PROTECT MY GIRL chapter 11

copycight by Bayu Navanto

Main cast :

Nickhun
Victoria
Leeteuk
Seohyun
Kang Sora
Jung Yong Hwa

Other Cast :

Donghae
Yang Yeosob
Lee Gikwang
Kevin Woo
D.O (EXO-K)
Chanyeol (EXO-K)
L (Kim Myeongsoo)
Taecyeon
Yoona
IU
Suzy
Kyuhyun
Choi Minho
Krystal

Genre : Fantasy, Romance, Friendship

Author : Bayu Navanto

Length : Chapter

Rating : PG-15

Desclaimer :
semua cast yang ada di sini adalah orang – orang yang memiliki kemampuan lebih, mereka milik Tuhan Kuasa yang Tuhan titipkan kepada orang tua masing – masing cast.

Author note :
yeaw aku hadir kembali, hah fanfics ini muncul ketika aku lagi gak ada kerjaan nih di rumah untuk mencari kesibukan, maka aku buat aja nih fanfics, semoga aja gak gaje yah dan semoga saja laku. Amin.

Nichkhun masih menyelesaikan pekerjaannya di kantor, di saat Nichkhun sedang membaca-baca dokumen, tiba-tiba ada suara pintu di ketuk

“nuguseyo?” tanya Nichkhun

“saya sajangnim, sekretaris Jung”

“ooh, silakan masuk”

lalu Yong Hwa masuk ke ruangan Nichkhun

“ada apa?”

“tadi saya telah menerima telepon dari presdir”

“telepon dari presdir? Bilang apa dia?”

“beliau berpesan kalau sajangnim di suruh datang ke restoran Angle coffe dengan mengenakan pakaian rapi”

“kapan?”

“sekarang sajangnim”

“kenapa harus menggunakan pakaian rapi?” tanya Nichkhun

“saya kurang tahu sajangnim”

“ok, kalau begitu kita pergi kesana”

“tapi presdir berpesan kalau hanya Sajangnim saja yang datang ke sana”

“ada apa sebenarnya?” gumam Nichkhun, “ah, ok kalau begitu kamu boleh pulang sekarang”

“terima kasih sajangnim”

“emm, cheonma”

********************

Nichkhun sudah mengenakan pakaian rapi dan dia sedang dalam perjalanan menuju restoran yang di maksud, beberapa menit kemudian, Nichkhun akhirnya sudah sampai di restoran yang di maksud, dia masuk kedalam restoran tersebut dan menengok ke kanan dan ke kiri mencari ayahnya duduk, setelah beberapa kali menengak-nengok akhirnya Nichkhun menemukan tempat duduk ayahnya dan begitu kagetnya dia melihat orang yang sedang bersama ayahnya.

“hah, ini bakalan menyebalkan” gumam Nichkhun, lalu Nichkhun berjalan menuju tempat duduk dimana ayahnya memesan tempat duduk.

“ada apa abeoji” celetuk Nichkhun

“ah, kamu sudah datang, ayo duduk di sini” ucap abeoji sambil menunjukkan bangku kosong di samping tempat duduk abeoji, Nichkhunpun duduk

“ini dia anak ku yang tadi aku bicarakan” ucap abeoji kepada seorang wanita yang 2 tahun lebih muda dari ayahnya Nichkhun

“oouuh, jadi kamu Nichkhun” ucap yeoja tersebut

“Nichkhun, cepat perkenalkan diri mu” bisik abeoji

“isshh”, “perkenalkan Nichkhun imnida” ucap Nichkhun memperkenalkan dirinya

“Im Hae Jyu imnida” ucap yeoja itu

“apa dia ini siapa?” tanya Nichkhun berbisik

“dia itu calon ibu kamu” bisik abeoji, “bagaimana? Cantik bukan?”

“mwo? Ah, abeoji ini benar-benar”

“kalian sedang membicarakan apa kok berbisik-bisik?” tanya Hae Jyu

“aniya! Gwaenchana” ucap abeoji Nichkhun

tiba-tiba di sela-sela perbincangan mereka ada seorang yeoja menghampiri mereka

“maaf aku terlambat” ucap yeoja yang kelihatannya seumuran dengan Nichkhun

“ahh, gwaenchana, lagi pula Nichkhun juga baru datang” ucap Abeoji Nichkhun

“abeoji, ini maksudnya apa?” tanya Nichkhun

“uussstthhh diam saja kamu” bisik Abeoji, Nichkhun hanya memasang ekspresi datar dan sedikit kecewa

“nah berhubung kalian berdua sudah datang, aku ingin memberi tahukan kepada kalian berdua, kalau aku dan Im Hae Jyu akan segera menikah” ucap Abeoji kepada Nichkhun dan YoonA, yeoja yang baru saja tiba

“MWO!!!!! Abeoji, apa abeoji serius?” tanya Nichkhun

“ya! Abeoji serius”

“tapi abeoji, belum genap 1 tahun eomma meninggal, abeoji sudah mau menikah lagi? Apa selemah itukah cinta abeoji terhadap eomma?” ucap Nichkhun kesal

“bukan seperti itu Nichkhun, tahan dulu emosi mu, nanti abeoji akan jelaskan”

“hah! Sudahlah aku tidak setuju dengan pernikahan kalian berdua, selamanya aku tidak akan menyetujuinya” ucap Nichkhun berdiri dari duduknya, “aku tidak mau melanjutkan ini, lebih baik aku pergi saja, masih banyak tugas kantor yang mesti aku kerjakan, permisi” lanjutnya

“Nichkhun!” teriak abeoji, tetapi Nichkhun tidak menggubrisnya, dia tetap berjalan keluar restoran

“ahh, maafkan kelakuan anak ku tadi yah, dia mungkin shock mendengarnya, apa lagi dia sedang mengadakan proyek pertamanya jadi mungkin dia banyak beban, jadi mohon maklumi dan maafkan dia yah” ucap Abeoji

“yah! Aku mengerti kok” ucap Hae Jyu

“eomma, apa eomma serius mau menikah lagi?” tanya YoonA, ibu Yoona hanya menganggukkan kepalanya saja

“emm Im YoonA” celetuk abeoji Nichkhun

“ah, iya Shamchon”

“apa kamu setuju dengan pernikahan ini?”

“aku setuju-setuju saja, asal eomma bahagia aku juga bahagia”

********************

di dalam mobil Nichkhun begitu kesal dengan perilaku ayahnya yang mengambil keputusan seenaknya

“apa aboiji tidak mencintai eomma? Belum genap satu tahun eomma meninggal, abeoji sudah suka dengan wanita lain, aku benar-benar tidak mengerti jalan pikiran abeoji”

Nichkhun mengambil ponselnya dan memanggil sekretaris Jung

“yeoboseyo?” angkat Yong Hwa

“Sekretaris Jung apa kau belum makan malam?” tanya Nichkhun

“belum sajangnim, wae?”

“mari kita makan”

“tetapi pekerjaan masih banyak sajangnim”

“sudah pokoknya kamu harus temani aku makan malam, tinggalkan saja pekerjaan mu untuk sementara waktu” bentak Nichkhun

“ahh. Ii….iyy…. Iya sajangnim, baik, saya akan ikut dengan sajangnim” ucap Yong Hwa terbata-bata karena kaget dengan apa yang barusan dia dengar

sambungan teleponpun diputus, Nichkhun langsung tancap gas, sedangkan di kantor, Yong Hwa masih kaget campur bingung dengan sikap Nichkhun barusan

“ada apa sebenarnya? Kenapa sajangnim bisa semarah itu? Apa dia sedang ada masalah?” gumamnya

Yong Hwa lalu merapikan meja kerjanya dan langsung menuju tempat makan yang di maksud

********************

“appa, aku keluar sebentar yah” ucap Victoria

“mau kemana kamu?” tanya abeoji sedikit cemas karena takut anaknya itu kabur lagi dari rumah

“tenang abeoji, aku tidak akan kabur dari rumah lagi kok abeoji, kan ada sopir yang mengantar aku”

“heemm yah, jangan lama-lama yah”

“ok appa, gomawo, saranghae appa” ucap Victoria sambil mencium dahi ayahnya itu

“kamu inih, bisa saja ngerayu abeoji”

“Victoria! Dah appa” ucap Victoria senang

“heemm yah. Hati-hati di jalan yah, jangan sampai larut malam” nasihat Abeoji

“ne appa, Arraso”

lalu Victoria pergi di temani supir

********************

Taecyeon sedang duduk-duduk di pinggir jalan menuju rumah Suzy, berharap dia dapat melihat Suzy kali ini

“hah dinginnya malam ini, kemana sebenarnya Suzy, apa kamu tidak tahu bagaimana khawatirnya aku tidak melihat mu seharian” gumam Taecyeon

di kejauhan Suzy sedang berjalan menuju rumah sambil menundukan kepalanya dan sesekali menendang kerikil-kerikil yang ada di jalan yang dia temui, saat dia mengangkat kepalanya dia melihat seseorang di kejauhan sana sedang duduk di kursi pinggir jalan, Suzy memicikkan matanya berusaha memfokuskan pandangannya kepada seseorang tersebut

“Taecyeon oppa?” pekik Suzy ketika mengenali bentuk tubuh orang tersebut

Suzy lalu berjalan ke arah Taecyeon berada

“oppa!” panggil Suzy, Taecyeonpun menengok kearah sumber suara, dia begitu senang kala dia meliaht Suzy yang sedang berjalan menuju ke arahnya

“Suzy-ah!” ucap Taecyeon sambil menebarkan senyuman rasa rindu yang begitu dalam(?)

“oppa ada apa duduk disini? Bukankah malam ini terasa dingin?” tanya Suzy

“Suzy, kemana saja kamu? Kenapa kamu tidak masuk kerja?”

“aku seharian ini sedang instrospeksi diri, oppa!”

“instrospeksi diri?”, “buat apa?” lanjut Taecyeon

“oppa, setelah aku pikir-pikir dengan seksama dan teliti, aku rasa aku tidak pantas menjadi Yeoja Chingu oppa, aku terlalu egois, terlalu emosional, itu sangat kontras dengan oppa, jadi mian oppa”

“Suzy? Aaa……aa.. Apa kamu serius?” tanya Taecyeon terbata-bata karena kaget dengan apa yang barusan dia dengar dari mulut Suzy, Suzy menanggapi pertanyaan Taecyeon dengan menganggukkan kepalanya pelan

“mianhae oppa, walaupun sejujurnya aku juga suka kepada oppa, tetapi aku rasa, aku tidak pantas menjadi Yeoja Chingu oppa, mianhaeyo” batin Suzy

“hah, gwaenchana, kalau itu memang keputusan yang kamu buat, oppa menerimanya, sampai jumpa” ucap Taecyeon yang tanpa terasa menitikkan air matanya, lalu Taecyeon meninggalkan Suzy seorang diri, Suzy melihat Taecyeon berjalan menjauhinya untuk pulang sambil menundukkan kepalanya.

“oppa, mianhe, kalau Suzy sudah membuat oppa, seperti itu, mianhe, saranghae oppa” ucap Suzy lirih yang juga tanpa terasa menitikkan air matanya

********************

“hah, sejuknya udara malam hari di taman ini” ucap Victoria sambil merentangkan tangannya menikmati hembusan angin yang menerpanya

“andai saja ada Myeonsoo oppa? Pasti malam ini bakalan lebih seru” gumam Victoria

********************

Nichkhun sedang menenggak segelas arak di lapak pedagang

“abeoji begitu menyebalkan!” ucap Nichkhun

lalu Yong Hwa akhirnya datang

“sajangnim!” ucap Yong Hwa keluar dari mobil lalu menghampiri Nichkhun

“kenapa sajangnim? Apa sajangnim sedang ada masalah? Tidak biasanya sajangnim minum seperti ini?” tanya Yong Hwa nyerocos

“ehh Yong Hwa, aku memanggil mu ke sini buat menemani ku minum, bukan untuk menjadi paparazi yang kerjaannya nanyain melulu, dan satu lagi aku memanggil sebagai Nichkhun bukan sebagai direktur mu, jadi tolong panggil aku dengan namaku saja mengerti?” ucap Nichkhun yang sedikit mabuk

“sajangnim?”

“sudah aku suruh panggil aku dengan nama ku saja”

“tapi sajangnim”

“YONG HWA!!!” bentak Nichkhun

“baa……aaa.. Ik saja… Ah maksud saya Nichkhun” ucap Yong Hwa

“nah begitu, baru betul”

“ada apa sebenarnya sajang… Ah maksud aku Nichkhun, kenapa kamu bisa minum seperti ini, bukannya kamu paling anti dengan minuman seperti ini?” tanya Yong Hwa

“aku frustasi Yong Hwa” ucap Nichkhun yang kali ini benar-benar sudah mabuk

“frustasi? Frustasi kenapa?”

“abeoji…. Abeoji mau menikah lagi”

“maksud kamu presdir?”

“iya, siapa lagi abeoji aku, kamu? Hah mana mungkin!”

“ahh ya! Arraso”

“heeemmmm, abeoji-abeoji kenapa kamu begitu cepat melupakan eomma, apa kau sudah haus akan belaian seorang wanita? Hah dasar laki-laki buaya!” ucap Nichkhun dibawah kendali alkohol

“sajangnim!” celetuk Yong Hwa

“heeeeyyy, sudah aku bilang aku memanggil mu kesini atas dasar permintaan Nichkhun sebagai sahabatmu bukan sebagai direkturmu!” ucap Nichkhun marah

“ahh mian, Nichkhun kendalikanlah emosimu, jangan terlalu terbawa perasaan”

“kamu tidak mengerti Yong Hwa, aku begitu tidak bebas menjalani hidup ini, aku selalu dibawah kendali abeoji, bahkan asal kamu tahu, untuk urusan pribadipun aku harus menuruti perintah abeoji, bukankah itu sangat membosankan! hah”

“ya! Tapi tetap juga kamu harus kendalikan emosi, jangan seperti ini, malu dilihat orang” nasihat Yong Hwa

“biarkan saja semua orang tahu, dan kamu tahu? Untuk urusan cintapun aku harus menuruti perintah abeoji, dan katanya aku ini sudah di jodohkan dengan seorang wanita yang belum aku kenal siapa namanya, bagaimana wajahnya! Aku belum tahu itu semua bukankah itu sangat mengasikkan? Aku benci itu! Hey! Dia pikir aku ini boneka apa, yang seenaknya dia atur!”

“kendalikan eomosi mu, walau bagaimanapun dia itu tetap ayah mu”

“yah! Aku mengerti!”

“dari pada kamu terus berbicara yang tidak-tidak lebih baik kita pulang saja”

“ahh aku tidak mau! Aku benci berada di rumah orang itu!”

“kalau begitu kamu menginap saja di apartemen ku, ayo, biar aku yang mengendarai mobilnya!”

“eeiittshh lalu mobil ku mau di kanain?”

“nanti aku panggil supir untuk membawanya pulang”, “sudahlah, ayo pulang, jangan buat onar di sini” ucap Yong Hwa sambil menitih Nichkhun menuju mobilnya

saat Nichkhun sedang di papah menuju mobil Yong Hwa, mobil yang membawa Victoria lewat, Victoria melihat Nichkhun seperti sedang mabuk berat

“hah, si tukang sampah, walau dia sedang mabuk tetap manis juga” gumam Victoria

********************

Taecyeon duduk di meja makan rumahnya sambil menundukan kepalanya, dia tidak bisa menahan air matanya untuk tetap tidak keluar, dia masih shock dan sedih melihat kenyataan ternyata Suzy menolak cintanya.

********************

Ke esokan harinya, di rumah Yong Hwa, Yong Hwa baru saja selesai mandi dia hanya mengenakan handuk putih untuk menutupi bagian tubuhnya, saat Yong Hwa keluar dari kamar mandi, Nichkhun bangun dari tidurnya

“aakkhhh pusingnya?” ucap Nichkhun bangun dari tidurnya sambil memegang leher bagian belakang

“sajangnim sudah bangun?” tanya Yong Hwa

“sekretaris Jung, kenapa kamu ada di sini?” tanya Nichkhun kebingungan

“inikan kamar aku sajangnim!”

“mwo?” tanya Nichkhun kebingungan, dia lalu melihat sekeliling

“saya pakai pakaian dulu sajangnim, nanti baru saya jelaskan apa yang terjadi semalam!” ucap Yong Hwa yang langsung menuju ruang baju

“aakkkhhh kenapa kepala ku pusing seperti ini?” ucap Nichkhun yang terlihat sedang menahan sakit di kepalanya

Yong Hwa sudah selesai memakai pakaian yang simple

“Sajangnim! Apa sajangnim baik-baik saja?” tanya Yong Hwa

“entahlah, kepalaku terasa berdenyut denyut” timpal Nichkhun menahan sakit di kepalanya

“ahh, mungkin ini efek samping dari minuman alkohol yang sajangnim minum kemarin malam!” jelas Yong Hwa

“mwo! Alkohol? Aku paling anti minum seperti itu!”

“sudah nanti aku jelaskan lebih lanjut, sekarang sajangnim mandi dulu, sudah aku siapkan air hangat di kamar mandi!”

“gomawo!” ucap Nichkhun yang lalu beranjak dari tempat tidur

********************

Di kantor BN company, sebuah isseu yaitu presdir BN company akan segera menikah lagi, entah dari mana berita itu dapat di ketahui hampir seluruh karyawan BN company

Leeteuk baru saja sampai, dia turun dari mobil yang membawanya ke kantor megah itu, dia masuk kedalam loby kantor dan langsung di sambut oleh sekretarisnya Lee Gikwang

“Annyeong Haseyo sajangnim, apa kemarin malam sajangnim menikmati kencannya?” tanya Gikwang

“hemm yah! Annyeong, apa schedul pertama ku?” tanya Leeteuk dengan dingin

“ini direktur kenapa begitu dingin, tidak seperti Nichkhun sajangnim” batin Gikwang

“sekretaris Lee? Apa kamu dengar pertanyaan saya?” tanya Leeteuk menghentikan langkahnya di depan pintu lift

“Ya! Sajangnim, schedul pertama, sajangnim akan ikut rapat proyek pembuatan sekolah BN”

“mwo? Itukan tidak ada urusannya dengan aku? Kenapa aku harus hadir ke rapat itu?”

“itu atas permintaan Nichkhun sajangnim!”

“hah, ternyata dia memang serius dengan ucapannya!” gumam Leeteuk, pintu lift terbuka lalu Leeteuk dan Gikwang serta beberapa karyawan masuk kedalam lift tersebut.

“eh apa benar presdir kita akan menikah kembali?” tanya seorang karyawan ke karyawan satunya

“iya bener, padahal belum genap satu tahun istrinya meninggal presdir sudah mau menikah lagi”

“iyayah! Apa Nichkhun sajangnim sudah tau berita ini yah?”

“mollayo!”

“ekkhhmmm” ucap Leeteuk

kedua karyawan yang sedang menggunjingi presdir mereka menghentikan pembicaraannya

********************

Nichkhun sudah selesai mandi, dia turun menuju ruang makan, dari tangga, Nichkhun melihat Yong Hwa sedang menata makanan di meja makan

“ah, sajangnim sudah selesai!” ucap Yong Hwa melihat Nichkhun sedang berjalan menuju ke ruang makan, “mianhe, kalau bajunya tidak sesuai dengan selera sajangnim” lanjutnya

“ah gwaenchana, kamu ternyata pintar masak yah?” puji Nichkhun

“ah tidak juga sajangnim, ini sup rumput laut untuk mengurangi rasa pusingnya” ucap Yong Hwa

“ah, ngerepotin nih jadinya, gomawo ya!”

“eemm cheonma!” balas Yong Hwa

lalu merekapun sarapan pagi untuk mengisi perut sebelum mereka berangkat kerja dan melaksanakan aktivitas seperti biasanya, di tengah-tengah sarapan pagi, ponsel Yong Hwa berdering tanda ada pesan masuk di inbox ponselnya

Dari : Sekretaris Lee

“Sekretaris Jung, kamu tidak berangkat hari ini? Tumben jam segini kamu belum tiba di kantor”

“mwo?, jam berapa sekarang?” gumam Yong Hwa, lalu melihat jam tangannya, “aigo! Sudah siang ternyata!” lanjutnya kaget

“wae? Ada apa?” tanya Nichkhun

“ini sajangnim, sekarang sudah jam setengah delapan” ucap Yong Hwa

“ooouuhh, kirain apa!” ucap Nichkhu santai, beberapa detik kemudian Nichkhun kaget “MWO? Sudah jam setengah delapan? Aiisshhh sudah telat kita!”

“iya sajangnim, pasti sekarang jalan sudah macet!”

“ahh, iya! Em tapi gwaenchana nanti aku bilang kepada mereka kalau kita telat gara-gara macet, tenang!” ucap Nichkhun dengan santainya

“ah, ya!, aiishh, saya lupa sajangnim, kalau sekatang kita juga ada meeting pukul 9 nanti!”

“aaaiisshh, ok kalau begitu kita langsung berangkat!”

Mereka lalu segera bangkit dari duduknya dan menuju garasi untuk mengambil mobil dan tancap gas menuju kantor BN company

********************

di restoran milik Seohyun, keramaian mulai terlihat, Donghae kewalahan melayani semua tamu-tamu yang datang

“aduh, kenapa Suzy belum datang juga! D.O dan Chanyeol kesininya kan nanti siang setelah mereka pulang sekolah!” gumam Donghae

beberapa menit kemudian Suzy tiba, dia langsung di suruh untuk membantu Donghae melayani pelanggan

********************

Nichkhun dan Yong Hwa sudah tiba di BN company, mereka langsung menuju ke ruang kerja mereka

“Nichkhun sajangnim” teriak seseorang

Nichkhun menghentikan langkahnya

“ya! Ada apa?” tanya Nichkhun

“tadi presdir memberi amanat kepada saya kalau Nichkhun sajangnim sudah datang langsung menghadap beliau!”

“ah ya! Gomapseumnida”

“sekretaris Jung, kamu duluan saja, aku mau ke ruangan presdir”

“baik sajangnim”

lalu Nichkhun menuju ruang presdir

********************

“pagi appa!” ucap Victoria turun dari tangga

“pagi, anak appa yang cantik!”

“appa, Victoria mau jalan-jalan lagi yah, bosen di rumah terus”

“ah, aniya! Kamu harus menggantikan appa menghadiri rapat di BN company”

“mwo? Kenapa aku?” tanya Victoria kaget, “kenapa tidak appa saja yang menghadirinya?” lanjut Victoria

“appa ada acara lain, jadi kamu harus menghadirinya mewakili appa, yah itung-itung sekalian jalan-jalan”

“ah, tidak mau appa, aku benci yang namanya rapat kaya gituan, Victoria tidak maksud sama sekali dunia bisnis”

“emm, ani! Kamu cukup dengerin aja, simple kan?, ayolah! Mau yah!” bujuk appa Song

“hemmm ya lah”

“nah gitu dong, itu baru anak appa yang cantik”

“appa paling bisa membujuk hati aku”

*******************

Nichkhun sudah ada di ruangan presdir

“ada apa presdir?” tanya Nichkhun

“mulai sekarang Im YoonA menjadi sekretaris baru kamu!”

“mwo? Anak perempuan itu? Nichkhun gak mau, aku sudah klop dengan sekretaris Jung”

“Nichkhun, sopan kalau berbicara”

“abeoji! Aku lelah terus hidup dalam tekanan abeoji, apa tidak boleh aku menentukan pilihan ku sendiri?” ucap Nichkhun dengan nada sedikit keras

“pokoknya, kamu harus terima dia menjadi sekretaris baru kamu”

“aniya! Aku tidak akan pernah mau dia menjadi sekretaris aku, dan satu lagi, jangan pernah coba-coba abeoji, mengganggu orang-orang yang ada di sekitar ku!” ancam Nichkhun, Nichkhun lalu keluar dari ruang itu

“Nichkhun!” teriak abeoji, tetapi Nichkhun tidak menggubrisnya

“ah, maafkan Nichkhun yah!”

“gwaenchanayo, shamchun”

Nichkhun kembali ke ruangannya dengan muka marah, Yong Hwa yang melihatnya tahu apa yang barusan terjadi, di dalam ruangan Nichkhun begitu kesal, sampai-sampai dia membantik foto ayahnya yang ia pajang di meja kerjanya.

Tiba-tiba pintu ruang kerja Nichkhun di ketok

“masuk!” ucap Nichkhun

“sajangnim, sudah waktunya untuk menghadiri rapat” ucap Yong Hwa mengingatkan

“ah, ya!” ucap Nichkhun singkat

“gwaenchanayo sajangnim?” tanya Yong Hwa

“emm, gwaenchana! Gaja, kita ke ruang rapat sekarang!”

Di ruang rapat sudah ada beberapa orang dari team kerja Nichkhun, mereka masih menunggu Nichkhun dan investor untuk memulai rapatnya. Pintu ruang rapat di buka, dan ternyata yang masuk adalah Victoria

“annyeong haseyo, apa rapatnya belum di mulai?” sapa Victoria sedikit kaku

“ne, annyeong haseyo, rapatnya belum di mulai” jawab salah seorang dari team work

pintu ruang rapat di buka kembali dan sekarang yang masuk adalah Nichkhun dan Yong Hwa

“maaf, saya datangnya terlam………bat” ucap Nichkhun terputus saat melihat Victoria duduk di salah satu kursi yang ada di ruang tersebut

“kamu?” ucap Nichkhun menunjuk Victoria

“sajangnim kenal dengan anak presdir Song?” ucap salah seorang karyawan

“mwo?” ucap Nichkhun kaget.

To Be Continued……….

# mian yah kalo nih fanfics makin ngalor ngidul, soalnya aku lagi buat fanfics baru sih, jadi alurnya kaya gituh

oh iya nih fanfic udah tinggal beberapa chapter lagi tamat (capek buat nih fanfic kepanjangan takut gak sesuai sama konsep) so, wait it!

Jangan lupa leave comments

BYE ‘-‘)/

6 thoughts on “PROTECT MY GIRL chapter 11

  1. ya ampun agk kesel ma appa khun kok gitu bnget sih… setuju ma khun jelas2 eomma khun bru ja mninggl kok lngsung mau nikah aja :( trus pke mau ganti sekretaris khun lgi ma yoona … appa khun cma mikirin sepihak… gimna nasib yong nanti kalau yoona jdi sekretaris khun??

    ya ampun khun ma victoria ktrmu… kkekke
    part ini gx da yongseo… tpi gx apa… :)

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s