PROTECT MY GIRL chapter 8

 

copyright by BayuNavanto

Main cast :

Nickhun
Victoria
Leeteuk
Seohyun
Kang Sora
Jung Yong Hwa

Other Cast :

Donghae
Yang Yeosob
Lee Gikwang
Kevin Woo
D.O (EXO-K)
Chanyeol (EXO-K)
L (Kim Myeongsoo)
Taecyeon
Yoona
IU
Suzy
Kyuhyun
Choi Minho
Krystal

Genre : Fantasy, Romance, Friendship

Author : Bayu Navanto

Length : Chapter

Rating : PG-15

Desclaimer :
semua cast yang ada di sini adalah orang – orang yang memiliki kemampuan lebih, mereka milik Tuhan Kuasa yang Tuhan titipkan kepada orang tua masing – masing cast.

Author note :
yeaw aku hadir kembali, hah fanfics ini muncul ketika aku lagi gak ada kerjaan nih di rumah untuk mencari kesibukan, maka aku buat aja nih fanfics, semoga aja gak gaje yah dan semoga saja laku. Amin.

 

Victoria mondar-mandir di salah satu sudut di taman kota, “melakukannya? Apa tidak?” gumam Victoria bimbang, “ah, kalau niat baik kenapa harus bimbang” ucap Victoria menyemangati diri sendiri, dia lalu mengambil ponselnya dan mencari nomor yang ada di kontak ponselnya, setelah berhasil menemukannya dia lalu memanggilnya

 

“aku tunggu di taman kota, jika ingin aku kembali cepat jemput aku dalam waktu 3 menit, lebih dari itu jangan berharap aku akan kembali” ucap Victoria saat orang yang di tuju mengangkat telepon darinya, “ok, tunggu appa di sana, jangan pergi-pergi yah, appa segera pergi ke sana” jawab appa Song, Victoria lalu memutuskan sambungan teleponnya

 

Victoria menghelanafas, “hah, semoga ini keputusan yang tepat” gumamnya

 

***************

 

“oppa, mereka berdua sudah datang kah? Atau belum?” tanya Suzy kepada Donghae

 

“Suzy-ah memangnya kenapa? Dari tadi kamu menanyakan mereka terus, memangnya ada apa?”

 

“aku takut”

 

“takut? Takut kenapa?” tanya Donghae sambil memegang pundak Suzy, Taecyeon yang melihatnya menjadi sedikit panas

 

“hai Taecyeon kamu kenapa? Kenapa rasanya seperti di tusuk-tusuk?” gumam Taecyeon dalam hati sambil memegang dadanya

 

“aku takut kalau mereka itu cuman bercanda mau kerja di sini, kalau itu benar-benar terjadi maka……..” ucap Suzy menggantung

 

“maka apa?” tanya Donghae

 

“heheheheheheehehehe, kalian berdua mau kerja atau mau pacaran?” ucap Taecyeon sambil menunjuk-nunjuk ke arah Donghae dan Suzy

 

“yah ternyata si’curut’ masih ada di sini” gumam Suzy

 

“eh, barusan kamu bilang apa?”

 

“CU…RUUT” ucap Suzy secara jelas ke hadapan Taecyeon

 

“ehh, enak aja bilang namja cool kaya gini dengan sebutan ‘curut'” ucap Taecyeon sambil berdiri dan mendekati Suzy, sontak Suzy mundur satu langkah, Taecyeon maju satu langkah lagi dan Suzypun mundur satu langkah lagi, tetapi begitu sialnya Suzy, saat mundur satu langkah dia malah tersandung kaki kursi, seketika itu pula dia hampir terjatuh, tetapi untungnya Taecyeon menangkap Suzy sebelum dia bersentuhan dengan lantai, bibir Taecyeon dan Suzy hampir menyentuh satu sama lain, dan mereka saling menatap satu sama lain dengan tatapan gugup, Donghae yang melihatnya hanya bisa tertawa kecil

 

“kalau cinta, bilang aja cinta, jangan di umpat-umpat nanti kerebut sama yang lain baru tahu rasa” ucap Donghae meledek sambil berjalan menuju dapur, Taecyeon yang mendengar ucapan Donghae melepas pegangannya terhadap Suzy, akhirnya Suzypun harus menerima pahitnya menghantam lantai restoran

 

“aduhh……….” terika Suzy

 

“ah, mianheyo” ucap Taecyeon sambil menjulurkan tangannya kepada Suzy, tetapi Suzy menangkis uluran tangan Taecyeon, dia memilih berdiri sendiri

 

“sudah selesai belum makannya kalau sudah cepat bayar lalu pergi sana” bentak Suzy lalu dia pergi menuju dapur

 

“mwo? Jadi ini cara mu berterima kasih kepada orang yang menolong mu?”

 

“emm” gumam Suzy sambil mengangkat kedua bahunya, “memang jadi masalah buat kamu?” lanjutnya, lalu Suzy berjalan pergi menunju dapur

 

“isshhh! Suzy-ah, tunggu tanggal mainnya” teriak Taecyeon dengan jelas dan lantang

 

Suzy yang mendengarnya menghentikan langkahnya, dia bingung dengan perkataan Taecyeon barusan, dia lalu membalikkan badannya, dan saat dia menoleh ke belakang dia mendapatakan Taecyeon sudah berada di luar restoran berjalan meninggalkan restoran

 

“apa maksud dari perkataannya?” tanya Suzy keheranan

 

“dia artinya mau menembak kamu” bisik Donghae secara tiba-tiba di telinga Suzy, sontak itu membuat Suzy terperanjak kaget

 

“ah oppa, bikin kaget aja, enggaklah mana mungkin dia suka sama aku, aku juga mana mungkin suka sama dia, dia itu maniak” ucap Suzy dengan penekanan yang sedikit jelas pada kata ”MANIAK” lalu Suzy melanjutkan perjalanannya menuju dapur

 

 

****

 

“isshh dasar yeoja tidak tau diri” gumam Taecyeon kesal, dan melewati D.O dan Chanyeol

 

“itu orang kenapa?” tanya D.O

 

“eh kagak usah ikut campur urusan orang lain, urus aja urusan sendiri” balas Chanyeol

 

“emm, ok”

 

lalu D.O dan Chanyeol pergi menuju restoran, di dalam restoran Donghae yang sedang membersihkan meja di restoran melihat D.O dan Chanyeol berjalan menuju restoran

 

“Suzy-ah, tuh orang yang kamu tunggu” teriak Donghae

 

Suzy yang mendengar perkataan Donghae langsung keluar dari dapur

 

“mana-mana?” tanya Suzy

 

Donghae hanya menunjuk jari menuju ke arah D.O dan Chanyeol yang sedang membukakan pintunya

 

“maaf kami terlambat, ada jam tambahan di sekolah” ucap D.O sambil menunduk hormat

 

“ah Gwaenchana” ucap Suzy

 

“tapi kelihatannya kalian mulai bekerjanya besok saja, karena sekarang restoran mau tutup” ucap Seohyun

 

“mwo??” ucap Donghae, “wae?, bukannya masih sore, kenapa sudah mau tutup?” lanjut Donghae

 

“emm, aku ada urusan mendadak, apa kalian tidak suka?”

 

“ahh ANIYA, gomapseumnida” ucap Suzy sambil menggelengkan tangannya (?)

 

“ohh, berarti kami mulai kerjanya besok saja?” tanya Chanyeol

 

“yup!!!” jawab singkat Seohyun

 

 

*************************

 

 

sementara itu di lain tempat, Kevin dan IU masih berada di restoran milik Kevin

 

“Ya! Sudah sore, aku pamit pulang yah” ucap IU

 

“ohh ne, mau aku antar?” tawar Kevin

 

“ah aniya, aku pulang sendiri aja”

 

“oooh ok, hati-hati di jalan, sempai jumpa” ucap Kevin

 

“ne”

 

lalu IU pergi pulang ke kontrakannya

 

*********************

 

Nichkhun masih melamun di taman kota, dia masih memikirkan bagaimana caranya untuk mendapatkan invesotr yang mau bekerja sama dengannya, di tengah lamunannya, ponsel Nichkhun berdering tanda pesan masuk, dia merogoh saku celana sebelah kanan

 

From : sekretaris Jung

 

‘Sajangnim, jeosong hamnida, aku tidak bisa menjemput sajangnim, ada urusan mendadak, sekali lagi minta maaf’

 

lalu Nichkhun membalas pesan dari sekretarisnya itu

 

To : sekretaris Jung

 

‘ne, gwaenchanayo, semoga urusan mu cepat selesai dan tidak mengganggu pekerjaan’

 

setelah membalas pesan dari sekretarisnya, Nichkhunpun pergi pulang dengan naik taksi

 

*********************

 

Jung Yong Hwa yang membaca pesan balasan dari direkturnya itu lega

 

“ahhh, syukur, sajangnim tidak marah”

 

lalu Yong Hwa menulis pesan untuk yeodhongsaengnya

 

To : yeodhongsaeng Krystal

 

‘Krystal, oppa tunggu kamu di restoran tempat ini ‘jalan chuggeong nomor 13-b’

 

lalu Yong Hwa segera meluncur ke alamat yang di maksud, sementara di jalan Yong Hwa memanggil Minho

 

“yeoboseyo” angkat Minho

 

“Minho-ah, kamu tahu sekarang hari ulang tahun Krystal?”

 

“ne, aku tau, aku mau memberi suatu kejutan tetapi bingung mau memberi kejutan dimana?”

 

“GREAT!!! Lebih baik kamu segera bergegas menuju restoran yang ada di jalan chuggeong nomor 13-b, aku juga mau memberikan surprise party”

 

“ok hyung, gamsahamnida”

 

lalu Yong Hwa memutuskan telepon, lalu dia memanggil pemilik restoran yang mau dia tempati untuk mengadakan surprise party

 

“yeoboseoyo” jawab Seohyun

 

“bagaimana? Apakah tempat sudah clear?”

 

“ne, sudah aku siapkan sedemikian rupa, walau masih belum rampung semua”

 

“ok, aku sedang meluncur kesana, nanti aku akan bantu, gomawo!”

 

“ne, cheonmaneyo”

 

lalu Yong Hwa memutuskan telepon dan lanngsung tancap gas.

 

*****************

 

di restoran tempat di adakannya surprise party, Minho ternyata sudah ada di sana, lalu disusul Yong Hwa 1 menit kemudian

 

“ok sekarang kita buat rencana pestanya”

 

merekapun mulai mendiskusikannya

 

 

*****

 

Krystal sudah sampai di restoran yang di maksud oleh Yong Hwa, saat Krystal masuk kedalam restoran tersebut, suasana sepi menyergap, hanya Krystal seorang yang ada di restoran tersebut, dan tiba-tiba lampu di restoran tersebut padam, Krystal mulai ketakutan

 

“ahh, kenapa ini, kenapa mati lampu, apa aku salah restoran?” tanya Krystal sendiri dengan gugup karena takut

 

tiba-tiba ada seberkas cahaya keluar dari sebuah ruangan, cahaya tersebut mendekat ke arah Krystal berdiri dan saat beberapa meter seberkas cahaya itu dengan kedudukan Krystal, lampu restoran menyala

 

“SAENGIL CHUKKAHAMNIDA” ucap Yong Hwa sambil membawa sebuah kue tar dengan lilin menyala di atasnya

 

“oppa” ucap Krystal kaget

 

“mianhaeyo, oppa membuat kamu marah tadi siang”

 

“gwaenchana, gomawoyeo”

 

“ne, ayo make a wish dulu” ucap Yong Hwa sambil menyodorkan kue tar dengan lilin menyala di atasnya ke arah Krystal, Krystal memejamkan mata sambil berdoa, lalu dia membuka matanya dan meniup lilin

 

“horee…..eee” ucap Yong Hwa

 

“Krystal-ah oppa punya kejutan!”

 

Krystal bingung kejutan apa yang mau oppanya berikan kepada Krystal

 

“apa oppa?” tanya Krystal

 

“pejamkan matamu” perintah Yong Hwa

 

Krystal lalu memejamkan matanya lagi

 

“sudah belum oppa?” tanya Krystal

 

semetara itu Yong Hwa bertukar pososi dengan Minho, jadi sekarang yang di hadapan Krystal bukan Yong Hwa lagi, melainkan Minho

 

“sudah belum oppa?” tanya Krystal satu kali lagi

 

“ne, sudah! Kamu boleh buka mata mu” jawab Yong Hwa

 

Krystal membuka matanya secara perlahan, dan saat mata Krystal terbuka, dia kaget, Krystal mendapati Minho yang ada di hadapannya

 

“Minho-ah?” ucap Krystal kaget

 

Minho langsung mengambil sikap bersimpuh sambil mengeluarkan sebuah kotak kecil dari saku jaznya itu, dan menyodorkannya ke Krystal

 

“Krystal-ah, maukah kamu menjadi anae, sekaligus menjadi eomeoni bagi anak kita kelak” ucap Minho melamar Krystal

 

“oppa” Krystal kaget di buatnya, “aku…..aku kurang yakin” lanjutnya

 

“Krystal-ah, kalau kamu belum siap menjadi anae, mari kita mulai lagi hubungan kita dari awal”

 

“tapi…..” ucap Krystal menggantung

 

“aku memang pendiam, diam-diam mencintai mu, dan diam-diam menahan perih karena mu”

 

“menahan perih karena aku? Maksud oppa?”

 

“ya! Aku menahan perih karena penyesalan, penyesalan karena telah melukai mu, tapi yakinlah Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat dan kemarahan menjadi rahmat, jadi maukah kamu memulai hubungan ini dari awal? Aku berjanji tidak akan menyianyiakan dan menyakiti mu lagi, because i will faithful to you”

 

“Minho oppa…………” ucap Krystal tertegun mendengar ucapan dari Minho

 

“would you be my girl friend?” tanya Minho sekali lagi, sambil menyodorkan kotak berisi cincin kepad Krystal lebih dekat lagi ke arah muka Krystal

 

Krystal menundukkan kepalanya perlahan, Minho tidak paham dengan anggukan Krystal

 

“jadi?” tanya Minho sekali lagi

 

“ne, aku mau” ucap Krystal tersipu malu dan tertunduk

 

“really?” ucap Minho tak percaya

 

Krystal menganggukkan kepalanya sambil menunduk, Minho bangun dari simpuhannya lalu memeluk Krystal

 

“gomawo, jeongmal gomawo” ucap Minho memeluk Krystal

 

“ne, oppa”

 

“saranghaeyo” ucap Minho sambil memeluk Krystal lebih erat

 

“nado saranghaeyo”

 

“ekhheenmmm” ucap Yong Hwa melihat sepasang insan manusia yang sedang berpelukan di hadapannya, Minho yang mendengarnya melepas pelukannya kepada Krystal lalu tersenyum malu

 

“cengengesan, sudah pelukannya dilanjutkan nanti, ayo makan” ucap Yong Hwa

 

“ok, ayo kita santap-santap” ucap Minho lalu mereka duduk di salah satu meja di restoran tersebut

 

makanan dibawa keluar oleh seohyun

 

“ini dia makanannya, selamat menikmati” ucap Seohyun melayani mereka bertiga

 

“Minho oppa, apa dia yeoja chingunya Yong Hwa oppa?” tanya Krystal berbisik kepada Minho

 

“mollayo?” ucap Minho menggelengkan kepalanya

 

“heh, kalian berbisik – bisik apa?” tanya Yong Hwa

 

“ah aniya” ucap Krystal sambil menggelengkan kedua tangannya

 

“eh, Seohyun-ah, mari kita bergabung” ajak Yong Hwa

 

“ah, tidak, aku kan bukan siapa-siapa kalian” jawab Seohyun

 

“ah, jangan begitu ayo eonni, eonni gabung bersama kita, biar lebih rame, makin rame, makin asyik” ucap Krystal

 

“ya! Aku setuju dengan Krystal, makin rame-makin seru” timpal Minho

 

“mau ya?” tanya Yong Hwa dengan nada sedikit memohon

 

“baiklah, kalau kalian memaksa” ucap Seohyun

 

lalu mereka berempat mulai makan sambil bersenda gurau

 

 

 

beberapa jam kemudian

 

“Oppa aku dan Minho pulang dulu yah” ucap Krystal

 

“ah ne” jawab Yong Hwa, “Minho, jangan ngebut-ngebut, dan hati-hati di jalan” lanjutnya

 

“ok, Hyung aku akan selalu ingat itu, selamat malam” ucap Minho

 

lalu Krystal dan Minho pulang ke rumah, setelah kepulangan Krystal dan Minho, Seohyun menata piring-mangkuk, dan gelas yang tadi di gunakan untuk

 

“mau aku bantu?” tanya Yong Hwa

 

“ah tidak usah, jangan repot-repot membantu ku”

 

“aniya, aku akan membantu mu” ucap Yong Hwa, sambil ikut membersihkan meja yang habis di gunakan untuk pesta

 

“Kenapa kamu ingin mengadakan pesta di restoran sekecil ini? Kenapa tidak di restoran yang mewah?” tanya Seohyun

 

“mewah bukan suatu persoalan bagi aku untuk menentukan tingkat kepuasan aku, kamu lihat tadikan bagaimana Krystal, Minho dan aku bersenang-senang?”

 

“ya! aku melihatnya”

 

“gomawo” ucap Yong Hwa

 

“gomawo? Berterima kasih untuk apa?” tanya Seohyun

 

“untuk segalanya”

 

“maksud kamu?” tanya Seohyun makin kebingungan

 

“gomawo, karena telah membantu aku untuk membuat surprise party di restoran kamu”

 

“ohh, itu, tidak usah berterima kasih segala, kamu kan teman aku”

 

“sekedar teman?” tanya Yong Hwa

 

“ya! Memang harus bagaimana?” tanya Seohyun

 

“ah, aniya, tidak harus bagaimana-bagaimana” ucap Yong Hwa

 

 

 

“nah, akhirnya selesai, terima kasih Yong Hwa, sudah membantu”

 

“ya! Cheonmaneyo, aku pamit pulang yah, selamat malam”

 

“malam” jawab Seohyun sambil melambaikan tangannya, Yong Hwapun membalasnya dengan ikut melambaikan tangannya sambil berjalan pergi.

 

 

************************

 

 

di tempat lain.

Leeteuk dan Sora berjalan di trotoar berduaan

 

“bagaimana, kamu senang hari ini?” tanya Leeteuk

 

“ya! Hari ini aku merasa senang sekali, gomawo, jeongmal gomawoyeo Leeteuk oppa” jawab Sora tersenyum lebar

 

 

 

# flash back #

 

saat Leeteuk sudah membayar gaun yang di inginkan oleh Sora, Leeteuk mengajak Sora ke taman Hiburan, mereka bersenang-senang dengan menaiki hampir semua wahana yang ada di taman hiburan tersebut, mulai dari yang biasa sampai yang menantang hampir di jajal oleh Leeteuk dan Sora

 

# flash back end #

 

 

“aku belum pernah merasakan kegembiraan yang seperti ini!” ucap Sora

 

“aku juga” ucap Leeteuk

 

“oppa juga? Bukannya oppa punya banyak uang, kenapa oppa tidak gembira?” tanya Sora keheranan

 

“ya! Uang bukan suatu patokan untuk tingkat kegembiraan ataupun kepuasan jasmani, yang menjadi patokannya adalah kesenangan hati atau rohaninya” ucap Leeteuk

 

“wah namja satu ini benar-benar dewasa, senang kalau bisa menjadi yeoja chingunya” ucap Sora dalam hati

 

“kamu kenapa? Kok senyum-senyum sendiri?” tanya Leeteuk membuyarkan lamunan Sora

 

“ah ya? Enggak, enggak ada apa-apa kok” ucap Sora terbangun dari lamunannya, “ayo kita jalan lagi” ucap Sora sambil berjalan, Leeteuk memegang tangan Kang Sora seraya menyuruh Sora untuk menghentikan jalannya, Sorapun berhenti, Leeteuk berjalan ke depan hadapan Sora, Sora sedikit gugup dengan tingkah Leeteuk

 

“Kang Sora” ucap Leeteuk memegang pundak Sora, “Sora, entah kenapa aku merasa nyaman saat aku bersama kamu, aku merasa gembira saat bersama kamu, aku……… Aku” ucap Leeteuk gugup

 

“aku apa?” tanya Sora

 

“Sora, aku tidak mau terus berada dalam kesunyian, karena kesunyian adalah seorang manusia tanpa cinta, jadi temani, sayangi, dan hiburlah hati ku yang sunyi ini” ucap Leeteuk sambil memegang tangan Sora dan menaruh tangan Sora ke dada Leeteuk

 

“Leeteuk oppa?” ucap Sora kaget

 

“ya! Mungkin ini terkesan mendadak, tapi sejak pertama bertemu dengan mu aku yakin kamu adalah tulang rusuk ku” ucap Leeteuk

 

“oppa!!!!” ucap Sora

 

“Kang Sora, Cinta letaknya di hati, meskipun tersembunyi, namun getarannya jelas sekali. Ia mampu mempengaruhi fikiran sekaligus mengendalikan tindakan kita, sehingga kadangkala kita melakukan hal terbodoh tanpa kita sadari. Begitu pula apa yang sedang aku rasakan, Sora, maukan mau menjadi pacarku?” ucap Leeteuk

 

“oppa, aku mau menjadi yeoja chingu oppa, saranghaeyo, jeongmal saranghaeyo oppa” ucap Sora

 

“nado saranghaeyo” ucap Leeteuk tersenyum manis

 

 

*********************

 

 

di lain tempat, Myeongsoo mondar-mandir di depan bedeng tempat dia mengajar anak-anak yang tidak mampu bersekolah, sambil sesekali melihat ke arah ponsel yang sedang dia pegang

 

“ada apa dengan Victoria? Kenapa sudah hampir seharian dia tidak memberi kabar kepada aku?” ucapnya

 

“apa dia malu mempunyai teman, yang hanya seorang pengajar anak-anak yang tidak mampu bersekolah? Ah aku pikir Victoria tidak seperti itu” lanjutnya

 

“Myeongsoo, Kim Myeongsoo, ini adalah suatu perbuatan yang baik, buat apa malu, justru kalau kamu malu itu berarti kamu bodoh, ya! Kamu bodoh kalau kamu malu dengan perbuatan yang kamu lakukan ini” ucap Myeongsoo sambil memejamkan matanya

 

“hah..” Myeongsoo menghela nafas, “lebih baik kembali saja ke rumah, mungkin Victoria sedang punya urusan sendiri yang tidak mau orang lain membantunya” ucap Myeongsoo

 

lalu Myeongsoo berjalan pergi kembali kerumah.

 

 

**********************

 

 

Nickhun telah sampai di rumah, saat dia mau melangkah menuju kamarnya, saat melewati ruang keluarga dia di tanya oleh ayahnya

 

“bagaiman? Sudah dapat investor?” tanya abeoji

 

“belum” ucap Nichkhun menghentikan langkahnya untuk pergi ke kamar

 

“sudah abeoji bilang, ide kamu ini ide gila, mana mungkin ada investor yang mau menginvestasikan uangnya untuk sebuah ide gila ini”

 

“aku tau itu, tetapi aku tidak akan menyerah, aku akan berusaha, aku lelah abeoji, aku mau kekamar dahulu, selamat malam” ucap Nichkhun berjalan menuju kamar

 

“hahh.. Anak itu, kalau sudah menjadi keinginannya dia akan sangat serius melakukannya” gumam abeoji

 

 

 

Nichkhun duduk di tepi ranjangnya, dia menyandarkan kepalanya dengan kedua tangannya menopang kepalanya

 

“hah… Aku harus bisa mendapatkan investor, kasihan anak-anak yang tidak bisa sekolah, pokoknya aku harus mendapatkan investor bagaimanapun caranya, aku tidak ingin anak-anak yang putus sekolah menjadi putus asa” ucap Nichkhun

 

Tiba-tiba ponnsel Nichkhun berdering

 

“yeoboseyo” sapa Nichkhun

 

“ya! Apa ini saudara Nichkhun?” tanya seseorang di seberang sana

 

“ya! Benar, ini siapa?” tanya Nichkhun

 

“aku mau menjadi investor untuk rencana kamu” ucap orang tersebut

 

“mwo????………….” ucap Nichkhun kaget

 

 

 

 

To be continued……………………………

 

Syukur, akhirnya chapter 8 selesai, bagaimana……… Bagaimana? Bagus kagak? Gaje kagak?, berikan komentarnya yah :) and tunggu chapter 9 :) , #psssttttt nih fanfic mendekati chapter-chapter terakhir :)

semoga readers sekalian suka yah dengan chapter 8 ini :) GOMAPSEUMNIDA, see you on “PROTECT MY GIRL chapter 9”

16 thoughts on “PROTECT MY GIRL chapter 8

  1. Duh ini bertabur bintang banget yaaaaaaaaa?? Duh duhh.. Aku baca karena ada WGMERS… di castnya.. Hehhe.. Aku bingung dan agak gimana bacanya karena bertabur bintang.. heheheh *duh mulai gak nyambung* Eumm Over all aku suka,, aku mikir pairingnya *Khuntoria, *YongSeo, *teukso, *Minstal, gituuuu bukan?? Trus *TaecYoon?? Apa YoonHae?? hahhaha, aku suka TaecYoon, ama KimSoohyun Zusy… *eh kebalik >< udahh ahh panjang lebar dan melanturr,,, hahhaha

  2. Wahhh mian baru komen di part ini… jeongmal mianhae….

    Aku suka semua couple yg da disini terutama n special for YONGSEO COUPLE…
    Yaaahhhh seo eon gx peka bnget ma kata2.y yong… kekeke

    Wah Kyak.y Yg bkal bntu khun appa itu pasti vic eomma kekeke *keingatWGM*…
    FIGHTING UNTK FF.Y chingu bkin ff YONGSEO dong jebal…

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s