiram, kemudian disuruh menari di depan banyak orang hanya karena ia tidak sengaja menjatuhkan es krim di sepatu Donghae

Author POV

“ Sudah cukup bermainnya, ayo kita ke kantin” Kata Siwon membuat Kyuhyun yang sedang asik menyiram buku jadi berhenti. Kyuhyun terlihat cemberut

“ Tenang saja, lain kali kau pasti bisa bermain lagi” Kata Donghae sambil menepuk bahu Kyuhyun lalu mengikuti Siwon yang berjalan lebih awal.

Kyuhyun tetap cemberut. Lalu ia menendang buku-buku tersebut dengan kesal dan menginjaknya tanpa peduli namja berkcamata itu manatap nanar bukunya. Kemudian Kyuhyun pun mengikuti langkah Siwon dan Donghae dengan wajah bête.

Saat ketiga namja tersebut pergi, Rae san langsung membantu namja malang tadi membersihkan dan memungut buku-bukunya. Tak ada yang membantu mereka karena selain takut, mereka juga malas membantu namja culun tersebut. Mereka meninggalkan tempat tersebut begitu saja.

“ Cih… yeoja itu lagi… “ Kata Kyuhyun saat berbalik melihat seorang yeoja membantu namja tadi. Yeoja tersebut selalu saja membantu orang yang ia kerjai.

“ Siapa?” Tanya Donghae ikutan berbalik.

“ Biasa. Yeoja yang sok jadi malaikat” Kata Kyuhyun dengan wajah kesal lalu kembali berjalan.

“ Oh… Rae san“ Kata Donghae.

“ Jadi… namanya Rae san”

“ Dia anak 2b, ia mendapat urutan ketiga nilai tertinggi di sekolah ini” Kata Siwon yang merasa kesal karena ia hanya mendapat peringkat keempat umun nilai semester kemarin.

“ Aku tidak peduli. Aku hanya tidak suka gayanya yang sok menolong orang. Apa kita… ?”

“ Sudahlah, jangan cari gara-gara padanya. Kau tau kan Mr.Park jongsoo, pamanmu itu sangat menyukai yeoja tersebut. Kita bisa bermasalah kalo mengerjainya” Kata Siwon yang tahu betul  bagaimana akrabnya Rae san dengan kepala sekolah sekaligus guru music mereka yang sangat galak itu.

Kemudian Kyuhyun melihat kea rah Donghae seolah mengatakan “bagaimana kalo membuatnya patah hati?”.

“ Yeoja itu aneh… dia tidak akan luluh denganku. Dari awal dia tidak suka padaku bahkan melirikku pun ia tak sudi” Kata Donghae kesal mengingat saat ia mengedipkan matanya pada Rae san untuk menggodanya, Rae san langsung menatapnya dengan tatapan yang menyeramkan membuatnya sedikit takut.

“ Ternyata… kau bukan penakluk yeoja… yeoja seperti itu saja, tidak bisa kau dapatkan” Kata Kyuhyun dengan nada remeh.

“ Terserah apa katamu. Tapi jangan menyuruhku untuk menaklukan yeoja menyeramkan itu” Kata Donghae kesal.

Rae san POV

Aku masuk ke perpustakaan dengan wajah kesal memikirkan kejadian tadi. Bagaimana bisa ketiga namja tersebut bisa hidup di dunia ini? padahal sifat mereka benar-benar buruk. Ah… gara-gara mereka moodku jadi tidak baik.

Tiba-tiba aku melihat namja yang akhir-akhir ini membuatku tambah rajin ke perpustakaan. Namanya Yesung. Ia sedang terlihat serius membaca di salah satu kursi yang ada di perpustakaan. Dengan cepat aku mengambil salah satu buku pelajaran, lalu duduk di sampingnya. Sebenarnya alasan utamaku sering ke perpustakaan karena Yesung. entah kenapa aku suka sekali melihatnya, ia punya senyuman yang menghangatkan dan mata sipit yang indah.

Yesung sangat pintar, namanya selalu jadi teratas sebagai siswa dengan nilai tertinggi di sekolah ini bahkan karena dia, sekolah ini dipenuhi dengan piala-piala olimpiade. Walaupun ia orang kaya tapi ia tidak sombong ataupun bersikap sok seperti ketiga namja tadi. Walaupun sikapnya terkesan dingin, tapi sebenarnya ia baik. Ia disegani di sekolah ini bukan karena ia menakutkan seperti ketigia namja tadi tapi karena ia pintar, kaya, dan ia baik sama semua orang. Hanya satu kekurangannya… mungkin kemalangannya, karena ia adalah kakak dari seorang evil bernama Kyuhyun. Mereka saudara tiri.

“ Oh.. Rae san… “ Kata Yesung sambil tersenyum membuatku seakan melayang.

“ Annyeong” Ucapku dengan senyuman manisku.

“ Lagi baca apa?”

“ Hm… sejarah“ Kataku sambil memperlihatkan judul buku yang tadi kuambil.

Yesung hanya manggut-manggut lalu kembali serius membaca. Kalo serius seperti ini aku suka sekali melihatnya, untung aku tidak sekelas dengannya. Kalo tidak bisa-bisa aku tidak konsen belajar karenanya. Oh iya, kami berkenalan saat ia membantuku mengambil buku yang susah kuambil karena tempatnya terlalu tinggi. Sejak saat itu aku menyukainya dan lama kelamaan kami akrab karena kami sering bertemu di perpustakaan.

“ Ayo… ke kantin…” Kata seorang yeoja pada temanya membuatku sedikit terganggu dengan suaranya.

“ Aits… kau tidak liat aku sedang asik liat majalah. Nanti saja” kata temannya yang terlihat tomboy.

“ Nanti saja, ada yang lebih seru lagi. Ketiga pangeran melakukan aksinya lagi di kantin” Kata yeoja tersebut yang aku yakin yang ia maksud tiga pangeran adalah Siwon, Donghae, dan Kyuhyun dan arti kata ‘aksi’ adalah mereka mulai lagi menyiksa orang.

“ Memangnya siapa lagi yang mereka siksa? Apa mereka tidak mau bertobat?… dosa mereka sudah terlalu banyak” Ucap yeoja tomboy tersebut yang langsung kuiyakan dalam hati.

“ Cih… kau mau aku memberitahu kyuhyun kata-katamu itu, supaya ia benar-benar tidak akan melirikmu. Yang kudengar sich… mangsa mereka saat ini adalah namja yang punya senyuman yang sangat menggemaskan itu… siapa lagi namanya?”

“ Oh… maksudmu Eunhyuk…”

Eunhyuk?!! Mendengar nama tersebut aku langsung berdiri, membuat semua orang menatapku karena suara ribut yang kubuat termasuk Yesung dan kedua yeoja tersebut. Mereka menatapku heran. Tanpa peduli pandangan mereka, aku langsung lari meninggalkan perpustakaan.

Author POV

“ Beraninya kau menyiramku dengan jus??!!!” Bentak Donghae sambil menatap Eunhyuk dengan tatapan marah.

“ Mianhe… aku tidak sengaja… aku benar-benar tidak sengaja” Kata Eunhyuk terlihat takut.

“ Kau pikir… setelah minta maaf bajuku bisa bersih kembali, ah??!!” Bentak Donghae. Kyuhyun tersenyum melihatnya dan Siwon lagi-lagi raut mukanya terlihat datar.

“ A… aku akan mengganti bajumu…”

“ Mwo???? Kau pikir aku semiskin itu sampai-sampai harus dibelikan baju olehmu”

“ Kyuhyun-ah. Urus dia, aku ingin kau membuatnya kapok telah mengotori bajuku” Kata Donghae sambil duduk lalu membuka seragam sekolah dan sehingga ia hanya memakai kaos hitam.

Kyuhyun langsung tersenyum bahagia mendapatkan “permainan” baru lagi. Sedangkan Eunhyuk merasa tubuhnya gemetaran karena ketakutan.

“ Cepat, ambilkan pesanan kami. Katakan saja pada pelayan di sana. Dan ingat kau harus membawa sendiri makanannya  sambil jalan jongkok . arra??”

Eunhyuk hanya terdiam membayangkan ia akan jalan jongkok sambil membawa makanan. Lututnya pasti sangat sakit mengingat betapa luasnya kantin tersebut.

“ Yaaak!!! Apa kau tidak mendengar, ah?? Cepat lakukan” Kata DOnghae membuat Eunhyuk tersadar.

“ ..n… nee”

Kemudian Eunhyuk berjalan mengambil pesanan ketiga namja tersebut. Lalu ia jalan jongkok sambil membawa pesanan mereka, belum cukup seperempat jalan, Eunhyuk sudah merasa lelah. Orang-orang di kantin hanya dapat melihatnya begitu pun yeoja-yeoja yang selama ini dima-diam menyukai namja lucu tersebut. Kyuhyun dan Donghae tertawa melihat Eunhyuk dan Siwon hanya tersenyum.

Kemudian Kyuhyun tiba-tiba berdiri saat melihat Eunhyuk berhenti. Ia mengambil minuman di salah satu meja yang ia tidak ia pedulikan minuman siapa. Kemudian ia berdiri tepat di depan Eunhyuk sambil mengangkat minuman tersebut di atas kepala Eunhyuk membuat Eunhyuk kaget.

“ Dasar lamban!!” Kata Kyuhyun sambil menyiram kepala Eunhyuk secara perlahan.

Rae san yang baru sampai di kantin terlihat kaget melihat Kyuhyun menyiram Eunhyuk dengan jus. Kemudian, Rae san berlari kea rah mereka. Dan langsung menyambar jus yang dipegang Kyuhyun membuat seisi kantin tersebut kaget termasuk Kyuhyun.

“ Yaak!!! Apa yang kau lakukan namja babo??? “ Bentak Rae san pada Kyuhyun membuat semua orang sangat kaget.

“ Kau… beraninya kau merusak permainanku” Kata Kyuhyun dengan tatapan tajamnya.

“ Permainan? Kau bilang ini permainan? Apa kau sudah gila menyiksa orang kau bilang permainan?” Kata Rae san tanpa peduli tatapan Kyuhyun.

Eunhyuk langsung berdiri memegang tangan Rae san mencoba menyadarkan Rae san dari perbuatannya yang menurutnya gila itu. Tapi Rae san tidak peduli, ia bahkan maju di depan Kyuhyun dengan berani.

“ Sudah cukup aku bersabar melihat kelakuan kalian di luar batas kemanusian. Dan mulai sekarang, aku tidak akan tinggal diam lagi” Kata Rae san sambil menatap Siwon, Donghae, dan terakhir Kyuhyun.

“ Jadi kau berani melawan kami?” Kata Kyuhyun dengan tatapan sadis.

“ Lebih dari yang kau pikirkan” Kata Rae san dengan senyuman sinis.

Lalu tiba-tiba saja Rae san menyiram Kyuhyun dengan sisa jus tadi yang disiramkan Kyuhyun ke Eunhyuk. Semua orang tersebut tercengang melihatnya.

“ Kau…” Kata Kyuhyun yang terlihat sangat marah

“ Itu balasan karena kau berani menyiram sahabatku” Kata Rae san tanpa takut.

“ Ayo… Eunhyuk, kita pergi dari sini” Kata Rae san sambil menarik Eunhyuk yang masih kaget melihat perbuatannya.

Dengan marah, Kyuhyun mengelap wajahnya dengan sapu tangannya. Pandangannya tak lepas pada yeoja yang berjalan meninggalkannya setelah mempermalukannya habis-habisan.

“ Liat saja, kau pasti akan menyesal telah menantangku. Tidak peduli seberapa ahjussi menyukaimu. Aku akan mengerjaimu habis-habisan” Gumam Kyuhyun kesal sambil memperhatikan Rae san.

Diam-diam Yesung berada di tempat tersebut memperhatikan perbuatan Rae san. Ia langsung keluar perpustakaan saat melihat Rae san terburu-buru keluar dari perpustakaan. Betapa kagetnya ia saat melihat yeoja tersebut berani menatang Kyuhyun bahkan menyiramnya. Yesung tersenyum melihat keberanian yeoja tersebut tapi ia juga khawatir keadaan Rae san yang akan datang. Kyuhyun tentu saja tidak akan diam. Ia masih ingat betul saat seorang namja berani menantangnya tanpa belas kasihan ia mengeluarkannya dari sekolah setelah membuatnya masuk rumah sakit.

Rae san POV

“ Aaaaaah!!! Aku pasti akan mampus hari ini di tangan evil tersebut” Teriakku frustasi di dalam kamarku.

Aku tidak bisa membayangkan bagaimana nasibku nanti setelah mempermalukan Kyuhyun kemarin. Dia pasti tidak akan membiarkanku hidup tenang di sekolah. Aku harus bagaimana?.

“ Noona tidak pergi ke sekolah?” Kata Minho membuatku kaget.

“ Ah… Ne” Ucapku lalu keluar kamar mengikuti adikku satu-satunya. Seandainya aku tidak memikirkan beasiswaku pasti aku bolos hari ini.

Setelah sarapan dengan appa, oemma, dan Min ho. Aku pun ke sekolah dengan naik sepeda.

Kurang lebih 30 menit naik sepeda aku telah sampai di gerbang sekolah. Aku berhenti tepat di depan gerbang sekolahku yang megah dan menjulang tinggi, mengamati sekolahku yang seperti istana… tiba-tiba bagiku terlihat seperti rumah hantu yang dihuni oleh drakula yang sedang mempersiapkan diri untuk menghisap darahku. Siapa lagi kalo bukan Kyuhyun.

Kyuhyun POV

Kemana yeoja sialan itu dari tadi wajah galaknya belum juga terlihat? Aku telah menunggunya di gedung paling depan tepatnya dilantai pertama. aku bahkan rela masuk pagi-pagi untuknya. Maksudku untuk mengerjainya. Biasanya kalo jam begini aku masih tidur di kamarku.

Dan akhirnya yeoja tersebut muncul juga. Ia sedang naik sepeda putih memasuki sekolah, naik sepeda saja sudah berani melawanku. Aku sudah mencari tahu tentangnya ternyata ia masuk ke sekolah ini dengan beasiswa, appanya hanya seorang pegawai rendahan di sebuah perusahaan kecil, oemmanya ibu rumah tangga biasa, dan ia hanya punya satu saudara Min ho yang masih kelas 4 SD.

Saat ia lewat di bawah gedung yang kutempati, aku langsung mengambil ember yang berisi air kotor dan menyiramnya dengan air kotor tersebut. Aku tersenyum puas saat melihat pakaiannya kotor.

“ Kau… DASAR EVIIIIIL!!!” Teriaknya penuh amarah saat mendongakkan kepalanya melihatku. Aku langsung tertawa melihatnya. Hampir semua orang yang ada di bawah juga ikutan tertawa. Biar tau rasa.

Kemudian ia pergi begitu saja dan sepertinya ia tidak bermaksud membalas, palingan ia pergi ke toilet.

“ Ini belum seberapa, yeoja sok malaikat…”

Rae san POV

Aku berjalan dengan muka kesal menuju toilet. Tidak pedulikan tatapan sinis, celaan, maupun tawa orang-orang melihatku. Dasar Kyuhyun brengsek, dia sudah membuat bajuku kotor.

Aku pun masuk ke toilet membersihkan bajuku. Noda dan baunya tidak bisa hilang, aits…  Aku pun berjalan keluar toilet tapi pintu toilet tiba-tiba terkunci. Aku pun mulai panic. Ini pasti kerjaan evil tersebut.

“ YAAAAK!!! EVIL BUKA PINTUNYA” Teriakku geram.

“ Hahahahaha… Kau pikir aku babo mau membukakan pintu untukmu? Selamat bersenang-senang yeoja sok malaikat” Kata si Evil tersebut dari balik pintu.

“ Yaaak… eviiiiiiiil” Teriak frustasi.

1 menit… 2 menit… 5 menit… tidak ada suara. pasti evil tersebut telah pergi. Aits… dia benar-benar keterlaluan.

Tiba-tiba terdengar suara nada rapp yang terdengar sangat indah, yang merupakan tanda bahwa jam pertama di mulai. Sial… aku benar-benar terjebak di tempat ini. mana ada yang mau menolongku? Mereka semua kan pengecut. Ah…. Malang sekali nasibku.

Aku pun terduduk di lantai tak kupedulikan rokku kotor. Aku tidak tahu sampai kapan di tempat ini. tapi yang paling kutakuti adalah songsaenim yang mengajar di kelasku kalo tahu aku bolos. Ani… sebenarnya aku tidak bolos tapi evil itu yang membuatku tak bisa masuk kelas. Pandanganku menerawang ke toilet, sampai kapan aku di sini? Dan sebentar lagi jam kedua, apa aku akan bolos seharian??

Tiba-tiba kudengar suara… seperti seseorang yang sedang membuka pintu. Aku pun langsung berdiri. Bersiap entahlah untuk apa, tapi siapa tahu evil itu muncul lagi.

Dan tiba-tiba pintu terbuka lalu muncul seorang namja dari balik pintu. Ia melihatku dengan tatapan yang sangat khawatir. Aku tersenyum dan langsung menghampirinya.

“ Eunhyuk?!!” Ucapku dengan wajah sangat senang.

“ Mianhe… aku baru bisa menolongmu. Tadi Kyuhyun terus menjagamu jadi… aku tidak berani menolongmu… Mianhe… aku… bukan sahabat yang…” Kata Eunhyuk sambil menunduk tak mampu menatapku.

“ Ani… kau adalah sahabat yang baik… sangat baik. kau adalah sahabat terbaikku” Ucapku memotong kata-katanya.

“ Benarkah?” Kata Eunhyuk menatapku tak percaya.

“ Ne… tentu saja. kalo tidak ada kau, aku tidak tahu sampai kapan aku ada di sini. Untung ada kau” Ucapku sambil tersenyum.

“ Kau memang baik, Rae san. Aku senang sekali punya sahabat sepertimu” Kata Eunhyuk yang tiba-tiba memelukku membuatku sedikit kaget tapi juga membuatku tersenyum.

“ Tentu saja. tapi berhentilah memelukku, kau mau yeojachingumu marah?” Ucapku dan Eunhyuk langsung melepas pelukannya.

“ Min ji tidak akan marah padaku. Ia tahu aku ini adalah namja yang setia. Tapi, seandainya aku lebih dulu mengenalmu, aku yakin aku akan menjadikanmu yeojachinguku” Kata Eunhyuk yang langsung kuhadiahi jitakan di kepalanya.

“ Jangan katakana itu lagi. Bisa-bisa Min ji marah pada kita” Ucapku.

Eunhyuk hanya tersenyum lebar lagi-lagi menampakkan wajahnya yang lucu.

Kemudian ia memberikanku seragam yang ia baru ia beli. Di sekolah kami memang ada sebuah toko khusus untuk membeli alat-alat sekolah dan juga seragam sekolah kami.  Dan berkat Eunhyuk, aku akhirnya bisa masuk belajar lagi. Dan aku merasa sangat senang karena aku tidak bolos di jam pertama itu karena Eunhyuk mengatakan kalo aku ada di UKS sedang sakit perut. Dan untungnya songsaenim percaya.

Author POV

Kyuhyun berjalan menuju wc tempat ia mengunci Rae san. Dan betapa marahnya ia saat melihat pintu wc telah terbuka dan Rae san tidak ada di dalam.

“ Siapa yang membantu yeoja itu?” Kata Kyuhyun dengan marah sambil memandangi orang-orang yang dari tadi memperhatikannya.

Orang-orang  lalu saling berpandangan, saling bertanya dan terlihat ketakutan.

“ Kalian tidak dengar??? Siapa yang melakukannya??” Teriak Kyuhyun geram.

Tapi tak ada satu pun yang bicara, ia pun melangkah pergi dengan penuh amarah.

Sedangkan Rae san sedang membaca buku di perpustakaan dengan santai. Yesung juga sedang membaca di tempat yang tidak jauh dari Rae san. Setelah bosan. Rae san berdiri dan pergi mencari novel.

“ Annyeong, yeoja sok malaikat” Tiba-tiba Kyuhyun muncul dari balik lemari dengan senyum evilnya, membuat Rae san sedikit kaget.

“ Kau… apa yang kau lakukan di sini?” Kata Rae san dengan nada kesal namun agak berbisik.

“ Tentu saja bukan untuk membaca” Kata Kyuhyun masih dengan senyum evilnya.

“ Aku sudah memaafkanmu atas perbuatanmu tadi, jadi jangan ganggu aku lagi. Anggap kita sudah impas” Kata Rae san sambil berjalan pergi.

“ Permainan tidak akan seru kalo hanya berkahir sampai di sini”

“ Jadi maumu apa?”

Kyuhyun tersenyum licik. Kemudian Kyuhyun mendorong lemari tempatnya bersandar. Rae san membelalakan mata saking kagetnya. Dan karena ulah Kyuhyun lemari tersebut kini bersandar dengan lemari yang ada di depannya dan buku-buku yang ada di lemari tersebut terjatuh di lantai sehingga menimbulkan suara yang cukup keras.

“ Kau sudah gila” Kata Rae san menatap Kyuhyun tajam yang hanya dibalas Kyuhyun dengan senyum evilnya.

“ Apa yang kalian lakukan?” Kata penjaga perpustakaan.

Rae san berbalik dan mendapati penjaga perpustakaan menatapnya dengan marah. Kini banyak orang yang sedang melihat mereka termasuk Yesung.

“ Dia…”

“ Dia yang menjatuhkan lemari itu. Aku saksinya” Kata kyuhyun memotong kata-kata Rae san membuat Rae san menatapnya tak percaya dan kesal.

Semua orang melihat mereka dengan pandangan berbeda namun kebanyakan dari mereka yakin semua itu kerjaan Kyuhyun. Dan lagi-lagi mereka tak berani mengatakannya.

“ Atas kecerobohanmu itu, kau harus membereskan itu semua setelah pulang sekolah” Putus penjaga perpustakaan membuat Kyuhyun tersenyum senang.

“ Ta… tapi…” Kata Rae san tak percaya

“ Tidak ada tapi-tapian. Sekarang kalian masuk kelas, bel telah berbunyi.” Kata Penjaga perpustakaan lalu pergi begitu saja.

Setelah itu penjaga perpustakaan pegi, Rae san berbalik dan menatap Kyuhyun tajam.

“ Ini baru permainan seru” Kata Kyuhyun yang langsung pergi.

“ Awas kau, Evil” kata Rae san geram.

@@@

Karena ulah Kyuhyun, kini Rae san membereskan buku-buku yang tadi dijatuhkan oleh Kyuhyun. Sambil bekerja, Rae san terus saja mengutuk Kyuhyun.

Setelah membereskan buku-buku tersebut, akhirnya Rae san bisa pulang. Ia pun berjalan menuju tempat ia memarkirkan sepedanya. Dan matanya langsung membelalak saat melihat keadaan sepedanya.

Kini sepedanya tak berbentuk, kedua ban sepedanya berpisah dengan badannya, dan kedua bannya juga telah kempes.

“ EVIIIIIL!!!!” Teriak Rae san penuh amarah.

Rae san kini terduduk di depan sepedanya, menatap sepedanya nanar. Ia melihat ke sekelilingnya, sekolah telah sepi tentu saja karena dari tadi semua siswa telah pulang.

“ Apa yang harus kulakukan sekarang?” Kata Rae san sambil tertunduk sedih.

Tidak lama kemudian tiba-tiba sebuah mobil mewah berwarna putih berhenti di dekatnya. Rae san langsung kaget. Lalu seorang namja turun dari mobil tersebut dan kemudian berjalan kea rah Rae san. Rae san langsung berdiri menatap namja tersebut tak percaya.

“ Kenapa kau belum pulang, yesung?” Tanya Rae san dengan wajah heran.

“ Tadi aku ada urusan dengan Songsaenim Park jungsoo. Apa ini kerjaan Kyuhyun lagi?” Kata Yesung sambil memperhatikan sepeda Rae san.

“ Ne… siapa lagi kalo bukan si evil itu”

“ Sepertinya ini harus di bawa ke bengkel. Bagaimana kalo aku mengantarmu?” Kata Yesung sambil menatap Rae san.

Rae san menatap Yesung tak percaya. Tapi kemudian ia mengangguk juga. Ia senang sekali akhirnya bisa naik ke mobil putih Yesung dan bisa satu mobil dengan namja tersebut.

@@@

Keesokan harinya, Rae san menggores mobil Kyuhyun dengan paku besar. Hal tersebut membuat Kyuhyun marah besar. Ia pun menyuruh orang untuk membuang tas Rae san dari kelasnya yang lantai empat. Sehingga barang-barang di tas Rae san berhamburan di lapangan.

Hari-hari berikutnya Kyuhyun dan Rae san saling “perang”. Tiada hari tanpa bertengkar. Rae san mulai terbiasa di kunci di toilet ataupun di gudang sampai pulang sekolah bahkan ia harus terbiasa terlambat karena ulah Kyuhyun. Kyuhyun juga mulai terbiasa diganggu saat main game, entah itu karena Rae san ke kelasnya menyiramnya atau pun merusak makan siangnya. Pokoknya kalo mereka bertemu akan menjadi tontonan menarik bagi orang-orang yang ada di sekolah tersebut.

Hingga suatu hari, Rae san mendatangi Kyuhyun di kelasnya. Ia terlihat marah besar karena Kyuhyun mengambil kalung peninggalan neneknya dari tasnya.

“ Yeojamu datang lagi. Apa lagi yang kau lakukan, evil?” Kata Donghae sambil memperhatikan Rae san masuk kelas.

“ Aku tidak punya yeoja seperti dia” Kata Kyuhyun yang asyik main PSP di tempat duduknya.

Kyuhyun berpura-pura tidak mendengar Rae san yang berdiri di sampingnya sambil mengomel-omel. Ia tetap focus dengan gamenya. Siwon yang duduk di depannya hanya menggeleng-gelengkan kepala.

“ Yaaak… apa kau tuli, ah? Mana kalungku? Evil… ini tidak lucu lagi, cepat kembalikan kalungku. Itu sangat berarti bagiku” Kata Rae san.

“ Sudah kubuang. Kalung itu sangat tua dan sama sekali tidak bagus” Kata Kyuhyun santai.

“ Mwo??? Kau tahu, kalungku itu sangat berharga. Tidak peduli kau bilang itu tidak bagus tapi Itu adalah kalung peninggalan nenekku”

“ Aku tidak peduli”

Rae san mulai geram. Dengan marah, ia merebut PSP Kyuhyun membuat Kyuhyun langsung menatapnya.

“ Kembalikan… kalo kau berani…” Kata Kyuhyun yang terlihat panic.

“ Kau harus tau bagaimana rasanya kehilangan barang yang berharga bagimu” Kata Rae san sambil mengangkat PSP Kyuhyun.

Kyuhyun terlihat tambah panic. Dan tanpa menunggu waktu lagi, Rae san langsung melempar PSP kesayangan Kyuhyun ke papan tulis hingga hancur. Semua yang ada di kelas terlihat tercengang. Mereka semua punya pendapat yang sama, kali ini Rae san benar-benar akan mati karena berani melempar barang tercinta Kyuhyun, tak ada yang berani menyentuh PSP Kyuhyun termasuk Siwon dan Donghae, mereka tahu betul bagaimana marahnya Kyuhyun kalo tahu ada yang merusak PSPnya.

Kyuhyun menatap PSP dengan mulut terbuka lalu ekspresinya berubah menjadi sangat menyeramkan. Ia beralih menatap kea rah Rae san dengan tatapan yang sangat menyeramkan. Melihat hal tersebut tiba-tiba saja Rae san merasa takut, ia sudah sering melihat tatapan Kyuhyun yang tajam tapi kali ini sangat berbeda.

“ Kau benar-benar akan mati” Kata Donghae membuat Rae san melihat ke arahnya. Dan Rae san pun tambah takut.

Dan benar saja, tiba-tiba saja Kyuhyun menarik Rae san dengan kasar keluar kelas. Semua orang terlihat kaget terlebih Rae san apalagi melihat wajah Kyuhyun yang seperti mau menelannya.

“ Yaaa.k… lepaskan. Sakit” Kata Rae san karena Kyuhyuh mencengkram tangannya dengan sangat kuat.

Kyuhyun tetap menarik Rae san. Orang-orang yang berada di kelas terlihat takut saat melihat Kyuhyun. Kyuhyun terlihat sangat marah, ia langsung saja menabrak siapa pun yang menghalanginya.

“ Kita harus mengikutinya, tatapannya itu… seperti mau membunuh Rae san” Kata Donghae yang kini berdiri di depan kelas bersama Siwon.

“ Mungkin saja yang jelas kali ini Kyuhyun tidak main-main lagi. Kau tau kan betapa berharganya PSPnya itu.” Kata Siwon santai membuat Donghae kaget lalu bertambah khawatir.

Yesung yang  mendengarnya di belakang terlilhat khawatir. Kemudian ia menerobos Donghae dan Siwon lalu berlari menuju tempat Kyuhyun dan Rae san. Donghae dan Siwon saling berpandangan lalu mereka juga mengikuti Yesung.

Kyuhyun membawa Rae san ke sebuah ruangan besar yang di dalamnya terdapat kolam renang yang sangat besar yang berada di sekolah tersebut. Dan kini mereka berdiri di sisi kolam renang. Orang-orang yang mengikuti mereka menatap Rae san dengan kasihan. Saat ini musim salju, Rae san pasti akan sangat kedinginan dan mungkin sampai membeku bila Kyuhyun benar-benar melemparnya ke dalam kolam renang.

Rae san tampak kaget dan ketakutan, ia menatap Kyuhyun dengan tatapan memohon, tapi Kyuhyun seolah tak mempedulikannya. Kyuhyun masih memegang tangan Rae san dengan kuat.

“ An… andwae… a… aku… tidak… bisa… “

Sebelum kata-kata Rae san sampai, Kyuhyun langsung melepas tangannya dari Rae san sehingga Rae san jatuh ke dalam kolam renang. Orang-orang yang melihatnya tak berani bicara. Mereka hanya bisa melihat Rae san yang berusaha minta tolong. Kyuhyun tetap di tempatnya memandangi Rae san, tak ada senyum evil terlihat, ia benar-benar marah.

“ Rae san??!! “ Teriak Eunhyuk yang panic saat melihat Rae san. Ia baru saja sampai di ruangan tersebut.

“ Eunhyuk. Kumohon jangan menolongnya, Rae san… tidak akan mati kedinginan, ia pasti akan dikeluarkan. Kau jangan gegabah, Kyuhyun pasti akan menghajarmu sampai babak belur. Kau liat, dia terlihat sangat marah” Kata Minji yang menahan Eunhyuk saat Eunhyuk mau berlari menolong Rae san.

“ Dia mungkin tidak akan mati kedinginan. Tapi… ia akan mati tenggelam. Dia tidak tahu berenang…”

TO BE CONTINUE

29 thoughts on “[Freelance Twoshot] Don’t Make Me Done | 1 of 2

  1. author kapan yg part 2 muncul~~~ aku bolak balik blog ini cuma nungguin lanjutan FF ini -_- FF lain udah aku coba baca tapi tak segereget FF ini~~~ U,U

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s