Only One [Yoon-Hae Version] #2

Title : {The Last} Only one -YoonHae Version-

Author : Hwang Ri Yeon | Blog

Main Cast

Lee Donghae

Im Yoona

Support Cast

 Jessica

Length : Twoshoot

Genre : Romance

Rating : PG-15

Warning : FF ini sudah pernah di publish di blog SM Town Fanfiction dan Obizienka  dengan Judul Only One -Seokyu Version- dan length yang berbeda.

Cerita Sebelumnya : Only one -YoonHae Version- #1

READ, COMMENT AND LIKE

Happy Reading ^^

 

Cinta…
mengapa kau buat hati ini terlalu menyayanginya?
Mengapa kau buat otak ini selalu memikirkannya?
mengapa kau buat seluruh hidup ini hanya ingin untuknya?
Rasa ini tak mampu lagi tuk meninggalkannya
Rasa ini tak mampu lagi tuk melawan semua asa

Namun, apa boleh buat? Aku terpaksa merelakannya

Merelakan kekasihku sendiri menghampiri yeoja lain.

-Im Yoona-

 

Cinta lebih mudah mekar dihati yang sedang dilanda kecewa, cinta seperti ini adalah cinta yang

mengharapkan belas kasihan,

oleh karena itu, bila sepi telah punah maka biasanya cinta juga akan turut terbang.

Lalu… apakah karena aku kesepian, lantas menerimanya menjadi kekasihku?

-Lee Donghae-

 

Apakah arti cinta jika tidak saling mengerti satu sama lain. Jika keegoisan yang muncul, itu bukanlah cinta.        

-Jung Jessica-

+++

Setelah tiba di rumah Donghae oppa, aku langsung digiringnya menuju balkon yang ada dikamarnya. Well aku sudah beberapa kali kesini, tetapi tak ada yang berubah sedikipun dari tempat ini. Di balkon itu sudah tersedia saperangkat alat makan, termasuk sebuah meja dan 2 kursi untuk kami ber2.

Hening . Kami berdua hanya sibuk dengan makanan kami masing-masing. Yang terdengar hanyalah suara sendok dan garpu yang saling beradu.

Kalau dilihat-lihat, tempat ini tak ada kesan romantisnya sama sekali, hanya tempat makan seperti halnya di dapur. Donghae oppa memakai setelan seperti biasanya, tidak ada yang mengesankan sedikitpun. Benar-benar. Untung saja tadi aku mengurungkan niat ku untuk memakai dress serta berhias.

5 menit

10 menit

15 menit

Tak terasa makanan kami sudah habis… tapi tetap tak ada yang bersuara. Aku pun enggan untuk mengeluarkan suara terlebih dahulu.

“ Kemarin sore Jessica mengajakku kembali padanya” seru Donghae oppa memecah keheningan.

“ eoh… aku sudah menduganya ?” jawabku. Aku beranjak dari tempat duduk ku, lalu berjalan ke sisi balkon. Aku berdiri disana dan memandang seluruh kota Seoul dari atas balkon ini.

Aku menghirup udara malam sebanyak-benyaknya, mencoba menenangkan fikiran dan berusaha untuk tetap tenang di hadapan Donghae oppa.

“ lalu apa responmu Yoongie?”

“ beginilah responku oppa” lirihku

“ jujur .. aku ingin sekali kembali padanya “

Oppa … apa yang kau katakan barusan sangat menusuk batinku. Seketika~ aku merasa ada sesuatu yang menghujam tepat ke dada ku. Bisa-bisa nya seorang lelaki berbicara seperti itu pada yeojachingunya sendiri.

“ tapi .. jika kau melarangku untuk kembali padanya, aku tak akan kembali padanya “ lanjutnya

“ apa tak masalah bagimu jika aku kembali padanya ?” tanya nya lagi dan lagi, seolah tak memberiku waktu untuk berbicara.

“ apa yang harus dipermasalahkan oppa? aku pikir tak ada yang perlu dipermasalahkan” ucapku akhirnya.

God, Help me!!

Sungguh~~ aku tak berani melihat wajahnya saat ini, apalagi menatap mata nya. Aku takut, pertahananku akan sirna. Aku takut dan aku tak ingin terlihat lemah di depannya.

“ lalu … apa maksud dari hubungan kita selama ini Yoongie ? apa kau hanya menganggapnya sebagai gurauan saja ? apa kau tak mencintai ku ?” bagaimana bisa dia bertanya seperti itu setelah pernyataan yang diutarakannya barusan ‘jujur .. aku ingin sekali kembali padanya’ . Sebenarnya apa yang ada dipikiranmu oppa ?

“ ahni, aku mencintaimu , hanya saja ………”

“ hanya saja apa Yoongie ? jika kau mencintai ku, bagaimana bisa kau rela melepasku  bersama orang lain ?  “

‘Sungguh aku mencintaimu oppa’ batinku

“ Jawab Yoong… Jawab “ kini suara Donghae oppa terdengar seperti gumaman. Terasa sekali bahwa Donghae oppa sedang memegang kedua bahuku dari belakang.

Aku membalikkan badan ku. Menghempaskan kedua tangannya yang berada di bahu ku. Wajah Donghae oppa terlihat sangat lesu sekarang. Aku tak mengira jika mantan kekasihnya itu benar-benar ingin kembali padanya. Apa ia tak tau kalau Donghae oppa sudah mempunyai kekasih sekarang ? atau Donghae oppa yang tidak memberitahu nya bahwa ia sudah punya seorang kekasih ? sungguh menyakitkan bila Donghae oppa yang tak mengakui ku sebagai kekasihnya.

“ aku tak mungkin membiarkanmu bersamaku lagi oppa… itu sangat tak mungkin. Melihat kau yang selalu merenung setiap hari. Melihat kau yang selalu meratapi dirimu sendiri. Kau terlihat menyedihkan oppa. Sedangkan aku bisa apa ? aku hanya bisa diam melihat mu seperti itu. Aku tak bisa oppa . Aku tak bisa melihatmu tersiksa disampingku. Aku rasa kau akan bahagia bersamanya, “ kini aku angkat bicara. Matanya yang bening itu menatap kearahku sekarang.

“ seharusnya kau bahagia oppa. Hal ini yang kau tunggu tunggu selama ini kan ? aku akan bahagia jika kau bahagia oppa. Kembalilah kepadanya. “ lanjutku. Aku berusaha sekuat tenaga untuk tersenyum dihadapannya

“ kau tak bahagia berada di sisi ku ? “ tanya Donghae oppa parau

“ aku bahagia oppa. Tapi sepertinya kau yang tak bahagia berada disisiku “ butiran-butiran air mata kini turun membasahi pipiku. Aku hanya bisa menatapnya nanar. Lagi-lagi aku tak bisa berbuat apa-apa.

Bahkan untuk mempertahankan namjachingu ku saja aku tak bisa.

“ sungguh aku pun bahagia jika kau berada disisi ku”  matanya berubah sayu, dan wajahnya memucat seketika

“ lalu… kemana saja kau selama seminggu ini oppa ? tak pernah sekalipun kau menanyakan kabarku. Kau selalu sibuk dengan diri mu sendiri. Yang kau tanyakan hanya seputar tentang mantan kekasih mu itu. Meminta izin kepadaku untuk bertemu dengan nya. Tega sekali kau oppa. Kau tak mengerti perasaanku “

“ mianhe Yoongie. Mianhe. Aku tak bermaksud seperti itu. Aku melakukan hal itu hanya untuk menghargai hubungan kita. Tak mungkin jika aku pergi dengan nya tanpa sepangetahuan mu. Itu sama saja aku menghianati mu . Aku tak ingin hal itu terjadi“

“ hubungan? hubungan oppa bilang? Sungguh mulai saat ini aku tak menganggap nya lagi sebagai suatu hubungan. Kembali lah padanya agar kau bahagia. Jika kau tetap bersama ku, itu berarti… sama saja kau menyakiti diri mu sendiri”

“ juga aku. “ sambungku ketus

Itulah kata-kata terakhir yang ku ucapkan padanya. Setelah itu aku memutuskan untuk segera pergi dari sini. Mengacuhkannya yang tetap berdiri pada tempatnya. “ baiklah… jika itu yang kau mau. Aku akan kembali padanya “ ucapnya sinis

Deg. Apa yang barusan Donghae oppa bilang ? Pernyataan Donghae oppa barusan membuat langkahku terhenti sejenak. Mencerna kata-kata nya barusan. Dan memutuskan untuk pergi secepat mungkin dari sini. Aku tak ingin menangis disini. Aku tak ingin terlihat rapuh di depannya.

+++

Author POV

Sore itu Donghae dan Jessica bertemu di danau … yaaa kalian tau lah, danau yang mana. Danau favorit mereka dulu (gak bosen apa di danau mulu ? gua aja bosen) . Mereka duduk di tepi danau itu, diatas sebuah kursi yang sudah berkarat, namun masih dapat diduduki.

“ oppa … sudah seminggu. Tapi kau belum juga menjawab pertanyaanku. Aku tak ingin menggantung hubungan kita seperti ini oppa “ ujar Jessica

“ eoh … itu. Aku tak bisa kembali bersamamu sica-ya . “ ucap Donghae terang-terangan

“ apa karena oppa mencintai gadis lain ?”

“ Aku sudah mempunyai kekasih “

“ nde?  Kenapa baru sekarang oppa memberitahuku ?”

“ entahlah …  Mungkin aku lupa”

“ bukankah waktu itu oppa bilang oppa masih mencintai ku ?”

“ ahni. Aku hanya bilang kalau aku menyayangi mu kan ? bukan berarti aku mencintai mu “

“ tcih… sama saja oppa” umpat Jessica meremehkan

“ berbeda. Kalau kita cinta , sudah pasti kita sayang. Tapi kalau kita sayang , belum tentu kita cinta. ” Jelas Donghae singkat

“  aku pikir kau masih mencintai ku oppa. Aku pastikan kau akan bahagia bersamaku oppa. Jadi … kembalilah kepadaku”

“ jika aku kembali padamuu, bagaimana dengan kekasih ku ? kau sangat egois jika menyuruhku untuk memutuskannya. Lagipula dia gadis yang sangat baik .Dan pastinya tidak meragukan perasaan ku kepadanya.. seperti mu. “

“ tapi aku masih sangat mencintai mu oppa. Kembalilah kepadaku “ bujuk Jessica

“ aku tak bisa “

“ aku mohon oppa.. jebal “ lirih Jessica. Tak terduga… Jessica bangkit dari duduknya dan dengan mantap berlutut di depan Donghae -yang masih setia duduk di kursinya-. Namja itu sangat terkejut melihat tindakan Jessica yang sangat memalukan. Apakah tidak berlebihan jika ia bertindak serendah ini?

“ Ya !! apa yang kau lakukan ? ayo bangun !!! “ seru Donghae, berusaha menuntun Jessica bangkit

“ Ahni… aku tak akan bangun sebelum oppa mau kembali padaku lagi dan meninggalkan gadis itu “ Jessica tetap kekeuh pada pendiriannya.

“ Kau masih sama seperti dulu. Kekanak-kanakan . Ayo bangun !! aku tak mungkin meninggalkan kekasihku. Akan sia-sia saja tindakanmu ini. ” Bentak Donghae keras.

Akhirnya Jessica menyerah dan bangkit. Dari sorot matanya,  terlihat jelas bahwa yeoja itu sedang marah. Butiran air mata jatuh dari mata indah gadis itu. Tampaknya… kemarahannya sudah bercampur dengan kesedihan yang amat sangat. Dia sungguh-sungguh ingin kembali pada Donghae rupanya.

Donghae hanya diam melihat tingkah gadis itu. Donghae tahu pasti kalau Jessica tidak main-main dengan perasaannya. Tapi apa boleh buat? Donghae tak mungkin menerima gadis itu lagi.

Kini mereka sudah berdiri berhadapan. Tak tahan melihat Jessica yang menagis terus, Donghae akhirnya merengkuh Jessica ke dalam pelukannya seraya berkata “ Please jangan menangis… sekalipun kau menangis, aku tetap tak akan bisa menerimamu lagi. Apakah kau tau sedihnya aku saat kau meninggalkanku dulu ? aku selalu datang ke tempat ini, berharap kau datang dan meminta untuk kembali. Tetapi hal itu sudah sirna oleh waktu sica-ya. Kini aku tak bisa menerimamu lagi dalam kehidupanku. Satu pesanku padamu, jangan pernah lakukan hal ini lagi pada siapapun nantinya. Hal itu sama saja kau meragukan perasaan orang lain terhadapmu. Ayolah gadis manis… jangan menangis lagi. Uljima “ ucap Donghae lembut, sambil menepuk-nepuk punggung Jessica

Tangisan gadis itu semakin menjadi setelah mendengar penjelasan Donghae. Tetapi Donghae dengan sabarnya tetap mendekap Jessica dalam pelukannya.

“ jangan menangis lagi. Aku berjanji, setelah ini aku akan tetap berada di sisimu, walau bukan sebagai namjachingu mu .” seru Donghae lagi dan lagi berusaha menenangkan Jessica

Setelah Tangisan Jessica mereda, Donghae melepas dekapannya dan tersenyum pada Jessica. Jessica pun balik membalas senyumnya.

+++

“ huh… susah ! “ keluh Yoona. Saat ini ia berada di ruang tamu rumahnya.

Yoona sedang mengerjakan pekerjaannya.

Kini ia bekerja di salah satu perusahaan media di Korea Selatan sebagai orang yang mendesain layout sebuah majalah. Ia baru bekerja 3 hari yang lalu. Jadi ia berusaha semaksimal mungkin menunjukkan hasil kerja terbaiknya. Yoona sedang membuat sketsa gambarannya dengan kertas, lalu kemudian akan ia pindahkan ke laptop. Setelah itu ia pergi ke tempat kerjanya untuk mengkonsultasikan apa yang baru saja ia gambar. Apakah layak tampil atau tidak. Pekerjaannya memang tergolong mudah dan ia bisa bekerja di rumah. Tapi pekerjaan ini membutuhkan tingkat kreativitas yang tinggi. Dan itulah yang menjadi tantangan buat Yoona.

“ ahh ayolah Yoona.. kau pasti bisa.”  gumamnya pada diri sendiri

“ come on, ini tidak sesusah yang kau fikirkan. FIGHTING !! “ yoona menyemangati dirinya sendiri

“ tapi ini benar-benar susah “ lagi – lagi ia berbicara sendiri. Saking kesalnya, ia pun melemparkan pensil ke arah pintu rumahnya sendiri.

“ owwwhh” pekik seseorang yang berada tepat di depan pintu rumah Yoona.

Ternyata pensil itu mengenai mulut Donghae. Kebetulan sekali. Pintu rumah Yoona memang terbuka. Sengaja, karena ia pikir kalau pintu itu terbuka, akan ada hawa positif yang masuk. Itu sudah menjadi kebiasaan Yoona setiap malam.

“ oh Tuhan ! kau mengagetkan ku saja oppa ! “ ucap Yoona yang sangat terkejut oleh hadirnya Donghae secara tiba-tiba

“ bukankah sudah aku bilang sebelumnya, kalau malam-malam jangan asal membuka pintu !! nanti kalau ada penjahat yang masuk bagaimana? Huh kau ini !! “ bentak Donghae oppa

“ ne mianhe. Aku hanya butuh angin malam, sekedar untuk menyegarkan otakku. Oiya ada perlu apa oppa kesini ? “ Tanya Yoona

“ aku hanya ingin meminta maaf “

“ untuk ?” tanya Yoona lagi

“ Untuk semuanya. Untuk kesalahan ku selama ini yang selalu mendiamkanmu, yang selalu menyalahkanmu, yang selalu …. Ahh intinya aku minta maaf untuk semua kelakuan ku padamu Yoongie “ Donghae bergegas duduk di sofa tepat disamping Yoona

“ tak perlu meminta maaf oppa. Aku pikir semua itu wajar bagi orang yang sedang patah hati “

“ aku sudah menolak permintaan Jessica“

“ mwo ? “ Yoona lagi-lagi dibuat keget oleh Donghae

“ aku sudah menolak untuk kembali padanya. Dan aku ingin kembali bersamamu “

Tak ada sepatah kata pun yang keluar dari mulut Yoona. Ia hanya diam. Membisu.

“ aku berjanji akan berubah yoongie. Tidak seperti dulu lagi. Kalau perlu aku akan menjadi sosok yang romantis.. atau seorang namja yang humor atau ……..“

“STOP oppa!! aku tak perlu semua itu. “ potong Yoona cepat

“ lalu ? “

“ aku pikir kau akan bahagia jika bersama Jessica “ Yoona tak menggubris pertanyaan Donghae tadi

“ justru aku akan bahagia jika kau mau menerima ku lagi menjadi namjachingu mu “ seulas senyum mengembang di bibir Yoona. Dan akhirnya Donghae pun ikut tersenyum karenanya.

+++

ENDING ?

Hah… sebenernya mau dibuat Sad ending. Tapi gimana yaaa? Otak saya mentok sampe disini aja. Mian, kalo tak sesuai harapan.

Chingu-ya jangan lupa RCL yaaa ;)

Kritik dan saran akan saya terima dengan baik

 

Don’t Forget To Comment!

I really appreciate your Comment ^^

35 thoughts on “Only One [Yoon-Hae Version] #2

  1. Baguslah sebenarnya klo mo tulis sad ending atau happy ending 2 duanya cocok kok. Cuman dibuat happy ending Keknya lbh bagus tuh. Hehe. Ditunggu ff lainnya…
    Keep on writing y

  2. aku suka ff ini..karna ada YOONA nya :)
    tapi sedikit kecewa karna
    kenapa ini singkat bangettt sih …?
    :( :( :( :(

    • hehee…
      mianhe chingu-ya, kurang memuaskan yaa?
      singkat karena saya udah bingung mau ngelanjutin seperti apa lagi :)

      well… Gomawoyo udah nyempetin baca n komen chingu :)

  3. YoonHae FIGHTING
    aku juga shipper mereka lohh (lah bukannya taeteuk shipper)
    huahahahaha ada lagu dong….
    banyakin yang YoonHae daripada HaeSica #digebukinHaeSicashipper
    hehehe sejenak buat masukin ke otak
    bikin yang banyak lagi ya tentang YoonHae

  4. Sumpah critanx so sweet & bkin daerah rmhku kebanjiran gra2 ak nangis #mwo
    Lnjutin lgie dong #maksa
    Krn critanx bgus bgt…!!!!!!!!!

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s