School Detective! [PART 7]

image

Title : School Detective!
Sub-Title: The Last Thing to Do

Author: Yoo Jangmi

Genre: Teen-Romance, Thriller, Mystery, School, Fantasy

Length: Chaptered

Rating: PG13

Cast:
– INFINITE ‘s L (Kim Myungsoo)
– Apink ‘s Son Naeun
– SHINee ‘s Lee Taemin
– EXO-K ‘s Oh Sehun
– f(x) ‘s Krystal (Jung Soojung)
– 4minute ‘s Kwon Sohyun

Disclaimer: cast(s) not mine but i own the storyline

Note:
haiii =_=)/ ini lanjutannyaaaa ga mau ngomong banyak pokoknya baca aja kekeke XD..HAPPY READING YEEE
___________________________________________________________________________________________________________________________
Previous: °[1]° °[2]° °[3]° °[4]° °[5]° °[6]°

°[7]°

Setelah menyatakan perasaannya pada Sehun, Sohyun tersenyum pada laki-laki itu. “pergilah. temani Soojung. Kurasa ia sangat membutuhkanmu sekarang” katanya pelan. “kau mengusirku?” tanya Sehun, Sohyun tertawa pelan dan menggeleng “aniya…aku ingin sendirian…”kata gadis itu.

Sohyun berbalik memunggungi Sehun dan menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut. Ia berpura-pura tidur. “baiklah, aku pergi dulu. Kalau butuh sesuatu telpon saja” kata Sehun sambil berdiri dari kursinya lalu berjalan ke luar dari kamar itu.

[]

-Taman rumah sakit-

Soojung menggenggam koran di tangannya sambil melamun menatap langit yang mendung. Sekarang ia tidak tahu harus merasa bagaimana. Entah senang, sedih, atau bingung. “haft…” Ia menghela napas panjang.

“Soojung-a” panggil Sehun sambil duduk di sebelahnya. “hmm…ada apa?” sahut Soojung tanpa semangat. “bagaimana hmm…appamu?” tanya Sehun lagi. Soojung lagi-lagi menghela napas, lalu menjawab. “Appa tidak ditemukan di lokasi kemarin. sampai sekarang polisi belum menangkapnya. Entah ia bersembunyi dimana yang jelas ia ada diluar sana”

“kupikir ia sudah di penjara. Lalu kau akan diam saja?” kata Sehun sambil menendang-nendang kerikil di dekat kakinya. “aniyo. aku harus melakukan sesuatu” kata Soojung,.genggamannya pada koran di tangannya itu makin kuat. Ia sudah curiga akan suatu hal dari dulu, tapi ia takut ia salah, sekarang feelingnya tentang kecurigaannya itu menguat. “kau mau melakukan apa?” tanya Sehun penasaran. Soojung kelihatan berpikir sejenak lalu menggelengkan “kau tidak perlu tahu. Hmm…aku ingin sendirian, kenapa kau tidak pergi ke kamar Sohyun dan menjaganya” ujar Soojung. “mwo?!=_= err baiklah aku pergi” kata Sehun, ia agak kesal sebenarnya. Sohyun dan Soojung seolah saling melempar-tangkap dirinya.

“eh…Soojung-a, aku ingin mengatakan sesuatu sebelum pergi” kata Sehun lagi. Soojung meletakan koran yang dipegangnya lalu menatap Sehun. “apa?”

“hmm…johahae” kata Sehun secepat kilat lalu mencium pipi Soojung dan berlari kabur.
Soojung terdiam sejenak, lalu ia sadar apa yang Sehun lakukan padanya dan berteriak “yah Oh Sehun!! tunggu saja besok di sekolah kuhabisi(?) kamu!”
.

.

.

.

.

.
[school]

“Jadi, apa rencanamu selanjutnya?” tanya Naeun sambil mengaduk jus jeruknya. Soojung mengangkat bahunya dan menggigit kue beras. “menurutmu?” katanya. “menurutku kau akan segera punya pacar” celetuk Sohyun sambil tersenyum polos(?). “Sohyun-ah, kita tidak sedang membicarakan soal itu” kata Soojung kesal, sementara Sohyun hanya cekikikan.

“lihat siapa yang datang” kata Naeun sambil menyikut Soojung. Gadis itu mengacak rambutmya sendiri dan menggerutu. “oh hentikan”

“hei kalian para yeoja, kami mau ke toko buku pulang sekolah kalian mau ikut?” tanya Taemin sambil duduk di sebelah Sohyun. “ah ne, ada buku yang ingin kubeli” kata Naeun, sambil membayangkan seri novel detektif kesukaannya. “aku yakin kau mau beli novel” kata Myungsoo sambil menoyor(?) Naeun. “apa salahnya beli novel? dasar menyebalkan” kata Naeun sambil cemberut. “salah, kau tidak memperhatikan pelajaran” kata Myungsoo. “memangnya kau memperhatikan pelajaran?! kau sibuk dengan pensil dan sketch book!” balas Naeun, dan akhirnya ia sadar kalau ia baru saja membongkar rahasianya bahwa selama ini ia memperhatikan kebiasaan Myungsoo di kelas.

“ng…maksudku lupakan” kata Naeun lagi, lalu pura-pura sibuk dengan jus jeruknya. “jadi….siapa yang ikut?” tanya Sehun. “semuanya ikut” kata Sohyun sambil tersenyum.

“mmm…kalian pergilah, aku ada urusan lain. Aku harus hmm…mengerjakan PR sejarah bersama Jinri dan Mina” kata Soojung beralasan. Mendengar alasannya, Taemin langsung tertawa tidak percaya. “kau tidak pernah serajin itu Jung Soojung, kau selalu meminjam PR Sohyun pagi hari” kata Taemin. “oh ok terserah-_- pokoknya aku tidak ikut” kata Soojung, sambil berdiri dari kursinya dan pergi meninggalkan kantin.

“ada apa dengannya?” tanya Sehun bingung. “entahlah. mungkin karena omonganku tadi soal ia akan dapat pacar baru” kata Sohyun polos sambil mengaduk-ngaduk minumannya. Sehun hanya bengong mendengar kata-kata Sohyun, sementara yang lainnya memasang ekspresi : -____-

[]

Sepulang sekolah, Soojung berencana untuk pergi ke penjara. Ia ingin menemui pimpinan komplotan yang sampai sekarang masih misterius itu. Ia punya firasat aneh tentang pria itu, atau mungkin pria itu tahu dimana appa-nya berada sekarang.

inilah hal terakhir yang harus kulakukan setidaknya aku harus tahu dimana appa-ku berada sekarang” batin Soojung sambil mengikuti petugas kepolisian yang menuntunnya untuk membesuk pria misterius itu.

Soojung duduk di kursi, ia dan pria itu dipisahkan oleh kaca. (ps: kalo pernah nonton drama Korea 49 Days pasti tau maksudku-.-v)

Pria itu masih menggunakan masker hitamnya. Ia tetap menolak membuka benda itu dari wajahnya walau polisi yang menyuruhnya.

“ng…hai…ng…aku ingin bertanya sesuatu padamu” kata Soojung hati-hati. Pria itu hanya memberi isyarat kalau Soojung boleh bertanya. “ajeosshi tau dimana appa-ku? aku…apapun yang terjadi ia tetap appa-ku. Aku pernah menghabiskan waktu-waktu berharga dalam hidupku bersamanya dan eomma-ku juga. Aku..tetap menyayanginya meskipun ia seorang kriminal. yah aku juga sedikit membencinya, tapi tetap saja ia appa-ku. kumohon…jebal beritahu aku” kata Soojung.

Dari sorot matanya, kelihatannya pria itu tersentuh, atau merasa sedih mendengar kata-kata Soojung. Ia menarik napas dan membuka masker hitamnya.
“Soojung-ah, mianhae. maafkan appa-mu ini” kata pria itu.

Soojung hanya terdiam tidak percaya dengan apa yang dilihatnya. Jadi selama ini orang kejam itu adalah appa-nya? Tidak. Rasanya ia tidak mau percaya. Rasanya lebih menyakitkan…jauh lebih menyakitkan daripada ketika ia memergoki appa-nya memberikan uang pada seseorang waktu itu.

“Appa…” kata Soojung pelan. Ekspresinya datar namun air matanya mengalir. “Apa appa tahu bagaimana perasaanku sekarang? aku hancur. aku tidak pernah menyangka orang yang selalu kupanggil appa selama ini adalah seorang psikopat gila. bahkan appa hampir membunuhku dan teman-temanku. Aku…aku tidak tahu. aku sayang appa, kenapa dengan mudahnya appa menghancurkan kepercayaan dan rasa sayang itu. appa…aku benar-benar….entahlah” kata Soojung, sekarang ia terlihat frustasi.

“Soojung-ah, mianhae” kata Mr. Jung kehabisan kata-kata. Ia tidak tahu harus mengatakan apa lagi pada putrinya. Ia sangat jahat dan keterlaluan. Sekarang ia merasa ia pantas dibenci oleh anaknya.

“bunuh saja aku!! aku lelah!! aku muak!” seru Soojung sambil menangis. “aku benci…aku benci…aku benci appa” kata Soojung lagi.

Gadis itu menghapus air matanya dan beranjak pergi dari tempat itu. Ia berlari ke tempat favoritnya ketika ia sedih. Taman belakang sekolah. Di sana ia duduk memeluk lututnya dan menangis sepuasnya…

[]

[singkat cerita~]
_Sorenya_

“Sehun-ah, kau mau kemana?” seru Taemin. “aku mau melakukan sesuatu dulu Hyung, nanti aku menyusul. kalian duluan saja.” kata Sehun sambil melambai lalu pergi. Mereka semua berencana makan bersama, tapi Sehun merasa ia harus mencari Soojung dulu. Jadi ia memutuskan untuk menyusul nanti.

“kira-kira dimana ia berada sekarang?” pikir Sehun sambil berjalan tanpa arah. Ia sendiri sebenarnya tidak terlalu yakin akan mencari kemana. Tapi ia sedikit khawatir pada Soojung.
Lalu tiba-tiba ia teringat kata-kata Soojung padanya dulu sewaktu kelas 1.

#flashback

“Sehun-ah, pokoknya kalau aku sedih, atau merasa tidak enak aku pasti pergi ke tempat favoritku” kata Soojung sambil memainkan pensil di tangannya. “hmm dimana tempat favoritmu?” tanya Sehun. “mau tahu? itu bukan tempat yang istimewa kok, hm…itu adalah taman belakang sekolah. aku suka berada di sana, kadang aku bisa menangis berjam-jam di sana” ujar Soojung. “ah taman belakang sekolah. hmm kalau begitu aku akan selalu bisa menemukanmu” kata Sehun lalu menjulurkan lidahnya. Soojung menginjak kakinya dan mulai menggerutu. “yah Oh Sehun, kalau kau datang saat aku sedang menangis akan ku bunuh kau!”
#end

“itu dia…taman belakang sekolah” gumam Sehun. Sekarang ia tahu dimana ia akan menemukan Soojung. Ia cepat-cepat berlari ke sekolah. “tunggu sebentar…apa ia benar-benar ada di sana?” pikir Sehun masih sambil berlari. “aish sudahlah yang penting aku sudah mencoba”

Sesampainya di sekolah, ia cepat-cepat menuju ke taman belakang sekolah. Dan benar saja Soojung sedang ada di sana. Gadis itu duduk memeluk lutut, sepertinya sedang menangis.

Sehun menghampiri Soojung dan duduk di sebelahnya. “Soojung-ah, gwaenchana? kau menangis?” tanya Sehun. Soojung menggelengkan kepalanya pelan. “jangan bohong” kata Sehun sambil mengelus kepala gadis itu.

“Sehun-ah, aku tidak percaya appa-ku orang sejahat itu” kata Soojung pelan. “appa-mu? memangnya kau habis dari mana?” tanya Sehun bingung. “aku baru saja dari penjara. Orang itu…psikopat itu…ternyata ia adalah appa-ku. aku..aku tidak percaya seseorang yang kukenal sejak aku bayi, seseorang yang sangat kusayangi, adalah seorang penjahat. itu tidak mungkin kan? ia tidak mungkin menyakiti anaknya sendiri seperti ini kan? hhh aku ingin mati” kata Soojung sambil terisak. Jujur saja ini pertama kalinya Sehun melihat Soojung menangis dan sesedih ini. “jangan berkata begitu” ujar Sehun pelan.

“lalu aku harus bagaimana? hidupku hancur. Aku muak. Aku benci appa-ku. Aku benci semuanya. Aku benci hidupku, aku benci…” kata Soojung, sekarang tangisannya pecah. Biasanya ia malu menangis di depan orang lain tapi kali ini ia tidak ingat lagi rasa malunya. Pokoknya ia sedih dan ingin  menangis, tak peduli sekarang ia berada di mana atau bersama siapa.

“Soojung-ah, uljima” kata Sehun, ia ingin memeluk gadis itu dan menenangkannya, tapi apa ia boleh melakukannya? Entahlah. Tapi ia ingin sekali melakukan itu.

“tidak bisa babo! aku sudah terlanjur menangis” kata Soojung frustasi. “eoh gwaenchana…menangislah. Supaya kau lega, keluarkan saja. menangis saja” ujar Sehun, lalu memeluk Soojung, sementara gadis itu tetap menangis.

“aku lelah…aku frustasi….aku…” kata Soojung terbata-bata. “arayo. Sudahlah, bagaimana pun juga kau harus menerima kenyataan” kata Sehun sambil menepuk-nepuk punggung gadis itu.

[]

Sohyun menjaga mulutnya agar tetap diam melihat pemandangan di depannya. Salahnya sendiri ia mau disuruh menyusul Sehun. Sekarang ia harus melihat sesuatu yang membuatnya sakit hati.

“Sohyun-ah, tak perlu sedih. kau sudah tahu. Kau sudah tahu ia tidak menyukaimu. Tak perlu menangis. tidak perlu. Kau sedang membuang air matamu untuk hal yang tidak penting” batin Sohyun sambil mengelap setiap butir air mata yang berjatuhan ke pipinya.

Sekarang ia merasa sangat bodoh. Bodoh sekali. Sejak awal ia sudah menduga Sehun akan pergi mencari Soojung. Kenapa ia tidak menolak suruhan Taemin untuk menyusul Sehun? harusnya ia menolak saja. Jadi ia tidak perlu melihat adegan seperti tadi.

Sohyun melangkah gontai menyusuri jalanan yang sepi. Ia terus menunduk ke bawah, tidak memperhatikan sekitarnya. Ia bahkan hampir tidak sadar ada seorang laki-laki yang berjalan melewatinya dan mengambil dompetnya.

Namun ia sendiri seorang pencopet. Maka feelingnya sangat kuat kalau ada yang mengambil barang dari kantongnya. Ia berbalik dan menghentikan laki-laki tadi.

“yah! kembalikan dompetku!” kata Sohyun. Laki-laki bertopi itu hendak kabur, namun Sohyun menahannya dan menendang kakinya. “aw” pekiknya pelan.

“cepat kembalikan! atau kuhabisi kau” kata Sohyun mengancam. “err baiklah ini dompetmu!” kata laki-laki itu sambil memberikan dompet Sohyun pada pemiliknya.

“sekarang biarkan aku pergi” kata laki-laki itu. Sohyun mengantongi dompetnya dan menggeleng. “buka dulu topimu!” kata Sohyun sambil manyun.

“oh baiklah” Laki-laki itu menghela napas panjang lalu membuka topinya dan…..

#TO BE CONTINUED#

haii =_= gaje yaa kkkkk dan pendek hehe =_=v karena idenya cuma ada sampe situ. Oh ya, copet itu nanti suka sama Sohyun. Enaknya dia siapa yaaa XD ada usul? kkkk boleh usulin kok XD
dan btw aku mau UAS hiks ;__; akan sangat sibuk belajar ;_; jadi mohon maklum kalo chap terakhir agak lama ;__; wish me luck kekeke. RCL neeee

51 thoughts on “School Detective! [PART 7]

  1. Wahh.. Daebak!! Tapi kasian sohyun nya T_T emm.. Nama pencopetnya shindong aja hahhaha #plakk oke oke, dari infinite sudah, suju sudah, shinee sudah, exo sudah, kalau dari bigbang/b2st gmn? Pilih salah satu : seungri / dongwoon atau yang lain juga dah -,- *itu saranku ^^ lanjutin thorr gak sabar!!

  2. wah ada pasangan bru nie, ehem ehem, :D tpi kasihan Sohyunnya *puk puk* yg sbar ya mbak kekekek #ditendang

    kira” yang nyopet dompet Sohyun siapa? Myungsoo kah ? #plak *sotoy*

    pokoknya Ffnya seru, bikin penasaran. Ditunggu next’a thor :D

  3. Author! Protes! aku penasaran..! itu siapa yang ngambil dompetnya sohyun? terus juga, aku kasian sama Soojung :'(
    aiiiihhhhhhh >_< pokoknya.. Part 8 , udah cepet di publish..
    lagi enak-enaknya baca malah tbc T_T
    aku masih penasaran thorr..
    part 8 ditungguuuuuuu ^^

  4. ya ampun lagi enak-enaknya baca udah tbc.
    aku punya usul gimana yg jadi copetnya kyuhyun, minho kalo gag changmin aja mereka-kan punya kelakuan evil *digampar sparkyu gw*

  5. ah.. ini bagus banget :D ngga nyangka juga chapter 7-nya cepet di publish -___-
    ak kira bakalan lama rupany ngga :D syukurlaaaaah~~~ #tebaruang..
    ohya, disini Soo orgtuanya cuman tinggal Appanya ya?
    poor Soojungie u___u
    ok, disini soo suka sama sehun apa ngga? oAo
    umm.. untuk org yg suka sama Sohyun, terserah deh -__- aku sesukanya authornya aja :D #nggamembantu.. #tendang..
    ok, author good luck ;) do the best ;)

  6. Huwaaa….
    Banyakin HunStal momentnya dong…. So sweet banget td d taman rumah sakit….
    Aigoo…
    Ternyata emang bener kan aku… Pria itu pasti appanya soo eonni…
    Ish,, sohyun cengeng… *poor sohyun* pokonya gk boleh tuh ya sehun sma sohyun.. Sohyun udah sma s pencopet itu aja… Kkkk…

  7. Lah..kok gantung sih kak..lg enak tau2 tbc..
    Ciyusan loh kak ini kurang panjang*tapi gk papa wis
    Kayak aku tau deh orang yang nyopet sohyun..

    Di tunggu lanjutannya ya kak author..

  8. eonni, publishnya jangan lama-lama ya.. hehehhe :D
    ak penasaran banget sama ceritanya soalnya
    aku juga suka banget castnya naeun & L
    yg jadi pencopet castnya luhan aja, kan dia orangnya imut trus sohyun juga imut *sok tahu

  9. HAI AKU PEMBACA BARU FANFIC INI. DAN FANFIC INI SUMPAAAAAAAAAAAAAAAAAHHHH SERU BANGET AAAAA ADUH CEPETAN DILANJUTIN THORR!!!!!!!!!!!!!!!! I LOVE YOU MUAHHHHH HAHAHHA
    OIYA MAAF INI CAPSNYA KEINJEK BULE KANADA DARI CINA(?) /LIRIK KRIS. OKE SEGITU AJA JANGAN LUPA LANJUTANNYA YAAAA AKU SUKA CERITANYA ALURNYA KARAKTERNYA SEMUAAAAA<3

  10. Wah .
    Keren ffnya ^^
    Kasian taemin ama sohyun ga ada couplenya T.T
    Pencopetnya siapa ?
    Apa mungkin nanti pencopetnya jadian ama sohyun ? *sotoy*
    Ditunggu ya lanjutannya :D

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s