[Freelance Chapter] Scandal of Love – Chapter 1

Title: Scandal of Love
Length: Chapter
Rating: PG-13
Genre: Romance
Author: Park Han Hee
CAST/Main Cast
Seo Joo Hyun/Seohyun, Cho Kyuhyun
Support Cast 
Jessica Jung, Lee Donghae, And others
Disclaimers
All the cast is belong to God, but the story is mine!!!

——

Happy Reading ^^

KRIIIIIIIIIIIINGGGGGG
Jam beker berbunyi dengan keras.Namun itu tidak membangunkan Seohyun, gadis yang berusia 22 tahun yang bekerja sebagai guru TK.Seohyun masih tertidur pulas di ranjangnya berbalut selimut pink dan mengenakan piyama bergambar keroro.Walaupun usianya sudah berusia 22 tahun tapi ia masih suka menonton anime anak-anak yang satu ini.Ia tidur sambil memeluk erat boneka keroronya.Tiba-tiba bunyi jam beker yang jatuh karena terus bergetar membangunkan Seohyun.Seohyun mengambil jam itu dan mengusap-usap matanya sembari memperhatikan angka yang tertera di jam itu.
“OMO!!! Sudah jam 07.30?!! jam 08.00 nanti aku ada rapat dengan orangtua murid!!”
Seohyun cepat-cepat menyambar handuk dan berlari ke kamar mandi.Selama mandi ia terus merutuki dirinya.
“Pabo!! Aku tidur terlalu malam kemarin gara-gara menonton keroro!! Sekarang aku hampir terlambat”,gerutu Seohyun.
Seohyun cepat-cepat mengeringkan tubuhnya dan mengenakan kemeja merah dan rok hitam selutut.Rambutnya ia biarkan terurai.Ia menyambar tasnya dan cepat-cepat memakai sepatu hak pendeknya yang berwarna hitam dan keluar dari apartemen tempat tinggalnya.

***

Sementara itu….
“Aduh,dasar kau bodoh!! Bagaimana bisa mobilku mogok di tengah jalan seperti ini!!! Sebentar lagi aku ada rapat!!! Kalau aku terlambatkau mau mengganti kerugianku akibat tidak menanda tangani kontrak itu?! Gajimu setahun juga belum tentu cukup!! Aargghh”,maki Kyuhyun kesal kepada Minho,supirnya yang berusaha memperbaiki mobil majikannya yang mogok
Kyuhyun adalah seorang pengusaha,pewaris tunggal Cho company,perusahaan terbesar di Korea Selatan.Karena selalu dimanja oleh orang tuanya makanya ia selalu bertingkah sombong dan suka meremehkan orang lain.Ia merupakan anak kedua dari dua bersaudara,yakni ia masih memiliki noona bernama Arra.Tapi karena noonanya memilih menjadi seorang model,maka Kyuhyunlah yang menjadi pewaris tunggal Cho company.Saat ini ia sudah hampir terlambat untuk menghadiri rapat penting karena mobilnya mogok di tengah jalan.Supirnya,Choi minho,berusaha memperbaiki kerusakan pada mobil majikannya yang tak lepas dari makian Kyuhyun.Mungkin karena sudah terbiasa menghadapi sikap Kyuhyun yang semena-mena ia bersikap tenang walaupun Kyuhyun terus memakinya.

***

“Aduh,bagaimana ini??? Dari tadi belum ada bus yang lewat!! Aku bisa terlambat!!”,gumam Seohyun panik.
Seohyun melihat taksi yang sedang melintas dihadapannya,dan tanpa pikir panjang,ia langsung memanggil taksi itu.
“Hei!! Taksi!!”,teriak Seohyun.
Ckiiiiit
Rem taksi itu.Disaat yang bersamaan,ada tangan seorang pria yang juga menyentuh gagang pintu taksi bagian satunya.Mereka berdua berpandangan.Sampai…
“Hei! Taksi ini milikku”,teriak namja yang tampaknya berusia 20 tahunan tapi sedikit lebih tua dari Seohyun.
“Ani,taksi ini aku yang memanggil!!”,balas Seohyun tak mau kalah.Namja itu memakai jas mewah seperti orang kantor dan menjinjing tas kantor.
‘Sepertinya dia merupakan seorang pegawai kantoran’,pikir Seohyun.
“Tidak bisa,aku sedang terburu-buru dan ada urusan penting!! Mobilku mogok dan satu-satunya pilihan adalah taksi ini.”,balas namja itu sambil melotot.Seohyun agak ngeri melihatnya.
“Hei,memangnya kau pikir hanya kau saja yang butuh taksi ini??! Aku juga sedang dalam urusan penting!”,balas Seohyun.
“Akh,seberapa penting urusanmu itu tak sebanding dengan urusanku! Minggir ini adalah taksiku!!”
“Tidak bisa!!”
“Hei,enak saja aku duluan!”,balas namja itu.
Seohyun tidak menghiraukannya dan langsung masuk ke dalam taksi.Tak mau kalah namja itu juga masuk ke dalam taksi.
“Kau ini!! Benar-benar ya!!”,geram Seohyun.
“Aku tidak mau mengalah denganmu meskipun kau wanita”,balas namja itu.
“Mian,nona dan tuan,jika anda masih terus berebut taksi,lebih baik segera tinggalkan taksi ini!!”,sahut supir taksi yang jengkel melihat perdebatan mereka.
“Dia duluan yang mulai!!”,sahut mereka bersamaan sambil saling menunjuk.
“Huh,baiklah,aku saja yang turun dari taksi ini!!! Aku sudah hampir terlambat ! “,sahut Seohyun.
Seohyun keluar sambil membanting pintu taksi.Ia memutuskan untuk berjalan kaki.
“Hei,selamat berjalan kaki ya!”,panggil namja itu dari taksi sambil memeletkan lidahnya lalu tersenyum penuh kemenangan.
“Uuuukhhh,menyebalkan”,geram Seohyun sambil menghentakkan kakinya.
Namja itu menutup kaca jendela taksi.Tak lama kemudian taksi itu meninggalkan Seohyun yang masih geram dengan tingkah menyebalkan namja tadi.
“Ukh,menyebalkan!! Namja macam apa itu?! Aku yakin orang yang menjadi pacarnya akan sangat tersiksa dengan tingkahnya itu”,gerutu Seohyun sepanjang perjalanan menuju ke sekolah TK tempat ia bekerja.
“Hosh,hosh,hosh.untunglah aku belum terlambat”,gumam Seohyun sambil melihat jam tangannya yang sudah kuno yang menunjukkan bahwa sisa waktunya tinggal 3 menit lagi.
Seohyun segera merapikan make-upnya yang berantakan.Kemudian dengan tenang ia memasuki ruang rapat dengan orang tua.
“Selamat pagi,orang tua para murid kelas bunga matahari,hari ini saya akan membahas tentang pembinaan terhadap anak “,kata Seohyun sambil tersenyum manis.

***

Ckitt..
Taksi yang ditumpangi Kyuhyun berhenti tepat di depan gedung perusahaannya yang megah,Cho company.Setelah membayar taksi,ia bergegas masuk ke lift menuju lantai 12,tempat dimana rapat tersebut dilaksanakan.
“Baiklah,karena Tuan muda Cho sudah hadir,mari kita mulai rapat kali ini yang membahas tentang kerjasama antara Cho company dan Song company,perusahaan dari Taiwan.”,kata sekretaris Kyuhyun,Sulli yang memulai rapat.
“Baiklah,langsung kita mulai,jadi dengan rencana ini,kami akan memperluas sasaran pemasaran produk,memperkuat brand image,dan meningkatkan kualitas produk dengan harga yang terjangkau sehingga para konsumen akan bertambah banyak dan terus mengkonsumsi produk kami”,jelas Kyuhyun dalam presentasinya.Semua mata yang ada di ruangan tertuju pada Kyuhyun yang sedang menjelaskan presentasinya.
“Wah,dia sangat cerdas”,puji tuan Song sambil bertepuk tangan.Kyuhyun membungkukkan badannya.
“Dia adalah pewaris tunggal perusahaan kami”,kata Sulli sambil tersenyum.Kyuhyun tersenyum sombong.
“Gamsahamnida,gamsahamnida”,kata Kyuhyun berulang kali berusaha ramah di depan tuan Song.
“Baiklah,kami tidak akan ragu bekerja sama dengan anda tuan muda Cho,karena anda benar-benar brilian”,puji tuan Song sambil menanda tangani kontrak kerjasamanya.
Kyuhyun menagmbil pena dan mulai menuliskan tanda tangannya diatas kertas kontrak tersebut.
Prok..prok..prok..
Suasana ruang rapat penuh dengan tepuk tangan ketika tuan Song dan Kyuhyun berjabat tangan.Menandakan bahwa Cho company dan Song company bekerja sama saat itu juga.Kilatan blitz para wartawan memenuhi ruang rapat
Sexy, free and single I’m ready too bingo…
HP Kyuhyun berbunyi.Kyuhyun permisi dari kerumunan orang-orang dan mengangkat teleponnya.
“Yeoboseyo?”,kata Kyuhyun.
“Ah,tuan muda,ini saya Minho.Saya sudah berhasil memperbaiki mobil tuan..”,kata suara di seberang.
“Oh,kau.Ya,sudah.Bawa mobil itu ke kantorku lalu tinggalkan di sana”,kata Kyuhyun.
“Lalu,pulangnya saya naik apa tuan muda?”,tanya Minho.
“Kau bisa naik bus.Uangnya akan kuganti nanti.Sudah,aku sedang sibuk”,jawab Kyuhyun lalu mematikan telepon.Dari ujung sana Minho,supir Kyuhyun menghela napas panjang.IA sudah terbiasa dengan sikap manjikannya yang suka seenaknya sendiri.
“Tuan muda Cho,kita harus merayakan kerjasama ini dengan minum bersama”,kata tuan Song sambil menepuk pundak Kyuhyun.Kyuhyun tersenyum sambil menganggukkan kepalanya.
END Author POV
Seohyun POV
“Sekarang sudah pukul 12 siang”,gumamku.Tiba-tiba Jessica menepuk pundakku.
“Hei,kenapa kau bisa terlambat tadi?”,tanya Jessica.
“Ralat.Hampir terlambat”,jawabku.
“Ah,baiklah.Tapi kenapa kau bisa hampir terlambat?”,tanya Jessica.
“Tadi aku bangun kesiangan karena-“,belum selesai aku bicara Jessica sudah memotong.
“Aku tahu.Pasti karena nonton keroro kan? Hahahahaha.Kau ini benar-benar lucu Seororo”,kata Jessica sambil tertawa terbahak-bahak.
Aku cemberut.Kok dia bisa tahu ya?
“Itu alasan pertama.Ada alasan kedua”,kataku sambil teringat namja-gila-egois-semaunya sendiri itu.
“Apa alasan kedua? Biar kutebak.Kau bertemu dengan seorang namja tampan??”,tebak Jessica.
“Hampir tepat.Tapi bukan dengan namja tampan.Aku berebut taksi dengan seorang namja gila dan egois karena ia tidak mau mengalah.Padahal akulah yang memanggil taksi itu”,kataku sambil mengingat-ingat wajah namja menyebalkan itu.
“Apakah dia tampan??”,tanya Jessica.
“Kau ini! Hanya memikirkan pria tampan saja! Entahlah,aku tidak ingat jelas wajahnya.”,kataku sambil berusaha mengingat-ingat.Wajah Jessica tampak kecewa.
“Sudahlah,sebaiknya kita makan siang di café saja”,kata Jessica sambil menarik tanganku.Aku segera menyambar dompet yang ada di atas meja.
@ Café orange
Disinilah tempat aku dan Jessica,temanku yang bekerja di tempat yang sama denganku makan bersama.Walaupun Jessica suka mengejekku karena masih suka menonton keroro tapi aku selalu mengabaikan ejekannya itu.Setidaknya,ia adalah teman yang baik.
“Mau pesan apa nona-nona?”,tanya seorang pramusaji namja yang hmm..cukup tampan.
Mata Jessica langsung berbinar-binar.Aku merasa biasa saja dengannya walaupun ya.. kuakui dia tampan.Kubaca namanya yang ada di pin yang disematkan di dadanya.’Lee Donghae’.Sepertinya dia pegawai baru karena aku belum pernah melihatnya di café ini.
“Aku pesan lemon tea saja dan hamburger.Kau Sica?”,tanyaku pada Jessica.
“Aku pesan…orange juice special dan sandwich”,kata Jessica pada pramusaji itu.
Kini senyumnya ia buat lebih manis lagi.Pramusaji itu balas tersenyum.Ketika pramusaji yang bernama Lee Donghae itu beranjak pergi Jessica memanggilnya.
“Hei,kau! Lee Donghae! “,panggil Jessica.Pramusaji itu langsung menoleh.
“Apakah kau pegawai baru? Aku belum pernah melihatmu sebelumnya”,kata Jessica dengan manis semanis gula.
Kuakui sobatku yang satu ini memang cantik.Rambutnya di cat pirang,senyumnya manis,tangannya indah,tubuh langsing,kaki mulus dan jenjang.Tapi,bawelnya itu benar-benar luar biasa.
“Ne.Saya adalah pegawai baru di sini.Mohon bantuannya”,katanya sambil membungkukkan badan.Aku dan Jessica balas membungkukkan badan.
“Kenalkan,namaku adalah Jessica Jung”,kata Jessica sambil mengulurkan tangannya dan tersenyum semanis mungkin.
Donghae,pegawai itu tampak terkejut.Tapi akhirnya ia membalas juga sapaan Jessica.Kemudian di bergegas pergi ke dapur dan mengambil pesanan kami.Aku baru sadar,café ini penuh dengan pengunjung wanita.Mungkin karena pegawai baru itu?
“OMG!! Dia betul-betul tampan!!”,kata Jessica sambil mengunyah makanannya.
“Ok,dia memang tampan.Tapi apa sampai segitunya?”,sahutku sambil mengunyah burger ku.
“Apa?! Seo,dia sempurna!!! Matanya indah,senyumnya seperti malaikat!! Dan juga bla..bla.bla”,kata Jessica tapi aku tidak terlalu menyimaknya.
Selesai makan,kami membayar makanan di kasir,tiba-tiba tanganku tidak sengaja menyenggol tangan seorang wanita cantik yang memakai kemeja putih,rok hitam ketat,memakai sepatu high heels sehingga dompet yang digenggamnya jatuh ke lantai.Aku buru-buru mengambil dompetnya.
“Mianhae,saya tidak sengaja”,kataku sambil menyodorkan dompetnya.
“Ne.”,jawabnya singkat lalu mengambil dompetnya dari tanganku kasar.
Wanita itu berlalu dari café dan menyebrangi jalan raya.
“Cih,sayang sekali.Cantik tapi sombong”,sahut Jessica sinis.
“Sudah lupakan saja.Toh,kita tidak mengenalnya”
END Seohyun POV
Sulli POV
Selesai makan siang dari café,aku keluar dari café itu,tapi seorang wanita yang berpakaian ukh,kuno menyenggol tanganku sehingga dompetku terjatuh.Ia mengambil dompetku yang terjatuh di lantai.
“Mian,saya tidak sengaja”,katanya sambil menyodorkan dompetku
“Ne.”,jawabku singkat lalu mengambil dompetnya dari tangannya kasar.
Aku buru-buru tak ingin lama-lama dekat wanita yang dari cara berpakaiannya kuno sekali itu.Aku menyebrangi jalan raya menuju kantorku,Cho company yang tidak jauh dari café itu.Tiba-tiba..
Brukk..
Aku menabrak seseorang.Aku terjatuh terduduk di tanah.Semua berkas-berkas yang kubawa berceceran di lapangan parkir kantor ini.
“ARRRRGGGHHHHH”,geramku.
Kali ini kesabaranku sudah di atas ubun-ubun.Hari ini panas yang membuatku merasa sangat kepanasan.Belum lagi nanti malam aku harus lembur mengecek semua data yang dikirimkan Song company,Tadi ada seorang wanita kolot yang menyenggolku sehingga dompetku terjatuh,sekarang?! Aku masih harus menabrak orang ini.Aku berusaha menahan kesabaranku.Jangan sampai aku marah-marah.Nanti mukaku akan cepat berkerut seperti nenek-nenek.
“Mian,nona.Saya tidak sengaja.Hmm..bukankah kau Sulli? Sekeretaris tuan muda Cho?”,kata orang itu yang ternyata adalah Minho,supir bosku.Aku menyukai minho sejak lama.Dia baik hati,sabar,dan bertanggung jawab meskipun pekerjaannya hanya supir.Tidak seperti Kyuhyun yang sombong dan sewenang-wenang.Aku terbengong-bengong memperhatikannya membereskan semua berkas-berkas file-ku.
“Ini,mian bila saya mengganggu anda”,kata Minho sambil menyodorkan berkasku.Aku mengambilnya dari tangannya.Tangan kami sempat bersentuhan.Aku yang grogi langsung melepaskannya.
“Saya permisi,nona”,katanya sambil tersenyum ramah.
“Hei,tunggu!!”,kataku menahannya.
“Ya,nona?”
“Bisakah kau tidak memanggilku nona? Cukup Sulli saja.”,kataku.Stress ku hari ini cukup terobati melihat wajah tampannya itu.
“Baiklah nona..maksudku Sulli”,katanya lalu berlalu.Aku berjalan memasuki gedung
“Kau ini!! Lama sekali sih!! Cepatlah!! Sebentar lagi kau harus mengecek data yang dikirimkan tuan Song kepada kita!!”,sembur Kyuhyun,bos yang palingku benci karena tingkahnya yang seenaknya sendiri itu.Aku menghela napasnya karena kaget.
“Mian,pak.Sekarang saya akan mengecek data-data tersebut”,kataku sambil tersenyum amat-sangat terpaksa.
Kyuhyun mendengus kesal lalu berlalu begitu saja.
“Dasar kau bos menyebalkan!!! Kalau aku penyihir kukutuk kau jadi batu supaya mulutmu itu diam!!”,gerutuku dalam hati.
Aku memasuki meja kantornya dan membanting pantatku di kursi kantor yang empuk itu dengan kesal.Aku mulai mengecek data-data tersebut.MWO?! banyak sekali!! Kurasa aku harus mengecek data-data ini semalaman….
END Sulli POV
Seohyun POV
“Yak,sekarang waktunya pulang”, kataku sambil membereskan barang-barangku yang ada di meja.
“Dor!”,kata Jessica berusaha menganggetkanku tapi tidak berhasil.
“Yah,kenapa kau tidak kaget sih?”,katanya sambil cemberut.Aku hanya tertawa kecil.
“Hei,bagaimana jika aku datang ke apartemenmu?”,tanya Jessica.
“Hm,boleh saja.Toh,besok adalah hari libur”
“Gamsa Seo,oh ya! Lihatlah berita hari ini”,kata Jessica sambil menyodorkan koran terbaru.
Disitu tertulis besar-besar dan menjadi berita utama “Cho company,perusahaan terbesar di Korea Selatan dan Song company,perusahaan dari Taiwan bekerja sama”.Terdapat gambar seorang pria muda dan seorang ahjussi sedang berjabat tangan.Gambar tersebut berukuran satu halaman penuh.
“Lalu kenapa? Bukankah berita itu bagus?”,tanyaku heran.
“Apa kau tak kagum melihat pemuda ini? Dia masih sangat muda tapi sudah bisa memiliki perusahaan terbesar di Korea!”,kata Jessica kagum.
“Dia tampan”,kataku tanpa sadar sambil menunjuk gambar pemuda itu.Aku merasa pernah melihatnya entah dimana.
“Wah,akhirnya kau mengagumi seorang pria juga.Kukira kau tidak normal Seo”,kata Jessica meledek.
“Hei,enak saja! Aku masih suka pada pria tahu!”,kataku sambil mencubit pipi Jessica.
“Aww! Ampun!”,teriak Jessica meminta ampun.
Kami tertawa dan bercanda sepanjang jalan.Ketika tiba di apartemenku,Jessica mengeluarkan 2 buah gaun dan 2 pasang sepatu dari tasnya.
“Untuk apa gaun dan sepatu high heels itu?”,tanyaku heran.
“Malam ini kita akan bersenang-senang!!”,kata Jessica antusias.
“Bersenang-senang?? Maksudmu??”,tanyaku tidak mengerti.
“Daripada kau menonton keroro terus,lebih baik kita ke klub malam”
“Mwo?? Klub malam?? Jessica,jangan bercanda! Kita ini guru TK!”
“Memangnya guru TK tidak boleh ke klub malam?”
Aku terdiam..
“Ayolah Seo,rencana ini sudah kubuat dari kemarin.Bahkan aku membawa gaun ini untukmu!”,katanya sambil mengangkat gaun dengan potongan yang..memperlihatkan belahan dada dan salah satu sepatu high heels yang berwarna senada dengan baju itu yakni emas dan penuh glitter (jadi emasnya bling bling gitu).
‘Tidak mau! Baju itu bukan gayaku”,kataku menolak.
“Seo,tidak mungkin kau memakai baju dengan model kuno seperti ini ke sana!! Kita tidak akan mabuk-mabukkan kok! Hanya minum-minum sedikit tapi tidak sampai mabuk!”,kata Jessica dengan tatapan merayu.
“Hmm,baiklah”,kataku agak ragu.
“Kau memang sahabat terbaikku! Percayalah kita tidak akan berbuat aneh-aneh!”,kata Jessica sambil memelukku.
Jessica mulai berdandan.Ia memakai make-upnya yang membuatnya terlihat cantik.
“Bagaimana?”,tanya Jessica menanyakan pendapatku tentang make-upnya.Rambut pirangnya yang bergelombang bergoyang saat menoleh.
“Kau sangat cantik!”,pujiku.
“Gomawo,Nah sekarang tinggal kau!”,kata Jessica sambil mendudukkanku di meja rias.
“Hei,apa maksudmu??”
“Kau perlu make-up yang lebih dramatis Seo..”,katanya sambil tersenyum.
“Seo,model rambutmu ini sudah ketinggalan jaman.”,kata Jessica sambil menyisir rambutku yang coklat dan lurus.
Kemudian Jessica mengambil alat curly rambut dan mulai mengkriting rambutku.Selesai dikeriting,Jessica menyemprotkan spray rambut agar bentuk rambutku tidak berubah.Lalu,Jessica mulai memoles make-up diwajahku.
“Selesai”,kata Jessica kemudian.
Aku menatap diriku di cermin.Ini bukan seperti diriku yang biasanya.Wajahku sudah seperti alien yang tersasar di Seoul.
“OMO!! Seo,kau cantik sekali!!”,kata Jessica bangga karena dirinya yang memoles make up di wajahku.
“Dan kau tetap cantik tanpa menggunakan make-up”,tambah Jessica lagi.Aku tersenyum.
Aku mulai memakai baju yang Jessica bawakan untukku juga sepatunya.Aku merasa kurang nyaman karena gaun itu memperlihatkan belahan dada dan bahuku.Bawahannya yang pendek memperlihatkan kakiku yang memakai sepatu high heels milik Jessica.
“Wow,kau terlihat cantik memakainya”,kata Jessica kagum.
Aku menyambar jaket hitam untuk menutupi bagian atas.
“Kenapa kau memakai jaket??”
“Aku merasa kurang nyaman dengan model baju ini yang terlalu mengekspos bagian tubuh”,kataku.
Jessica hanya geleng-geleng kepala.Jessica sendiri memakai gaun berwarna biru tua (bayangin kayak gaun birunya Jessica di The Boys tapi bawahannya diatas lutut sedikit),dan sepatu high heels yang senada dengan bajunya.Sesampainya di klub yang Jessica tunjuk,terdengar lagu yang diputar dengan sangat kencang yaitu lagu Like A G6 (biar kerasa suasana di klubnya setel lagu ini ya ^^).Walaupun aku tidak menyukainya,berkat bujuk rayu maut Jessica aku akhirnya masuk juga ke dalam klub itu.Banyak orang sedang berjoget ria mengikuti irama lagu yang menghentak-hentak.Jessica ikutan bergabung dengan orang-orang itu.Ada juga sekumpulan orang yang sedang tertawa-tawa karena mabuk.Aku merapatkan jaketku.Tiba-tiba Jessica menghampiriku dan melepaskan jaketku dan menaruhnya di sembarang tempat.
“Ayolah Seo.Jangan bertingkah seperti anak kecil”kata Jessica.
Mwo?! Seperti anak kecil?? Baiklah,aku juga bisa lebih dewasa!
Aku bergabung dengan Jessica dan orang-orang itu.Banyak yeoja-yeoja yang berpakaian lebih seksi dariku.Menurutku pakaian mereka terlalu mengekspos bentuk tubuh mereka.Aku hanya loncat-loncat ke sana kemari seperti Jessica sambil mengangkat salah satu tanganku ke atas.Kini lagu Like A G6 telah berganti menjadi Party Rock Anthem (kalau mau dapet feelnya di tempat klub itu ikutin lagu yang author tulis.Kalo gak ya gak papa ).
Tiba-tiba pandangan mataku tertuju pada sekumpulan orang yang mungkin mabuk.Aku memperhatikan wajah orang-orang itu dengan seksama.Oh,ya! Salah seorang pemuda itu adalah orang yang kulihat di koran tadi.Dan sebelahnya adalah ahjussi yang berjabat tangan dengannya di gambar koran itu.Sepertinya aku pernah melihatnya lagi sebelumnya…sebelum aku melihat gambarnya di koran…dimana ya…OMG!!! Dia adalah namja yang berebut taksi denganku!!! Kenapa aku baru sadar sekarang!! Aku rasa aku ingin menarik pujianku yang mengatakannya tampan tadi!! Dia sangat menyebalkan dan egois.Tidak peduli dia pemilik Cho company atau perusahaan apapun.Aku memperhatikan namja itu dan teman-temannya.
Ketika seluruh teman-temannya sudah pulang,tinggal dia sendirian yang masih meneguk segelas soju.Dari wajah dan gerak-geriknya sepertinya dia sudah sangat mabuk.Aku yang capek dari tadi meloncat-loncat duduk di dekat meja kasir.Tiba-tiba namja itu berdiri lalu membayar minumannya.Ia berjalan sempoyongan karena sudah sangat mabuk.Kemudian ia duduk di sebelahku.Aku agak menjauh darinya karena bau bir dari mulutnya sangat ukh,menyengat.Lagu yang dimainkan DJ pun berganti lagi menjadi lagu Rihanna ft Calvin Harris-We Found Love
“Yeobo-ah(Honey/sayang).Hik..hik..saranghae hik..hik”,katanya padaku.
Ckckck..rupanya dia memang sangat mabuk.Aku memandangnya dengan tatapan jijik.
“Hueekks”,tiba-tiba dia memuntahkan isi perutnya di bajuku.Eh,ralat.Baju Jessica.
“ARRGGHHH”,jeritku saat ia memuntahkan isi perutnya di gaun itu.
“Jessica!!”,panggilku memanggil Jessica di tengah keramaian itu.
Untung Jessica segera mendengarnya.Jessica terlihat sangat syok saat aku menunjuk bajunya yang kukenakan terkena oleh mutahan.
“Omo!! Itukan mahal!!!! Bagaimana bisa-“,belum selesai Jessica bicara aku langsung menujuk namja itu.
“Hik..hik…yeobo-ah kemarilah..hik”,igaunya karena mabuk sambil berusaha menggapai-gapai tanganku.
Jessica tertawa terbahak-bahak.melihat namja itu yang memanggilku yeobo.
“Ck,yasudahlah..kau pulang saja ke apartemenmu itu dan jangan lupa laundry bajuku ya!”,kata Jessica.Sial,gara-gara namja ini aku jadi sial.
“Seo!! Tunggu”,panggil Jessica yang membuat badanku berbalik kearah Jessica.
“Apa?”
“Bukankah dia adalah…pemilik Cho company?? Yang di koran tadi??”,kata Jessica sambil menunjuk namja itu.
“Ne.Aku sudah tahu kok.Dan dia juga yang merebut taksiku tadi pagi”,kataku dengan kesal.
“Mwo?? Wah,kau sedang mujur Seo!”,kata Jessica.
“Mujur apanya?? Yang ada aku sial tahu! Lihat ulahnya terhadap bajumu!”,kataku sambil menunjuk muntahan dibajuku.
“Kau ini! Coba pikir!! Kau bisa memintanya mengganti uang laundry bajuku!! Dia kan orang kaya!”,kata Jessica.
“Hmm benar juga”
“Sudahlah,lagipula aku kasihan padanya jadi kurawat saja dia di apartemenku!”,kataku kasihan.
“Terserah jika kau memang bermurah hati padanya”,kata Jessica lalu berlalu ke kerumunan orang dan mulai berjoget-joget lagi.
Sementara aku?? Bersusah payah menahan berat badan namja yang kurangkul ini menuju apartemen.Ukh,aku sungguh tidak tahan dengan bau bir dari mulutnya.Sampai di apartemen aku langsung menganti baju,menghapus semua make-up ku,dan merebahkan namja menyebalkan itu di sofa ruang tamu.Ketika aku keluar dari kamar tiba-tiba namja itu….

_TBC_

Lanjut?????
Comment!!! Don’t be a Silent readers.Silahkan kritik kekurangan FF ini.
DO LEAVE A COMMENT!!!!!!
NO BASH PAIRINGNYA!! KALO G SUKA KRITIK AUTHORNYA AJA!!

16 thoughts on “[Freelance Chapter] Scandal of Love – Chapter 1

  1. Uwaaa!!!!
    Daebak thor,aku emang lebih suka pairing KyuYoung
    tapi aku gak pernah masalahin pairingnya kok..
    Malahan ceritanya yang aku suka
    Itu Kyuhyun kenapa ?
    Kok Sulli perannya antagonis sih? Mukanya kan imut-imut gtu
    Seohyun kan polos,dia juga biasku lhoo..:D jadi jangan dikasih peran yang judes..kasih yang sabar..
    Si evil tuh juga jangan judes sm Minho napa :D evil evil..semakin cinta aku padamu :D

  2. Ini ff authornya mana kok gak dilanjut sih padahal bagus tau :) . Aigoo.. Kyuhyun sombong banget huffft dan seohyun kasihan banget sial dua kali dan itu semua sama kyuhyun >,,<

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s