Sonbae’s Secret Lover [CHAPTER 3]

image

Title: Sonbae’s Secret Lover

Author: Yoo Jangmi

Genre: Comedy, Romance

Length: Chaptered

Rating: T

Cast:
-miss A’s Bae Suzy (배수지)
-INFINITE’s L / Kim Myungsoo (김명수)
-IU / Lee Jieun (이지은)
-Boyfriend’s Kim Donghyun (김동현)
-Girl’s Day’s Bang Mina (방민아)
– 2PM’s Jang Wooyoung (장우영)
-SNSD’s Kim Taeyeon (김태연)

Disclaimer: semua cast dalam cerita ini (kec.OC) udah pasti bukan milik author, tapi storyline asli milik author dan bukan hasil plagiat.

Author’s Note: waa ternyata chapter ini selesai lebih cepet dari waktu yang author janjiin!!
di chapter ini, selain ada kisah Myungsoo-Suzy-Donghyun author juga nyelipin kisah Jieun-Wooyoung, dan sedikit kisahnya Mina. *love story ribet*
[mian nih buat penggemar Mina, di cerita ini Mina-nya rada nyebelin]
terus untuk backsound, menurut author yang cocok sih lagu As One – Loving Ice Cream sama f(x) ft SHINee – Lolipop, ga tau kenapa, tapi kayaknya cocok aja^^

ya udah deh dari pada banyak bacot, mending langsung ke ceritanya aja^^. Don’t be siders don’t be plagiator!!!
Happy Reading!!^^

============================

#LETTER 3#
“Confused”

“Omo, apa ini!!” pekik Suzy kaget. Di dalam folder itu, terdapat banyak video dan foto Myungsoo bersama Mina.
Suzy menghela napas lalu cemberut
“huh, apa benar kata-kata Mina kemarin?? Apa iya Myungsoo sonbae masih menyukai Mina?? uh itu tidak benar kan??!!” kata Suzy dalam hati, ia mengambil boneka kelinci pink miliknya dan bertanya padanya “yah tokki, itu tidak benar kan?? Myungsoo sonbae pasti akan menyukaiku, ya kan?? ih jawab dong!!” kata Suzy semakin frustasi. Lama-lama ia bisa gila.
Suzy melempar bonekanya lalu menghela napas (lagi). “aku harus mengembalikan CD ini pada Myungsoo sonbae, ia pasti mencarinya” gumam Suzy, sambil mengeluarkan CD itu dari laptop. Setelah itu ia memakai jaketnya dan pergi ke rumah Myungsoo, tentu saja sambil membawa CD itu.

Sepanjang jalan ke rumah Myungsoo (yang hanya berjarak beberapa blok dari rumahnya), Suzy terus menghayalkan kejadian-kejadian aneh yang mungkin sedang terjadi saat ia sampai di rumah Myungsoo. Saking sibuk menghayal, sampai-sampai ia tidak sadar kalau rumah Myungsoo sudah terlewat.
Suzy cepat-cepat berbalik dan berjalan ke rumah Myungsoo.
Sesampainya di depan rumah Myungsoo…

JLEDAAARR!!!!

Suzy merasa seperti di sambar petir, ia melihat pemandangan tidak menyenangkan di halaman. Ia pun bersembunyi di balik tembok dan memanyunkan bibirnya “omo, kenapa Myungsoo sonbae memeluk Mina seperti itu? huaaa aku semakin stress” pikir Suzy. Ia mengurungkan niatnya untuk mengembalikan CD dan berjalan pulang dengan lesu. Sempat terlintas di pikirannya untuk pergi ke tempat Taeyeon, tapi tadi siang ia baru dari sana, jadi ia memutuskan untuk pulang saja.
Di jalan ia melewati kedai es krim yang baru buka kemarin. Suzy menghentikan langkahnya dan menatap gambar es krim di jendela. “aku butuh es krim!!!!!! huaaa tapi aku tidak bawa dompet!!! eomma tolong aku!!!” seru Suzy. Tiba-tiba seseorang menyodorkan satu cup es krim blueberry kesukaannya. Suzy menoleh ke kanan, ternyata Donghyun sudah berdiri di sebelahnya.
“oh siapa?? eh Donghyun sonbae, kenapa bisa ada di sini???” kata Suzy, “sejak tadi aku mengawasimu dari dalam situ, kau terus menatap gambar es krim itu jadi kupikir kau ingin makan es krim” kata Donghyun sambil tersenyum. Suzy membalas senyumnya dan menerima es krim itu dengan senang hati, ia langsung melahapnya sampai habis. “ah aku masih belum puas, tapi tidak apa-apa, gomawo sonbae! Sonbae benar-benar guardian angel-ku!!” kata Suzy ceria. Donghyun mencubit pipi Suzy dan berkata “baiklah, aku janji mulai sekarang aku akan jadi guardian angel-mu, kalau kau butuh bantuan hubungi saja aku, ok??”
Suzy mengangguk.

“Suzy-ya, aku akan jadi guardian angel-mu, jadi namchin-mu juga boleh”…..

_____________________________________

Keesokan paginya….

Suzy buru-buru berlari ke loker Myungsoo untuk menempel pesan rahasianya seperti biasa. Setelah itu ia berlari ke kelas. Pagi ini pelajaran bahasa Korea, semua video dokumenter dari semua siswa akan di tonton bersama-sama dengan layar proyektor di kelas. Semua sudah berkumpul di kelas, yang paling terakhir datang adalah Suzy.
Ia duduk di sebelah Jieun lalu mengatur napasnya “yah, kau kenapa? habis lari marathon ya??” tanya Jieun, Suzy mengangguk. “aku habis lari-lari, pelajarannya belum dimulai kan??” kata Suzy, ia mengaduk-aduk kantong rompi seragamnya dan tidak menemukan apa-apa. “eh mana CD-nya?? oh ya ampun!! dasar babo!!” kata Suzy sambil mengacak-acak rambutnya. “ada apa? kau tidak bawa video dokumenternya??” tanya Jieun ikutan panik. Suzy cemberut dan menganggukan kepalanya, rasanya ia mau menangis sambil menjerit-jerit.

Dan inilah saat yang paling menegangkan bagi Suzy.

Han sonsaeng masuk ke kelas, diikuti dua petugas sekolah yang membawa layar proyektor dan perlengkapan lainnya.
“baiklah, hari ini kita akan menonton video dokumenter kalian, ayo semuanya kumpulkan CD kalian di meja” kata Han sonsaeng.
“aduh Jieun-a, eotteohkhae?? punyaku ada tapi belum dipindahkan ke CD” kata Suzy panik. “aku juga tidak tahu” kata Jieun, sama sekali tidak membantu.
Tiba-tiba terdengar suara dari speaker di kelas.

“pengumuman, untuk Kim Myungsoo haksaeng dan Kim Donghyun haksaeng dari kelas 3-A, dan Bae Suzy haksaeng dari kelas 2-B, dipanggil ke ruangan kepala sekolah sekarang! Kamsahamnida”

Suzy menghela napas lega, dengan begini ia akan bebas dari hukuman Han sonsaeng, tapi kenapa dia dipanggil ke ruang kepala sekolah??
Suzy tidak peduli apa alasannya yang penting ia bisa keluar dari kelas sekarang.

Sesampainya di ruang kepala sekolah, ia, Myungsoo, dan Donghyun duduk di hadapan kepala sekolah Jung. “kalian tahu kenapa kalian dipanggil ke sini??” tanya Kepsek Jung. Ketiganya serentak menggelengkan kepala. “ini masalah absensi, Kim Myungsoo dan Bae Suzy, kemarin kalian membolos, dan Kim Donghyun, kau membolos di pelajaran matematika. Apa kalian tidak tahu akibatnya kalau kalian membolos?? selain merusak reputasi sekolah, kalian juga….bla…bla…bla”

Setelah mendengar omelan panjang dari Kepsek Jung selama sejam lebih, mereka bertiga di suruh membersihkan halaman sekolah.

“aah sial lagi!” seru Suzy sambil menyapu halaman sekolah. Donghyun yang sedang membersihkan coretan-coretan di kursi taman, tersenyum lalu menghampiri Suzy “Suzy-ya, kalau kau tidak mau menyapu, ya sudah berdiri saja di sana biar aku yang mengerjakannya, ok?” kata Donghyun, raut wajah Suzy langsung berubah menjadi ceria “wah jeongmal?? aaah gomawo sonbae!! sonbae memang guardian angel-ku!!! ah senangnya tidak usah menyapu lagi!!” seru Suzy, lalu ia tersenyum dan tertawa sendiri saking senangnya.

“apa-apaan sih mereka berdua? kenapa Donghyun bersikap begitu?? memangnya Suzy itu yeochin-nya?? eh kenapa aku harus peduli?” kata Myungsoo dalam hati sambil memperhatikan Suzy dan Donghyun. Tapi entah kenapa dia merasa kesal melihatnya.

Apa mungkin dia menyukai Suzy? Tapi itu tidak mungkin, meskipun ia sudah melupakan Mina, bukan berarti secepat itu ia bisa langsung menyukai Suzy kan?

“yah Kim Donghyun!! kau serius mau mengerjakan semuanya?? apa kau tidak capek?? sini biar aku saja yang kerjakan!” seru Myungsoo sambil menghampiri Donghyun, dan merebut sapu di tangan Donghyun. “eh tidak usah, aku sudah janji pada Suzy” kata Donghyun sambil merebut sapunya kembali. “Tapi aku bisa melakukannya lebih cepat, sini berikan!” seru Myungsoo ngotot, ia berusaha merebut sapu itu tapi Donghyun menahan sapu itu kuat-kuat. Jadilah mereka berebut sapu seperti anak TK.

Suzy yang melihat dari jauh tidak tahan melihat kelakuan dua sonbae-nya yang aneh. Ia menghampiri mereka dan merebut sapunya kembali “yah sonbaenim!! lebih baik aku menyapu sendiri saja deh, dari pada kalian berebut sapu seperti itu” kata Suzy, lalu melanjutkan menyapu.
Myungsoo dan Donghyun saling melirik satu sama lain lalu saling mencibir.
Suzy sedikit heran melihat mereka, terutama melihat sikap Myungsoo, yang biasanya cool jadi konyol begitu. Aneh.
*****

[singkat cerita] Sepulang sekolah…

Jieun berjalan menuju gerbang sekolah sambil manyun, ia tidak menemukan Suzy sejak tadi, padahal Suzy sudah berjanji akan pulang bersamanya. “huh kemana sih Suzy?? katanya mau pulang bersamaku??” omel Jieun. Tiba-tiba sebuah sepeda motor berhenti di depannya “Annyeong Jieun-a!!!” sapa si pengendara, yang tak lain dan tak bukan adalah Wooyoung. “Oppa?? sedang apa di sini??? ih mengganggu saja!” seru Jieun kesal. “Jieun-a, jangan begitu dong, jangan menolakku terus, eh kau mencari Suzy??” kata Wooyoung sambil tersenyum, Jieun hanya mengangguk. “kalau begitu ayo naik, kita ke tempat bos, mungkin dia di sana” kata Wooyoung lagi. “ke tempat Taeyeon eonni?? ok deh, ayo” kata Jieun, akhirnya ia setuju untuk naik ke motor Wooyoung.
“kaja!!!! kita berangkat!!!!” seru Wooyoung dan menjalankan motornya.

“ih jalannya lambat sekali sih?? rasanya seperti naik siput!!” seru Jieun kesal, setan-setan bertanduk sudah mulai melayang-layang memutari kepalanya. Wooyoung tersenyum lalu berseru “apa?? aku imut?? waah gomawo Jieun-a, kau juga sangat manis!!”
Jieun mendengus kesal “bukannya imut!! dasar babo!!! kalau begini caranya, kita tidak akan sampai di tempat Taeyeon eonni, tapi di kuburan!!” seru Jieun, semakin kesal, jalanan yang begitu berisik membuat Wooyoung tuli, ia tidak mendengar kata-kata Jieun dengan benar. “apa?? kau mau pacaran?? wah senangnya, akhirnya kau menerimaku juga!!” seru Wooyoung senang.
“aaaaah dasar babo!!!” teriak Jieun, wajahnya merah seperti kepiting rebus.

Sesampainya di cafe milik Taeyeon, Jieun langsung turun dari motor ‘tolol’ milik Wooyoung, dan menghambur masuk ke cafe. “Taeyeon eonni!!!” seru Jieun sambil tersenyum, Taeyeon yang sedang berdiri di belakang meja counter tersenyum juga padanya “oh Jieun-a, mana Suzy?? kok kalian jarang datang berdua sekarang??” tanya Taeyeon. Jieun memasang tampang bingung “jadi Suzy tidak ada di sini?? aku pikir dia ada di sini, tadi dia meninggalkanku, padahal sudah janji mau pulang denganku. Jadinya aku harus pulang dengan Oppa babo itu!!!” kata Jieun, lalu menunjuk Wooyoung yang baru masuk ke dalam cafe. Taeyeon melihat ke arah Wooyoung dengan tatapan ‘apa-sih-yang-kau-lakukan-?’
Wooyoung hanya menanggapi tatapan bosnya dengan mengangkat bahu.
“kalau begitu aku ke rumah Suzy saja deh” kata Jieun kesal, lalu berjalan ke pintu. “eh Jieun-a, aku antar ke rumah Suzy, biar cepat oke??” kata Wooyoung sambil menghalangi Jieun.

Brukk!!!

Jieun mendorongnya sampai jatuh ke lantai lalu berseru “shireo!! aku tidak mau naik motor ‘snaily’ itu lagi!!” seru Jieun lalu keluar dari cafe sambil mengomel.
Wooyoung mengelus punggungnya yang sakit, “kenapa dia begitu membenciku??” gumam Wooyoung.

“Jang Wooyoung, kesini kamu!!”.
Terdengar suara Taeyeon memanggilnya galak. Wooyoung menghela napas, “ok siap-siap dimarahi bos lagi” pikirnya sambil berdiri dan berjalan mendekati Taeyeon.
Taeyeon melipat tangannya di dada “kalau sekali lagi kamu keluar ditengah jam kerja akan kupotong gajimu!! masa aku harus mengurus counter sendirian sih?” kata Taeyeon, ia lalu menyentil kening asistennya yang konyol itu. “auh!! ok bos!! aku janji lain kali aku akan izin dulu” kata Wooyoung sambil mengusap-usap keningnya yang sakit. Taeyeon mengangguk mengerti “ok, cepat jaga counter! aku mau ke ruang pegawai” kata Taeyeon, lalu dengan anggunnya berjalan ke ruang pegawai. Wooyoung menuju ke belakang meja counter dengan lesu. “ah sial sekali hari ini” gumamnya.
_____________________________________

Sementara itu…

Suzy duduk di sofa ruang tamu rumahnya sambil memikirkan sesuatu. Ia bingung. Ia merasa seperti melupakan sesuatu. “omo!! aku meninggalkan Jieun!! aduh dia pasti marah” seru Suzy, ia baru ingat, ia meninggalkan Jieun di sekolah. Suzy mengambil ponselnya, ia berniat mengirim SMS pada Jieun. Tapi..

Ting Tong

terdengar suara bel pintu rumahnya. Suzy pun menunda niatnya, dan pergi ke pintu depan

“oh Myungsoo sonbae, eh ada Donghyun sonbae juga, sedang apa kalian di rumahku?” kata Suzy sambil tersenyum.
Myungsoo dan Donghyun saling lirik, lalu keduanya tersenyum pada Suzy “kami sedang jalan-jalan, dan tidak sengaja lewat rumahmu. Oh ya aku mau mengajakmu jalan-jalan” kata Myungsoo, sambil tersenyum.
Untuk pertama kalinya dalam hidupnya, Suzy mendapatkan senyuman dari Myungsoo. Jantungnya langsung berdetak sepuluh kali lebih cepat, “a..a..aku mau!!” seru Suzy senang. “eh tunggu dulu, jalan-jalan denganku saja ya?” kata Donghyun sambil menyikut Myungsoo. “sudahlah Suzy, jangan dengarkan dia” kata Myungsoo datar sambil balik menyikut Donghyun.
Suzy melihat ke Myungsoo lalu ke Donghyun dan tersenyum. “ya sudah kita jalan bertiga saja ayo!!!” seru Suzy semangat, kedua sonbae-nya itu mengikuti Suzy dari belakang.
Saking semangatnya, Suzy meninggalkan pintu rumahnya dalam keadaan terbuka…
***************************

@Taeyeon’s cafe…..

Bang Mina duduk di salah satu meja di cafe, secangkir Milk Coffee terletak di mejanya. Ia tidak bisa melupakan kata-kata Myungsoo kemarin.

#flashback#

“oh Myungsoo Oppa, wae geurae?? kenapa memelukku begini??” tanya Mina, ia sangat kaget, Myungsoo tiba-tiba memeluknya. “Mina-ya, aku ingin memelukmu untuk terakhir kalinya, hanya sekali ini, setelah ini baru aku bisa melupakanmu, dan membuka hatiku untuk orang lain” ujar Myungsoo pelan.

#flashback end#

Mina tidak habis pikir, ia kira Myungsoo memeluknya karena ingin memintanya kembali, ternyata ia melakukan itu sebagai tanda perpisahan. “sialan” gumam Mina kesal.
“harusnya Myungsoo Oppa memintaku kembali, bukannya malah melupakanku! siapa sih perempuan yang berhasil membuatnya melupakanku? huh pokoknya Myungsoo Oppa, tetap milikku, aku harus mendapatkannya kembali” pikir Mina sambil meminum Milk Coffee-nya sampai habis, lalu pergi ke meja counter. Ia membayar pesanannya lalu pergi, ia tidak sengaja meninggalkan dompetnya di meja counter.
Taeyeon yang menjaga counter, sempat memanggilnya tapi Mina tidak dengar. Taeyeon mengambil dompet itu dan membukanya untuk melihat siapa nama pemiliknya. “Bang Mina” ujar Taeyeon, membaca nama yang tertera di kartu pelajar milik Mina. Lalu Taeyeon melihat foto seorang laki-laki, “ehm seperti pernah lihat….oh ya waktu itu Suzy pernah menunjukkan foto orang ini padaku, apa gadis ini ‘mantan pacar’ yang dimaksud Suzy waktu itu?” pikir Taeyeon.
Beberapa saat kemudian, Mina kembali dan menanyakan dompetnya. Taeyeon tersenyum dan menyerahkan dompet Mina pada gadis itu. “lain kali jangan ceroboh lagi ya, bagaimana kalau bukan aku yang menemukan, ini” kata Taeyeon. “kamsahamnida, maaf merepotkan” kata Mina pelan lalu membungkuk dan pergi….
———————————————–

Back to Jieun….

Jieun baru saja sampai di depan rumah Suzy. Ia cukup heran, kenapa pintu depan terbuka seperti itu?? “apa aku masuk saja ya?? aku kan sudah sering ke sini, masuk saja ah” batin Jieun, lalu ia melangkah masuk ke dalam rumah. Seperti biasanya kalau ia ke rumah Suzy, ia menunggu sahabatnya itu di kamar.

Saat masuk ke kamar Suzy, awalnya semua tampak biasa, sampai akhirnya Jieun melihat puluhan amplop menumpuk di atas meja belajar Suzy.
Jieun mendekati meja itu dan memperhatikan setumpuk amplop berbagai warna itu. Ia tampak terkejut. “ini kan….ini…surat-surat yang kutitipkan pada Suzy, tapi kenapa??”
_____________________________________

Suzy memakan es krim blueberry pemberian Myungsoo dengan lahap, di tambah lagi hari ini ia sangat senang, jadi rasa es krimnya semakin terasa enak.

“waah senangnya hari ini” kata Suzy, lalu melempar cup es krim ke tempat sampah, tapi tidak berhasil. “kau tidak bisa melakukan itu??” tanya Donghyun, Suzy menggeleng “Sonbae bisa tidak?? ayolah tunjukkan padaku!!” pinta Suzy. Donghyun memungut cup yang tadi di lempar Suzy, lalu melemparnya ke tempat sampah.
“wah hebat!!” seru Suzy sambil bertepuk tangan.
“yah Bae Suzy! yang begitu doang sih aku juga bisa, bahkan sambil membelakangi tempat sampahnya” kata Myungsoo tidak mau kalah, “wah jinjja?? kalau begitu coba lakukan!!” kata Suzy sambil tersenyum. Myungsoo membalikan badannya dan melempar gumpalan kertas (yang entah di dapatkannya dari mana) ke tempat sampah. Suzy bertepuk tangan lalu meloncat-loncat “wah keren!!” serunya.
“sambil lompat tali pun aku bisa melakukannya!” kata Donghyun, “oh ya?? benarkah??” tantang Myungsoo, “eoh, aku serius, tapi karena tidak ada alatnya jadi tidak bisa” kata Donghyun.
“eiy bilang saja tidak bisa” gumam Myungsoo.

“waduh, gawat!! bagaimana kalau mereka bertengkar gara-gara aku?” kata Suzy dalam hati. Ia mulai berhayal lagi…

#hayalan Suzy#

Suzy berdiri di tengah-tengah sebuah padang rumput. Di sebelah kirinya, ada Donghyun, dengan pakaian serba putih dan sayap putih. Dan di sebelah kanannya, ada Myungsoo dengan pakaian serba hitam dan sayap hitam. “yah Kim Myungsoo akan kubunuh kamu!!” seru Donghyun sambil mengeluarkan sebuah sendok emas *?*
“akan kubunuh kamu duluan!” seru Myungsoo, sambil mengambil sebuah garpu perak *?*
Suzy merentangkan tangannya dan menjerit “andwae!! jebal…. jangan lakukan!!! jebal…”..

“jebal!!!….” seru Suzy, terbawa hayalan sendiri. Myungsoo dan Donghyun yang sedang berdebat jadi terdiam lalu menatap Suzy dengan heran “jebal? apa maksudnya??” tanya Myungsoo. “kenapa merentangkan tangan seperti itu??” tanya Donghyun.
Suzy tersenyum salah tingkah, lalu menangkupkan kedua tangannya “jebal, belikan aku es krim lagi, hehe” kata Suzy sambil memasang tampang bodoh dan mengedip-ngedipkan matanya.
Donghyun hanya tersenyum, sementara Myungsoo bingung mau merespon apa.

Tidak terasa hari sudah sore, dua sonbae aneh dan hoobae-nya yang juga sama-sama aneh pun menghentikan kegiatan jalan-jalan mereka. Donghyun pulang naik bus (padahal ia ingin mengantar Suzy, tapi Myungsoo mengusirnya), jadi Myungsoo mengantar Suzy pulang ke rumah.

Sekarang Suzy bisa merasakan jantungnya berdetak sepuluh kali lebih cepat. Rasanya seperti mimpi, Myungsoo berjalan berdua dengannya seperti ini. Ia terus tersenyum sepanjang jalan, sampai-sampai Myungsoo jadi salah tingkah. “yah jangan seperti orang gila begitu” kata Myungsoo datar, senyum Suzy langsung berubah menjadi cemberut. “ih sonbae jangan jadi papan lagi dong!!! aku senang bisa melihat sonbae bertingkah sedikit konyol hari ini, ayo dong bertingkah konyol lagi!!” kata Suzy sambil menarik-narik lengan jaket Myungsoo.
Myungsoo menyingkirkan tangan gadis itu lalu berkata “aku bukan bermaksud bertingkah konyol, aku kesal, tidak tahu kenapa aku kesal, melihat apapun yang Donghyun lakukan denganmu atau untukmu, entah kenapa selalu merasa ingin membalasnya”
Mata Suzy langsung berbinar-binar mendengar kata-kata Myungsoo, tidak sadar ia tersenyum lagi. “kyaaa ini artinya, Myungsoo sonbae mulai menyukaiku!!! waaaa senangnya!!” seru Suzy dalam hati, kalau sekarang ia ada di rumah, ia akan joget 100 lagu.
Myungsoo berhenti berjalan dan menunjuk rumah Suzy “yah kau lupa rumah sendiri?? itu rumahmu!” kata Myungsoo.
Suzy celingak-celinguk lalu tersenyum malu “ah iya ini rumahku. Sonbae, oneureun jeongmal gomawo! annyeong!! sampai ketemu besok!! eh besok hari apa sih?” kata Suzy dengan tampang bingung.
Pletakk!! sebuah sentilan mendarat di kening Suzy “besok hari kamis, dasar babo. Aku pulang dulu, cepat sana masuk!” kata Myungsoo, lalu berjalan pergi. “yaa aku akan masuk!!” seru Suzy senang. Meskipun keningnya sakit, ia sangat bahagia hari ini.
—————————————

Keesokan harinya….

“Jieun-a” panggil Suzy sambil menghampiri sahabatnya yang imut itu. Jieun manyun, kelihatan sangat kesal. “oh Jieun-a, wae geurae?? kau marah padaku??” tanya Suzy. “ne! aku marah padamu!! kau keterlaluan! kau tega!! kau tidak menyampaikan surat-suratku untuk Myungsoo sonbae. Kenapa kau melakukan itu?? kalau kau juga suka padanya bilang padaku, jangan seperti ini!!!” seru Jieun kesal, lalu berlari keluar kelas. Sementara Suzy masih di shock. “jadi Jieun sudah tahu? oh eotteohkhae?? aku tidak mau kehilangan sahabat tapi aku dan Myungsoo sonbae?? ah eotteohkhaji??” batin Suzy.
Sekarang ia benar-benar bingung, yang mana yang harus ia pilih?

Suzy menundukan kepalanya dan pergi ke loker Myungsoo, untuk menempel pesan rahasianya. “sonbae, ayolah bantu aku, aku harus pilih sonbae atau Jieun? aku bingung” gumam Suzy.

“kau siapa? sedang apa di lokerku?”

Tiba-tiba terdengar suara Myungsoo dari belakangnya. Sekarang Suzy jadi panik tingkat akut. Jantungnya berdetak semakin cepat .
“oh eotteohkhae?? aku tidak boleh ketahuan sekarang, aduh bagaimana ini???”…….

#To be continued
———————————————–

waks makin gaje aja ya FF-ku ini?? hehe^^ semoga sih gak gaje dan ga banyak typo-nya^^
mian kalo makin ancur juga^^
keep RCL!!

47 thoughts on “Sonbae’s Secret Lover [CHAPTER 3]

  1. Taeyeon galak Bgt sich…
    Kadang takut jg ngebayanginnya.
    Ceritanya uda seru kok Truz masalah typo uda g da lg. Ditunggu lo lanjutannya.
    Keep on writing y

  2. wah, myungsoo langsung berubah drastis gara2 suzy,, cieeeee,,,
    *nyenggol2 myungsoo pe myungsoo ke cebur got,, plaaaaaaaaakkkk,xixixi

    sebelum berlanjut ke part 4, tanya dund chingu,, typo ntuh artinya apa ya? hehehe

      • aq kok gak bisa komen di chapter 4,, gagal trus,, mau ngelike jg gak bisa hikz,, :'(

        mungkin net q yg eror nich,,,

        q reply nya disini ja ya dulu,,

        ni yg mau q bilang,,

        tp krn suara bwt donghyun dikit, q pilih donghyun dech? *lho? xixixixi

        hehehe,, sebenarnya klo soal karakter disini, aq lebih suka karakter dongyun, xixixixi,, *kebiasaan suka sama second male >..<

  3. omoo jieun marah
    aduhh jangan sampe suzy kehilangan sahabat kayah jieun
    :”(
    ahaha si L udah mulai aneh biasanya cool tu
    ciee L cemburu hahaha
    aku suka banget ff nya

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s