Frail Goddess (Chapter 1)

Story by Park Yoo An aka D.OGa aka Ega. Cover by sasphire.wordpress.com. BIG THANKS for sasphire.wordpress.com. Covernya bgus dan saya suka,,, :D

Title
Frail Goddess

Author
Park Yoo An aka D.OGa aka Ega

Length
Multichaptered, Ficlet

Genre
Romance, Sad, Angst, Drama

Rating
PG-13

Main Cast
Sehun
Seohyun

Supporting Cast
Baekhyun

Kai

Krystal

Yoona

Minho

Taeyeon

Leeteuk

Dichapter ini tanpa pengenalan ya? Jadi, langsung sya sebutin namanya… Oiya, FF ini adalah ficlet yang berchapter. Jadi jangan heran kalo nanti FF ini bakalan selalu pendek tiap chapter. Semoga suka!

***

”BOO!” pekik Baekhyun dari belakang Seohyun.

Sontak Seohyun kaget, ”Omona…”. Seohyun membalikkan badannya. Dilihatnya sekarang Baekhyun tengah terkikik melihat kakaknya yang berhasil dikerjainya. ”Jangan seperti itu lagi.” kata Seohyun lembut sembari menyentil dahinya. Kemudian berbalik lagi menyelesaikan meracik masakannya.

”Shhh…” Baekhyun mengaduh pelan sambil mengusap dahinya. Namja itu berjalan mendekat ke samping Seohyun. ”Masak apa Noona?” tanya Baekhyun.

”Bibimbap.” jawab Seohyun singkat.

”Ooo… Hari ini tidak kuliah?” tanya Baekhyun.

”Tidak. Aku masih tidak enak badan.”

”Jincha?” Baekhyun meletakkan tangannya pada dahi Seohyun. Dan, benar saja, dahi yeoja itu sedikit panas.

”Noona, kalau kau masih sakit, sebaiknya kau tidak usah masak dulu.” saran Baekhyun. Nadanya terdengar panik.

”Gwenchana.” Seohyun tersenyum lalu mengelus kepala adik tersayangnya itu.

***

”Apapun yang terjadi aku tidak mau dijodohkan dengan Krystal.” kata Sehun.

”Sehun-ah!” geram Leeteuk, ayah Sehun.

”Appa, mengertilah. Aku tidak mencintainya. Aku hanya menganggapnya seperti adikku. Begitu juga Krystal, dia hanya menganggapku sebagai kakaknya.” ucap Sehun.

”Ya! Oh Sehun!” ibunya, Taeyeon, kini membentak putranya itu.

”Appa dan Omma tidak mau tahu. Yang jelas, kau tetap akan dijodohkan dengan Krystal.” tegas Appanya kemudian beringsut dari sofa di ruang keluarga itu. Menuju kamar diikuti Taeyeon.

”Aish!?!” Sehun mengacak rambutnya frustasi.

Yoona, kakaknya yang melihat adiknya hanya bisa kasihan.

”Sabar ya?” Yoona mencoba menguatkan Sehun. Dielusnya kepala Sehun.

”Tapi Noona, aku tidak mencintainya. Kau tahu sendiri kan? Krystal hanya mencintai Minho. Akupun tidak mencintainya.” sahut Sehun.

”Lalu mau bagaimana lagi? Sekali Appa dan Omma sudah memutuskan kita sudah tidak bisa berkutik.” ujar Yoona. Yoona bangkit dari sofa lalu pergi meninggalkan Sehun sendiri.

”Aish! Bagaimana ini? Aku dan Krystal hanya sebatas teman. Krystal saja sudah memiliki Minho.” gerutu Sehun.

2 minggu kemudian.

”What’s up Sehunnie?” tanya Kai kepada Sehun. Dilihatny Sehun sedang mengaduk milkshakenya.

”I’m bad.” begitu menjawab, Kai mengerutkan keningnya. Ada apa dengan sahabatnya?

”Ya! Ada apa denganmu Hun?” tanya Kai.

”Aku dijodohkan dengan Krystal.” ujar Sehun.

”MWO?” Kai memelototkan matanya. ”Jincha?”

”Ne. Kau tahu kan? Kami tidak saling mencintai. Dia sudah punya Minho.” kata Sehun.

”Benar juga. Tapi, kok bisa begitu?” tanya Kai.

”Aku juga tidak tahu. Appa dan Omma yang memintaku. Aku tidak bisa menolak. Tapi, aku juga tidak mungkin merusak hubungan Minho dan Krystal. Krystal sudah kuanggap adiku sendiri. Minho juga sudah sangat dekat denganku.” jelas Sehun. Namja itu menopang dagunya. Wajahnya tersirat kekesalan dan kesedihan (?). ”Kai-ah, bisa kau membantuku?” tanya Sehun. Menatap sahabatnya penuh harap.

”Heh? Apa maksudmu? Membantu apa?”

”Bantu aku bisa terlepas dari perjodohan ini.”

Kai tampak berpikir. Jujur, sebenarnya otaknya belum cukup sampai (?) jika harus mencari jalan keluar dari permasalahan seperti Sehun. Maklum, Kai sendiri orangnya lemot! #hua digampar Teleporters#

10 menit… Kai masih berpikir

20 menit… Sehun bersabar menunggu jawaban dari sahabatnya

30 menit… Sehun masih setia menunggu kalimat yang akan terucap di bibir tebal (?) Kai.

1 jam… YA! Kenapa belum dijawab?

”Ya! Sudah belum? Kenapa masih diam?” tanya Sehun dengan nada tinggi sekaligus kesal. Hingga membuat beberapa pengunjung di cafeteria menoleh kearah mereka.

”Hehe, mian Sehunnie,” Kai meringis. ”kau tau kan aku itu lemot?”

”Aish! Kau ini!” Sehun menjitak dahi Kai.

”Aish! Appo!” rintih Kai manja.

”Manja sekali. Kau itu namja bukan sih?” canda Sehun.

”Ya! Apa maksudmu? Aku ini namja! Kau tidak pernah lihat abs ku? Hah?” Kai tidak terima dengan candaan Sehun.

”Haha mian mian….” Sehun meminta maaf. Sehun memalingkan mukanya kearah samping. Senyuman yang tadi terukir kini menjadi nganga mulut.

Sementara Kai yang bingung dengan ekspresi Sehun hanya bisa menyikut sikunya.

”Apa aku sedang melihat yeoshin *dewi*?” gumam Sehun. Kai mengerutkan keningnya.

Sungguh, pemandangan yang indah bagi Sehun. Seorang yeoja tinggi berkaki jenjang dan berkulit susu tengah memasuki cafeteria itu. Rambutnya yang sedikit ikal, cokelat dan panjang sedikit tersibak angin. Dress putih bermotif bunga yang dipakainya membuatnya terlihat seperti flower goddess.

Tiba-tiba Sehun tersadar dari lamunannya saat seseorang menepuk punggungnya dengan keras.

”Aw! Appo baboya!” protes Sehun pada Kai.

”Ada apa denganmu? Apa yang kau lihat?” tanya Kai.

”Seorang yeoshin berkulit susu dan memakai dress motif bunga. Wae?”

Kai mengerutkan keningnya. ”Yang mana?” tanya Kai.

”Itu!” Sehun menunjuk seorang yeoja yang dimaksudnya. Tiba-tiba pipinya merona merah. Kai yang menyadarinya langsung berpikiran untuk menggodanya.

”Aihhh kau menyukainya?” goda Kai.

”Ani!” bantah Sehun.

”Ooo, kalau begitu aku tidak jadi mengenalkannya.” ucapan Kai kontan membuat Sehun cepat-cepat berkata,

”Yakenalkanakupadanya.” ucap Sehun dengan cepat.

”Hah? Kau bilang apa? Cepat sekali.”

”Kenalkan aku padanya.” ulang Sehun.

Senyumpun terukir diwajah Kai.

”Baiklah! Kajja!” tanpa pikir panjang Kai langsung menarik tangan Sehun.

***

TBC

Mian ya jelek? Hehe, saya lagi kesengsemnya sama SeoHun. Untuk Romance City, kayaknya hiatus dulu. Hehe, soalnya idenya lagi kepentok. :D

Semoga suka!

14 thoughts on “Frail Goddess (Chapter 1)

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s