[Freelance – Chapter] It’s Okay Chap 3

Title: It’s Okay [Chap 1[Chap 2] 

Length: Ficlet

Rating: T (Teenager)

Genre: Romance

Author: Nadiah Herzegovina Natakusumah / @nadhervinaa

Cast
Kim Heechul
Jung Yong Hwa
Cho Kyu Hyun
Seo Joo Hyun
Kim Taeyeon
Park Jung Soo
Kim Hyoyeon, etc.

Author Note
Fanfict ini pernah dipost di facebook pribadi dan di salah satu fanpage yang masih mencoba untuk eksis di dunia maya. Selamat menikmati ^^

——

***
“Lihatlah ke dalam hatimu dan sadari siapa yang kau sukai sebenarnya”
-Yue, Card Captor Sakura-
***
-Yonghwa POV
Aku sempat terkejut kenapa tiba-tiba Seohyun menelponku malam-malam begini? Sebenarnya mungkin wajar saja dia menelponku dan bertanya seperti itu. Karena semenjak kejadian itu, kami seperti renggang. Entahlah. Aku pikir tidak ada yang salah dengan pertanyaanku. Wajar bukan jika sebagai sahabat bertanya seperti itu? Yasudahlah yang penting aku senang karena bertemu dengan Hyoyeon hari ini. Sepertinya hari-hariku di kampus akan lebih menyenangkan karena ada Hyoyeon.
***
Seperti biasanya, setengah jam sebelum masuk aku sudah datang ke kampus. Ya, karena aku ingin cepat-cepat bertemu dengan Hyoyeon. Seperti yang ku harapkan, bidadari cantik yang kutunggu-tunggu ternyata memang sudah ada di kampus. Dibawah pohon rindang, jari-jarinya menari di atas keyboard laptop-nya. Tunggu apa lagi? Aku harus menyapanya.
“Annyeong Hyoyeon-ssi”
“Annyeong~ kau sudah datang Yonghwa?” Tanya Hyoyeon.
“Ne. Aku sudah datang. Apa yang sedang kau lakukan?” tanyaku berharap percakapan ini akan semakin panjang.
“Aku hanya sedang menulis cerita. Doakan aku. Aku ingin mengirim naskah novel ini nanti ke penerbit” jelas Hyoyeon dengan raut muka yang senang.
“Semoga diterima. Aku mendukungmu Hyoyeon~” kataku untuk memberikan semangat padanya.
Hyoyeon hanya membalas dengan senyum manisnya. Aku senang bisa berkomunikasi dengannya dari pagi-pagi seperti ini. Lalu aku edarkan pandanganku ke sekeliling area kamus di sekitarku. Tapi, sebentar. Apakah itu Seohyun? Benarkah itu Seohyun? Lalu siapa dia? Siapa dia yang sedang berjalan tepat di sebelahnya? Aku penasaran…
“Yonghwa? Yonghwa?” Tanya Hyoyeon sambil melambaikan tangannya di depan mataku.
“Eh? Iya ada apa Hyoyeon?” tanyaku. Aku semakin tidak mengerti.
“Dari tadi aku bertanya padamu bagaimana pendapatmu dengan naskah novelku. Tapi kau malah diam mematung dan menatap gadis itu. Siapa dia?” tanyanya.
“Ya? Oh dia. Dia sahabat kecilku. Dulu aku punya 3 sahabat kecil. Termasuk gadis itu” jelasku datar.
“Oh, begitu. Sepertinya gadis itu tidak nyaman dengan keberadaan pria itu disebelahnya” katanya.
“Ya, aku pikir juga begitu. Tapi aku tidak tahu pria itu siapa” kataku lagi dengan datar. Entah apa yang memenuhi pikiranku sekarang.
***
-Seohyun POV
Mataku membesar seperti kantung doraemon. Aku terkejut ketika pagi-pagi berkaca dan melihat penampakan pada mataku. Mataku membengkak. Aku yakin penyebabnya pasti karena menangis semalaman. Aku menangis sampai terlelap. Padahal aku juga tidak tahu apa penyebabnya. Tapi yang pasti dan yang ku tahu hatiku sakit sekali. Aku berharap pagi ini tidak ada pengganggu. Terlebih lagi pria yang mengaku bernama Cho Kyuhyun itu. Aku harap dia tidak muncul lagi di hadapanku.
Aku terus melangkahkan kakiku ke kampus. Kebetulan apartemenku dan kampusku sangat dekat. Hanya jalan kaki sekitar 10 menit bisa sampai. Aku berusaha ceria dan memasang raut muka bahagia agar kantung doraemon di mataku ini tidak terlihat. Tapi sepertinya usahaku sia-sia.
Aigoo. Kalian tahu? Baru saja satu langkah masuk area kampus, seorang pria mengesalkan itu berteriak memanggil namaku…
“Hey Seo Joo Hyun!” panggilnya. Aku tidak bergeming dan melanjutkan langkahku.
“Hey! Seo Joo Hyun! Kau tidak dengar? Kau tuli? Hey Seo Joo Hyun bodoh!” panggilnya kasar. Aku tidak tahan…
“Kau yang bodoh Cho Kyuhyun!” balasku dengan teriak. Tidak ku sangka dia malah mengeluarkan senyum evil-nya dan berlari mendekatiku.
“Wah~ ada apa ini dengan matamu? Kau mencuri kantung doraemon ya?” godanya.
“Aniya” jawabku singkat. Aku tidak nyaman berada di dekatnya.
“Hey hey hey. Aku hanya bercanda. Kau marah? Maafkan aku” katanya.
“Hey hey hey. Siapa bilang aku marah padamu? Aku tidak suka kau ada di dekatku” balasku.
“Mwo? Jeongmal?” tanyanya menghalangi jalanku.
“Ne! Memang aku tidak boleh tidak menginginkanmu?” tanyanya.
“Boleh saja kau tidak menginginkanku. Tapi aku yakin kau menginginkan seseorang berada di dekatmu untuk menghiburmu. Kau baru saja menangis semalaman kan?” tanyanya serius.
“Hey~ aku tidak seperti yang kau pikirkan Kyuhyun-ssi”
“Bohong. Aku tahu kau menginginkannya. Aku bisa menghiburmu kapanpun kau mau. Aku akan selalu ada untukmu” jelasnya sambil menyentuh kepalaku dan membuat rambutku berantakan. Lalu dia pergi dan mengeluarkan PSP putihnya dan masuk kampus. Aku? Hanya mematung memandangi punggung seorang pria yang bernama Cho Kyuhyun itu masuk.
Aku merasakan ada yang sesuatu. Seperti ada yang memperhatikanku. Aku palingkan kepalaku ke arah yang sepertinya memperhatikanku. Di sana ku lihat Yonghwa menatapku lalu dengan cepat mengalihkan pandangannya dan berbicara dengan wanita itu. Entah siapa wanita yang berada di sebelahnya. Kurasa wanita itulah yang bernama Hyoyeon. Sepertinya lebih baik aku mengikuti Kyuhyun masuk ke dalam.
***
-Heechul POV
Sudah 2 hari aku tidak menghubungi Taeyeon, Seohyun dan si bodoh Yonghwa. Aku juga tidak tahu kenapa emosiku meluap begitu saja saat Yonghwa menanyakan hal itu. Hanya seperti yang aku katakan pada Seohyun, aku tidak ingin persahabatan yang sudah kita jalin belasan tahun ini hancur hanya karena cinta. Aku tidak ingin hal itu terjadi. Tapi mungkin sebaiknya aku kembali menghubungi mereka. Kalau aku tidak menghubunginya, sama saja aku seperti menghancurkan hubungan ini.
Akhirnya ku putuskan masuk ke kampus setelah makan di kantin. Tinggal beberapa langkah menuju kampus, aku melihat Seohyun yang terdiam menatap pintu kampus. Ya, aku tahu tidak mungkin dia menatap pintu kampus sedemikian seriusnya. Lalu dia mengalihkan pandangannya, dan lagi-lagi terdiam. Tapi ya ampun, aku bisa melihat betapa besarnya kantung mata Seohyun. Ada apa dengannya? Aku penasaran siapa yang dia lihat. Dan aku menemukan Yonghwa bersama seorang wanita berbicara di bawah pohon yang rindang. Aku kaget melihatnya. Apa jangan-jangan ini alasan kenapa Yonghwa menanyakan hal itu. Dan wanita itu yang dia sukai?
Berkutat dengan pertanyaan-pertanyaan yang muncul dalam kepalaku tentang Yonghwa dan wanita itu, tanpa ku ketahui, Seohyun sudah melangkahkan kakinya masuk ke dalam kampus. Aku semakin tidak mengerti. Kenapa kantung mata Seohyun begitu besar? Siapa wanita yang berada di sebelah Yonghwa?
***
“Seohyun~” seruku memanggilnya.
“Ne? Ada apa Heechul? Kau kemana saja aku tidak melihat kau akhir-akhir ini?” tanyanya.
“Aku… aku hanya ingin menenangkan pikiranku saat itu. Makanya aku menghindari kalian. Bukan hanya kau. Taeyeon dan Yonghwa juga”
“Oh~”
“Ada apa dengan matamu? Kenapa?”
“Tidak apa-apa Heechul-ssi”
“Kau yakin?”
“Ne, Heechul” jawabnya dengan senyum paksa sebagai penutup.
Aku yakin dia ada apa-apa. Lalu aku membiarkan dia pergi dan masuk ke kelasnya. Kebetulan kelasku melewati kelasnya. Ketika aku yakin Seohyun sudah masuk kelasnya, aku mulai melanjuti langkahku menuju kelasku. Aku melewati kelasnya dan aku mencoba melirik ke dalam kelasnya dan kau tahu apa yang ku lihat? Seohyun tersenyum pada seorang pria yang senyumnya tidak pernah ku lihat selama aku bersahabat dengannya belasan tahun ini… aku tidak mengerti apa yang menyebabkan Seohyun tersenyum sangat manis saat itu.
***
-Taeyeon POV
Aku begitu merindukan Seohyun, Heechul dan Yonghwa. Aku merindukan bersenang-senang dengan mereka. Mungkin memang salah mengaku menyukai Yonghwa kepada Seohyun. Tapi memang kenyataannya aku menyukainya dan sebenarnya aku juga tidak tahu perasaan suka yang seperti apa yang kurasakan pada Yonghwa. Pada kenyataannya ketika tadi aku melihat Yonghwa bersama seorang wanita, aku tidak merasakan apapun. Kau suka berarti kau akan cemburu bila melihatnya dengan yang lain kan? Tapi aku tidak. Itukah rasa suka yang kumiliki? Apa sebenarnya…
Duk!
“Ah~ mianhae~ jeongmal mianhae~” kataku. Baru saja aku menabrak seseorang. Bodohnya aku memikirkan hal itu sampai aku tidak melihat jalan di depanku.
“Ne, gwenchana. Apa kau baik-baik saja? Apa kau sakit?” Tanya pria itu.
“Ah, aniya. Aku benar-benar baik-baik saja” jelasku dan mulai memberanikan diri menatap wajah pria itu. Omo~ tampan! Aku tidak bohong. Namja itu benar-benar tampan.
“Jeongmal? Baiklah. Aku pergi dulu. Bye” katanya dan membungkukkan badannya. Aku hanya terpaku. Ketika melihat punggungnya menjauh…

……

2 thoughts on “[Freelance – Chapter] It’s Okay Chap 3

  1. aaaahhhh jung yong hwa apa sih dipikiran mu???
    knpa hrus hyo sih knpa bkan seo??? seo itu suka ma kmu :( tpi jgn mnyesal klau seo bkl akrab ma namja laen :( :)
    #tpi tetep mau yongseo breng :D

    berarti persaan taeng ma yong itu bkan cnta dong krn dia gx cmburu ;)

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s