(TwoShoot) My (2nd) Girl

Title : My (2nd) Girl

Sub Tittle :  The Option

Author : kimmyelf

Main cast : Kim Myung Soo / L (Infinite) , Lee Hyeri (OC)

Rating : PG-14

Genre : Romance

“Aku bosan dengan hidupku! Entah kenapa semua selalu berjalan datar. Aku tak pernah tertawa sampai terbahak – bahak atau menangis , kecuali jika aku rindu dengan orangtuaku. Dunia seperti biasa saja dan tak ada yang menarik. Mungkin ada yang salah denganku? Haruskah aku mencari sesuatu yang berbeda? Tapi bagaimana caranya?”

,,

Lee Hyeri , seseorang yang rajin belajar , pintar dan tak suka membuat masalah. Sehingga hidupnya aman – aman saja tanpa gangguan yang berarti dari orang lain.

Di umurnya ke 17 ini, ia harus tinggal sendiri di rumah kontrakannya karena kedua orang tuanya telah meninggal pada sebuah kecelakaan 2 tahun yang lalu.

Malam ini dengan mata yang sayu karena kecapekan setelah mengikuti pelajaran olahraga yang menguras tenaganya , dia berjalan sendiridi trotoar jalan untuk menuju kedai ramen. Sebuah jaket warna pink bergambar kucing di tengah yang sedikit lusuh menemaninya melawan udara dingin malam hari.

Setelah beberapa saat akhirnya dia sampai di kedai itu. Pukul 7 malam kedai ramen ini tampaknya cukup ramai. Banyak orang – orang yang datang membawa keluarga dan pasangan mereka. Hyeri yang duduk di meja paling pojok terkadang melihat iri kea rah sebuah keluarga yang sedang bercengkrama si meja depannya.

Semakin lama kedai semakin ramai. Walaupun begitu pengunjung terus saja berdatangan. Untuk sekian kalinya pelayan mengatakan salam “ selamat datang~ “ kepada pengunjung yang baru saja masuk. Hyeri mengarahkan pandangannya ke pengunjung baru itu dan tiba – tiba tersentak melihat seseorang yang dilihatnya. Mie  ramen yang berada di mulutnya hampir saja ia muntahkan semua.

Tampak sepasang laki – laki dan perempuan muda duduk 2 meter di depan Hyeri. Hyeri mengenal seorang laki – laki itu sebagi Myung Soo, teman satu kelasnya. Sedangkan perempuan yang duduk di depan Myung Soo, Hyeri tidak tahu siapa dia.

Hampir satu jam lebih  mereka berdua duduk disana sambil saling berpegangan tangan mesra. Terkadang mereka saling bercanda dan tertawa bersama. Mereka tampak sekali seperti sepasang kekasih.

Mie ramen Hyeri telah habis bahkan kuah sisanya telah dingin tapi entah kenapa dia belum mau bergerak dari tempat duduknya sebelum mereka berdua pergi juga.

………………—————–…………….

HYERI P.O.V

Pelajaran matematika berjalan dengan bosan. Kali ini Mr Jung sedang menerangkan beberapa soal di bab 2. Seluruh anak di ruangan ini tampaknya sudah tak tertarik lagi untunk mendengar ceramahnya. Dan seperti biasa, hanya aku yang mencatat segala yang diterangkan oleh Mr. Jung di papan tulis.

“Hyeri, nanti aku pinjam catatanmu ya.. aku malas mencatat~ “ tiba – tiba seseorang menganggetkanku, membuatku sedikit mengangkat pundak.

Ku lihat Yu Ra yang duduk di sampingku memberika senyumannya kepadaku. Aku berkata tidak dalam hati, tapi tentu saja yang terucap di bibir ku adalah “ iya~ “ . Jadi, sebodoh ini kah aku, bisa diperalat orang lain??Hyeri,. Pabo!!

  ,

Walaupun aku fokus dalam pelajaran Mr Jung tetapi terkadang saat aku melamun aku teringat kejadian kemarin malam di kedai ramen. Aku menengok ke pojok kanan belakang dimana Myung Soo selalu duduk disana. Mejannya kosong! Myung Soo tidak ada. Dimana dia?

………………….

“Hyeri, dari pada kau melamun saja bawa buku – buku ini ke perpustakaan..” kata Mr Jung.

Aku kaget dan memandang Mr Jung dengan bingung. Walaupun begitu aku menuruti perintahnya.

30 buku ku angkat dengan susah payah ke perpustakaan. Aku masuk ke ruangan itu dengan sedikit takut. Tak ada seorang pun disana.

Dan aku bisa bilang bahwa perpustakaan ini sangatlah tidak terawat, aku selalu berfikir kenapa kepala sekolah tak melirik salah satu ruangan yang sangat penting bagi murid – muridnya ini dan memperbaiki keadaannya. Tak ada petugas berjaga, lantai yang berdebu, buku – buku yang tak tertata rapi. Pantas saja tak ada pengunjung yang mau datang.

Aku menaruh buku yang ku bawa di atas sebuah rak buku lalu setelah itu mulai berjalan keluar. Tapi tiba – tiba mataku melihat seseorang yang sedang duduk di lantai tepatnya di bagian belakang ruangan ini. Wajahnya terhalang oleh rak – rak buku sehingga aku hanya bisa melihat sepatunya saja.

Dengan takut  dan rasa penasaran yang tinggi aku mendekati orang itu. Semakin lama jantungku berdegup kencang. Dan akhirnya hanya bisa membuka mulutku kaget saat melihat siapa orang itu.

Kim Myung Soo!

Aku memandang wajahnya dengan lekat. Memastikan bahwa dia hanya tertidur dan bukan mati. Awal peratama aku melihatnya ku kira dia adalah sebuah mayat yang tergeletak di lantai, tapi akhirnya aku bisa bernafas lega melihat dia hanya tertidur….disini?

……………………~

AUTHOR P.O.V

Tanpa sepengetahuan Hyeri sendiri, ia tak sadar bahwa ia sudah cukup lama dalam posisi ini. Wajah tidur Myung Soo mengunci tatapan mata Hyeri untuk tetap berada disana.

Sejak kapan dia setampan ini? Bahkan saat dia tidur seperti ini ia tetap tampak tampan..

 

Hyeri tampaknya tak mau bergerak dari posisinya.

Pantas saja banyak yang menyukainya… Aku juga mau jadi pacarnya~

Dengan cepat Hyeri menutup mulutnya dengan tangannya. Walaupun dia hanya mengatakan itu di dalam hatinya entah kenapa ia merasa takut jika orang yang ada di depanya tahu apa yang dipikirkannya.

 

Pabo.. Hyeri! Apa yang kau pikirkan??!

Ia pun menggeleng – gelengkan kepalanya mencoba untuk membuyarkan pikirannya.

Tapi percuma saja, saat ia kembali melihat ke wajah Myung Soo ia pun berimajinasi lagi. Ia mengamati wajah laki – laki di depannya. Hidungnya yang mancung, bibirnya yang terlihat lembut, rambutnya yang jatuh hingga alisnya , semua tampak manarik di mata Hyeri.

“Sedang apa kau?”

Tanpa membuka mata , Myung Soo berkata pada Hyeri. Hyeri tersentak kaget. Kali ini Myung  Soo membuka matanya yang masih sayu dan mencoba berdiri. Tepat saat ia berdiri didepan Hyeri yang masih terpaku disana ia berkata…

“Tidak sopan memandang seseorang yang sedang tidur selama itu. Apalagi orang itu bukan siapa – siapamu.” Katanya sambil tersnyum manis.

Entah kenapa tiba-tiba Hyeri merasakan detak jantungnya berdegup kencang. Senyum itu bagaikan hipnotis baginya. Yang awalnya dia takut, sekarang ia bahkan juga ingin tersenyum juga bersama Myung Soo. Matanya yang ikut menyipit saat senyumanya mengembang segalanya begitu indah..~

Tak ada kata yang keluar dari mulut Hyeri, sampai Myung Soo melewatinya untuk pergi.

Tidak jangan pergi! Aku ingin melihat senyuman itu lagi~ Kumohon jangan pergi~!

 

Hyeri mengepalkan tangannya sambil menutup matanya. Ia tak ingin melakukan ini tapi hatinya berkata lain.

………………..~

HYERI P.O.V

“Kemarin malam . . . . wanita itu. . . siapa dia??”  kataku masih membelakanginya.

Langkahnya berhenti. Aku tahu dari langkah sepatunya yang tak bersuara lagi.

Aku memberanikan diri berbalik badan dan melihat punggungnya.

“Di kedai ramen. . siapa wanita itu??”

Aku tak bisa mengontrol otaku. Entah kenapa aku ingin membongkar semuanya.

“Kau melihatnya? Sudahlah lupakan saja..~” jawab Myung Soo beberapa saat. Aku tahu dia tersenyum mencomooh ku di balik punggungnya.

“Lagi pula apa urusanmu?” katanya sambil menegok ke kiri. Memeperlihatkan wajah bagian kirinya tanpa berbalik badan.

Aku mengepalkan kedua tangannku dengan kuat disamping.

“Akan kukatakan pada Bora!” gertakku.

Dia tak menjawab. Dan mulai melangkahkan kakinya untuk pergi.

Aku melihat ke arah Myung Soo, sebelum ia semakin jauh aku harus menghentikannya!

 

“Memohonlah kepadaku untuk tidak mengatakannya pada Bora!!” Lanjutku lagi dengan sedikit berteriak. Pabo-ya!

Ku rasakan badanku bergetar. Walaupun begitu aku masih punya kepercayaan diri untuk manatap wajahnya saat dia tiba – tiba berbalik badan memandangku.

“Apa yang kau katakan heh?” tanya Myung Soo sambil menyipitkan mata.

.

“ Atau. . .” Myung Soo menatapku dengan ekspresi wajah bertanya – tanya.

 

“Jadikan aku pacarmu juga…~” kataku dengan hati – hati.

Ku tatap matanya lekat, mencoba mencari kepercayaan-nya bahwa yang ku katakan bukanlah main – main. “ Sehingga aku tidak akan mengatakannya pada Bora..”lanjutkku dengan pelan.

Jika aku bisa, aku akan berlari sejauh mungkin sekarang juga. Tapi tidak bisa, dan ku kira Myung Soo pun dari ekpresi wajahnya ia tak tahu apa yang harus ia katakan.

Diam untuk beberapa saat. Tak ada kata yang keluar dari mulut kita berdua. Aku memaki diriku sendiri setelah sadar apa yang ku katakan.

Ku lihat bibir Myung Soo mulai membentuk lengkungan senyum. Aku menemukan secercah harapan disana.

“Hyeri??? Ada apa denganmu? Kau bukanlah tipe wanita yang seperti ini.. apa hari ini kau sedikit.. gila?” katanya mengejek.

Aku cemberut. Tapi medengar namaku yang di sebutnya untuk pertama kali sejak kami satu kelas bagaikan anugrah untuku.

“Tidak..” kataku menggelengkan kepala. “Aku tidak bercanda..~ jadi.. bagaimana?” tanyaku sekali lagi.

Myung Soo melihatku dengan tatapan berfikir. Ia menundukan kepala sambil tersenyum lalu melangkah mendekatiku.

Tepat satu langkah berada di depanku dia berhenti. Aku pun menundukan kepala tak berani menatap wajahnya. Tiba – tiba aku merasakan sebuah tangan menepuk pelan kepalaku. Seperti sebuah penghilang rasa sakit aku hanya bisa diam merasakannya. “Baiklah..~” katanya lembut. Aku tersenyum diam – diam. Tak ingin bicara sepatah katapun takut jika ia kan pergi lagi. Aku hanya mengikuti apa yang dilakukannya.

Myung Soo turun menyentuh wajahku dengan tangan kanannya , kurasakan sekujur tubuhku bergetar. Ia mengangkat wajahku dengan tangannya sehingga aku sekarang memandang wajahnya.

“Jadi.. mulai hari ini kita resmi berpacaran?” dia bertanya padaku dengan masih dengan posisi seperti ini.

Aku bingung untuk menjawabnya. Aku tidak bisa mengangguk untuk memberikan jawaban padanya. Yang aku lakukan adalah tersenyum kepadanya

Dia tersenyum ke arahku juga.

“Artinya aku boleh untuk……” Myung Soo menundukan badannya untuk menyamakan tinggi wajahnya dengan wajah ku  lalu mulai mendekat.

Jantungku berdegup kencang, apa yang dia lakukan?

TO BE CONTINUE

……………………………………………………//……………………………………………………..

Annyeong!! :D

Kali ini lagi suka sama Infinite jadi saya memilih L sebagai tokoh utama di FF saya. Ini pertama kalinya juga buat cerita castnya Infinite sama OC lo..semoga banyak yg suka yah :) Tell me your opinion. Actually, saya dapet ide cerita dari sebuah komik yang aku lupa judulnya -,- Credit untuk komik itu :D

Bukankah dia tampan *_* ??


Photobucket

Take a look forward please :D love you all my readers.. and I love you ‘infinite’ ^^

22 thoughts on “(TwoShoot) My (2nd) Girl

  1. itu mah ganteng pake banget Thor ..
    i love Myungsoo, i like this story .
    tapi L cakep2 ga setia ih,jadi gimana gitu rasanya :(
    oke,next part ditunggu ya :)

  2. Author.. author… nggak usah ditanya lagi apakah Myungsoo itu ganteng apa nggak.. dia kan super tampan. bagus thor! lanjutin ya….

  3. “bukankah dia tampan??”

    R u kidding me???
    Tentu sajaaaaaaaaa!!!!

    Gosh!!!! Aku g bsa branti teriak…
    Hahahahaha…
    Makasiiiihhh udah berbagi photo2nyaaa… ;)

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s