Sonbae’s Secret Lover [CHAPTER 1]

image

Title: Sonbae’s Secret Lover

Author: Yoo Jangmi

Genre: Comedy, Romance

Length: Chaptered

Rating: T

Cast:
-miss A’s Bae Suzy (배수지)
-INFINITE’s L / Kim Myungsoo (김명수)
-IU / Lee Jieun (이지은)
-Boyfriend’s Kim Donghyun (김동현)
-Girl’s Day’s Bang Mina (방민아)
*Other casts find yourself*

Disclaimer: Semua cast dalam FF ini (kec.OC) udah pasti bukan milik author, tapi storyline-nya asli milik author dan bukan hasil plagiat

Author’s Note: Annyeong!!^^ author baru nih^^ hehe *ga ada yang nanya ya?*. Biarlah kasih tau aja, :D
Ini sebenernya adalah FF ke-6 yang author buat, tapi ini FF pertama yang author post di sini hehe^^. Ceritanya terinspirasi dari salah satu komik Korea yang pernah author baca *tapi lupa judulnya*, dan juga dari mimpi author oh ya sekedar info nih, waktu nyelesain ini, author denger lagu Han Seungyeon – Superstar.

Mian yaa kalo masih banyak kekurangan atau typo, don’t be siders, and don’t be plagiator.
Happy Reading!!! (^.^)v
________________________________

#LETTER 1#
“Love Project”

“Suzy-ya!!”
Terdengar seruan Jieun yang selalu Suzy dengar setiap pagi,
“eoh, ada apa Jieun-a??” tanya Suzy sambil memainkan ujung rambutnya. Jieun tersenyum lalu mengeluarkan sebuah amplop “ini, kau mau ya menolongku” kata Jieun. “menolong apa?” tanya Suzy. “tolong letakkan ini di loker Myungsoo sonbae” ujar Jieun malu-malu. Suzy langsung tersedak mendengarnya “uhuk uhuk, mwo?? meletakkan itu di loker Kim Myungsoo sonbae?? kenapa tidak kau lakukan sendiri?? kan kamu yang suka sama dia” kata Suzy sambil terbatuk-batuk.

Ia sendiri adalah pengagum rahasia Kim Myungsoo, sonbae-nya yang keren dan pintar itu. Ia tidak menyangka sahabatnya sendiri juga menyukai Myungsoo.

“aku tidak berani, ayolah Suzy, jebal tolong aku” kata Jieun sambil memasang ekspresi super imut. “eoh, sini mana suratnya, tapi kali ini saja ya” kata Suzy, ia mengambil surat beramplop biru di tangan Jieun lalu pergi ke lokernya sendiri. Ia memasukkan surat Jieun ke tasnya, dan mengambil selembar kertas berbentuk hati dari sakunya.
“mianhae Jieun-a, tapi aku tidak bisa memberikan suratmu pada Myungsoo sonbae” kata Suzy dalam hati, sambil menempelkan kertas itu di pintu loker Kim Myungsoo.

“yah kau sedang apa?”

Tiba-tiba seseorang mengajaknya bicara, jantung Suzy langsung berdetak 10 kali lebih cepat. “aduh, jangan-jangan Myungsoo sonbae, uh eotteohke?? matilah aku” pikir Suzy. Ia membalikan badannya perlahan-lahan sambil menutup matanya. ketika ia membuka matanya, orang yang ada di depannya bukan Myungsoo. Suzy menghela napas lega, lalu balik bertanya “kau siapa?”

Laki-laki di hadapannya itu tidak menjawab pertanyaannya, dan malah balik bertanya lagi. “tadi kan aku tanya, kau sedang apa?”

“oh aku….ah itu bukan urusanmu, kau sendiri sedang apa berdiri seperti patung di situ??” kata Suzy
“bukan urusanmu juga” jawab laki-laki itu.
Suzy menjulurkan lidahnya lalu berkata “dasar aneh”.

Terdengar suara bel masuk pertama. Suzy melirik jam tangannya dan memekik kaget “oh kelas sejarah!! bisa gawat kalau aku telat!!”. Suzy menutup lokernya, dan cepat-cepat berlari ke kelas.
***

Di kelas…

Jieun menunggu Suzy sambil harap-harap cemas, sekarang Lee sonsaeng sedang berdiri di depan sambil mengoceh tentang sejarah Joseon.

“permisi”

Terdengar suara Suzy dari depan pintu kelas. Lee sonsaeng menghentikan pelajarannya lalu memandangi Suzy dari atas ke bawah. “ckckck lagi-lagi Bae Suzy, kali ini tidak ada ampun! pergi mengepel koridor!!” seru Lee sonsaeng, dengan suara yang bisa memecahkan seluruh kaca di gedung sekolah. “ah tapi saem, aku cuma terlambat 2 menit” protes Suzy, sambil memanyunkan bibirnya. Jieun ikut-ikutan merasa tidak terima dan berdiri dari kursinya “saem, Suzy kan cuma telat sebentar, biarkan saja dia masuk” kata Jieun, “Lee Jieun!! kau ini juga sama saja, pergi mengepel koridor bersama Suzy!! SEKARANG!!!” seru Lee sonsaeng. Jieun cemberut dan pergi ke koridor bersama Suzy.

Mereka berdua mengambil seember air dan lap pel.
“oh sungguh menyebalkaaaaaaan!!!” teriak Suzy sambil mencelupkan lap pel ke ember dan mengepel lantai dengan asal-asalan.

“Suzy-ya, kalau kau seperti itu hukuman kita bisa di tambah” ujar Jieun pelan.

Suzy menghela napas dan mulai mengepel lagi. “oh ini kelasnya Myungsoo sonbae, tapi dia kemana??” pikir Suzy, ketika ia dan lap pelnya berlalu di depan kelas 3-A.
“ah mungkin dia sedang ke toilet, atau mungkin juga dia sedang mencariku?? ah Bae Suzy kau ini mulai berhayal lagi” kata Suzy dalam hati sambil senyum-senyum sendiri. Tanpa sadar ia sedang mencelupkan lap pelnya berulang-ulang ke dalam ember dan membuat lantai becek.

Jieun memandangi sahabatnya dengan tatapan heran, ia berdiri dan mendekati sahabatnya yang sedang tersenyum dan tertawa sendiri seperti orang gila. “Suzy-ya, kau baik-baik saja kan??” tanya Jieun sambil menyentuh dahi Suzy.
Suzy menepis tangan Jieun dan mengangguk “aku baik-baik saja, kenapa kau menatapku seperti itu??” kata Suzy pada Jieun yang sedang menatapnya dengan ekspresi seperti akan dimakan zombie. “ah aniyo, aku cuma takut kau jadi gila” katanya lalu melanjutkan mengepel.

Sekitar satu jam kemudian, mereka berdua selesai mengepel koridor itu. Jieun menghela napas lega begitu juga Suzy. “ah senangnya, akhirnya selesai juga, sekarang semua orang yang melewati koridor ini akan tersenyum bahagia melihat lantai yang berkilau, ya kan Jieun-a?” kata Suzy sambil tersenyum. Jieun mengangguk sambil tersenyum juga.

Dari kejauhan terlihat beberapa guru sedang mengobrol, mereka akan melewati koridor itu.
Dan……

Brukk!!!

Satu persatu guru-guru itu berjatuhan, terpeleset di lantai yang licin seperti sekumpulan pinguin di atas es. Suzy memekik kaget dan menghampiri guru-gurunya. “Sonsaengnim, gwaenchanayo??” tanya Suzy. “jeongmal jweseonghamnida, kami pikir lantainya sudah kering” kata Jieun sambil ikut-ikutan membantu gurunya berdiri.

Suzy membungkuk minta maaf, dan ketika ia mengangkat kepalanya ia melihat Kim Myungsoo sedang berjalan menuju kelasnya. “omo, Myungsoo sonbae! uh bagaimana ini, eotteohke??” batin Suzy.
Ia mengambil ancang-ancang dan berlari ke arah Myungsoo. “andwae!!!!!” teriak Suzy.
Myungsoo hanya menatap gadis yang berlari ke arahnya itu dengan heran, “andwaeyo!! sonbae jangan lewat sini…aaaa”

Sreeeeeet…

ia pun terpeleset dan menabrak Myungsoo. membuat laki-laki itu jatuh seperti pin bowling.
Wajah Suzy berubah semerah tomat karena malu, Myungsoo menghela napas dan menatapnya dengan tatapan kesal bercampur berbagai macam perasaan lainnya.
“neo…neo jeongmal…” kata Myungsoo sambil menunjuk Suzy dengan telunjuknya.

Suzy terus menundukkan kepalanya, ia menghindari tatapan Myungsoo, jantungnya berdetak sepuluh atau mungkin dua puluh kali lebih cepat. “NEON BABOYA??!!” seru Myungsoo.

“ne?? ah a..a..aku…aku…aku..” kata Suzy terbata-bata, ia tidak tahu harus bilang apa.

Myungsoo menghela napas dan berdiri. “dasar babo” gumamnya, lalu berjalan ke kelas.
Suzy memukuli kepalanya sendiri dan mengacak-acak rambutnya “ah Bae Suzy, neo jeongmal baboya!! kenapa kau tidak bicara padanya??! ah sialan!!” kata Suzy.

“Suzy-ya, tadi Myungsoo sonbae bilang apa?” tanya Jieun, Suzy hanya cemberut. “dia tidak bilang apa-apa, kaja!! kita ke kelas” kata Suzy sambil berdiri, lalu menarik Jieun ke kelas.
***************

Myungsoo menutup buku fisikanya lalu menghela napas untuk yang kedua kalinya hari ini. “aish, hari ini aku benar-benar sial, dompetku ketinggalan ditambah lagi bertemu gadis babo itu” kata Myungsoo dalam hati.

“yah, kenapa wajahmu kusut begitu?” tanya Kim Donghyun, sahabat sekaligus teman sebangkunya. “ah amugeotdo eobseo, hanya saja hari ini aku bertemu seorang gadis babo di koridor” kata Myungsoo,

Donghyun jadi teringat pada gadis berambut panjang yang ia temui di koridor tadi.

“gadis babo?” tanya Donghyun, “eoh, sudahlah tidak usah membicarakannya” kata Myungsoo lalu pergi ke lokernya, ia menemukan selembar kertas berbentuk hati tertempel di lokernya. disitu tertulis:

“Good morning sonbae!! Bagaimana ujian fisika hari ini?”

Myungsoo tersenyum dan memasukan kertas itu ke dalam kantongnya. Setiap pagi ia pasti menemukan catatan berisi kata-kata penyemangat untuknya dari penggemar rahasianya. Hal ini sudah terjadi selama kira-kira setahun.
“setidaknya ini bisa membuatku sedikit bahagia, tapi siapa ya pengirimnya?? aku benar-benar penasaran”
_____________________________

[singkat cerita] sepulang sekolah…

Suzy melempar tasnya ke pojok kamar dan merebahkan dirinya di tempat tidur. Ia benar-benar lelah hari ini. Tangannya pegal-pegal karena mengepel koridor, punggungnya sakit karena terpeleset, pokoknya hari ini benar-benar sial.
Satu-satunya yang menyenangkan adalah ia bisa bertemu dengan Myungsoo, bahkan Myungsoo bicara padanya, meskipun yang dimaksud bicara itu adalah mengatainya babo. Tiba-tiba ponselnya berbunyi, ada sms dari Jieun.

From: Lee Jieun
Suzy-ya, aku dengar guru bahasa Korea akan memberi tugas membuat film dokumenter, partnernya dengan anak kelas 3, aku harap aku dipasangkan dengan Myungsoo sonbae^^

Suzy tersenyum, harapannya juga sama. Ia pun mengetik balasan.

To: Lee Jieun
wah jinjjara?? bagus kalau begitu

Beberapa menit kemudian datang lagi balasan dari Jieun.

From: Lee Jieun
Besok pengumumannya di tempel di mading kita lihat bersama-sama ya

Suzy membalas sms Jieun lalu menghela napas “ah semoga saja partnerku Myungsoo sonbae” gumam Suzy senang…
____________________________

Keesokan harinya di sekolah…

Murid-murid kelas dua berdesak-desakan di depan mading untuk melihat siapa partner mereka untuk tugas bahasa Korea.
Suzy juga ikut berdesak-desakan dengan yang lain, namanya ada di urutan kedua.

Eh? Apa itu? partnernya adalah Kim Myungsoo? Serius?

Suzy antara percaya dan tidak percaya melihat tulisan di papan, sementara Jieun menangis sambil menghentak-hentakan kaki karena partnernya adalah Park Chorong.
Suzy kasihan melihat Jieun, tapi sisi egoisnya tetap ada. Ia tidak mau menukar posisinya dengan Jieun meskipun sahabatnya itu memohon padanya. Ia terlalu senang, harapannya menjadi kenyataan.
Suzy pun meninggalkan sahabatnya dan pergi ke perpustakaan untuk menemui Myungsoo.

Sesampainya di sana, ia melihat Myungsoo sedang bicara dengan seorang perempuan, ia bisa mendengar pembicaraan mereka.

“kau mau kan jadi pacarku?” tanya gadis itu, Myungsoo dengan santainya menggeleng “shireo” katanya singkat. “kenapa tidak mau??” tanya gadis itu sambil cemberut, “karena aku tidak suka gadis babo” kata Myungsoo.
Gadis itu kelihatan marah lalu menampar Myungsoo “bisa-bisanya kau mengataiku babo, dasar keterlaluan!” kata gadis itu lalu pergi meninggalkan perpustakaan.

Suzy yang melihat kejadian itu hanya bengong dengan mulut membentuk huruf ‘o’
Myungsoo menyadari keberadaan Suzy dan bertanya pada gadis itu “kau sedang apa?”
Suzy cepat-cepat mengambil ponsel di sakunya “aku sedang menelpon eomma-ku” karang Suzy. “oh, kau juga suka padaku?atau kau mau menyatakan cinta juga?” tanya Myungsoo lagi, Suzy menggelengkan kepalanya “a..a..aniyo” katanya.
“bagus kalau begitu, aku tidak suka gadis babo” kata Myungsoo lalu duduk di salah satu kursi dan melanjutkan tidurnya yang sempat tertunda.
Suzy memanyunkan bibirnya lalu duduk di hadapan Myungsoo. “sonbae, aku ingin mengatakan sesuatu” kata Suzy, “katanya tadi kau tidak menyukaiku? sudahlah menyatakan cintanya nanti saja, aku mau tidur” kata Myungsoo lalu menguap.
“ih aku memang tidak mau mengatakan itu, aku disini karena tugas bahasa Korea” kata Suzy lagi, sambil mencolek-colek lengan Myungsoo dengan jari telunjuknya. “aish kau ini sangat mengganggu!! eoh eoh arasseo!! aku juga sudah lihat, nanti siang saja kita perginya” seru Myungsoo kesal, lalu berdiri dan berjalan meninggalkan perpustakaan. “keunde…Myungsoo sonbae…” panggil Suzy sambil mengikuti Myungsoo keluar. “aduh apa lagi sih??!” tanya Myungsoo kesal,
“kita perginya hari ini kan? karena kalau besok aku harus pergi ke rumah Jieun. Please perginya hari ini yaa, aku mohon” kata Suzy sambil mempraktekan gerakan Sorry Sorry.
“ne, kita pergi hari ini” kata Myungsoo lalu berjalan lagi ke kelas.
Suzy langsung meloncat dan berteriak “aah gomawo!!”
****

Siang harinya…

Suzy memutuskan untuk membuat video dokumenternya di museum teddy bear. Myungsoo tidak setuju dengan pilihan Suzy, tapi gadis itu memaksanya, mau tidak mau ia menurut.

“wah, kita akan mulai dari mana?” kata Suzy sambil tersenyum dan melihat-lihat berbagai macam pose teddy bear di sana. “terserah kau saja” kata Myungsoo datar.
“ayolah sonbaenim, senyum sedikit, di video ini harus ada kita berdua” kata Suzy sambil menyalakan kamera digital-nya yang berwarna pink metalic.

“Myungsoo oppa”

Tiba-tiba terdengar suara seorang gadis memanggil Myungsoo.
Suzy dan Myungsoo, keduanya sontak menoleh ke sumber suara.
Gadis yang memanggil Myungsoo itu tersenyum dan melambaikan tangannya.
“annyeong!” kata gadis itu ramah.
“Mina-ya, sedang apa kau di sini?”….

#To Be Continued…..
________________________________

Kyaa, gimana nih gaje gak sih?? hehe^^ gaje atau pun ngga tetep RCL yaa…
v(^.^)v

56 thoughts on “Sonbae’s Secret Lover [CHAPTER 1]

  1. Woa seru seru coy . Mantap dech ma alurnya…
    Masukin taeyeon dong dlm cerita ini#maklum fans berat taeyeon.
    Keep on writing y

  2. lanjut thor, udah penasaran beudd~~~ xD
    jadi penasaran, Mina siapanya Myungsoo?
    btw, q suka beud sama couple Suzy-Myungsoo ^^ *gak ada yang nanya -__-“*

  3. kyaaa ! Baru ngerti xD ! ternyata top banget dah, cerita ini :D !!! hahahha !! Aku aneh,ya, masa’ komen yang di part 2 dulu baru disini ? hahaha, gapapalah yang penting aku komen u,uV. *maaf komen saya ga bermutu ._.*

  4. wah, kenapa dimana2 aq ketemu sama istri keduanya G.O? * nunjuk2 byungheewife,,

    wkwkwkw,, ngakak baca pas suzy n myungsoo ke museum teddy bear, wkwkwkwk,,,

    gak bisa bayangin,,

    part 2 nya sudah ada ya? loncat kesana dulu,, xixixixi keren2,,

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s