HONESTY chapter2

HONESTY

Cast :

Choi Minho
Krystal Jung
Onew
Jonghyun
Victoria
Sulli
Amber
Luna
Key
Taemin

Other cast :

HyunA
Donghae
Seungri
Daesung
Thunder
Sandara Park
Goo Hara

Genre : Friendship, Fantasy

Author : Bayu Navanto

Length : Chapter

Rating : G

Desclaimer :
semua cast adalah orang yang berbakat, semua alur cerita dan cerita ini adalah hasil pemikiran 100% dari otak aku

Author Note :
hahai ini adalah Fanfics debut Shining-Effect’ku semoga dapat menghibur dan tidak mengecewakan oh iya nambah nih, ini fanfics aku buat terinspirasi dari lagu Shinee “HONESTY” kalau kalian menemukan ada tulisan dengan aligment “center” terus di “bold / di tebalkan” itu adalah cuilan #halah bahasanya *abaikan* dari lagu ”Honesty”, terus aku kembangin jadi sebuah alur cerita, tapi tidak semua chapter aku ambil dari lirik lau ”Honesty” semoga gak membingungkan dan membosankan yah, Amin

Di ruang kelas 12 IPA satu, suasana hening yang tercipta karena semua anak kelas 12 IPA satu sedang menghadapi ulangan matematika, Kim Songsaeng yang terkenal dengan mata elangnya itu membuat semua siswa tak bisa berkutik untuk mencontek, berbeda dengan kebanyakan siswa kelas 12 IPA satu, Seungri yang juga anak siswa kelas 12 IPA satu itu sangat pintar mencari celah-celah kelengahan Kim Songsaeng, di saat Seungri melihat Kim Songsaeng sedang menundukan kepalanya seketika itu pula Seungri memanfaatkannya untuk mencontek

“ussst… Heh… Usssttt” bisik Seungri lirih kepada Donghae yang duduk persis di depan Seungri, Donghae yang mendengarnya menanggapinya dengan mengankat tangannya rendah tanda tak mau menengok

“iissttt, sama teman aja tidak bagi-bagi!” ejek Seungri

“Seungri-ah aku juga kebingungan dari 10 soal belum ada satupun yang aku kerjakan, puas” ucap Donghae dengan menekankan nada pada kata ‘PUAS’

“iisshh gitu aja marah, ya sudahlah sana balik badan lagi, aku sudah tidak butuh lagi!”

Donghae menanggapinya dengan memicikkan matanya lalu kembali ke sikap duduk semula

“aaiisshh bagaimana ini? Aku benar-benar bingung kenapa aku tidak bisa mengerjakannya satupun?” gumam Seungri

“Seungri-ah….. Ussst Seungri-ah” ucap HyunA berbisik memanggil Seungri

“ya! Ada apa?” jawab Seungri mendengar namanya di panggil

“ini terima” ucap HyunA sambil melempar secuil (?) kertas ke arah Seungri

“apa ini?” tanya Seungri polos

“buka aja”

Seungripun membukanya

“mwo? Ini jawaban semua soal” gumam Seungri, “apa ini benar semua?” tanya Seungri kepada HyunA, HyunA menanggapinya dengan menganggukkan kepalanya

“gomawo” ucap Seungri sambil menebar senyum manisnya kepada HyunA

“ne, cheonma” jawab HyunA membalas

************************

Di kelas satu sendiri, Taemin dan kawan-kawan sedang di beri bimbingan pengenalan sekolah oleh salah seorang guru, Minho yang merasa bosan dengan ocehan guru tersebut akhirnya menyandarkan kepalanya di meja

“uuhh, kenapa guru ini bawel sekali, sangat membosankan” gumam Minho

Key yang duduk di sebelah Minho mendengar perkataan menegurnya

“ya! Jangan tiduran, nanti di marahin songsaengnim baru tahu rasa” tegur Key

“heemm ya? Wae? andwae?”

“jelas tidak boleh! Cepat bangun!” bentak Key lirih

“issshh, ya-yah, bawel!” ucap Minho lau bangun dari tidurannya

Teeet……. Teeet…… Teeet… Bunyi jam istirahatpun berbunyi

“ok songsaeng pikir cukup sampai di sini dulu perjumpaan kita kali ini, selamat siang dan selamat istirahat” ucap Songsaeng Park

“Ne!” seru semua murid

“yeah! Akhirnya keluar juga dari neraka!” ucap Minho

“mwo? Apa maksud mu Minho” tanya Jonghyun

“hem? Ya begitulah. Ocehan songsaeng Park begitu membosankan, bosan mendengarnya” jawab Minho sekenanya

********************

Di kelas 12 IPA satu

“ok bel istirahat berbunyi silakan kumpulkan lembar jawaban kalian dan juga lembar soalnya” perintah Songsaeng Kim

“hah mati aku!” keluh Donghae menundukan kepalanya sambil berjalan menuju meja guru untuk mengumpulkan lembar soal dan jawabannya

Donghae melihat soibnya (?) mengumpulkan lembar jawabannya dengan senyum yang mengembang di wajahnya

“Seungri-ah!” panggil Donghae

“ya! Ada apa?”

“kenapa kamu kelihatan bahagia? Ada apa?”

“emm, tidak ada apa-apa”

“ahh pasti ada yang kamu sembunyikan dari aku?” tanya Donghae kepada Seungri sambil berjalan keluar kelas

“seriously, tidak ada apa-apa, memangnya kenapa?”

“ahh, aniya, biasanya kalau sehabis ulangan mata pelajaran Songsaeng Kim, mukamu murung, tetapi kali ini tidak. Memangnya kamu bisa mengerjakan semua soalnya?”

“jelas!”

“jelas apa nih? Jelas bisa atau jelas tidak bisa?” tanya Donghae

“jelas bisa dong! Mana mungkin orang setampan dan sekece(?) seperti Brad Pit tidak bisa mengerjakan soal matematika”

“mwo? Ah mana mungkin, ah pasti kamu.. Emmpphh” ucapan Donghae terputus karena langsung di bekap oleh Seungri, Donghae melihat Seungri memicikkan matanya ke arah Donghae, Donghae yang tau itu menganggukkan kepalanya, Seungripun melepaskan bekapannya

“hah, akhirnya bisa bernafas lagi, kamu ini gila yah? Main bekap sembarangan aja!” omel Donghae

“iisshh makannya jangan sembarangan ngomong”

“hemm sudah aku tebak, pasti karena kamu dapat lucky dari someone kan?”

“hemm sudah jangan bahas itu lagi! ayo cepat ke kantin, aku sudah tidak tahan nih”

“heemm ya! Gaja!”

*************************

“Taemin, Jonghyun, dan Minho ayo kita ke kantin” ajak Key

“emm tidak lah aku masih kenyang” ucap Taemin

“yah, kalau kamu Jonghyun?”

“kalau aku ayo-ayo ajalah” jawab Jonghyun

“Minho?” tanya Key

“ayolah, dari pada kamu bawel terus”

“ok, jadi kamu tidak ikut Taemin?” tanya Jonghyun

“ani”

“ok, gwaenchana, kami tinggal dulu yah” ucap Key

“ne”

Key, Jonghyun dan Minho berjalan ke kantin meninggalkan Taemin sendirian di kelas

*************************

Di salah satu trotoar jalan di daerah Seoul, ada seorang wanita yang sedang mencari sesuatu

“sillyaehamnida” tanya Hara

“ya! Ada apa?”

“apa tuan tahu alamat ini?” tanya Hara sambil menyodorkan secuil (?) kertas

“wahh ini masih jauh nona, nona harus naik bus untuk sampai ke alamat ini”

“ah ne, gamsahamnida”

“ne cheonmaneyo”

“oppa, kemana oppa sebenarnya? Kenapa oppa tega meninggalkan Hara sendirian?” keluh Hara

*************************

Onew sedang berjalan di koridor sekolah menuju ke kantin dan di saat dia melewati ruang kelas satu A, dia melihat Taemin sedan duduk sendiri di dalam kelas, Onewpun menghampirinya

“ya! Kenapa kamu sendirian di kelas, kenapa tidak ikut teman-teman ke kantin?” tanya Onew

“ah, hyung, ani, aku tidak merasa lapar jadi aku di kelas saja” jelas Taemin, “eh hyung! Terima kasih yah atas tumpangannya tadi” lanjutnya

“ahh sudah tidak perlu berterima kasih segala”

“hyung! Boleh aku bertanya sesuatu?”

“ne! Tentu aja boleh memangnya apa yang mau kamu tanyakan?”

“sebenarnya ada apa kita di buat berkelompok segala?”

“ah itu? Ini sebenarnya masih rahasia, tapi ya sudahlah lagi pula nanti juga akan aku sampaikan, jadi begini, sesuai tradisi di SMA Daesang, setiap tahun ajaran baru SMA Daesang mengadakan perkemahan untuk mempererat hubungan persaudaraan di antar sesama siswa.” jelas Onew

“jadi nanti aku dan teman-teman termasuk kelompok Yeoja yang tadi menjadi satu kelompok akan menjadi satu team?”

“yup! Pintar sekali”

“terus kegiatan apa aja yang akan di lakukan hyung?” tanya Taemin

“untuk itu hyung belum bisa memastikannya, karena untuk jadwal kegiatannya belum ada persetujuan dari dewan”

“ah arraso”

“ah hyung ke kantin dulu yah, mau ikut?”

“tidak hyung terima kasih!”

“ok, hyung tinggal yah!”

“ne.”

*************************

Di ruang osis Victoria sedang menata beberapa berkas yang berserakan di meja, tiba-tiba Victoria di kagetkan dengan kedatangan HyunA yang masuk ke ruang osis

“masih belum selesai?” tanya HyunA

“aaisshh” ucap Victoria kaget

“ya! Kenapa mesti kaget? Apa aku begitu menakutkan?” tanya HyunA

“ah, bukan seperti itu, tadi aku terlalu serius menata berkas sampai-sampai tidak tahu kalau ada orang yang masuk”

“ahh begitu ternyata”

“eh tadi bagaimana ulangannya? Berjalan lancar?”

“ya begitulah, tahu sendiri bagaimana songsaeng Kim si mata elang, sedikit bergerak langsung di lihatin terus”

“hahahaha tapi kamu bisa kan?”

“tidak terlalu, tapi kelihatannya duo Funny boy tidak bisa”

“maksud mu Seungri dan Donghae?”

“yup betul sekali, karena si Seungri yang kelihatan kebingungan itu akhirnya aku kasih contekan”

“emm itu karena ngerasa kasihan atau karena memang kamu suka sama dia?”

“isshh, enggak lah”

“enggak salah iya kan?”

“aaiisshh sudah lah, sudah mau masuk nih, aku kembali ke kelas yah”

“ok, hwaiting”

“hwaiting juga untuk kegiatan MOSnya”

“ok!”

*************************

sementara itu di kantin, Key, Jonghyun, dan Minho sedang menikmati makanan yang tadi mereka beli

“Jonghyun-ah, apa tidak apa-apa kita tinggal Taemin sendirian di kelas?” tanya Key

“gwaenchana, lagi pula dia yang memintakan?”

“ahh iya, benar juga”

“ya! Aku mau tanya?” ucap Minho kepada Key

“ne, tanya apa? Tumben!” jawab Key

“bisa tidak kamu menahan ocehan mu itu? Kuping ku begitu sakit mendengar semua ocehan mu itu”

“kamu mau tanya apa mau mengejek?” tanya Key

“Aniya! Bukan seperti itu, bisa tidak untuk menahan mengucapkan hal-hal yang tidak penting?”

“aaiissshh, ok-lah, aku usahain, puas!!” jawab Key sedikit kesal

“tumben Minho mau akrab dengan kita” ucap Jonghyun dalam hati

sementara itu di meja sebelah Sulli, Krystal, Luna, dan Amber sedang makan makanan yang mereka beli tadi

“ya! Bisa bantu tidak?” tanya Sulli

“bantu apa?” tanya Luna menanggapi ucapan Sulli

“bantu untuk bisa kompak, kita itu satu kelompok, dan juga satu team dengan kelompok Taemin-ssi”

“kalau itu sih aku pasti bisa, tapi entahlah dengan dia” ucap Amber sambil melirik ke arah Krystal yang sedang memakan bulgogi, Krystal yang merasa sedang di lihatin oleh ketiga temannya itu menghentikan kegiatan makannya

“ada apa? Kenapa kalian melihat ku? Mau ini? Bukannya kita sudah beli masing-masing? Apa kalian masih kurang?” ucap Krystal nyerocos (?) tanpa henti

“Krystal-ah apa tadi kamu tidak dengar apa yang di latakan oleh Sulli?” tanya Luna

“emm aniya! Memang apa?”

“iisshh anak ini, jadi Krystal-ah kita mohon dengan sangat untuk bisa kompak dalam mengerjakan segala sesuatunya selama kita masih menjadi kelompok” ucap Amber

“emmm, bisa-lah bisa di atur! Nanti aku pikir-pikir dulu” jawab Krystal dengan santainya lalu melanjutkan kegiatan makannya

*************************

Di lapangan indor, Seungri dan Donghae sedang makan bekal mereka yang mereka bawa, Seungri dan Donghae adalah teman yang akrab, sangat akrab, tak jarang ada orang yang memanggilnya sebagai pasangan kekasih se umur hidup, karena mereka sudah saling mengenal satu sama lain sejak mereka berusia 3 tahun ketika Seungri baru pindah dari Incheon ke Seoul, mulai sejak itu mereka sering melakukan segala sesuatunya secara bersama-sama

“ya! Cepat makannya sebentar lagi sudah mau masuk” tegur Donghae kepada Seungri

“memangnya kamu sudah selesai?” tanya Seungri

“sudah dari tadi!”

“kalau begitu inih, di makan” ucap Seungri sambil mengambil sedikit bekalnya ke tempat bekal milik Donghae

“apa ini? Kenapa kamu kasih ke aku?”

“supaya cepat habis” ucap Seungri tersenyum lebar dengan muka innocent-nya

“iisshh, kamu itu!”

“sudah cepat di makan, katanya tadi sebentar lagi mau masuk”

Donghaepun makan makanan yang di berikan oleh Seungri tadi

*************************

“Ya! Udahan yuk, kasihan Taemin sendirian di kelas!” ucap Key

“hemm ok, gaja!” jawab Jonghyun

mereka bertigapun pergi ke kelas mereka

“Sulli-ah kita ke kelas yuk! Bentar lagi sudah mau masuk” ucap Amber

“boleh, ayo!” ucap Sulli

Amber, Luna, Sulli dan Krystal-pun berjalan meninggalkan kantin

*************************

Di pintu kedatangan luar negeri bandara Incheon International Airport, terlihat seorang namja bepakaian cesual sedang berjalan keluar menuju pintu keluar, sementara di seberang ada seorang wanita sedang melambaikan tangannya ke arah namja tadi

“Thunder! I’m here!” teriak Sandara

“ahh she is my sister” ucap Thunder berjalan mendekati Sandara

“long time no see you, how are you in paris?”

“hemm not to bad!”

“bay the way, kenapa kamu tetap ngotot tetap ingin tinggal di Korea?”

“di Korea itu lebih damai! Aaiisshh berbincangnya nanti saja yah! Aku sangat lelah” ucap Thunder

“heemm arraso! Gaja! Appa dan eomma sudah menunggu kita di rumah” ucaj Sandara

*************************

“hi Taemin, apa kamu baik-baik saja selama kita tinggal ke kantin?” tanya Key

“gwaenchanayo!” jawab Taemin

“aigo! Key-Key-Key, apa kamu lupa apa permintaan ku tadi?” ucap Minho seditik kesal

“aaiisshh mianhe, lupa!”

“hah! Terserah-lah!” ucap Minho yang mulai ilfeel dengan sikap Key

“ada apa dengan mereka Jonghyun-ah?” bisik Taemin kepada Jonghyun

“ouh itu? Tadi Minho minta Key untuk mengurangi ocehannya itu!” jawab Jonghyun lirih

Sulli, Amber, Luna sudah sampai di depan pintu kelas mereka terlihat sangat kompak, kecuali Krystal yang dari tadi hanya membuntuti mereka saja dari belakang, di saat Krystal mau berjalan ke arah tempat duduknya, Minho dengan sengajanya menjulurkan kakinya melintang di jalan, hal itu membuat Krystal tersandung

“aaiisshhh!!!” rintih Krystal

“hahaha kenapa kamu? Tersandung? Kasihan!” ledek Minho

Krystalpun berdiri lalu berjalan mendekati Minho dengan tatapan tajam

“ehh! Apa kamu lihat-lihat seperti itu? Berani kamu sama aku?” tanya Minho

‘PLAKKK………..’ suara tangan Krystal menyentuh pipi Minho.

“aigo! Wae? Kenapa kamu menampar aku? Mulai berani yah kamu sama aku” ucap Minho sambil memegang pipinya

“bagaimana rasanya? Sakit? Kenapa kamu itu senang sekali menjahili aku? Apa salah ku kepada mu, sampai-sampai kamu terlihat begitu membenciku! Apa salah ku!” teriak Krystal yang tanpa di sadari menitikkan air matanya, Minho yang baru pertama kali melihat seorang wanita menangis karena perbuatannya itu

“Krystal-ah gwaenchanayo?” tanya Sulli sambil memegang pundak Krystal, tetapi Krystal menampisnya

“sudahlah! Kalia semua itu sama saja, hanya bersikap baik di depan ku , tetapi bersikap buruk di belakangku! Aku benci ini!” ucap Krystal, Krystal yang merasa tidak bisa menahan air matanya untuk tidak keluar itu akhirnya lari pergi keluar dari ruang kelas

“Minho-ah, kenapa kamu selalu bersikap kasar dan tidak sopan?” tanya Taemin

ucapan Taemin tidak di tanggapi oleh Minho, Minho terlihat begitu menyesal dengan perbuatannya

“oppa! Sebenarnya apa salah Krystal, sehingga oppa sampai teganya berbuat seperti itu? Apa oppa tidak memikirkan perasaan Krystal? Oppa begitu kejam!” ucap Sulli

“Ya! Aku begitu kecewa kepada mu, aku pikir kamu sudah mau memperbaiki sikap mu tapi ternya kamu masih saja seperti itu!” ucap Key

“Hey! Kamu itu punya perasaan atau tidak? Kamu ini manusia atau hewan? Dia tadinya mau mulai bersikap baik kepada kita tapi karena perbuatann mu itu! Aaiishhh kamu itu begitu menyebalkan!” ucap Amber yang tak kalah kesalnya dengan sikap Minho

“SUDAH HENTIKAN!!!!!!!!!” teriak Minho yang mulai merasa tertekan

“Minho-ah lebih baik kamu cari dia lalu kamu bicara baik-baik dengannya dan minta maaf kepadanya! Walau bagaimanapun dia nantinya juga akan menjadi anggota team kita!” ucap Jonghyun, Minho yang mendengar nasihat Jonghyun itu langsung bergegas mencari Krystal

“dan untuk kita semuanya lebih baik kita lupakan masalah barusan, jangan ungkit-ungkit lagi masalah tadi di hadapan mereka, mungkin tadi Minho oppa hanya bercanda saja tetapi mungkin karena pikiran Krystal yang sedang memikirkan sesuatu menanggapinya dengan tanggapan lain, bisa kan? Kita lupakan masalah tadi?” tanya Luna

“hemm Ya! Aku setuju!” jawab Jonghyun, lalu Key, Taemin, Sulli, dan Amber menganggukkan kepalanya.

To Be Continued……….

# ok ini dia chapter keduanya bagaimana gaje yah? Mianhe yah! Habis ini aku ketik ulang, kenapa di ketik ulang? Karena removable disk aku tiba-tiba rusak semua data yang tersimpan akhirnya musnah untuk selamanya :( jadi mungkin ini sedikit berbeda dengan line story yang ada di removable disk aku yang rusak itu.

Oh iya seperti biasa, ini akan aku lanjutkan kalau banyak yang meninggalkan komentar, kritik, maupun saran.

Nb. Mungkin aku akan sedikit lama mengepost chapter selanjutnya baik itu yang Protect My Girl, maupun yang Honesty ini, karena aku mau fokus dahulu dengan mata pelajaran, sebentar lagi mau ulangan semesteran, aku mau mencapai target, jadi aku akan hiatus selama jangka waktu yang belum di tentukan ‘-‘)v ok, segitu dulu pertemuan kita di chapter dua Honesty, jangan lupa tinggalkan komentarnya yah! Gomawo ‘-‘)/

18 thoughts on “HONESTY chapter2

    • kekekeke iya nih, nih juga akan ada penambahan cast lagi. Tapi mianhe untuk beberapa minggu ini belum bisa yah, karena mau UAS jadi mau fokus ke pelajaran’a dulu, supaya mencapai target :)
      Tunggu yah chapter selanjutnya :)

  1. Annyeong~ new reader nih. hehe.
    Pertama langsung tertarik untuk buka karena ff nya bertabur bintang. uwuwuw~ sayang sekali, author nya mau hiatus ya? :(
    *lirik bio nya author* makjang, 95liner. 95liner dan udah jago bikin ff. :o
    oke mari komen ceritanya. Minho ca’at~ *plak hahaha bilang aja Min, kalo suka. :p
    ditunggu lanjutannya yah~ semangat UAS nya. hehe.

  2. Daebak thor,,,,,,,,

    cepat yaaac buat lanjutannyaaaa,,,,
    udah nggak sabar baca chapter tiganya,,,,,,

    ff’nyaa seruuh abhiiiiiiiczz,,,,*sambil loncat-loncat dia atas ranjang*

    sukses slalu buat author,,,,,,,,
    semangat yaaach,,,,,,

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s