if you comeback later

If You Come Back later
Author: Hyominstal
Genre: friendship, romance
Cast: Im YoonA
Kim Kibum

pasti reader gak bakalan kenal deh sama aku *emang kapan kenalnya ya?* soalnya aku belum pernah post ff satu pun kalo gak salah isini. aku udah lama jadi author disini. tapi aku belum post ff. nah, aku post ffnya sekarang, gak apa-apa kan?

kalo mau kenalan ma author, add aku di sini

atau follow aku di sini

kalo mau di follback, mention aku ya ^.^

YoonA berdecak kesal ketika Tiffany belum juga datang untuk menjemputnya. Mungkin hanya ada beberapa orang yang masih ada di sini.
Drrt..
YoonA merasakan sesuatu yang bergetar dalam saku celana jeansnya – ponselnya ternyata. Satu pesan tertera di sana. Dari Tiffany.
From: Fany
YoonA-ya, maafkan aku, aku tak bisa menjemputmu. Mobilku mogok dan aku sekarang sedang diantar pulang oleh Siwon Oppa.
YoonA mendesah resah. Jadi, sekarang bagaimana? Apa ada yang menjamin kalau dia pergi naik taksi malam seperti ini?
Tok tok tok *anggep aja suara sepatu*
YoonA kembali memasukkan ponselnya ke dalam saku ketika mendengar suara sepatu itu. Dia menyipitkan matanya, dan melihat seorang lelaki yang tengah mengejar taksi. Dia seperti mengenal lelaki itu. Mungkin karena terlalu lelah, bahkan dia tidak bisa mengingat kapan YoonA pernah bertemu dengan lelaki itu.
YoonA pun berlari, mengikuti lelaki yang sudah jauh di depannya itu. Taksi yang tadi dikejar lelaki itu berhenti – sang lelaki tersenyum, senyum yang YoonA rindukan. Tapi otaknya masih tidak bisa berpikir siapa lelaki itu. Sampai ketika lelaki itu membuka pintu mobil dan sekarang YoonA ingat siapa lelaki itu.
Lelaki yang sejak trainee dulu pernah mengisi hatinya.
“Kibum Oppa….” lirihnya.
YoonA menundukkan kepalanya kecewa – kecewa atas dirinya sendiri tepatnya. Padahal ini kesempatan bagus untuknya.
Kibum. Sebenarnya YoonA sudah menaruh hati pada lelaki itu sejak trainee. Sampai mereka mendapat job bermain sebagai model MV CSJH.
Banyak yang menganggap jika dia mempunyai hubungan dengan Donghae – padahal lelaki itu hanya sebatas kakak bagi YoonA.
Adalagi rumor yang mengatakan jika Kibum akan kembali ke SUJU, tapi kapan? Bahkan ketika rumor Kibum akan kembali ketika album Mr. Simple dia tidak datang. Dan sekarang apalagi? Kibum akan kembali bersama KangIn November nanti.
“Im YoonA!”
YoonA tersentak kaget, dan menyadari Geun Suk – lawan mainnya tengah mengejar di belakang sana.
“hosh.. hosh.. hosh” lelaki itu tampak mengatur nafasnya. YoonA geli dibuatnya. “kau sedang apa di sini?”
YoonA terdiam, dia tidak mungkin mengatakan jika dia mengejar Kibum. Lagi pula ini hanya kejadian yang kurang penting untuk digosipkan bahkan mungkin konyol.
“aku tadi mengejar taksi – sayangnya taksi itu sudah didahului oleh…” sekali lagi YoonA terdiam. Bodoh, kenapa dia harus berbicara seperti itu, itu sama saja membongkar rahasia sendiri.
‘siapa?” selidik Geun Suk.
“bukan siapa-siapa… aku tidak mengenalnya” YoonA memaksakan seulas senyum, padahal hatinya mungkin bertolak belakang.
“ya sudah. Bagaimana kalau aku antarkan kau pulang?” YoonA menoleh cepat ke arah Geun Suk dengan wajah yang berbinar-binar. Akhirnya dia mendapat tumpangan juga.
<3 <3 <3
Hening. Tak ada yang berbicara. Geun Suk dan YoonA hanyut dalam pikiran masing-masing. YoonA memalingkan wajahnya ke arah jendela, dan menemukan sebuah taksi. Tidak mungkin seseorang begitu tertarik kepada sesuatu kalau tidak ada penyebabnya. Sama seperti YoonA.
Tidak mungkin dia melihat taksi tersebut kalau tidak ada penyebabnya. Dan penyebabnya adalah, itu taksi adalah taksi yang ditumpangi oleh Kibum. Dan YoonA pun melihat seseorang yang sangat dia kenal yang duduk di belakang jok supir. Itu Kibum, Kibum yang selama ini dia rindukan.
Kibum yang merasa diperhatikan, celingak-celinguk ke kanan dan ke kiri. Mungkin itu hanya halusinasinya, pikir Kibum. Sampai dia di lampu stopan jalan yang menandakan berhenti, dia tertuju pada sebuah mobil hitam mengkilap di samping taksi yang dia tumpangi.
“itu seperti YoonA…” Kibum memandang wanita yang juga tengah menatapnya. Kemudian dia tersenyum, membuat wanita itu tersipu malu dan memalingkan wajahnya.
“ahh mungkin ini hanya halusinasiku saja. Mungkin dia salah satu dari diantara fansku” Kibum menyandarkan kepalanya, dia masih memikirkan wajah wanita tadi. Dia tahu kalau selama ini dia jauh dari wanita yang bernama Im YoonA. Dan menurut pendapat orang, jauh dari seseorang itu, biasanya hampir melupakan wajahnya.
Tapi tidak dengan Kibum, lelaki itu masih bisa mengingat YoonA bahkan sangat jelas. Dari cara sikap YoonA yang tersipu malu pun, dia bisa ingat. Dan mungkin tadi itu memang YoonA.
Back to YoonA
“kau kenapa? Sepertinya sejak lampu stopan tadi, kau tidak berhenti tersenyum?” YoonA menoleh ke arah Geun Suk. Benarkah dari tadi dia tersenyum? Apa mungkin sampai sesenang itu dia bertemu Kibum.
“ahh tidak”
“tentang SuperGeneration… aku dengar kau dekat dengan Donghae” YoonA hampir saja tersentak. Dia bahkan sangat susah untuk menelan air liurnya. Gara-gara dia dekat dengan Donghae? Mereka sampai menggosipkannya? Dasar.
“tidak. Aku tidak ada hubungan apa-apa dengan Donghae Oppa. Dia itu sudah seperti kakakku dan kakak bagi…” tuh kan, dari tadi dia hampir saja menyebut nama Kibum. Sepertinya malam ini, dia tidak bisa lari dari bayang Kibum.
“Kibum, benar kan?” YoonA menoleh cepat ke arah Geun Suk.
“iya juga sih. Tapi Donghae Oppa itu, bukan hanya kakak dari Kibum Oppa saja”
“tapi dia paling dekat dengan Donghae setelah Eunhyuk” memang benar yang dikatakan Geun Suk. Kalau masalah debat, YoonA bukan ahlinya.
“aku bahkan merindukan YoonBum couple, kau tentu tahu kalau YoonBum itu couple terbaik di SMEnt” YoonA menunduk, mencerna setiap kata yang keluar dari mulut Geun Suk.
“astaga. Aku belum melihat koment-koment terbaru dari para fans mengenai drama Love Rain” YoonA tertawa geli. Hanya karena tidak melihat koment saja sampai segitunya”
“ah Oppa sudah sampai” seru YoonA, membuat Geun Suk juga menghentikan mobilnya di gerbang dorm SNSD.
“aduh aku tidak sadar sudah sampai di sini” YoonA tersenyum dengan ucapan Geun Suk – lantas dia membuka pintu mobil Geun Suk. Dan membungkuk hormat pada lelaki itu. “gomawoyo oppa”
<3 <3 <3
YoonA menutup kembali pintu gerbang yng baru saja dia buka. Mungkin member yang lain sudah berada di pulau impian mereka.
Sreek.. sreek
YoonA berhenti berjalan. Sepertinya ada yang mengikuti dia. Dengan cepat dia membalikkan badannya. Tidak ada siapa-siapa.
“mungkin hanya perasaanku saja” YonA kembali melanjutkan berjalannya.
Sreek.. sreek
“siapa di sana?” teriak YoonA. Entahlah dia bicara pada siapa. YoonA merasakan bulu kuduknya berdiri, cuaca malam ini sangat dingin. Membuat rasa takutnya bertambah.
YoonA berlari sekuat tenaganya. Kini pintu dorm sudah ada di depan mata – YoonA segera membukanya dan kembali menutupnya.
..
“aku senang melihatmu lagi Im YoonA…” Kibum memutuskan untuk tidak menatap sosok YoonA lebih dekat lagi. Dia memutuskan untuk kembali ke dalam taksi
<3 <3 <3
YoonA menatap langit-langit kamarnya – tak ada yang menarik. Entah kenapa rasanya dia tidak bisa tidur, padahal jika sudah kecapekan seperti ini, dia sudah langsung tidur.
“lebih baik aku melihat koment sama seperti Geun Suk Oppa” YoonA mengambil laptop yang dilapisi beberapa sticker logo SNSD. YoonA segera mengaktifkan laptopnya, dan terlihatlah walpaper laptopnya.
Mungkin wajar jika YoonA melarang semua member meminjam laptopnya. Alasannya dia tidak ingin para member melihat walpaper foto YoonA dan Kibum di MV CSJH. Dimana foto itu diambil ketika Kibum memberikan YoonA sebuah gantungan.
Terlebih YoonA juga tidak ingin semua member tahu kalau dia sangat merindukan Kibum, bahkan pernah semua member ikut bersedih ketika dia menangis karena merindukan Kibum.
Entah sejak kapan cairan itu muncul, YoonA segera menepisnya. Dan segera mengetikkan alamat yang ingin dia tuju.
YoonA menurunkan scrollnya – membaca setiap koment mengenai drama terbarunya. Sampai dia tertuju pada sebuah komentar.
“kenapa harus Jang Geun Suk yang menjadi lawan main YoonA? Kenapa bukan Donghae Oppa saja?” YoonA membaca setiap baris kata yang ada di koment itu. YoonA menaikkan sebelah alisnya? Tidak salah lagi, yang menulis koment ini pasti seorang YoonHae shipper, YoonA kembali menurunkan scroll itu ke bawah. Rupanya ada yang mengomentari lagi.
“mungkin ini aneh atau apa, aku bermimpi yang menjadi pemain cowok di Love Rain itu Kibum loh!! Ahh aku ingin sekali ada momen YoonBum lagi. I miss YoonBum” YoonA tersenyum dengan koment tersebut. Ternyata masih ada juga yang peduli dengan YoonBum couple. Dia kira karena Kibum off, YoonBum shipper jadi sedikit.
“bagaimana jika kau kembali oppa?” YoonA menutup laptopnya tanpa dia mematikan laptop tersebut. Dan memilih untuk tidur.


YoonA memilih-milih CD mana yang akan dia tonton. Dan apa kalian tahu? CD itu semuanya adalah drama yang pernah dimainkan oleh Kibum. Dari mulai happy events at chunja’s, snow flower, rainbow romance, Marrying a Millionaire, sharp 2, april kiss, semuanya dia beli. Padahal semua CD itu sudah langka. Tapi YoonA tetap berusaha.
“hey, kau sedang apa?” YoonA buru-buru merapihkan semua CDnya, ketika suara Jessica datang.
‘aku.. aku hanya memilih CD saja” Jessica duduk di ranjang YoonA. Matanya menatap YoonA seolah menyelidikinya. YoonA paling takut ketika Jessica menatapnya seperti ini. Jessica sangat tahu kalau dia sedang berbohong.
“kau mengoleksi CD juga?”
“i.. iya” gugup YoonA membuat rasa penasaran Jessica bertambah.
“kenapa kau harus gugup? Aku hanya menanyakan CD saja. Oh iya, aku pinjam satu ya” Jessica segera merebut CD dari belakang punggung YoonA.
“Jessica kembalikan pada….”
“waw, di cover CDnya ada gambar Kibum Oppa loh” inilah yang YoonA takutkan. ‘bukannya kau ingin meminjam? Cepat keluar” sudah pasti dia rasakan, kini pipi YoonA sudah merah.
“baiklah aku pergi Kim Kibum” Jessica mencolek dagu YoonA – sementara YoonA hanya bergidik ngeri.
YoonA memandang keluar jendela menyaksikan air-air yang bertetesan sisa hujan kemarin. Mungkin sepertinya hari ini cerah.
“sebaiknya aku keluar sebentar” YoonA mengambil handuk yang menganggur begitu saja dan memasuki kamar mandi yang memang berada di dalam kamarnya.
<3 <3 <3
YoonA menarik nafas panjang. Segar, itu yang dia rasakan. Pemandangan di sungai han sangat indah. Bisa saja mengobati kepenatan YoonA dengan pekerjaannya. Terkecuali kerinduannya kepada kibum.
Padahal sebenarnya tempat ini adalah tempat yang terakhir dikunjungi oleh YoonA dan Kibum dulu.
Flashback~
“pemandangan malam ini sangat indah bukan?” YoonA menoleh pada Kibum namun yang ditatap tak membalasnya, malah memandang lurus ke depan.
“benar… aku ingin sekali, nanti kita bisa ke sini lagi” YoonA tersenyum, sementara Kibum lelaki itu merubah raut wajahnya dari ceria seperti tadi menjadi murung.
“bagaimana jika tidak bisa?” YoonA menoleh pada Kibum tak mengerti dengan maksud lelaki itu. Bahkan sekarang mereka saling memandang. Entah kenapa dengan jarak yang sedekat ini membuat YoonA canggung.
Kibum kembali menjauhkan wajahnya dari YoonA, takut jika ada salah satu fans mengetahui mereka.
“kenapa oppa berbicara seperti itu?” YoonA masih memandang Kibum, tapi lelaki itu tak balas menatapnya dan memilih untuk melihat lurus ke depan.
“aku…. aku memutuskan untuk vakum dari SuJu” YoonA membulatkan matanya kaget. Apakah dia tidak salah dengar?
“kkennapa?” YoonA merasakan matanya panas, mungkin sebentar lagi akan ada cairan bening yang membasahi pipinya.
“aku tidak bisa menjelaskannya, karena ini juga menyangkut dirimu” YoonA semakin tidak mengerti dengan arah pembicaraan Kibum.
Memangnya ada apa dengan dirinya? Sampai Kibum harus vakum?
“tapi mungkin ada satu alasan yang bisa dimengerti olehmu. Aku… aku ingin mendalami lagi dalam hal akting” YoonA memegang erat pergelangan Kibum. Kini matanya sudah mengeluarkan beratur-ratus tetes air mata.
“kau bohong. Aku juga seorang aktor Oppa, tapi aku tidak vakum atau apa”
“suatu saat nanti, kau akan tahu. Selamat tinggal YoonA” Kibum melepaskan tangan YoonA lembut – tapi segera oleh YoonA kembali memegang erat tangan Kibum. “maafkan aku YoonA”
“tidak Oppa… jangan lakukan itu padaku”
Kibum tersenyum pada YoonA, entah itu akan menjadi senyuman terakhir atau tidak.
Flashback end
Tanpa sadar cairan bening itu keluar dari pelupuknya. Entah sejak kapan. Kadang ia juga selalu kesal dengan para YoonBum shipper yang kemudian menjadi YoonHae shipper. Tidakkah mereka pikirkan bagaimana jika nanti Kibum datang?
Walaupun pikiran itu membuat YoonA ragu juga akan datangnya Kibum.
“ehh kudengar Kibum akan kembali ke SuJu, benarkah?” YoonA mendengar suara antara dua wanita yang tengah mengobrol di kursi dekatnya.
“Ahh tidak mungkin, bukankah dia akan bermain drama kolosal? Mana mungkin dia kembali sementara dia belum menyelesaikan syutingnya? Malah syuting juga di mulainya November nanti” YoonA mencoba mendekatkan lagi tubuhnya dengan menggeserkan tubuhnya di kursi panjang itu.
Namun naasnya dia malah terlalu jauh bergeser hingga membuatnya jatuh. Dan bahkan beberapa pasang mata kini menatapnya membuat rasa malunya bertambah saja.
YoonA segera pergi menjauh, tampak mereka semua tengah tertawa terbahak-bahak melihat kebodohannya.
“awas saja kalian. Kalian tidak akan mendapat tanda tangan dariku”
<3 <3 <3
“YoonA-shi” YoonA menoleh pada salah satu staf yang mengejar-ngejarnya di belakang sana.
“ada apa?”
“tadi kau dipanggil oleh Lee Sooman”
YoonA menggigit bibir bawahnya bingung. Tumben Sooman menyuruhnya untuk menghadap dia.
“jinjjayo? Baiklah aku akan kesana” YoonA segera berlari menuju ruangan Lee Sooman yang ada di lantai atas.
..
Tok tok tok
“masuklah” YoonA tersenyum ketika ada sahutan dari sana.
Ceklekk
“paman memanggilku?” YoonA menunjuk dirinya sendiri dan dibalas anggukan dari Sooman.
“kemarilah” YoonA mengangguk ketika didengarnya sebuah perintah dari seorang Lee Sooman. YoonA menarik kursi ke belakang dan mendudukinya.
“ehem… aku tahu sekarang SNSD meraih kesuksesan yang sangat tinggi, dan membuat kalian sibuk” YoonA hanya bisa mengangguk-ngangguk dengan basa-basi Sooman. Begitulah Lee Sooman selalu memulai pembicaraan dengan basa-basi.
“tapi mungkin untuk bulan November kalian tidak sibuk” YoonA menaikkan sebelah alisnya dengan perkataan SooMan.
“memangnya ada apa dengan bulan November, paman?” bingungnya.
“aku senang kau bertanya seperti itu. November nanti, kau akan bermain drama kolosal ya seperti Queen Seondeok atau yang lainnya. Bagaimana?”
YoonA menganga mendengar ucapan SooMan. Dia belum pernah bermain drama kolosal seperti itu. Dan sekarang management-nya meminta dia syuting drama kolosal?
“baiklah, aku mau paman”
Hening. YoonA ingin menanyakan pada SooMan apakah Kibum akan kembali ke SuJu atau tidak. Atau harus dia tahan terlebih dahulu?
“umm~ paman. Aku mendengar kalau kibum oppa akan kembali ke SuJu November nanti, apakah itu benar?”
Lelaki setengah baya itu menyesap kopi yang tadi diantarkan oleh staff pegawainya. Dan tertawa geli mungkin mendengar pertanyaan YoonA. Ada yang salah kah?
“kau liat saja nanti”
YoonA sepertinya tak menginginkan jawaban yang seperti itu, terlihat dari dia memanyunkan bibirnya kesal.
“baiklah aku harus kembali paman” YoonA berdiri dan membungkuk hormat pada SooMan yang tengah sibuk dengan beberapa mapp.
<3 <3 <3
Ceklek
YoonA membuka pintu dorm SNSD dengan lesu. Setelah pulang dari ruangan SooMan, dia langsung pergi ke super Market membeli persediaan makanan di dorm, kebetulan di dorm hanya ada dia sendiri karena yang lainnya sibuk dengan ‘pasangannya masing-masing’ di grup super junior.
Dan mungkin hanya dia yang tidak terlalu peduli dengan itu semua. Biasanya dia selalu ikut ke dorm SuJu dan disana dia ditemani Heechul, tapi sekarang lelaki itu wamil. Hanya ada satu alasan kenapa dia tidak terlalu tertarik dengan hal yang seperti itu.
Karena seseorang yang sangat dekat dengannya ketika trainee, selalu latihan bersama ketika dulu tidak ada. Mungkin jika dia ada, YoonA mungkin tidak akan pernah menyia-nyiakannya untuk momen seperti ini – bahkan mungkin untuk satu sekon pun.
YoonA merebahkan tubuhnya ke sofa empuk di ruang tengah Dorm SNSD. Kantung belanjaannya tidak dia bereskan dulu. Rasa lelah sudah menenggelamkan semangat memasaknya.
“ketika aku masih trainee, aku latihan dengan YoonA. Pada waktu itu, dia selalu menjadi rekanku. Sebelumnya aku tidak bisa menonton drama YoonA karena syuting, kurasa dia bisa melakukannya dengan baik karena kupikir dia baik dalam akting. Sekalipun aku berharap kalau drama kami akan baik, aku juga berharap kalau kami berdua bisa sukses”
YoonA kembali membuka matanya. Tadi bukan mimpi, bahkan dia tadi tidak tidur. Hanya menutup mata saja. Tapi kenapa ada bayang Kibum ketika lelaki itu ditanya tentang hubungannya dengan YoonA.
Kibum dengan YoonA sangat dekat sejak trainee, bahkan ini semua sudah dicurigai oleh netizen karena kedekatan mereka berdua. YoonA juga sebenarnya kecewa karena dia hanya menganggap YoonA teman saja. YoonA mengharapkan hal lebih.
Tapi mungkin sekarang dia sadar, bahkan dia senang. Jika Kibum berbicara seperti itu, bukankah Kibum masih mengingat masa trainee bersamanya?
Bahkan dia juga senang karena Kibum selalu dingin dengan wanita lain. Jalankan wanita, lelaki saja dia bersikap dingin. Tapi, YoonA pikir Kibum itu adalah orang yang hangat. Bahkan ketika trainee mereka suka berlatih drama bersama. Apa mungkin hanya kepadanya saja Kibum bersikap hangat?
YoonA melirik jam dinding dormnya.
“astaga, ini sudah hampir tengah malam. Dan mereka belum juga kembali?”
YoonA semakin khawatir dengan ke delapan sahabatnya. Larut malam seperti ini mereka belum datang.
Sebenarnya bukan kedelapan temannya, tapi dia sendiri juga khawatir dengan dirinya sendiri. Karena harus terlalu lama sendirian di dalam dorm.
Beeepp (anggap aja suara sms masuk)
YoonA merogoh saku celananya dan melihat pesan masuk dari Tiffany.
From: Fany
YoonA-ya maafkan kami, kami akan menginap di dorm SuJu. Mobil kami ada di bengkel. Kau jangan khawatir ya, kami tidak akan melakukan apa-apa.
YoonA menganga dibuatnya. Menginap? Bagaimana jika ini tercium oleh netizen. Bisa jatuh reputasi SNSD dimata fans.
Tapi sebenarnya bukan itu juga, YoonA takut sendirian. YoonA segera mengetik nomor ponsel Tiffany yang sudah dia hapal di luar kepala.
“Fany-ya!!”
“ada apa Yoong?”
“kalian yakin akan menginap? Bagaimana kalau ini tercium oleh wartawan? Biar aku yang akan menjemput kalian. Tenang saja”
“Yoong, percaya pada kami. Ini semua tidak akan tercium oleh satu wartawan pun. Aku tahu kau peduli pada SNSD, tapi kau jangan terlalu khawatir juga…”
“Fany-ya”
“apa?”
“aku takut sendiri di dorm”
Terdengar helaan nafas Tiffany dari sebrang sana.
“tidurlah, dengan tidur, kau tak akan takut. Percayalah”
“justru itu, aku tidak bisa tidur”
“pikirkan orang yang selalu kau rindukan. Aku juga dulu pernah sepertimu, aku hanya memikirkan ibuku saja. Aku langsung tidur, mungkin kau juga bisa memikirkan ibumu”
YoonA mengangguk seolah Tiffany bisa melihatnya dari dorm SuJu.
“baiklah aku akan mencobanya. Terima kasih”
“sama-sama”
Klik
YoonA tak lagi menyimpan ponselnya kedalam saku celananya. Tapi sekarang dia memegangnya dan membawanya ke kamar.
Disimpannya ponsel itu di meja tempat tidurnya.
“memikirkan orang yang kita rindukan? Aku harus memikirkan siapa? Umma? Atau…. Kibum Oppa?”
Entah apa yang membuat YoonA bisa memilih Kibum, padahal dia sangat merindukan ummanya.
<3 <3 <3
@morning
“hoaamm” YoonA merentangkan kedua tangannya ketika ada sebuah cahaya di balik tirai jendela itu.
Benar kata Tiffany tadi malam, kalau dia harus memikirkan orang yang dia rindukan. Dan yang dia rindukan adalah Kibum. YoonA melirik ke samping belum ada Yuri. Berarti mungkin mereka belum datang.
YoonA membuka pintu kamarnya.
Matanya membulat sempurna, mulutnya menganga. Sebuah banner dengan foto-foto YoonA dan Kibum kini ada di hadapannya.
Foto-foto ketika mereka masih trainee, ketika di MV CSJH dan foto terakhir yaitu foto yang paling besar ketika mereka phtoshoot dior saat mereka berdua memakai baju merah dan Kibum merangkulnya.
Dan disana ada tulisan ‘always love YoonBum’. YoonA menyipitkan kedua matanya. Kemarin tidak ada banner ini. Apa mungkin ada maling malam tadi?
*SINGKAT CERITA LANGSUNG BULAN NOVEMBER*

@dorm SUJU
Tok tok tok
“itu pasti Kang In Oppa” YoonA menyuruh para member SNSD, SUJU, SHINEE, F(X), CSJH dan TVXQ untuk diam. Dan untung saja mereka bisa mengerti keadaan hingga membuat mereka diam.
Ceklekk
“annyeonghaseyo”
“WELCOME TO SUPER JUNIOR” teriak semua yang ada di sana. Membuat Kang In memandangnya tak percaya.
“kalian yang melakukan ini semua?” tanya Kang In shock dengan apa yang terjadi.
“iya, Oppa senang? Ya walaupun ini tak semeriah dengan apa yang Oppa harapkan” ucap YoonA. Kang In mengacak-ngacak lembut rambut YoonA.
“oh iya Yoong, tadi Sooman ahjussi mencarimu”
“oh ya? Baiklah aku akan kesana”
“TEMAN-TEMAN AKU PAMIT YA” teriak YoonA pada semua member disana.
..
“ada apa mencariku paman?” YoonA menutup kembali pintu ruangan Sooman.
“duduklah” titahnya lembut pada YoonA.
“aku senang Kang In bisa kembali lagi’ YoonA mengangguk. ‘masih ada yang kurang ahjussi untuk menjadi seperti dulu lagi’, pikirnya.
“ada apa paman mencariku?” tanya YoonA sekali lagi, tak mau berlama-lama ada di ruangan ini. Karena dia belum selesai untuk acara Kang In.
“kau masih ingat dengan drama yang aku bicarakan dulu?” YoonA memutar bola matanya. Berusaha berfikir mengingat beberapa bulan yang lalu.
“ahh iya aku ingat. Ada apa memang?”
“besok kau bisa langsung syuting” YoonA membelalakkan matanya kaget.
“besok? Apa tidak bisa lusa? Soalnya semua boyband dan girl band SM, besok akan berlibur untuk menyambut Kang In Oppa”
SooMan tertawa geli dengan ucapan polos yang diberikan YoonA.
“memang kau punya kekasih? Mereka semua berlibur untuk pacaran”
“aku memang belum punya kekasih, tapi….”
“tidak ada tapi-tapian, besok kau akan mulai syuting”
‘baiklah” ucap YoonA Lesu.
<3 <3 <3
YoonA menitipkan tasnya pada salah satu staf. Dan mulai berjalan ke arah sutradara yang sudah stand by di tempat syuting.
“akhirnya kau datang juga Im YoonA, oh iya. Sebaiknya kau ganti dulu bajumu dengan hanboek”
YoonA menarik nafas kesal pada sutradara itu dan mengikuti salah satu staf untuk merias wajahnya dan mengganti pakaiannya.
Setengah jam kemudian
YoonA duduk di kursi panjang dekat pohon sembari menghapal teks skenarionya. Memakai hanboek di cuaca panas seperti ini membuatnya gerah saja.
“ayo cepat actingnya akan dimulai” sekali lagi YoonA mendengus kesal. Ini sebenarnya syuting atau apa? Bahkan dia tidak tahu lawan mainnya siapa.
YoonA menghampiri lagi sutradaranya yang disana sudah ada pria yang juga sudah memakai hanboek, namun sayang punggung lelaki itu menghadapnya sehingga dia tidak bisa melihat wajahnya.
“nah itu YoonA sudah datang” YoonA tersenyum ketika sutradara itu menunjuknya hingga membuat lelaki itu menatapnya.
Senyum YoonA menghilang seketika ketika melihat lelaki yang ada di hadapannya. Kedua pasang mata itu menatap satu sama lain. Seperti berbicara melalui pandangan mata.
“hey, kenapa kalian diam? Ayo cepat! Apa kalian tidak menyangka karena bisa bertemu lagi? Ayo cepat bukankah kalian pernah menjadi Model MV?” sutradara itu terus berteriak-teriak membuat Kibum dan YoonA tersadar dan menunduk malu.
“ayo cepat syutingnya dimulai ketika Kibum sudah selesai perang dan YoonA menyambutnya” teriak sutradara itu lagi.
“camera, Action”
YoonA mengedarkan seluruh pandangannya ke taman istana. Taman dengan penuh bunga yang bermekaran. YoonA menarik nafas, menikmati kesegaran alam di sekitar istana ini.
Di belakangnya sudah ada para dayang yang membantu jalan cerita.
“Im YoonA” YoonA menoleh pada seseorang yang memanggil namanya.
“Kibum Oppa?” YoonA melangkah cepat ke arah Kibum. Kini jarak diantara mereka mungkin hanya satu meter. YoonA dan Kibum saling memandang. YoonA hanya bisa menggigit bibir bawahnya dan Kibum hanya menunduk. Mungkin banyak orang mengira ini seperti syuting My Everything.
“Aku merindukanmu” ucap YoonA sebelum dia sedikit berlari untuk memeluk Kibum, dan merasakan pelukan hangat itu.
“Oppa, kau tidak apa-apa? Apa ada yang terluka?” YoonA mengoreksi semua tubuh Kibum dan memegang wajah lelaki itu.
“aku tidak apa-apa Yoong”
“Oppa menang?” YoonA menatap wajah Kibum polos. Kibum tersenyum melihat kekhawatiran YoonA. Dan menganggukkan kepalanya. *ceritanya Kibum habis pulang perang ya*
“iya, karena ini semua untukmu YoonA” YoonA kembali memeluk Kibum erat.
“cut”
Prokk… prokk..prokk
“hebat, tak salah aku memilih kalian untuk bermain dalam drama ini. Kalian bahkan langsung berhasil, baiklah akting hari ini dicukupkan dulu”
YoonA menarik nafas panjang sebelum dia duduk di kursi panjang dekat pohon yang tadi sempat dia duduki.
“kau pasti haus” YoonA mendongakkan wajahnya dan menyadari ada Kibum yang kini duduk di sebelahnya.
“terima kasih” YoonA membuka tutup botol minuman itu dan meneguknya.
“Oppa tidak berubah, masih sama seperti dulu. Bahkan ketika masih trainee oppa juga pernah membelikanku minuman”
“kau mengingatnya?”
“tentu saja”
Piiiiiip – p~
Hening. Tak ada yang berbicara. Keduanya masih canggung untuk berbicara karena sudah lama tak bertemu.
“oppa ingat tidak ketika aku mengatakan ‘aku merindukanmu’ tadi?”
“iya, aku ingat”
YoonA menarik nafas, sebelum akhirnya melanjutkan.
“sebenarnya itu tidak ada di skenario, bahkan aku bingung kenapa sutradara tidak protes”
Kibum hanya tersenyum. “mungkin dia tidak menyadarinya”
“iya, oppa benar juga. Karena sebenarnya kata-kata itu hanya karanganku saja, karena memang aku sangat merindukan oppa” Kibum menoleh pada YoonA yang menatapnya juga.
“aku juga merindukanmu” balasnya datar.
“aku ingin tahu….”
“apa?”
“kenapa oppa keluar dari SuJu” Kibum terdiam dengan pertanyaan YoonA. Tidak mungkin Kibum mengatakan alasan utamanya pada orang yang memang ada sangkut pautnya dalam hal ini.
Dia mencoba untuk tertawa, walaupun itu dipaksakan.
“hahaha… bukankah kita berdua dekat sejak trainee, tapi kenapa kau masih menanyakan itu? Aku tidak keluar tapi vakum. Aku vakum karena aku ingin lebih mendalami lagi dunia akting” tidak ada kata ‘oh’ dari dia. YoonA hanya menatap Kibum bahkan lebih tajam dari yang tadi.
Kedua tangannya meraih pipi Kibum. “lihat mataku jika memang apa yang oppa ucapkan benar”
Kibum segera memalingkan kepalanya agar tak melihat mata YoonA yang penuh dengan kepolosan itu.
“kenapa oppa? Kenapa oppa tak mau melihat mataku? Apa oppa berbohong? Katakan apa alasan oppa yang sebenarnya?”
“kamu…” jawab Kibum lirih. Pegangan YoonA pada pipi Kibum mulai longgar.
“a.. a – ku?” YoonA menunjuk dirinya sendiri. Kibum mengangguk.
“ada apa denganku?”
“karena aku sudah lelah mencintaimu” YoonA terdiam membatu di tempatnya sekarang. Kibum mencintainya? Akhirnya cintanya tak bertepuk sebelah tangan. Mungkin ini yang dinamakan sahabat jadi cinta.
“kau masih ingatkan ketika trainee kau menyukai Yoochun DBSK? Sejak pertama kali aku bertemu denganmu, aku sudah menaruh hati padamu. Ketika kau curhat padaku bahwa kau menyukai Yoochun, hatiku sakit, tapi aku masih tetap tegar karena kau menyukainya bukan mencintainya. Dan ketika kau debut, Donghae hyung mengatakan jika dia malu melihatmu. Dan bukankah kau tahu saat itu aku ada di sampingnya bukan? Dan kau memberikan senyumanmu pada Donghae hyung waktu itu. Dan tipe ideal Siwon hyung, itu adalah kamu YoonA” Kibum menjeda perkataannya dengan menarik nafas.
“Dulu kau pernah protes, karena sikapku bukan hanya dingin pada orang lain saja seperti dulu, tapi padamu juga. Kau ingin tahu jawabannya? Karena aku ingin melupakanmu YoonA. Aku bahkan berharap ada amnesia untuk tidak mengingat satu orang saja, dan itu adalah kamu. Dan sekarang aku vakum dari suju. Walaupun aku vakum dari suju, tapi masih saja telingaku, mataku dan hatiku sakit ketika banyak rumor kau berpacaran dengan banyak lelaki. Dan yang paling sakit ketika aku mendengar kau memakai cincin yang sama dengan Donghae hyung. Tidak kah kau memikirkan perasaanku? Apa aku harus membencimu? Atau aku harus membenci Donghae hyung? Aku tidak berani untuk melakukannya” jelas Kibum.
“maafkan aku” YoonA menundukkan matanya. Agar Kibum tak melihat cairan bening yang keluar dari matanya.
“kau tak perlu minta maaf, seharusnya aku tidak mencintaimu” Kibum hendak berdiri namun sebuah tangan dengan jari-jari lentik itu menahannya.
“aku mohon jangan lupakan aku, aku minta maaf. Aku sadar kalau aku juga mencintaimu. Dan malah cincin itu, Yuri juga memakainya. Oppa, kembalilah pada Super Junior”
..
BYURR
“IM YOONA AYO BANGUN! SAMPAI KAPAN KAU AKAN TIDUR SEPERTI INI?” YoonA mengucek-ngucek matanya. Dan menyadari jika ini adalah dormnya bukan tempat syuting.
“aku dengar kau kemarin pulang malam dan sendirian ya karena Tiffany pulang bersama Siwon?”
YoonA masih bingung dengan keadaan sekitar hanya menatap bingung barang-barang yang ada di kamarnya seperti dia baru saja melihatnya.
Buru-buru YoonA mengecek kalendernya. Bukan bulan November, tetapi bulan maret. Apa mungkin tadi hanya mimpi?
“hey, YoonA? Kau kenapa?”
“ahh tidak. Aku mandi dulu sica-ya, aku lupa kalau sekarang aku harus pergi ke ruangan SooMan ahjussi” YoonA mengambil handuknya dan cepat masuk ke dalam kamar mandi. Jessica hanya bisa menaikkan kedua bahunya aneh dengan sikap Yoona.
<3 <3 <3
Tuk tuk tuk
Suara sepatu YoonA yang menaiki anak tangga menggema di lorong gedung SMEnt.
Tasnya yang sengaja dia kaitkan pada bahunya saja dari tadi hampir jatuh.
Brukk
“aishh, ahh maafkan aku” YoonA memungut tasnya dan membungkukkan badannya pada lelaki itu. Dan tepat ketika YoonA sudah selesai dari membungkukkan badan ekor matanya menatap sosok Kibum yang tengah tersenyum padanya.
“Kibum Oppa?”
END
Ohh iya Yoong bangun waktu dia pulang syuting itu loh, yg Tiffanynya gak bisa menjemput!!!

2 thoughts on “if you comeback later

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s