You’re The First and The Last (Chapter 1)

Author :

Choi Shinri

Length :

Chapter

Rate :

PG

Genre :

Romance,Friendship,Family,Comedy (maybe)

Main Cast :
-Choi Shinri(OC)
-Cho Kyuhyun
-Seo JooHyun
-Kim Kibum/Kim Keybum(SHINee)

Support Cast :
-Choi Minho
-Choi Sooyoung
-Choi Siwon
-Stephanie Hwang/Tiffany Hwang(SNSD)
-and other.

Poster by :

aishitakim

Author Note :

Ini ff debut aku di FKI,jadi dimohon maklum kalo masih jelek,gaje,gak nyambung dsb. Biar kalian ngerti bacanya , sebelumnya baca Prolog . FF ini udah pernah aku publish di blog pribadi aku. Happy reading^^.

“Orang bilang cinta pertama tak akan mudah dilupakan”

Part 1

Seoul,April 5th 2002

Pagi hari di kediaman keluarga Choi

Siwon,Tiffany dan Shinri sedang menikmati sarapan di ruang makan.

“Sooyoung,Minho ayo cepat sarapan mom tak mau kalian terlambat”teriak Tiffany dari ruang makan.

“NE MOM”Sooyung balas berteriak dari lantai dua.

Tapi tiba-tiba…

“Minho aku duluan”

“Tidak noona aku dulu”suara-suara ribut datang dari tangga.

Tiffany yang mendengar suara-suara ribut dari tangga langsung menuju ke TKP tangga ke sumber keributan itu. Lalu Tiffany menaiki tangga agar bisa melihat apa yang terjadi di atas tangga. Ternyata eh ternyata di tangga ada Minho dan Sooyoung berebut untuk turun tangga padahal jika mereka turun bersama pun tangga itu akan cukup untuk menampung (?) mereka.

“Sooyoung Minho kalian tak usah bertengkar sekarang”Tiffany berusaha menghentikan pertengkaran mereka tetapi mereka masih asik di dunia (?) pertengkaran mereka,”oh sudahlah, Minho kau turun terlebih dahulu. Sooyoung kau mengalah pada adikmu jika kalian tak mau turun bersama”

Minho kemudian turun satu tangga lalu melirik kebelakang dan menjulurkan lidahnya kepada Sooyoung *melet-melet gitu ceritanya*. Sooyoung balas memelototinya.

“Sudahlah tak usah mulai lagi!”Tiffany kemudian turun dan menuju ke ruang makan.

Tetapi tak cukup sampai disitu,ketika sampai di ruang makan Minho dan Sooyoung tetap saja bertengkar. Sekarang mereka memperebutkan sebuah kursi.

“Minho kau duduk di kursi lain saja. Kursi ini sudah aku dapat lebih dulu”Sooyoung menarik sebuah kursi yang sudah diincar Minho.

“Shireo,noona yang cari kursi lain. Kursi ini aku dapat duluan”ucap Minho tak mau kalah sambi menarik kursi tersebut dari sisi lain.

“Aku yang duluan”balas Sooyoung tak mau kalah sambil menarik kursi tersebut.

“Aku”Minho kembali menarik kursi tersebut.

Akhirnya mereka saling tarik-menarik memperebutkan sebuah kursi yang tak hidup dan tak berdosa *apaan sih ni author -___-*. Siwon yang melihat kejadian itu menjadi jengkel.

“Bisakah kalian diam? Masih banyak kursi di sini”ucap Siwon jengkel,Minho dan Sooyoung pun sesaat diam *cuma sesaat*.Tiba-tiba…

“Kyaaa…”teriak Minho dan Sooyoung bersamaan sambil berebut duduk di kursi *bisa bayangin gak sih?*,kemudian mereka saling mendorong menggunakan bahu. Brukk…

“Aww”jerit Minho ketika ia terjatuh dari kursi.

“Nah terasa kan? Minho,cepat cari kursi lain”perintah Siwon,Minho pun berdiri sambil mengusap-usap pantatnya dan duduk di kursi sebelah Shinri. Sooyoung menyeringai penuh kemenangan ke arah Minho yang segera Minho balas dengan pelototannya .

***

Di mobil,masih terjadi perang dingin antara Sooyoung dan Minho. Sesekali mereka saling memberikan tatapan tajam andalan mereka.

Shinri yang berada di tengah-tengah mereka menjadi bingung melihat kedua kakaknya yang sedari tadi melakukan perang.

“Onnie,ayolah jangan marah lagi”bujuk Shinri kepada Sooyoung. Tetapi tidak berhasil, lalu ia beralih pada Minho,”Oppa jangan marah”Shinri menarik-narik tangan Minho, tetapi Minho tetap diam.

“Ayolah oppa,onnie kalian tak usah marah lagi”

“Ya sudah,jika oppa dan onnie tetap marah kalian dipecat (?) jadi kakak Shinri”Shinri yang sudah kebingungan akhirnya ikutan marah juga *apaan sih ni author,niatnya mau ngebujuk malah ikutan marah =.=“*.

“Jangan marah,Shinri kan anak baik”Minho pun berbalik dan mulai membujuk Shinri.

“Anak baik jangan marah,ayolah onnie sudah tidak marah”kini Sooyoung ikut membujuk Shinri.

“Jika Shinri marah nanti jadi jelek lho”ucap Minho yang langsung mendapat pelototan dari Sooyoung.

“Nanti sepulang sekolah onnie akan belikan lollipop untuk Shinri”

“Hmm…ya sudah,kali ini oppa dan onnie aku maafkan”ujar Shinri yang akhirnya luluh sebenernya sih ngincer lollipopnya.

“Sudah sampai,kajja Shinri dad antarkan”Siwon pun turun dari mobil dan membuka pintu belakang,”Dan kalian jangan macam-macam selama dad antarkan Shinri”kemudian Siwon mengantarkan Shinri ke Taman Kanak-kanak.

“Sebenarnya aku malas mengucapkannya but I’m sorry Minho”ucap Sooyoung.

“Ne,aku juga. I’m sorry noona”

***

Sore hari

Shinri pulang dengan Tiffany setelah selesai les biola. Sooyoung sedang tidak ada di rumah karena harus mengerjakan tugas kelompok.

“Mom masih ada satu acara lagi,masuklah. Di dalam ada Minho oppa”ujar Tiffany kepada Shinri ketika di depan pintu rumah.

“Ne mom”kemudian Shinri masuk ke rumah.

Shinri POV

Oppa kira-kira ada di mana ya? Aku ke taman belakang saja siapa tahu oppa ada di sana.

“Oppa”teriakku ketika melihat seseorang sedang duduk di bangku taman belakang. Kemudian orang itu menoleh,”Upss ternyata aku salah orang”aku pun berjalan mendekati orang tersebut.

“Minho oppa di mana?”tanyaku.

“Dia sedang pergi ke kamar mandi”jawabnya,”Duduklah, tunggu Minho di sini”

“Umm…ne”kemudian aku duduk disebelah namja tersebut. Namja? Ya dia seorang namja, namanya Cho Kyuhyun. Dia sahabat Minho oppa.

“Umm…Shinri”panggil Kyuhyun oppa ragu-ragu.

“Ne?”aku menoleh ke arah Kyuhyun oppa.

“Kau mau menikah denganku?”tanyanya ragu-ragu.

“Oppa gila? Aku masih bermur 5 tahun”

“Maksudku nanti ketika sudah besar”ujar Kyuhyun oppa membenarkan tawarannya tadi. Aku sedikit berpikir dan tanpa pikir panjang aku langsung mengangguk.

“Aku pergi dulu oppa”aku pun berlari menuju rumah sebelum pipiku memerah karena ajakan Kyuhyun oppa tadi

End Shinri POV

Kyuhyun POV

“Umm…Shinri”panggilku ragu-ragu.

“Ne?”kemudian Shinri menoleh.

“Kau mau menikah denganku?”tanyaku ragu-ragu,entah kenapa aku mengucapkan kata-kata itu *aduh oppa inget oppa, di bagian ini umur oppa ceritanya masih 10 tahun udah maen nikah-nikahan*

“Oppa gila? Aku masih bermur 5 tahun”

“Maksudku nanti ketika sudah besar”ujarku membenarkan tawaranku tadi. Aku melihat Shinri sedikit berikir kemudian langsung mengangguk.

“Aku pergi dulu oppa”ia pun berlari menuju rumah, meninggalkanku dan hatiku yang sangat senang.

End Kyuhyun POV

 

Normal POV

Setelah kejadian itu Kyuhyun semakin sering bermain ke rumah Minho. Dan ketika ada Shinri,Kyuhyun akan segera mengajak Shinri bermain. Terkadang menjadi salah tingkah ketika Minho bertanya ada apa dengannya atau ketika Minho menceritakan kelakuan Shinri kepada Kyuhyun. Minho awalnya sedikit heran dengan perubahan sikap Kyuhyun.

Kemudian Shinri menceritakan kejadian itu pada Minho. Dan setelah mendengar cerita Shinri, Minho menjadi tahu penyebab perubahan sikap Kyuhyun. Sejak itu Minho semakin sering mengajak Kyuhyun main kerumahnya dan terkadang mengajak Kyuhyun menginap, tak lain dengan tujuan untuk membuat Kyuhyun semakin dekat dengan dongsaengnya itu.

Seoul,February 10th 2004

“Happy birthday Sooyoung”Siwon mengucapkan selamat ulang tahun kepada Sooyoung ketika acara ulang tahun sudah selesai.

“Thanks dad”

“Happy birthday Sooyoung”kini Tiffany yang menucapkan selamat ulang tahun pada Sooyoung.

“Thanks mom”

“Happy birthday noona,ternyata noona sudah 15 tahun dan akan segera lulus dari Junior High School lalu akan masuk Senior High School. Noona semakin tua saja”ucap Minho yang disambut dengan jitakan dari Sooyoung,”Kenapa? Aku kok tidak mendapat kata-kata “thanks Minho” dari noona”

“Tidak akan,siapa suruh mengejekku”Sooyoung memasang tatapan galaknya untuk Minho.

“Memang kenyataan kan? Noona sudah berumur 15 tahun dan noona paling tua. Aku baru akan memasuki umur 12 tahun dan Shinri juga baru akan memasuki umur 7 tahun”ujar Minho sambil memasang tampang polosnya.

“Ah sudahlah kau memang menyebalkan”

“Happy birthday onnie”ucap Shinri sambil memeluk Sooyoung.
“Thanks Shinri,kau dongsaengku yang paling baik”Sooyoung membalas pelukan Shinri.

“Ya noona! Aku juga dongsaengmu yang paling baik”protes Minho.

“Anio,kau dongsaengku yang paling menyebalkan”jawab Sooyoung yang sudah melepaskan pelukannya.

“Tapi aku dongsaeng yang paling ngangenin. Iya kan noona?”

“Terserah kau saja Minho”jawab Sooyoung.

“Noona bagaimana rasanya selama 1 tahun bersekolah di Los Angeles?”tanya Minho.

“Menyenangkan”jawab Sooyoung secara singkat.

“Aku ingin segera sekolah di sana”

“Kau akan bersekolah di LA nanti”Sooyoung menanggapi ucapan Minho.

“Tapi aku ingin lebih lama di sana,2 tahun mungkin. Boleh kan dad,mom?”Minho melirik Siwon dan Tiffany.

“Ne,boleh”jawab Siwon.

“Syukur deh kau 2 tahun di LA”gumam Sooyoung.

“Ada apa noona? Tadi noona seperti menyebut namaku”

“Anio,kau terlalu percaya diri”jawab Sooyoung berbohong.

“Oppa akan bersekolah selama 2 tahun di LA?”tanya Shinri,Minho pun mengangguk menjawab pertanyaan Shinri,”Jinja?berarti nanti makanan akan ada lebih banyak jika tidak ada oppa”ujar Shinr polos yang langsung disambut dengan jitakan di kepalanya.

“Aww appo”Shinri mengusap-usap kepalanya.

“Kau juga mau sekolah di LA?”tanya Minho tak peduli dengan ringisan Shinri.

“Sangat ingin oppa”jawab Shinri bersemangat.

“Tapi kau harus tunggu beberapa tahun lagi untuk bersekolah di sana”

“Anio oppa,ketika lulus Elementary School aku akan langsung bersekolah di sana. Aku akan bersekolah selama 3 tahun di sana. Aku sangat merindukan auntie Michelle dan uncle Leo”

“Kau tak akan merindukan oppa dan onnie selama di sana?”tanya Minho.

“Pasti aku akan sangat merindukan kalian”jawab Shinri.

8 Tahun Kemudian

“Yeobaseo oppa,oppa ada di mana? Pesawatku sebentar lagi akan take off”tanya seorang yeoja dalam pesawat.

“Oppa sedang menunggu pesawat”jawab seorang namja.

“Memang oppa habis dari mana?”tanya yeoja itu lagi.

“SHINee baru saja mengadakan konser di Jepang,jadi oppa sedang menuggu pesawat yang akan membawa oppa ke Seoul”jawab namja bernama Choi Minho yang merupakan member boyband terkenal SHINee.

“Ya sudah,pesawatku sebentar lagi akan take off. Aku akan mematikan ponsel,sudah dulu oppa”yeoja yang bernama Choi Shinri itu segera mematikan ponselnya.

Shinri POV

Pesawat yang membawaku akan segera take off. Pesawat ini akan membawaku kembali ke Seoul. Aku sudah sangat merindukan keluargaku di Seoul. Bersekolah di LA selama 3 tahun memang sangat menyenangkan,tetapi lebih menyenangkan lagi jika ada keluargaku. Aku tinggal bersama kakek,auntie Michelle dan uncle Leo. Mereka adalah keluarga mom yang tinggal di LA. Nenek sudah lama tidak ada,kata mom nenek meninggal ketika mom masih kecil. Jadi hanya ada kakek dan kedua kakak mom yaitu auntie Michelle dan uncle Leo.

Selama di LA aku tak tahu perkembangan oppa dan boybandnya. Terakhir aku tahu ketika oppa debut dengan boyband SHINee sewaktu aku berumur 11 tahun tepatnya 1 tahun sebelum aku berangkat ke LA dan ketika itu Minho oppa berumur 16 tahun.

Dua tahun sebelum oppaku debut,tepatnya pada tahun 2006. Sahabatnya debut terlebih dahulu dengan boyband bernama Super Junior yang sudah debut pada tahun 2005. Sahabat oppaku sejak kecil itu debut pada umur 14 tahun. Awal mereka bisa debut menjadi member sebuah boyband adalah ketika oppaku pulang dari LA, sahabatnya mengajak oppa untuk trainee di sebuah manajemen. Sahabat oppaku sudah terlebih dahulu di trainee, dan kemudian mereka debut dengan grupnya masing-masing

Aku awalnya tak percaya dengan keputusan oppaku,memang Minho oppa memiliki bakat. Ia pintar menyanyi dan rap,lalu dancenya pun sangat baik. Aku sempat ingin melarang oppa untuk mengikuti trainee,aku tak ingin Minho oppa menyusul Sooyoung onnie yang sudah terlebih dahulu menjadi seorang aktris. Tapi mom dan dad tak melarangnya, karena mom sudah lebih tahu tentang dunia seperti itu sebab mom juga seorang aktris.

Pernah terpikir olehku dulu, aku berniat akan menahan Minho oppa agar tidak berangkat ke tempat trainee. Yaitu dengan cara menguncinya di kamar mandi ketika ia sedang mandi. Tapi kemudian aku membatalkannya karena aku takut Minho oppa sakit karena kedinginan berada di kamar mandi.

Perjalanan yang ditempuh olehku antara LA-Korea sangat panjang. Memakan waktu lebih dari 5 jam,aku tak yakin oppaku masih berada di bandara. Perjalanan Jepang-Korea pasti lebih singkat daripada perjalanan LA-Korea.

Akhirnya pesawat yang membawaku mendarat di lapangan terbang Icheon International Airport . Aku berjalan keluar dari pesawat,melewati petugas imigrasi kemudian mengambil koperku. Lalu aku berjalan menjauh dari tempat pengambilan koper *author lupa namanya apa*.

Aku mencari-cari Iphone milikku yang ada pada tas selempangku. Aku pun menghidupkan Iphone milikku yang tadi aku matikan selama perjalanan dengan tangan kanan sedangkan tangan kiriku menyeret sebuah koper besar.

“Yeobaseo oppa,oppa ada di mana?”tanyaku ketika nada panggilan sudah berhenti.

“Oppa masih ada di bandara menunggu jemputan, oppa ada di ruang tunggu VIP. Kau kesini saja Shinri,akan oppa tunggu”jawab Minho oppa.

“Ah oke,aku akan segera kesana”aku pun mematikan Iphone milikku, kemudian aku mengecek kalau-kalau ada pesan masuk dan saat itu aku tidak memperhatikan ke depan. Tiba-tiba..

Brukk…

“Aww..”aku meringis kesakitan ketika aku jatuh terduduk,ada sesuatu yang tegap menabrakku dan aku melihat Iphone yang tadi ada pada genggamanku terbanting kedepan.

“Heyy”aku berteriak kearah namja yang menabrakku tadi,namja itu maju selangkah dan menginjak Iphone milikku yang ada di depannya.

Aku memandangi Iphone millikku yang diinjak oleh namja itu. Sepertinya kacanya retak dan mungkin Iphone itu rusak karena diinjak namja itu. Aishh menyebalkan,itu kan hadiah dad untukku ketika ulang tahunku yang ke 14 tahun. Barang yang paling aku sayangi rusak karena namja itu, lihat saja nanti apa yang akan aku lakukan karena perbuatanmu!

“Yaa! Kau menginjak Iphone milikku”teriakku pada namja itu.

“Dimana aku harus tanda tangan?”tanya namja itu dingin tanpa menghiraukan teriakanku. Tanda tangan? Untuk apa? Kenal dengan namja ini saja aku tidak.

“What?memangnya kau siapa? Untuk apa aku meminta tanda tanganmu? Tch,kenal pun aku tidak kepadamu”aku berdiri dan memandang wajahnya. Namja itu memakai kacamata hitam dan sebuah topi,ketika ia mendengarkan jawabanku sepertinya ekspresi namja itu sedikit kaget.

Cihh namja itu percaya diri sekali. Memangnya aku sudi menerima tanda tangannya? Memangnya sebagus apa tanda tangannya hingga ia dengan percaya diri menawarkan tanda tangannya kepadaku? Mungkin tanda tangan paman Felix,supir keluarga mom di LA lebih bagus daripada tanda tangan namja ini.

“Kau tidak mengenalku?”tanyanya sambil membuka kacamata hitamnya,beberapa orang yang ada disekitar tempat aku berdiri berteriak ketika namja itu membuka kacamata miliknya. Berisik sekali mereka,seperti melihat artis saja! *emang dia artis -___-* Memangnya siapa sih namja yang ada di depanku ini? Angkuh sekali dia,memangnya aku membutuhkan tanda tangannya?

“No!”jawabku dingin lalu aku membungkuk kemudian mengambil tas selempangku dan koperku yang ikut terjatuh tadi. Kemudian aku kembali berdiri dan menatap matanya dengan tatapan dinginku.

“Kau tak mengenalku sama sekali? Aku adalah…”

.                               TBC                               .

Gimana? Gajekah cerita ini. Mian klo ff ini jelek readers. Ditunggu kritik dan sarannya (asal jangan nge-bash) ,jangan lupa komen ya ^^

Siwon & Shinri (ketika kecil)

9 thoughts on “You’re The First and The Last (Chapter 1)

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s