School Detective! [PART 4]

image

Title: School Detective!
Sub-Title: Something Called “Love”

Author: @YoojangmiB2uty

Genre: Teen-Romance, Thriller, Mystery, School, Fantasy

Length: Chaptered

Rating: PG13

Cast:
– INFINITE ‘s L (Kim Myungsoo)
– Apink ‘s Son Naeun
– SHINee ‘s Lee Taemin
– EXO-K ‘s Oh Sehun
– f(x) ‘s Krystal (Jung Soojung)
– 4minute ‘s Kwon Sohyun
Cameo:
– GG ‘s Kwon Yuri as the victim
– f(x) ‘s Luna (Park Sunyoung) as Ma Sunjung ‘s only daughter

Disclaimer: Cast(s) not mine. storyline mine ‘-‘)b

Note:
hai hai x_x ini FFnya part 4 udah nunggu kah?? kkk XD semoga suka yaaa. ya udah happy reading ne~ don’t forget commentnya #plak

———————————————————————————————————————-
Previous: °[1]° °[2]° °[3]°

°[4]°


Myungsoo menyalakan alat perekamnya, dan Yuri memulai ceritanya.

“entahlah, waktu itu aku masih kelas 3 SMU, pulang sekolah aku salah mengambil jalan, jadi aku harus memutar lewat jalan yang sepi. Tiba-tiba saja sebuah mini van putih berhenti di dekatku. Beberapa pria berpakaian hitam menangkapku dan memasukanku ke dalam mobil. aku tak bisa melawan, mereka terlalu kuat, setiap aku mencoba melawan mereka akan memukulku. Mereka membawaku ke sebuah rumah tua, di dalam rumah itu…ng..bau. kau tahu, baunya busuk. dan yang paling membuatku kaget adalah, ada sebuah manekin yang dipakaikan baju dari….kulit manusia”

Saat Yuri menyebutkan itu, Naeun menutup mulutnya dan membuat suara seperti mau muntah.

“aku dibawa ke sebuah ruangan, dan kulihat disitu ada salah satu guruku. ternyata dia terlibat. di ruangan itu juga ada foto gadis-gadis yang menjadi korban. dan tentunya di ruangan itu ada bos dari perkomplotan itu, dia psikopat kurasa. Aku ditinggalkan sendirian hanya dengan pria itu. dan kau tahu apa yang ia lakukan?? ia hampir membunuhku dan mengulitiku seperti korban-korbannya yang sebelumnya. tapi kemudian ia bilang aku terlalu cantik untuk dibunuh, maka ia memutuskan untuk menjualku ke Jepang. Aku disekap di tempat menjijikkan itu selama hampir tiga hari. tanpa makanan. Dan suatu malam, malam sebelum ia mengirimku ke Jepang, ia berusaha untuk…..melecehkanku. Dan saat itulah dengan sisa tenagaku aku melawannya dan kabur dari tempat sialan itu. tapi bagiku itu semua sangat traumatis, aku depresi bertahun-tahun dan selalu mencoba untuk bunuh diri. Yeah dan inilah aku”

Yuri menutup ceritanya lalu menarik napas dalam-dalam. “maaf membangkitkan memori yang penuh trauma itu” kata Naeun sambil menundukan kepalanya. “ani tidak apa-apa. mmm kalian butuh bantuan apa lagi??” tanya Yuri. “tidak ada, kami sudah dapat yang kami butuhkan” kata Soojung datar lalu berdiri dari kursinya. “jeongmal kamsahamnida” kata Myungsoo dan Naeun bersamaan. “ne, semoga berhasil” kata Yuri.

“baiklah itu mengerikan” kata Naeun dengan wajah pucat. “yap sangat mengerikan dan sadis. kalau kutemukan orangnya akan kubunuh dia” kata Soojung sambil membuat ekspresi jutek. “sekarang kita hubungi Taemin dan bawa rekaman ini padanya” kata Myungsoo sambil mengeluarkan ponselnya.

“andwae!!! lepaskan aku!” tiba-tiba terdengar Naeun menjerit, karena seorang pria mabuk sedang berusaha menariknya.

Myungsoo memasukan kembali ponselnya lalu menghampiri pria itu dan memukulnya, sampai akhirnya pria itu melepaskan tangan Naeun. “kau mau mati?!!” tanya Myungsoo sambil melayangkan satu pukulan lagi.

“yah Kim Myungsoo!, itu cukup yang penting ia sudah melepaskan Naeun. Ayo pergi dari sini” kata Soojung. Myungsoo menghela napas dan melepaskan pria itu.

“kaja Naeun-a” katanya pelan sambil menggandeng tangan gadis itu, dan mengajaknya keluar dari klub malam itu.

—-

[diluar]

“gwaenchana?” tanya Soojung pada Naeun sambil meletakan tangannya di pipi Naeun. “gwaenchana, aku hanya kaget” kata Naeun pelan. Jantungnya berdegup cepat seperti orang yang habis lari marathon.

“Myungsoo-ya, bawa Naeun duduk di sana, dan tenangkan dia. Aku akan beli minum untuknya” kata Soojung sambil menunjuk ke undakan, lalu ia mengecek dompetnya, dan berlari pergi untuk membeli minum.

Myungsoo memakaikan jaketnya pada Naeun lalu membawanya duduk di undakan yang ditunjuk Soojung tadi.

“yakin kau tidak apa-apa??” tanya Myungsoo. Naeun mengangguk lalu menujukan tangannya yang memerah(?). “tapi tanganku sakit. Ia memegang tanganku begitu keras, sampai seperti ini” ujar Naeun. “biar kulihat” kata Myungsoo sambil menyentuh bagian tangan Naeun yang sakit. “ah..pelan-pelan. itu sakit” kata Naeun sambil manyun.

“mian” ujar Myungsoo singkat. “sudah jangan sentuh lagi” kata Naeun.
“Naeun-a, kau tahu…mmm..kita berteman sejak kelas satu” kata Myungsoo, Naeun terlihat bingung, namun ia menganggukan kepalanya. “selama tiga tahun itu, ada sesuatu yang ingin kukatakan tapi…” Myungsoo melanjutkan sambil menatap mata Naeun.

“eh apa ini?? aku merasakan sesuatu seperti…gugup…dan jantungku…kenapa berdetaknya cepat sekali” batin Naeun sambil menelan ludah.

“tapi apa??” tanya Naeun pelan, “tapi…ng..entahlah lupakan saja ini bukan saat yang tepat hehe” kata Myungsoo salah tingkah. “dasar menyebalkan” kata Naeun sambil memukul lengan Myungsoo.

“sebuah kalimat yang simpel sebenarnya, tapi aku begitu takut mengatakannya..ck”

.

.

.

.

.

Taemin sesekali mengintip dari balik tembok untuk melihat apa yang akan dilakukan oleh gurunya yang aneh. Sekarang ia berada di dekat rumah Ma sonsaeng. Sejak tadi Taemin mengikuti wanita itu dan mengawasi gerak-geriknya. Sampai akhirnya ia tiba disini. Ia menunggu lama sekali sampai wanita itu kembali keluar dari rumah.

“mau kemana dia??” pikir Taemin. Terlihat Ma sonsaeng memakai mantel dan topi, ia juga membawa tas kulit warna cokelat. “kupikir aku mengikutinya sampai sini dulu, lain kali akan kuminta Soojung untuk mengikutinya lagi”

Ketika Wanita itu sudah pergi, Taemin keluar dari persembunyiannya, dan berjalan mendekati bangunan rumah Ma sonsaeng. Ia ingin masuk diam-diam, tapi ia tahu ia bukan stalker ahli seperti Soojung yang bisa menemukan jalan-jalan rahasia. Jadi ia memutuskan untuk masuk terang-terangan.

tok tok tok

Diketuknya pintu depan rumah itu. Beberapa menit kemudian, seorang gadis seusianya membukakan pintu.

“annyeong, ng…aku..” kata Taemin bingung. Ia tidak tahu harus bilang apa. “annyeong, nuguseyo??” tanya gadis itu. “tidak penting siapa aku, aku boleh masuk?? baiklah kedengaran tidak sopan tapi…..ini penting. jebal” ujar Taemin dengan wajah yang berusaha diseriuskan(?). “geurae, tapi ada syaratnya” kata gadis itu sambil mengangkat sedikit sudut bibirnya.

“syarat apa??” tanya Taemin. Gadis itu maju selangkah, lalu menunjuk dirinya sendiri. “kalau kau pintar, coba tebak namaku!” katanya. Taemin memicingkan(?) matanya, lalu melipat tangannya di dada. “kira-kira siapa namamu…hmm” gumam Taemin.

“baiklah aku beri petunjuk. namaku persis dengan nama asli Hyomin member T-Ara. kau tahu T-Ara kan??” kata gadis itu, Taemin mengangguk dan mulai mencoba mengingat.

“Park…Sunyoung??” kata Taemin agak ragu. Sunyoung, gadis itu mengangguk. “ne kau benar. masuklah” kata Sunyoung, lalu menyingkir dari pintu supaya Taemin bisa masuk.

Sesampainya di dalam rumah itu, Taemin langsung menuju ruang kerja Ma sonsaeng. Sementara Sunyoung kelihatan tidak peduli dan masuk ke kamarnya sendiri.

“aku harap aku akan menemukan sesuatu di sini, eh sebentar ini apa” gumam Taemin sambil mengambil sebuah buku hitam dari meja kerja. Buku itu berisi nomor telpon. Yang paling atas hanya dinamai “Mr.X” dan yang selanjutnya “Mr.Jung”

Mr. Jung….aku seperti kenal nomor telpon ini…ini..” pikir Taemin. Dan sebuah pikiran paling mustahil muncul di kepalanya. “ani…tidak mungkin.” kata Taemin sambil menggelengkan kepalanya, membantah pikirannya sendiri.

Ia mencatat beberapa nomor di buku itu, lalu mengembalikan buku itu ke meja. Selanjutnya ia memeriksa laci meja.

Di laci itu ia menemukan beberapa dokumen seperti sertifikat kelulusan, dan lainnya. “sertifikat kelulusan, Ma Sunjung, jurusan bahasa Inggris……ini palsu” gumam Taemin sambil memperhatikan lembaran sertifikat itu dengan seksama. Ia juga seorang pemalsu, jadi ia tahu perbedaan dokumen asli dan palsu. “apa ia bukan benar-benar guru??”

Setelah merasa cukup puas menggeledah ia keluar dari ruangan itu, dan langsung menuju pintu depan. Dan sialnya, Ma sonsaeng sedang berdiri di pintu depan, dan sekarang menatapnya.

“sialan aku masuk sarang ular” batin Taemin sambil menarik napas dalam.

“Lee hagsaeng, aku tidak tahu kau sedang bertamu di rumahku. kapan kau datang??” tanya Ma sonsaeng sambil “tersenyum”
“belum lama, ng…aku harus pulang sekarang ini sudah malam, jaljayo saem” kata Taemin, lalu mulai melangkahkan kakinya. “kau tidak mau makan malam dulu atau minum mungkin….” tawar Ma sonsaeng. “ani tidak perlu, kamsahamnida” kata Taemin datar, lalu pergi dari rumah.

Setelah Taemin pergi, Ma sonsaeng berjalan menuju ruang kerjanya dan ya, dia tahu Taemin baru saja dari sana. “dasar pencuri kecil, lihat saja nanti, aku tahu kau mengetahui sesuatu. dan aku punya sedikit pelajaran untukmu….Lee Taemin”

.

.

.

.

Sohyun mengaduk-ngaduk Frozen Latte-nya sambil terus melirik ke ponselnya. Taemin belum juga menghubungi mereka. “yah, geokjonghajima, Taemin hyung pasti akan SMS sebentar lagi” kata Sehun, Sohyun memanyunkan bibirnya lalu membanting ponselnya. “aku kesal, aku lelah, ia lama sekali” omel Sohyun. “tunggu saja dulu” ujar Sehun.

“yah kalian berdua” Sebuah suara yang sangat mereka kenal tiba-tiba terdengar memanggil mereka. “Soojung-a!!” seru Sohyun sambil tersenyum.

Soojung, Naeun dan Myungsoo menghampiri mereka dan duduk di meja yang sama dengan mereka. “yah kau tidak apa-apa kan?? apa saja yang kau lakukan hari ini?? tidak ada yang mengganggu kan??” tanya Sehun panjang lebar pada Soojung. “apa-apaan sih…aku baik-baik saja, kami masuk ke klub malam dan ya semua lancar” jawab Soojung, sebenarnya ia agak bingung dengan sikap Sehun akhir-akhir ini.

“Klub malam??!!” tanya Sehun kaget. “aduh tidak usah kaget begitu-__-” kata Soojung. “tapi kami dapat cerita langsung dari korban penculikan itu.” kata Myungsoo sambil mengeluarkan alat perekamnya. “nah kalian dapat apa??” tanya Naeun.

Sehun dan Sohyun saling pandang, lalu Sohyun berdehem dan berkata “ehm sebenarnya tidak ada yang kami dapatkan, kami hanya membuat Shin sonsaeng pingsan. oh ya ia sama sekali tidak ada hubungannya dengan semua ini”

Mendengar cerita Sohyun, Naeun hanya membulatkan mulutnya, sementara Soojung memasang ekspresi: -..-

“aku akan putar rekaman ini, tapi kita tunggu dulu Taemin datang” kata Myungsoo. Dan tepat lima menit setelah Myungsoo berkata begitu, Taemin terlihat berlari memasuki cafe, dan menghampiri mereka.

“aku mendapatkan beberapa foto barang-barang mencurigakan milik Ma sonsaeng dan aku juga dapat beberapa nomor telpon” kata Taemin setelah duduk di kursi, sambil mengatur napasnya.

“bagus. Kami dapat cerita dari si korban” kata Soojung, lalu menatap Myungsoo, memberi tanda kalau ia harus memutar rekaman itu. Myungsoo mengangguk dan melakukannya.

Setelah mendengar rekaman itu sampai selesai, Taemin mengeluarkan laptop, foto jas hujan, sertifikat kelulusan, dan foto perangkat pisau, tidak lupa juga nomor telpon yang ia dapatkan.

“aku bisa menarik kesimpulan kalau dibalik semua ini hanyalah seorang psikopat yang melakukan ini demi kesenangannya, juga untuk kekayaan” kata Naeun. Kata-kata Naeun persis dengan apa yang dipikirkan Taemin. “Naeun…ia cerdas juga” pikir Taemin sambil memandangi Naeun sesaat.

“kalian lihat, seperangkat pisau seperti ini, biasa dipakai untuk menguliti, menurut cerita tadi ada korban yang dikuliti” kata Taemin, Naeun memperhatikan foto jas hujan dan pisau lalu menjentikan jarinya.

“pembunuh menggunakan jas hujan saat melakukan pembunuhan, agar ia tidak terkena kotor(?). Alhasil, jas hujannya yang terkena bercak darah” kata Naeun sambil menunjuk foto jas hujan.

“taktik yang lumayan pintar” komentar Myungsoo. “dan kurasa Ma Sunjung adalah salah satu dari komplotan itu, dengan adanya sertifikat palsu ini, bisa dibilang ia hanya pura-pura menjadi seorang guru…” tambah Myungsoo. “untuk lebih dekat dengan siswi SMU, yang merupakan calon korban” lanjut Sehun.

“dan nomor-nomor ini…” kata Soojung sambil menyambar kertas kecil bertuliskan nomor telepon. “andwae…ini bukan..” batin Soojung ketika ia melihat nama Mr. Jung beserta nomornya disitu. mendadak kepalanya terasa pusing dan rasanya ia ingin muntah. “aku mau pulang” kata Soojung tiba-tiba. “wae?” tanya Sehun. “pokoknya aku mau pulang” kata Soojung sambil cemberut. Ia menyambar tasnya, lalu pergi meninggalkan teman-temannya.

“kenapa dia…” gumam Sehun. “biarkan saja” ujar Taemin santai.

“Taemin-a, kau bisa kan menyadap telponnya? jadi kita bisa dengar percakapan mereka” kata Sohyun, tanpa sadar memberikan ide yang keren.

“ide bagus, kita bisa dapat lebih banyak petunjuk” kata Naeun. “hmm baiklah, aku akan mencoba untuk menyadap besok, kita lanjutkan besok, sekarang kita harus pulang” kata Taemin sambil membereskan petunjuk-petunjuk temuan mereka.
“ini semua baru awal” batin Taemin sambil menghela napas.
.

.

.

.

[tomorrow]

“have a nice day Soojung-a” kata appa-nya Soojung, dari dalam mobil sambil tersenyum. “ne appa, jalgayo” kata Soojung sambil tersenyum seadanya, lalu melangkah masuk ke gedung sekolah dengan lesu.

“tidak mungkin kan?? maldo andoeji…” gumam Soojung, ia terus melihat ke bawah, sampai-sampai ia menabrak seseorang. Sehun.

“Soojung-a, waeyo??” tanya Sehun, “ani…gwaenchana” kata Soojung datar. “bohong. kau sakit??” tanya Sehun lagi. “ani…aku hanya… shock” jawab Soojung pelan, lalu melanjutkan berjalan ke kelas, bersama Sehun disebelahnya. “wae?? mau cerita padaku??” kata Sehun sambil memandangi Soojung yang tampak pucat. “mmm, nanti saja di kelas” ujar Soojung. “oke”

Sesampainya mereka di kelas, terlihat Sohyun yang sedang mengajak bicara Shin Sonsaeng.

“Sonsaengnim, ada apa dengan wajahmu??” tanya Sohyun sok polos. “entahlah, semalam aku mimpi ada dua kurcaci yang menyerangku, yang laki-laki menendangku, dan yang perempuan memukulku dengan tas. Ketika aku bangun, seluruh tubuhku terasa sakit, dan rumahku berantakan=_=” kata Shin sonsaeng. Sohyun berusaha menahan tawa, dan berkata “aku juga sering mimpi seperti itu kok” Ia tersenyum dan pergi ke tempat duduknya.

“sialan apa aku mirip kurcaci??” kata Sehun, Soojung tertawa kecil dan menyikutnya. “tidak kau terlalu tampan untuk jadi kurcaci….ani…maksudku..lupakan” kata Soojung, ia cepat-cepat berjalan menuju tempat duduknya, dengan salah tingkah. Sehun mengikutinya dan duduk disebelahnya. “akui saja aku memang tampan” katanya sambil menyikut Soojung, “iya ku akui” kata Soojung sambil manyun.

“tadi kau bilang mau cerita” kata Sehun sambil memainkan bolpoinnya. “hmm oh ya benar. ng…itu…kemarin Taemin menemukan beberapa nomor telepon kan??” kata Soojung, wajahnya kembali serius. “yap, lalu??” tanya Sehun penasaran. Soojung tersenyum getir(?) dan menjawab. “salah satunya adalah nomor telepon appa-ku”….

TO BE CONTINUED-

penasaran ga?? XD #digeplakin RCL yaaaaa XD oh ya aku tuh bukanya ga pernah bales komen, tapi aku bales komennya ga langsung u.u karena biasanya abis ngepost langsung off u.u jadi tenang komen pasti dibales kok :3

37 thoughts on “School Detective! [PART 4]

  1. Park sunyoung…..??
    Aaaa eonni…..*teriak pake speaker mesjid*
    mwo..??!! Menguliti kulit manusia untuk kemudian d jadikan pakaian….? Tidakah itu terlalu menjijikan…?
    Ciee ciie… Ada yg lg jantuh cinta nie*lirik L*
    Taemin oppa… Kau harus selalu waspada…!!!!
    Ciee HunStal ciee…. Soojung eonni,, apa kau juga menyukai sehun oppa…?? Haha… Pasti kau menyukainya kan…?? Ayolah.. Jujur saja…><
    Eonni… Apakah appa mu terlibat juga…?? Andwaeee….!!!
    Jadi penasaran nih thor… Mian ne kalau komennya gaje dan kepanjangan… Pengen d bales ya komennya…. Fighting author….!!!
    Semoga ff nya laris….

    • kekeke
      iya itu aku dapet idenya dari film thriller yang pernah aku tonton XD biar rada serem dikit XD
      hehe iya tuh si L *senggol L sampe nyebur got* #plak
      tenang ntar HunStal jadian kok :3
      hm terlibat ga ya appa nya XD #plak

      huehehehe bagus kalo penasaran XD gomawo ne duh komen pertama panjang lagi :3

  2. oh ya ampun, deg-degan bgt!enek bgt ngebaca crita dari yul!eotthokaeee, sepertinya krys ama sehun saling suka tuhhh…

    knp sehun blg dia mirip kurcaci?oh itu yg dia dibawa kerumahnya pake gerobak ya thor?

    Kutunggu selalu ff ini, keren bgt!cepet lanjut ne thoooor!saranghaeyo#eh?

  3. annyeong author yg kece^^ aku abru nemu blog iniloh, dan ini ff pertama yg aku baca. aku jg barusan udah baca part 1-3nya, dan aku komen aja disini ;)
    ceritanya keren thor! menarik, ide yg nggak ngebosenin. apalagi ada thehun sama taemin disana jadi bikin aku semangat baca. hehehee :D
    aku penasaran sm lanjutannya, segera dilanjutin yah thor. gomawoo ;;)
    ohya, aku jg ijin baca ff lainnya ya di blog ini XD

  4. Astogehhhh, Penasaran bgt Eonnieh!
    Appanya Krystal terlibat?
    Terus gimana?
    Hadehhh, penasaran!!!!! x___x *guling2, rusuh di SM Building, di usir satpam* (?)

    Cieeee, Cieee, L naksir Naeun Cieeee *sikut2* :p
    Hore, MyungEun ^^)/
    Ehm .__.
    Sehun sama Sohyun dikira kurcaci? Ehm .__. (???)
    Ternyata Shin Ssaem itu bener2 Babbo bgt yah XD

    Ciee Ciee, HunStal Ciee Cieee (?) *ngerusuh* (?)

    Lanjutin yah Eonnie *O*
    Fighting! ^^

  5. aaa.. ngakak ngebayangin si sehun dibilangin kurcaci :D #biglol..
    tp, aku agak cengo pas si sepupunya Ma Sonsaeng sama tetem deh .__. itu kurang kerjaan bgt pake ada kata sandi yang ternyata namanya sendiri .__. bangga ya nama mirip sama nama artis gitu -___-zz
    ehm.. tp kayaknya si sehun ada rasa nih sm krystal :D wkawkaakwaka :D
    aku penasaran sama appanya si kle deh disini .__. dia terlibat ga yah? apa dia jangan2 korban selanjutnya?
    waah unni jangan2 hunstal shipper ya? :) sama Infinite-pink? #gataunamashippermereka.__.

    • wkwkwk XD

      iya emang kurang kerjaan lol XD mau ngetes si tetem aja XD

      hmm iya memang XD

      hmm terlibat ga yaaa siapa ya korban selanjutnyaaa *muka serius* .___.a #digeplak tunggu sajaaa XD

      iya XD aku juga PinkFinite sama EXOPink shipper (‘-‘/\) EXOEffect(?) juga sih (‘-‘/\)

      gomawo udah bacaaa ^^

  6. Nah, sudah kuduga pas Taemin nunjukkin beberapa nomor dan Soojung langsung pengen pulang. Pasti emang ada hubungannya si Mr.Jung itu. Jgn2 emang appa-nya terlibat jg dalam kasus ini.hemmm
    Terus kayanya ini ada cinta bersegi2 deh.ahahahah. Cuma yang belum keliatan Taemin bakaln suka sama siapa yh?

    Oh iyh, masukan lagi nih author. Ga marah kn yh ak ksih saran? mudah2an membangun yh ^^~
    Lagi, aku ngerasa ada beberapa alur yg kecepetan. kaya pas Yuri nyerita, kayanya info yang didapat terlalu sedikit. Trus pas Taemin ke rumah Ma seonsaeng, kayanya terlalu mudah bgi Taemin bsa masuk & ngacak2 ruang kerja. Dn mskpun udh ktauan Ma seonsaeng, tapi Taemin bsa kabur dgn aman tanpa ada tindakan apa pun dri Ma seonsaengnim.

    okEY, aku tunggu part 5 nya. kalo bsa jgn lama2 yah *maksa* ekekekek. :D

  7. Cie cie cie ada yg lagi kasmaran nih yeee..,.., tapi kenapa gak jadi omong bang malu yaaaa…. Malu” mau wkwkwk *lirik Myungsoo*

    gak mau bayangin ahh kulit manusia di kulitin terus dijadin baju itu serem bin kejam (?) baca aja udah bikin ngeri ._.

    Pokoknya serulah thor ni FF, Semangat ya thor ;)

  8. O.o
    Dikuliti? Dibunuh? Ebuseett kejemm amett. –”
    Bapanye soojung jga iktan komplotan ntu? Wahh gawattt -O-”

    Penasaran!! Lanjuttt~^^
    Fighting Thor! ^^9~

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s