You’re The First and The Last (Chapter 2)

Author :

Choi Shinri

Length :

Chapter

Rate :

PG

Genre :

Romance,Friendship,Family,Comedy (maybe)

Main Cast :
-Choi Shinri(OC)
-Cho Kyuhyun
-Seo JooHyun
-Kim Kibum/Kim Keybum(SHINee)

Support Cast :
-Choi Minho
-Choi Sooyoung
-Choi Siwon
-Stephanie Hwang/Tiffany Hwang(SNSD)
-and other.

Poster by :

aishitakim

Disclaimer :

FF ini murni hasil pikiran aku,kecuali para cast disini semua milik tuhan,kecuali Cho Kyuhyun itu namjachinguku #duaghh *ditendang SparKyu. Jadi dimohon tinggalkan komentar dan jangan di plagiat.

Author’s Note :

Ini ff udh pernah aku publish di blog pribadiku,kalau mau berkunjung klik disini . Happy reading all ^^

Prolog  | Part 1 

“Dua cinta akan benar-benar menyatu ketika mereka yakin cinta mereka adalah cinta sejati”

Part 2

“Kau tak mengenalku sama sekali? Aku adalah…”kata-katanya terpotong ketika ada seseorang yang berteriak memanggil namaku dari belakang.

“Shinri”teriak seseorang di belakangku. Aku pun berbalik dan melihat seorang namja dengan kacamata hitam, topi dan syal yang membelit lehernya. Aku yakin itu pasti Minho oppa.

“Oppa”aku balas berteriak,Minho oppa datang menghampiriku kemudian menyeret koperku dengan tangan kirinya setelah itu ia berjalan. Aku mengikutinya dari belakang sebelum aku berjalan aku sempat menoleh ke arah belakang tempat dimana namja yang menabrakku berdiri,kemudian aku memberinya tatapan dingin dan seolah berkata ‘urusan kita belum selesai’.

End Shinri POV

Kyuhyun POV

“Hyung aku pergi ke toilet sebentar”ucapku pada Sungmin hyung yang dibalas dengan anggukan.

Setelah keluar dari toilet aku merasa ingin minum. Aku pun kembali dan mencari-cari botol minumku yang ada di ransel. Tapi setelah mengobok-obok (?) ransel itu yang kutemukan hanyalah botol minuman kosong. Terpaksa aku harus membeli keluar,kemudian aku mengambil kacamata hitam dan topi yang ada di dalam ranselku.

“Mau kemana lagi Kyu?”tanya Yesung hyung.

“Aku keluar sebentar ,minumku habis jadi aku akan membeli minum dulu”jawabku kemudian aku berjalan menuju pintu keluar.

“Mau kemana Kyu? *ceritanya mereka seumuran jadi nggak panggil hyung*”tanya Minho.

“Aku mau membeli minum”jawabku,”Oh ya dongsaengmu sudah sampai?”

“Entahlah,dia belum menghubungiku”

“Ya sudah,aku keluar dulu”kemudian aku keluar dari ruang tunggu VIP tersebut.

“Sudah jam berapa sekarang?”aku merlirik jam tangan yang ada di pergelangan tangan kananku. Tapi tiba-tiba…

Brukk…

“Aww”ringis seorang yeoja.

Aku menabrak seorang yeoja,yeoja itu jatuh terduduk di lantai dan Iphone miliknya terbanting. Iphone itu mendarat (?) tepat di depan kakiku.

“Heyy”teriak yeoja itu,mungkin ia mengenaliku lalu berteriak karena shock melihatku. Lalu aku berjalan selangkah dan aku merasakan Iphone yeoja tersebut terinjak olehku.

Upps mian aku tak sengaja,batinku.

“Yaa! Kau menginjak Iphone milikku”teriak yeoja itu kepadaku ketika melihat Iphone miliknya sudah ada di bawah kakiku.

“Dimana aku harus tanda tangan?”tanyaku tanpa menghiraukan teriakannya. Mungkin dia akan kegirangan mendapat tanda tanganku,tapi ternyata pikiranku salah. Yeoja itu malah menatapku dengan tatapan dingin.

“What?memangnya kau siapa? Untuk apa aku meminta tanda tanganmu? Tch,kenal pun aku tidak kepadamu”aku tersentak kaget dengan jawabannya. Sebenarnya yeoja ini hidup di zaman apa? Zaman purba? Hingga ia tak mengenal seorang Cho Kyuhyun maknae dari boyband terkenal Super Junior dan seorang yang paling tampan di Super Junior bahkan mungkin paling tampan di Korea. Apa mungkin dia tak mempunyai televisi di rumahnya? Mana mungkin memiliki handphone canggih tapi tidak memiliki televesi. Apa perlu aku membelikan televisi untuknya agar ia mengenalku?

“Kau tidak mengenalku?”tanyaku sambil membuka kacamata hitamku,beberapa orang yang ada disekitar tempat kami berdiri berteriak ketika aku membuka kacamata milikku. Terbukti kan aku memang terkenal,buktinya mereka berteriak histeris saat melihatku. Dia saja yang hidup di zaman batu sehingga tak mengenal namja tertampan di korea ini.

“No!”jawabnya dingin lalu dia membungkuk kemudian mengambil tas selempang dan kopernya yang ikut terjatuh tadi. Kemudian dia kembali berdiri dan menatap mataku dengan tatapan dingin.

Tuhan dia benar-benar orang yang tidak pernah menonton televisi. Apakah aku harus membelikannya banyak televisi lalu menyimpannya di setiap sudut rumahnya?

“Kau tak mengenalku sama sekali? Aku adalah…”ucapanku terpotong ketika ada seorang namja yang berteriak memanggil nama seseorang.

“Shinri”teriak seseorang yang memakai kacamata,topi dan syal yang menutupi lehernya. Tunggu sebentar,itu seperti Minho. Tapi kenapa dia ada disini dan Shinri? Apakah dia..

“Oppa”yeoja di depanku balas berteriak. Orang itu datang mendekati kami lalu menyeret koper yeoja tadi dengan tangan kirinya lalu berjalan pergi. Yeoja itu pun mengikutinya ,sebelum ia berjalan pergi ia sempat menoleh dan memberikan tatapan yang seolah berbicara ‘urusan kita belum selesai’.

Aku masih menatap yeoja itu hingga menghilang. Tadi dia dipanggil Shinri? Apakah ia adik Minho yang bersekolah di LA? Tapi yang bernama Shinri banyak bisa saja dia bukan Choi Shinri,dia bisa saja bernama Kim Shinri atau Lee Shinri atau juga Jung Shinri. Ah sudahlah,sekarang aku harus memakai penyamaranku lagi dan berlari ke ruang tunggu sebelum ada yang mengejarku.

End Kyuhyun POV

Author POV

Shinri berjalan mengikuti Minho menuju ruang tunggu. Sepanjang perjalanan ke ruang tunggu Shinri tak berhenti berbicara.

“Oppa,namja tadi menabrakku hingga jatuh lalu dia menginjak Iphone kesayanganku yang dihadiahkan dad ketika aku ulang tahun yang ke 14 tahun”adu Shinri pada Minho. Minho yang tadi tak memperhatikan namja yang menabrak Shinri menjadi bingung bagaimana ia menjawab ocehan Shinri.

“Memangnya namja itu siapa?”tanya Minho.

“Aku tak tahu,pertama dia menabrakku lalu menginjak Iphone kesayangan milikku kemudian dengan percaya diri bertanya “dimana aku harus tanda tangan” kepadaku. Tch,menyebalkan” Shinri menirukan suara namja yang menabraknya tadi.

“Jadi dia artis?”

“Sudah kubilang aku tidak tahu”jawab Shinri kesal,”Maybe yes,maybe no”

Kemudian Minho masuk ke sebuah ruangan,Shinri mengekorinya dari belakang. Di dalamnya hanya berisi namja dengan jumlah yang banyak. Shinri yang melihat itu langsung berbisik.

“Oppa,mengapa isinya namja semua?”tanya Shinri sambil berbisik di telinga Minho.

“Namanya juga boyband. Tenang saja sebentar lagi SNSD sampai dan nanti akan ada yeoja”jawab Minho,Shinri hanya mengangguk entah tanda mengerti atau tanda semakin bingung (?).

“Nugu?”tanya Donghae sambil menunjuk Shinri yang ada di belakang Minho.

“Dia dongsaengku hyung”jawab Minho,kemudian menyenggol Shinri dengan sikunya.

“Ah…Anyeonghaseyo naneun Choi Shinri imnida”Shinri pun membungkuk pada member Super Junior.

“Neomu yeppeo”puji Donghae,Shinri hanya tersenyum mendengar pujian dari Donghae.

“Kim Ryeowook imnida”

“Kim Kibum imnida”

“Ngapain kalian memperkenalkan diri,dia mungkin sudah mengenali kita. Kau mengenali kita?”tanya Heechul kemudian Shinri menggeleng tanda ia tidak tahu.

“Hyung mana dia tahu,dia bersekolah di LA selama 3 tahun”ujar Minho.

“Tapi kan kita debut tahun 2005”ucap Heechul tak mau kalah.

“Waktu di Korea,Shinri masih kecil. Ia berangkat ke LA pada umur 12 tahun”terang Minho.

“Ya sudahlah,Kim Heechul imnida. Namja yang bisa membuat iri pria dan wanita karena ketampanan dan kecantikannya”

“Kim Jongwoon imnida,kau bisa panggil Yesung”

“Tunggu kalian bermarga Kim semua?”tanya Shinri.

“Ani”jawab Sungmin,”Lee Sungmin imnida”

“Tan Hangeng imnida”

“Kim Youngwoon imnida,kau bisa panggil aku Kangin”

“Lee Donghae imnida”

“Lee Hyukjae imnida,kau bisa memanggilku Eunhyuk. Namja tertampan di Super Junior”Sinri kemudian memandang Eunhyuk dari bawah hingga atas.

“Kalian hanya bersembilan?”tanya Shinri.

“Ani,masih ada satu orang lagi. Namanya Ch…”ucapan Donghae terputus ketika ada seseorang yang berteriak.

“Hyung!”teriak Kyuhyun. Tunggu,itu dongsaeng Minho?batin Kyuhyun.

“Nah itu dia”

“Kau!”teriak Kyuhyun dan Shinri bersamaan sambil menunjuk satu sama lain.

“Ja…jadi kau dongsaeng Minho? Shinri?”tanya Kyuhyun.

Shinri kemudian berbalik memandang Minho. Kemudian seolah berkata ‘Oppa dia yang menabrakku dan menginjak Iphone milikku tadi’

‘Jadi dia namja tadi?’Shinri mengangguk menjawab pandangan Minho,’Dia Cho Kyuhyun, kau sudah kenal dia sejak kecil’

‘Cho Kyuhyun? Dia namja kecil gila yang mengajakku menikah?’kali ini Minho mengangguk menjawab pandangan Shinri.

“Aku ke toilet sebentar oppa”ucap Shinri,kemudian Shinri berjalan ke toilet dan Minho menjauh dari member Super Junior dan bergabung dengan member SHINee.

“Mau ngapain Shinri ke toilet?”tanya Eunhyuk.

“Ah aku tahu, mungkin dia sakit perut melihat ketampanan Eunhyuk hyung”jawab Ryeowook sambil nyengir.

“Ketampanan Eunhyuk hyung saja bisa membuat sakit perut apalagi jeleknya”sambung Kyuhyun.

“Bisa bikin muntah-muntah”sambung Ryeowook,lalu mereka nyengir yang disambut dengan pelototan dari Eunhyuk dan jitakan di kepala mereka masing-masing.

“Aww…appo hyung”jerit Ryeowook dan Kyuhyun bersamaan.

“Hyung seperti tidak tahu saja,kan kalau Ryeowook dan Kyuhyun disatukan maka aka menjadi duet maut yang siap menjahili dan mengejek orang lain”ujar Kibum.

“Kyuhyun-ah kau meracuni dongsaeng kesayanganku”ucap Yesung sambil memeluk Ryeowook.

“Dia kan memang seperti itu hyung”jawab Kyuhyun sambil memasang tampang polos.

“Yakk setan,dia tadinya polos tapi kau racuni dia dengan racun setanmu”ujar Yesung.

“Yakk Yesung hyung,jangan menyalahkan dongsaeng kesayanganku”ucap Sungmin tak mau kalah.

“Tapi Kyuhyun meracuni Ryeowook”Yesung kembali berbicara seolah tak mau kalah.

“Ryeowook saja yang sudah seperti itu”

“Aishh…sudahlah,mereka berdua memang seperti itu”lerai Heechul.

“Mereka tadi kenapa saling memandang dan mengangguk seolah mereka sedang berbicara?”tanya Donghae.

“Mereka bisa berbicara lewat pandangan hyung. Mereka seolah berbicara tapi tidak bersuara dan mereka bisa mengerti apa yang diucapkan satu sama lain lewat pandangannya”terang Kyuhyun.

“Sooyoung juga pernah berkata seperti itu. Jadi mereka bertiga bisa saling berbicara lewat pandangan tanpa harus capek-capek berbicara”sambung Ryeowook.

“Kyuhyun dari mana kamu tahu?”tanya Eunhyuk.

“Aku sahabat Minho sejak kecil”

“Nyuk,kita kayak mereka yuk”ajak Donghae.

“Mau ngapain?”tanya Eunhyuk.

“Kan keren tuh punya bahasa yang nggak dimengerti orang lain”jawab Donghae.

“Tapi jangan mata,pandangan kan sudah jadi milik Choi bersaudara”ucap Eunhyuk.

“Hmm…gimana klo bahasa isyarat?”usul Donghae.

“Ahh..itu mah orang bisu juga bisa”tolak Eunhyuk.

“Hyung aku tahu bagaimana klo bahasa hidung?”usul Ryeowook.

“Bahasa hidung,seperti apa?”tanya Eunhyuk kebingungan.

“Aku tahu,kalau hidungnya diarahin ke atas berarti Donghae hyung jelek klo ke bawah artinya Eunhyuk hyung jelek. Kalau ke kiri artinya Eunhyuk hyung babo,kalau ke kanan Donghae hyung babo. Bagaimana?”usul Kyuhyun.

“Kalian berdua sama saja mempunyai usul yang aneh”ujar Donghae sambil melotot,sedangkan Ryeowook dan Kyuhyun sedang ber-high five ria.

“Tapi usul Ryeowook dan Kyuhyun bagus hyung”kini Kibum ikut-ikutan.

“Aishh kau ini,IQ tinggi tapi sama saja seperti mereka berdua”ucap Eunhyuk.

***

End Author POV

Shinri POV

Semua terasa membingungkan sekarang,baru saja setengah jam yang lalu aku meninjakan kaki di Korea tapi semuanya sudah terasa berputar-putar *emang komidi putar ama bianglala muter-muter*.

Semuanya seperti terjadi begitu saja,kebetulan. Mengapa kebetulan ini terjadi padaku saat ini? Saat yang tidak tepat,karena semua kebetulan itu hanya berasal dari seorang makhluk dengan spesies aneh bernama Cho Kyuhyun *digampar SparKyu*.

Aku membasuh mukaku dengan air di wastafel kamar mandi,dingin. Itu yang aku rasakan sekarang,semuanya berjalan dengan cepat begitu saja dalam hidupku. Dimulai dari seorang anak perempuan polos yang diajak menikah oleh anak laki-laki gila,dan ternyata anak laki-laki gila itu orang yang menabrakku dan menginjak Iphone kesayanganku.

Aku menatap pantulan bayanganku pada cermin besar yang ada dihadapanku. Melihat bayangan seorang yeoja berumur 15 tahun dengan rambut dan mata yang berwarna kecoklatan,bermata agak bulat dan sedikit menyipit di ujung-ujungnya,mata yang tajam,bermata elang dan wajah yang basah.

“Aku lelah”gumamku.

Aku berbalik dan berjalan ke arah pintu,tapi ternyata ada seseorang yang membuka pintu dan aku seolah tak menghiraukan suara pintu itu berjalan tanpa memandang ke depan. Lalu aku berjalan selangkah lagi dan..

Brukk…

“Aww”ringisku,aku terhuyung beberapa langkah ke belakang.

Aishh…mengapa hari ini aku jadi doyan tabrak-tabarakan sih? Pertama Kyuhyun oppa sekarang siapa lagi? Harusnya menabrak seseorang telah menjadi hobiku sekarang,rutukku dalam hati.

“Gwenchana?”tanya orang yang kutabrak,suara yeoja.

“Ah ne”aku mengangkat kepalaku dan aku dapat melihat seorang yeoja cantik.

“Syukurlah dan mian kau siapa?bukankah ruang tunggu ini sudah dipesan secara khusus?”

“Ah..itu”aku mengaruk-garuk tengkukku yang tak gatal,”Anyeonghaseyo Choi Shinri imnida”aku membungkuk pada yeoja tadi.

“Anyeonghaseyo Kwon Yuri imnida”yeoja tadi pun balas membungkuk,”Tunggu dulu,apakah kau dongsaeng Minho *disini Yuri onnie seumur sama Minho oppa cuma beda tanggal doang*  yang baru pulang dari LA?”

“Ah…ne”jawabku sambil tersenyum.

“Ternyata seperti ini adiknya Minho yang selalu ia ceritakan kepadaku”kata Yuri onnie,”Neomu yeppeo”

“Ah…gomawo”aku sedikit malu dengan ucapan Yuri onnie ternyata Minho oppa selalu menceritakan aku kepada orang lain,jangan-jangan ia juga menceritakan sifat jelekku yang lebih banyak daripada sifat baiknya =,= pada orang lain. Awas saja jika iya akan kubuat Minho oppa jadi adonan kue *dikejar flamers*.

“Aku pergi ke sana dulu”ucap Yuri onnie dan aku pun mengangguk kemudian ia berjalan menuju salah satu bilik kamar mandi yang ada di sini.

Aku pun keluar dari kamar mandi dan berjalan menuju Minho oppa yang terlihat sedang asyik mengobrol dengan seorang namja imut yang duduk di sebelahnya. Aku mendekat ke arah mereka berdua.

“Oppa”panggilku.

“Ah…Shinri kenalkan ini Taemin”kata Minho oppa yang baru menyadari kehadiranku.

“Anyeonghaseyo Choi Shinri imnida”aku membungkuk pada namja yang bernama Taemin itu.

“Anyeonghaseyo Lee Taemin imnida”namja itu berdiri dan balas membungkuk padaku.

“Ah…oppa yang sering diceritakan Minho oppa,oppa roommate Minho oppa kan?”tanyaku ketika aku duduk di sebelah Minho oppa dan Taemin oppa duduk di sisi lain.

“Ne”jawabnya.

“Yaa Choi Shinri! Kenapa kau memanggilnya dengan sebutan oppa? Mengenalnya saja kau baru sekarang dan Taemin juga belum mengizinkan kau memanggilnya oppa”omel Minho.

“Lalu aku memanggilnya apa? Hyung?”tanyaku polos.

“Aishh…maksudku kau memanggilnya dengan akhiran –ssi dan baru setelah dia mengizinkan baru kau panggil oppa”

“I’m forget oppa”aku nyengir kepada Minho oppa,”Lagipula Taemin oppa juga tak keberatan kan aku panggil oppa?”

“Ne”

“Nah kan,Taemin oppa saja tak keberatan kenapa oppa yang repot”

“Aishh…dasar halmeoni pikun”ejek Minho oppa.

“Mwo?”

“Halmeoni pikun”ejek Minho oppa lagi.

“Awas ya nanti akan aku adukan pada daddy”ancamku.

“Adukan saja”tantang Minho oppa.

“Dan akan aku bilang pada daddy kalau Minho oppa yang menginjak Iphone milikku dengan SENGAJA”ancamku lagi dengan tekanan pada kata “sengaja”.

“MWO?”jeritnya.

“Aishh…oppa jangan menjerit-jerit itu membuat gendang telingaku pecah dan membuatku malu”aku menutup telingaku.

“Yaa Shinri! Yang menginjak Iphone milikmu kan bukan aku”Minho oppa mengerucutkan bibirnya.

“Makanya jangan mengejekku sembarangan”

“Hyung aku ke sana dulu ya”pamit Taemin oppa lalu ia beranjak pergi dan bergabung dengan member SHINee lainnya.

“Oppa jemputannya belum datang? Aku sudah lapar,aku rindu masakan mommy”

“Sepertinya belum,aishh dasar Soo Man ahjussi. Bisa-bisanya ia berbuat seperti ini”ujar Minho oppa sambil melirik jam yang ada di pergelangan tangannya.

“Memangnya kenapa sih? Bukannya kalian punya van sendiri-sendiri ya oppa?”tanyaku.

“Ne,tapi dasar Soo Man ahjussi sepertinya ia mau mengirit. Kalian harus saling menunggu satu sama lain setelah terkumpul nanti Heechul menelfonku dan nanti aku kirim jemputan untuk kalian semua,ada yang ingin aku bicarakan dan semua artis juga staff SM harus terkumpul jika tidak begini pasti kalian akan langsung berkencan dengan guling kalian”ucap Minho oppa sambil menirukan suara yang aku yakin adalah Soo Man ahjussi.

“Hufhh..”aku menghela nafas ,”Oppa tadi aku di kamar andi menabrak seseorang”

“Mwo? Menabrak lagi? Ishh…dasar tukang tabrak”

“Tapi kan aku tak sengaja”aku mengangkat-angkat kakiku,mempermainkannya.

“Dan sekarang korban tabraknya siapa?”tanya Minho oppa.

“Dia member SNSD”

“Nugu?”

“Kwon Yuri”Minho oppa tertegun mendengar jawaban dongaengnya.

“Are you okay?”tanyaku pada Minho oppa,sepertinya ada yang ia sembuyikan. Raut wajahnya berubah ketika mendengar nama yang aku sebutkan.

“Ah…yes I’m okay”jawabnya pendek.

“Yuri onnie sangat cantik oppa,ia pantas untukmu”aku melirik Minho oppa untuk melihat raut wajahnya,”Kalian sama-sama cantik dan tampan”

“Kajja jemputan sudah datang”ajak Minho oppa sembari menarik tanganku.

***

End Shinri POV

Minho POV

“Hufhh..”Shinri menghela nafas,”Oppa tadi aku di kamar mandi menabrak seseorang”

“Mwo? Menabrak lagi? Ishh…dasar tukang tabrak”aku tak habis pikir,baru satu setengah jam di Korea dia sudah menabrak dua orang.

“Tapi kan aku tak sengaja”dia mengangkat-angkat kakinya,bermain seperti anank kecil.

“Dan sekarang korban tabraknya siapa?”tanyaku.

“Dia member SNSD”

“Nugu?”

“Kwon Yuri”aku tertegun mendengar jawaban Shinri,Yuri?

“Are you okay?”tanya Shinri padaku,aku yang sedari tadi melamun langsung tersentak. “Ah…yes I’m okay”jawabku pendek,tapi tidak untuk perasaanku Shinri.

“Yuri onnie sangat cantik oppa,ia pantas untukmu”aku menghela nafas panjang mendengar itu,”Kalian sama-sama cantik dan tampan”

“Kajja jemputan sudah datang”ajakku kepada Shinri sembari menarik tangannya ketika aku melihat member lain berdiri dan menyeret kopernya meninggalkan ruang tunggu.

***

End Minho POV

Shinri POV

“Oppa aku duduk di sebelah oppa”rengekku.

“Shireo,kau duduk dengan member SNSD saja”tolak Minho.

“Oppa aku belum mengenal mereka,ayolah oppaa”

“Oppa mau duduk dengan Taemin”

“Oppa”aku mengeluarkan puppy eyes andalanku yang selalu bisa membuat dad,mom, Minho oppa dan Sooyoung onnie menuruti keinginanku.

“Aishh…kau kan sudah mengenal Yuri mengapa kau tidak duduk saja dengannya. Lihatlah dia duduk sendiri”Minho oppa menunjuk tempat dimana Yuri onnie duduk di bus jemputan ini.

“Aku inginnya dengan oppa”aku mulai menghentak-hentakkan kakiku.

“Aishh…sudahlah duduk dengan Yuri saja kenapa sih?”tanya Minho oppa yang kelihatannya sedang menahan amarah.

“Ya sudahlah”aku mengembungkan pipiku dan berbalik meninggalkan Minho oppa lalu berjalan menuju tempat duduk Yuri onnie.

“Anyeonghaseyo onnie,bolehkah aku duduk di sini?”Yuri onnie pun mengangguk,”Minho oppa mengusirku”

“Hahaha…jinja?”tanyanya ketika aku duduk,dan kemudian kami mengobrol hal-hal lainnya.

***

End Shinri POV

Kyuhyun POV

Aku masuk ke dalam bus dan duduk bersama dengan Sungmin hyung. Kemudian aku melihat Shinri dan Minho di dekat tempat duduk di bus ini yang ada beberapa kursi di depanku. Samar-samar kudengar Shinri sedang merengek kepada Minho dan aku juga menyimpulkan bahwa Minho tidak mau. Lalu aku melihat Shinri mengeluarkan puppy eyes miliknya yang sejak kecil selalu bisa membuat appa Shinri,eommanya,Minho,dan Sooyoung noona *ceritanya Sooyoung onnie lebih tua* menuruti permintaanya.

Tapi sepetinya Minho sedang menahan agar tidak luluh dengan puppy eyes Shinri. Dia malah menunjuk Yuri yang sedang duduk sendiri. Aku tahu,Shinri sepertinya merengek ingin duduk dengan Minho sedangkan aku tahu Minho tidak ingin duduk dengan orang lain selama masih ada Taemin,dasar Minho.

Sekarang Shinri menghentak-hentakan kakinya seperti anak kecil. Dia masih saja childish dan manja seperti dulu,tapi dia lucu sekali ketika menghentak-hentakan kakinya seperti itu. Kulihat Shinri menggembungkan pipinya dan berbalik menuju tempat duduk Yuri,dia semakin lucu dan imut saja ketika pipinya digembungkan seperti itu.

“Kyuhyun-ah kau sedang memperhatikan Shinri?”tanya Sungmi hyung yang membuat lamunanku buyar.

“Anio hyung”jawabku berbohong.

“Jangan berbohong,aku telah mengenalmu lama”aku lupa kalau Sungmin hyung selalu tahu ketika aku berbohong.

“Baiklah”aku pun menceritakan semuanya kepada Sungmin hyung,dimulai ketika aku mengenalnya,mengajaknya menikah ketika kecil hingga tadi ketika aku menabraknya.

“Sudah kuduga”

“Menduga apa hyung?”tanyaku tak mengerti.

“Aku sudah menduga ada apa-apa diantara kalian. Tatapanmu berbeda ketika menatapnya”

“Anio,dia bukan yeojachinguku”

“Maksudku kau menyukainya babo”

“Ah itu”aku mengaruk-garuk kepalaku yang tak gatal.

***

End Kyuhyun POV

Author POV

Shinri turun dari mobil,melihat halaman yang luas dan rumah yang dirindukannya. Shinri segera melangkah menuju pintu melupakan kopernya yang masih berda di bagasi mobil.

“Yaa Shinri! Jangan kau lupakan kopermu,aku tak ingin membawakannya”teriak Minho.

“Aishh…”Shinri kembali menuju mobil dan mengambil kopernya yang ada di bagasi,”Oppa sih lama sekali”

“Jangan salahkan aku,salahkan saja Soo Man ahjussi yang terlalu lama membahas SM Town Concert”

“Ya sudahlah,ayo ppali oppa aku ingin bertemu dengan dad,mom dan Sooyoung onnie. Aku sudah sangat merindukan mereka”

‘Isshh”Shinri pun berjalan sambil menyeret koper dan Minho mengikutinya dari belakang.

“Dad,Mom aku pulangg”teriakku dari ruang tamu.

“Kau baru saja pulang,sifat tarzanmu sudah keluar. Berteriak-riak ria sesukamu”omel Minho.

“Shinri kenapa lama sekali?”tanya Sooyoung yang sedang berjalan menuju Shinri dari ruang tengah.

“Tanya saja pada Menong oppa”Shinri mendelik ke arah Minho.

“I miss you Shinri”Sooyoung kemudian memeluk Shinri.

“I miss you too onnie”Shinri balas memeluk Sooyoung.

“Yaa noona! Apakah noona juga tidak rindu padaku?”tanya Minho cemburu sambil mengerucutkan bibirnya.

“Anio”jawab Sooyoung enteng sembari melepaskan pelukannya.

“Tapi aku kan sudah seminggu di Jepang,aku juga ingin dipeluk”ujar Minho manja.

“Isshh…ya sudah. Aku merindukanmu Minho”Sooyoung kemudian memeluk Minho.

“Aku juga merindukan noona”Minho balas memeluk Sooyoung.

“Dad dan mom sudah pulang onnie?”tanya Shinri.

“Sudah,dad dan mom sengaja pulang cepat hari ini”

“Lalu mereka dimana?”

“Nah itu mereka”tunjuk Minho.

“Mom dad I miss you”Shinri langsung memluk Siwon dan Tiffany begitu mereka memasuki ruang tamu.

“I miss you too”Tiffany melepaskan pelukannya,”Bagaimana kau senang di sana?”

“Yes”Shinri mengangguk semangat seperti anak kecil yang ditawari lollipop.

***

End Author POV

Minho POV

Setelah selesai makan malam aku segera menaiki tangga menuju kamarku. Hari ini aku sengaja menginap di rumah padahal besok aku masih harus menghadiri acara SBS Gayo Daejun untuk mempromosikan mini album baru SHINee,masa-masa comeback memang melelahkan.

Aku berusaha memjamkan mataku mencoba untuk tidur,tapi selalu gagal. Aku masih terbayang-bayang perkataan Shinri tadi. Yuri cocok denganku? Oh,memang aku menyukainya bahkan mungkin mencintainya. Tapi bagaimana dengan dia? Semenjak ia menjadi trainee di SM dia sudah menyukaiku. Dan ketika ia debut dan aku menjadi sunbaenya di SM dia semakin terbuka menyatakan dia menyukaiku.

Tapi perasaanku tak bisa dipaksakan,dia menaruh perhatian lebih padaku tapi aku bukan tapi hatiku memilih Yuri. Bagaimana ini? Ternyata cinta itu rumit sekali,aku memang selalu membalas sms dan teleponnya tapi itu hanya untuk sekadar membalas saja,kasihan lebih tepatnya. Tapi ternyata dia mengartikan lain,dia salah paham dengan perasaanku.

Aku harus bagaiman? Aku memilih Yuri memang itu kemauanku tapi di satu sisi aku tak mau menyakitinya,bagaimana pun aku memiliki noona dan dongsaeng dan aku mengerti perasaannya jika itu juga terjadi pada noona atau dongsaengku. Jika aku memilihnya,bagaimana dengan persaanku? Aku terlalu munafik jika memilihnya,dan aku akan belajar jadi pembohong.

Mana yang harus aku pilih Yuri atau…

.                              TBC                              .

Nah lho Minho oppa lagi bingung tuh,mau milih Yuri atau dia,dia itu siapa ya? Tunggu di cerita selanjutnya^^. Mian klo ceritanya ngebosenin. Kalau ada yang mau ngasih kritik atau saran komentar aja ya asal jangan ngebash ☺. Ditunggu komentarnya, leave your coment ^^

7 thoughts on “You’re The First and The Last (Chapter 2)

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s