I’m So Jealous

Author  : @HareTa_mi ( www.haretami.wordpress.com ) a.k.a Lee Jung Hee

Main Casts          :  Lee Jung Hee, Exo Wu Fan Kris, Huang Zi Tao and Others

Support  Casts   : Exo members and Lee So Man.

Genre                   : YAOI, hurt, sad

Rate                       : Teen

Length                  : Ficlet

Disclaimer           : ceritanya murni dari pemikiran author yang melantun kemana- mana. Dan covernya juga murni karya author.

Ps                           : Gyaah,,, ini ff YAOI debut aku, *lirik readers. Hm, karena disana author juga numpang eksis bareng TaoRis jadi ff ini tidak terlalu full YAOI. Yang tidak suka ga pa pa, ga usah di baca ya ^^. Jujur aja, author sumpek buat angst, sad, romance melulu… hihihi

*lirik chanyeol yang ffnya di wp author belum di kelarin. Kkkh,,
oh ya, author TaoRis, BaekYeol, and HuHan shipper *umumin pake toa!!!zzZZ

~~**~~

Junghee Pov

“manager, chanyeol  hyung kemana?”

“manager, handphone-ku tadi kemana?”

“manager, bajunya terlalu sempit dan pendek?”

“manager, itu kurang…”

“manager, itu telalu…”

“manager,

“manager,”

“YAK, AKU HANYA SEORANG DIRI MENJADI MANAGER KALIAN, BISAKAH MEMINTA SATU- SATU!” teriakku ke anak didikku, ehm maksudnya kepada member EXO yang sebentar lagi akan mengadakan showcase. Memang hanya aku manager dari 12 bocah tampan yang masih muda dan baru saja debut ini.

Mereka langsung terdiam begitu aku berteriak.

“Wu Fan, kau dulu?” ujarku ke arah kris tetapi aku tidak biasa memanggilnya kris. Aku sudah kenal dengannya sejak SMP dulu, dan umur kami juga sama. Dan dulu tentunya kami sangat akrab.

Yeah, benar. Aku manager maknae di SM Entertainment yang mana aku sendiri meminta pindah untuk menjadi manager EXO. Kris__ satu alasan mengapa aku lebih memilih menjadi manager EXO. Mungkin hanya aku satu- satunya manager yang mencintai artis yang biasa di aturnya.

“ini, kurasa make up-ku luntur karena aku baru saja ke kamar mandi dan terkena sedikit percikan air.” Tunjuk namja itu ke arah mukanya yang tampak sekali tidak rata terkena bedak.

“sana! Ke bagian tata rias. aku hanya controler tidak mungkin ikut menata mukamu juga!” ujarku sedikit geram meskipun ia member kesayanganku. Yeah, aku sedang pusing sekarang dan aku memang manager yang tidak adil.

“Hyung, sini aku yang meratakan bedakmu. Aku biasa bermake-up sendiri!” ujar Tao dari belakang dan langsung menarik kris. Kris langsung mencibir ke arahku.

“yak…” aku hanya mendesah dan menghentikan kata- kataku. Kurasa aku tidak akan lagi mengancamnya keluar dari exo seperti biasanya ketika ia memasang muka malas melihatku.

~~**~~

Kris Pov

Aku tidak percaya Tao bisa merapikan dan meratakan polesan bedak di mukaku hingga aku tampak sangat tampan seperti sekarang. Mataku berkaca- kaca melihatnya yang tersenyum dengan bibir tipisnya yang manis ketika ia menyentuh mukaku untuk mempoleskan pelembab.

Oh tuhan, sekalipun dia seorang namja tapi aku berani bersumpah tidak ada yang mempunyai bibir semanis ini. Bahkan aku tidak pernah melihat makluk yang memiliki bibir pink tipis dan menggoda sepertinya.

“hyung sudah selesai, bagaimana?” tanyanya menyentakkan lamunanku. Aku mengalihkan pandanganku dari mukanya. Ku lihat wajahku di cermin, dan benar. Tao berhasil mengubah mukaku menjadi tertata rapi dan warna kuning langsat dari bedak sekarang sudah rata di mukaku.

“gomawoyo” aku melempar senyum cerah kepadanya dan ia malah mengedipkan sebelah matanya.

“cheonmaneyo,” jawabnya singkat kemudian berlalu dari ku.

Ya tuhan, aku tidak pernah meminta menjadi orang gila seperti ini. Kenapa? Kenapa? Waeyo? Tao, kenapa dia satu- satunya orang yang ku pikir sangat indah? Menggadaku? Membuatku melayang? Apa dia malaikat untukku? Atau bidadari?

~~**~~

Author Pov

“aku datang,” seorang yeoja muda yang sedari tadi sibuk dengan pekerjaannya mendatangi sebuah apartemen yang mana pintu apartemen itu sudah sangat kotor penuh coretan oleh fans dari orang- orang yang tinggal di dalamnya.

“annyeong manager,” sapa Suho ketika ia yang pertama kali melihat kedatangan Junghee.

“ini,” ujar yeoja itu mengangkat bungkusangan di tangan kanan dan kirinya. “makanan untuk kalian,” lanjutnya kemudian berjalan ke arah dapur di dorm exo.

“ah, manager kau datang. Aku dan Kris Hyung baru saja ingin pergi keluar sekarang. Dahhh…” ujar namja yang cukup tinggi itu dan ia sedang bergandengan tangan dengan namja yang lebih tinggi di sebelahnya.

Mereka berjalan mesra layaknya pasangan kekasih, dan tentunya mereka sudah gila. Kris dan Tao pun hilang dari pandangan Junghee.

‘kenapa kau tidak melihatku? Tidak merasakan kehadiranku? Kenapa? Aku datang untukmu dan kau pergi juga untukku. Untuk menjauhiku!’ pikir Junghee sedikit frustasi. Semenjak ia menjadi manager dan mencoba dekat dengan kris, ia selalu tidak bisa. Namja itu sama sekali tidak merasakan sikapnya. Mungkin ia hanya merasakan sikap junghee yang berlebihan kepadanya karena ia seorang manager. Jadi ia harus bersikap serba perhatian kepada setiap member. Tetapi bukankah ia melebihkan semuanya untuk kris? Bahkan ia rela datang malam- malam ke dorm exo yang letaknya cukup jauh dari apartemennya hanya untuk mengantarkan makanan? Sebenarnya makanan yang diantarkannya tertuju untuk kris, tapi… namja itu menghiraukannya begitu saja?

“mana yang lainnya?” tanya junghee kemudian setelah ia berhasil mengusir perasaan sakitnya.

“mungkin di kamar mereka masing- masing. Aku panggilkan Sehun dulu!” Suho pun berlalu dari junghee dan memanggil teman sekamarnya.

Junghee, sang manager yang memang sudah biasa ke dorm exo langsung membuka kamar mereka satu persatu. Ia menarik handel pintu kamar chanyeol dan baekhyun. Ia ingin melangkahkan kakinya tapi sontak semua tubuhnya membeku. Sebuah sengatan dari penglihatannya langsung menjalar ke seluruh tubuhnya sehingga ia tidak sanggup bergerak. Ia baru membuka pintu kamar itu setengah dan tidak bisa ia lanjutnya untuk melihat apa yang ada di dalam kamar itu. Maksudnya apa yang dilakukan orang di dalamnya.

Junghee menganga lebar dan berusaha menyadarkan dirinya. Selama sepersekian detik bibirnyamembentuk hurup O kapital dan otaknya bekerja cepat untuk menterjemahkan apa yang dilihatnya.

Chanyeol, Baekhyun. Mereka_ Berdua_ BERCIUMAN?!

Mereka hanya berdua di kamar itu dan melakukan semua yang di lakukan oleh pasangan kekasih pada umunya! Apa- apaan itu?

Beberapa saat berlalu sampai akhirnya junghee kembali ke alam sadarnya. Ia berusaha mengontrol pikirannya.

Suho dan Sehun sudah keluar dan sekarang mereka sudah duduk di kursi tinggi di dapur!

“mana yang lain?” tanya junghee dengan wajah khawatir.

“seperti biasa, mereka sibuk dengan kegiatan mereka masing- masing di dalam kamar!” jawab sehun enteng sambil menyeringai.

Aku kembali memutar otakku, apa mereka semua melakukan hal yang sama? Apa hanya Suho dan Sehun yang masih normal?Pikir junghee lagi.

“baiklah, aku pulang dulu. Habiskan semua makanan itu!”

sehun dan suho langsung tercengang melihat manager mereka yang tiba- tiba langsung pulang begitu saja. Biasanya ia selalu melempar nasehat membosan kepada seluruh member.  Tapi apa yang terjadi sekarang?

Junghee cepat- cepat pegi dengan perasaan yang sangat aneh.

~~**~~

Junghee Pov

Aku berlari- lari di lorong rumah sakit di kawasan beijing, china. Sekarang memang ada jadwal berlibur member exo di mandarin. Aku sang manager mau tidak mau tentunya harus ikut. Tapi aku tidak ikut berlibur dengan mereka, aku lebih memilih menunggu di hotel dan menyelesaikan beberapa laporan pekerjaan untuk diserahkan kepada presdir lee so man.

Tidak untuk sekarang, aku menutup laptopku dan langsung berlari- lari mencari taxi. Aku tiba di rumah sakit beijing setelah Suho tadinya menelfon dan memberikan kabar buruk kepadaku.

“Wu Fan,” begitu aku menemukan kamarnya aku langsung masuk dan meneriaki namanya. Semua orang yang ada di dalam ruangan itu langsung memalingkan tatapan ke arahku.

“apa yang terjadi? Gwenchanayo?” ujarku sambil berjalan ke rangjang kris. Tapi yang ku temukan hanyalah kris yang masih menutup matanya dan  infus yang terpasang di punggung tangan kanannya.

“ia pingsang ketika kami berjalan- jalan di kebun teh tadi!” aku suho dengan nada menyesal.

“HAH, KE KEBUN TEH?” pekikku terkejut ketika membayangkan kris berjalan tertarih- tatih di kebun teh yang tentunya sangat dingin.

“bukankah aku tidak membolehkan kalian ke kebun teh? Lihat apa yang terjadi sekarang?” aku memaki- maki member exo lainnya yang sekarang sibuk tertunduk. Segenap aku mulai di selimuti perasaan bersalah karena membiarkan mereka pergi.

“mianhe, aku tidak tau kalau akan seperti ini akibatnya!” ujar suho yang ku yakin dia yang mempunyai ide untuk berlibur ke kebun teh.

“memangnya kenapa kris bisa pingsan?” tanya Tao polos dan tidak berpikir mana mungkin aku bisa tau. Tapi, nyata aku tahu sekali kalau kris punya penyakit asma dan tidak bisa melakukan aktifitas outdoor jika udara sangat dingin.

“ia punya penyakit asma!” ujarku tertunduk dan sekarang aku benar- benar menyesali diriku. Andai saja aku ikut menemani mereka tadi, pasti mereka tidak akan lancang untuk langsung ke kebun teh yang dekat dengan pegunungan dengan suhu udaranya sangat dingin.

~~**~~

Author Pov

“Wu Fan, gwenchanayo?” 2 hari ini junghee terus menemani Kris yang masih dirawat di rumah sakit. Sebagai manager, ia memilih membiarkan member exo yang lainnya pulang ke hotel dan tidak usah mencemaskan kris karena ada ia yang akan menjaga kris sepenuh hatinya.

Namja itu terbangun ketika hari sudah menjelang malam.  Ia mengedip- ngedipkan matanya dan sekarang ia bisa melihat dengan jelas kalau jungheelah baru saja mengatakan sesuatu kepadanya.

Kris diam cukup lama. Ia belum membalas pertanyaan junghee yang 2 hari terus mengkhawatirkannya.

“mian, seharusnya aku tidak membiarkan kalian pergi begitu saja. Aku tidak tau kalau suho memutuskan pergi ke kebun teh. Maaf, aku membuat penyakitmu kambuh lagi. Aku khawatir…” belum sempat junghee mengakhiri kalimatnya yang penuh penyesalan kris langsung memotong.

“tidak usah mengkhawatirkanku. Mana Tao?” tanya kris sangat ketus untuk ukuran orang yang baru saja sadar setelah pingsan beberapa hari.

Junghee sangat tersentak begitu kris memotong perkataannya. Di tambah lagi namja itu langsung menanyakan Tao?

“Tao… agh.. sudah berapa hari aku tidak melihat wajahnya!” gumam kris dan junghee yang mendengar hal itu sekarang membeku bagaikan es batu.

~~**~~

“Hyung, gwenchanayo?” Tao  masuk ke dalam kamar rawat kris ketika junghee sudah pergi keluar dan ia langsung memeluk namja itu.

“naega gwencana. Maaf aku membuatmu khawatir,” ujar kris yang masih memeluk Tao dengan hangat. Mereka berpelukan haru sedangkan member exo lainnya yang melihat hal itu dan juga sudah memahami sepasang kekasih itu langsung menutup pintu dan mengurungkan niat mereka untuk menjenguk kris.

“ne, aku sangat khawatir hyung. Kau jahat. Bukankah aku selalu mengatakan aku tidak suka orang yang sakit?!” gerutu tao melepas pelukannya dari kris.

“mianhamnida, aku tidak bermaksud membuatmu khawatir.  Dan Aku juga tidak bisa menolak untuk ke kebun teh waktu itu.” Jelas kris mencoba terlihat kuat agar Tao tidak terlalu mencemaskannya.

“hyung…” ujar Tao setelah ia diam beberapa detik. Sekarang ia sudah duduk di samping ranjang kris.

“mwo?”

“gara- gara kau sakit, aku selalu kesepian setiap malam karena harus tidur sendirian. Sebagai gantinya aku punya permintaan disini,….” Kris sama sekali tidak mengerti maksud Tao tapi begitu ia melihat tangan tao yang menunjuk pipi mulusnya kris langsung memahami hasrat Tao sebagai namja yang mencintainya.

CUP

Kris mengecup pipi kanan Tao dan namja berbibir seksi itu langsung menunduk malu. Tampak sekali ia merasakan kenikmatan dari kris.

“aku sungguh mencintaimu. Jangan sakit lagi. Kau harus sehat setiap hari! Tidak boleh sakit lagi!” ujar Tao dan kembali memeluk Kris. Mereka berpelukan dalam waktu yang cukup lama dan sepertinya kris akan sembuh karena kehadiran tao di sisinya.

~~**~~

Junghee Pov

Sisa liburan ku habiskan di kamar hotel. Aku benar- benar tidak kuat untuk menemani member exo berlibur di china. Sebelumnya aku sudah berpesan kepada suho untuk memikirkan lokasi liburan yang tidak membuat resiko seperti liburan mereka ke kebun teh beberapa hari yang lalu.

Sekarang tinggallah aku sendirian mengutuk dirikudi kamar hotel. Setelah ku lihat kejadian malam itu aku benar- benar merasa aku yang sudah gila. Bukan Kris dan Tao yang sebenarnya membuatku menjadi frustasi. Mereka berdua melakukannya? Seperti sepasang kekasih di dunia nyata? Saling berciuman, memeluk dengan erat, bercinta setulus hati? Mereka? Oh tuhan!!!

Aku belum mandi sedangkan jam di dinding sudah menunjukkan pukul 10 pagi. Dari tadi malam aku tidak bisa memicingkan mataku, dan yang ada hanya air mata yang terus mengalir. Aku terduduk di lantai memeluk lututku. Rambutku sangat kusut dan aku ingat kemarin siang adalah terakhir kalinya aku menyisir rambutku. Aku yakin jika ku lihat wajahku di cermin sekarang, maka aku sangat kacau dengan mata merah dan suram serta mukaku yang masih basah karena linangan air mata.

“Wu Fan? Tidakkah kau mencintaiku? Kau memilih Tao? seorangNamja? Kau Gay? WAE?” teriakku di balik pintu sambil mengacak- ngacak rambutku.

“KALAU KAU GAY, KENAPA KAU TIDAK MENGATAKANNYA DARI DULU? KENAPA AKU HARUS MENCINTAI NAMJA GILA SEPERTIMU? KENAPA? KAU TIDAK MELIHATKU, KAU MEMILIH TAO?!” teriakku semakin kencang diikuti dengan air mata yang terus mengalir. Kepala benar- benar sakit memikirkan hal ini. Aku sadar kalau kris dan tao sekarang sudah gila tetapi kenapa aku merasa aku yang lebih gila dari mereka karena aku mencintai kris? Kekasih namja bernama Tao? (?)

~~**~~

Author Pov

Liburan terasa sangat cepat bagi member exo yang nyatanya mereka sama sekali belum puas. Tapi bagi junghee, manager yang menemani mereka di china, yang terkena sakit hati yang dalam di china, terasa hari- hari liburnya sangat lama.

“bagaimana liburannya? Menyenangkan?” tanya presdir Lee So Man ketika ia mengadakan pertemuan yang cukup besar dengan seluruh rekan kerja termasuk artis- artis rekrutannya.

“ne, sangat menyenangkan!” jawab suho yang duduk tidak jauh dari junghee.

“meskipun ada sedikit masalah!” tambah chanyeol sambil menatap kris. Seketika kris langsung menunduk begitu juga dengan suho yang menjadi penyebab masalah ketika mereka berlibur di china.

“mwoya?” tanya presdir Lee dengan alis yang terangkat.

“kris hyung jatuh pingsan saat di kebun teh!” jawab Tao apa adanya. “tetapi tidak usah khawatir presdir, ia katanya sudah sangat sehat dan sekarang jika tidak apa- apa lagi!” sambung tao menyakinkan presdir Lee.

‘memang kau yang paling tau keadaan kris sekarang!’ ujar junghee dalam hatinya sementara ia tetap menunduk sedari tadi.

“junghee ya, waeyo? Gwenchanayo?” tanya presdir begitu menyadari ada perbedaan dari junghee pagi ini.

“gwenchana,” balas yeoja itu setelah melihat orang yang menanyainya sekilas kemudian ia kembali menunduk.

“hm aku tau, pasti kalian selalu menggoda manager muda ini kan! Huft, aku yakin pasti junghee manager yang paling menderita disini!” tebak presdir Lee dengan nada bercanda.

“ah, presdir, ahni… ahni kami selalu baik pada junghee noona!” suho mengibas- ngibaskan tangannya cepat sambil menyangga tebakan presdir lee barusan.

“lalu junghee ya, ada apa denganmu? Apa ada member exo yang diam- diam sangat jahat dan menyusahkanmu?” tanya presdir masih dengan nada yang sama.

“AKU HARUS MENGUNDURKAN DIRI!”

__END__

Nah gimana? Ngertikan ceritanya? Kenapa junghee mengundurkan diri? Hihi, maaf sad ending. Junghee terlalu sakit dan cemburu jadi author buat endingnya yang mungkin sedikit ngegantung.. hehe,
yang merasa sudah baca ini tolong di tinggalin komentarnya, yang enggak nggak ngehargai kesannya, dan  biar author tambah profesional kalo entar buat ff yaoi lagi.. ya, ya, ya…  ._.v

oh, soal typo yg mengganggu maaf, -,-

GHASAHAMNIDA, *ngilang bareng chanyeol (?)

11 thoughts on “I’m So Jealous

  1. author sequel dong … karya sebagus ini harus di teruskan thor #demo .. yah , tp kalo author nggak mau ya nggak papa sih .. # pasrah waelah …. , btw ff nya keren thor.. :D

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s