When the sky’s telling me to love 3

Title
When the sky’s telling me to love 3

Old love.. New love..

Length
series

Rating
pg.14

Genre
friendship, family, romance

Author
27rinmiumiu

CAST/Main Cast

Kim Taeyeon – SNSD

Park Jungsoo (leeteuk) – Super Junior

Go Jae-ho – (OC)

Hyun ji kyo – (OC)

Support Cast

SNSD, Super Junior, para eomma&appa, shin hyo jin, lee shin jae

Disclaimers

seluruh cast adalah milik tuhan…, tetapi ceritanya hanya milikku..

Author Note

Ini salah satu dari ceritaku… fresh from my computer… disini ceritanya taeyeon itu yeoja yang berkuliah di SM university, ia adalah yeoja rajin yang mempunyai mimpi untuk menjadi penyanyi terkenal. Karena terlalu gigih dalam mengejar impiannya.. ia melupakan arti kata cinta sejati dalam hidupnya.., saat itulah ia mulai mencari arti dari cinta..

one of my fanfic..^^ allright cerita ini adalah 100% murni karanganku sendiri…, ingat ya.. no silent reader.., no copycatz.., and happy reading…^^

***

 

Sebelumnya di WTSTMTL….

CKLEEK! Tae memasuki ruang Sooman dan…

“TAEYEON-A..!”

***

“TAEYEON-A..!” wanita paruh baya menghambur ke arah taeyeon. “eomma??w..wae..waegurae??” ujar taeyeon yang merasa tercekik dalam pelukan eommanya. “aigooh…, YA! Imma… chukkae..” kata eomma taeyeon lalu kembali memeluk taeyeon.

“wae?” taeyeon mendelik kearah eommanya. “aiishh! babohajima(jangan bodoh) kau belum tau kalau kau akan segera dikontrak oleh Sooman chajangnim??” eom-tae balik bertanya pada taeyeon yang masih beku. “m..mwo? jeogmal?” ekspresi taeyeon berubah seketika. Sooman mengangguk. “aaahhh!!! Jeongmal hanegbokhae..! jeongmal khamsamnida chajangnim..” taeyeon meloncat senang lalu seketika tersadar. “ohh.., minanhamnida..”taeyeon membungkuk. “ah, ne…, oh ya.. kau sebelum benar2 debut harus melewati masa trainee selama 1 tahun..” ujar Sooman tenang.

“jadi.., Sooman chajangnim.. memanggilku kesini hanya untuk itu?” taeyeon melirik Sooman. “ne.., oh iya.. mulai besok kau akan ditempatkan di dorm super girls.. salah satu GB kami yang belum lengkap dan belum debut..,dan juga.. hari ini kau harus konfirmasi dengan menthor mu..” Sooman duduk kembali di kursinya.

“ah.. keurom.. khamsamnida..” taeyeon pamit. “oh.., ne..” sahut Sooman.

***

“taeyeon-a.. eomma tak bisa lama-lama kesini.., eomma ada urusan dengan toko busana itu..” eom-tae memegang tangan tae. “ne.. eomma.. gomawo sudah datang.. oh iya eomma.. aku masih harus mengisi biodata dan konfirmasi” tae menepuk jidatnya. “yasudah..eomma juga masih ada janji.. kau duluan sana yang pergi..” eom-tae tersenyum pada anaknya. “keurom.. chalgayo eomma..^^” tae beranjak dari hadapan eomma-nya.

***

Taeyeon menyusuri lorong SME yang luas itu..

“huuff..” taeyeon menghela nafas. ‘ckckckc… makan biaya berapa besaar ini..?? sampai bisa seluas ini.., ah dimana ya ruang konfirmasi??’ batin taeyeon.

‘CONFIRMATION ROOM’

“ah… itu dia..” taeyeon memasuki ruangan berpintu putih itu. “osseo esseo, kau pasti kim taeyeon?” yeoja berseragam rapih. “oh.., ne.. kau ini…” taeyeon menatap yeoja itu. “ah~.., mianhae…, naneun shin hyo jin imnida.. aku adalah manager… ya… mungkin.. lebih tepatnya.. calon manager.. jika nanti super girls sudah benar2 debut.. aku akan menjadi manager mereka..” kata yeoja itu. “wow.. jinja? Hehehe~ kalau begitu kelak kau akan menjadi manager ku.., jika aku bisa benar2 debut..”  taeyeon melirik ke arah yeoja yang kelihatan hanya 1 tahun lebih tua darinya.

“ah ne.., kau kesini untuk konfirmasi kan?? Mari akan ku antar kau menemui pelatih vocalmu, dance mu, dan juga pengawal mu selama debut..” jelas Shin Hyo Jin. ‘omo… pengawal? Waaaah ini benar-benar kereeen..!’ taeyeon membentuk eye smile dengan sendirinya. “mari…” shin hyo jin menarik tangan taeyeon lembut.

***

JAE-HO POV

‘humm… tak disangka.. setelah break up selama hampir 7 tahun kita bertemu lagi.. ’ batinku sambil tersenyum sendiri di koridor. ‘tunggu.. kalau dia mendapat grade ‘A’ berarti dia adalah sainganku.. huuff… tapi aku tak mungkin bersaing dengannya..’ aku membentuk eye smile mengingat kejadian tadi. “aku benar memeluknya…^^!!” aku melonjak.

***

TAEYEON POV

Wow…  ruangan dance ini sungguh keren! Aku tak mampu berkata apa-apa lagi..

“taeyeon.. ini perkenalkan pengawalmu sepanjang masa trainee mu..lee shin jae..” hyo jin memperkenalkan namja tinggi dan super tampan kepadaku. “oh.., annyeong.. naneun kim taeyeon imnida” aku membungkuk sambil tak lepas memandangi namja itu. “oh ne, naneun lee shin jae imnida..” namja bernama lee shin jae itu memamerkan lesung pipitnya.

“eum.. taeyeon-a.. kau ku tinggal sebentar ya.. aku harus mengurus persiapan dorm mu..” hyo jin pergi meninggalkanku dan shin jae di ruang dance. “ne..” jawabku. “mari duduk..” shinjae menunjuk bengku di pojok ruang dance.

“jadi kau pengawalku nanti selama masa trainee?” aku membuka pembicaraan. Matanya mendelik kearahku. “geurae.. wae? Kau tidak suka?” tanyanya. ‘aiigoo geu namja.. sensi sekali..’ aku menggerenyitkan dahi. “hahaha… pasti kau berpikir bahwa aku ini orangnya sensi ya?hahaha..” ia tertawa. “aiigoo… siapa juga yang memikirkanmu..” aku membuang muka. “ah iya.. apakah kau tau salah satu orang dari super girls?” tanyanya. Aku mengangkat alis.. “super girls? Bahkan aku tak tau super girls itu yang mana.., setauku itu adalah grup yang rencananya akan debut 1 tahun lagi.. dan kata sooman chajangnim aku akan dimasukkan ke grup itu..” aku mengayunkan kakiku.

TUNGLING!

Sms masuk di hp shinjae..

Ia membacanya lalu menengok kearahku, “euh.. kau ingin konfirmasi kan??” tanyanya. Aku mengangguk. “ah.. mari kuantar.. tadi kata hyojin noonaia ada urusan mendadak..” katanya. “mwo? Noona? Umurmu memangnya berapa?” aku terkejut mendengarnya memanggil hyojin eonnie dengan sebutan ‘noona’. “21.. memangnya kenapa?” ia berbalik bertanya sambil mengangkat satu alisnya. “waahh.. berarti kita seumuran..” ujarku. “umurmu berapa?” shinjae menatapku bingung. “21..” ujarku santai. “humm… kalau begitu kajja.. kita ke kantor utama.. disitu kau harus mengisi biodata dan lain-lain..” ujarnya. “kajja..!”

***

AUTHOR POV

Setelah mengurus segala etek bengeknya.. taeyeon akhirnya boleh pulang..

“huff.. aku bingung.. ini kantor terkenal.. tetapi mencari taksi saja susah sekali..” taeyeon melirik arloji mickey mousenya. “padahal masih jam setengah 9 malam..” taeyeon menghela nafas.

LEETEUK POV

‘Huff melelahkan sekali hari ini.. latihan,latihan,dan latihan.. tak ada habisnya..’ batinku sambil melenggang keluar gedung SME. ‘hei.. bukankah itu.. ahh.. geumanhae teuki yah! Ia sudah mempunyai namja chingu..’ aku menghela nafas berat lalu berjalan ke halte bus tempat taeyeon berada.

“sunbae!” suara taeyeon mengejutkanku. ‘aiishh… kenapa dia malah mengajakku bicara..’ aku buru2 memasang tampang dingin. “sunbae! Kenapa diam saja.. oh iya.. tadi.. saat di lift kenapa kau tak balas menyapaku??” taeyeon memandangku penasaran. ‘huuff.. ini makin sulit..’ aku tetap menahan sikap dinginku. “sunbae! Ah.. sunbae pasti marah ya.. karenaku yeojachingu sunbae salah paham..??” perkataannya membuatku terlonjak. “aiishh… ania geumanhae..! ia bukan yeojachinguku.. ia adalah musuhku..!” aku akhirnya tak tahan untuk berbicara. “oh.. mianhae.. syukurlah..” apa? Apakah aku salah dengar?? Taeyeon bilang.. berarti..

“mwo??” pekikku. “ahh… aniii” taeyeon kaget. “tadi barusan kau bilang..” aku menghentikan perkataanku. “ohh.. sunbae.. minanhamnida.. jangan merasa aneh.. aku juga..”. “geumanhae! Jangan panggil aku sunbae.. panggil aku oppa..! ara?” kata2 itu mengalir begitu saja. “oh.. ne.. mi-mianhae o..p..oppa..” pipi taeyeon terlihat memerah. Apakah ia menyukaiku?

“taeyeon-a.. apakah kau..” sekali lagi kata-kataku terhenti. “huuuhuuhuu…” aku terkejut melihat respon dari taeyeon. “nado molla..! molla..!” air mata taeyeon perlahan mencair. “hari ini aku barusaja bertemu dengan mantan namjachinguku.. dan aku merasa sangat canggung.. lalu aku merasa hatiku tak bisa tenang disebelahnya..! ditambah lagi aku bertemu seorang namja tampan yang ternyata adalah sunbaeku disini… di SME.. dan.. dan.. itu adalah kau.. hatiku juga tak bisa tenang saat melihatmu.. tetapi aku bimbang oppa! Kita baru bertemu sehari!” taeyeon terisak di depanku.

Tak tau apa yang mendorongku.., akupun memeluknya. “nan ottokhae.. aku takut.. hiks..hiks.. aku takut rasa itu kembali lagi.. hiks hiks..” aku mengelus rambut yeoja dipelukanku ini. “shh…shhh… gumanhae.. taeyeon-a.. shh shh..” aku mensejajarkan pipiku ke pelipisnya.. akupun berbisik.

Merasa tangis taeyeon sudah berhenti akupun melapas pelukanku. “kau tau taeyeon-a..?? saat melihatmu.. aku juga merasakan perasaan yang sama.. mulanya aku bimbang juga.. apalagi saat.. kau… ehm.. bersama namja yang kukira adalah namjachingumu..” karena merasa malu ditatap dengan tatapan polos dari taeyeon akupun berhenti bicara. “jeongmal hiks hiks.. oppa.. tadi kau..” taeyeon berbicara pelan dengan nafas yang belum teratur.

“ne.. ne… aku melihatmu saat kau berpelukan dengan namja itu.. kalau tidak salah namanya go jae ho kan?? Ia adalah trainee di SME juga kan? Yang jelas aku tak tau harus berbuat apa lagi.. dan ige paboo namja..” aku meraih taengan mungil taeyeon dan meletakkannya di dadaku. “berbuat hal terbodoh di dunia.. menjauhi yeoja yang telah mencuri sebagian dari hatiku..” taeyeon membekap mulutnya tak percaya. “mau kah.. kau mengembalikannya??” tanyaku ragu.

“op..oppa..” taeyeon melepas tangannya. Perasaan tegang dangelisah seketika menghampiriku. “aku belum siap.. tetapi.. aku akan segera menjawabnya jika sudah siap.. kelak aku tak akan mengecewakanmu.. asalkan kae menungguku..” kata taeyeon sambil menggenggam tanganku. Perasaan gusar yang tadi menghantuiku pun menghilang begitu saja saat melihat senyuman merekah di ujung bibirnya. “pasti..” aku tersenyum bahagia. “aku pasti akan menunggumu..” aku menariknya kepelukanku sekali lagi. “gidari geyo taeyeon-a.. gidari geyo..”.

“kau mau pulang dengan apa?” tanyaku sambil melepas pelukannya. “nado molla.. tadinya aku ingin naik taxi tetapi tak ada satupun yang lewat..” taeyeon menggembungkan pipinya. “keurom.. kajja pulang bersamaku.. akan kuantarkau..” tawarku.  Taeyeon menatapku ragu, tetapi aku yakin ia hanya bercanda. “aiishh anii aku tak akan berani macam-macam denganmu..” aku melempar senyum terbaikku ke arahnya. Iapun tersenyum riang lalu mengikutiku ke parking lott .

***

TAEYEON POV

“gomwo oppa..^^” kataku setelah turun dari motor sport putihnya. “ne.. have a good sleep my princess..” kata leeteuk oppa yang membuat pipiku seperti kepiting rebus. “ah oppa… kan kubilang tunggu..” aku mengerucutkan bibirku. Ia tertawa kecil lalu tersenyum lagi kearahku.

***

Haaah… mimpi apa aku semalam…  hari ini seperti keajaiban.. aku terus tersenyum teringat kejadian tadi Tiba2..

“eonnie..”

 

To Be Continued…

11 thoughts on “When the sky’s telling me to love 3

  1. Ckckck… Si abang teuki berani bener ya… Belum apa2 ngajak Taeyeon Unnie peluk Truz mo di panggil OPPA! Ceritanya bagus, g diragukan deh.
    Keep on writing y

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s