Oppa, Give Me Your Love! [Chapter 12]

Length  :  Multichapter Story

Rating   :  PG

Genre    :  Romance, Comedy, Friendship

Author   :  Mayha Kang

Main Cast  :  Krystal Jung, Sulli Choi, Baekhyun Byun, Sehun Oh

Author’s Note   : Annyeonghaseyo! Ouh! Jeongmal jeongmal minhae, chap ini bner” lama publish’y >,< Mianhae, mianhae T.T Mmmm … entah ini kbar baik atau kbar bruk, ff ini tinggal 2 chapter lg baru selesai ^^ hehe
Special Big Thanks buat para readers yg baik hati yg selalu meninggalkan comment, like, & yg slalu setia menunggu dan mengikuti crita Oppa, Give Me Your Love! Kalianlah yg memberi sy smangat untuk trus melanjutkn dan membuat ff ini menjadi lebih baik ^^ Jeongmal jeongmal gamsahamnida ~ Keep RCL for my lovely readers! Thank’s juga buat Mizu saeng ku yg manis & baik hati yg udh buatin cover super duper kren buat ff ini ^^ Gomawo~ Ff ini aku buat dengan jerih payahku sendiri, jadi tolong menghargai karya orang lain. Don’t be silent readers and plagiator!

Prolog | Chapter 1 | Chapter 2 | Chapter 3 | Chapter 4 | Chapter 5 |Chapter 6 | Chapter 7 |    Cahpter 8 | Chapter 9 | Chapter 10 | Chapter 11

Happy Reading!

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Author’s POV
Flashback!

Krystal duduk termenung disalah satu sisi tempat tidurnya dan menatap lekat pada layar ponselnya. Setelah pengakuan cintanya ditolak oleh Baekhyun, ayahnya tiba-tiba mengiriminya pesan yang menyuruhnya untuk memikirkan kembali mengenai perjodohan yang telah ditawarkan. Krystal sungguh tidak berniat untuk ikut dalam perjodohan itu, namun ia terlanjur menyerah dengan perasaannya pada Baekhyun. Terlalu sakit baginya untuk tetap mempertahankan rasa cintanya.

Tiba-tiba ponsel Krystal kembali berdering. Sebuah panggilan dari ayahnya, mungkin karena dirinya tak kunjung membalas pesan ayahnya maka ayahnya menelpon.

“Eoh appa, wae?” tanyanya lemas.

“Krystal-ah ikutlah dalam perjodohan ini! Ini demi masa depanmu juga.” pinta ayah Krystal dari seberang telpon.

Krystal sudah menduga ayahnya akan memaksanya untuk ikut dalam perjodohan itu. Dan sekarang sudah tidak ada lagi alasan untuk menoloknya. Ia pun terdiam sejenak, memejamkan mata “Geurae, aku akan melakukan apa yang appa katakan.” ucapnya dengan suara parau.

Krystal berusaha untuk tidak peduli lagi terhadap perasaannya, meskipun terasa sangat menyakitkan. Ia juga tidak peduli lagi pada hidupnya. Ia bahkan rela jika harus dijadikan sebuah boneka yang akan dimainkan oleh ayahnya. Ia menyetujui semua yang dikatakan ayahnya. Setuju untuk ikut dalam perjodohan, pindah ke Cina dan bersekolah disana, mungkin juga akan tinggal disana untuk selamanya.

Flashback END_

***

Dari kejauhan tampak seorang namja tampan yang terlihat sedang menunggu seseorang. Yah, namja itu sedang menunggu kedatangan Krystal dari Korea. Selang beberapa menit yeoja yang sejak tadi ditunggunya pun datang.

“Annyeonghaseyo Krystal’ssi!” sapanya ramah.

“Nuguya?” tanya Krystal ketus, “Aah! Kau suruhan appaku? Kaukan yang disuruh datang kesini menjemputku?” tukasnya.

“Ye?” namja itu terlihat kecewa mendengar tebakan Krystal yang asal-asalan. “Animnida, perkenalkan aku orang yang akan dijodohkan denganmu. Xi Luhan imnida.” ucapnya sembari tersenyum ramah, namun senyumannya itu dibalas dengan tatapan sinis Krystal.

“Cih! Sepertinya kau terlihat sangat senang ikut perjodohan konyol ini.” erang Krystal lalu berjalan keluar bandara.

“Mari kubawakan kopermu!” tawar Luhan.

Krystal memberikan kopernya pada Luhan dengan kasar lalu kembali melanjutkan langkahnya. Luhan pun mengikutinya dan mencoba berjalan sejajar disampingnya.

“Aku sangat senang dijodohkan dengan yeoja manis sepertimu. Aku benar-benar beruntung.” gumam Luhan dengan ekspresi polosnya. “Dan juga aku datang menjemputmu karena kemauanku sendiri bukan karena disuruh oleh appamu. Aku sangat menyukaimu saat pertama kali melihatmu difoto.” celotehnya.

Luhan terus-menerus mengeluarkan celotehan-celotehan yang tidak penting dan sangat mengusik Krystal, “Shut up! Tidak bisakah mulutmu itu berhenti bicara?” bentaknya yang telah kehilangan kesabaran.

Luhan tersentak kaget mendengar teguran Krystal dan menatap penuh tak berdosa pada Krystal.

“Sekali lagi kau bicara, kubunuh kau!” ancam Krystal sambil memperlihatkan kepalan tijuannya didepan wajah Luhan.

Mereka pun berjalan menuju mobil Luhan yang terpakir di luar bandara dengan suasana yang sangat hening sehingga hanya suara derap langkah kaki disertai suara koper yang dituntun Luhan yang terdengar.

“Mau kemana kita sekarang?” tanya Krystal sinis yang telah duduk nyaman didalam mobil.

Luhan hanya menoleh dan menatap polos pada Krystal yang duduk disampingnya tanpa menjawab pertanyaannya. Krystal pun menjadi semakin kesal, “Yaa! Kau tuli? Aku tanya kita mau kemana sekarang?” bentaknya.

Sekali lagi Luhan tidak menjawab pertanyaan Krystal dan hanya menatapnya. Tetapi, Krystal langsung melotokan mata padanya sehingga ia memberanikan diri angkat suara.

“Ka…kau bilang aku tidak boleh bicara. Kau akan membunuhku kalau aku bicara.” kata Luhan polos.

Krystal tertegun mendengar Luhan. Mengapa ada namja yang sebodoh dia, “Stupid!” ucapnya, “Whatever! Lakukan yang kau mau, aku tidak akan bicara lagi padamu.” sambungnya.

“Jangan lakukan itu! Aku tidak ingin kau marah padaku. Kita baru saja bertemu, tidak baik kalau diawal pertemuan kita sudah berkelahi.” tuturnya.

“Terserah kau saja! Cepat jalankan mobilnya!”

“OK princess.”

“Stupid!” ketus Krystal.

***

Proses pembelajaran tengah berlangsung, tetapi hanya kelas 3-C yang terdengar gaduh karena guru yang bersangkutan tidak hadir. Para siswa terlihat sangat menikmati waktu luang tersebut, ada yang bermain, bergosip, bahkan menjahili satu sama lain. Namun, tidak dengan Baekhyun dan Sehun yang sibuk dengan aktivitas mereka sendiri. Sehun duduk malas sambil mencoret-coret buku yang ada diatas mejanya. Sedang Baekhyun sejak tiba di sekolah sudah terlihat tidak bersemangat. Rasa penyesalan menolak cinta Krystal masih membekas kuat dihatinya.

“Yaa, daripada menulis namanya lebih baik kau menemuinya!” tegur Baekhyun yang terusik dengan kelakuan Sehun yang terus mencoret-coret bukunya dengan menuliskan nama Sulli hingga hampir memenuhi satu halaman.

Sehun terkejut mendengar teguran Baekhyun. Spontan tangannya menutup bukunya secepat mungkin, “Kau tidak ada hak mengurus urusanku!” balas Sehun ketus.

“Temui dia sebelum dia menyerah pada perasaannya padamu!” pinta Baekhyun.

“Cih! Pintar sekali kau bicara seperti itu, padahal kau juga melakukan hal yang sama pada Krystal.” balas Sehun kesal.

“Makanya aku mengatakannya padamu karena aku tidak mau kau menyesal sepertiku.”

Mendengar kalimat terakhir yang terucap dari bibir Baekhyun cukup membuat Sehun tertegun dan kehilangan kata-kata. Ternyata Baekhyun menyesali perbuatannya yang menyia-nyiakan Krystal. Dan saat itu pula Sehun menyadari bahwa sebenarnya Baekhyun juga mencinati Krystal.

“Saat jam istirahat carilah dia di taman belakang sekolah! Dia sangat suka menyendiri disana.” Baekhyun kembali bergumam, nampaknya ia cukup mendukung hubungan Sehun dan dongsaeng kesayangannya, Sulli.

Setelah merasa tidak ada lagi yang perlu dikatakan pada Sehun, Baekhyun beranjak dari kursinya dan berjalan keluar kelas dengan lemas. Ia terus berjalan melangkahkan kakinya hingga sampai pada kelas Krystal. Dari balik jendela ia mendongakkan kepalanya, menatap ke dalam kelas. Namun, sayang ia tidak melihat sosok yeoja yang ia cintai disana. Dengan perasaan penuh kecewa, ia melanjutkan langkahnya yang kali ini tak tahu arah dan tujuannya.

***

Angin sepoi-sepoi membelai lembut rambut Sulli, berharap angin itu dapat membawa pergi kepedihan hatinya. Hanya suaran desiran angin yang menyambar lembut daun pepohonan yang menemaninya saat itu. Jam istirahat tengah berlangsung dan dapat ditebak bahwa saat ini Sulli sedang menyendiri di taman belakang sekolah, tempat favoritnya.

Suara derap langkah kaki seseorang samar-samar terdengar ditelinga Sulli. Sesegera mungkin ia melemparkan penglihatannya pada orang yang berjalan kearahnya.

“Sehun sunbae!” tegurnya tampak kebingunan.

“Eoh Sulli-ah, annyeong!” sapa Sehun kaku.

Apa yang membuat Sehun datang menemuinya? Apakah untuk menolak pengakuan cintanya? Hatinya belum siap merelakan cinta yang selama ini menghiasi hidupnya. Ia bahkan tidak sanggup untuk menatap mata orang yang berdiri dihadapannya sekarang. Segeralah ia membukkan badan, memberi hormat pada Sehun dan bergegas pergi. Tetapi, sebuah tangan yang begitu hangat menarik pelan lengannya agar menghentikan langkahnya.

“Sulli-ah mianhae.” gumam Sehun.

Kata maaf yang terucap dari bibir Sehun seakan menghantam keras dada Sulli. Ia langsung menafsirkan bahwa kata maaf itu adalah kata yang mewakili penolakan Sehun terhadap pengakuan cintanya.

“Gwaenchana sunbae.” balasnya masih membelakangi Sehun. Kesedihannya tak terbendung lagi hingga air matanya mengalir deras membasahi wajahnya. “Aku sadar aku sangat tidak pantas untuk sunbae. Aku hanya seorang gadis jelek dan bodoh. Nan … nan gwaenchana sunbae.” sambungnya.

Sulli berusaha menyembunyikan isak tangisnya dan tetap membelakangi Sehun agar tidak tahu bahwa dirinya sedang menangis. Ia sangat ingin segera menghilang dari sana, tetapi Sehun tetap memegang erat tangannya.

Sehun berpikir bahwa Sulli nampaknya salah paham padanya. Perlahan ia berjalan mendekati Sulli yang masih tetap membelangkanginya kemudian mendekap hangat tubuh Sulli yang sedikit gemetaran.

“Aniyo Sulli-ah. Aku datang ke sini bukan untuk mengatakan itu, tapi ingin memintamu untuk tetap mencintaiku.” jelasnya.

Sulli tertegun, tidak mampu lagi berkata-kata setelah mendengar perkataan Sehun. Sangat sulit untuk mempercayainya, ini bagaikan mimpi bagi Sulli. Bagaimana mungkin seorang Sehun membuka pintu hatinya dan menerima yeoja yang sama sekali tidak memiliki keistimewaan seperti dirinya.

“Mianhae Sulli-ah, selama ini aku selalu bersikap kasar padamu, selalu menyakitimu, dan tidak pernah memikirkan perasaanmu. Jeongmal mianhae.” kata Sehun.

Sulli hanya bisa menangis didekapan Sehun yang hangat. Saking bahagianya ia bahkan sulit untuk berbicara. Tidak ada satu katapun yang dapat mewakili rasa bahagianya saat ini.

“A…aniyo sunbae, sunbae tidak perlu minta maaf. Aku melakukan semuanya karena aku mencintai sunbae.” balasnya.

Sehun tersenyum manis pada Sulli. Ia baru saja menyadari bahwa dirinya sangat beruntung bisa dicintai oleh seorang yeoja seperti Sulli. Meskipun Krystal selalu menolak cintanya, tetapi ada sebuah cinta yang tulus yang diberikan Sulli untuknya.

“Sulli-ah, tetaplah mencintaiku dan jadilah kekasihku!” gumam Sehun sedikit malu.

Senyuman manis kemudian terukir dibibir Sulli, raut kebahagiaan tergambar jelas diwajahnya, “Dengan senang hati sunbae.” balasnya tanpa pikir panjang sembari menganggukkan kepalanya.

Mereka pun saling bertukar kasih sayang dengan sebuah pelukan yang sangat teramat mengahangatkan hati keduanya.

***

Bel istirahat pun berbunyi. Para siswa berbondong-bondong menuju kantin untuk mengisi perut mereka yang mulai terasa lapar. Ditengah-tengah keramaian dan kebisingan di kantin sekolah, terlihat Baekhyun sedang duduk menyendiri disudut pojok kantin. Secangkir cappuccino milk terhidang lezat diatas mejanya, tetapi tidak ada sedikit pun niat untuk mencicipinya. Ia malah sibuk mengutak-atik ponselnya. Sudah beberapa hari Krystal tidak terlihat di sekolah, ia menghilang sejak Baekhyun menolak cintanya. Baekhyun sudah mencoba menghubunginya berkali-kali, namun nomor Krystal yang ia hibungi tidak pernah aktif. Hal ini membuat Baekhyun semakin khawatir padanya.

“Eoh! Baekhyun oppa!” tegur Sulli yang datang bersama Sehun layaknya pasangan baru.

“Sulli-ah annyeong!” balas Baekhyun tak bersemangat, “Chukkae atas hubungan kalian.” sambungnya berusaha tersenyum.

“Gamsahamnida oppa.” balas Sulli, “Oppa eottae? Apa oppa sudah mengetahui keberadaaan Krystal?” tanyanya.

Baekhyun tersenyum tipis, “Belum.” jawabnya singkat.

Sehun yang sejak tadi diam, tertegun mendengar percakapan Sulli dan Baekhyun. Sebenarnya ia telah mendapat kabar dari Tiffany bahwa Krystal pergi ke Cina dan mungkin akan menetap disana. Dan untuk memastikan kebenaran informasi itu, ia berencana  datang ke Cina untuk mencari Krystal. Tetapi, ia tidak berniat untuk memberitahu hal ini kepada Sulli terlebih lagi pada Baekhyun. Jika benar Krystal pergi ke Cina, mungkin itu memang jalan yang tepat untuk melupakan Baekhyun, namja yang selalu menyakiti hati Krystal.

Baekhyun yang tidak ingin mengganggu momen kebersamaan Sulli dan Sehun pun segera pamit dan bergegas pergi.

“Krystal’ssi, sebenarnya kau ada dimana sekarang? Kasihan Baekhyun oppa, dia terlihat menderita dan sangat menyesal.” gumam Sulli yang perkataannya itu tidak ditujukan oleh siapapun.

“Menderita? Menyesal?” tanya Sehun yang terlihat bingung.

Sulli pun menjelaskan semua yang ia tahu pada kekasih barunya itu. Setahunya, setelah Baekhyun menolak cinta Krystal, Baekhyun tidak pernah lagi tersenyum bahagia. Terkadang hanya senyuman pahit yang ia coba ukir diwajahnya. Ia juga tidak pernah terlihat bersemangat seperti dulu kala saat Krystal masih ada disisinya. Ia terlihat sangat terpukul dan menyesal.

Setelah mendengar penjelasan dari Sulli, Sehun berpikir bahwa yang dikatakan kekasihnya ada benarnya. Ia sering mendapati Baekhyun keluar tanpa izin saat pelajaran sedang berlangsung dan tidak kembali hingga pelajaran usai. Dikelas, ia juga lebih banyak diam dan melamun. Jika terus seperti itu, maka ia akan terancam tidak lulus.

Sehun mulai berpikir dan akhirnya memutuskan untuk memberitahukan Sulli dan Baekhyun tentang keberadaan Krystal. Dan juga dengan melakukan hal ini bisa membalas utang budinya pada Baekhyun yang cukup membantunya mendapatkan kembali cinta Sulli.

“Mianhae Sulli-ah, sebenarnya Tiffany nuna memberitahukan padaku kalau Krystal ada di Cina sekarang dan kemungkinan tidak akan kembali lagi ke sini.” kata Sehun.

Sulli terkejut mendengar apa yang dikatakan Sehun padanya, “Ne? Apa yang dia lakukan? Dia tidak boleh meninggalkan kita seperti itu. Apa dia mau lari dari perasaannya? Lalu bagaimana dengan Baekhyun oppa? Sunbae, kita harus segera memberitahu Baekhyun oppa dan menyusul Krystal!” cercahnya.

‘Majayo Sulli-ah! Aku juga berpikir seperti itu.” balas Sehun semangat.

“Mereka saling mencintai, jadi mereka tidak boleh berakhir tidak jelas seperti ini. Sunbae, kita harus membantu mereka!” tegas Sulli yang tak kalah semangat.

Kini mereka telah membulatkan tekad untuk mempersatukan kembali sahabat-sahabar mereka. Saking semangatnya, spontan Sehun menarik lembut tangan Sulli yang membuat Sulli menjadi salah tingkah.

“Omona! Apakah ini rasanya memiliki namjachingu? Eottokhe?” batinnya.

Sehun bingung melihat Sulli yang tiba-tiba menjadi salah tingkah, “Sulli-ah waeyo?” tanyanya.

“Ne? A…aniyo sunbae.” jawab Sulli.

Bulatan kecil berwarna merah seperti tomat kini muncul dikedua pipi Sulli. Sehun yang melihatnya lalu menyunggingkan senyuman pada Sulli dan membelai lembut kepala sang kekasih.

***

Krystal terlihat sedang menunggu Luhan di ruang tamu yang cukup megah. Ia mengedarkan pandangannya kesekeliling ruangan itu yang masih terasa asing baginya, kemudian menatap lekat pada cincin yang melingkar indah dijari manisnya.

“Mianhae chagiya, apa kau sudah lama menunggu?” tanya Luhan.

“Yaa! Sudah ku bilang jangan panggil aku seperti itu!” gerutu Krystal.

“Waeyo? Aku kan namjachingumu, kau sudah tunangan denganku, kenapa tidak boleh?” tukas Luhan sembari memasang wajah tidak berdosa pada Krystal.

“Aish! Terserah kau saja!” balas Krystal ketus dan berjalan pergi mendahului Luhan.

Luhan pun segera mengejarnya dan merangkul lembut Krystal, “Baiklah yeojachinguku yang cantik, kau mau jalan-jalan kemana sekarang?” rayunya.

“Hajimaaaaaaaa!” pekik Krystal sembari menjauh dari rangkulan Luhan. Tetapi, Luhan tetap saja mencoba lengket pada Krystal dengan sejuta jurus rayuan manisnya hingga membuat Krystal merasa lucu dan akhirnya mulai tertawa.

Minggu lalu Luhan dan Krystal telah melangsungkan pertunangan mereka atas dasar kesepakatan kedua orang tua mereka. Luhan sangat menyetujui pertunangan yang tiba-tiba itu, tetapi Krystal sangat sulit untuk menerimanya. Ia belum bisa bahkan tidak bisa untuk mengganti Baekhyun dengan orang lain dari hatinya. Namun, ia sudah terlanjut pasrah pada nasib cinta dan kehidupannya dan bersikap tak peduli pada hal itu sehingga ia pun ikut menyetujuinya meskipun hatinya menolak.

Luhan terlihat fokus mengemudikan mobilnya, sesekali ia melirik Krystal yang duduk disampingnya untuk menggodanya. Ia sangat senang menggoda Krystal karena dengan menggodanya ia bisa melihat senyumannya yang sangat manis. Ia ingin terus melihat Krystal tersenyum lepas, tersenyum bahagia tanpa beban yang selalu ia pikul meskipun Luhan sama sekali tidak tahu beban berat apa yang dipikulnya.

Ditengah-tengah perjalan, tiba-tiba ponsel Krystal berdering. Krystal menatap bingung pada layar ponselnya karena tidak tahu siapa yang menelponnya. Dengan ragu ia menjawab panggilan itu, “Yeoboseyo.” ucapnya.

“YAA JUNG KRYSTAL BABOYA! Kenapa kau tidak bilang padaku kalau kau pergi ke Cina? Kau sudah tidak ingin bersahabat denganku? Kau sudah membuangku? Kau tahu, aku sangat khawatir padamu! Tiba-tiba saja menghilang! Dimana kau sekarang?” cercah seseorang dari seberang telepon yang ternyata adalah Sehun.

“Se…sehun-ni?”

“Iya, ini aku Sehun. Siapa lagi yang akan menelpon seperti ini padamu kalau bukan aku! Dimana kau sekarang?”

“A…aku…” Krystal nampak berpikir untuk memberitahukan Sehun tentang keberadaannya sekarang.

“Tenang saja, aku kesini hanya ingin memastikan keadaanmu. Katakan dimana kau sekarang!”

Setelah mengetahui keberadaan Krystal, Sehun langsung mengadakan janji untuk bertemu dengannya disalah satu cafe saat ini juga. Luhan pun langsung mengantar Krystal menuju cafe yang dimaksud Sehun. Ia sangat senang dan bersemangat karena Krystal mau memperkenalkan dirinya dengan sahabatnya.

***

“Kajja! Aku sudah mengatur semuanya.” gumam Sehun.

Sehun telah berbohong pada Krystal. Ia tidak mau mengatakan bahwa ia tidak pergi sendirian ke Cina, melainkan bersama Baekhyun dan Sulli. Dia takut jika mengatakan yang sebenarnya Krystal tidak akan mau bertemu karena tidak siap bertemu dengan Baekhyun.

“Yaa Byun Baekhyun! Aku menyerahkan semua ini padamu. Hanya kau yang bisa membujuk Krystal untuk kembali ke Korea. Dan juga katakan perasaanmu yang sebenarnya, jangan membuatnya sakit lebih lama!” tutur Sehun.

“Tanpa kau suruh aku juga akan melakukannya. Geundae, jeongmal gomawo tanpa bantuanmu mungkin aku benar-benar akan kehilangan Krystal.” balas Baekhyun sembari menyunggingkan senyuman tulus untuk pertama kalinya pada Sehun.

“Tidak usah dipikirkan! Aku juga melakukan semua ini karena ingin balas budi padamu. Tanpa bantuanmu juga aku tidak akan bisa mendapatkan kembali cinta Sulli.” balas Sehun yang juga ikut tersenyum tulus pada Baekhyun.

“Oppa fighting!” seru Sulli menyemangati Baekhyun.

***

Luhan dan Krystal lebih dulu sampai disebuah cafe yang bernuansa santai nan sejuk, yang memberi keceriaan bagi para pengunjugnnya. Mereka berdua tampak sedang bercanda ria menunggu kedatangan Sehun. Sejak bertunangan dengan Luhan, Krystal terlihat lebih sering tersenyum dari sebelumnya.

“Aku tidak sabar ingin segera bertemu dengan sahabatmu.” kata Luhan sangat antusias.

“Tapi dia itu sangat dingin pada orang lain, jadi kalau ada kata-katanya yang cukup kasar jangan dimasukkan ke hati.” jelas Krystal.

“Tenang saja chagi! Sekasar apapun perkataannya tidak akan bisa masuk ke hatiku karena hatiku telah penuh dengan segela hal tentangmu.” gombal Luhan.

“Mwoya!” Krystal nampaknya termakan oleh rayuan gombal Luhan karena sukses membuatnya tersenyum malu.

Selang beberapa menit seorang namja berpenampilan menarik muncul dari balik pintu cafe. Akhirnya orang yang sejak tadi ditunggu-tunggu pun datang.

“Eoh, Sehun-ah!” seru Krystal, “Annyeo…..” Krystal hendak menyapa Sehun, tetapi ia seketika terkejut saat melihat sosok namja yang sangat ia kenali berjalan dibelakang Sehun.

“Bae…baekhyun oppa.” gumamnya pelan. Apa yang harus ia lakukan sekarang? Berlari memeluknya? Pura-pura tidak mengenalnya? Entahlah! Krystal hanya bisa terdiam sambil menggigit bibirnya karena berusaha menahan air matanya yang tiba-tiba ingin jatuh. Mata Krystal dan Baekhyun saling memandang, membawa perasaan rindu yang sangat mendalam diantara keduanya. Suasana seketika menjadi hening.

“Annyeonghaseyo! Xi Luhan imnida, bangapseumnida. Apa kalian sahabat-sahabatnya Krystal? Perkenalkan, aku tunangannya.” suara Luhan memecah keheningan, tidak hanya memecah keheningan tetapi juga memecah harapan Baekhyun untuk bisa kembali bersama Krystal.

Sehun dan Sulli juga tak kalah kaget mendengar ucapan Luhan. Pupus sudah segala harapan Baekhyun. Sudah tidak ada lagi kesempatan untuknya, kesempatan untuk menyampaikan perasaan yang sesungguhnya pada Krystal. Tampaknya rasa penyesalannya itu akan ia bawa sampai mati.

“An…annyeonghaseyo.” sapa Baekhyun berusaha tersenyum meskipun terasa sangat sakit untuknya.

Sehun tidak tinggal diam. Ia hendak meminta penjelasan atas semua ini pada Krystal, tetapi Sulli segera menahannya karena berpikir untuk menunggu tindakan dari Baekhyun.

Kini mereka berlima duduk bersama dan saling melempar tatapan satu sama lain. Hanya Luhan yang tampak ceria dan santai karena sama sekali tidak mengetahui apa yang sebetulnya telah terjadi diantara mereka. Minuman yang mereka pesanpun telah datang, Krystal yang masih merasa shock mencoba menuguk sedikit minumannya. Baekhyun yang sejak tadi mengamati Krystal tidak sengaja melihat cincin yang melingkar dijari manisnya. Cincin itu sama persis dengan cincin yang melingkar dijari Luhan.

“Aku sangat senang bisa berkenalan dengan kalian. Aku harap kita semua bisa berteman baik.” kata Luhan, “Kalian sangat beruntung punya sahabat seperti Krystal, tetapi aku lebih beruntung karena bisa bertunangannya dengannya.” guraunya, mencoba membuat mereka tertawa karena sejak tiba mereka hanya terdiam satu sama lain.

Sekeras apapun usaha Luhan untuk mencairkan suasana, tetap saja mereka tetap diam. Tidak ada satupun yang tertawa bahkan tersenyum mendengar gurauannya hingga akhirnya Baekhyun memutuskan untuk memaksakan dirinya tertawa, “Kau benar! Kau sangat beruntung! Kami juga senang Krystal bisa bertunangan dengan orang sepertimu.” gumamnya sembari tersenyum pahit.

Krystal tertegun mendengar perkataan Baekhyun. Ia tidak mengerti mengapa Baekhyun mengatakan hal sekejam itu. Apakah dia datang ke Cina hanya karena ingin mengucapkan selamat atas pertunangan yang sama sekali tidak diinginkannya? Yang jelas ucapan Baekhyun telah membuat hati Krystal semakin tak karuan.

“Oppa geumanhae!” bentak Krystal, “Apa ini yang oppa ingin katakan padaku? Jeongmal jeongmal gamsahamnida, oppa sudah jauh-jauh datang kesini karena ingin menyelamati pertunanganku. Tapi bukan ini yang ingin ku dengar dari oppa, bukan ini!” erangnya.

Baekhyun hanya tertunduk diam tak sanggup menatap Krystal, Sehun dan Sulli pun tidak mau angkat bicara yang nantinya akan memperburuk suasana. Sedang Luhan semakin bingung dengan apa yang telah ia saksikan. Mengapa Krystal tiba-tiba marah? Bukankah bagus kalau temannya memberi selamat atas pertunangannya? Ia kemudian menatap lekat pada Krystal. Dilihatnya Krystal yang tengah memandang Baekhyun dengan tatapan yang begitu tulus, tatapan yang tidak pernah ia dapatkan selama menjadi tunangannya.

Hanya dengan memperhatikan Krystal, Luhan akhirnya mendapatkan jawaban dari semua kebingungannya. Ia kemudian menghela napas panjang, dadanya terasa sesak untuk mengakuinya, “Ternyata kalian saling mencintai.” batinnya.

“Geurae! Lakukan yang oppa inginkan! Aku juga sudah tidak peduli lagi!” erang Krystal, “Byun Baekhyun aku sangat membencimu!” teriaknya sekeras mungkin hingga membuat semua pengunjug cafe menoleh kearahnya.

Karena sudah tidak kuat lagi menahan kesedihan serta air matanya, Krystal buru-buru pergi meninggalkan mereka.  Luhan pun segera mengejarnya. Sedang Baekhyun tidak ada lagi yang bisa ia lakukan selain menunduk pasrah.

Kini tinggallah mereka bertiga di cafe itu. Sehun yang sejak tadi ingin marah berhasil mengontrol emosinya. Menurutnya, Baekhyun tidak dapat disalahkan atas kejadian ini. Ia mengerti bagaimana sakit dan kecewanya Baekhyun saat ini.

“Oppa gwaenchana?” tanya Sulli khawatir pada Baekhyun yang masih tertunduk lemas.

Baekhyun mengangkat kepalanya perlahan, berusaha tersenyum dan tetap tegar, “Nan gwaencahan Sulli-ah. Mianhae, aku sudah mengacaukan semuanya.” jawabnya.

“Aniyo! Kau tidak salah. Dalam hal ini memang tidak ada yang bisa disalahkan.” gumam Sehun sembari menatap iba pada Baekhyun.

Baekhyun hanya bisa tersenyum pahit pada Sehun dan Sulli. Sudah tidak ada lagi yang bisa ia lakukan selain menhadapi kenyataan bahwa Krystal telah menjadi milik orang lain.

To Be Continued . . .

53 thoughts on “Oppa, Give Me Your Love! [Chapter 12]

    • Iya tuh chingu, otak’y Baekhyun mesti d’pintarin dlu deh -__-
      ntr aku ajarin, kalo perlu aku ajarin bilang cinta ke aku :D wkwkwk
      Ne, next chap’y akn sy publish scepat’y chingu ^^ D’tunggu yah chingu yg baik hati ~

  1. Omo! Xi Luhan?! Jadi tunangannya krystal!? Huaaaaa… Aku lebih suka Krystal sama Baekhyun! Luhan terlalu imut dan manis untuk Krystal… :'( .. Tapi, kenapa Baekhyun diam aja? Kok nggak nyatain perasaannya yang sebenarnya? Kenapa juga Krystal ditolak..? Uwwwaaaaa! Sehun dan Sulli sekarang pacaran! Mereka terlihat cocok! Aku suka cerita ini… :) .. Author abis darimana aja sih? Lagi sibuk yah.. Banyak tugas gitu? Emang lagi sibuk apa sih authornya? Soalnya aku lagi agak bosen.. Karena nggak ada cerita ini.. Untung aja! Setelah selesai nonton cuplikan konsernya smtown .. Aku langsung baca ini! Padahal besok harus sekolah.. Tapi, malah begadang! #curhat -_- .. Author! Next chapter ditunggu yah! Jangan lama-lama lagi.. Ntar aku bisa galau.. Ditunggu! ^^

    • Iya chingu, tunangan’y Krystal itu Luhan ^^ Entahlah chingu, mungkin Baekhyun shock berat denger Krystal udh tunangan ama orng yg imut”y sebelas dua belas ama dia :D wkwkwk

      Selamat buat HunLi couple yah chingu ^^ yuk minta pjak jadian ama mreka! :D

      Iya nih chingu, tugas aku pda numpuk T.T *curhat* jeongmal mianhae kalo aku publish’y kelamaan :'(
      Hehe, td mlam aku jg nnton chingu ^^
      Ne, next chap’y akn sy publish scepat’y chingu ^^ D’tunggu yah chingu yg baik hati ~

    • Iya nih chingu, mianhae kalo aku publish’y kelamaan :(
      mungkin Baekhyun g’ enak hati mau ngerusak hubungan Luhan ama Krystal chingu …

      Ne, next chap’y akn sy publish scepat’y chingu ^^ D’tunggu yah chingu yg baik hati ~

  2. Ternyata Luhan ya muncul. Semakin penasaran sama kelanjutan ceritanya, Sulli Sehun udah seneng, tinggal BaekStal.. Luhan sama aku berarti hehe.. Semangat author buat bikin Chapter selanjutnya!!

    • Hehe, iya chingu ^^ Chingu setuju g’ kalo tunangan’y Krystal itu Luhan?
      Buat Hunli udh happy, tinggal Baekstal’y aja yg msih sad :(
      Luhan buat aku aja chingu :D wkwkwk

      Ne, next chap’y akn sy publish scepat’y chingu ^^ D’tunggu yah chingu yg baik hati ~

  3. ich baekhyun babo bget sich,knpa gk lnsung aja nyata’in prasaanX& mnta maaf sma krystal,,..!!!
    aduh mkin pnsaran nich sma klnjutannya,,.!!
    next part jngan lma2 ya okey,,..!!!

    • Iya nih chingu Baekhyun babo bgt -__- ntr aku skolahin lg dri sd biar bisa bilang cinta k’Krystal *eh apa hbungan’y -_______-”
      hehe :D

      Ne, next chap’y akn sy publish scepat’y chingu ^^ D’tunggu yah chingu yg baik hati ~

  4. hua….. aku pengen nangis, seneng, marah… pokoknya campur aduk…
    knp baekhyun bodoh bgt sih…. :(
    selamat buat sehun ma sulli y uda resmi jadian…..
    chingu ayo cepetan diterusin… ini ntar berakhir di chapter brp chingu?
    chingu jangan lama” dong nerusinnya… semangat Chingu!!! ^^

    • Wow! Rasa nano nano dong chingu :D wkwkwk
      iya nih chingu, Baekhyun babo babo jeongmal babo! Tp mungkin dy g’ bisa bilang prasaan’y k’ Krystal krna g’ enak mau ngerusak hubungan Krystal ama Luhan :(

      Iya, selamat deh buat Hunli couple ^^ mmmm … 2 chap lg chingu :) D’ikutin trus crita’y yah
      Ne, next chap’y akn sy publish scepat’y chingu ^^ D’tunggu yah chingu yg baik hati ~
      semangat! ^^

    • Iya chingu, Baekhyun menyedihkn bgt :'( udh jauh” ke Cina trnyata Krystal’y udh tunangan…
      lgian dia’y jg sih, dlu Krystal mau bgt sma dia, eh malah d’tolak, skrang nyesel sndri deh :(

      Next chap’y akan sy publish scepat’y chingu ^^ D’tunggu yah chingu yg baik hati :)

  5. rasain Baekhyun gara2 lu plin plan cewe semenarik Krys mah banyak yg ngantri ckckckcckckckckc tapi tenang aja ending dy ama kamu kok *so tew bangget gw

  6. authoorrr.. saya ampe mehe-mehe dipart ini.. akhirnya bacon ngejer” kyrissi.. thor.. feelnya mkin hari makin dpett.. buat bacon jealous trus tuh.. *maafya bacon oppa*

    • Iya reader, akhir’y Baekhyun ngejar krys jg ^^
      hehe, gomawo chingu :)
      Hahaha, jgn dong chingu! Ntr baekki’y kelamaan galau >,< hahaha

      Udh mau tmat nih chingu, d'ikutin trus crita'y yah chingu yg baik hati ^^

  7. ya ampun kok masalahnya cintanya Baek-Stal makin rumit aja sih thor, tapi akhirnya Krystal tetep sama Baekhyun kan thor bkn Luhan, jeball #ngasih puppy-eye breng baekhyun#

    chap 13-nya ditunggu yah eon :)

  8. Waaaa daebak !! ^^ sebenernya sih ga terlalu suka baekstal, hmmm semacem baek nya terlalu imut buat krys, tapi bagus ceritanya :D ditunggu ya part 13 nya…

    • Hahaha :D jd dodol yah chingu? Brarti bs d’mkan dong, wah enak tuh! *loh koq jd g’ nyambung yak* -_- wkwkwk
      Gpp chingu, aku jg mian trlambat reply komen km :(
      Gomawo chingu udh ninggalin komen ^^

  9. Annyeong, aku reader baru. Mian langsung comment chapter ini, abis penasaran ama story nya. Geregetan liat Baekhyun oppa yang ribet banget -____-
    tapi untungnya Sehun malah cepet jadiannya ama Sehun. Aaa~ cute couple~
    Tiba-tiba si Luhan oppa dateng, pas banget. Kelamaan sih baekhyun oppa, mudah2an cepet jadian deh Krystal-baekhyun oppa.
    Daebaaak chingu , suka banget baca FF nya , bikin galau aja. Kekeke~
    Jadi suka ama dua couple baru ini ^_^
    Lanjutannya dmana author ?

    • Annyeong chingu ^^ bangapta ~ gpp koq, yg penting d’komen :D hehe
      iya, baekhyun emg ribet bgt, g’ ada susah’ykn kalo langsung bilang ke krystal kalo dy jg sbenar’y suka -_-
      wah, km lebih dkung baekstal dripda hanstal yah? :D wkwkwk
      hehe … gomawo chingu ^^ lnjutan ada koq, bisa kunjungi wp sy http://mayhajiyookang.wordpress.com/ jgn lupa d’follow jg yah chingu :) gomawo ~

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s