Romance City (Part 2)

Title
Romance City

Author
Park Yoo An

Length
Chaptered

Rating
PG-13

Genre
Romance, Drama, Comedy (?)

Main Cast
Yoona – Donghae
Taeyeon – Leeteuk
Seohyun – Sehun
Jessica – Heechul
Suzy – Soohyun
IU – Wooyoung
Sooyoung – Ryeowook

Other Cast
*CARI SENDIRI*

@ SOOWOOK’s HOME
Sooyoung sedang membuat makanan untuk dirinya sendiri. Walau dia sendiri sudah tahu kalau Ryeowook telah memasak tadi pagi. Hidangan yang dibuat oleh Ryeowook tampak enak di mata Sooyoung. Tapi Sooyoung berusaha keras untuk tidak memakan masakan Ryeowook. Yeoja itu begitu membenci Ryeowook. Kalau saja bukan karena Ryeowook, pasti Sooyoung sudah menikah dan bahagia bersama Cho Kyuhyun.
“ARRGG! Aku tidak bisa memasak!” Sooyoung frustasi. Diletakkannya pisau yang sedari tadi dipegangnya secara kasar. Kemudian mengacak rambutnya kesal. Pandangannya teralih pada banyaknya hidangan yang terdapat di meja makan. Sejenak, Sooyoung menelan ludah. Ingin rasanya dia memakan masakan suaminya itu.
“Aku makan tidak ya?” Tanya Sooyoung pada dirinya sendiri… “Gu~” perut Sooyoung sudah berkeroncong. “Aishh! Bodo amat!” Akhirnya pendiriannya runtuh juga. Sooyoung segera duduk dan melahap semua makanan itu. Ckckckckck xD

 

@SEOHUN
“YAK!YAK!YAK! Kenapa kau senyam-senyum?” Tanya Seohyun yang posisinya sekarang sedang dalam gendongan Sehun.
“Aniyo. Tidak apa – apa.” Balas Sehun masih dengan cengengesan (?).
Seohyun menatap Sehun horror. Ada apa sih dengan namja satu ini? Batin Seohyun.
“YA! Tidak mungkin kalau tidak apa – apa. Pasti ada sebabnya!”
“Geurae. Aku hanya senang akhirnya kita bisa dalam posisi sedekat ini.”
Seohyun membulatkan matanya. Sedetik kemudian, dirinya meninju keras dada Sehun.
“ARGGH!!” pekik Sehun. Tiba-tiba keseimbangannya mulai goyah. Seohyun langsung kepanikan dan mengeratkan tangannya pada leher Sehun. Tetapi untungnya mereka tidak jadi jatuh. “Noona, nanti kalau kita jatuh bagaimana? Apa kau tidak berpikir aku nanti akan bengkak atau malah gepeng?”
“Mwo? Apa maksudmu!” Seohyun menatap heran Sehun.
“Kau tidak tahu? Badanmu itu berat sekali. Jika kita jatuh, lalu kau menindihku, bisa-bisa badanku nanti jadi bengkak atau malah gepeng kaya kertas.”
Merasa diejek, akhirnya Seohyun hanya cemberut.

 

@TAETEUK
Sudah 30 menit ini, Taeyeon masih heran menatap Leeteuk dengan terbengong-bengong. YA BODOH SEKALI! Sedangkan Leeteuk hanya sibuk memandangi taman sambil senyam – senyum sendiri.
“Neo, maksudmu apa Oppa?” akhirnya Taeyeon buka mulut. Suaranya seperti orang bodoh #digaplak Taenganggers (bener gak nih tulisannya?)
“MWO?!” Leeteuk menatap Taeyeon. Ya Tuhan, gadis ini tidak mengerti juga? Dasar Pabbo! Batin Leeteuk. “Ya, jadi kau tidak mengerti?” Tanya Leeteuk pada Taeyeon. Taeyeon hanya membalasnya dengan gelengan kepalanya. Masih memasang tampang pabbo.
“Memangnya apa maksudnya?” Tanya Taeyeon.
“My L. L adalah Leeteuk.” Jawab Leeteuk. Leeteuk mengalihkan pandangannya lurus ke depan.
“Ooo.. Begitu.” Taeyeon mangut-mangut. Leeteuk mengkerutkan dahinya. Jeongmal, dia tidak tahu ap… sebelum Leeteuk selesai membatin, tiba – tiba.
“GYA!” jerit Taeyeon histeris sambil menutupi mukanya yang memerah seperti apel fuji. Sontak saja Leeteuk langsung kaget dan menatap Taeyeon.
“Ya, Taeng gwenchana?” Tanya Leeteuk.
“Oppa kenapa kau menyuruhku mengganti judul lagu My J menjadi My L? Namamu?” Tanya Taeyeon sambil menarik tangannya yang tadi menutupi mukanya.
“Karena aku…Taeng…Joahae!” kata Leeteuk.
Taeyeon membulatkan matanya. “Oppa…” gumam Taeyeon. Leeteuk menatap lekat manik milik Taeyeon. Leeteuk merasa ada rasa sedih yang tersirat. Leeteuk jadi bingung. Jangan-jangan Taeng tidak menyukaiku? Baboya Leeteuk! Harusnya kau tidak mengatakan itu!! Umpat Leeteuk dalam hati. Leeteuk kembali mengalihkan pandangannya lurus kedepan. Merasa salah tingkah. Namun tiba-tiba Taeyeon memeluknya.
“Nado joahaeyo Oppa! Ani ani! Saranghae Oppa!” ujar Taeyeon sambil mengeratkan pelukannya pada Leeteuk.

 

@YoonHae
Yoona dan Donghae sedang duduk berdua di ruangan Mr. Im. Keduanya hanya bisa membisu satu sama lain dan saling tertunduk.
”Hai…” ucap mereka bersamaan. Namun, belum lama setelah itu Mr. Im datang dan membawa CD ditangannya.
”Yogi Lee Donghae-ssi, ini CD untuk aransemen lagu barumu.” kata Mr. Im ramah sambil menyodorkan sebuah berkas berisi CD.
”Kamsahamnidah Mr. Im.” kata Donghae lalu membungkukkan badan. Kemudian minta pamit pergi.
Yoona yang sedari tadi diam, kini mulai beringsut keluar dan mengikuti Donghae.
”Ya! Neo! Kau! Lee Donghae.” panggil Yoona dari kejauhan. Sementara Lee Donghae menghentikkan langkahnya dan berbalik mengetahui siapa yang memanggilnya.
”Annyeong. Kita belum berkenalan. Choneun, Im Yoona imnida.” Yoona memperkenalkan diri sambil mengulurkan tangannya.
Donghae mengerutkan dahinya. Beberapa saat kemudian, namja itu tersenyum dan membalas uluran tangan Yoona.
”Lee Donghae imnida.”
”Aku tahu namamu Lee Donghae. Kau kan terkenal.” ujar Yoona malu-malu.
”Ah masak? Jangan berlebihan seperti itu.” ucap Donghae
@ HEESICA
Jessica terus berdiri di halaman sekolahnya. Jam sudah menunjukkan pukul 1. Jessica sudah lemas. Kakinya serasa pegal sekali. Bahkan tak henti-hentinya Jessica menguap karena mengantuk (?).
Sementara itu, Kim Heechul memandang Jessica dari kejauhan. Heechul melihatnya dari ruangannya. Berkali-kali dirinya terkekeh saat melihat Jessica terus menguap.
”You’re so cute barbie Sica.” gumam Heechul.
Kim Heechul, guru yang dikenal galak itu, menyukai bahkan mencintai seorang murid yang bandel dan tukang tidur bernama Jessica Jung. Entah bagaimana dan apa penyebabnya, yang jelas Heechul sudah jatuh cinta dengan barbie impor Amerika (?) yang satu itu. Bahkan jauh sebelum mereka bertemu. Jauh sebelum Heechul mengenal Jessica. Semua itu berawal dari mimpi aneh Heechul…
Flashback
”Heechul Oppa!” suara merdu dari seorang yeoja sukses membuat Heechul menoleh mencari asal suara. Setau Heechul hanya ada dirinya di tempat itu. Namun, matanya menangkap seorang yeoja cantik berambut pirang yang tak dikenalnya. Anehnya, Heechul sontak memanggil yeoja itu dengan nama ”Jessica”.
Yeoja yang dipanggilnya Jessica itu berlari kearah Heechul. Kemudian memeluk namja itu erat.
”Oppa, nan jeongmal bogoshipeoyo.” ujar Jessica manja. Heechul hanya tersenyum mendengar ujaran Jessica.
”Oppa…” Jessica melepaskan pelukannya. Kemudian merogoh sesuatu di saku roknya. ”Oppa, maukah kau memakai cincin ini? Aku ingin kau berjanji untuk mencintaiku selama-lamanya.” kata Jessica sambil menunjukkan sebuah cincin kepada Heechul.
”Tentu saja.” jawab Heechul enteng. Kemudian mereka berdua memakai cincin yang diberikan Jessica.
Mimpi itu selesai. Heechul terbangun dan mendapati cincin yang sama seperti di mimpinya. Aneh, padahal dia tidak pernah memakai cincin itu. Bukankah cincin itu hanya ada di dalam mimpi Heechul? Tetapi kenapa cincin itu bisa melekat di jarinya sekarang? Itulah pertanyaan untuk Heechul.
7 bulan sudah sejak kejadian itu. Heechul sudah menjadi guru di salah satu sekolah di Seoul. Disinilah keganjalan kembali terjadi. Yeoja yang disebutnya dalam mimpi bernama Jessica itu, kini menjelma ke dunia nyata. Bahkan Jessica juga memakai cincin yang sama seperti miliknya. Bahkan nama yeoja itu memang Jessica.
Flashback End
@ HyunZy
Taeyeon memasuki ruangan yeodongsaengnya. Dilihatnya Suzy tertidur pulas di ranjangnya. Perlahan, Taeyeon mengganti bunga yang sudah layu di vas bunga dan menggantinya dengan yang baru dan masih segar. Setelah itu, Taeyeon mendekati Suzy. Dielusnya dahi Suzy itu. Tiba-tiba Suzy mendesah kesakitan ”Shh…” Taeyeon tampak panik. Namun setelah itu Suzy sudah seperti semula. Akhirnya Taeyeon kembali tenang.
”Suzy-ah, kapan kau akan sembuh? Kau tahu? Unnie iri dengan teman-teman Unnie. Semua teman-teman Unnie bisa bermain dengan dongsaeng mereka. Sedangkan aku? Aku harus menemanimu di rumah sakit.” kata Taeyeon. Tak terasa beberapa bulir air mata sudah meluncur turun dari mata menuruni pipinya.
”Unnie menyayangimu Suzy.” Taeyeon mencium Suzy mulai dari dahi dan kedua pipi secara bergantian. Ketika ciuman terakhir di dahi Suzy, Taeyeon mencium dahinya cukup lama. Air mata terus mengalir lembut dari matanya. Suzy pun bangun.
”Unnie… Waegeurae?” tanya Suzy dengan suara sedikit serak. Taeyeon menarik wajahnya kemudian tersenyum. ”Gwenchana.” jawab Taeyeon.
”Tapi, kenapa kau menangis Unnie?” tanya Suzy. Suaranya masih lemah seperti biasa.
”Aku hanya ingin kau cepat-cepat sembuh.” Taeyeon menyenderkan kepalanya di sebelah ranjang Suzy.
”Aku akan sembuh Unnie.” ujar Suzy. Senyuman pun menghiasi bibirnya yang kering dan pucat.
CKLEK…
Seorang dokter masuk dengan 2 orang suster. Dokter Soo Hyun.
”Sudah baikan Suzy? Huh?” tanya Soo Hyun.
”…” Suzy hanya tersenyum menanggapinya.
”Bagus. Kalau begitu kau harus makan dulu. Arraseo?” perintah Soo Hyun masih dengan senyum.
”Arrata…” Suzy tersenyum lagi. Kali ini dengan memperlihatkan giginya.
”Baiklah, aku ingin bicara dengan Unniemu dulu.” Suzy hanya mengangguk mengerti.
Sementara itu, Suzy sedang makan dibantu oleh 2 suster. Kini Taeyeon dan Soo Hyun sedang berbicara.
”Oppa, apa kau akan terus menutupi perasaanmu? Aku tahu Suzy juga menyukaimu. Bahkan dia mencintaimu.” kata Taeyeon dengan nada penuh penekanan.
”Hmmhh…” Soo Hyun mendesah. ”Aku hanya bimbang.”
”Bimbang kenapa? Kau hanya perlu menyatakan perasaanmu pada Suzy. Aku yakin dia akan menanggapinya dengan bahagia.” Taeyeon tersenyum.
”Gomawa. Aku hanya butuh waktu.”
”Huhh… Butuh waktu? Terlalu lama Oppa! Kau ini gentle tidak sih?” ejek Taeyeon.
”Mwo? Ya neo! Apa yang kau bilang?” Soo Hyun kaget dengan perkataan Taeyeon.
”Aishh… Mollaroyo. Aku pergi dulu.” Taeyeon meninggalkan Soo Hyun begitu saja.
”Ya! Akan kubuktikan aku itu gentle Kim Taeyeon. Memang sesulit itu untuk menembak seorang Kim Suzy?” kata Soo Hyun mengejek tak ayal pada dirinya sendiri.
***

Milky Couple
Ji Eun memegang bibirnya untuk keseratus kalinya. Ia sama sekali tidak menyangka bahwa dirinya sudah tidak ‘virgin’ lagi akibat ciuman Wooyoung tadi.
”Aishh! Baboya Wooyongie! Aku sudah tidak virgin lagi!” rutuk Ji Eun.
Ji Eun kemudian meraih ponselnya dan menulis pesan untuk Wooyoung.
From : Ji Eun (IU)
To : Wooyoung
I’M NOT VIRGIN ANYMORE. And you know who was doing it? YOU!
Sementara itu… Wooyoung sedang duduk di balkon rumahnya dan keasyikan ketika angin membelai lembut dirinya. Tiba-tiba, sms masuk ke HPnya.
Setelah membaca isinya, Wooyoung betul-betul kaget. Dibalasnya sms itu…
From : Wooyoung
To : Ji Eun (IU)
Gwenchana chagi. Itu wajar…
Beberapa saat kemudian, Ji Eun membalas…
From : Ji Eun (IU)
To : Wooyoung
YA OPPA! Sama saja aku sudah tidak ‘virgin’!
Akhirnya merekapun smsan dan kira-kira seperti ini smsnya.
From : Wooyoung
To : Ji Eun (IU)
Siapa yang bilang kau sudah tidak virgin lagi?
From : Ji Eun (IU)
To : Wooyoung
Kau tadi menciumku kan? Berarti aku sudah tidak virgin lagi…
From : Wooyoung
To : Ji Eun (IU)
Sudahlah tidak apa-apa. Toh, sebentar lagi kita juga menikah… Kekeke xD
From : Ji Eun (IU)
To : Wooyoung
OPPA! Kubunuh kau!!
Setelah itu, tak ada sms lagi.
Hmm, konyol!

@ HyunZy

Keadaan Suzy mulai membaik. Kini lubang di jantungnya sudah menutup sempurna. Hanya perlu pemulihan kondisi saja.
Sementara itu, Soo Hyun hanya diam menatap lurus ke arah Suzy yang sedang memakan makanannya dengan lahap. Sedari tadi tangan Soo Hyun terus berada di belakang punggungnya. Memegang sesuatu. Mawar. Sudah direncanakannya bahwa hari ini, dia akan menembak Suzy. Seperti perkataannya, menembak Suzy itu mudah. Namun, rasa-rasanya, Soo Hyun ingin memakan perkataannya itu. Betul, Soo Hyun menyesal. Sulit sekali!
”Suzy-ah??” panggil Soo Hyun.
”ng ng??” hanya itu yang bisa dilakukan Suzy karena mulutnya dipenuhi oleh makanan.
”Eumm… Eohhh, apa makanannya enak?” Bodoh! Kenapa kau tanyakan hal bodoh itu Soo Hyun? Rutuk Soo Hyun dalam hati.
”Tentu saja.” jawab Suzy singkat.
”Suzy-ah?”
”Ne?”
”Apa kau… Kau… Kau… Kau…”
”katakan saja Oppa.”
”Eumm… Kau…”
”Aish… Oppa apaan sih? Cepat katakan.”
”Kau mau menjadi pacarku?”
”Mwo?” Suzy tersentak kaget. Sumpit yang sedari tadi dipegangnya kini jatuh. Dirinya menatap Soo Hyun dengan mulut yang menganga.
”Bagaimana?”
”…” Suzy hanya mengangguk bodoh saja sebagai jawaban ‘iya’. Kemudian Soo Hyun memeluknya. Sementara itu Suzy masih terbengong-bengong. Hahaha xD

Gimana chingu FFnya? Masih kependekan? I NEED YOUR OPINION!!

43 thoughts on “Romance City (Part 2)

  1. Klo menurut aku sich…
    Kependekan sich kagak maupun kepanjangan sich uda kagak pas gtlah Hehe. Tp agak sedikit bingung bacanya… Karena cast-nya byk Bgt.
    Keep on writing y ditunggu lo

  2. Soowook’a dikit banget chingu :(
    Bahkan gag ada percakapan antar ryewook ma sooyoung eonni :(
    N kaya’a lebih sedikit dr kmren yaw….hehehehe
    Tpi gpp dink iti terserah author’a…;)
    Tpi jg qw berharap part selanjut’a soowook bakal dpanjangin lg ceritanya#reader gag nyerah…hehehehe

  3. keren beud dah ni FF! >.<

    sumpah, merinding bacanya *loh, kok merinding? #Plakk

    euhhmmm…… menurutku sihh… ini udah pas, panjangnya, tapii… laen kali dipanjangin lagi yaa…. yang TaeTeuk-nya jugaa… xD

  4. As always, i love SeoHun interaction here. but, but dikit banget. se paragraf doang. bsok2 at least jadiin 2 paragraf doong # wink.wink.
    banyakin ya Seohun moment nya. Seohyun disini jd agk pemarah y. beda dr image biasa.
    update more and keep writin’. :)

    • Gomawo sarannya + commentnya… hehe, mian chingu soalnya sy buat ff ini pas lgi buru-buru + miskin ide. iya part slnjutnya sy panjangin seohunnya… hehe… tunggu ya?

  5. Wah suka banget lucu
    klw q pasti minta taeteuk yang di panjangin
    plis…plisss…plis
    jebal….jebal…jebal…
    Kumohon…
    Komohon…
    Komohon…

    Xixixixixiixixixxiixi alay

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s