Every Place I Go, I’ll Think of You

Every Place I Go, I’ll Think of You

Author : @HareTa_mi  a.k.a Park Hae Yeol ( www.haretami.wordpress.com )

Casts :

  • Park Hae Yeol (author *namkor kedua author! ^^)
  • Wu Fan/ Kris (EXO)
  • You’ll find the others cast

Rate : General

Length : FICLET

Disclaimer           : Story and cover PURE MINE. DO NOT PLAGIARISM AND COPY PASTE. >,<

Ps :

park hae yeol namkor kedua author, biasanya kan lee jung hee adiknya lee dong hae #plaaak…. dan sekarang park Hae yeol, saudara sah park chan yeol TITIK *ieuhhh… abaikan!

Oh y, author juga minjam fotonya hayoung apink, byangan aja haeyeol kayak yeoja yang diatas. :p Hehe..

Oke masalah cerita, maklumnya author lagi blank sembarangan ngetik disini dan  kalo ga salah buatnya 1 jam-an gitu, di tambah lagi ini ga baru, udh bersarang dr beberapa bulan yg lalu di blog author !! *gapenting! ;p

^^ enjoy reading J

~~**~~

Gadis itu menyisir rambut coklatnya yang terurai sangat indah. Ia duduk di depan kaca dan mempoleskan sedikit bedak ke kulit pipinya yang lembut. Ia tatap kaca di depannya dalam- dalam dan ia hanya tersenyum melihat keindahan dirinya. “kau, Park Hae Yeol” ujarnya di depan cermin dan bayangan di dalam cermin juga menggerakkan mulut seperti dirinya. “kau satu- satunya yeoja yang memiliki namja bernama Wu Fan. Kris, yeah… kau beruntung!” ujar haeyeol pada dirinya dengan perasaan sangat bangga.

Haeyoel melangkah ke basement di lantai dasar apartemennya. Ia berjalan dengan anggun siap untuk mengikuti test pertamanya sebagai mahasiswa yang akan lulus dari universitas teknik di Seoul dengan jurusan Teknik software dan informatika.

“kyaa… kkkau!” teriak haeyeol melihat sesosok namja jangkung yang berdiri tepat di depan mobilnya.

“wae? Untuk apa kau datang kesini?” tanya haeyeol karena setaunya namjanya yang baru bergabung dengan boyband EXO itu harus terbang ke china saat ini.

“to say goodbye!” ujarnya datar dan sangat lesu.

Haeyeol sedikit mematung. Karena mana mungkin kris akan tinggal di china selamanya. Pasti hanya keperluan biasa! Pikir haeyeol positif.

“aku pergi dulu. Beberapa hari ini aku tidak boleh bertemu denganmu oleh manajerku. Semoga kau sukses untuk tes hari ini. hwaiting!” ujarnya sambil mengacak rambut yeojanya dan kemudian ia langsung pergi.

“kya…. aku satu jam duduk di depan cermin untuk merapikan rambutku!” teriak haeyeol tidak terima kalau rambutnya harus kusut lagi.

“mianhe… kapan lagi aku bisa mengacak rambutmu!” teriak kris dan ia pun sudah masuk ke dalam mobil menejernya.

“kris…” ujar haeyeol kemudian ketika ia menyadari ia akan sulit bertemu dengan namja menyebalkan itu.

“apa ini syaratnya agar kau bisa sukses bersama EXO…” ujar haeyeol dalam hatinya. Dari awal ia tidak suka namjanya itu bergabung dengan boyband apalagi kalau sampai mengganggu hubungan mereka, tapi nyatanya kris harus mencapai cita- citanya dan haeyeol tidak bisa memungkiri hal itu.

“baiklah… aku jalani hidupku. Aku yakin kau tidak akan pernah berubah!”

~~**~~

“ayo, ayo… semuanya! Semuanya sudah lengkap. Ayo mulai latihan…” ujar sang menejer yang datang bersama kris. Kris hanya terdiam dan menghiraukan perintah menejernya. Ia tampak hanya memikirkan satu hal, Ya… yeoja chingunya.

“apa dia sudah memulai tes-nya hari ini?” tanya kris pada dirinya dan ia hanya menunduk. Ia tidak kuat jika harus menahan sakit seperti ini. seharusnya ia sekarang berada di sisi gadis itu untuk mendukungnya sebelum yeoja-nya itu mengikuti tes. Tapi apa bisanya?

“wufan ah,” panggil sang menejer karena kris tidak beranjak dari pintu masuk.

“gege, ayo…” ajak tao yang sudah mengambil posisi.

“mian” ujar kris kemudian ia berlari keluar menuju basement.

“HYUNG ~~ GEGE ” teriak member yang lainnya karena kris akhir- akhir ini sangat aneh dan selalu meninggalkan latihan.

“WUFAN” teriak menejer mereka mengikuti teriakan member yang lainnya.

“ada apa dengannya?” tanya sang menejer mengarah kepada member yang lain.

“biarkan dia berlibur hari ini!” ujar Suho sang leader yang tampak memahami masalah anggotanya.

~~**~~

“annyeong haseyo, kris imnida!” ujar namja yang tampak paling tinggi itu kepada semua fansnya saat ia dan EXO-M menggelar showcase di china.

Kris kemudian diam dan membiarkan member yang lain memperkenalkan diri mereka. Dan sekali lagi, kris merasa ada benda- benda yang berputar di dalam kepalanya. Ia merasa sangat pusing memikirkan yeojachingu yang di tinggalkannya di korea yang sampai hari ini masih mengikuti tes kelulusan.

Setiap kali ia tampil di china bersama EXO-M ia akan langsung memikirkan keadaan yeojanya. Bahkan yeoja yang terus muncul di dalam pikirannya itu selalu membuatnya kehilangan konsentrasi saat tampil di panggung dan itu membuatnya pusing. Ia tidak tau lagi apa yang seharusnya ia lakukan. Menejer mengharuskannya tidak sering menemui kekasihnya tetapi hatinya sangat menolak ketetapan itu. ia tidak bisa lagi memungkiri kalau dimanapun ia berada maka ia selalu memikirkan gadis itu.

Showcase berakhir dan kris cepat- cepat membuka kunci lokernya untuk berganti baju. Kris siap lebih awal di bandingkan member yang lain dan ia memaksa menejernya agar ia di izinkan pulang sendirian ke korea.

“ahni… kita harus pergi ke tempat pemotretan saat ini. ada sebuah perusahaan di china yang menawar kita. Kau harus ada! Tunggu lah sebentar!” ujar sang menejer dan kris langsung menjatuhkan tasnya. Pupus sudah. Rasa rindunya sekarang sudah jatuh ke dasar bumi karena pekerjaan barunya.

~~**~~

Haeyeol tidak bisa berkonsentrasi menyetir. Ini hari ketiganya mengikuti tes kelulusan dan ia selalu merasa tidak melakukan hal yang maksimal. Terlebih saat namja yang sudah lama di sanjungnya itu tidak menemaninya tiga hari ini. meskipun namja itu menyebalkan, tapi entah kenapa haeyeol selalu menyesal kalau namja itu harus pergi darinya. Sekalipun namjaitu pergi berbulan- bulan atau bertahun- tahun karena mengikuti training, tapi tetap saja ia selalu mengagumi namja itu. perasaannya tidak pernah berubah dan semuanya sudah jelas di hatinya sekarang. Apapun yang terjadi, ia akan selalu membahagiakan namja itu dalam kondisi apapun.

“TITTTTTTTTT” haeyoel membulalakkan matanya ketika melihat sebuah mobil melintas lurus di depannya. Ia tidak sadar kalau ia melewati lampu merah sebelum jalan ini.

BLAAAAMMMM….

Mobilnya yang tadi melaju dengan kecepatan tinggi sekarang terbalik karena kehilangan kendali. Darah bercucuran dari masing- masing pengendara mobil yang saling bertabrak. Haeyeol tampak menutup matanya, tidak ingin melihat kenyataan yang baru saja terjadi. Darah semakin banyak mengalir dari bagian tubuhnya terutama bagian tangan dan kepala yang terkena benturan keras dengan setir mobil.

~~**~~

Kris dengan bosan mengikuti perintah menejernya. Sedari tadi kakinya sudah gatal untuk segera lari dan keluar dari ruangan pemotretan itu.

“selanjutnya kita syutting untuk iklan!” ujar sang menejer kepada member EXO-M dan itu sukses membuat kris semakin menggeram. Sedari tadi ia sudah sabar mengikuti seluruh sesi pemotretan dan sekarang ia harus mengikuti syutting iklan? Aish.. meskipun itu hanya syutting pendek tapi tetap saja ia tidak terima karena ia juga tidak pernah menyetujui penawaran itu sebelumnya!

Dengan langkah gontai, kris masuk ke mobil menejernya bersama dengan member lainnya. Dari tadi kris tidak pernah lepas dari pikiran akan yeoja yang ia tinggalkan di korea saat ini. ia terus berpikir apakah yeoja itu baik- baik saja sekarang? Apakah ia sudah selesai mengikuti tes ketiganya? Apa ia sedang belajar sekarang untuk tes terakhirnya besok? Atau ia tengah berjalan dengan namja lain? Ah, ahni… kris langsung mengatakan tidak ketika membayangkan haeyeol bergandengan tangan di tengah kota dengan namja lain. Tidak mungkin. Gadis yang sudah di kenalnya dari dulu saat ia tinggal di kanada. Saat ia masih SMA di kanada, gadis itu ternyata siswi pertukaran pelajar dari korea. dan saat kris pindah ke china, gadis itu ternyata juga bersekolah di sana. Dan sekarang gadis itu harus mengikuti orang tuanya dan pindah kembali ke korea. dan semua kisah kris bersama haeyeol tampak seperti sebuah kebetulan.

1 tahun mereka bahagia bersama di kanada sampai akhirnya haeyeol harus kembali ke korea. kemudian orang tua haeyeol pindah tugas ke china dan tidak sengaja mereka juga bertemu. Sampai akhirnya haeyeol pindah lagi ke korea dan kris kebetulan juga mengikuti training di korea.

Kris merasa hal itu lebih dari nikmat untuknya. ia berharap bisa menetap bersama dengan haeyeol di sebuah kota saja. Ia Sungguh tidak ingin berpindah- pindah seperti saat sekarang ini. ia ingin setiap hari tinggal di korea dimana ia selalu bisa bertemu dengan yeoja itu. bukan seperti sekarang, setiap ia berkunjung ke tempat lain yang jauh dari yeoaja itu, pikirannya tidak pernah lepas untuk memikirkannya!

~~**~~

Kris sampai di korea dan ia langsung di hadang oleh chanyeol yang berlari ke arahnya.

“hyung.. hyung! Cepat ikut denganku!” ujar chanyeol lansung menarik tangan kris. kris malah menahan chanyeol dan menghentikan langkahnya.

“jelaskan dulu, mau apa kau menarik- narikku pergi!”

“park haeyeol noona, ia di rumah sakit!” ujar chanyeol to the point meskipun ia tidak tau apa kris yang baru turun dari pesawat akan langsung mengerti dengan maksudnya.

“MWOYA?”

~~**~~

Haeyeol dinyatakan belum bisa lulus dari universitas teknik seoul. Ia masih harus mengikuti tes bulan depan. Kecelakaan yang dialami haeyeol karena memikirkan kris waktu itu membuatnya tidak bisa mengikuti tes akhir di hari ke-4.

“hei, kau bocah… pulang saja!” perintah kris yang duduk di samping tempat tidur haeyeol di rumah sakit.

“mwoya? Eomma dan appa menyuruhku menjaganya!” bantah chanyeol yang bersaudara kandung dengan haeyoel.

“tapi aku ini namjanya! Aku bisa menjaganya tanpamu!” ujar kris dan haeyeol yang memperhatikan mereka hanya tersenyum melihat dua namja yang berdebat karena ingin menjaganya.

“aish… baiklah. Jaga dia baik- baik, hyung! Dan jangan macam- macam!” ingat chanyeol menunjuk kris dengan telunjuknya.

Haha…

~~**~~

Setelah keadaan haeyeol benar- benar pulih dan ia sudah keluar dari rumah sakit setiap hari kris selalu mengajak yeoja itu pergi bersamanya. Haeyeol juga tidak ada kegiatan karena semua pelajaran kuliahnya sudah selesai. Tinggal ia mengikuti tes bulan depan untuk kelulusannya. Setiap hari kris selalu membawanya ke kantor SM untuk melihatnya latihan.

Awalnya chanyeol sebagai saudara haeyeol keberatan sekali jika kakaknya itu harus melihatnya latihan setiap hari. Karena haeyeol sedikit cerewet dan suka marah- marah di depan teman- teman chanyeol. Tapi, apa boleh buat… semua ini karena kris, yah chanyeol pasrah kalau kakaknya akan mempermalukannya di depan member exo nantinya.

~~

“sekarang perkenalkan kepribadian kalian masing- masing!” pinta seorang MC kepada seluruh member EXO pada sebuah acara reality show.

“annyeong haseyo, Tao imnida!” tao membungkuk ketika tiba gilirannya untuk memperkenalkan diri. Tao pun memulai ocehannya tentang kepribadian dan teman- temannya di EXO.

“aku berkewarganegaraan china dan anak tunggal. Aku belum memiliki yeojachingu!” ujar tao sejujurnya dan ouw… seluruh audio bertepuk tangan mendengar pengakuan Tao. Tidak ketinggalan member yang lainnya.

“dan aku sangat cemburu dengan kris hyung!”

“haha..” semua orang tertawa mendengarnya termasuk kris. kris bahkan merasa orang yang paling beruntung karena hanya dia yang sudah memiliki kekasih di antara member yang lainnya.

“annyeong haseyo, park chanyeol imnida! Sama dengan Tao, aku juga belum memiliki kekasih. Tetapi aku memiliki bidadari yang sangat cantik di rumah!” ujar chanyeol ketika tiba gilirannya.

“mwo? nuguseyo?” tanya mc acara itu. dan kris tampak senyum- senyum dengan hal itu. nanti saat tiba gilirannya dengan bangga ia akan

menyebutkan kalau bidadari chanyeol adalah miliknya.

“namanya Park Hae Yeol!” ujar chanyeol.

“dan ia kekasihku!” ujar kris mantap.

“KYAA, ANDHWAEEE!!” teriak chanyeol menghadang kris karena ia masih belum rela kalau kakaknya di berikan kepada kris.

END

Maaf kalo kependekan, namanya juga FICLET. Awalnya mau buat drabble tapi udah lebih 1000 kata. Jeongmal mianhe, ini datar banget. Sumpah. Author malu, kenapa Cuma bisa buat segini???!!!

Yah, apa boleh buat… di tunggu komentarnya kalo ada yang mau baca ^^ soal sequel suatu saat nanti author jamin ada! Tapi ga bisa janji juga, ^_^ #peace

hehe

15 thoughts on “Every Place I Go, I’ll Think of You

  1. “…perasaannya tidak pernah berubah dan semuanya sudah jelas di hatinya sekarang. Apapun yang terjadi, ia akan selalu membahagiakan namja itu dalam kondisi apapun.”

    Cinta yang penuh penyerahan sekali. Saya suka pesan dari FF ini. Cinta kadang memaksa kita untuk menahan ego dan tak memaksakan diri. Cinta membutuhkan penyerahan, dan terkadang, itulah yang terberat dari setiap hubungan.

    Terima kasih atas tulisannya ya, Kakak. ^^

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s