A Man For My Girl (1/2)

Tittle      :  A Man For My Girl

Author   :  Mayha Kang

Cast       :  Xi Luhan – Jung Krystal – Byun Baekhyun

Length   :  Twoshot

Genre   :  Fantasy, Angst

Happy Reading!

>>> A Man For My Girl <<<

Flashback – Sebulan yang lalu

Praakk! Ponsel Krystal terjatuh menghantam lantai. Air mata perlahan muncul ke permukaan matanya hingga akhirnya jatuh membasahi wajahnya. Dia membiarkan ponselnya tergeletak di lantai dan bergegas menuju rumah sakit. Setibanya di rumah sakit Krystal langsung menghambur masuk ke dalam ruang ICU. Dilihatnya sanak keluarga Luhan menangis tersedu-sedu disamping Luhan yang kini terbaring kaku di tempat tidur rumah sakit. Tubuhnya berlumuran darah. Wajahnya pucat pasi dan bibirnya terkatup diam membisu. Tidak ada lagi tanda kehidupan pada dirinya. Krystal juga melihat beberapa suster melepas peralatan medis yang terpasang rapi di tubuh Luhan.

Krystal melangkahkan kakinya perlahan mendekati Luhan. Tubuh Krystal nampak gemetaran. Dadanya terasa sesak. Batinnya menolak untuk mengakui kenyataan bahwa kekasih yang sangat ia cintai pergi meninggalkannya untuk selamanya. Tidak satupun kata yang dapat terucap dari bibir Krystal selain butiran air mata yang kini menggenangi wajahnya.

Luhan mengalami kecelakaan dalam perjalanan pulang setelah mengantar Krystal kembali ke rumah. Mobilnya menabrak sebuah truk pengangkut batu. Maut pun tak terhindarkan. Bebatuan besar yang terangkut di truk itu jatuh menimpa mobil Luhan. Luhan sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat. Tetapi, dia mengalami pendarahan dibagian kepalanya sehingga nyawanya tidak dapat tertolong. Kejadian ini bagaikan mimpi bagi Krystal. Bagaimana tidak, beberapa jam yang lalu ia masih melihat sosok Luhan yang tersenyum ramah dihadapannya. Masih bercanda ria dan bermanja dengannya. Namun, kini sosok itu telah pergi meninggalkannya dan tidak akan pernah kembali lagi.

Flashback END_

Suasana pagi di kota Seoul yang aman, tentram, dan damai. Musim dingin telah berlalu dan musim semi telah menanti. Alunan musik mengalun indah dari soundsystem mobil Baekhyun. Dalam perjalan menuju tempat kuliahnya tiba-tiba seorang gadis datang menghadang mobilnya. Gadis itu adalah Krystal. Dia memasang tubuhnya seakan rela menyerahkan hidupnya untuk ditabrak mati oleh mobil Baekhyun. Seketika Baekhyun merem mobilnya secara paksa, untungnya mobilnya tidak melaju kencang sehingga ia tidak menabrak Krystal.

Baekhyun segera menghampiri Krystal. “Yaa! Kau sudah gila! Kau mau mati?” bentaknya.

“Ne, aku memang ingin mati. Kenapa kau tidak menabrakku saja?”

Baekhyun menatap heran pada Krystal. “Kau memang sudah gila!” hardiknya. Dia pun berjalan pergi meninggalkan Krystal yang masih berdiri mematung.

Krystal tidak sanggup menahan kepedihan hatinya. Sepeninggal Luhan dia selalu merasa sendiri dan kesepian. Dia ingin menyusul Luhan dan kembali kepelukannya yang hangat. Krystal melanjutkan langkahnya menuju ke tengah jalan raya. Menanti mobil yang siap menggilas tubuhnya hingga membawanya ke alam kematian. Dari kejauhan tampak sebuah mobil yang melaju sangat kencang. Krystal menguatkan hatinya kemudian mulai memejamkan matanya. Mobil itu semakin dekat dan ……….

Krystal membuka matanya perlahan. Sudahkah ia berada di alam kematian? Namun, satu yang ia sadari saat ini bahwa ia tengah berada dipelukan seseorang. Sebuah pelukan yang menghangatkan hatinya yang selama ini telah membeku. Akankah ini pelukan dari Luhan?

“Hey! Apa dia kekasihmu? Katakan padanya kalau ingin mati jangan disini! Menyusahkan saja!” bentak seorang bapak yang hampir saja menabrak Krystal.

“Jeosonghamnida.” ucap orang yang memeluk Krystal. Dia mewakili Krystal meminta maaf atas tindakan nekatnya yang juga dapat membahayakan nyawa orang lain.

Dugaan Krystal salah, ia mengira dirinya telah tewas tertabrak mobil. Dia bisa mendengar jelas suara orang yang memeluknya. Dan suara itu bukanlah suara Luhan. Dia mendongakkan kepalanya menatap wajah orang yang memeluknya hangat. Dia adalah orang yang juga menjadi korban aksi bunuh dirinya. Baekhyunlah yang memeluknya. Mencegahnya agar tidak mengakhiri hidupnya.

Awalnya Baekhyun berniat untuk meninggalkan Krystal, namun saat melihatnya melanjutkan aksi untuk mengakhiri hidupnya ia segera mencegahnya. Dia menarik Krystal sekuat tenaga dan mendekapnya erat. Meski dia tidak mengenal Krystal namun, saat mendekapnya ia merasakan seberkas kehangatan dan kenyamanan hingga membuat jantungnya berdebar-debar.

Krystal segera melepas pelukan Baekhyun saat tersadar bahwa itu bukanlah pelukan dari Luhan. Dirinya belum mati. Sekali lagi dia gagal mengakhiri hidupnya.

“Gwaenchana?” tanya Baekhyun.

Krystal hanya terdiam sambil menatap Baekhyun. Tanpa mengeluarkan sepatah kata pun ia kemudian pergi meninggalkan Baekhyun. Tersirat rasa bingung dalam dirinya karena hatinya sempat merasakan kehangatan dari pelukan orang yang tidak ia kenal. Sedang Baekhyun hanya bisa menatap punggung Ksystal yang berjalan pergi meninggalkannya. Dia merasa khawatir jika Krystal tetap berniat untuk mengakhiri hidupnya.

***

Dua sosok tak kasat mata sedang berbincang-bincang disalah satu kursi taman. Meski mereka berada di dunia manusia, namun keberadaan mereka tidak dapat dirasakan oleh indra manusia. Mereka adalah Victoria dan Luhan.

“Victoria’ssi tidak bisakah kau membawaku ke alam dimana seharusnya aku berada sekarang?” tanya Luhan. Dia merasa bosan tinggal di dunia manusia yang sudah bukan dunianya lagi.

“Aniyo. Seseorang belum bisa menerima kepergianmu. Itulah yang membuat arwahmu tidak bisa meninggalkan dunia ini.” jelas Victoria.

Luhan telah meninggal sebulan yang lalu akibat kecelakaan mobil yang dialaminya. Tetapi, arwahnya masih saja berkeliaran di dunia manusia. Hal ini dikarenakan masih ada orang yang belum bisa menerima kepergiannya. Dia harus menemukan dan membuat orang itu mengikhlaskan kepergiannya. Namun, dia memiliki kendala besar dimana ia kehilangan semua ingatan semasa hidupnya. Dia bahkan tidak mengingat siapa keluarganya. Hanya satu yang terekam jelas diingatannya, yaitu namanya. Untungnya ada seorang malaikat cantik dan baik hati yang diutus untuk mendampinginya selama berada di dunia manusia. Tetapi, tetap saja dia  harus memecahkan masalahnya sendiri.

“Kau akan mengingat segala hal tentang orang itu saat kau bertemu dengannya.” gumam Victoria. Dia melirik Luhan yang terdiam bingung disampingnya.

***

Tik tok tik tok … Suara dentingan jarum jam terdengar dari kamar Baekhyun. Sudah pukul 11:00 malam, namun ia masih terjaga. Dia membaringkan tubuhnya diatas tempat tidur empuknya. Wajah gadis yang ditemuinya kemarin masih membekas jelas diingatannya. Tiba-tiba sosok bayangan muncul dihadapannya dan membuatnya terlonjak kaget.

“Yaa! Jangan muncul tiba-tiba seperti itu!” gerutu Baekhyun. Dia menatap kesal pada sesosok arwah yang kini berdiri dihadapannya. Sosok itu tersenyum ramah padanya.

“Yaa, tengah malam begini jangan teriak-teriak! Kau bisa membangunkan tetanggamu.” balas Luhan. Nada bicaranya terdengar mengejek.

“Dasar hantu!” Baekhyun mencibir. Dia beranjak dari tempatnya dan berjalan ke arah sofa yang terletak disamping tempat tidurnya.

Baekhyun terlahir dengan memiliki indra ke enam. Dia bisa melihat hal-hal yang tidak bisa dilihat manusia pada umumnya. Sebulan yang lalu ia bertemu Luhan dan bersedia membantunya menemukan orang yang membuat arwahnya terkurung di dunia manusia. Meski Luhan harus mengatasi masalahnya sendiri, namun tidak masalah jika ada seorang manusia yang ingin membantunya.

“Kenapa kau belum tidur? Apa yang kau pikirkan?” tanya Luhan. Dia mendudukkan dirinya disamping Baekhyun. Matanya bisa menangkap raut wajah Baekhyun yang terlihat sedang memikirkan suatu hal.

“Kemarin aku bertemu dengan seorang gadis yang mencoba bunuh diri. Entah kenapa aku merasa khawatir padanya.” jawab Baekhyun.

Baekhyun khawatir pada Krystal. Dia takut jika Krystal tetap melakukan hal-hal yang dapat menghilangkan nyawanya. Selepas pertemuannya dengan Krystal kemarin, ia mengikuti Krystal secara diam-diam. Dia melakukan itu agar bisa mengawasinya dan mencegahnya jika hendak bunuh diri lagi. Entah apa yang mendorong dirinya untuk melakukan hal seperti itu.

“Woah! Jangan-jangan kau suka padanya?” tebak Luhan.

“Mwo? Yaa! Aku…aku tidak menyukainya.” Baekhyun mengelak. Wajahnya memerah dan menjadi salah tingkah.

Melihat tingkah Baekhyun, Luhan terpancing untuk menggodanya. Baru kali ini dia melihat Baekhyun memikirkan seorang gadis yang bahkan tidak dikenalinya. Dia yakin Baekhyun telah jatuh hati pada gadis yang dibicarakannya. Kedua ujung bibir Luhan pun tertarik hingga membentuk senyuman manis sesosok arwah.

***

Udara pagi yang terasa cukup mencekam. Kabut tebal masih menyelimuti sebagian besar wilayah kota Seoul. Dinginnya udara pagi itu terasa seperti menusuk tulang. Baekhyun terduduk gelisah didalam mobilnya. Sedang Luhan yang duduk disampingnya tampak santai sambil bersiul ria. Pagi ini Baekhyun berencana untuk bertemu dengan Krystal.

“Baekhyun-ah, apa ini rumahnya?” tanya Luhan. Dia memandang sebuah rumah berdinding kusam. Daun-daun kering berserakan di halaman rumah itu.

Baekhyun mengangguk yakin. “Aku yakin ini rumahnya. Saat mengikutinya aku melihatnya masuk ke dalam rumah ini.” jelasnya.

Selang beberapa menit pagar rumah itu perlahan terbuka. Seorang gadis berpenampilan lusuh muncul dari balik pagar. Luhan menatap lekat pada gadis itu. Seketika raut wajahnya berubah. Bibirnya terkatup diam dan perlahan menghilang tanpa sepengetahuan Baekhyun.

Mata Baekhyun terus memperhatikan Krystal yang muncul dari balik pagar rumahnya. Sama seperti pertama kali mereka bertemu, dia terlihat sangat lusuh. Tak ada sedikit pun raut kebahagiaan yang memancar dari wajah cantiknya. Saat Baekhyun memalingkan penglihatannya barulah ia sadar Luhan sudah tidak berada didalam mobilnya. Dia menghilang dan entah kemana perginya.

“Mwoya! Kenapa dia tiba-tiba menghilang? Haish! Dasar hantu!” gerutu Baekhyun.

Krystal berjalan melewati mobil Baekhyun yang terparkir di depan rumahnya. Karena tidak ingin kehilangan kesempatan, Baekhyun bergegas turun menghampirinya.

“Jamkanman!” pekik Baekhyun. Dia berjalan mendekati Krystal. Jantungnya berdetak cukup kencang, namun ia berusaha mengontrol dirinya. “Annyeonghaseyo! Apa kau masih mengingatku?” tanyanya sambil menggaruk kepalanya yang tidak terasa gatal.

Krystal hanya terdiam menatap Baekhyun. Namun, tersirat dari tatapan matanya bahwa ia masih mengingat Baekhyun. Dialah orang yang telah menggagalkan usaha bunuh dirinya.

“Jeongmal jeosongeyo aku sudah mencampuri urusanmu padahal kita tidak saling kenal. Aku hanya tidak ingin kau mengakhiri hidupmu dengan cara seperti itu.” jelas Baekhyun.

“Lain kali kau tidak usah mencampuri urusan orang lain. Aku ingin mati ataupun tidak itu sama sekali bukan urusanmu. Aku pikir kita tidak usah bertemu lagi, lagian kita juga tidak saling kenal.” balas Krystal. Dia kemudian membalikkan badannya dan melenggang pergi meninggalkan Baekhyun.

Baekhyun tertegun mendengar ucapan Krystal. “Jeoneun Baekhyun imnida. Ireumi mwoya? Katakan siapa namamu dan kita akan saling mengenal.” ucapnya tegas. Entah apa yang ada dipikiran Baekhyun saat ini, namun ia tidak peduli. Dia tidak akan membiarkan Krystal menyia-nyiakan hidupnya.

Krystal bisa mendengar ucapan Baekhyun. Tetapi, dia bersikap seolah tidak mendengarnya dan terus melangkahkan kakinya. Baekhyun tidak tinggal diam. Dia segera mengejar dan menahannya agar tidak pergi. Dia pun meraih tangan tangan Krystal.

“Apa kau tidak punya pekerjaan lain selain mengurusi urusan orang? Kau sungguh gila urusan!” hardik Krystal. Matanya menatap tajam pada Baekhyun.

“Majayo! Aku memang gila urusan. Dan aku tidak akan membiarkanmu bunuh diri.”

“Lalu apa yang bisa kau lakukan?”

“Aku akan melakukan apa yang sanggup kulakukan untuk menghalangimu bunuh diri.”

Krystal tersenyum picik mendengar jawaban Baekhyun. Kemudian menatap tajam pada Baekhyun yang juga menatap tajam padanya. Dia berbalik meraih tangan Baekhyun dan menyeretnya pergi ke suatu tempat.

Baekhyun menatap ke sekeliling tempat. Gundukan-gundukan tanah terhampar banyak disekelilingnya. Perlahan dia menyadari bahwa Krystal membawanya ke sebuah tempat yang menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi orang-orang yang telah meninggal. Krystal tiba-tiba menghentikan langkahnya setelah sampai disalah satu makam. Baekhyun tertegun saat membaca tulisan yang tertera di batu nisan makam itu. Xi Luhan, nama itulah yang terukir jelas di batu nisan. Nama yang sudah tidak asing lagi baginya.

“Jika kau bisa mengembalikannya ke dunia ini maka aku tidak akan bunuh diri. Apa kau bisa melakukannya? Tentu saja kau tidak bisa!” Krystal mencoba menahan air matanya, namun gagal. Hatinya begitu perih saat menatap makam yang ada dihadapannya.

Bibir Baekhyun masih saja diam terkatup. Dia tidak menyangka Krystal-lah orang yang selama ini membuat arwah Luhan terkurung di dunia manusia. Dia juga tidak menyangka Luhanlah penyebab Krystal tidak ingin melanjutkan hidupnya.

“Jadi ini yang membuatnya tiba-tiba menghilang.” bisik Baekhyun. Dia kemudian melirik Krystal yang menangis disampingnya. “Geurae. Meskipun aku tidak yakin tapi aku akan mencobanya.” ucapnya.

Krystal kembali tersenyum picik. “Apakah aku terlihat seperti orang bodoh? Kau pikir kau Tuhan? Dia sudah tidak bisa lagi kembali lagi ke dunia ini. Satu-satunya cara untuk bisa bertemu kembali dengannya adalah dengan menyusulnya.” kata Krystal.

“Aniyo. Dia masih ada didunia ini. Dia belum sepenuhnya pergi.”

“Geurae, nampaknya kau benar-benar menganggapku orang bodoh. Lakukan sesukamu!” Krystal lalu berjalan pergi meninggalkan Baekhyun.

Baekhyun tidak tahu harus mengatakan apa pada Krystal. Meskipun dia menjelaskan semuanya Krystal tidak akan percaya. Krystal hanya akan menganggap dirinya dipermainkan dan diperbodohi oleh Baekhyun.

***

Baekhyun memutar kenop pintu dan berjalan lemas memasuki kamarnya. Matanya menangkap sosok Luhan yang duduk murung di salah satu sofa.

“Jadi dia orangnya? Gadis itu kan yang membuatmu tidak bisa pergi dari dunia ini?” tanya Baekhyun.

Luhan tertunduk murung. “Eottokhe? Apa yang harus kulakukan? Aku sangat mencintainya.” gumamnya.

Perkatan Luhan cukup meninggalkan goresan luka di hati Baekhyun. Baekhyun baru saja menyadari akan perasaannya pada Krystal. Namun, dia harus segera melepas perasaannya itu demi kebahagiaan Krystal dan Luhan yang memang saling mencintai. Dia sadar perasaannya hanya akan menjadi benalu diantara mereka.

Tiba-tiba sosok malaikat cantik muncul dihadapan mereka.

“Eoh, annyeonghaseyo victoria’ssi.” sapa Baekhyun.

“Ne, annyeonghaseyo.” sahut Victoria. Dia tersenyum ramah pada Baekhyun kemudian melirik Luhan. “Kau sudah mengingatnya? Apa yang akan kau lakukan sekarang?”

“Molla.” jawab Luhan lemas.

Baekhyun kemudian teringat pada kejadian di makam Luhan. “Adakah cara yang bisa membuat Luhan hidup kembali?” tanyanya pada Victoria.

“Tidak ada. Meskipun arwahnya masih ada di dunia ini tapi raganya sudah tidak lagi bersamanya.”

Luhan dan Baekhyun tertunduk lemas mendengar jawaban Victoria. Tidak ada cara yang bisa mereka lakukan selain menerima takdir.

“Geundae…” Victoria kembali bersuara yang membuat Luhan dan Baekhyun mendongakkan kepalanya. Mereka terlihat sangat antusias. Berharap ada jalan keluar yang dapat mereka tempuh.

“Luhan bisa hidup kembali dengan menggunakan tubuh orang yang masih hidup.”

Luhan tidak bisa hidup kembali dengan menggunakan tubuhnya. Tetapi, dia bisa hidup menggunakan tubuh orang lain dengan syarat orang itu harus merelakan hidupnya untuk Luhan. Orang itulah yang nantinya akan menggantikan Luhan pergi ke alam kematian bersama Victoria. Dan Luhan bisa kembali hidup di tubuh orang itu.

“Sudahlah! Lupakan saja!” gumam Luhan. Raut wajahnya terlihat lebih murung dari sebelumnya. “Tidak mungkin ada orang yang mau memberikan tubuh sekaligus hidupnya untukku.”

“Aniyo. Kau salah Luhan-ah. Aku… aku mau memberikan tubuh sekaligus hidupku untukmu.” gumam Baekhyun. Luhan bisa melihat keseriusan yang terpancar dari sinar mata Baekhyun. Dia tidak sedang bermain dengan perkataannya.

To Be Continued . . .

Author says :
Annyeonghaseyo! Long time no see ^^ Huhuhu ~ aku kangen sama para readers baik hati yang g’ pernah lupa ninggalin komen + like d’ff luar biasa jelek buatanku >,<
Kali ini aku comeback dengan ff Twoshoot yang bernuansa fantasi, sungguh-sungguh tidak masuk akal :D hahaha … Walaupun tidak berlogika, aku harap klian menyukainya ^^ Keep RCL for my lovely readers! Don’t be siders and plagiarism!

41 thoughts on “A Man For My Girl (1/2)

  1. baca ff ini jadi ngingetin aku sama co aku yg udah meninggal jg karna kecelakaan, dan ceritanya hampir sama ;( #malahcurcol

    next ditunggu ya eon, moga-moga aja endingnya Baek-Stal ;)

    • Jinja? Huhuhu :( itu cwo pcar km yah saeng? :'( smoga dia d’tempatkn d’tmpat yg trindah yah saeng ^^ Amin …

      ne, akn unnie lnjutkn scepat’y saengi, smoga aja yah :D hehe
      d’tunggu yah saeng yg baik hati ^^

  2. wahh baekhyun nekadd -.- authorr baekhyun ga boleh mati :( baekhyun musti idupp, ayolahh thorr heehehe *maksa* :D
    Ditunggu kelanjutannya ya :D

    • iya nih chingu, si baekhyun nekad bgt … masa idup’y mau d’kasih ke luhan :( smoga aja luhan g’ mau & baekhyun g’ maksa …
      ne, next part’y akn sy publish scepat’y, d’tunggu yah chingu yg baik hati ^^

  3. Author… f(exo) Shipper ya…. Huwaa gomawooo udah d buatin ff f(exo)*author: emang buat lo?*#plak
    thor, aku suka bgt ff ini…
    BaekStal…
    Huwaaa….
    Eonni… Andwe…. Kau jangan pergi dulu…. Lebih baik kau bersama Baekhyun oppa saja….
    Ceritanya baekhyun mau gantiin luhan mati gitu… Mwo…?? Janganlah…
    Ya sudah thor, ff nya bagus, jangan lama2 d lanjutannya….
    Ok…

    • iya chingu, aku f(exo) shipper ^^ hehe …
      ne, cheonma chingu, gomawo jg udh mau bca ff ini & ninggalin jejak :)
      Yup! Bner bgt chingu, d’sni crita’y baekhyun mau ngasih tubuh skaligus hidup’y buat luhan :(
      ne, next part’y akn sy publish scepat’y, d’tunggu yah chingu yg baik hati ^^

  4. Penasaraaaaaaaaaaaaaaaaaannnnnnnn~ Eonnie, jangan biarkan Baekhyun mati ;A; *nangis guling2*
    Eonnie, udah ada lanjutannya belom? dooooh penasaran Eonnieeeeeeee *guling2* *diusir satpam*
    Eonnieee, kapan update? Doooh penasaran bangetttttt OAOAOAOAO
    Eonnie, jebal jangan buat Baekhyun matiiii ;A;
    BAEKSTAL!! NOOOOO TT^TT *rusuh*
    Bagus banget deh Eonnie, ide ceritanya bagus, alurnya juga runtut, keren :D
    Cepet lanjutin ya Eon, penasaran gila nih OAO
    Keep Writing! :3

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s