Oppa, Give Me Your Love! [Chapter 6]

Length  :  Multichapter Story

Rating   :  PG

Genre    :  Romance, Comedy, Friendship

Author   :  Mayha Kang

Main Cast  :  Krystal Jung, Sulli Choi, Baekhyun Byun, Sehun Oh

Support Cast  :  Tiffany Hwang

Author’s Note   : Annyeonghaseyo! Aku mau ngucapin Special Big Thanks buat para readers yg baik hati yg selalu meninggalkan comment, like, & yg slalu setia menunggu dan mengikuti crita Oppa, Give Me Your Love! Kalianlah yg memberi sy smangat untuk trus melanjutkn dan membuat ff ini menjadi lebih baik ^^ Jeongmal jeongmal gamsahamnida ~ Keep RCL for my lovely readers! Ff ini aku buat dengan jerih payahku sendiri, jadi tolong menghargai karya orang lain. Don’t be silent readers and plagiator!

Prolog | Chapter 1 | Chapter 2 | Chapter 3 | Chapter 4 | Chapter 5

Happy Reading!

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Author’s POV

Jam istirahat sedang berlangsung. Biasanya Sehun akan menghabiskan waktu istirahatnya didalam kelas sambil mendengar musik, tetapi tidak untuk hari ini. Ia benar-benar tidak bersahabat dengan perutnya. Sejak tadi pagi perutnya tak henti-henti mengeluarkan suara yang tak enak di dengar. Ia pun bergegas menuju kantin untuk mengisi perutnya yang kosong.

“Sehun-ah ~” panggil Krystal yang tidak sengaja bertemu dengan Sehun di kantin. Ia berlari ke arah Sehun dan langsung memeluknya. Namun, Sehun segera menepis pelukan Krystal.

“Jangan memelukku! Aku bukan temanmu lagi. Kau sudah membuangku.” gumam Sehun sinis.

“Aigoo! Saat Sehunku sedang marah terlihat sangat tampan dan imut.” gombal Krystal sambil mencubit pipi Sehun.

“Hajimaaaa.”

“Sehun-ah jangan marah! Aku sayang padamu.” Krystal kembali memeluk sahabatnya itu, berusaha melelehkan hatinya agar berhenti marah.

Sehun terdiam sejenak, “Kau mau makan apa? Nanti aku pesankan.” gumamnya.

“Kau sudah tidak marah?” tukas Krystal senang, “Uri Sehunie memang orang yang baik.” sambungnya.

Meskpiun Sehun berkata demikian, ia tidak mungkin marah pada Krystal karena ia sangat menyayanginya.

“Tumben kau sendirian, biasanya kau selalu mengekor dengan teman barumu.” kata Sehun yang telah kembali dari memesankan Krystal makanan.

“Tadi aku ke kelasmu, tapi sudah tidak orang. Aku tidak tahu sekarang Baekhyun oppa dimana. Aku juga sudah menelponnya, tapi tidak diangkat.” gerutu Krystal.

Sehun tertawa mendengar celotehan Krystal, “Kasihan sekali, sepertinya kau sudah dibuang olehnya.” ejeknya.

“Banyak orang yang menginginkan sosok yeoja sempurna sepertiku, jadi Baekhyun oppa tidak mungkin membuangku.” balas Krystal kesal.

“Arraseo, arraseo. Makanlah cepat! Jam istirahat akan segera berakhir.” Sehun lalu menyuapkan makanan untuk sahabatnya.

Tampak dari kejauhan, Sulli sedang memperhatikan kemesraan dua sahabat itu. Ia memegang sebuah kotak makanan yang berisi beberapa kimbap lezat buatannya sendiri. Tadinya ia ingin memberikan masakannya itu kepada Sehun sebagai ucapan terima kasih karena telah menolongnya beberapa hari yang lalu. Tetapi, niatnya itu ia urungkan karena tidak ingin menganggu kebersamaan Krystal dan Sehun. Ia pun memutuskan untuk memakan kimbap buatannya di taman sekolah. Ia memang sangat senang membawa bekal dan memakannya disana.

“Eoh!” Sulli tertegun melihat seorang namja yang sedang duduk disalah satu kursi taman, “Baekhyun oppa!” tegurnya.

“Eoh Sulli-ah, annyeong!” sahut Baekhyun.

“Ne, annyeonghaseyo oppa.” balas Sulli, “Oppa, apa yang kau lakukan disini?”

“Aku … aku hanya duduk-duduk saja.” jawab Baekhyun lalu memalingkan sedikit wajahnya, ia tidak ingin Sulli melihat wajahnya yang kusut akibat suasana hati yang sedang buruk.

Namun, Sulli dapat menangkap ekspresi murung yang terukir jelas diwajah Baekhyun, “Oppa waegeurae? Apa kau sedang ada masalah?” tanyanya.

“Ani.” Baekhyun terdiam sejenak, “Aku hanya rindu dengan eomma dan dongsaengku.” jawabnya lemas.

“Oppa punya dongsaeng?”

“Mmm.” Baekhyun menganggukkan kepalanya, “Dia seumuran denganmu, juga sangat mirip denganmu.” sambungnya.

“Jinjayo? Aahh ~ aku sangat ingin bertemu dengannya, dia pasti orang yang baik seperti oppa.” kata Sulli.

“Tapi …” Baekhyun terdiam sejenak, ia menarik napas dalam-dalam kemudian melanjutkan perkataannya, “Dia sudah meninggal.”

Seketika Sulli tertegun. Ia merasa bersalah telah mengatakan hal yang membuat Baekhyun sedih, “Mianhae oppa, aku tidak bermaksud untuk …”

“Gwaenchana Sulli-ah.” potong Baekhyun. Ia kemudian menceritakan kepada Sulli mengenai eomma dan dongsaengnya yang sudah meninggal.

“Kau sangat mirip dengan Jihyun.” kata Baekhyun sambil mengeluarkan dompetnya dan memperlihatkan selembar foto kepada Sulli.

Sulli memperhatikan seorang yeoja yang ada difoto itu yang tak lain adalah dongsaeng Baekhyun. Memang sangat mirip, Sulli pun mengakuinya.

“Geurae! Mulai hari ini aku, Choi Sulli akan berusaha menjadi dongsaeng yang manis dan baik untuk Baekhyun oppa.” gumam Sulli yang ingin menghibur Baekhyun.

Baekhyun tersenyum lalu mengelus-elus rambut Sulli yang panjang nan lembut.

“Oh iya! Oppa aku bawa bekal, tadinya ingin ku makan sendiri, tapi karena sekarang aku adalah seorang dongsaeng yang manis dan baik aku akan membaginya dengan oppa. Oppa mau?”

“Woah ~ kelihatannya enak.” seru Baekhyun.

“Tentu oppa! Inikan buatanku, sudah pasti rasanya enak.” balas Sulli dengan percaya diri. Ia memang baik dalam hal masak-memasak.

“Jinjayo? Kalau begitu berikan semua kimbap itu padaku!” gurau Baekhyun. Keduanya pun tertawa riang sambil menyantap kimbap dengan lahapnya. Sekejap Baekhyun melupakan kesedihannya dan suasana hatinya kembali membaik berkat dongsaeng barunya.

***

Sekolah telah usai, waktunya para murid kembali ke rumah mereka masing-masing. Krystal yang biasanya paling cepat menghilang saat sekolah telah selesai, hari ini malah menjadi orang yang terakhir keluar dari kelas. Ya, dia tidak akan pulang sekarang. Ia akan menunggu Baekhyun dan pulang bersamanya. Khusus minggu ini, anak kelas tiga akan mendapat pelajaran tambahan setelah jam sekolah berakhir. Guna mempersiapkan kemantapan mereka menghadapi ujian kelulusan.

“So bad! Hari ini aku sama sekali belum bertemu dengan Baekhyun oppa.” gerutu Krystal yang berjalan menuju kelas Baekhyun.

Suasana koridor sekolah yang sepi membuat Krystal jenuh. Ia pun menengok ke dalam kelas Baekhyun yang tengah melangsungkan pelajaran tambahan. Terlihat Baekhyun yang duduk disamping Sehun sedang menyimak pelajaran dengan serius, begitu pula dengan Sehun.

“Kyaaaa! Baekhyun oppa sangat tampan saat sedang belajar.” bisik Krystal yang mengintip dari balik jendela.

Krystal terus memandang Baekhyun tanpa mengalihkan penglihatannya sedikit pun. Dan tak terasa sudah sejam lebih waktu terlewatkan. Krystal merasakan sedikit kram dikakinya, mungkin karena terlalu lama berdiri. Kriiiinggg … kriiiinggg … kriiiinggg!!! Bel sekolah pun berbunyi, menandakan bahwa pelajaran tambahan telah usai.

“Oppa! Baekhyun oppa!” panggil Krystal sambil melambai-lambaikan tangannya ke arah Baekhyun.

“Krystal? Apa yang kau lakukan disini? Kenapa belum pulang?” tanya Baekhyun yang berlari ke arah Krystal.

“Aku ingin pulang bersama oppa, makanya aku menunggu oppa.” sambungnya sambil melingkarkan kedua tangannya dilengan Baekhyun.

“Kenapa kau tidak bilang kalau mau menungguku?”

“Aku sudah menghubungi oppa, tapi oppa sendiri yang tidak mengangkat teleponku.”

“Ponselku ketinggalan di rumah.”

Baekhyun sangat merasa bersalah pada Krystal. Seandainya ia tahu kalau sejak tadi Krystal menunggunya, ia pasti akan segera menyuruhnya pulang. Ia tidak bisa pulang bersama Krystal karena ia sudah ada janji dengan seseorang hari ini.

“Mianhae Krystal, aku sudah ada janji dengan temanku hari ini.” gumam Baekhyun.

“Oppa chingu?”

“Mmm.” Baekhyun menganggukkan kepalanya.

Krystal tidak ingin mengacaukan pertemuan Baekhyun dengan temannya. Sejak pindah ke Seoul High School, ia selalu mengikuti Baekhyun sehingga Baekhyun tidak memiliki banyak waktu untuk bertemu dengan teman-temannya. Krystal mencoba melawan keegoisannya, ia mencoba mengerti dengan keadaan Baekhyun.

“Gwaenchana oppa. Kita bisa pulang bersama besok. Oppa pergi saja dengan teman oppa.” Meskipun berat hati, tetapi Krystal berusaha tersenyum pada Baekhyun.

“Jeongmalyo? Gomawo Krystal.” gumam Baekhyun sambil mengelus-elus kepala Krystal.

“Kau pulang denganku saja!” tiba-tiba Sehun datang menghampiri Krystal dan Baekhyun.

Krystal lalu melirik Sehun, “Geurae, aku pulang dengan Sehun saja.” katanya.

“Baiklah, kalau begitu aku pergi dulu. Annyeong ~” Walaupun Baekhyun nampak terburu-buru, namun ia menyempatkan dirinya untuk tersenyum manis pada Krystal. Ia senang karena Krystal mengerti dengan keadaannya dan tidak memaksakan keinginannya untuk pulang bersama.

Krystal pun segera membalas senyuman Baekhyun. Ia terus memerhatikan Baekhyun yang berlalu pergi hingga akhirnya sosok orang yang ia cintai menghilang dari penglihatannya.

“Kajja, kita pulang!” ajak Sehun.

Krystal hanya mengangguk dan berjalan mengikuti Sehun.

“Kau terlalu memaksakan diri tersenyum pada teman barumu itu.” gumam Sehun. Ia tahu bahwa sahabatnya sedang sedih.

“Sehun-ah, kau tahu aku sedang sedih?” tanya Krystal lemas.

“Kau anggap apa aku ini, aku sudah berteman denganmu dari kecil. Tentu saja aku tahu, sudah ku bilang jangan berteman dengannya tapi kau tidak mau mendengarku.” gerutu Sehun.

Krystal tidak berniat membalas perkataan Sehun. Disaat seperti ini ia tidak ingin berdebat dengan sahabatnya. Ia pun terus melangkahkan kakinya berjalan menuju gerbang sekolah.

Tidak jauh dari gerbang sekolah, mata Krystal menangkap seorang yeoja yang memakai kaos putih dan masih mengenakan rok sekolah, “Bukankah itu Sulli?” bisiknya.

“Sulli-ah!”

Baru saja Krystal hendak memanggil Sulli, tetapi ia telah didahului dengan seseorang. Dari arah yang berbeda ia melihat Baekhyun melambai-lambaikan tangannya dan berlari ke arah Sulli. Mereka terlihat sangat gembira, namun sayang mereka tidak menyadari bahwa Krystal memperhatikannya dari jauh.

“Jangan-jangan teman Baekhyun oppa itu …” Krystal berhenti sejenak, ia menggigit bibirnya berusaha menahan air matanya agar tidak jatuh, “Sulli?” sambungnya.

Usaha Krystal gagal. Ia tidak bisa menahan air matanya meskipun ia menggigit bibirnya dengan kuat. Sehun pun tidak tinggal diam melihat kondisi Krystal. Ia langsung menarik Krystal ke arahnya dan memeluknya.

“Uljima!” gumam Sehun. Ia mendekap sahabatnya dengan erat. Ia bisa merasakan bajunya yang basah terkena air mata Krystal.

“Sudah kubilang jangan menangis! Uljima!”

Meskipun Sehun mengatakan demikian, air mata Krystal tetap saja jatuh berderai. Ia sungguh tidak menyangka bahwa orang yang dimaksud Baekhyun adalah Sulli. Padahal Krystal sudah menunggunya lebih dari sejam, bahkan rasa kram dikakinya sampai saat ini masih terasa. Tetapi, Baekhyun lebih memilih pulang bersama Sulli daripada dirinya.

“Nappeun namja! Kau adalah orang pertama yang membuat Krystal menangis seperti ini. Aku tidak akan melepasmu!” erang Sehun dalam hati kemudian mendekap Krystal semakin erat.

***

Matahari telah berganti dengan bulan. Terlihat Krystal yang masih mengenakan seragam sekolahnya tengah menjongkok di depan sebuah rumah yang megah. Ia memeluk kedua lututnya yang terasa dingin. Setelah menyaksikan kejadian tadi siang yang berhasil membuat hatinya sakit untuk pertama kali membuatnya tidak ingin pulang ke rumah.

Tiba-tiba suara derap langkah kaki memecah keheningan malam saat itu. Krystal segera mengangkat kepalanya, berharap suara itu berasal dari orang yang sejak tadi ia tunggu.

“Baekhyun oppa!” panggil Krystal.

Baekhyun yang baru saja pulang terkejut melihat sosok yeoja yang tampak lusuh sedang menjongkok di depan rumahnya.

“Krystal?” tanyanya pelan.

Krystal langsung berlari ke arah Baekhyun dan memeluknya erat.

“Oppa nan jeongmal bogoshipo.” gumam Krystal. Isak tangis yang sejak tadi tertahan akhirnya tumpah dipelukan Baekhyun.

Baekhyun bisa merasakan tubuh Krystal yang dingin, juga mendengar isakan tangisnya, “Krystal, waegeurae? Apa kau ada masalah?” tanyanya khawatir.

“Aniyo, aku hanya rindu dengan oppa.” jawabnya.

Udara malam semakin dingin mencekam, Krystal pun semakin mengeratkan pelukannya. Baekhyun yang merasa khawatir kini turut mengeratkan pelukannya seraya memberi kehangatan pada Krystal.

“Oppa?” gumam Krystal.

“Mmm?”

“Nan jeongmal bogoshipo.” kata Krystal.

“Eoh, oppa arayo.” balas Baekhyun.

Krystal pun melepaskan pelukannya sembari tersenyum kepada Baekhyun. Tak lupa juga ia mengusap air mata yang membasahi pipinya.

“Uljima! Nanti kau jelek kalau menangis.” gurau Baekhyun sambil membantu Krystal mengusap air matanya.

Krystal kembali tersenyum mendengar perkataan Baekhyun. Ia juga senang karena Baekhyun bersikap manis padanya.

“Syukurlah dia bisa tersenyum kembali.” gumam Sehun yang sejak tadi memperhatikan mereka dari kejauhan.

Sejak awal Sehun memang sudah menduga bahwa Krystal tidak akan pulang ke rumahnya. Sesaat setelah kejadian itu, Krystal menyuruhnya pulang duluan. Dia mengatakan bahwa ia ingin sendirian. Tetapi, karena khawatir makanya Sehun mengikutinya secara diam-diam.

“Geurae! Nappeun namja, karena kau sudah mengembalikan senyuman Krystal maka kali kau ku lepas.” bisik Sehun kemudian beranjak pergi.

***

Udara siang yang cukup terasa penak berhasil membuat Sehun berdiam diri di rumah setelah pulang sekolah. Biasanya ia akan pergi bermain ke rumah Krystal yang jaraknya tidak jauh dari rumahnya.

“Seeeehuuun-aaahh ~” seru Tiffany yang berlari menghambur ke dalam kamar Sehun.

“Nu…nuna? Kapan kau ke sini? Kenapa tidak bilang padaku kalau kau mau ke Korea?” Sehun terkejut melihat kakaknya yang tahu-tahu sudah ada di Korea.

Sejak pindah ke Korea, Sehun hanya tinggal sendiri. Kedua orang tua beserta nunanya tinggal di Amerika.

“Mmmm” Tiffany terdiam sejenak, mencari jawaban yang tepat untuk semua pertanyaan yang Sehun lontarkan padanya, “Surprise.” sambungnya dengan nada datar.

Sehun menatap malas pada nunanya. Ia merasa ada keganjilan atas kedatangannya. Tiifany tidak mungkin berkunjung ke Korea begitu saja. “Tidak Mungkin!” kata itulah yang pertama kali akan terpikir oleh Sehun jika alasan kedatangan nunanya karena rindu ataupun khawatir adik pada semata wayangnya.

“Nuna, kalau kau bertindak semena-mena disini aku tidak akan segan-segan mengusirmu.” kata Sehun tegas.

Tiffany mengerutkan dahinya kemudian meraih sebuah bantal dan langsung melemparkannya pada Sehun, “Yaa! Kau harus bersikap sopan pada nunamu! Adik durhaka!” hardik Tiffany.

Hampir saja terjadi perang bantal di antara mereka. Tetapi, Tiffany kembali mengingat tujuannya datang ke Korea. Memang benar yang dipikirkan Sehun, nunanya tidak mungkin datang begitu saja.

“Jamkanman!” pekik Tiffany, “Sehun-ah, nuna tidak datang sendirian ke sini. Kau tahu, nuna datang bersama …”

“Bersama siapa?” tanya Sehun penasaran.

“Nuna datang bersama adik ipar.” jawab Tiffany kegirangan.

“MWO?”

To Be Continued . . .

57 thoughts on “Oppa, Give Me Your Love! [Chapter 6]

  1. Disatu sisi *plaak* seneng kalo sulli sama sehun, tpi di sisi laen dongkol (?) kalo sulli sama baekhyun :/
    Aiisshh baekhyun oppa kau tidak hanya membuat krystal galau tapi kau jg membuatku galau *huwek*
    Di chap ini sedih bgt sama bagian krystal :'(

    Ditunggu chap 7 nya thor, jgn lama” ya :D kalo kelamaan keburu basi :p *digaplok author*

    • Haha, km g’ ngerestuin Sulli kalo’ ama Baekhyun yak? :D
      wkwkwk
      Aku jg galau chingu kalo Baekki ama cwek lain, mau’y ama aku aja #plak
      Iya, sengaja aku buat sedih ~ soal’y dri chap prtma si Krystal g’ pernah sedih :D hehe

      Ne, akn sy lnjtkn scepat’y chingu biar g’ basi ^^ wkwkwk
      D’tunggu yah reader yg baik hati

      • Iya thor aku salah satu eh mungkin satusatunya reader yg menentang *halah* hubungan sulli & baekhyun. Bukan apa apa thor aku udah rela kalo emang baekkie mau poligami dgn krystal :'( *plaak*
        tpi sekalinya sedih aku sampe nangis air thor bacanya *kemaren” nangis batu*

        • Hahaha ~ kalo’ gitu nnti aku suruh si Sulli ama Baekki dtg k’km minta restu :D wkwkwk

          Wadow! Si Baekki poligami >o< Dsar si Baccon bru kpla dua udh brani poligami, gmna kalo udh kpala 3 ntr -_- Bner" dah si Baccon :D wkwkwk

  2. wuiiii~ seru.. seru !!
    Tuh kan, Tuh kan… Baekhyun ma Krystal bikin cemburu nih XD
    Eh, aku masuk di chap selanjutnya ya Thor *nunjuk adik ipar* #dagh# *ditendang author*
    kekekeke~ XD
    Ditunggu chap selanjutnya :D
    Author-ssi Fighting ^^

  3. haaiii reader baru nih :)
    udah baca dri part 1 sampe 6 ini makin penasaran sama kelanjutan ceritanya, seruu..
    sempet kepikir jangan-jangan sulli itu adeknya baekhyun yg sebenernya belum meninggal, hehe
    terus siapa adek ipar yg dibawa tiffany yaa?
    Tetep semangat buat lanjutin ceritanya yaa :)

    • Wah ~ reader baru annyronghaseyo ^^ Bangapseumnida
      Hehe, d’ikutin trus crita’y yah reader yg baik hati :)

      Hahaha :D G’ koq chingu, adik Baekhyun emg bner” udh mninggal, kalo’ g’ prcya nnti aku anterin k’kuburan’y #plak *emg bener* :D

      Kalo’ ttg adik ipar yg d’mksud Tiffany nnti d’next chap akn ktahuan koq chingu siapa org’y ^^ D’tunggu yah ~
      Ne, gomawo reader yg baik hati, keep RCL yak :D

  4. Mwo ?? Nuguya ? Adik ipar !! Thor bikin penasaran -_-” tanggung jawab Ъќ ? ? *lupakan
    нεнεнεнεнε lanjut terus yaaaa

    • Adik ipar’y aku chingu #plak *ngarep bgt yak* :D wkwkwk
      Haha, tenang aja chingu si adik ipar akn ktahuan d’next chapter koq ^^
      Ne, akn trus ku lanjutkan :) D’tunggu yah reader yg baik hati ~

  5. DAEBAK!! ^^
    author bikin penasaran –“,ku tunggu next chap nya ^^ jangan lama” ya thor ‘-‘)/
    oiya,jangan lupa banyakkin BaekStal momentnya thor ^^b

  6. Adik ipar???? siapa???
    thor cepet” buat chapter berikutnya, penasaran siapa adik ipar yang dimaksud >____<

    And Ceritanya makin hari makin seru thor :D

  7. aloohaaaaa…. hanifa is back.!!!

    wahwahh,ckckck.. jd mreka b’4 salah paham too.. jngan negativ thinking dulu donkk,calm down.. sii baekhyun juga, gemesss gue, maunya gmana ama krystall.. dkit2 manis,dikit2cuek.. kasihan kan krystal’a..
    huaaaa.. sehunnn mo dijodohiiiiinnn.. omaigot*ala CL’im the best* teyuuss si sulii bagemana doonkk.. halahh2, smakin rumiiit aja konflik’a..

    w tunggu part 7’a.!! okkeeee, jngannn lamaaa2..

    • Tenang aja, Krystal cuma slah pham aja koq sma mreka ^^
      Oh iya, si Sehun g’ d’jodohin koq :) cuma mau d’persatukan sma si adik ipar *apa beda’y* #plak :D wkwkwk

      Ne, akan sy lnjutkn scepat’y reader yg baik hati ^^
      D’tunggu yah chingu ~

    • Wah wah! New reader annyeonghaseyo ^^ Bangapseumnida ~
      Slam kenal yah

      Hehe, jgn kesel ama Sulli yah >o< Lagian diakn suka ama Sehun bukan Baekhyun ^^ hehe
      Amin yah chingu, soal'y ksihan jg si Krystal
      D'ikutin trus crita'y yah reader yg baik ~

  8. lanjut….
    sehun-sulli, panas nih hati.. :'(
    baekhyun-krystal, membara jg :'(
    (author: lah jd mw loe pairing nya siapa?)

    apapun pairing nya, sok sok ajah, krn apapun pairingnya ttpaja nyesek n jleb!
    #reader alay

    daebak thor!!!
    lanjutnya segera yaa~
    takut keburu lupa..
    aku baca ngebut nih dari prolog..
    maklum new reader…

    *panjang amat komennya* -.-

    • Kalo gitu pairing’y Baekhyun & Sehun ama aku aja yah #PLAK *d’timpuk reader*

      Ne, akan sy lnjutkan reader yg baik hati :)
      Chap 7’y akn sy publish hari ini koq chingu
      D’tunggu yah ~

  9. Like this!!!

    Kasian ma Krystal…. Dia cinta n sabr bgt ma Baekyhun smp nunggu…..

    Siapa yaa yang dtg bersama Tiffany noona???

    Hehehe Lanjut ya thor…. Chapter 7
    Thanks.

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s