HONESTY chapter 1

HONESTY

Cast :

Choi Minho
Krystal Jung
Onew
Jonghyun
Victoria
Sulli
Amber
Luna
Key
Taemin

Other cast :

HyunA
Donghae
Seungri
Daesung
Thunder
Sandara Park
Goo Hara

Genre : Friendship, Fantasy

Author : Bayu Navanto

Length : Chapter

Rating : G

Desclaimer :
semua cast adalah orang yang berbakat, semua alur cerita dan cerita ini adalah hasil pemikiran 100% dari otak aku

Author Note :
hahai ini adalah Fanfics debut Shining-Effect’ku semoga dapat menghibur dan tidak mengecewakan oh iya nambah nih, ini fanfics aku buat terinspirasi dari lagu Shinee “HONESTY” kalau kalian menemukan ada tulisan dengan aligment “center” terus di “bold / di tebalkan” itu adalah cuilan #halah bahasanya *abaikan* dari lagu ”Honesty”, terus aku kembangin jadi sebuah alur cerita, tapi tidak semua chapter aku ambil dari lirik lau ”Honesty” semoga gak membingungkan dan membosankan yah, Amin

“Han Dul Set”

ucap wasit mengaba-aba permainan, “mulai!!!!” lanjut wasit, “ayo……….ayo……..ayo…… Habiskan……… Habiskan…………..ayo…. Habiskan!!!!!!!!” sorak sorai penonton yang melihat pertandingan memakan ramyeon satu mangkok besar berukuran 30 cm dalam waktu 1 menit, “oppa, ayo oppa habiskan jangan sampai kalah ayo oppa cepat makannya” teriak Krystal menyemangati Minho, Minho yang melihatnya hanya memberi isyarat ‘ok’ dengan melingkarkan ibu jari dan jari telunjuk membentuk huruf ”O”, Krystal yang melihatnya tersenyum dibuatnya, “ayo oppa habiskan, jangan sampai kalah dengan Minho oppa, Taemin oppa is the best!!!” teriak Sulli sambil mengacungkan jempolnya juga tersenyum manis, Taemin yang melihatnya tersenyum lalu melirik Minho yang sedang melahap ramyeon di hadapannya, begitu melihat Minho mau habis Taemin mempercepat tempo makannya, semua mangkok dari 5 peserta mulai habis, priiiiiiiiiiiiittttttttt terdengar bunyi peluit dari wasit tertanda waktu sudah habis, wasit-wasit yang mengamatinya mulai berdiskusi, “ok pemenang dari memakan tercepat ramyeon tercepat kali ini adalah…………………….”

***********************

HONESTY

“All I Will Say This Honestly”

capther 1

Jameul jjucha jullin nuneul tteo

Aku bangun dan membuka mataku yang masih mengantuk

Jamsi humyeon tto naeiriya

Dalam sekejap, ini akan terulang lagi besok

Kkamjjanhal sae jinagan haruga heomuhae

Aku merasa tidak enak karena membiarkan hari berlalu dengan begitu cepat

Gaseumi moreal samkhijiman

Hatiku mencoba untuk menyembunyikannya

dokdokdokdokdokdokdokdok…….. “Minho bangun, cepat bangun inikan hari pertama kamu masuk sekolah, cepat mandi sudah siang nanti kamu terlambat!” teriak eomoni Minho dari luar kamar Minho, sedangkan di dalam kamar Minho hanya mengulat saja, “Minho cepat bangun!!!!!” teriak eomoni kali ini dengan nada lebih keras, Minho yang mendengarnya kaget dan terbangun dari dream Land’nya, “ne, aku sudah bangun!” teriak Minho sambil mengucek matanya, Minho mengambil jam wakernya, “MWO!!!!!!!” ucap Minho kaget, “gawat ini sudah jam setengah tujuh, aduh mampus!, hari pertama masuk mau terlambat, gawat!!!” ucap Minho khawatir, dia bangkit dari tempat tidurnya, dia mengambil handuk dan lari menuju kamar mandi, sedangkan itu di ruang makan appa Choi sedang bersiap-siap mau makan dia melihat istrinya turun dari lantai dua, “bagaimana, Minho sudah bangun?” tanya Appa Choi, “sudah” jawab eomoni lalu duduk di kursi meja makan, “anak itu paling susah dibangunin, pagi-pagi sudah buat orang emosi” lanjutnya, “sabar, diakan anak kita satu-satunya” ucap appa Choi, “coba saja tadi ayah yang melakukannya pasti akan marah sama seperti ibu” timpal eomoni sambil mengolesi roti dengan selai dan di berikan kepada suaminya itu, appa Choi hanya bisa tersenyum melihat istrinya, “appa, eomoni aku berangkat sudah telat” teriak Minho turun dari lantai dua menuju ruang makan dan mencium tangan kedua orang tuanya itu, “ehh, eh, makan dulu ini eomoni sudah buatkan roti” mencegat Minho yang mau berangkat ke sekolah tergesa-gesa, “aduh aku sudah telat bu” ucap Minho melihat jam lalu mengambil roti yang ada di piring, “aku berangkat yah, rotinya aku makan di mobil, dah ibu, dah ayah” ucap Minho sambil mencium kening ibunya, “hah tuhkan ayah lihat sendiri bagaimana perilaku anakmu itu, itu gara-gara ayah terlalu memanjakan dia akhirnya seperti itukan” keluh eomoni, appa Choi hanya bisa tersenyum dan memakan kembali roti isi selai yang di berikan oleh istrinya itu, “di bilangin malah tersenyum” ucap eomoni

***************

sementara itu Jonghyun dan Key berjalan bersama di trotoar menuju sekolah, mereka berdua sudah bersahabat sejak mereka masih duduk di bangku sd, “Jonghyun-ah, nanti kira-kira MOS’nya gimana yah? Apa kita akan di plonco oleh sonbae-sonbae kita?” tanya Key, “ah menurutku itu tidak terjadi, kan Daesang International High School *author ngarang* sekolah dengan predikat anti kekerasan, disiplin ketat, dan tentunya dapat predikat terbaik di Korea, mana mungkin akan ada perploncoan seperti yang kamu takutkan itu, positif thinking aja lah” ucap Jonghyun, saat mereka berdua tiba di pintu gerbang SMA Daesang, Key menghentikan langkahnya, “kamu kenapa?” tanya Jonghyun, “aku takut” ucap Key, “ya elah, gitu aja takut ayolah lagi pula murid baru bukan kamu saja kok banyak lagi, jadi boleh dikatakan perbandingannya 1 banding 1000, jadi sangat kecil ayolah, cepat nanti kita terlambat” ucap Jonghyun, “kamu berkata seperti itu hanya untuk menghibur aku sajakan? Iya kan?” tanya Key, “ah sudah ayo cepat masuk” ucap Jonghyun menarik tangan Key dan memaksa Key untuk masuk kedalam,

*************

 sementara itu, Taemin masih menunggu bus di halte, “aduh gawat, kenapa busnya belum datang-datang sih, kalau begini caranya aku dapat terlambat nih” gumam Taemin gugup dan khawatir, “hah ini tidak bisa lebih baik aku lari saja” ucap Taemin lalu berdiri dan lari menuju SMA Daesang, di jalan dia begitu sial karena dia dilempari botol air minuman dari mobil yang sedang berjalan, air yang ada di botol itu tumpah dan mengenai blazer yang dipakai Taemin, orang yang melempar botol air minum itu menengok dari jendela mobil dia melihat ke arah Taemin dan tersenyum sinis dan orang yang melempar itu adalah Minho, Taemin yang melihat Minho tersenyum sinis itu memasang raut muka marah tetapi mobil itu keburu jalan jauh sebelum Taemin menghampirinya, “damn!!!” gumam Taemin, “ahhh…… gawat sudah mau masuk!” lanjut Taemin khawatir yang melihat jam tangannya, dia akhirnya melanjutkan larinya menuju SMA Daesang, tiba-tiba ada seorang pengendara motor berhenti menghampiri Taemin, “kamu anak SMA Daesang yah?” tanya pria tersebut, “ya!, kamu siapa?” tanya Taemin, “ayo ikut aku saja lagi pula aku juga siswa SMA Daesang, cepat naik, Daesang dikenal dengan disiplin waktunya” seru pria tersebut, Taemin akhirnya ikut dengan pria tersebut, beberapa menit kemudian mereka berdua sudah sampai di Daesang, “gamsahamnida” ucap Taemin turun dari motor, “ne cheonma” balas pria tersebut, Taemin lalu lari menuju ruang MOS.

*****************

 sementara itu di ruang osis, kesibukan terlihat dari semua anggota osis, “Onew-ah di mana, apa dia belum datang?” tanya Victoria, “ya! Saya hadir” ucap Onew mengankat tangannya di depan pintu, dia kelihatan kelelahan, “kamu kenapa?” tanya Victoria menghampiri Onew yang baru datang, Onew tersenyum “aku lelah”, “lelah kenapa?” tanya Victoria, “lelah mengejar cintamu” gombal Onew, “ah kamu, pagi-pagi sudah ngegombal, gaja, semua anggota osis sudah menunggu” ajak Victoria, lalu mereka berdua menghampiri para rekan osis lainnya.

******************

 “hah untung belum terlambat, syukur” gumam Taemin saat dia masuk kedalam ruang MOS yang bukan lain adalah lapangan basket indor,

“Jonghyun-ah, kenapa banyak banget yah?” tanya Key keheranan, “ya banyak lah namanya juga sekolah favorit pasti banyak yang datang kesini” balas Jonghyun, “kalau sebanyak ini berarti kemungkinan yang aku bayangkan sangat kecil, yeah asik” ucap Key senang, “kan sudah aku bilang makannya jangan negatif thinking dulu” timpal Jonghyun, “ne, arra!” ucap Key, “eh-eh lihat deh dia kenapa yah?” tanya Key menunjuk kearah Taemin yang sedang mengelap blazernya yang basah karena di lempari botol air meneral, “entahlah, ayo kita hampiri” ajak Jonghyun, “gaja” balas Key, lalu merekapun menghampiri Taemin, “hi, annyeong haseyo” sapa Jonghyun, “ne annyeong haseyo” balas Taemin, “kamu juga murid baru disini?” tanya Key, “ya, memang kenapa?” tanya Taemin, “ah enggak, enggak ada apa-apa cuaman tanya doang” jawab Key, “em perkenalkan Taemin imnida” ucap Taemin memperkenalkan diri, “Jonghyun imnida” timpal Jonghyun, “Key imnida” balas Key, “eh-eh anggota osis sudah masuk tuh” ucap salah seorang siswa baru, siswa baru mulai merapat mendekati podium, “hi yorebeum, annyeong haseyo!” sapa Victoria, “ne annyeong haseyo” balas seluruh siswa baru, “chukae sudah di terima di Daesang High School” ucap Yun Soo *anggota osis*, “ok, kali ini uri sudah diberi data mengenai pembagian kelas oleh bagian kesiswaan SMA Daesang, akan kami tempel di papan pengumuman jadi kalian langsung menuju ruang kelas masing-masing sesuai yang tertera di kertas ini ok” ucap Victoria, “ne” ucap semua siswa baru

“huh, Jonghyun-ah, kira-kira kita satu kelas apa enggak yah?” tanya Key, “entahlah” jawab Jonghyun, “kalian pasti sudah kenal sejak lama yah!” ucap Taemin, “ne, kita sudah kenal dan bersahabat sejak kami masih sd” timpal Key, “eh ayo lihat daftar siswanya” ajak Taemin, “ne, gaja” timpal Jonghyun, lalu mereka menuju papan pengumuman, “wah ramainya” ucap Key, akhirnya dengan bersusah payah menerobos kerumunan, Jognhyun, Key dan Taemin sudah sampai di depan papan pengumuman, “aku dikelas apa yah?” tanya Key, “aku di A” timpal Taemin, “aku juga, wah kita satu kelas” ucap Jonghyun, Taemin dan Jonghyun melakukan ”High Five”, “aku di kelas mana?” tanya Key mulai khawatir, “nih kamu disini” ucap Jonghyun menunjukkan tulisan dengan nama Kim Kibum, “yeah kita satu kelas, yeah” ucap Key girang, lalu mereka bertiga keluar dari kerumunan, “fiuh, panasnya berdesak-desakan seperti itu” keluh Key, “jadi kita bertiga satu kelas” tanya Taemin, “ne, gaja! Kita cari ruangannya” ajak Jonghyun, lalu mereka mulai mencari ruang kelasnya, “nah ketemu ayo masuk” ucap Key saat melihat papan ruang kelas, mereka lalu masuk kedalam ruang kelas, Taemin duduk di kursi nomor dua dari depan, “Taemin-ah aku duduk di sebelahmu yah!” ucap Jonghyun, “ne silakan” ucap Taemin mempersilakan, “nah lho aku dimana?” tanya Key, “kan masih banyak kursi kosong” balas Jonghyun, Key hanya menghela nafas lalu dia duduk di belakang Jonghyun, lalu ada 2 orang anggota osis masuk kedalam ruang kelas, “hi, annyeong haseyo” ucap Victoria, “selamat datang di Daesang High School” timpal Onew, “diakan,  yang tadi memberikan boncengannya kepadaku” gumam Taemin dalam hati, “apa semuanya sudah masuk?” tanya Victoria, “maaf aku terlambat!” ucap Minho dari depan pintu, “ok, tidak apa, silakan masuk” ucap Onew, lalu Minho masuk ke ruangan dia duduk di sebelah Key karena hanya tinggal itu kursi tanpa bertuan yang tersisa di ruang tersebut, “ok, sebagai awalan perkenalan terlebih dahulu naneun Onew imnida dan yeoja yeppo di sebelah ku ini Victoria” ucap Onew memperkenalkan diri dan memperkenalkan Victoria, “baik sekarang giliran kalian, mulai dari pojok belakang” ucap Victoria

*singkat cerita*

bel jam istirahatpun sudah terdengar, Key, Jonghyun dan Taemin pergi ke kantin sekolah, saat tiba di kantin Key tertegun karena kantin yang begitu besar dan lebih mirip seperti restoran, “wah ini kantin atau restoran yah, besar sekali” ucap Key kegum sambil melihat sekeliling, “ya kantin lah uang sekolahnya saja gede pasti fasilitasnya gede juga” ucap Jonghyun, lalu mereka duduk di salah satu meja yang ada, “eh ngomong-ngomong kita jadi satu kelompok saja ok” tawar Key, “ide yang bagus, tetapi kitakan bertiga sedangkan kita harus berkelompok minimal empat anak, yang satunya siapa?” ucap Taemin, “nah itu yang dari tadi aku pikirkan? Siapa orang keempat yang masuk kedalam kelompok kita?” lanjut Jonghyun, sementara itu di meja sebelah, Sulli dan Luna duduk bersama, “Luna eonni aku ikut jadi kelompokmu ya” ucap Sulli memasang muka manis manja, “ne kita satu kelompok tapi kurang dua orang lagi kan?” ucap Luna, “benar juga yah” balas Sulli menundukan kepalanya, lalu ada seorang yeoja dengan gaya rambut potong pendek, “hai naneun Amber imnida, boleh gabung dengan kalian?” ucap Amber, “boleh, silakan aja” ucap Luna mempersilakan, Sulli menaikkan kepalanya lalu mendekati mukanya ke arah Amber, “Amber eonni kamu ikut dengan kelompok kita yah” ucap Sulli mendekati mukanya kearah Amber, Amber dan Luna kaget dibuatnya, “ok, aku mau kok jadi anggota kelompok kalian, tapi tolong mundurkan tubuhnya” ucap Amber, “yeah, kita dapat member baru” ucap Sulli senang, “yah tapi masih kurang satu lagi” Sulli langsung manyun dan menundukan kepalanya lagi,

sementara itu Onew dan Victoria sedang memakan makanan pesanannya, “chagia, lihat ini” ucap Onew lalu membentuk tanda hati dengan tangannya di dadanya, Victoria tersipu malu dibuatnya, “hah kau ini sudah jangan lakukan lagi aku malu” ucap Victoria, “aku tidak akan menghentikannya sebelum kamu menjawab perasaan ku” ucap Onew, Victoria semakin malu, “tapi…” ucapan Victoria terpotong bunyi bel tanda masuk jam pelajaran, “ah sudah masuk ayo kembali” ucap Victoria lalu bangun dari duduknya dan berjalan menuju ke ruangan, “Victoria tunggu aku” ucap Onew berdiri dan lari menghampiri Victoria, saat sudah berada di samping Victoria Onew bertanya kembali, “tadi tapi apa? Kok gak dilanjutkan sihh?” tanya Onew, “tapi apa yah, ah aku lupa” ucap Victoria lalu berjalan pergi meninggalkan Onew, “issshhh” gumam Onew

******************

 di ruang kelas Key dan Jonghyun sedang bermain batu kertas gunting untuk mengusir kejenuhan karena osis belum masuk, sedangkan Taemin menggambar tidak jelas di bukunya sambil menyandarkan kepalanya di tangannya, saat Taemin melirik ke luar dia melihat Victoria dan Onew menuju ke ruangan, “ya!, sonbae sudah datang jangan main lagi” ucap Taemin menghentikan permainan batu kertas gunting antara Key dan Jonghyun, lalu Onew dan Victoria sudah sampai di ruangan, “baik bagaimana apa kalian sudah membentuk kelompok?” tanya Onew, “sudah” seru seisi ruangan, lalu tiba-tiba Sulli mengangkat tangannya, “oppa kelompok kami kurang satu anggota lagi” ucap Sulli, Taemin juga ikut-ikutan mengangkat tangannya, “yah, kelompok aku juga kurang satu anggota” ucap Taemin, “ok-ok, disini siapa yang belum nendapatkan kelompok?” tanya Onew, Minho mengankat tangannya dengan ogah-ogahan, Krystalpun juga melakukan hal yang sama, “ok kalau begitu, kamu Minho bergabung dengan Taemin dan kawan-kawan, sedangkan kamu krystal kamu ikut dengan kelompok Sulli” ucap Victoria, “MWO!!! Aku tidak setuju” ucap Minho menolak, “ne aku juga tidak setuju” timpal Krystal, Minho melirik kearah Krystal “isshh ikut-ikut saja” ucap Minho sinis, “apa memangnya nggak boleh mulut-mulut sendiri” ucap Krystal nyolot, “kok nyolot sih” ucap Minho, “kamu tuh yang nyolot” timpal Kryistal, “SUDAH hentikan!!!!! Pokoknya kalian berdua mau tidak mau harus menerima apa keputusan kita tadi” ucap Onew menghentikan pertikaian diantara Minho dan Krystal, Taemin menundukan kepalanya begitu pula dengan Sulli, “Taemin-ah kamu kenapa?” tanya Jonghyun lirih, “ah tidak tidak apa-apa” ucap Taemin

“Sulli kamu kenapa, ada apa?” tanya Luna yang melihat Sulli menundukan kepalanya seperti sedang memikirkan sesuatu, “enggak, enggak ada apa-apa cuman sedikit sedih satu kelompok dengan dia” ucap Sulli sambil melirik kearah Krystal, “nah sekarang sudah dapat kelompok kan sekarang, uri sonbae mau memberikan sesuatu jadi untuk ketua masing-masing kelompok tolong maju untuk mengambil nomor” ucap Victoria, “Jonghyun-ah ketua kelompok kita siapa?” tanya Key, “Taemin-ah” balas Jonghyun, “hah, naneun?” ucap Taemin kaget, “ya! Aku setuju!” timpal Key, “kamu bagaimana Minho?” tanya Jonghyun, “ah up to you ajalah apa maunya kalian” balas Minho ogah-ogahan, Key yang melihatnya jadi sedikit naik pitam dia memicikkan matanya ke arah Minho, “ok Taemin-ah kamu ambil gih nomornya” perintah Jonghyun, “ne” balas Taemin

“Sulli-ah, kamu aja deh yang jadi ketua” ucap Luna, “mwo, naneun?” ucap Sulli kaget, “ne, gak mau? Pokoknya harus mau” balas Luna, “ya! Aku juga setuju, kalau kamu gimana Krystal Jung?” timpal Amber, “Up To You” ucap Krystal sedikit sinis, Sulli menghela nafas lalu dia maju kedepan untuk mengambil nomor, saat semua ketua kelompok sudah menambil nomor

semua anggota melai bertanya-tanya untuk apa nomor ini, “ok, sekarang masing-masing sudah mendapatkan nomorkan, sekarang di buka gulungan kertasnya” ucap Onew, “kita kebagian nomor berapa?” tanya Key, Taemin membuka gulungan itu dan menemukan tulisan nomor 3, “kita dapat nomor 3” ucap Taemin, Key hanya membulatkan mulutnya saja sambil mengangguk-angguk mengerti, “ok, sekarang siapa yang mendapatkan Nomor 3, acungkan tangannya” perintah Victoria, Taemin mengacungkan tangannya, lalu tiba-tiba Sulli juga mengacungkan tangannya, “ok kalian berdua sekarang menjadi satu tim” ucap Victoria, “MWOO!!!!!” ucap Minho dan Krystal bersamaan, “aku, satu kelompok dengan cewek nyolot itu, ogah, gak mau” ucap Minho menolak sambil menunjuk ke arah Krystal, “heh, aku juga tidak mau satu tim dengan cowok aneh kaya dia, Sulli-ah kamu gimana sih kok milihnya bisa dapet yang sama dengan si Cowok gila kaya dia” ucap Krystal sambil menunjuk kearah Minho, “heh Kryistal-ah, kamu tinggal terima saja kenapa, lagi pula tadi kamu cuman ok-ok saja kalau Sulli yang jadi ketua kelompok, kenapa sekarang kamu protes, gak punya pendirian banget sih” timpal Amber, “hah, kasihan di katain gak punya pendirian” ledek Minho, “heh” bentak Krystal, “Minho-ah, bukannya kamu juga tadi terserah kita siapa yang jadi ketua kelompoknya, kenapa kamu tadi juga gak setuju satu tim dengan mereka” ucap Key, “heuh, ngatain orang segala, gak liat apa diri sendiri juga gak punya pendirian” gumam Krystal meledek, “hey sudah-sudah sesama gak punya pendirian gak usah saling mendahului!” ucap Amber berusaha melerai, “DIAM!!!!!!!!!!!!!” teriak Minho dan Krystal hampir bersamaan.

To Be Continued…………………..

Mian yah kalo gaje! Nih fanfics bakalan gue lanjutin kalo banyak yg komen! Sepi? ahhhh tunda pengeposan. Jadi jangan lupa tinggalin komentarnya yah!!!

26 thoughts on “HONESTY chapter 1

  1. author, jangan marah ya, tapi aku agak susah bacanya #piss jangan marah# tapi udah bagus kok, shineef(x) jjang^^! cepet lanjutin kalo ada waktu yah ;)

  2. ok, pertama saya akan komen menurut jalan cerita ya.. tp, sebelumnya authornya namja ya?
    menurut cerita, aku suka sih :) shining affeaction :3 ceritanya seru , apalgi si kle sama minho beranteman.. tp, aku bingung.. pas opening itu kan perlombaan ya? tp, kok kenapa tiba2 kembali lg pas mereka mos? itu flashback ya? apa gimana? aku ga mudeng sungguh -,-
    trs, author mohon ya spasi diperhatikan :)
    diusahakan kalau percakapan di kasih spasi ya? jangan kedekatan kya gitu >_____<

    • opening ntuh yg q maksud adalah kejadian di masa yg akan datang! Yg akan mereka lalui jadi q kasih preview dikit! Gituh!
      Nih q juga agak bingung bacanya kekekekke (?) hemm yah gomawo kritikannya. Ntu kritikan yg sangat membangun! ‘-‘)/
      Gue Namja! Mybe author namja satu-satunya di FKI (?)
      (nih fanfics sebenarnya dah ada di laptop sekitar 2 bln yg lalu tapi karna sibuk gak ada waktu buat bikin next chapnya jadi q tunda dulu) ‘-‘)v

  3. Jadi penassaraan…..
    Aq tungghu yaach lanjutannya,,,,

    Qaya’nya akan lebih seruh nhii perangk antara krystal mha minho….
    Pas bangeedt dua-duanya fansnya aq….
    Makasih athas ff’nya…

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s