Frail Goddess (Chapter 6)

Cover Source : sasphire.wordpress.com

Title
Frail Goddess

Author
D.OGa transformasi Park Yoo An

Length
Ficlet, Multichaptered

Rating
PG-13, T

Genre
Romance, Sad, Angst

Main Cast
Sehun
Seohyun

Other Cast
Baekhyun
Yoona
Taeyeon
Leeteuk

~Frail Goddess~

1 dokter dengan 2 perawat bergegas memasuki kamar rawat Seohyun. Seohyun masih sama. Sesak nafas. Dadanya terangkat naik. Seperti ada sesuatu yang menerjangnya disana.

~Frail Goddess~

Baekhyun melangkahkan kakinya memasuki rumah sakit. Senyuman terukir di wajahnya. Sambil menenteng keranjang buah, Baekhyun tak berhenti menyapa seluruh perawat dan dokter disana. Ya, Baekhyun memang anak yang ramah ^.^

Namun, senyumnya seketika lenyap ketika dilihatnya seorang dokter dan 2 orang perawat memasuki kamar kakaknya. Ada apa?

Baekhyun cepat-cepat melangkahkan kakinya ke kamar itu.

~Frail Goddess~

Tubuh Sehun yang bersimbah darah dibawa oleh beberapa petugas menuju ruang UGD rumah sakit itu. Tepatnya di bangsal Haebaragi.

Mata Sehun perlahan mulai membuka. Remang-remang. Sehun setengah sadar saat itu. Dirinya merasakan sakit yang luar biasa di sekujur tubuhnya.

Pandangannya yang setengah-setengah itu perlahan menjadi menyipit. Akhirnya, gelap…

~Frail Goddess~

Sehun PoV

Hiks hiks hiks….
Suara siapa ini? Siapa yang menangis?

Aku mengerjapkan mataku. Kusadari kini aku berada di ruangan serba putih. Tergantung infus diatas sana. Setelah terbiasa dengan cahaya lampu disini, aku mengedarkan pandanganku kesampingku. Di samping kanan, ibuku duduk sambil menangis. Dibelakangnya, ayahku memegang pundaknya. Tatapan mereka berdua sama. Kasihan. Bahkan bisa kulihat mata ibuku yang sembab. Apa ibuku habis menangis?

Sedangkan di sisi kiriku, aku melihat Yoona Noona. Kakak yang paling aku hormati dan aku sayang. Dia sedang menangis sekarang. Noona, tak kusangka kau begitu sayang padaku. :’)

”A..appa…Omm…ma…N.noon..na…” panggilku kepada mereka.

”Sehun-ah, maafkan Noona.” kata Yoona Noona.

”Memang kau salah apa Noona?” tanyaku.

”Maaf, Noona malah menyuruhmu kabur dari pertunangan dan akhirnya kau jadi seperti ini.” mendengar pernyataan Noona, Appa dan Omma membulatkan matanya. Appa, yang sudah terbakar emosi berjala kearah Noona dan menamparnya.

”Appa!” kataku berusaha menghentikkan Appaku agar tidak memukul Noona.

”Mianhae Appa.” isak Yoona Noona kepada Appaku.

”Dasar! KENAPA KAU MALAH MENYURUH SEHUN KABUR DARI PERTUNANGAN? HAH?” aku yang sedih melihat Noonaku dibentak seperti itu oleh Appa langsung bicara,

”Appa, jangan salahkan Yoong Noona. Aku kabur juga karena aku dan Krystal sama-sama tidak menginginkan pertunangan ini Appa.” air mataku mengalir deras. #kok kesannya cengeng ya?#plak!#

Appa berbalik kearahku. Tangannya sudah berancang-ancang ingin menamparku walau keadaanku sedang seperti ini.

”DASAR KAU!” Appa mulai menamparku. Aku memejamkan mata. Namun setelah beberapa detik, tak kurasakan adanya tamparan di pipiku. Aku membuka mataku. Tangan kecil Omma menahan tangan kekar Appa yang hendak menamparku.

”CUKUP OPPA!” pekik Omma.

”Waeyo Taeyeon-ah? Kau tahu mereka ini anak durhaka! Mereka tidak mau menuruti perkataan orangtua!” kata Appa.

”Oppa, cukup! Jangan seperti ini!” bisa kulihat air mata mulai menuruni pipi Omma. Sakit. Hatiku sakit. Melihat Noonaku menangis saja aku sudah sakit. Apalagi melihat Ommaku menangis. Melihat seorang yang telah melahirkanku didunia ini menangis.

”Jadi kau membela mereka?” tanya Appaku dengan nada tinggi sambil menunjuk kearahku dan Yoona Noona.

”LEETEUK OPPA! KUMOHON JANGAN PAKSA MEREKA. AKU TIDAK INGIN MEMAKSA MEREKA LAGI KALAU NANTINYA AKAN JADI SEPERTI INI!” Ommaku membentak Appaku. Baru kali ini aku melihat Omma membentak seseorang. Bahkan membentak suaminya sendiri.

”KAU-” Mwo? Apakah Appa ingin menampar Omma juga?

”TAMPAR OPPA! TAMPAR! TAMPAR YANG KERAS DISINI!” seakan tak takut dengan Appaku, Omma berteriak sedemikian.

Ommaku menangis dan menatap Appaku tajam. Kulihat, Appa mulai luluh (?) dengan wajah Omma yang bersimbah air mata itu. Appa menurunkan tangannya yang sempat terangkat tadi. Kemudian melenggang pergi begitu saja.

Sehun PoV End

~ Frail Goddess ~

Baekhyun PoV

Aku menikmati aktifitasku sekarang. Makan bersama Seo Noona yang sudah sadar. Akhirnya.

”Noona…” panggilku kepada Noonaku. Masih sambil mengunyah kimbab yang kubuat tadi pagi.

”Waeyo Baekki-ah?” tanya Noonaku. Menghentikkan sejenak aktifitasnya memakan bubur yang disediakan suster.

”Aniyo. Hanya ingin memanggil Noona saja.” kataku sambil menyunggingkan senyumanku padanya.

”Haha kau ini.” kata Noonaku.

”Baekhyun-ah….” panggil Seo Noona.

”Waeyo Noona?” tanyaku.

”Aku ingin jalan-jalan.” pinta Noona sambil menggenggam tanganku.

”Baiklah.” aku menyanggupi.

Baekhyun PoV End

Malam itu, Baekhyun dan Seohyun berjalan-jalan di rumah sakit. Ya, walau Seohyun masih menggunakan kursi roda karena keadaannya belum pulih benar.

Mereka hanya mengelilingi bangsal-bangsal di rumah sakit itu. Karena jika mereka jalan-jalan ke taman rumah sakit, mereka takut bisa kehabisan nafas (?) disana, karena tumbuhan akan menyerap oksigen saat malam hari :-)

Hanya mereka sendiri yang berkeliling. Mungkin seluruh pasien sudah tidur. Dan, pada saat mereka melewati salah satu kamar di bangsal Haebaragi, Seohyun tercekat.

”Baekhyun-ah, berhenti.” titah Seohyun. Mata yeoja itu mengarah pada kaca pintu di salah satu kamar VVIP. Matanya lekat pada seorang namja dengan sedikit luka di wajahnya tengah tergolek lemah di sana. Disampingnya ditemani 2 orang yeoja.

”Waeyo noona?” tanya Baekhyun.

Seohyun diam. ‘Kenapa Sehun Oppa bisa disana?’ batin Seohyun. Terbesit rasa khawatir dibenaknya. Juga terbesit rasa kasihan dan sakit melihat keadaan Sehun.

TBC

Kya! Mianhae, lagi-lagi gak ada SeoHun moment disini! :p mianhae jeongmal jeongmal mianhae! Hehe, chapter 7 saya bakal cepet deh. Nanti saya pertemukan kembali (?) Sehun dan Seohyun. :D
Dicomment ya? Saya tahu kok sbnrnya yang suka gak cmn dikit. Tp lbh dr itu. Karena distatistic yang liat banyak, cmn yg komen dikit. *cmn beri komentar aja pelit bgt! Dasar SIDERS* U.U

10 thoughts on “Frail Goddess (Chapter 6)

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s