[Freelance Chapter] Don’t Make Me Done | 2 of 2

READ THIS TOO

CHAPTER 1

Title : Don’t Make Me Done

Author : KyuMa

Main Cast(s)

Cho Kyuhyun – Super Junior
Kim Rae San – Fictional Character
Yesung – Super Junior

Support Cast(s)

Lee Eunhyuk – Super Junior
Lee Donghae – Super Junior
Choi Siwon – Super Junior

[A/N]

Mianhe… karena kemarin-kemarin saya sakit, jadi saya terlambat ngepost lanjutannya. Mianhe…. Buat yang udah nunggu ffku…

Baiklah silahkan membaca

 —–

Author POV

Sebelum kata-kata Eunhyuk selesai, tiba-tiba seseorang berlari dari belakang Eunhyuk dan berlari menuju kolam renang. Dan ia langsung melompat masuk ke dalam kolam renang tanpa peduli tatapan Kyuhyun yang tajam.

Yesung pun menyelam berusaha menangkap Rae san yang kini seluruh tubuhnya tidak terapung lagi. Setelah berhasil menggapai Rae san, Yesung pun mulai naik, Eunhyuk pun membantunya mengangkat Rae san dari pinggir kolam.

Yesung mulai menyadarkan Rae san yang kini tidak sadarkan diri. Kyuhyun yang terlihat sedikit khawatir hanya melihat mereka dengan tatapannya yang dingin. Karena tak berhasil menyadarkan Rae san, Yesung pun memberikan Rae san nafas buatan. Dan hal itu membuat semua orang yang ada di tempat tersebut tercengang termasuk Kyuhyun.

“ Kita harus membawanya ke UKS” Kata Yesung pada Eunhyuk karena Rae san tidak sadar-sadar juga. Eunhyuk hanya mengangguk.

Kemudian Yesung mengangkat tubuh Rae san sambil berlari keluar yang diikuti oleh Eunhyuk dan Min ji. Dan Kyuhyun lagi-lagi hanya memperhatikan mereka.

“ Kau hampir saja jadi pembunuh” Kata Donghae sambil memegang pundak Kyuhyun membuat Kyuhyun menatapnya dengan wajah bingung.

“ Yeoja itu tidak bisa berenang” Jelas Siwon yang langsung membuat Kyuhyun menatapnya dengan wajah kaget.

@@@

Rae san sedang terbaring di salah satu ranjang yang berada di UKS, ia belum juga sadar. Yesung, Eunhyuk, dan Min ji terlihat sangat khawatir. Bahkan sampai jam istirahat selesai, Rae san juga belum sadar.

“ Sebaiknya kalian masuk ke kelas. Tenang saja, aku akan menjaga teman kalian” Kata Soo young orang yang bertugas bertanggung jawab terhadap UKS.

“ Tolong jaga dia dengan baik, noona” Kata Yesung yang hanya dibalas Soo young dengan anggukan.

Kemudian Yesung, Eunhyuk, dan Min ji meninggalkan Rae san dengan Soo young.

Soo young memandangi Rae san sebentar lalu ia pun merapikan UKS termasuk barang-barang yang ada di atas mejanya. Tiba-tiba saja aktivitasnya terhenti saat melihat seorang namja masuk.

“ Kyuhyun-ah, Ada perlu apa?” Kata Soo young sambil melihat kea rah Kyuhyun.

“ Aku ingin melihatnya” Kata Kyuhyun melihat kea rah Rae san sebentar lalu melihat kea rah Soo young seolah meminta izin.

“ Baiklah, kau boleh melihatnya” Kata Soo young setelah diam sebentar. Sebenarnya ia sedikit ragu mengingat kelakuan Kyuhyun. Tapi melihat tatapan Kyuhyun yang lembut yang tidak biasa itu, Soo young pun mengizinkan Kyuhyun.

Dengan langkah pelan, Kyuhyun mendekati Rae san yang belum sadarkan diri. Lalu Kyuhyun duduk di kursi samping tempat tidur Rae san. Ia hanya duduk sambil memandangi wajah Rae san tanpa mengucapkan sepatah kata pun.

Lama Kyuhyun masih seperti itu di tempatnya. Sampai kemudian, ia mengeluarkan sesuatu dari kantong celananya. Kemudian ia meletakkannya di tangan Rae san bersamaan dengan itu ia mengecup mata Rae san dengan lembut. Dan tanpa bicara apa-apa, Kyuhyun berjalan keluar UKS. Soo young yang melihatnya hanya terheran.

Dan ia tambah heran lagi saat melihat Rae san membuka matanya. Ia pun menghampiri Rae san.

“ Kau sudah sadar? Bagaimana perasaanmu?” Kat Soo young dengan senyuman manisnya.

“ … Baik. aku hanya pusing sedikit” Kata Rae san berusaha tersenyum.

“ Ini benar-benar keajaiban” Kata Soo young tanpa sadar.

“ Apa maksud, onnie?”

“ Mwo? Oh.. aniyo.. tidak apa-apa. Oh iya, apa kau membutuhkan sesuatu?”

“ Aniyo. Gomawo onnie”

” Hm… baiklah. Oh iya, kau tinggal di sini saja sampai pulang sekolah. Badanmu masih lemah” Kata Soo young yang hanya dibalas Rae san dengan anggukan kepala.

Kemudian Soo young menyibukkan dirinya merapikan obat-obatan. Kemudian Rae san merasakan ada sesuatu di tangan kanannya, dan ia terlihat heran saat menyadari kalungnya telah ada di tangannya.

Rae san POV

Aku sedang duduk di taman sekolah sambil mendengar music dari earphone. Akhirnya aku bisa hidup normal lagi, maksudku tanpa di siksa oleh namja bernama Kyuhyun. Sudah seminggu lebih, semenjak kejadian di kolam renang itu, Kyuhyun tak pernah lagi menggangguku. Sikapnya tiba-tiba berubah, ia bahkan seolah tidak melihatku setiap kita tidak sengaja berpapasan. Walaupun aku merasa ada yang kurang karena tak pernah lagi bertengkar dengannya. Tapi aku juga merasa senang karena bisa lepas dari evil tersebut.

Tiba-tiba Yesung duduk di sampingku. Aku sedikit kaget, aku masih malu kalo mengingat cerita Eunhyuk yang mengatakan padaku bahwa hari itu Yesung memberiku nafas buatan. Aku tidak tahu apakah memberikan nafas buatan itu sama dengan ciuman yang jelas itu adalah pertama kali bibirku disentuh oleh bibir seorang namja.

“ Dengar lagu apa?” Kata Yesung saat aku membuka earphoneku.

“ It has to be you… yang dinyayikan oleh Kim Jongwoon. Aku sekali lagu ini dan suara penyanyi itu dan juga… orangnya juga tampan” Kataku yang membuat Yesung langsung tertawa.

“ Oh iya, aku pernah dengar kau menyanyikan lagu ini. dan menurutku suaramu sangat bagus” Ucapku jujur

“ Kau bisa saja, suaraku itu sangat standar” Kata Yesung yang terlihat malu-malu. Ya ampun dia sangat lucu seperti itu.

“ Ani. Aku tidak bercanda. Suaramu sangat bagus. Bagaimana kalo kau ikut lomba yang diadakan songsaenim Park Jungsoo?” Kataku.

“ Maksudmu lomba untuk mengisi acara ulang tahun sekolah kita nanti?”

“ Ne, aku yakin kau pasti menang”

“ Kau yakin?”

“ Tentu saja. Suaramu kan sangat bagus”

“ Hm… baiklah. Nanti aku akan mendaftar” Kata Yesung yang membuatku sangat senang.

Author POV

Kyuhyun sedang berjalan bersama Donghae dan Siwon langsung berhenti saat melihat Yesung dan Rae san yang sedang duduk berdua di taman. Ia tidak bisa mendengar apa yang mereka bicarakan, tapi melihat mereka berdua, Kyuhyun merasa kesal apalagi melihat Rae san yang tampak bahagia bersama Yesung.

“ Kalo kau menyukainya, bawakan dia serangkai mawar merah lalu katakan padanya betapa kau sangat mencintainya” Kata Donghae membuat Kyuhyun menatapnya kesal.

Kyuhyun pun berjalan mendahului Siwon dan Donghae. Donghae dengan terang-terangan tertawa melihat tingkah Kyuhyun berbeda dengan Siwon yang hanya`mengulun senyum.

“ Oh iya, bagaimana kalo kau ikut lomba songsaenim Park Jongsoo? Selain dapat hadiah, kau bisa ikut mengisi acara Ulang tahun sekolah kita. Siapa tau saat kau bernyanyi di depannya, ia langsung jatuh cinta padamu” Kata Donghae yang masih menggoda Kyuhyun.

“ Aku tidak mau ikut lomba babo seperti itu”

“ Tapi… tidak ada salahnya kau ikut juga. Suaramu kan sangat bagus “ Kata Siwon.

“ SHIREO!!!” Kata Kyuhyun menatap Donghae dan Siwon. Donghae hanya tersenyum. Ia sudah menyusun rencana untuk Kyuhyun.

@@@

Rae san POV

Aku sedang duduk di ruang aula sekolahku, tempat diadakannya audisi lomba menyanyi. Acara sudah dimulai dari tadi tapi Yesung belum juga muncul, aku sudah menghubunginya namun hpnya tidak aktif. Kemana Yesung?

Nama Yesung telah lewat dari tadi, tapi kata Jungsoo songsaenim akan memberikan kebijakan yang penting Yesung datang sebelum acara.

“ Baiklah. Kami tutup acara ini, yang sudah mendaftar tapi tidak ikut audisi kami anggap gugur. Dan kami akan mengumumkan pemenangnya… Pemenangnya adalah…” Kata Miss. Sunny menutup acara membuatku sedih. Kemana sebenarnya Yesung?

“ Tunggu… tunggu sebentar dulu, Miss” Kata Donghae yang tiba-tiba muncul dari belakang panggung.

“ Ada apa Donghae? Jangan main-main, kami harus segera menutup acara ini”

“ Saya mohon… Miss menunda sebentar saja penutupannya, ada seseorang yang ikut audisi sedikit terlambat “ Kata Donghae. Aku, Eunhyuk, Min ji saling berpandangan bingung.

“ Yaaak… aniyo…” Teriak seseorang yang sepertinya aku kenal suaranya.

Tiba-tiba dua orang muncul dari belakang panggung. Kyuhyun dan Siwon?. Kyuhyun tampak ditarik-tarik oleh Siwon, ia berusaha lepas dari Siwon tapi tidak berhasil karena Siwon jauh lebih kuat darinya.

“ Siapa yang mau ikut lomba babo ini, ah? Aku tidak pernah mendaftar” Kata Kyuhyun saat Siwon melepas tangan Kyuhyun.

Apa-apaan mereka sich? Mau merusak acara ini juga? Kupikir mereka sudah insaf.

“ Kalian berhentilah bermain, Cepat turun dari panggung” Kata Jungsoo songsaenim dengan wajah galak.

Kyuhyun yang terlihat dengan senang hati pun melangkah turun, tapi tiba-tiba saja Donghae menariknya dan membisikkannya sesuatu. Lalu kyuhyun menatap Donghae tajam, Donghae hanya cengar-cengir lalu ia dan Siwon turun dari panggung. Kini tinggal Kyuhyun yang berdiri di atas panggung dan terlihat canggung.

“ Bisakah anda memberi saya waktu?… saya ingin ikut audisi ini” Kata Kyuhyun terlihat ragu.

Para juri termasuk songsaenim Jungsoo saling bisik-bisik berdiskusi. Setelah itu, Miss. Sunny mengumumkan memberi kesempatan kepada Kyuhyun. Dan hal itu membuat teriakan menggema dari para yeoja yang ada di ruangan kecuali aku dan Min ji. Apa hebatnya sich Kyuhyun itu?

Kemudian Kyuhyun mulai bernyanyi. Ia menyanyikan lagu Kim Jongwoon, it has to be you. Dan… aku baru tahu suaranya sangat bagus. Suaranya terdengar sangat jernih dan halus. Aku seperti di sihir olehnya, mataku tak bisa lepas darinya. Aku tidak tahu apakah aku yang kepedean, tapi kulihat matanya tak pernah lepas dariku.

“ Kurasa kita mendapat pemenangnya” Kata Miss. Sunny membuatku tersadar bahwa dari tadi Kyuhyun telah selesai bernyanyi. Kurasa wajahku memerah karena malu.

Tiba-tiba kurasakan seseorang duduk di sampingku. Dan orang itu adalah…

“ Yesung… kenapa kau baru datang?”

“ Mianhe, aku terlambat. Tadi mobilku tiba-tiba bermasalah di jalan. Sepertinya sudah terlambat” Kata Yesung sambil melihat ke panggung.

“ Dan pemenangnya adalah Cho Kyuh…”

“ Tunggu sebentar” Teriakku menghentikan kata-kata Miss. Sunny.

Kyuhyun POV

Ada apa lagi dengan yeoja sok malaikat itu? Tiba-tiba saja ia menghentikan pengumuman yang mengatakan bahwa aku adalah pemenang audisi ini. dan sekarang ia berdiri di depan juri dan mengatakan sesuatu pada mereka yang tidak kutahu apa yang ia katakan. Lalu Ahjussi jungsoo mengatakan sesuatu padanya dan membuat senyumnya mengembang. Dan aku sekali melilhatnya tersenyum seperti itu, dan tanpa sadar aku juga tersenyum.

Tapi senyumanku memudar saat kuliat ia menarik Yesung naik ke dekat panggung. Ia tersenyum bahagia dan memberi semangat pada Yesung yang kini berdiri di atas panggung dan berdiri di sampingku.

Kemudian Miss. Sunny menyuruhku untuk menyingkir sebentar untuk mempersilahkan Yesung bernyanyi. Mwo??? Apa-apaan ini?

Tapi aku menurut juga, aku berdiri di pinggir panggung. Dan Yesung mulai bernyanyi. Dan aku tidak bisa bohong, suaranya memang sangat bagus. Aku memang pernah mendengarnya bernyanyi sebenarnya aku tidak pernah iri dengan suaranya tapi entah kenapa kali ini aku sangat iri dengan suaranya apalagi melihat senyum merekah Rae san melihatnya.

Setelah Yesung bernyanyi, Miss. Sunny langsung memberitahu pengumumannya. Aku sudah tahu jelas siapa pemenangnya, tentu saja Yesung. lagi-lagi aku kesal melihat wajah Rae san yang bahagia mendengar Yesung pemenangnya.

@@@

Aku sedang menyandar di depan kelas Rae san. Setelah audisi tadi aku langsung pergi dan tanpa sadar aku telah ada di depan kelasnya. Hingga akhirnya kuputuskan untuk menunggunya. Aku tidak tahu untuk apa, tapi aku ingin sekali melihatnya.

“ Apa yang kau lakukan di sini?” Kata seseorang dengan nada sinis dan aku yakin itu adalah suara Rae san.

“ Menunggumu, Kita harus bicara” Kataku singkat sambil menatapnya tajam. Ia terlihat kaget dengan pernyataanku.

“ Mianhe.., aku sedang sibuk” Katanya sambil melangkah masuk kelas, tapi aku langsung menarik tangannya dan membawanya ke suatu tempat.

“ Yaak… apa yang kau lakukan evil?” Teriaknya tapi tidak kupedulikan.

Saat kami berada di samping ruang music, aku langsung melepas tangannya.

“ Kau benar-benar gila “ Katanya sambil menatapku marah.

“ Kau lebih gila lagi” Ucapku yang tak kalah marah.

“ Kau marah karena kau kalah? Kau memang seperti anak kecil, anak manja” Ucapnya membuatku tambah marah.

“ Aku tidak marah karena kalah. Aku marah karena kau mempermalukanku. Untuk apa kau membuatnya ikut audisi, ah? Apa kau pacarnya yang dengan senang hati mau disuruh untuk memohon sama para juri untuk membantunya? Kau benar-benar yeoja babo dan dia namja tidak tahu diri”

“ Yesung tidak pernah memintaku untuk melakukan itu. Aku sendiri yang mau. Dan jangan menilainya seperti itu. Yesung jauh lebih baik darimu. Yesung…”

Entah apa yang merasukiku tiba-tiba saja aku membungkamnya dengan mencium bibirnya. Tapi aku benar-benar tidak suka ia memuji-muji Yesung di depanku… membandingkannya denganku.

Rae san POV

Mataku langsung membelalak saat tiba-tiba evil itu menciumku. Kurasakan jantungku berdetak sangat cepat dan aku sama sekali tak bisa bergerak dengan perlakuannya yang tiba-tiba. Sampai kemudian aku tersadar dan aku langsung mendorong tubuhnya.

Aku langsung menatapnya tajam. Ia menatapku dengan tatapan datar. Kemudian ia tersenyum, senyum evilnya.

“ Kau pikir kau siapa, ah? Beraninya kau…”

“ Aku berani. Aku bahkan akan melakukannya lagi, jika kau membuatku marah” Kata Kyuhyun membuatku ingin mencekiknya sekarang juga.

“ Kau namja tidak tahu diri, pemaksa, me…”

“ Kau mau aku menutup mulutmu lagi?” Kata Kyuhyun yang langsung membuatku bungkam seketika.

Aku langsung menutup mulutku dan menggeleng dengan kuat. Dia menampakkan senyum evilnya lalu pergi. Aku memandanginya dengan kesal. Kemudian aku memegang bibirku, aku masih bisa merasakan ciumannya yang terasa lembut. Jantungku kembali berdetak cepat. Jangan-jangan aku jatuh cinta sama… ani…ani…. Aku tidak boleh menyukainya. Tidak boleh.

Kyuhyun POV

Aku memandangi jam dinding dengan gusar. Sudah jam sebelas malam, aku juga belum bisa tidur. ah… kenapa aku terus memikirkan kejadian di samping ruang music tadi? Itukan bukan pertama kalinya bagiku. Tapi, entah kenapa lebih mendebarkan daripada saat pertama aku melakukannya. Aku bisa gila kalau memikirkan yeoja itu. Kubenamkan seluruh tubuhku dengan selimut, baru beberapa detik aku langsung membukanya lagi. Sepertinya aku benar akan gila.

Tiba-tiba suara nada dering hp ku berbunyi, dengan malas dan kesal aku mengambilnya.

“ Donghae? “ Mau apalagi orang ini menelponku malam-malam begini?

“ Mau apa lagi? Kalo tidak sesuatu yang penting. Aku tutup” Ucapku saat mengangkat telpon.

“ Tunggu sebentar. Aku ingin memberitahumu sesuatu yang penting” Kata Donghae diseberang sana.

“ Mwo?”

“ Kau tahu Yoon hee kan? Anak kelas B yang sudah kau tolak beberapa kali. Sekarang aku sedang bersamanya”

“ Jadi… kau menelponku hanya pamer kalau kau sedang bersama yeoja itu?”

“ Ani… ada yang lebih penting lagi. Ini tentang Rae san”

“ Waeyo? Ada apa dengannya?” Tanyaku cepat.

“ Hahaha… ternyata kau beneran tergila-gila dengannya. Wah… seorang Kyuhyun akhirnya bisa juga ditaklukan selain oleh PSP” Donghae dengan puas menertawakanku.

“ Yaaak… berhenti menertawakanku. Sekarang katakan ada apa dengan yeoja sok malaikat itu? Apa dia juga sedang bersamamu?”

“ Aku juga berharap dia bisa ada di sini. Tapi sayangnya tidak. Dia bahkan sekarang berada di tempat yang tidak seharusnya. Yoon hee menguncinya di gudang sekolah karena membuatmu malu di audisi tadi. Dan ia masih ada di gudang itu. Kata Yoon hee besok baru ia akan…”

Sebelum kata-kata Donghae selesai, aku langsung berlari keluar kamarku. Dan pergi dengan menggunakan mobilku yang tentu saja tujuannya adalah sekolah. Liat saja besok, aku pasti akan membuat perhitungan padamu, Yoon hee.

Rae san POV

Aku memeluk lututku sendiri, badanku terasa merinding semua. Aku benar-benar ketakutan. Tempat ini terlalu menyeramkan. Dan sekarang sudah malam.

Saat pulang sekolah tadi, tiba-tiba beberapa yeoja menarikku ke belakang sekolah dan mengunciku di gudang ini. aku tidak tahu siapa mereka, tapi mereka bilang mereka melakukan ini karena aku sudah mempermalukan Kyuhyun di audisi tadi. Ya… pasti ini ulah evil itu. Dia pasti menyuruh yeoja itu untuk mengerjaiku. Liat saja, aku tidak akan kalah padamu.

Tiba-tiba aku melihat seekor tikus dan membuatku melompat kaget. Aku berusaha menghindari tikus tersebut dan tanpa sadar aku menabrak sebuah lemari dan barang-barang yang ada di lemari tersebut jatuh menimpaku sebelum aku menghindar. Dan kemudian semuanya terasa gelap.

Kyuhyun POV

Aku berhenti tepat di depan gerbang sekolah, aku membunyikan klakson mobilku dengan penuh marah. Kemana penjaga sekolah?

“ Tuan Kyuhyun, ada perlu apa?” Kata salah satu penjaga sekolah setelah membukakan gerbang untukku.

“ Seseorang terkunci di gedung sekolah” Jawabku singkat lalu melajukan mobilku masuk tanpa peduli teriakan kedua penjaga sekolah.

Kini aku berdiri di depan gudang sekolah dan untung kuncinya masih ada di pintu. Jadi aku tidak perlu merusak pintu ini.

“ Yeoja sok malaikat… kau di mana?” Teriakku saat membuka pintu.

Aku terus berteriak tapi yeoja sok malaikat itu tidak menyahut. Jangan-jangan dia pingsan karena kelaparan atau ada hal yang lebih buruk lagi. Aku pun menjelajahi gudang sekolah. Dan betapa kagetnya aku saat kutemukan dirinya yang pingsan di lantai dengan berbagai barang di sampingnya.

“ Rae san… bangun” Ucapku sambil menepuk pipinya tapi ia tidak sadarkan diri juga.

Akhirnya aku mengangkat tubuhnya, membawanya keluar dari gudang.

Auhtor POV

Rae san membuka matanya secara perlahan berusaha beradaptasi dengan cahaya yang terang dari ruangan tersebut. Ia memegang kepalanya yang terasa sakit. Kemudian ia melihat ke sekelilingnya, matanya langsung membelalak saat melihat ia sedang berada di kamar yang sangat luas. Kamar yang bernuansa coklat tua dan muda tersebut sangat besar dan elegan, sangat jauh lebih bagus dari kamarnya. Belum lagi selimut yang menutupi tubuhnya benar halus-halus dan tempat tidurnya juga besar dan empuk.

“ Akhirnya kau bangun juga” Kata seseorang yang lebih bernada sinis daripada khawatir. Membuat Rae san yang tadi asyik mengagumi kamar tersebut jadi mengalihkan pandangannya kea rah orang yang sedang berjalan ke arahnya.

“ Kau… evil? Bagaimana kau bisa ada di sini?” Kata Rae san kaget dan ketakutan.

“ Ini kamarku, babo.” Kata Kyuhyun yang kini berdiri di samping Rae san.

“ Ka… kamarmu? Bagaimana bisa aku ada di sini? Dan… pakaianku? Apa yang kau lakukan evil?” teriak Rae san saat melihat seragamnya yang kini berubah jadi baju tidur namja.

“ Aku menemukanmu di gudang dan kau pingsan jadi aku membawamu ke sini. Dan jangan berpikiran yang tidak-tidak, aku sama sekali tak menyentuhmu. Aku tidak tertarik dengan tubuhmu yang rata itu” Kata Kyuhyun dengan kesal.

Seolah tak percaya dengan kata-kata Kyuhyun, Rae san terus menatap Kyuhyun penuh selidik dan ketakutan.

“ Berhentilah melihatku seperti itu, yang mengganti pakaianmu itu pembantuku. Jadi, kau tenang saja aku tidak melihat apa pun. Aku keluar saat pembantuku melakukannya” Kata Kyuhyun yang terlihat frustasi dituduh.

“ Kenapa kau menolongku? Bukannya kau sendiri yang menyuruh yeoja-yeoja itu mengurungku di gudang? Jadi… kenapa sekarang kau sok menolongku? Mau jadi malaikat juga?” Kata Rae san setelah diam sebentar.

“ Untuk apa aku melakukan itu? Justru kau seharusnya berterima kasih padaku karena aku menolongmu bukannya menuduhku” kata Kyuhyun terlihat kesal.

“ Jadi… kau tidak menyuruh mereka?” Kata Rae san menatap Kyuhyun dengan heran.

“ Aku tidak peduli kau percaya atau tidak. Yang jelas aku tidak pernah menyuruh mereka” Kata Kyuhyun kesal dan ia langsung memalingkan wajahnya saat Rae san menatapnya.

Kemudian Kyuhyun berjalan keluar kamar, tapi tiba-tiba Rae san memanggilnya.

“ Waeyo?” Kata Kyuhyun dengan wajah sebal.

“ Kau mau kemana?” Tanya Rae san dengan wajah polos.

“ Pergi tidur. kau tahu sekarang sudah mau jam dua dan aku belum tidur sama sekali, apa kau juga mau menahanku untuk tidur?”

“ Jadi… dari tadi kau terus menjagaku sampai-sampai tidak tidur?”

“ Hanya untuk memastikan semuanya akan baik-baik saja saat kau bangun. Aku tidak mau saat kau bangun kau melempar barang-barangku karena kaget berada di kamarku” Jawab Kyuhyun asal. Rae san langsung cemberut mendengar pernyataan Kyuhyun.

“ Kau tidur di mana?” Tanya Rae san saat Kyuhyun mau melangkah pergi.

“ Yang jelas tidak di kamar ini. Memangnya kenapa? Apa kau mau aku menemanimu tidur?” Kata Kyuhyun dengan senyum evilnya.

” Ani… ani…” Kata Rae san cepat dan panic.

“ Ya sudah… jangan menghalangiku lagi. Aku benar-benar mengantuk” Kata Kyuhyun lalu berjalan pergi.

“ Kyuhyun?!” Kata Rae san pelan.

“ Apa lagi?!” Kata Kyuhyun berbalik menatap Rae san kesal.

“ Gomawo” kata Rae san singkat dengan malu-malu.

Kyuhyun menatap Rae san tak percaya. Melihat tatapan Kyuhyun, Rae san pun merasakan wajahnya memerah. Ia langsung berbaring dan menutup dirinya dengan selimut. Kyuhyun langsung tersenyum melihat tingkah Rae san. Kemudian ia melangkah pergi.

@@@

“ Non… sarapan sudah siap. Silahkan turun ke bawah” Kata seorang pembantu saat Rae san selesai pakai seragam dan menyisir rambutnya.

“ Ne, gomawo” Kata Rae san.

Kemudian Rae san ditemani oleh salah satu pembantu Kyuhyun turun ke ruang makan. Saat melihat Yesung di ruang makan. Rae san langsung salah tingkah. Sedangkan Yesung tampak kaget saat melihat Rae san di rumahnya.

“ Annyeong” Sapa Rae san canggung.

“ Bagaimana kau bisa ada di sini?” Tanya Yesung yang tak mampu menutupi rasa penasarannya dan keterkejutannya.

“ Itu…”

“ Tadi malam ia tidur di kamarku” Kata Kyuhyun yang tiba-tiba berdiri di samping Rae san lengkap dengan seragam sekolah.

Yesung tampak heran melihat Kyuhyun yang sudah pagi-pagi telah siap ke sekolah begitu juga para pembantu mereka. Mereka tahu betul kalo jam seperti ini Kyuhyun masih tidur di tempatnya dan tak ada yang boleh membangunkannya.

“ Itu… karena semalaman aku terkunci di gedung sekolah terus Kyuhyun menolongku. karena aku pingsan, dia membawaku ke sini. Dia membiarkanku tidur di kamarnya dan ia tidur di kamar lain” Jelas Rae san sebelum Yesung salah paham.

“ Untuk apa kau menjelaskannya sedetail itu? Memangnya dia appamu… kau bahkan belum menghubungi appamu” Kata Kyuhyun yang kini telah duduk sambil makan.

“ Ah… iya. Wah… otthoke?” Kata Rae san panic.

“ Aku sudah menghubungi Eunhyuk untuk mengatakan pada appamu kalo kau bermalam dengan salah satu teman yeojamu” Kata Kyuhyun yang membuat Rae san ingin menjitak kepalanya sekarang juga.

“ Kenapa tidak bilang dari tadi, ah?” Teriak Rae san

“ Ckckck… bukannya berterima kasih kau malah mengomeliku. Kalo tau begini, aku sendiri yang menelpon appamu dan mengatakan kalo anak gadisnya sedang tidur dirumah seorang namja” Kata Kyuhyun membuat Rae san tambah cemberut.

Akhirnya untuk pertama kalinya Rae san sarapan dengan wajah kesal.

Setelah sarapan, mereka pun keluar rumah. Yesung dan Rae san sedang berdiri di depan rumah.

“ Yesung… aku berangkat sama kamu ya?” Kata Rae san dengan wajah memohon.

“ Oh… Ne…” Kata Yesung sambil tersenyum.

“ Kau harus pergi denganku. Aku yang membawamu ke sini. Jadi seharusnya kau pergi denganku” kata Kyuhyun yang kini berdiri diantara Yesung dan Rae san

“ Ani… shireo!!” Kata Rae san cepat.

“ Aku tidak minta pendapatmu”

Kemudian Kyuhyun menarik Rae san dan mendorongnya masuk ke mobilnya tanpa peduli teriakan Rae san. Yesung hanya terdiam memperhatikan mereka dalam diam. Tatapannya begitu dingin.

@@@

Keadaan kampus langsung heboh saat melihat Rae san turun dari mobil Kyuhyun. Melihat tatapan para yeoja yang sepertinya ingin menelannya bulat-bulat, Rae san ingin langsung menghilang saja. berbeda dengan Rae san, Kyuhyun malah terlihat santai.

“ Wah… apa aku tidak salah liat… putri malaikat sudah berhasil ditaklukan oleh pangeran evil?” Kata Donghae yang kini berdiri di samping mobil Kyuhyun bersama Siwon.

Kyuhyun langsung memperlihatkan tatapan membunuhnya pada Donghae, tapi Donghae cuek-cuek saja. karena tidak suka dengan situasi tersebut, Rae san langsung melangkahkan kakinya pergi. Tapi dengan cepat Kyuhyun menahan tangannya. Rae san pun menatap Kyuhyun seolah mengatakan ‘mau apa lagi?!’

“ Kau tidak ingin membalas orang yang telah mengurungmu kemarin?” Kata Kyuhyun dingin sambil menatap Rae san dalam. Melihat tatapan Kyuhyun seperti itu, entah kenapa membuat jantung Rae san berdetak cepat.

“ Aku tidak sepertimu. Aku tidak suka membalas orang. Dan aku tidak mau mendengar kau melakukan sesuatu pada mereka.” Kata Rae san sambil melepas tangan Kyuhyun dan langsung pergi begitu saja.

“ Kupikir… kau sudah menaklukannya” Kata Donghae.

Kyuhyun hanya diam memandangi kepergian Rae san. Ia terus memandangi Rae san sampai menghilang dari pandangannya. Setelah itu, ia pergi begitu saja tanpa peduli tatapan heran Donghae dan Siwon.

@@@

Malam minggu tepat hari ulang tahun Sekolah Menengah Kyunghee. Sekolah tersebut tampak ramai, ada banyak siswa-siswi berkeliaran dengan memakai kemeja dan gaun. Di dalam aula tampak sangat ramai, para siswa terlihat sangat menikmati jalannya acara tersebut. Begitu pun, Rae san yang bersama Eunhyuk dan Min ji sedang asyik mengobrol. Sampai kemudian, Eunhyuk mengajak Min ji berdansa. Dan tinggallah, Rae san sendirian.

“ Hai!”  Sapa Yesung canggung saat berada di dekat Rae san.

“ Sepertinya… kau tidak suka keramaian” Kata Rae san sambil tertawa kecil melihat wajah Yesung yang terlihat stress.

“ Ne. kepalaku pusing melihat banyak orang dan mendengar music keras” Ucap Yesung sambil tersenyum.

Dari jarak yang tidak terlalu jauh, seorang namja melihat Rae san dan Yesung dengan tatapan cemburu. Matanya tak pernah lepas dari mereka terutama pada Rae san. Bahkan ia tidak peduli beberapa yeoja yang datang kepadanya mengajaknya berdansa.

“ Ayolah… Kyuhyun. Apa kau harus berubah evil di saat seperti ini? kau seharusnya bersenang-senang” Kata Donghae yang kini sedang merangkul seorang yeoja yang sangat cantik.

Kyuhyun tak menghiraukan kata-kata Donghae. Ia melangkah keluar aula begitu saja.

@@@

Rae In POV

“ Baiklah… sebentar lagi, kita akan mendengar suara indah dari pemenang lomba yang baru-baru ini diadakan. Inilah dia… YESUNG!!!” Teriak MC membuat para yeoja histeris seketika saat mendengar nama Yesung disebut.

Aku hanya tersenyum memperhatikan Yesung yang tampak sedikit grogi saat naik ke atas panggung. Saat Yesung mau bernyanyi, tiba-tiba semua lampu mati. Suasana pun jadi sangat ribut dan terdengar teriakan panic dari beberapa orang.

Dan tiba-tiba kurasakan seseorang menarikku dengan paksa, saat aku ingin teriak, ada orang lain lagi yang menutup mulutku. Aku berusaha melawan tapi kedua orang tersebut sangat kuat. Mereka menarikku setengah menyeret keluar dari aula.

Sampai kemudian, mereka mendorongku ke sebuah ruangan yang sangat sepi lalu menutup pintu dari luar. Aku langsung panic. Apa lagi ini?

Tiba-tiba aku mendengar suara merdu dari piano. Aku melihat ke sekeliling, aku baru sadar ternyata aku berada di ruangan music. Dan seseorang sedang bermain piano, aku tidak bisa melihat wajahnya karena terhalangi oleh piano. Perlahan dengan ragu, aku melangkah mendekatinya.

Mataku langsung membelalak saat melihat siapa yang sedang bermain piano.

“ Kau?!” Ucapku tertahan saat melihat Kyuhyun.

Kyuhyun tak bicara apa-apa. Ia hanya melihatku sambil tersenyum. Dan entah kenapa, itu membuat jantung lagi-lagi berdetak cepat.

“ Kau… apa kau sudah gila, ah? Untuk apa kau menyuruh orang untuk menculikku dan membawaku ke sini secara paksa?”

“ Karena… kalo aku membawamu secara baik-baik, kau pasti tidak akan mau” Kata Kyuhyun, dingin.

“ Jadi… mauMU apa?” Ucapku karena kuyakin aku pasti tidak akan bisa keluar dari tempat ini dengan mudah jika aku berani melawan evil tersebut.

“ Hanya memintamu duduk di dekatku, mendengarku bernyanyi, dan mendengar kata-kataku” Kata Kyuhyun yang terdengar seperti perintah daripada permintaan.

“ Tapi… Yesung akan bernyanyi dan…”

“ Tidak bisakah kau melihatku dan mendengarku saja?” Kata Kyuhyun yang kali ini membuatku tak bisa menolak melihat wajahnya yang memohon.

Baiklah… kali ini aku menurutinya. Aku duduk di samping Kyuhyun. Ia hanya melihatku sebentar, lalu mulai menekan tuts-tuts piano. Dia bahkan terlihat biasa saja saat aku menuruti permintaannya. Kupikir ia akan senang.

Kemudian terdengar alunan music indah dari piano yang dimainkan oleh Kyuhyun. Dan aku sama sekali tak percaya saat mendengar suaranya yang merdu bernyanyi. Aku tidak tahu lagu apa yang ia nyanyikan, mungkin lagu ciptaannya sendiri. Karena aku tidak pernah mendengarnya. Tapi jujur, aku suka sekali mendengar lagu tersebut.

Dan tanpa sadar aku mulai terhipnotis mendengar suara merdunya dan mungkin tatapannya yang begitu lembut saat bernyanyi. Dan gilanya, mataku bahkan tak bisa lepas dari wajahnya yang baru kusadari ternyata jika diliat dekat seperti ini, ia ternyata tampan juga. Dan entah kenapa, aku bahkan tidak merasakan ada aura evil yang keluar dari tubuhnya. Bahkan ia seperti malaikat malam ini.

“ Bagaimana?” Kata Kyuhyun yang membuat tersadar dari lamunan bodohku. Aku baru sadar ternyata ia sudah selesai menyanyi.

“ Apanya?” Tanyaku bego.

“ Laguku. Lagu ciptaanku. Apa kau suka?” Tanyanya dengan wajah serius.

“ Hm… lumayan”

“ Betulkah? Tapi… kuliat kau sangat menikmati laguku dan… wajah tampanku” Kata Kyuhyun sambil memperlihatkan senyum evilnya. Membuatku malu seketika karena aku tertangkap basah.

“ Lagu itu kubuat untukmu. Aku membuatnya sambil memikirkanmu” Kata Kyuhyun yang membuatku langsung menatapnya.

“ Kau… bicara apa?”

“ Tidak peduli… kau suka atau tidak… kau mau atau tidak. Tidak peduli kau itu seperti malaikat dan aku evil. Tidak peduli… perbedaan diantara kita… ataupun kata-kata orang. Yang kupedulikan hanyalah satu, Kau harus jadi milikku… hanya milikku” Kata Kyuhyun yang membuatku langsung bungkam dan kuyakin saat ini ia pasti gila.

“ Dan kau pasti tau kan? Aku tidak suka siapa pun membantahku. Jadi… kau sama sekali tidak perlu memberiku jawaban. Karena apa pun jawabanmu, kau tetap jadi milikku. Dan kau hanya boleh melihatku, mendengarku, dan memikirkanku… hanya aku ”

“ Yaaak… apa yang kau katakan? Aku bukan barang yang bisa kau…” Teriakku frustasi

“ Aku tahu. Karena kau adalah seorang yeoja… yeoja yang membuatku tak bisa tidur dengan tenang karena memikirkannya, yeoja yang mengusai pikiranku seluruhnya, yeoja yang membuatku untuk pertama kalinya merasa cemburu dan tak berarti apa-apa di depannya, yeoja yang satu-satunya kuingini di dunia ini, yeoja yang pertama kalinya membuatku tak bosan berhenti menatapnya. Dan… yeoja yang pertama kalinya membuatku jatuh cinta”

Aku tak bisa mengatakan apa pun saat ini. yang kulakukan hanyalah melihatnya. Mencari kebohongan dari matanya, tapi nihil. Yang kulihat hanyalah kesungguhan. Kesungguhan dari tiap kata yang ia ucapkan.

“ Saranghae…” Ucapnya lirih

Kemudian ia mengecup keningku singkat dan aku sama sekali tak menolak bahkan saat ia memelukku. Aku hanya terdiam, masih shock dengan perkataannya.

“ Sekarang… kau adalah milikku”

Lagi-lagi aku tak membantah kata-katanya. Aku tidak tahu kenapa. Tapi kurasa, apa yang dia ingini sama dengan apa yang kuinginkan.

Menjadi miliknya? Kurasa… bukan pilihan yang buruk.

THE END

25 thoughts on “[Freelance Chapter] Don’t Make Me Done | 2 of 2

  1. Hmm ending ma Alurnya boleh la…
    Mungkin aku mesti baca chapter 1 soalnya mungkin ku da lupa dikit2 ma ceritanya
    Keep on writing

  2. Sebenernya critanya rada kurang seru karna kurang berasa fillnya romantis endingnya gx dapet. Trus yesung yang jadi cameo sebagai saudara kyu maksa benget. Aura saudara tiri yang saling bersaing atau gx akur juga gx kliatan.

    Walau ide critanya n konsenya kuat di awal part 1.a tapi endingnya jadi kurang bagus. N biasa aja

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s