Together With You part 2

CLICK TO READ PART 1

https://fanficskpopindo.wordpress.com/2012/05/14/together-with-you-part-1-2/

CLICK TO READ Part 3

https://fanficskpopindo.wordpress.com/2012/05/14/together-with-you-part-3/

Judul: Together With You part 2

Main Cast: Yong JunHyung(Beast) as JunHyung

Me as Park SoHyun

Lee Gi Kwang(Beast) as Gi Kwang

Other cast

Author: HanSoRa

Leight: One Shoot

Rating: PG 15

Genre: Romantic

PS: Sorry ya kalo ceritanya agak ga masuk akal dan kurang menarik!Comment dari kalian sangatlah membantu :)

JunHyung POV

Saat kusapa perempuan yang menjadi teman sebangkuku,dia sedang tertidur.Mukanya tidak terlihat sama sekali..Mungkin dia tidak menyadari kedatangan seorang murid baru di kelasnya.Sepertinya dia juga termasuk perempuan yang tidak selalu memerhatikan orang orang disekitarnya.

“KAUUU!!!!” teriak sambil menunjuk ke arahku dengan posisi badan sudah bangkit dari bangkunya..

“Oh my God..Perempuan ini!” Ucapku dalam hati

“Wae Wae..!!??” tanya Joo Sosaengnim pada perempuan itu

Dia tetap memandangku dengan matanya yang bulat dan ekspresi muka yang terkejut saat melihatku.Lalu ekspresinya berubah menjadi sinis..

“Aniyo Sosaengnim” ucapnya singkat lalu membuang muka padaku kemudian dia duduk kembali.

Aku meliriknya sebentar lalu kemudian memandang ke depan lagi.Sepertinya dia tidak menyukaiku..

Pelajaran sudah dimulai.Seorang guru masuk ke kelas dengan membawa buku dan penggaris panjang.Seorang wanita dengan tubuh langsing dan rambut panjang dan kelihatannya juga tidak terlalu galak.

“Cha..Kita mulai pelajaran Bahasa Inggris.Coba kalian buka halaman 69.Disana ada cerita pendek kan?” ucap wanita itu menyuruh.

Rupanya guru Bahasa Inggris…Aku menengok ke kanan dan kiri,mereka semua kemudian mengambil buku dalam tas mereka kemudian mencari halaman yang sudah diberi tahu oleh guru ini.Aku tidak punya bukunya,lagipula seragamku juga berbeda sendiri disini.Sungguh memalukan…

“Ya!Kau disana.Kenapa kau tidak membuka bukumu?Dimana bukumu?!” tanya guru itu yang sedang menunjukku.

“A…Maafkan aku sosaengnim.Aku adalah murid baru disini.Kau bisa melihat seragamku yang beda dari murid yang lain.”

Guru itu terdiam sejenak.Mungkin dia sedang berpikir..“Ah..Oke..Gwenchana..Kau bisa meminjam ke teman sebangkumu.SoHyun”

Aku melirik ke SoHyun..Dia nampak terdiam seolah tidak menghiraukanku dan tidak memperdulikan aku.Yang benar saja..

Guru itu kemudian menyuruh salah seorang murid untuk membaca cerita itu.Murid yang lainnya menyimak dengan sangat serius dan termasuk SoHyun juga.Dia hanya memberikan buku pada dirinya sendiri.

“Ok Ok Byeoul So.Sudah cukup..Oke..Next…….Yong Jun Hyung?” guru itu memanggil namaku.

“Ne” aku menjawab sambil mengangkat tangaku. “Walaupun kau murid baru,namun kamu harus sudah terbiasa.Aku tidak mau hanya karena kau murid baru kau bisa seenaknya tidak memperhatikanku dan tidak menghiraukanku sebagai gurumu.Sekarang coba baca kembali cerita tadi” katanya menyuruhku

Aku berhenti dan mengingat aku tidak mempunyai bukunya..Dan lagi SoHyun tampak tidak memperdulikanku.Seharusnya dia tau kalau aku adalah murid baru.Lalu kemudian dia pasti akan mempersilahkan aku untuk meminjam bukunya.1 buku 2 orang sih tidak masalah untukku..

“Kau bisa pakai bukuku”

Aku menoleh terkejut saat SoHyun bilang seperti itu padaku..Lalu dia membuang muka dan pura-pura tidak ingin melihatku. “Kau tidak mau?yasudah” ucapnya kembali dan hendak akan menarik bukunya kembali..

“Ah..Aniyo..Aku tidak berkata tidak mau menerimanya”

“JunHyung?Ppali!Baca ceritanya” guru itu kembali menegaskanku untuk cepat membaca cerita itu

Aku kemudian membaca cerita itu dengan keras sampai habis.Aku tidak kesulitan dalam membaca kata-kata dalam bahasa Inggris.Karena,aku sudah lama tinggal di Amerika dan bahasa Inggrisku sudah melebihi bagus.Ku bacakan kata demi kata,kalimat demi kalimat sampai akhirnya selesai..

“Woa..Bahasa Inggrismu sangat luar biasa.” Kata guru itu dengan ekspresi muka yang terkejut dan bangga saat melihat aku membaca teks cerita itu.

“Gamsahabnida Sosaengnim.” Kemudian membungkukkan badan

****************

Gi Kwang POV

“Aishh..Wae?Kenapa dia duduk dengan my SoHyun?Kalau tau begini aku akan segera pindah tempat duduk.Aku tidak mau dibelakangnya dan tidak mau melihat mereka berduaan.”  Kataku dalam hati.

Dia sangat bagus dalam berbahasa Inggris.Itu wajar saja,karena dia memang pindahan dari Amerika bukan?Aku juga mahir dalam berbahasa Inggris.hanya saja grammarku tidak bagus.Cih..Dasar kau..Awas saja kalau kau merebut my SoHyun!

Tak terasa waktu berlalu,tiba saatnya istirahat.Dan biasanya waktu istirahat ini dihabiskan para murid untuk makan siang bersama.

“Ah SoHyun!ayo kita ke kantin sama-sama” ajakku padanya yang sedang memebereskan buku-buku.Tanpa menunggu lama dia mengangguk dan kemudian kami ke kantin bersama-sama.

“Ya!SoHyun.Ada apa kau tadi?tiba-tiba saja berteriak sambil menunjuk anak baru itu?Apa kau mengenalnya?” tanyaku penasaran sambil menyusuri lorong-lorong menuju kantin.

“Haa?Ah..Aniyo..Aku…….Aku…sama sekali tidak mengenalnya hahahaha”

Dia sepertinya ragu untuk menjawab pertanyaanku.. “Lalu kenapa kau terkaget begitu?” tanyaku untuk kedua kalinya

“Itu…Itu karena dia mirip sepupuku” jawabnya pelan dengan kepala ditundukkan dan tetap melanjutkan perjalanannya

“Sepupumu?siapa?”

“Insoo Han!” teriaknya menjawab sambil tersenyum lebar

“Insoo?kau maksud Insoo Han?!!Dia sama sekali tidak mirip dengannya!Kau ini mengigau ya?Aishh..” kataku sambil menggaruk garuk rambutnya dengan tetap berjalan bersamanya

“Ha?Kau tau Insoo?Oh..iya kau memang tau..Maksudku hanya sekilas.Dilihat secara sekilas dia memang mirip murid baru itu.HAHAHAHAH”

Dia mulai gila -_______-

Kami akhirnya tiba di kantin lalu duduk bersama berhadapan “Biar aku bawakan makanan untukmu.Kau tunggulah disini okey!” kataku dan langsung membalikkan badan dan segera mengambil makanan

So Hyun POV

“Ah,kenapa aku bisa duduk bersama laki-laki yang aku temui tadi sewaktu berangkat sekolah?Aiiissshhhh ANDWEEEEEEEE” teriakku membenturkan kepala secara perlahan ke meja kantin

“Waeyo?Kau sungguh seperti orang gila” seseorang berkata tepat di hadapanku

“Aiggooo..Ya Tuhan!” teriakku kaget setelah melihat JunHyung berada dekat sekali dengan kepalaku

“Hahaha..Ekspresi mukamu saat kau terkejut memang sangat unik”

“Unik?Memangnya aku ini barang antik!Sedang apa kau kesini?cepat pergi!” kataku memaksa padanya “Waeyo?Kau tahu,aku ini tidak punya teman.”jawabnya mendekatkan mukanya ke mukaku

“Lalu apa hubungannya denganku?Cari saja teman baru!”

“Kau memang sangat tega padaku Han So Hyun”

“Aku memang perempuan jahat!Kau tidak melihat raut mukaku saat marah!Sekarang aku sedang marah!!” kataku sedikit meningkatkan volume suaraku

“Kau sama sekali tidak terlihat seperti orang marah.Lihat,matamu yang besar dan bulat dan bibirmu yang dimonyongkan.Apa itu ekspresi muka marah?HAHAHAHA”

Aishhhh…Dasar laki-laki ini!!!!!!!!

“Ya! Anak baru! Sedang apa kau mendekati my SoHyun!?” teriak seseorang di sampingku..Itu adalah Gi Kwang.

Gi Kwang? Aku menoleh ke belakangku,ternyata benar itu Gi Kwang..Dia membawa minuman di kedua tangannya. “Cepat jawab sedang apa kau disini dan mendekati So Hyun?!”

“My?Kau bilang My?My SoHyun?BWAHAHAHAHAHA.Are you kidding me huh?” Junhyung berkata

“Ne!Memangnya kenapa?!” Gi Kwang membalasnya dengan cepat

“Memangnya kau pacarnya?”Tanya Junhyung padaku.

Pa-pacar?Ya..Yaampun… “I..Ituu…….”

“Dari wajahmu saja,aku sudah bisa menebak bahwa kau bukan pacarnya.” Ucap Junhyung “Jadi…..Tidak ada salahnya kalau aku berteman dengan dia bukan?Atau….lebih dari sekedar teman” katanya lagi

Mwo?lebih dari teman?! Apa-apaan namja ini! Selalu seenaknya dan seolah-olah dekat denganku!

“Ayo kita pergi Gi Kwang!” kataku ketus lalu memegang tangannya untuk mengajaknya pergi dari kantin ini.

“Wa..Wae?” tanyanya bingung.Dia menjaga agar tubuhnya tetap berdiri tegang dan diam. “Aniyo,hanya saja selera makanku jadi tidak ada” ucapku sambil terus memegang tangannya

“Kenapa?Kau tidak jadi makan?” katanya sambil memegang pundakku.Mencegahku agar tidak pergi darinya.

AUTHOR POV

“Kenapa?Kau tidak jadi makan?” Kata Junhyung pada So Hyun sambil memegang pundaknya untuk mencegahnya pergi dari kantin ini.

“Aishh! Jincha! Kau membuatku muak sekali!” teriak Sohyun lalu melepaskan tangan Junhyung dengan kasar

Tanpa berpikir panjang So Hyun kemudian pergi meninggalkan namja yang bernama Junhyung itu dari kantin.Dia menarik tangan Lee Gi Kwang,sahabatnya yang berada di sampingnya saat berada di kantin. So Hyun mungkin berpikir bahwa JunHyung sangat menjengkelkan! Dia terlanjur tidak mau dekat dengannya,karena dia pikir seharian ini dia selalu bertemu dengan namja itu.

So Hyun tiba di atap sekolah bersama Gi Kwang yang sejak awal mereka berpengangan tangan dan kabur dari kantin tempat Junhyung berada. (Ini kayak kisah kisah di cerita yang kabur dari sosok malampir *eh jadi Junhyung itu malampir?Iya deh bisa dikatain gitu ya*

“Atap sekolah memang paling aman buat kabur” kata So Hyun senang dan meluncurkan senyuman manisnya kepada Gi Kwang

Sejenak Gi Kwang terdiam menatap So Hyun dan memegang dadanya dengan menggunakan tangan kanannya dan akhirnya tersenyum setelah terdiam beberapa saat dan berkata “Ha..Hahaha..Memang benar”

“Hari ini kenapa aku selalu bertemu dengannya!!!” teriak So Hyun tiba-tiba.Memecahkan suasana tenang dan berubah sejenak seperti suasana api yang bagaikan sedang membara

“Hari ini?selalu bertemu dnegannya?” Tanya Gi Kwang bingung.Dengan 2 minuman yang berada di tangan kirinya,yang selalu setia dia bawa dari kantin sampai sekarang ke atap sekolah dia menyodorkan 1 minuman itu ke arah So Hyun,berusaha memberinya minuman itu.

“Eh..Bagaimana kau membawa minuman ini dengan 1 tanganmu?Hemmm..ehhh ituuu…Mau kuceritakan semuanya?” jawab So Hyun kemudian dia menurunkan badannya untuk terlentang di atas lantai atap sekolah. “Ayo,tidurlah di sampingku.Mengobrol di atap sekolah sambil terlentang seperti itu sangat nyaman,apalagi kau bisa melihat indahnya langit biru” timpanya lagi

Gi Kwang segera menuruti ucapan So Hyun dan sekarang mereka berdua terlentang di atas lantai atap sekolah sambil memandang langit biru dan sejuknya angin yang berhembus kea rah mereka. “Jawab pertanyaanku tadi” kata So Hyun

“Oh,aku menggunakan ketiakku untuk meyimpan 1 minuman dan 1 nya lagi kusimpan di tanganku..Jika kau tidak keberatan,aku ingin mendengarkan semua ceritamu,So Hyun.”

So Hyun menoleh ke arah Lee Gi Kwang yang berada di samping kanannya dan berkata “YASH! Ketiakmu?! Apa minuman yang kau berikan padaku itu adalah minuman yang simpan di ketiakmu!?”

“Aniyo! Itu yang kusimpan di tanganku.Minuman inilah yang dari ketiakku.Lagipula ketiakku tidak bau!!! Aish…!!” jawab Gi Kwang sambil menunjukkan minumannya kea rah So Hyun

So Hyun tertawa mendengar temannya seolah-olah sangat panik mendengar So Hyun bertanya seperti itu. “Aku kan hanya bertanya!!!” jawab So Hyun sambil mengacak acak rambut Gi Kwang.

Gi Kwang dengan cepat memegang kedua tangan So Hyun yang sedang mengacak acak rambutnya,dengan posisi mereka yang sedang terlentang bersebelahan itu membuat semuanya terasa sangat dekat.Mereka sama-sama bertatap mata satu sama lain.. “Ah waeyo?!” ucap So Hyun akhirnya saat Gi Kwang memegang kedua tangannya dan mengacak acakannya.

Gi Kwang kembali memasang ekspresi itu..ekspresi yang dia pasang sebelumnya saat So Hyun tersenyum padanya,membuat dia memegang dadanya dengan salah satu tangannya.Namun kali ini,dia hanya bisa membisu dan menatap So Hyun dengan matanya yang seakan-akan kosong dan hanya So Hyun lah yang bisa dia lihat.Tangannya yang masih memegang kedua tangan So Hyun akhirnya segera dia turunkan,mencegah So Hyun untuk melanjutkan gerakannya.

“Wae Gi Kwang?Kau…seperti sangat sakit sekali” So Hyun akhirnya memecahkan suasana sunyi itu..

Gi Kwang POV

“Wae Gi Kwang?Kau…seperti sangat sakit sekali” kata So Hyun memecahkan suasana sunyi ini.

Dia…terasa sungguh sangat dekat denganku…Aku bisa melihat wajahnya dengan jelas dari posisi ini…Matanya,hidungnya,bibirnya,senyumnya,ekspresinya..Semuanya bisa kulihat tadi,sangat jelas…Aku bisa merasakan bahwa hatiku tidak dapat menahan semua itu,itu hanya bisa membuat dadaku terasa sakit.Entah kenapa,mungkinkan hanya bisa menjadi sahabatnya saja itu sudah cukup?Akankan aku memang tidak bisa mendapatkan dirimu,So Hyun?

Rasa sakit di dada ini tampaknya seperti hatiku yang tercabik-cabik oleh senyumanmu.Senyumanmu tak salah,tetapi berada di sisimu hanya selalu membuatku tak bisa memendam perasanku..

Namun kau tidak mungkin menerimaku sebagai seseorang yang special,yang lebih dari sekedar sahabat yang kau ketahui dari dulu.Akankah kau melihat sosok diriku dalam kehidupanmu?

Aku tersadar dari lamunanku,semua lamunanku berpikir tentang itu..Beberapa kali kuulang kalimat itu dalam hati,namun tak bisa kusampaikan dan tak ada seorangpun yang dapat mendengar apa yang kukatakan…Akankah So Hyun mendengarkan apa yang aku rasakan dan apa yang aku katakana dalam hatiku ini? Mungkin tidak

“GI KWANGGGG!!!!” teriak So Hyun,membuyarkan lamunanku,semua pemikiranku terhadap So Hyun.

“Ahh,ne ne ne wae waeee!!!!” kataku panik lalu bangkit dari posisi terlentangku. So Hyun sudah berposisi duduk sambil tetap berada di sampingku,dia menanpku lalu terlihat muka kesalnya.Ah bukan kesal,tapi sepertinya dia bingung dengan ekspresiku.

“Ada apa denganmu?apa kau sakit?Wajahmu berubah hampir 95% dari semula.” Katanya cemas

“Hahaha aniyo,gwenchanayo..Entahlah apa yang aku pikirkan” dengan tawa dan senyuman,aku bisa menutup semua pikiranku darimu.

“Kelihatannya kau sedang memikirkan sesuatu.” Katanya  “Apa itu?pppaalii! ceritakan padaku!” So Hyun memaksa.

“Aku memang sedang memikirkan sesuatu yang sangat penting bagiku,namun kau akan tau semuanya setelah waktunya sangat tepat.Percayalah,aku akan memberitahumu.Oya,jadi apa ceritamu?” jelasku padanya sambil membuka minuman yang telah kubeli tadi.

“Kau harus berjanji padaku!Berjanjilah untuk bercerita kepadaku! Ohhh hem itu..” dia berkata seperti itu lalu mengajakku untuk berjabatan kelingking,arti janji antara kita berdua.Aku menerima jabatannya dan membalas perkatannya “Kita sudah berjanji,jadi kau tak usah khawatir.Jadi apa ceritamu?”

“Iya iya aku tau.Jadi begini,saat aku mau berangkat sekolah tadi pagi,aku bertemu dengan Jun Hyung.Dia berada tidak jauh dari rumahku,maksudnya dia berada di kawasan rumahku.Dia memamg memakai seragam sekolah kita,namun aku kira dia juniorku karna setahuku di kelas 3,aku tidak pernah melihatnya.Jadi kuputuskan untuk mengabaikannya,namun dia memanggilku dengan tidak sopan! Dia memanggilku dengan hanya berkata “YA!” seperti itu.Bukannkah kalau dia juniorku,dia akan menyapaku dengan ramah dan sopan?!!!yash!sungguh menjengkelkan!!!” jelasnya panjang lebar dan diakhiri dengan ekspresi yang sangat kesal dengan namja yang dia maksud.

“Ju—Junhyung?!!!!Junhyung maksudmu?Murid baru itu? Mungkin saja dia mengira kau juga adalah junior dia ataupun teman seangkatannya So Hyun.Dia juga kan tidak tahu dirimu siapa.”

“Ne,itu kenapa saat aku melihat dia berada di kelas kita aku sempat berteriak kaget.Itu karna aku tidak menyangka bahwa dia berada dalam satu kelas denganku.Hmm..Benar juga—“

“Lalu kenapa kau tampak sangat membencinya?” tanyaku peasaran padanya

“Ahhh,itu karena saat aku bertemu dengannya dia mengikutiku saat aku pergi meninggalkannya dan kau tau apa yang dia katakana? Dia berkata ‘Aku tidak tau jalan menuju sekolah’ itu sangat menggangguku! Lagipula dia sangat tidak sopan waktu itu”

“Aigoo..tentu saja dia tidak hafal dengan jalan sekitar sini.Dia kan pindahan dari New York.Lalu,sekarang kamu tau kan dia itu 1 kelas dan 1 angkatan denganmu,jadi wajar saja kalau dia tidak sopan denganmu.”

Dia menghela napas sambil menggaruk-garuk rambutnya “Yah kau benar juga.Mungkin seharusnya aku tidak membencinya” akhirnya dia menyimpulkan

Aku hanya tersenyum dan memegang bahunya dengan kedua tanganku “Kau harus memperlakukan dia dengan baik!”

Dia melihat ke arah tanganku dan kembali memandangku “Kau ini kenapa?”

“Tidak,hanya saja kau tidak boleh kesal dan benci kepada seseorang yang kamu tidak ketahui alasannya kenapa.” Kataku

Dia mengangguk anggukan kepalanya ke atas dan kebawah lalu membuka minumannya dan meneguknya perlahan.

Memang benar kan aku harus berkata seperti itu?tidak mungkin aku membiarkan dia membenci anak baru yang tidak ada salah itu.Aku terlalu jahat untuk menghasutnya..

**********

So Hyun POV

Aku berjalan melewati gang gang kecil sambil membaca buku tentang pengetahuan kedokteran.Tadi Gi Kwang menawarkan untuk menemaniku pulang sekolah,tapi aku menolaknya.Bukannya tidak mau tapi itu akan merepotkan dia..Aku hampir sampai rumah,tak terasa aku sudah berada di depan pagar rumahku.

“Ah,jadi pertolongan pertama untuk orang pingsan itu seperti ini ya..hem begitu ya—“

“Ya! Kau tidak tahu betapa berbahayanya jika seseorang sedang berjalan namun mereka juga membaca buku?” kata seseorang,terdengar seperti suara lelaki yang letaknya tidak terlalu jauh dari rumahku.

Aku menghentikan kegiatanku yang sedang membaca buku saat itu,menoleh kea rah dan ke kiri untuk mengetahui arah dan siapa yang telah berbicara ke arahku.

“Sebelah sini!” katanya sekali lagi

Itu terdengar dari arah samping kiriku,namun setelah aku menoleh ke kiri tidak ada seorangpun disana. “Kau mencoba untuk mempermainkanku?!!!” kalimat itu terlontarkan begitu saja olehku.

“Kau melihat kea rah yang salah,maksudku disini! HOY!!!” akhornya dia berteriak

Aku melihat dan ternyata dia memang seorang namja..Dia sedang melambaikan kedua tangannya kepadaku,sambil tersenyum.Namja itu berada di sebelah rumahku..Iya benar sekali,rumah keluarga Han..Dan ternyata namja itu adalah….YONG JUNHYUNG??!!!!!!!!

Aku terkagetdan mataku sontak membulat,di..dia kenapa ada disini??!!! “KENAPA KAU ADA DISINI!!!!??” tanyaku kaget dan dengan suara nyaring

Dia melihatku,kemudian menghela napas “Tentu saja karena aku tinggal disini” jawabnya santai

Dia berada di balkon rumah Han..Jadi mungkin dia menempati kamar Han dan istrinya di lantai 2.Karena,aku sudah sangat sering melihat paman Han berada di balkonnya itu.Namun sekarang apa yang aku lihat?Junhyung berada disana!Seolah olah menggantikan Paman dan Bibi Han!

Kamarku..memiliki balkon juga.Dan balkon itu menghadap balkon kamar Paman Han.Jadi,aku bisa melihat segala aktivitas rutin yang selalu dilakukan Paman Han.Terutama menyiram bunga..Itu selalu dilakukan Paman Han setiap pagi sebelum aku berangkat ke sekolah.

“ANDWAE!!!!” teriakku lalu berlari memasuki rumah dan menaiki kamarku

“Ah So Hyun wae?” Tanya Omma padaku yang sedang berlari menaiki tangga dengan cepat dan gesit tanpa menghiraukan pertanyaanya.

Aku menutup pintu kamarku dan berdiri di belakang pintunya “Tidak mungkin dia tinggal di rumah Paman Han.Bukannya dia itu kaya?  C-LO Department Store? Lalu kenapa dia tinggal di sebelah rumahku? Rumah paman Han memang terbilang bagus,namun untuk keluarga Junhyung itu sangat tidak sebanding.” Kataku pelan

“Kenapa kau seperti itu?” Tanya seseorang dari luar balkonku

Aku melihat ke arah suara itu datang..ternyata…..Junhyung!!!

Aku terkaget dan ini sungguh memalukan bagiku! Dia bisa melihat semua yang aku lakukan dari kamarnya!!! Bodoh sekali kenapa aku tidak menyadari ini!! Seharusnya setelah aku tahu itu,aku akan menutup kaca balkonku dan kemudian menutupnya dengan tirai jendelanya!

5 thoughts on “Together With You part 2

  1. Ternyata di cerita sohyun itu keliaatannya bakal terlibat cinta segitiga y? Tp Gpp dech lbh rumit sedikit jg bagus.
    Keep on writing y

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s