FICTION chapter 2

Main Cast :

Choi Siwon

Im Yoona

 

Other Cast :

Taeyeon

Lee Seung Gi

Lee Joon Hyuk

 

Genre : Romance, Fantasy

 

Author :

Bayu Navanto

 

Length :

Chapter

 

Rating :

PG-13

 

Desclaimer :

Semua cast di fanfic ini adalah punyanya Tuhan yang di titipkan kepada kedua orang tuanya, tetapi fanfic ini karya aku yang di anugerahi oleh tuhan (?). Sifat, karakter para cast dalam fanfic di sini mungkin berbeda dengan sifat, karakter para cast dalam kehidupan nyata atau yang sesungguhnya.

 

Author Note :

Fanfic ini sebenarnya sudah dari awal tahun nangkring di private blog tetapi masih dalam bentuk naskah skenario lalu aku rombak sedikit mulai dari para cast sampai sedikit alur ceritanya tetapi untuk benang merahnya atau alur ceritanya masih tetap di pertahankan untuk sama seperti dalam bentuk skenarionya.

 

 

 

 

episode 2.

 

Ke esokan harinya Choi Siwon datang ke studio seperti biasanya, di studio Siwon melakukan aktivitasnya seperti biasanya latihan vokal, latihan koreografer, dsb. Di jam istirahat Siwon lebih memilih untuk makan siang di kantin studio, para rekan-rekan kerjanya bingung karena Siwon tidak pernah makan siang di kantin studio. Di sela istirahat itu Siwon makan ramyeon sambil melihat ke luar kantin, saat melihat ke luar Siwon melihat wanita yang ia pikirkan beberapa hari ini, Siwon langsung bangun dari kursi dan mendekat ke wanita tersebut

 

”tunggu!”

ucap Siwon

 

wanita tersebutpun mengok

 

”tunggu sebentar”

ucap Siwon sekali lagi

 

”ada apa?”

ucap wanita tersebut

 

”maaf kalo saya sering memanggil anda,saya ingin tanya apa nama anda Im Yoona?”

tanya Siwon

 

”ya betul darimana anda tahu nama saya dan ada kepentingan apa anda memanggil saya?”

ucap wanita tersebut

 

”oh itu, saya tau dari teman anda Lee Seung Gi dan saya hanya ingin menjadi teman anda Im Yoona,apa boleh?”

ucap Siwon

 

”ohh boleh tapi maaf jika saya akan menjadi teman yang jahat”

ucap Yoona

 

”yang jahat?, apa maksudnya?, aku tidak tahu?”

tanya Siwon

 

”iya yang jahat itu menurut pendapat teman-teman aku dulu, mereka bilang kalau berteman dengan saya akan membuat mereka menderita tapi untungnya ada teman aku yang selalu mendukungku dan selalu menyemangatiku yaitu Lee Seung Gi dia satu-satunya temanku saat ini?!”

ucap Yoona

 

”teman kamu satu-satunya berarti kamu hanya memiliki satu teman saja?”

tanya Siwon

 

”iya, Seung Gi teman yang sangat berharga buat hidupku”

ucap Yoona

 

”ok gak apa-apa Sekarang kamu mempunyai dua teman yaitu aku dan Seung Gi yang akan selalu memdukungmu dan selalu menyemangatimu,senyum donk”

ucap Siwon dengan di ikuti geralan tangan Siwon ke pundak Yoona

 

”terima kasih”

ucap Yoona sambil tersenyum

 

”ok sekarang hapus air mata kamu dan ikut aku!”

ajak Siwon

 

”ikut kemana?”

tanya Yoona sambil mengelap air matanya

 

”udah ikut aku aja!”

ucap Siwon sambil menarik tangan Yoona

 

ternyata Siwon membawa Yoona ke kantin studio

 

”kenapa kamu bawa aku ke sini?”

tanya Yoona

 

”udah sekarang kamu duduk, pelayan bawakan pesanan saya tadi yah”

ucap Siwon yang menyuruh pelayan

 

”apa-apan sih ini?”

tanya Yoona

 

”udah,sekarang kan kamu udah jadi teman aku dan teman-teman aku gak ada yang lesu jadi kamu makan yang banyak ok”

ucap Siwon

 

 

***************

 

“eh kita ke kantin yuk laper nih”

ucap Seung Gi

 

“nanti yah tanggung”

ucap Joon Hyuk

 

“hah, kalau sama kamu mah paling nanti, atau bahkan kagak jadi, kamukan manager yang gila kerja, sampai-sampai pacar sendiri di anggurin”

ledek Seung Gi

 

“terus, salah gitu”

ucap Joon Hyuk dengan nada sedikit sinis

 

“hati-hati, warning-warning, dangereus”

ucap Taeyeon

 

“apaan???”

ucap Seung Gi

 

“yah hati-hati kamu Seung Gi, sang manager siap menerkam kamu, wau-wau”

ucap Taeyeon dengan bergaya seperti harimau mau menerkam

 

“terus-terus, ledek terus sampai puas!!!!!”

ucap Joon Hyuk

 

“enggak ngeledek cuman lagi bercanda doang manager, kamunya aja yang menanggapinya yang sebegitunya”

ucap Taeyeon

 

“hai!!!!! Jadi ke kantin enggak, sudah lapar nih”

ucap Seung Gi

 

“diam!!! Tunggu sebentar lagi kenapa?”

bentak Joon Hyuk

 

Seung Gi yang mendengarnya kaget, Taeyeon juga dia juga menunjuk-nunjuk Seung Gi seraya Taeyeon menyalahkan Seung Gi yang membuat manager marah

 

“kamu ngapain nunjuk-nunjuk gitu?”

ucap Seung Gi

 

“hem, aku? Aku cuman ingin nunjuk doang salah yah??? Baru tau kalau nunjuk itu salah? Sejak kapan yah?”

ucap Taeyeon meledek Seung Gi

 

“nah selesai, ayo kita ke kantin”

ucap Joon Hyuk

 

“huft, dari tadi kenapa, dah laper tau, pake ada acara bentak tunjuk segala, emangnya aku nara pidana apa? Yang melakukan tindak kriminalitas, dikit-dikit di omelin”

ucap Seung Gi

 

“yah maaf lagi bercanda doang kok, jangan di anggap serius yah”

ucap Taeyeon

 

“haaah sudah lah ayo ke kantin!”

ucap Seung Gi

 

lalu mereka bertiga pergi menuju kantin, saat sudah ada di depan kantin Joon Hyuk, Taeyeon, dan Seung Gi melihat Siwon dengan seorang wanita, lalu Joon Hyuk, Taeyeon, dan Seung Gi datang menghampiri merika berdua, dan saat sudah di dekat meja makan Siwon berada, Taeyeon kaget ternyata yang berada di sana ternyata musuh yang paling di bencinya yaitu Yoona seketika Taeyeonpun marah

 

”mau apa kamu di sini mau merusak kehidupan Siwon? Atau mau memoroti kekayaan Siwon?”

bentak Taeyeon

 

”apa-apan sih Taeyeon datang-datang kok marah?”

ucap Siwon

 

”ini wanita ini adalah yang telah membuat ayah aku meninggal”

ucap Taeyeon

 

” bukan seperti itu Taeyeon”

ucap Yoona

 

”alah gak usah nyangkal lagi deh”

ucap Taeyeon

 

”udah-udah, Yoona kamu ikut aku sekarang”

ucap Seung Gi sambil menarik tangan Yoona dan membawanya ke halaman studio

 

“Siwon kenapa kamu bisa bersama si wanita pembunuh itu?”

tanya Taeyeon

 

“wanita pembunuh? Siapa Yoona maksud kamu?”

ucaap Siwon

 

“iyah dia, kamu kenapa bisa bersama dia, nanti kamu akan sial”

ucap taeyeon

 

 

 

di halaman studio Seung Gi dan Yoona

 

 

”bagaimana kamu bisa bersama Siwon?”

tanya Seung Gi

 

”tadi aku tak sengaja lewat depan studio ini dan Siwon memanggil ku terus dia membawaku kesana”

jelas Yoona

 

”ok kalau begitu sebaiknya kamu pulang saja biar masalah ini aku yang urus, ini semua demi kebaikan mu ok”

ucap Seung Gi

 

”terima kasih Lee Seung Gi kamu teman yang selalu ada di saat aku sedang gundah”

ucap Yoona

 

”ya sudah sekarang kamu pergi ok”

ucap Seung Gi sambil tersenyum

 

”iya makasih Seung Gi”

ucap Yoona

 

Seung Gi menanggapinya dengan senyuman manisnya

 

 

 

di kantin studio

 

 

”ada apa sebenarnya ini, tolong Kasih penjelasannya di kantin ribut-ribut kalau mau ribut di rumah saja ini tempat umum, malu kali di lihat orang-orang kaya anak kecil aja”

tanya Joon Hyuk

 

”in…”

ucap Taeyeon yang tiba-tiba Lee Seung Gi memotong pembicaraan

 

”tidak apa-apa itu cuman salah paham, oh iya Siwon kamu kan harus take vokal”

ucap Seung Gi

 

”oh iya makasih sudah mengingatkan ku”

ucap Siwon

 

”ok sama-sama”

jawab Seung Gi

 

Siwon berlalu meninggalkan mereka bertiga menuju tempat take vokal

 

”oh iya ini jadi makan apa enggak, jadi yah aku sudah sangat lapar nih”

ucap Seung Gi

 

”jadi dong dah laper juga kali, capek tahu ngurusin schedulenya Siwon”

ucap Joon Hyuk

 

”kalian ajalah aku dah ga’ nafsu makan lagi”

ucap Taeyeon

 

”oh ga’ apa-apa tapi bener ga’ mau makan nanti sakit lo”

ucap Joon Hyuk

 

”iya bener aku dah ga’ nafsu makan lagi”

ucap Taeyeon

 

”ok ga’ apa-apa”

ucap Seung Gi

 

Taeyeon pergi dari kantin meninggalkan Joon Hyuk dan Seung Gi

 

“em, Seung Gi ngomong-ngomong masalah apa sih? Cerita-cerita dong”

ucap Joon Hyuk

 

“ha??? Seorang manager gila kerja juga mau tahu urusan orang?”

ucap Seung Gi

 

“isshh, tinggal jawab kenapa gak usah pake menghina gitu”

ucap Joon Hyuk

 

“entahlah hanya mereka dan SANG Pencipta yang tahu”

ucap Seung Gi

 

“eh, ayo kita pesan makanan, jangan bahas itu lagi, buat pusing aja”

ucap Seung Gi

 

“yah ayo, silakan”

ucap Joon Hyuk

 

 

 

**********

 

di Studio

 

“Siwon kamu belum jawab pertanyaan aku, kenapa kamu bisa bertemu dengan wanita itu?”

ucap Taeyeon

 

“kamu ini yah seperti anak kecil aja, memangnya kenapa? Kamu cemburu? Itu bukan urusan kamu, hidup ku ya hidup ku, hidup mu ya hidup mu jangan ganggu deh kehidupan aku, apa selama ini aku ganggu kehidupan kamu? Enggakkan, jadi jangan bahas masalah ini, ayolah dewasa sedikit kenapa? Kamu ini sudah besar tetapi kenapa sikap kamu itu enggak lebih dari seorang anak sd kelas 2”

ucap Siwon

 

“kenapa kamu jadi seperti itu, aku tau pasti kamu sudah di guna-guna sama dia, awas Yoona, lihat saja nanti yah, kamu akan tahu balasannya”

ucap Taeyeon

 

“Taeyeon!!!!!!”

bentak Siwon

 

“kenapa kamu begitu membencinya masa lalu masa lalu, jika kamu terlalu mengingat-ngingat masa lalu kapan kamu akan maju, memang betul jika kita ingin maju kita harus lihat kebelakang, tetapi itu yang positif yang negatif gak usah di tengok buang ke laut aja, paham?”

ucap Siwon

 

“kenapa sih kamu terus bela dia, memang apa yang kamu dapatkan dari dia, dia itu cuman mau menghancurkan masa depan kamu saja, lebih baik kamu jangan berhubungan lagi sama dia deh”

ucap Taeyeon

 

“Taeyeon, kamu paham atau tidak tadi perkataan ku”

ucap Siwon dengan sabar

 

“yah paham”

ucap Taeyeon kesal

 

“bagus kalau begitu, aku mau masuk dulu mau take vokal”

ucap siwon

 

di dalam studia Siwon mulai melakukan take vokal sedangkan Taeyeon melanjutkan pekerjaannya.

 

Di tempat kerja Taeyeon

 

“Yoona, Im Yoona, kamu itu dasar wanita penjilat, pembuat hancur masa depan, dasar trouble maker, lihat saja nanti, tunggu tanggal mainnya”

ucap Taeyeon dalam hati

 

“hi Taeyeon sudah makan kah?”

ucap Seung Gi

 

“yah sudah, makan hati”

ucap Taeyeon sinis

 

“uuhh sadis amat nadanya, jangan marah-marah nanti cepat tua lho”

ucap Seung Gi

 

“sama gituan aja masih percaya, Seung Gi – Seung Gi”

ucap Joon Hyuk

 

“eh, manager gila kerja sudah selesai dari belakang, kok lama amat”

ucap Seung Gi

 

“dari kamar mandi? Kan kita habis dari kantin, kenapa jadi kamar mandi, wah mau membuat citra aku buruk nih”

ucap Joon Hyuk

 

“kan tadi di jalan menuju ke sini kamu katanya mau ke kamar mandi iya kan?”

ucap Seung Gi

 

“wah sudah lupa nih gawat nih, seorang manager pikun, apa kata dunia!!!”

ucap Taeyeon

 

“wah – wah mulai bersekongkol untuk menghina nih dasar musuh di balik selimut”

uccap Joon Hyuk

 

“yah maaf, cuman bercanda kan, jangan terlalu di ambil hati, ayo kerja – kerja, nanti di marahin presdir bisa di pecat kita”

ucap Seung Gi

 

“wah kelihatannya Seung Gi mulai tertular virus gila kerja nih”

ucap Taeyeon

 

“yah begitulah”

ucap Seung Gi

 

“sudah-sudah!!! Katanya tadi mau kerja lagi kenapa malah ngerumpi lagi, ngrumpinya nanti saja, sekarang kita kerja, mengerti!”

ucap Joon Hyuk

 

“siap mengerti!”

ucap Seung Gi lugas, tegas dan keras

 

semua orang di ruangan itupun tertawa.

 

 

 

********************

 

 

 

semua kegiatan di studio berakhir Siwon akan pulang tetapi ia di panggil oleh Taeyeon

 

”Siwon tunggu sebentar”

ucap Taeyeon Sambil lari mendekati Siwon

 

”ada apa lagi?, aku sudah capek ingin pulang terus tidur”

ucap Siwon

 

”tadi kenapa kamu bisa bersama wanita itu”

ucap Taeyeon

 

”jadi kamu memanggilku hanya untuk menanyakan itu saja? Udahlah kamu sudah lupa perkataan aku tadi?, sudah yah aku mau pulang, aku sudah capek”

ucap Siwon

 

lalu Siwon meninggalkan Taeyeon sendirian di depan pintu masuk studio

 

”Hiiiiiii”

gumam Taeyeon sambil menghentakan kakinya karena kesal dengan sikap Siwon

 

 

**************

 

 

Di apartemen, Siwon tidak bisa tidur karena terus memikirkan Yoona, dia berusaha untuk tidak memikirkannya tapi usaha itu tidak berhasil sampai akhirnya ia memutuskan untuk pergi keluar. Di luar Siwon mondar-mandir untuk melupakan Yoona tetapi tidak berhasil juga sampai saat ia sedang duduk di taman apartemen ia melihat Yoona, Siwon langsung memanggil Yoona

 

“Yoona!!!”

teriak Siwon

 

Yoona yang mendengar suara Siwon malah lari menjauhi Siwon. Siwon yang melihatnya jadi tambah pusing.

 

“kenapa dia malah lari yah? Padahal aku cuman mau menyapanya saja, malang sekali nasibnya”

ucap Siwon

 

Bersambung.

 

 

 

 

복사 금지

bogsa geumji

18 thoughts on “FICTION chapter 2

  1. Oh… Ceritanya bikin geregetan tuh.
    Taeyeon Unnie disini dpt peran antagonis sedihnya… Tp klo Blh tau nanti akhirnya taeyeon bakalan ma siapa?
    Keep on writing y

  2. Annyong haseyo…

    Waaaaaaaaaaaaa… Ko bersambung sihh?? Rameee…. Aq Sk,,, penasaran crt slanjutx chingu,ditunggu bgt Fiction chptr 3,fighting…^_^

    Kamsahamnida….

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s