Beyond The Dream [CHAPTER 1]

image

CHAPTER1 : The Stars VS The Dreamers

Title: Beyond The Dream
Sub-Title: The Stars VS The Dreamers

Author: Yoo Jangmi (J.b2utyH:LLER) & Park Jihyun

Genre: School, AU, Friendship, Drama, Teen Romance

Length: Chaptered

Rating: T

Main Cast:
– f(x)’s Krystal Jung / Jung Soojung
– INFINITE’s Nam Woohyun
– Beast’s Lee Gikwang
– Super Junior’s Lee Donghae
– SNSD’s Im Yoona
– T-Ara’s Park Jiyeon

– f(x)’s Sulli / Choi Jinri
– SHINee’s Choi Minho
– INFINITE’s Hoya / Lee Howon
– T-Ara’s Ryu Hwayoung
– f(x)’s Luna / Park Sunyoung
– Boyfriend’s Kim Donghyun

Other Cast:

– MBLAQ’s Lee Joon
– MBLAQ’s Yang Seungho
– EXO-K’s Oh Sehun
– 4minute’s Kwon Sohyun
– Beast’s Yong Junhyung
– Teen Top’s L.Joe / Lee Byunghun
– KARA’s Kang Jiyoung
– KARA’s Goo Hara
– 4minute’s Kim Hyuna
– T-Ara’s Hyomin

~The Teachers~
*SNSD’s Kim Taeyeon (as Vocal teacher)
*Super Junior’s Eunhyuk / Lee Hyukjae (as Dance teacher)
*SNSD’s Kim Hyoyeon (2nd Dance teacher)
*Ailee (as Dance teacher)
*T-Ara’s Park Soyeon (as Vocal teacher)
*Super Junior’s Leeteuk / Park Jungsoo (as Principle)
*and other teachers*
*other Kpop stars as cameo*

Disclaimer:
Semua cast bukan milik duo thor, tapi cerita punya kita asli deh!!!

Duothor’s Note:
Annyeong!!!! inilah dia chapter 1 nyaaa!! adakah yg menunggu-nunggu? #ga ada *nangis 5 hari 5 malem*
u.u
hehhe, seperti yang udah pernah dibilang di Teaser, ini adalah semacam Dream High 3 versi kita duothor yang koplok ini #doorrrr xD
wkwkwk, semoga keren dan daebak menurut readers!!! dan semoga cukup rapi karena aku (Yoo Jangmi) ngetiknya ditengah malam ditemenin sama Woohyun, jd setengah ngantuk kekeke #plokk duarr byurr!!
*oh ya, mungkin ada beberapa cast yang belum muncul sekarang (mungkin lho)*
yaa udaaah

DON’T BE SIDERS AND DON’T BE PLAGIATOR!!!!
**HAPPY READING**

______________________________________________
Previous: | TEASER |

#CHAPTER 1#

[Gedung Pertunjukan]

*Waiting Room*

“YAAAHHHH!!! LEPASKAN BENDA SIALAN INI DARI RAMBUTKU!!!!” seru Krystal kesal sambil menunjuk-nunjuk sisir bergigi rapat yang menyangkut di rambutnya. Si penata rambut yang panik cepat-cepat menghampiri Krystal dan berusaha melepaskan sisir itu. Dan hasilnya segumpal rambut Krystal menjadi korban. “dasar babo, dia pikir rambutku ini rambut boneka??!” omel Krystal.
“yah tahan sedikit emosimu, di sini banyak artis lain” ujar Yoona, ia sih sudah biasa dengan sikap Krystal yang buruk itu, tapi orang lain belum tentu. “sudahlah eonni, dari dulu Soojung kan memang begitu” kata Jiyeon pada Yoona. “yah Park Jiyeon!! jangan panggil aku Soojung!! sudah tahu aku benci dipanggil dengan nama asli” bentakan Krystal sukses membuat Jiyeon terdiam saking kagetnya.
Akhirnya Yoona, sebagai leader grup mereka sekaligus sebagai kakak juga, yang menenangkan Krystal. “daripada kau emosi terus lebih baik nyalakan TV dan lihat siapa yang tampil sekarang” kata Yoona lalu menyerahkan remote pada Krystal. Gadis itu mengangguk sambil manyun dan menyalakan TV di waiting room.
Sekarang yang sedang tampil adalah Donghae dan Gikwang, duo yang masih satu management juga dengan mereka.
“masih mereka yang tampil, berarti giliran kita masih lama” keluh Krystal. Jiyeon mengangguk setuju “huh make up-ku bisa luntur” kata Jiyeon ikut mengeluh. Sementara Yoona diam saja, matanya memperhatikan Donghae yang ada di TV, kemudian ia menundukan kepalanya. “ayolah Im Yoona berhenti melihatnya, fokus ke karirmu” batin Yoona.

Ketika mereka bertiga tidak melihat ke TV, tiba-tiba terdengar suara bruk! yang keras, sepertinya sumbernya dari TV.
Sontak ketiganya melihat ke arah TV. “omona” pekik Yoona dan Jiyeon bersamaan. “oh my gosh” kata Krystal, tidak kalah kaget.
Ternyata suara bruk! yang barusan itu bersumber dari Gikwang yang jatuh dipanggung. Acara langsung dihentikan saat itu juga, dan Gikwang langsung diangkut ke rumah sakit karena cedera.
Sementara itu, sekarang terdengar suara ribut-ribut di depan waiting room.
Masih dalam keadaan kaget, Jiyeon, Yoona, dan Krystal pergi ke luar untuk melihat apa yang terjadi.

Diluar, beberapa staf sedang berusaha memisahkan Woohyun dan seorang penyanyi dari management lain yang sedang berkelahi.
Untung saja, akhirnya seorang staf berhasil menghentikan perkelahian itu.
“yah Nam Woohyun!” panggil Yoona sambil menghampiri Woohyun (yang juga satu management dengan dia dan yang lainnya).
“apa sih yang kau lakukan?” tanya Yoona. Woohyun menghela napas lalu menunjuk ke arah orang yang berkelahi dengannya tadi. “dia, si penyanyi baru itu, dia mengejek kita karena kejadian Gikwang tadi” kata Woohyun kesal. “tapi tetap saja kau tidak boleh memukulnya seperti itu!! nama kita semua bisa semakin rusak!” seru Yoona emosi, rasanya kepalanya mau pecah karena masalah yang begitu banyak hari ini. “eonni, sajangnim barusan sms, ia bilang ia sudah dengar masalah ini, masalah perkelahian Woohyun juga” kata Jiyeon pelan. “terus sajangnim bilang apa lagi?” tanya Yoona. “ia bilang kita dipanggil ke kantornya sekarang” jawab Krystal datar. Yoona menghela napas dan mengangguk. “ok, Jiyeon-a, panggilkan Donghae” ujar Yoona, lalu berjalan kembali ke waiting room.
“tapi kenapa harus aku?? eonni saja yang panggil” kata Jiyeon polos, tapi Yoona tidak menyahut. “sudah sana cepat panggil!” kata Krystal sambil menyikut Jiyeon. Jiyeon pun mengangguk dan berlari ke belakang panggung.

Sekarang Krystal memelototi Woohyun. “neon baboya!” kata Krystal kesal, “yah naega babo aniya (aku tidak bodoh)” kata Woohyun, “aku cuma emosi” lanjutnya lagi. “huh tapi kan jadi menambah masalah!” kata Krystal, kali ini sambil cemberut. “kau juga mudah emosi” balas Woohyun. “tapi setidaknya aku tidak memukuli orang! ah sudahlah lebih baik sekarang kita pergi” kata Krystal, ia menarik tangan Woohyun dan memaksa laki-laki itu mengikutinya ke waiting room.

***

Beberapa menit kemudian, Jiyeon datang ke waiting room bersama Donghae.
“sekarang apa yang harus kita lakukan?” tanya Donghae sambil duduk di salah satu kursi. “kita dipanggil ke kantor sajangnim, jadi kita harus ke sana sekarang” kata Krystal sambil memilin ujung rambutnya. “kalau begitu ayo kita pergi sekarang, setelah itu kita ke rumah sakit” kata Donghae, lalu mengambil ponselnya dan meng-sms Asisten Han untuk menyiapkan mobil.
Setelah semuanya beres, mereka berlima pun pergi lewat pintu belakang, dimana mobil mereka sudah menunggu.

Begitu mobil itu keluar ke jalan, puluhan wartawan langsung menyerbu, dan menyerang (?) dengan setumpuk pertanyaan. Gosip begitu cepatnya menyebar.

Sementara itu di dalam mobil, Krystal yang mood-nya sudah benar-benar rusak, langsung menyuruh asisten Han menghentikan mobil. Tapi karena asisten Han menolak, Krystal membuka jendela mobil dan berteriak pada wartawan.
“yah! kalian ini manusia atau bukan sih?? benar-benar tidak berperasaan!!!” seru Krystal, ia menyambar kamera milik salah satu wartawan dengan tangannya dan kamera itu pun jatuh.
“huh masalah lagi” pikir Yoona sambil memperhatikan kelakuan Krystal. Ia tidak berusaha menghentikan, karena toh tidak ada gunanya, mereka semua sudah terlanjur jatuh.
Selesai melakukan aksinya, Krystal menutup jendela mobil lalu bersandar pada kursi mobil. Ia menutup matanya sejenak untuk menenangkan diri. “aku benci wartawan” gumamnya. Yang lain hanya diam.

***
[1 jam kemudian]

Di tengah perjalanan, tiba-tiba saja Jiyeon menepuk pundak asisten Han. “ajeosshi, aku ingin ke kamar mandi” ujar Jiyeon pelan. “tapi kita sudah dekat kok, sabar saja ya” kata asisten Han. “tapi aku tidak kuat menahan lagi, bagaimana kalau aku ngompol?” rengek Jiyeon sambil manyun. “ah baiklah, cepat ya, jangan lama-lama” kata asisten Han, akhirnya menurut dan menghentikan mobilnya di dekat sebuah hotel.
“Oppa, aku pinjam topinya yaa” kata Jiyeon pada Donghae yang duduk di sebelah asisten Han. “eoh pakai saja” jawab Donghae singkat. Jiyeon mengangguk dan mengambil sebuah topi berwarna hitam dari kursi belakang lalu memakainya. “eh Jiyeon-a, kau tidak mau kutemani?” tanya Yoona, ia khawatir terjadi masalah lagi. “aniyo, aku bisa sendiri” kata Jiyeon, gadis itu membuka pintu mobil dan keluar dari mobil.

Sekitar 15 menit kemudian…

Jiyeon kembali, dengan ekspresi seperti habis melihat hantu. Ia masuk ke mobil, lalu membuka topinya. “Jiyeon-a, kenapa wajahmu itu?” tanya Krystal heran, ia selalu melihat Jiyeon ceria, dan sekarang wajah gadis itu pucat pasi.
“nan gwaenchana” ujar Jiyeon pelan. “katakan saja, apa yang terjadi?” tanya Yoona, Jiyeon menggelengkan kepalanya. “tidak ada, ajeosshi ayo jalan lagi” kata Jiyeon.
asisten Han mengangguk dan menjalankan mobil lagi.

***

Sesampainya di gedung JJ Entertaiment, lagi-lagi mereka diserbu wartawan, tapi untungnya ada security, jadi Krystal tidak perlu berbuat nekat lagi.
Setelah asisten Han memarkir mobil, mereka berlima turun dari mobil lalu masuk ke dalam gedung, dan langsung menuju ruangan Tuan Jang Seokho.

Di dalam ruangan itu, Tuan Jang sudah menunggu mereka dengan wajah yang tidak kalah kusut dengan mereka.
“kalian tahu kan, kenapa kalian dipanggil ke sini?” tanya Tuan Jang begitu kelima artisnya duduk di hadapannya.
“huh, kalian sudah lupa ya perjuangan kalian sebelum debut? sekarang setelah kalian terkenal malah membuat masalah! Sudahlah sekarang langsung to the point saja, karena semua masalah yang kalian buat…”. Ditengah-tengah Tuan Jang bicara, Yoona memotong. “jwesonghaeyo, tapi aku tidak mengerti apa masalahku” ujar Yoona.
“apa masalahmu? masalahmu adalah gosipmu dengan Lee Donghae yang tidak kunjung selesai! apa aku harus mengatakannya lagi” kata Tuan Jang sambil menunjuk Yoona dan Donghae bergantian.
Keduanya hanya diam.

“jadi, aku sudah memutuskan untuk mengirim kalian ke Byeol Art School (*karangan author:D*). Dan selama itu semua kegiatan kalian DI CANCEL!!” lanjut Tuan Jang dengan tegas dan jelas, dan itu artinya mau tidak mau mereka harus mau.
“MWO!!! DRAMAKU BAGAIMANA??!!” pekik Krystal histeris (?).
Tuan Jang tidak merespon, sama artinya dengan “dramamu juga di cancel”
“padahal kan sudah setengah jalan” gumam Krystal, wajahnya seperti orang mau menangis sekarang.
“sudah, sekarang kalian siapkan diri kalian, lusa kalian akan dikirim ke sana” kata Tuan Jang lagi sambil menyalakan TV, pria itu pun menghela napas melihat berita menyebar begitu cepat, bahkan ada juga wartawan yang menyerbu ke rumah sakit untuk mengejar (?) Gikwang.

“ayo kita keluar” bisik Yoona pada Jiyeon, Jiyeon mengangguk dan menyikut Woohyun yang duduk di sebelahnya.
Mereka keluar dari ruangan itu diikuti oleh Krystal dan Donghae dibelakang.

“huh aku hancur” rengek Krystal begitu mereka keluar dari ruangan Tuan Jang. “kau memang tidak memukuli orang, tapi kau merusak kamera wartawan” kata Woohyun mengejek, Krystal cuma bisa manyun dan menendang kaki Woohyun saking kesalnya. “yah, sudah jangan bertengkar. Sekarang kita pergi ke rumah sakit” kata Donghae, lalu melihat ke arah Yoona yang kelihatan begitu lelah, kesal, sedih dan lain sebagainya (?). “Yoona-ya” panggil Donghae, tapi Yoona tidak merespon panggilannya, gadis itu malah berjalan pergi menghindarinya. “kaja” kata Donghae lagi sambil menyusul Yoona, yang lain pun mengikutinya dari belakang.

Entahlah bagaimana nasib mereka lusa nanti, saat mereka harus sekolah di sekolah seni paling bobrok di Korea.
….

______________________________________________

[Singkat cerita]
2 days later…

“ayo semuanya letakan barang-barang kalian di kamar masing-masing, setelah itu berkumpul lagi di sini, ok” seru seorang wanita dengan bantuan megaphone (*alias toa :D*) di aula Byeol Art School.
Hari ini, semua murid tahun kedua akan memulai masa asrama mereka disini. Itulah sebabnya Byeol Art School dipenuhi murid tahun kedua yang berseliweran (?) mencari kamar masing-masing.

Sekitar 30 menit kemudian, mereka semua sudah kembali berkumpul di aula, untuk mendengarkan sedikit pengumuman dari Kim Taeyeon, guru vokal mereka.
“Kim Taeyeon sonsaengnim, jangan lupa peraturan barunya” kata kepala sekolah Park Jungsoo setengah berbisik. “yeseu!” jawab Taeyeon sambil tersenyum.
“baiklah semuanya, ada beberapa hal yang ingin aku sampaikan. Yaitu mengenai peraturan baru, jal deurobwa! (dengar baik-baik). satu, jam malam sekarang dipercepat menjadi jam 21:00. dua, bagi siswa yang bersikap buruk selama di kelas tidak boleh makan malam. tiga, …” Selama Taeyeon menjelaskan peraturannya, beberapa murid malah asik mengobrol sendiri, terutama memprotes peraturan-peraturan baru itu.

“arasseo?? bagus, kalau begitu sekarang silahkan menunggu bel, begitu ada bel kalian masuk kelas ok?” kata Taeyeon selesainya membaca peraturan. Tapi tidak satupun murid menyahut perkataannya, mereka semua malah langsung pergi. “ih anak-anak itu benar-benar!” gerutu Taeyeon sambil meremas lembaran kertas di tangannya karena kesal.

Sementara itu di kantin…

Banyak sekali murid-murid yang berkumpul di satu meja. Mereka sedang mendengar berita terbaru dari trio gosip sekolah atau yang lebih sering mereka sebut 3H. Hyuna, Hyomin dan Hara.

“baiklah yang mau dengar gosipnya bayar dulu” kata Hyuna, sementara Hara yang menagih uangnya.
“uh Hara-ya aku tidak ada uang sebanyak itu, itu uang jajanku seharian” kata seorang gadis manis bernama Jinri, ketika Hara meminta uang padanya. “biar aku saja yang bayar” kata Minho sambil memberikan beberapa lembar uang pada Hara. “omo Minho-ya, kau baik sekali!! ngomong-ngomong darimana kau dapat uang?” kata Jinri. “‘eh itu…” Minho menggantungkan kata-katanya sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Ia sebenarnya anak orang yang sangat kaya, tapi ia menyembunyikan identitasnya dan bekerja part time sebagai tukang cuci mobil. Satu sekolah tidak ada yang tahu identitas aslinya itu.
“sudahlah, itu tidak penting” lanjut Minho. Jinri cuma diam sambil menatap temannya itu dengan tatapan heran.

“baiklah semuanya ini dia gosipnya…” saat Hyuna sedang bicara tiba-tiba seorang laki-laki memotong. “yah, kau tidak akan mengajaknya?” tanya laki-laki itu sambil menunjuk seorang gadis berambut panjang yang memakai headset merah dan duduk sendirian di pojok kantin. “yah Lee Howon!!! kau kan tahu Ryu Hwayoung tidak berteman dengan siapa pun, kalau kita mengajaknya dia cuma akan bersikap jutek, sudahlah sekarang aku mau bicara!” kata Hyuna sambil memelototi laki-laki bernama Lee Howon itu atau lebih sering dipanggil Hoya oleh teman-temannya.
Hoya melihat ke arah Hwayoung sekali lagi lalu bicara pada Jinri “Jinri-ya, sebenarnya dia kenapa sih?”. Jinri mengangkat bahunya “nan molla, tapi dengar-dengar sih masalah keluarga” ujar Jinri.

“hari ini sekolah kita akan kedatangan murid baru, dan apa kalian tahu siapa murid-murid baru itu? mereka adalah enam artis JJ Entertaiment!! percaya atau tidak mereka juga akan membawa guru sendiri” kata Hyuna sok heboh. “oh ya? tapi kok kedengarannya mustahil?” kata Park Sunyoung, anak paling culun di sekolah sambil memiringkan (?) kepalanya seperti sedang berpikir. “kau tidak nonton TV ya?” kata Hyomin sambil melipat tangan di dada. Sunyoung diam saja sambil memanyunkan bibirnya.
“yah ngomong-ngomong siapa guru yang mereka bawa?” tanya Jiyoung. “mereka akan membawa Ailee dan Park Soyeon, tanpa kujelaskan kalian tahu kan siapa mereka?” jawab Hara.
Mendengar dua nama itu, semua langsung memekik kaget. “Ailee adalah seorang dancer terbaik di Korea, bahkan beberapa kali menang lomba di Amerika. Mereka membawa guru yang begitu keren” kata Sohyun sambil memainkan rambutnya. “dan Park Soyeon, dia penyanyi terkenal kan?? wah akan terjadi perubahan drastis di sini” sambung Minho. Jinri cuma angguk-angguk setuju. “tapi akan sangat menyebalkan ada mereka di sini, dengan yang lainnya sih aku tidak apa-apa, tapi kalau si Krystal itu, ih aku sangat tidak menyukainya” kata Hara, ia tahu betul sikap Krystal yang keterlaluan karena ia selalu mengikuti gosip terbaru.

“MEREKA DATANG!!”

Terdengar seruan seorang murid dari pintu depan sekolah. Sontak seluruh murid berhamburan ke luar seperti akan melihat pemandangan langka.

Sekarang di halaman parkir sekolah, ada sebuah mobil berwarna putih. Dari dalam mobil itu turun ke-enam artis dari JJ Entertaiment (masih dengan gaya ala artis) dan dua orang guru yang mereka bawa.
Mereka berjalan melalui pintu depan begitu saja tanpa mempedulikan kerumunan murid, kecuali Gikwang dan Jiyeon yang masih cukup ramah. Sementara yang lainnya, terutama Krystal, benar-benar sombong.

“uh gadis itu benar-benar ingin dilempar sepatu!! lihat saja sikapnya itu sombong sekali” gerutu Hyuna, diikuti Hara yang mengacungkan kepalan tangan.
Beberapa saat kemudian bel berbunyi, kerumunan murid itu pun bubar dan masuk ke kelas masing-masing.

***

[class]

Taeyeon berdiri di depan kelas sambil tersenyum. Tentu saja tersenyum, karena sekarang di kelasnya ada artis.
“baiklah semuanya, ini adalah kelas perkenalan, karena aku tahu kalian para murid baru akan punya guru sendiri. Geurae, sekarang aku minta kalian membuat minimal sebaris lirik lagu untuk teman di sebelah kalian” kata Taeyeon.

Minho melirik Krystal yang duduk di sebelahnya. Gadis itu benar-benar jutek. Ia pun mengambil secarik kertas dan menulis lirik lagunya. “ini, untukmu” kata Minho singkat sambil memberikan kertas itu pada Krystal. “yah, kau membuat untukku? memangnya tidak ada orang lain?” tanya Krystal ketus sambil mengunyah permen karet. “aish sudahlah ambil dulu saja” kata Minho kesal. Krystal mengambil kertas itu lalu membaca tulisannya:

Jika kau adalah malaikat, maka kau bukan turun dari surga, tapi turun dari neraka.

“yah! ini lirik lagu macam apa!!” seru Krystal. “itu lirik lagu buatanku, terserah apa katamu, tapi itu sangat cocok untukmu. The Angel From The Hell” kata Minho lalu tertawa mengejek. Krystal menggigit bibirnya menahan emosi, ia tidak mau terlibat masalah di hari pertama.

Sementara itu disisi lain kelas, Yoona menatap kosong ke kertasnya. Ia tidak tahu harus menulis apa, masalahnya yang duduk di sebelahnya adalah Donghae. Apa yang harus ia tulis untuk mantan pacarnya itu?
“eonni, eonni mau buat untuk siapa?” tanya Jiyeon dari belakang. “entahlah, sama sekali tidak terpikir” jawab Yoona.
“eonni bagaimana sih?” kata Jiyeon lalu melirik Donghae yang sedang menulis sesuatu di kertasnya. Yoona cepat-cepat menggeleng “aku tidak akan membuat untuknya” bisik Yoona, ia segera kembali fokus ke kertasnya yang masih bersih. Tiba-tiba Donghae memberikan kertasnya pada Yoona sambil tersenyum, gadis itu menerimanya dan membacanya. Sebenarnya ia ingin tersenyum, tapi ia tetap pura-pura tidak terpengaruh dengan lirik lagu buatan Donghae.
Jiyeon memperhatikan dua orang itu sambil geleng-geleng kepala. “mereka berdua benar-benar aneh” gumam Jiyeon. “Jiyeon-a, kamu mau buat untuk siapa?” tanya Gikwang yang duduk di sebelah Jiyeon. “nado molla, tapi yang jelas bukan untukmu” kata Jiyeon, lalu mengedarkan pandangan ke seluruh ruangan dan matanya menangkap sosok Choi Minho. “omo dia kan yang kemarin itu” kata Jiyeon, ia teringat kejadian semalam,

#flashback#
Jiyeon berjalan keluar dari hotel, sambil menurunkan topinya untuk menutupi wajahnya. tiba-tiba ada seorang laki-laki yang menghampirinya dan tentu saja bukan dengan tujuan yang baik. Hampir saja sesuatu yang buruk terjadi padanya, sampai akhirnya seseorang menolongnya. Laki-laki yang menolongnya itu langsung pergi tanpa berkata apa-apa. “Gomawo!” seru Jiyeon, tapi orang itu sudah pergi. Jiyeon bisa melihat dengan jelas wajah orang itu.

#flashback end#

“yang kemarin siapa?” tanya Gikwang sambil menyikut Jiyeon yang bengong melihat Minho. “hah mwo?? ah bukan apa-apa” kata Jiyeon akhirnya tersadar dari lamunannya.
“kalau dilihat lebih jelas begini, dia semakin keren!!!” kata Jiyeon dalam hati sambil tersenyum.

______________________________________________

[singkat cerita] Siangnya…

Kim Hyoyeon mengerucutkan bibirnya sambil menatap murid-muridnya yang kelihatan tanpa semangat. Ia menangkupkan kedua tangannya lalu berkata “geurae, hari ini aku dan Lee Hyukjae sonsaengnim akan mengajarkan kalian mengenai kerja sama grup, karena minggu depan akan ada tes bergrup, jadi perhatikan baik-baik ya”
“kami akan mencontohkan sedikit dance untuk kalian” sambung Lee Hyukjae sambil nyengir (?) dan membawa tape.
Hyoyeon menyalakan tape itu dan…JRENG!! (?)
yang terpasang adalah lagu Trouble Maker. “tenang kami akan mengganti sedikit gerakannya” ujar Hyoyeon, begitu melihat semua anak terkaget-kaget mendengar lagu itu.

“wew tontonan gratis” kata Lee Byunghun sambil memperhatikan kedua gurunya. “yah, Byunghun-a kenapa kamu bilang begitu?” tanya Sohyun sambil cemberut, “hey, call me L.Joe” kata Byunghun, padahal campuran Amerika sedikitpun tidak ada, tapi ia melakukan itu supaya terlihat keren. Sohyun cuma bisa manyun.
“aku tidak akan mau melakukan itu” kata Jinri. “ini kan cuma contoh, geokjonghajima (jangan khawatir)” ujar Hoya sambil tersenyum, Jinri ikut tersenyum lalu mengangguk.

Selesai memberi contoh, Hyoyeon mematikan tape dan mulai menjelaskan lagi. “inti dari tampil bergrup adalah kerjasama, kalian harus kompak dan…” kata-katanya terputus saat melihat tangannya masih dipegang oleh Hyukjae “ehm Lee Hyukjae-sshi, lepaskan tanganku” kata Hyoyeon, “oh mian” kata Hyukjae lalu melepaskan tangan Hyoyeon.
Beberapa murid tersenyum-senyum melihat kelakuan guru mereka yang aneh-aneh itu.
“baiklah kita lanjutkan lagi…” baru saja Hyoyeon bicara bel sudah berbunyi lagi. Semua anak langsung berhamburan keluar kecuali Jinri. Gadis itu tersenyum Hyoyeon dan Hyukjae baru pergi keluar. “aigoo anak itu benar-benar manis, sayang sekali ia harus terjebak di sekolah bobrok ini” kata Hyoyeon sambil melipat tangan di dada. “yah memangnya sekarang jam berapa? kenapa sudah bel?” tanya Hyukjae bingung. Hyoyeon mengambil buku absen dan memukul kepala Hyukjae dengan buku itu. “ini semua karena kau terlambat!” kata Hyoyeon kesal, lalu pergi meninggalkan kelas. “Kim Hyoyeon sonsaeng, Kim Hyoyeon-sshi!!” panggil Hyukjae dengan wajah memelas (?) “aduh aku lagi yang sial”
______________________________________________

“setelah ini aku ada kelas apa?” gumam Jinri sambil berjalan menuju lokernya.
Dan…

Brukk!

Ia menabrak seseorang. Ketika Jinri mengangkat kepalanya, ia melihat Nam Woohyun. Melihat seorang Nam Woohyun di sekolah pastilah mimpi. Tapi itu dulu, sekarang Nam Woohyun adalah siswa di situ juga meskipun hanya sementara. “yah, kau berjalan sambil menghayal atau apa sih?!” kata Woohyun kesal. Jinri yang sedang blank langsung tersadar. “ne? a..aniyo, aku…aku…itu..” Jinri bingung harus berkata apa. “aish mengganggu saja” kata Woohyun lalu berjalan melewati Jinri, gadis itu tidak sengaja tersenggol dan jatuh.
“yah! Nam Woohyun!!” seru Jinri sambil berdiri dan membersihkan rok seragamnya.
“kau keterlaluan! bukannya minta maaf malah langsung pergi!” kata Jinri sambil cemberut. Woohyun berbalik dan menghampiri Jinri. “kau sendiri tadi menabrakku dan tidak minta maaf, terus kenapa aku harus minta maaf?” kata Woohyun. Rasanya Jinri ingin melayangkan pukulan keras ke wajah laki-laki itu, tapi sayangnya ia bahkan tidak tahu cara mengepalkan tangan yang benar (?). “ih dasar…”

“Choi Jinri, Nam Woohyun sedang apa kalian? jangan bilang kalian mau berkelahi” tiba-tiba Taeyeon datang dan memotong kata-kata Jinri.
“kami tidak sedang berkelahi” kata Jinri sambil manyun. “tapi kelihatannya seperti itu” kata Taeyeon lagi. “aniyo, kami sedang…mengobrol” kata Woohyun lalu tersenyum pada Jinri. “yah, jangan bohong padaku, tadi aku lihat sendiri kalian saling membentak. Aku kan sudah bilang di peraturan baru, tidak boleh ada perkelahian, jadi kalian melanggar peraturan” kata Taeyeon sambil memandangi Jinri dan Woohyun bergantian. “sonsaengnim, kami tidak berkelahi” bantah Jinri lagi. “lagipula aku kan perempuan” ujar Jinri pelan.
“aku tidak peduli, sekarang kalian pergi ke belakang sekolah dan bersihkan tembok yang penuh coretan.” kata Taeyeon, lalu ia menatap Woohyun dan menggelengkan kepalanya. “kau ini hari pertama sudah membuat masalah, apa kata management-mu kalau mereka tahu kelakuanmu ini?”
“ah sonsaengnim, aku tidak akan dilaporkan pada Tuan Jang kan?” tanya Woohyun. Taeyeon hanya tersenyum dan meninggalkan mereka berdua. “neo ttaemune (gara-gara kamu)” kata Jinri sambil manyun lagi. “kau juga salah” kata Woohyun.
Mereka berdua saling diam, lalu pergi ke belakang sekolah, di sana mereka diberi seember cat dan kuasnya.

“I dream high nan kkumeul kkujyo himdeul ttaemyeon…” Jinri berteriak-teriak sambil mengecat beberapa coretan di tembok. “yah! berhenti teriak-teriak! suaramu itu lebih cempreng dari gagak” protes Woohyun. “biar saja, yang penting aku ini masih punya mimpi, tidak seperti dirimu!” kata Jinri lalu menjulurkan lidahnya. “kata siapa aku tidak punya mimpi?” tanya Woohyun. “kata siapa? bukan kata siapa-siapa, itu terbukti. Buktinya kau menyia-nyiakan karirmu, apa kau tidak tahu berapa banyak siswa di sekolah ini yang ingin sekali debut?” kata Jinri lagi. Sekarang Woohyun terdiam dan menatap tanah. Kata-kata Jinri ada benarnya juga, ia begitu bodoh. Padahal ia juga pernah berjuang mati-matian selama jadi trainee, tapi sekarang ia malah menjatuhkan karirnya sendiri. “kau sendiri bagaimana? kau ingin debut?” tanya Woohyun sambil kembali mengecat. “tentu saja aku mau, tapi kalau aku harus debut bersamamu aku tidak akan mau” jawab Jinri, gadis itu tertawa dan kembali meneriakan lagu Dream High. Woohyun mempererat pegangannya pada gagang kuas lalu bersumpah “selamanya aku tidak akan pernah menyukai Choi Jinri”

******************************************************

Malamnya…

Krystal mengambil kopernya dari kamar Jiyeon dan Yoona, lalu pergi mencari kamarnya sendiri. Ia benar-benar kesal harus terpisah sendiri, sementara Jiyeon dan Yoona bisa satu kamar.
Di koridor, ia tidak sengaja berpapasan dengan Donghae.
“Oppa, sedang mencari kamar juga?” tanya Krystal. “aniyo, aku mencari kamar orang lain” kata Donghae sambil tersenyum. Krystal langsung menatap Donghae dengan tatapan heran “mencari kamar orang lain? nugu? Yoona eonni?” tanya Krystal lagi. Donghae tidak menjawab, tapi raut wajahnya bisa menjawab pertanyaan Krystal itu. “ehm Soojung-a, aku duluan ya” kata Donghae lalu melanjutkan perjalanannya (?).
“sebenarnya mereka itu sudah putus atau belum sih?” Krystal bertanya-tanya dalam hati. Ia mengangkat bahunya, dan melanjutkan mencari kamar.
Akhirnya ia menemukan kamarnya. Krystal langsung masuk ke dalam, dan ia mendapati teman sekamarnya adalah Choi Jinri, Kang Jiyoung, dan Ryu Hwayoung.
“uh kenapa dia di sini sih” gumam Jiyoung kesal, lalu memanyunkan bibirnya. “yah Jung Soojung, kamarmu benar-benar disini?” tanya Jinri.
“yah siapa bilang kau boleh memanggilku Jung Soojung!?” seru Krystal. Ia paling benci dipanggil dengan nama aslinya. “tentu saja kamarku di sini” lanjut Krystal, ia melihat salah satu ranjang yang dipenuhi boneka, lalu menghampiri ranjang itu. Ia juga menyingkirkan boneka-boneka di atasnya. “yah itu tempatku!!” seru Jiyoung tidak terima, gadis cengeng itu sudah hampir menangis melihat bonekanya diusir (?) oleh Krystal. “aku tidak peduli, intinya aku mau di sini” kata Krystal jutek sambil naik ke atas ranjang, lalu menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut.
Jinri cuma bisa diam, tapi pancaran kekesalan terlihat di matanya. “pokoknya aku harus beri dia pelajaran”

***

[kamar Yoona]

Yoona menatap kopernya yang masih belum dibongkar lalu menghela napas. Ia benar-benar malas membereskan barang-barangnya, apalagi melihat Jiyeon yang sudah tertidur nyenyak. “ah besok saja membereskannya” gumam Yoona sambil berdiri, dan berjalan ke tempat tidurnya. Baru saja ia berencana untuk tidur, seseorang mengetuk pintu kamar.
Yoona memanyunkan bibirnya lalu berjalan ke pintu dan membukanya. “Yoona-ya, apa aku mengganggu?” tanya Donghae yang berdiri di depan pintu sambil tersenyum. Lagi-lagi Yoona menghela napas lalu berkata “ya, kau sangat mengganggu” kata Yoona. “ah begitu ya, kalau begitu mianhae tapi aku ingin…”
Belum selesai Donghae bicara, Yoona menutup pintu kamar dengan bantingan keras, sampai-sampai Jiyeon yang sudah tidur terbangun lagi.
“eonni, ada apa?” tanya Jiyeon setengah sadar dan tidak sadar. Yoona tersenyum dan menggelengkan kepalanya. “tidak ada apa-apa, tidur saja lagi” kata Yoona, Jiyeon mengangguk lalu kembali tidur.

Sementara itu diluar, Donghae bersandar pada tembok sambil melamun. Ia tidak mengerti mengapa sikap Yoona berubah drastis semenjak debut. Terutama pada dirinya.

******************************************************

[besoknya]

Begitu selesai melihat pengumuman mengenai ujian minggu depan di papan mading, Jinri mendapat ide untuk memberi ‘hantaman’ pada Krystal. Ia menarik napas dalam-dalam lalu pergi mencari Krystal.
Dan ia pun menemukan gadis itu sedang berdiri di depan loker sambil menyisir.
“yah Jung Soojung!!” seru Jinri sambil meletakan tangannya di pinggang.
Krystal berhenti menyisir lalu membanting pintu lokernya dan menatap Jinri yang berdiri agak jauh darinya.

“yah semuanya lihat apa yang terjadi” seru Hyomin memanggil teman-temannya. Semuanya pun berkerumun di koridor untuk melihat apa yang terjadi di antara Jinri dan Krystal.

“bukankah sudah kubilang, jangan panggil aku Jung Soojung!” kata Krystal, sebentar lagi ia pasti mengamuk.
Jinri tidak mempedulikan gerutuan Krystal. Ia menunjuk Krystal, lalu berseru.
“yah Jung Soojung, ayo kita taruhan!!” …

#To Be Continued..

******************************************************

ancur gak? gaje gak? banget ya?
atau seru!!! *wah kalo seru bahagia deh* hehehe :D
karena ini part 1, jadi setiap karakternya dan couple-nya  belum terlalu dijelasin, karena masih perkenalan gitu, nanti di chapter2 selanjutnya bakal lebih diperjelas masing-masing karakternya.
dan cast yang belum muncul berarti muncul di part 2.

ya udah, i hope you like it ^^
this is my version of DH hehe^^
RCL nee^^

NB: boleh request cameo untuk chapter 2 :D

56 thoughts on “Beyond The Dream [CHAPTER 1]

    • weee seneng ada yg mau lnjut^^
      kirain gak bkl laku ni epep wkwkwk gomawo ne^^

      ya jd si Yoong sm Hae itu dulunya pacaran wktu sebelum debut, terus setelah debut si Yoong minta putus terus jd berubah sikapnya gitu, nah apakah mereka akan balikan lagi?? hohoho tunggu lanjutannya xD

  1. Ih… Aku suka ma ceritanya Daebak lah pokoknya duo thor juga keren tuh… Ffnya pada keren2. Tapi ailee itu bukannya jago nyanyi ya?#namanya juga ff!
    Keep writing

    • jinjja suka??? waaa senangnya ampe melayang *lebay* wkwkwk ntar aku kasih tau author Park Jihyun dia juga pasti seneng :D

      waa Gomawo dikasih daebak

      hehehe emang^^
      aku agak bingung waktu milih cast guru, antara Ailee yg dance atau Soyeon yg dance jadi akhirnya Ailee yang dance kekeke *mukanya cocok* hehehe

      tunggu ne lanjutannya *mau diskusi dulu ama Park Jihyun kekeke*

  2. Eonnie, Keren beud *O*

    Seriusss deh, seru! ^o^b

    Penasaran Eonn~ entar Krystal sama sapa??? Dia twinnie ku #Plokkkk

    Yah, Gikwang~~ TT^TT *puk puk Gikwang*

    Eon, pesen Baekki jadi cameo yaa~ Gomawo XDD

    Keep Writing Eon ^^

  3. keren critanya pdahal baru chapter 1
    yoona pake gengsi segala
    penasaran nih sma part2 selanjutnya
    next partnya ditunggu chingu :D

  4. keren lho thor :)
    aku ngebaca nya sambil bayangin DH nya #sebenernya cenderung ke DH2
    aku mau req cameo dong thor ,Jo Twins ya thor *kedipkedip* ;)
    sebenernya mau Park siblings juga hhee :D
    thor cantik dah , masukin ke daftar yak 2pasang saudara itu tuh

    • hee jinjja?? Ah Gomawo sekalii
      kukira ni FF gak akan laku hehe :D

      ya memang ini lebih cenderung ke DH 2 cuma dirombak dikit biar beda :D

      boleh, tapi Jo Twins aja yaa, soalnya cast bejibun dan udah ada yg minta cameo juga hehe #plakk
      xD

      tunggu next nya yaa :D

  5. seru #mian baru bisa komen sebenarnya mau komen kemarin tapi gara” gadget q lagi ngajak berantem jadi bisa’a ya sekarang #curcol :)

    Si sullu mau taruan apa tuh??? Aku yang jadi wasit’a aja dah #kwkwkwkw

  6. YoonHae… Ditunggu ya…
    Perfect! Krystal, Yoong, Taeng, Hae Oppa, Luna, Sulli. OMG!
    Cma kurang Kyuhyun doang kok… :p
    Req: Kyuhyun cameo nya ya… ^^
    Liked this Story!

    • hehehe siip deh tunggu ne^^

      hohoho evilkyu !! itu suamiku #plokkkk
      kekekek siip deh nanti dimunculin Kyu-nya :D

      Gomawo ne udah baca + komen *ini bahagianya tingkat akut bgt* wkwkwk xD
      Gomawo juga udah suka sama ini ff ngaco *bow*

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s