Frail Goddess (Chapter 4)

Cover source : sasphire.wordpress.com

Title
Frail Goddess

Author
D.OGa (transformasi Park Yoo An)

Length
Ficlet, Multichapter

Rating
PG-13

Genre
Romance, Sad, Angst

Main Cast
Sehun
Seohyun

Other Cast
Baekhyun
Kai
Krystal
Minho

Soundtrack
Donghae Super Junior – First Love

~Frail Goddess~

Krystal mencoba memapah tubuh Seohyun. Berat memang.

”Krystal-ah!” panggil seorang namja.

Krystal menolehkan kepalanya mencari sumber suara. Minho. Kekasihnya.

”Oppa! Bantu aku!” seru Krystal. Minho segera berlari menghampiri Krystal yang sedang membopong tubuh Seohyun.

”Seohyun-ah!” pekik Minho begitu mengetahui Seohyun yang lemas. Ya, Seohyun adalah teman sepermainannya.

”Chagi-ya. Bantu aku. Seohyun-ssi tadi pingsan disini.” jelas Krystal.

Mengerti maksud kekasihnya, Minho segera mengambil alih (?) Seohyun. Diangkatnya tubuh yeoja itu. Kemudian, berlari keluar dari gedung universitas, diikuti oleh Krystal dibelakangnya.

”TAXI!” pekik Krystal begitu melihat taxi yang lewat.

Taxi itu kemudian berhenti. Minho dan Krystal masuk kedalam taxi sambil membawa Seohyun.

~Frail Goddess~

Sesampainya di rumah sakit.

Dokter masih menangani Seohyun. Krystal dan Minho masih menunggu di luar ruangan.

TAP TAP TAP TAP TAP

Derap langkah kaki. Baik Krystal dan Minho kontan menoleh ke asal suara. Baekhyun. Adik Seohyun. Namja itu berlari. Masih dengan seragam sekolahnya.

”Bagaimana keadaan Noonaku?” tanya Baekhyun.

”Kami masih belum tahu. Dokter masih menanganinya.” ujar Krystal. Menjawab pertanyaan Baekhyun.

Baekhyun perlahan mulai terisak. Minho bangkit berdiri dan memegang pundaknya. Bermaksud menenangkan Baekhyun.

”Sudah. Aku yakin Noonamu akan sembuh.” ucapan Minho sedikit menguatkan Baekhyun.

Sementara Krystal, yang mendengarnya mengerutkan keningnya. Apa maksudnya dengan kata ‘akan sembuh’? Apa Seohyun sakit? Memangnya sakit apa? Pertanyaan itu seakan terus berputar di otaknya.

Sudah 30 menit berlalu. Kelas sudah dimulai 30 menit yang lalu. Namun, Minho tidak ingin meninggalkan sahabatnya yang sedang dirawat disana. Disampingnya, Krystal juga masih setia menemani Minho menunggu Seohyun.

Sementara itu. Didekat ranjang Seohyun, Baekhyun sedang tidur. Namja itu menelungkupkan kepalanya di pinggir ranjang. Keasyikan menyelami mimpinya. Entah itu mimpi buruk atau malah mimpi indah.

”Oppa.” bisik Krystal.

”Wae Chagi-ya?” tanya Minho lembut.

”Tadi kau bilang ‘Noonamu akan sembuh’. Apa maksudnya?” pertanyaan Krystal membuat Minho sedikit sedih.

Dihelanya nafas perlahan. ”Seohyun…..mengidap penyakit….kanker.” jawab Minho dengan nada sedih.

”Mwo?” tanya Krystal kaget. Namun, masih dengan suara lirih.

”Ne. Sudah sejak dia kecil.”

”Kanker apa? Stadium berapa?” tanya Krystal bertubi pada Minho.

”Kanker jaringan lunak. Stadium 3.”

Mendengar jawaban singkat kekasihnya, Krystal juga merasa ikut bersedih.

~Frail Goddess~

Baekhyun PoV

Dimana aku? Ada apa disini? Ah bukankah itu Seohyun Noona?

”Noona!” panggilku kepada Noonaku, Seohyun. Namun, Noonaku tidak menyahutnya. Ada apa dengannya? Apa dia tidak mendengarku.

Aku berjalan mendekat kearah Seo Noona. Sampai dibelakangnya, kudekatkan bibirku di telinganya kemudian berteriak.

”Seohyun Noona!”

Hah? Ada apa ini? Masak Noona tidak menoleh atau menyahutnya?

Kulihat Seohyun Noona membalikkan badannya kearahku. Cantik sekali. Tapi, kenapa Noona memakai gaun putih? Gaun yang dikenakannya seperti gaun pernikahan. Hah? Mau menikah dengan siapa? Bukankah, tadi Seo Noona masih di rumah sakit?

Seohyun Noona berjalan ke arahku.

BLAST…

Tubuhnya menembus tubuhku. Aku kaget bukan main. Kenapa tubuh Seohyun noona bisa menembus tubuhku?

Aku membalikkan badan. Bermaksud ingin melihat Seohyun Noona yang tiba-tiba bisa menembus tubuhku. Namun, kali ini aku dibuat makin kaget dari tadi. Saat aku berbalik, tiba-tiba latar tempat (?) sudah berubah. Tadi, seingatku disini adalah sebuah kamar. Kenapa tiba-tiba menjadi altar?

Kulihat, Seo Noona sedang berhadapan dengan seorang namja. Namja tinggi, wajah lonjong, kulit putih susu dan tampan. Omo! Sepertinya, mereka ingin mengucapkan janji suci. Eh?

”Apakah kau Oh Sehun-ssi bersedia menerima Kim Seohyun sebagai istrimu. Dalam suka maupun duka. Sehat maupun sakit?” tanya sang pastur.

Siapa namja itu? Oh Sehun? Aku tidak mengenalnya!

”Ne saya bersedia.” ujar namja bernama Oh Sehun itu.

”Apakah kau Kim Seohyun bersedia menerima Oh Sehun sebagai suamimu, dalam suka maupun duka. Sehat maupun sakit?” tanya sang pastur kepada noonaku.

”Ne saya bersedia.” ahhh ada apa ini? Siapa namja itu? Kenapa mereka menikah? Aku bahkan tidak tahu kalau Seohyun Noona dekat dengan seorang namja.

Sang pastur mempersilahkan mereka berciuman. Dan saat bibir mereka sudah saling merekat (?), latar kembali berubah. Latar altar tiba-tiba lenyap seperti air hujan yang turun dari permukaan kaca (?). Kecuali Seo Noona dan namja bernama Oh…….Se……..Hun………..

Kulihat baju yang mereka kenakan juga berubah. Seo Noona yang awalnya memakai gaun, tiba-tiba mengenakan sebuah dress coklat. Sedang Oh…..Sehun yang awalnya mengenakan tuksedo, kini berubah mengenakan t-shirt pollo beserta celana jeansnya. Latar berubah menjadi taman.

Mataku terbelalak saat melihat ada buncitan di perut Seohyun Noona. Apa ini? Ada apa dengan semua ini? Aku dimana?

Kulihat mereka sedang berjalan di taman itu. Aku terus mengikuti mereka. Hingga pemandangan menghalangiku. Sebuah pohon besar didepanku. Aku segera berbelok dan mengejar mereka.

Dan ketiga kalinya, latar berubah kembali. Bukan ditaman seperti tadi. Melainkan di bangsal rumah sakit. Tertulis Sakura di papan besar sana. Tiba-tiba, dari arah samping, namja Oh Sehun itu berlari sambil membawa seorang yeoja. Mwo? Yeoja? Seo Noona!

Oh Sehun membawa Seohyun Noona memasukit kamar rumah sakit. Apa ini persalinan? Sejak kapan Seo Noona hamil? Heh?

Aku memejamkan mataku. Tak kuat melihat ini semua. Oh Sehun yang sedang menguatkan Seo Noona. Dan Seo Noona yang mengerang kesakitan. Seorang dokter membius Noonaku. Blasttt…. Seo Noona memejamkan matanya. Efek dari obat bius itu. Dokter mulai mengorek perut Seo Noona dengan sebuah pisau.
Argghhhhhhh!!!

Baekhyun PoV End

”ARGHHH!” pekikan Baekhyun sontak membuat Minho dan Krystal terlonjak kaget.

Baekhyun terbangun dari mimpinya. Keringat dingin mengucur di tubuhku. Seragamnya sudah sangat basah kini.

”Waeyo Bacon?” tanya Minho.

”Waegeurae Baekhyun-ssi?” tanya Krystal.

Baekhyun diam saja. Masih berusaha mencerna ”tadi”.

TBC

8 thoughts on “Frail Goddess (Chapter 4)

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s