Sonbae’s Secret Lover [CHAPTER 2]

image

Title: Sonbae’s Secret Lover

Author: Yoo Jangmi

Genre: Comedy, Romance

Length: Chaptered

Rating: T

Cast:
-miss A’s Bae Suzy (배수지)
-INFINITE’s L / Kim Myungsoo (김명수)
-IU / Lee Jieun (이지은)
-Boyfriend’s Kim Donghyun (김동현)
-Girl’s Day’s Bang Mina (방민아)
Added new casts!!:
-2PM’s Jang Wooyoung (장우영)
-SNSD’s Kim Taeyeon (김태연)

Disclaimer: Semua cast di dalam cerita ini (kec.OC) bukan milik author, tapi storyline asli milik author bukan plagiat.

Author’s Note: Wah udah part 2 lagi hehe^^, karena ternyata lumayan banyak yang suka sama FF ini, jadinya author semangat dan cepet deh bikinnya. Ada yang penasaran ga sih sama lanjutannya?? hehe^^
Ya udah, don’t be SiDers and don’t be plagiator!! Happy Reading!!! ~(^_^)~

_______________________________________

#LETTER 2#
“Oh My God !!”

“Mina-ya, sedang apa kau di sini?” tanya Myungsoo. “aku sedang jalan-jalan saja, Oppa sendiri sedang apa di sini?” kata Mina sambil tersenyum.

“ia memanggil Myungsoo sonbae dengan sebutan Oppa?? siapa dia?” kata Suzy dalam hati sambil memperhatikan sikap Myungsoo dan Mina.
“aku sedang mengerjakan tugas sekolah” jawab Myungsoo sambil berusaha tersenyum pada Mina.

Meskipun sebenarnya ketika melihat Mina, yang muncul dalam otaknya adalah memori-memori menyedihkan, memori tentang masa lalunya bersama gadis itu.

“begitu ya, oh dia ini siapa?” tanya Mina, lalu melihat ke arah Suzy. Suzy jadi salah tingkah, “aku…aku ini partner satu kelompoknya. Ah kalau begitu aku pergi dulu, kalian mengobrol saja” kata Suzy sambil menunjuk tanpa arah lalu berjalan pergi.

“Myungsoo Oppa, yang tadi itu yeojachingu baru??” tanya Mina, Myungsoo tersenyum dan menggelengkan kepalanya “aniya, dia hoobae-ku” kata Myungsoo. Mina mengangguk mengerti, “kalau begitu aku pergi dulu ya” kata Mina, ia membalikkan badannya. Tapi Myungsoo meraih tangannya, “Mina-ya, jebal, sebentar saja, tetap di sini bersamaku sebentar saja”…
******

Suzy berjalan ke sisi lain museum sambil cemberut, ia terus memikirkan perempuan yang memanggil Myungsoo dengan sebutan Oppa itu. “uh siapa sih dia?? benar-benar mencurigakan, apa dia…aah andwae ia tidak boleh!!! kalau dia yeojachingu-nya Myungsoo sonbae, terus aku bagaimana huaaaaa” kata Suzy sambil meloncat-loncat histeris.
Semua orang di sana menatapnya dengan tatapan heran bercampur ngeri.
Suzy menghentikan kelakuan gilanya lalu nyengir salah tingkah. Ia menutupi wajahnya dengan kedua tangannya dan pergi ke bagian museum yang lebih sepi.

Suzy duduk di sebuah kursi lalu melamun. Beberapa meter di depannya, dipajang sebuah boneka teddy bear besar. Suzy memandangi teddy bear itu dan menunjuknya “yah, teddy!! kenapa kamu menatapku seperti itu?? aku sedang stress, ara?? Myungsoo sonbae, sepertinya dia punya yeochin, gadis itu sangat manis, sikapnya anggun tidak seperti aku. Aku sangat babo, ceroboh, tidak punya keahlian apa-apa, sepertinya aku tidak punya harapan, oh teddy aku harus bagaimana?? eotteohke?? eoh??” kata Suzy, mencurahkan seluruh isi hatinya pada teddy bear besar yang setia mendengarkannya tanpa bicara atau protes sedikitpun.

“yah, kau sedang bicara pada teddy bear itu?”

Suzy melihat ke kanan dan ke kiri mencari orang yang mengajaknya bicara. Dan ia melihat, laki-laki aneh yang bertemu dengannya di koridor waktu itu. “kau lagi, sebenarnya kamu siapa sih?? kenapa selalu menggangguku??” seru Suzy.
Laki-laki itu tersenyum lalu menghampiri Suzy dan duduk di sebelah gadis itu. “aku siapa? masa kamu tidak tahu aku siapa” katanya. “nan jeongmal molla” ujar Suzy sambil memainkan rambutnya. “aku Kim Donghyun, sonbae-mu di sekolah” kata laki-laki yang ternyata bernama Kim Donghyun itu.
Suzy melebarkan matanya dan menatap Donghyun lekat-lekat . “jinjja?? tapi kok aku belum pernah lihat??” kata Suzy bingung. “ya aku memang jarang keluar dari kelas, jadi aku kurang populer. Kau sedang apa di sini??” kata Donghyun, Suzy memanyunkan bibirnya lalu berkata “aku sedang mengerjakan tugas bahasa Korea”
Donghyun kelihatan mencari-cari sesuatu, “kalau begitu mana partnermu??” tanya Donghyun.

Mendengar kata-kata Donghyun, Suzy jadi teringat lagi pada Myungsoo dan perempuan tadi. Ia menghela napas, “aku tidak tahu, partnerku sudah mati” kata Suzy. Donghyun tersenyum, lalu mengambil kamera di tangan Suzy. “wajahmu kusut sekali, sepertinya kau butuh sedikit hiburan” ujar Donghyun sambil menyalakan kamera digital pink milik Suzy. “ayo senyum” katanya lagi, ia mengarahkan kamera ke Suzy. “ah, sudah tahu aku sedang badmood begini, kenapa menyuruhku senyum??” omel Suzy kesal. “ayolah cepat senyum, kalau kau mau senyum, aku akan membelikanmu es krim” kata Donghyun.
Suzy menghela napas lalu berdiri “baiklah aku mau senyum, tapi sonbae janji ya, belikan aku semangkuk besar sundae blueberry” kata Suzy lalu berlari mendekati si teddy bear besar, ia pun tersenyum. Donghyun mengacungkan jempolnya, dan mengambil foto Suzy bersama teddy bear besar.

“geurae, sekarang sesuai janjiku, kau akan kubelikan semangkuk besar sundae blueberry, kaja!” kata Donghyun, sambil mengacak-acak rambut Suzy.
Gadis itu tersenyum dan tertawa bahagia.
Untuk pertama kalinya dalam hidupnya, ia melupakan Kim Myungsoo..
************************

Keesokan harinya…

Suzy membawa setumpuk buku sejarah ke perpustakaan sekolah sambil menggumamkan sebuah lagu. Ia menyusun buku-buku itu di rak lalu duduk di salah satu bangku perpustakaan. “uh capek juga” gumam Suzy sambil menggoyang-goyangkan tangannya yang pegal.

“Suzy-ya!”

Jieun tiba-tiba muncul dan menghampirinya, sambil membawa se-amplop surat lagi. “eoh Jieun-a, kupikir siapa” kata Suzy sambil tersenyum. “aku minta tolong lagi ya” kata Jieun sambil menyerahkan sebuah amplop kuning.

Lagi-lagi surat untuk Myungsoo.

Suzy menghela napas dan mengambil surat itu. “ok, nanti akan aku letakan ini di lokernya” kata Suzy. Jieun tersenyum dan memeluk sahabatnya “aah jeongmal gomawo chinguya!!” katanya senang. “oh ya, ada murid baru lho” kata Jieun lagi sambil melepaskan Suzy.
“murid baru?” tanya Suzy kaget. Jieun mengangguk “ya, sekarang dia ada di kelas, kau mau lihat?” kata Jieun, Suzy mengangguk.
Ia dan Jieun pun pergi ke kelas bersama-sama.

Sesampainya di sana, Suzy shock setengah mati. Murid baru yang di maksud Jieun adalah, perempuan yang bertemu dengannya dan Myungsoo di museum teddy bear.

“Jieun-a, murid baru yang kau maksud, itu?” tanya Suzy sambil menunjuk gadis itu. Jieun mengangguk “ne, namanya Bang Mina, ia pindahan dari Amerika” ujar Jieun.

“ah kalau begini caranya semakin susah saja, bagaimana aku bisa mendekati Myungsoo sonbae kalau Bang Mina itu ada di sini??” kata Suzy dalam hati, ia semakin putus harapan.
Jieun menatap sahabatnya dengan tatapan heran, “Suzy-ya, wae geurae?? kau mengenalnya??” tanya Jieun, Suzy menggeleng pelan sambil tersenyum “aniyo, aku tidak mengenalnya” kata Suzy, lalu pergi ke tempat duduknya, yang tepat di sebelah Mina.

“oh annyeong, kamu yang kemarin kan?” kata Mina, Suzy menganggukan kepalanya “ne, kau baru pindah ke sini?” tanya Suzy, sekedar basa basi. Pertanyaan yang ingin ia tanyakan sebenarnya bukan itu. “ne, aku baru sampai di Korea kemarin pagi, oh ya namamu…Bae Suzy kan?” kata Mina, Suzy mengangguk. “oh Mina-sshi, ngomong-ngomong, apa hubunganmu dengan Myungsoo sonbae?? aku cuma ingin tahu” kata Suzy. Mina tersenyum manis, lalu menjawab “aku dan Myungsoo Oppa….., kami pernah pacaran. Meskipun kami sudah putus, aku rasa Myungsoo Oppa masih sangat mencintaiku”
Suzy hanya diam mendengar jawaban Mina.

“cih, jawaban macam apa itu?? percaya diri sekali dia, memangnya dia tahu dari mana?” seru Suzy kesal dalam hati.

Suzy berdiri lalu tersenyum pada Mina “Mina-sshi, aku harus mengambil buku di loker, nanti kita mengobrol lagi ya” kata Suzy lalu pergi ke lokernya.

Seperti waktu itu lagi, surat Jieun tidak ia sampaikan. Ia memasukkan surat itu ke tasnya. Setelah itu ia menempel pesannya untuk Myungsoo di pintu loker Myungsoo.

“mianhae Jieun-a. aku jadi semakin merasa tidak enak, apa aku terlalu egois ya?? Tapi aku sangat menyukai Myungsoo sonbae, ah eotteohke” pikir Suzy, sambil memandangi kertas biru berbentuk hati yang di tempelnya di loker Myungsoo.
Ia tidak bermaksud untuk menghianati Jieun, tapi ia terlalu menyukai Myungsoo. “aku harus pilih mana? sahabat? atau cinta?” gumam Suzy.

“kalau menurutku, kau tetap harus pilih sahabat” ujar Donghyun yang tiba-tiba muncul di belakangnya. “eomma!!!ampun!!!” seru Suzy kaget, ia berbalik dan mendapati Donghyun sedang menertawakannya. Suzy cemberut lalu memukul Donghyun “ih Donghyun sonbae, aku pikir siapa, kenapa sih sonbae hobinya mengagetkanku?!!” kata Suzy kesal. “aku tidak bermaksud begitu, kau saja yang hobinya melamun” kata Donghyun, lalu matanya menangkap pemandangan aneh di loker Myungsoo, yaitu adanya kertas biru berbentuk hati yang tertempel di sana. “oh jadi penggemar rahasianya Myungsoo itu kamu” kata Donghyun lagi.

Suzy melirik loker Myungsoo lalu mengangguk pelan “mmm memang aku. Tapi jangan bilang pada Myungsoo sonbae ya, aku mohon, please” kata Suzy.
“ok, aku janji tidak akan bilang, kalau aku bilang kau boleh menghukumku” ujar Donghyun sambil tersenyum, “geurae, sonbae harus membelikanku 10 mangkuk besar es krim sundae blueberry kalau sonbae melanggar janji” seru Suzy, ia mengacungkan jari kelingkingnya dan tersenyum.

Donghyun malah memasang tampang bingung, ia tidak mengerti bagaimana harus merespon Suzy. “itu maksudnya apa?” tanya Donghyun sambil menunjuk kelingking Suzy. “sonbae tidak tahu ini? ya ampun, maksudnya begini” kata Suzy sambil meraih tangan Donghyun lalu menautkan kelingking mereka. Donghyun tersenyum dan mengangguk mengerti “ah maksudmu begitu” ujarnya pelan.

kriiiing!!!

Terdengar suara bel masuk (yang sebenarnya lebih terdengar seperti orang sakit tenggorokan)

Suzy melihat jam tangannya dan memekik “omo!! kelas sejarah!!” pekik Suzy, ia menarik tangannya lalu tersenyum pada Donghyun. “sonbae, mianhae, aku tidak bisa mengobrol lagi, aku harus ke kelas, kalau tidak, nanti aku tinggal sejarah. Kalau ketemu lagi, kita mengobrol lagi ya, annyeong” kata Suzy, lalu melambaikan tangannya dan berlari ke kelas.

Donghyun melihat tempelan di loker Myungsoo sekali lagi. Rasanya ia ingin mencabutnya.
“kenapa, dia harus menyukai Myungsoo??”…
***************************

[singkat cerita] Keesokan paginya…

Suzy duduk di halte bus sambil melamun. Dan lama-kelamaan ia tertidur.

#mimpi Suzy#

“Suzy-ya” panggil Myungsoo sambil tersenyum. Suzy membalas senyuman Myungsoo “ne, ada apa?” tanya Suzy. “kau mau kan jadi yeojachingu-ku??” kata Myungsoo sambil memegang tangan Suzy.
Gadis itu terdiam saking senangnya. Myungsoo mengibas-ngibaskan tangannya di depan wajah Suzy dan memanggil nama gadis itu “Suzy-ya, yah Bae Suzy!!”….

“yah Bae Suzy!!” seru Myungsoo sambil menepuk bahu gadis itu. Suzy tersentak dan langsung keluar dari dream land-nya. “Appa!! Eomma!!” pekik Suzy, ia menengok ke kiri ke kanan dan mendapati Myungsoo duduk di sebelahnya. Wajahnya langsung berubah warna semerah tomat.

“aduh kenapa ada dia? tadi aku pasti sangat memalukan, ah eotteohkhae?” kata Suzy dalam hati. Rasanya ia ingin menyembunyikan wajahnya di balik topeng kucing dan berkata “hai aku bukan Suzy, aku Tokyo Mew Mew!!”

“kau tidak mau meneruskan proyek bahasa Korea??” tanya Myungsoo, Suzy mengangguk “aku mau!! tentu saja aku mau!!” seru Suzy semangat, “kalau begitu ayo kita pergi sekarang” kata Myungsoo datar. “ne?? sekarang ?? terus sekolah?? memang kita mau bolos??” tanya Suzy kaget, ia hampir tersedak saking kagetnya. Myungsoo mengangguk, “ne sekarang, lagipula kita juga sudah terlambat setengah jam. Memangnya kau masih punya muka untuk datang ke sekolah??” kata Myungsoo.

Terlambat setengah jam?? oh my god!!! serius?? berapa lama ia tidur di halte??

Suzy melirik jam tangannya yang menunjukkan pukul 07:35
“andwae!! aku bisa dikuliti sama Kim sonsaeng!!” jerit Suzy.
Seharusnya hari ini ia presentasi bahasa Inggris.

Myungsoo menyikutnya lalu berdiri “Kaja! bus-nya sudah datang” katanya. Suzy menghela napas lalu berdiri dan mengikuti Myungsoo naik ke bus.
Mereka berdua duduk di kursi pojok belakang.
Suzy memilih yang dekat jendela, ia sangat suka membuka jendela dan membiarkan rambutnya ditiup angin. Untuk sejenak ia bisa melupakan presentasi bahasa inggris dan menikmati tiupan angin. Ini pertama kalinya ia bolos sekolah, ternyata rasanya menyenangkan.

“aah aku hidup!!!” teriak Suzy senang, Myungsoo membekap mulut gadis itu. “geumanhae!! itu memalukan!!” kata Myungsoo, Suzy melepaskan tangan Myungsoo yang membekapnya, lalu tersenyum. “sonbae, kenapa sih selalu bersikap cool begitu?? sekali-sekali harus gila sedikit, baru hidup bisa bahagia” kata Suzy.
Myungsoo hanya menghela napas dan memperhatikan hoobae-nya yang sedang berteriak-teriak ke luar jendela seperti orang gila.
Ia tersenyum, malah sebenarnya ia ingin tertawa.

“gadis ini, kelakuannya benar-benar seperti anak autis. Tapi dia lucu. Ah apa ini Kim Myungsoo?? kau tidak akan menyukai gadis babo itu, sejak kapan seleramu berubah drastis?”
pikir Myungsoo.
Ia percaya, bahwa ia masih menyukai Mina. Dan ia akan terus percaya kalau memang Mina-lah satu-satunya yang ada dalam hatinya.

Mereka berdua turun di halte yang tidak terlalu jauh dari museum teddy bear.
Sesampainya di sana, mereka cepat-cepat menyelesaikan video dokumenter itu. Mereka butuh seharian untuk menyelesaikannya.

Suzy duduk di bangku tempat ia curhat pada teddy bear waktu itu, dan menonton ulang videonya. “ehmm lumayan bagus juga” katanya. Myungsoo duduk di sebelahnya dan menyodorkan sebuah CD. “nih CD kosongnya, kau bisa pakai untuk itu” kata Myungsoo, Suzy tersenyum dan mengambil CD itu. “gomawo!!” katanya.
“sudah ah, aku pulang duluan ya, terserah kau mau pulang atau tidak” kata Myungsoo sambil berdiri lagi lalu berjalan pergi. Suzy membiarkan saja Myungsoo pergi, ia tidak berbuat gila atau menahan sonbae-nya itu. Karena ia terlalu senang, seharian ini waktunya dihabiskan bersama Myungsoo, bukan dengan setumpuk buku pelajaran.
Suzy melirik jam tangannya, “ah masih jam segini, pergi ke tempat Eonni saja ah” gumam Suzy. Ia pun memasukkan CD dari Myungsoo ke tas-nya, lalu berdiri dan berjalan keluar museum.
***

Di sebuah cafe…

Seorang wanita cantik sedang duduk di cafe-nya, mengawasi anak-anak buahnya bekerja, sambil menikmati secangkir Vanilla Latte hangat. Tiba-tiba kedamaiannya itu dipecahkan oleh suara teriakan.

“Taeyeon Eonni!!!”

“pasti Suzy, kenapa lagi dia??” pikir Taeyeon sambil meletakkan cangkirnya di meja, dan menyambut Suzy yang datang sambil teriak-teriak (seperti biasa) dengan senyumannya. “Eonni, aku butuh pendengar nih” kata Suzy sambil duduk di hadapan Taeyeon. “ada masalah apalagi sih?? oh ya Jieun mana?? kau tidak mengajaknya?” tanya Taeyeon. Suzy menggeleng, “justru ini menyangkut Jieun” kata Suzy, semakin tidak sabar ingin menceritakan isi hatinya pada Taeyeon.
“geurae geurae malhaebwa” ujar Taeyeon sabar.
“Eonni tahu kan, sonbae yang sering kuceritakan itu? Aku senang sekali akhir-akhir ini aku bisa sangat dekat dengannya. tapi aku bingung juga” cerita Suzy. Taeyeon mencerna cerita Suzy di otaknya lalu bertanya “semestinya kau senang, terus kenapa harus bingung??”
Suzy mengacak-acak rambutnya sendiri sambil cemberut, “Jieun juga menyukai sonbae itu!! ditambah lagi di sekolah ada murid baru, dan dia itu mantan pacar Myungsoo sonbae!! huaaaa stress!!” seru Suzy, sampai-sampai semua pengunjung cafe menatap Suzy heran karena seruannya.

Taeyeon tersenyum pada pelanggan-pelanggannya lalu kembali pada Suzy, ia memelototi gadis itu. “kecilkan sedikit volume suaramu, nanti aku dikira mengobrol dengan orang gila!!” kata Taeyeon. “mianhae, habis aku terlalu terbawa perasaan” ujar Suzy sambil menundukkan kepalanya.

“tadi kau bilang Jieun menyukai siapa??”

Terdengar suara Jang Wooyoung (asisten Taeyeon) berseru, sambil menghampiri Taeyeon dan Suzy. Sejak tadi ia mendengar pembicaraan Suzy dan Taeyeon.

“ah Oppa membuatku kaget!! Jieun tidak menyukai siapa-siapa kok” kata Suzy sambil manyun. Wooyoung duduk di sebelah Suzy lalu bertanya lagi “tadi aku dengar kau bilang Jieun menyukai seseorang. siapa orangnya?? bilang padaku!! ayolah Suzy-ya”.

Sejak dulu, Wooyoung memang menyukai Jieun. Ia terang-terangan menunjukkan perasaannya, tapi Jieun terang-terangan menolaknya.

“aku tidak tahu, aku tidak bilang begitu!!” seru Suzy frustasi. Taeyeon hanya bisa geleng-geleng kepala melihat kelakuan asisten dan sahabatnya yang sangat kekanak-kanakan. “yah, daripada ribut terus dan membuat pelangganku kabur, lebih baik kalian pesan sesuatu” kata Taeyeon.
Suzy mengambil buku menu di meja dan memesan segelas besar Frosty Orange Coffee dengan tambahan es krim ekstra. sementara Wooyoung hanya memesan secangkir lemon tea, ia hanya akan menambah kerugian bosnya kalau ia memesan yang sama dengan Suzy.

Beberapa menit kemudian pesanan mereka datang. Suzy langsung menyendoki es krimnya dan memakannya dengan lahap sampai belepotan. Kalau sedang ada masalah, ia selalu makan es krim.
Taeyeon menyeruput Vanilla Latte-nya perlahan, lalu menyodorkan selembar tisu pada Suzy “nih lap mulutmu, ngomong-ngomong saeng, kau tidak mau cerita lagi?” kata Taeyeon. Suzy menelan es krim-nya lalu mengangguk “ne aku mau, aku belum selesai cerita” kata Suzy. “aku ikut dengar ya, apalagi kalau yang menyangkut Jieun-ku, aku mau tahu” kata Wooyoung, Suzy menghela napas dan melanjutkan ceritanya.
***************************

Sore harinya….
[dirumah Myungsoo]

Myungsoo mengacak-acak seluruh kamarnya, mencari suatu benda. Ia sudah membongkar lemari pakaiannya dua kali dan tidak menemukan apa-apa. Ia juga sudah mencari di laci meja belajarnya dan benda itu tidak ada. “dimana CD itu?” gumam Myungsoo, lalu ia ingat sesuatu. Ia salah memberikan CD pada Suzy, yang diberikannya pada gadis itu bukan CD kosong.

Myungsoo menghela napas lalu mengacak-acak rambutnya. “aish!! kenapa aku sebodoh itu?” gumam Myungsoo lagi. Tiba-tiba terdengar suara bel rumahnya.
Myungsoo keluar dari kamarnya dan menuju pintu depan.
Ia membukakan pintu, dan cukup terkejut melihat siapa yang datang.

“annyeong, aku mengganggu tidak??” tanya Mina, yang sekarang sedang berdiri di depan pintu rumah Myungsoo.

“kenapa kau harus datang lagi? kenapa kau datang lagi setelah meninggalkanku?” kata Myungsoo dalam hati.

Ia berusaha mengontrol emosinya, lalu berkata “ani, kau tidak menggangguku, mau masuk?”
Mina menggelengkan kepalanya, dan tersenyum “aniyo, tidak usah. Aku cuma mau memberikan ini, saengil chukhahae Oppa, meskipun terlambat sebulan” kata Mina sambil menyerahkan sebuah kotak berwarna hitam putih. “gomawo” kata Myungsoo singkat, ia mengambil kotak itu dan masuk ke dalam untuk meletakannya di kamar. Setelah itu ia kembali ke pintu depan.

“yakin tidak mau masuk??” tanya Myungsoo. Mina menggeleng “tidak usah, oh aku harus pergi, kapan-kapan aku ingin mengobrol dengan Oppa lagi. annyeong!” kata Mina.
Ia melangkahkan kakinya dan pergi dari rumah Myungsoo, tapi baru sampai di halaman, Myungsoo menahannya.

“Mina-ya”
panggil Myungsoo. Mina membalikan badannya dan tersenyum “ne? ada apa?” tanyanya.
Tanpa ba-bi-bu, Myungsoo langsung memeluknya….
_____________________________________

[Di rumah Suzy]

Suzy duduk di atas ranjangnya dan membuka laptop putih miliknya. Ia memasukan CD dari Myungsoo, lalu mengambil ponselnya.
“ehmm, kira-kira Myungsoo sonbae sedang apa ya??” pikir Suzy.

“eh CD ini ada isinya?? katanya kosong” gumam Suzy, saat ia melihat ada satu folder dalam CD itu. Suzy sangat penasaran, apa kira-kira isinya??
Karena rasa penasarannya begitu kuat, ia pun membuka folder itu.
Suzy langsung memekik kaget melihat isinya. “omo!! apa ini??”…

#To Be Continued…..
———————————————–

Gimana nih lanjutannya?? seru ga?? bikin penasaran ga?? atau gaje???
Tetep RCL yaa ^^

43 thoughts on “Sonbae’s Secret Lover [CHAPTER 2]

  1. hohoho. gangerti sih, sebenernya. soalnya belum baca dari part 1 :) tapi bukan berarti ceritanya ga seru loh :) seru, kok :) (Ada L lagi u,u). Baca dulu, yaa… fyi, please manage the EYD :) thanks eonnie #bow

  2. Wah emang ada sedikit masalah typo-nya coba di cek lg y…
    Suka dech akhirnya taeyeon unnie dimasukkin senengnya#lebay mood on.
    Tp alurnya makin seru kok.
    Ditunggu lo kelanjutannya.
    Keep on writing y

  3. suzy kek orang autis memang
    tpi cocok kok karakternya… aku suka
    tokyo meow meow itu bikin aku ngakak thor… hahahaha
    ayolohhh kira”itu CD apaan???

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s