Protect My Girl chapter 13

protect my girl laptop edit

 

PROTECT MY GIRL

Main cast :

Nickhun
Victoria
Leeteuk
Seohyun
Kang Sora
Jung Yong Hwa

Other Cast :

Donghae
Yang Yeosob
Lee Gikwang
Kevin Woo
D.O (EXO-K)
Chanyeol (EXO-K)
L (Kim Myeongsoo)
Taecyeon
Yoona
IU
Suzy
Kyuhyun
Choi Minho
Krystal

Genre : Fantasy, Romance, Friendship

Author : Bayu Navanto

Length : Chapter

Rating : PG-15

Desclaimer :
semua cast yang ada di sini adalah orang – orang yang memiliki kemampuan lebih, mereka milik Tuhan Kuasa yang Tuhan titipkan kepada orang tua masing – masing cast.

Author note :
yeaw aku hadir kembali, hah fanfics ini muncul ketika aku lagi gak ada kerjaan nih di rumah untuk mencari kesibukan, maka aku buat aja nih fanfics, semoga aja gak gaje yah dan semoga saja laku. Amin.

 

“aaaaakkkkkkhhhhhhhhhhhhhh!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!” teriak Nichkhun membuang semua emosi yang ada di dalam tubuhnya

“gwaenchanayo?” ucap Victoria mengagetkan Nichkhun

“ahh, hah kamu mengagetkan ku saja”

“seharusnya kamu bahagia dengan apa yang terjadi barusan, kamu akhirnya mendapatkan sebuah keluarga yang baru” ucap Victoria berusaha menenangkan hati Nichkhun

“aku tidak bisa, terlalu naif jika aku berkata bisa menerimanya begitu saja”

“aku paham apa maksud mu, biarkanlah waktu yang akan membuatmu terbiasa dengan semua ini” ucap Victoria

 

Nichkhun yang merasa mendapatkan sebuah ketenangan hati dari perkataan Victoria barusan, diapun memeluk Victoria dengan eratnya

“gomawo, gomawo telah membuat hatiku merasa lebih baik, terima kasih peri penyelamat ku” ucap Nichkhun

“cheonmaneyo, Nichkhun-ssi, jangan bersedih lagi yah” balas Victoria

 

Sementara itu, di dalam ruang resepsi seluruh karyawan BN company dan para tamu undangan sedang menikmati jamuan yang sudah di siapkan, tak terkecuali Jung Yong Hwa yang sedang menikmati jamuan tersebut, Yong Hwa menghadiri acara resepsi pernikahan orang nomer satu di kantor tempat ia bekerja mengajak Seohyun sebagai temannya untuk menghadiri acara tersebut

 

“Yong Hwa, apa tidak apa-apa aku ada di acara ini? Aku kan tidak di beri undangan untuk menghadiri acara ini” bisik Seohyun ke Yong Hwa

“gwaenchana, lagi pula sampai saat ini tidak ada yang protes dengan kehadiran mu disini? Dan juga salah satu direkturnya kan mantan bawahan mu” ucap Yong Hwa sambil menyindir Nichkhun, “yang memanggil mu untuk ke sini adalah hati ku Seohyun” batin Yong Hwa

“huuussshh, sama atasan sendiri berani mencibir, kedengeran yang di cibir baru tahu rasa”

“hahaha, biarkan saja kita itu terkenal dengan ke kompakannya” ucap Yong Hwa berbangga hati

 

Nichkhun dan Victoria masuk kembali ke dalam ruang resepsi, hati Nichkhun sudah merasa lebih baik setelah mendapatkan pencerahan dari Victoria, Nichkhun yang melihat sekretarisnya itu menghampiri Yong Hwa

 

“sekretaris Jung ternyata kamu disini” ucap Nichkhun, “ahh kamu Seohyun juga ada di sini” lanjutnya

“ahh sajangnim dari mana saja? Baru kelihatan” jawab Yong Hwa

“habis bertemu dengan seorang peri” ucap Nichkhun sambil melihat Victoria

“eekkkhheemmm, roman-romannya bakalan ada…….” ucap Yong Hwa menggantungkan ucapannya

“ada apa? Awas yah kalau berpikir yang tidak-tidak” gerutu Nichkhun, “daripada ngomongin yang enggak-enggak temani aku mengambil minuman”, lalu Yong Hwa dan Nichkhun pergi untuk mengambil minuman

 

“kalau orang yang belum mengenal mereka pasti disangkanya mereka adalah kakak beradik” ucap Victoria

“betul, mereka begitu kompak” timpal Seohyun

“ohh iya, kita belum berkenalan, perkenalkan saya Victoria Song” ucap Victoria

“ne, saya Seohyun”

“kalau tadi aku lihat, kalian itu sudah berpacaran berapa bulan?” tanya Victoria

“mwo? Pacaran? Ani, aku dan Yong Hwa hanya sekedar berteman saja”

“heemm, jangan di tutup-tutupi, aku tahu kalau kalian itu sudah berpacaran, terlihat sekali dari kedekatan kalian”

“ani, aku serius, aku tidak berpacaran dengan Yong Hwa”

“aiisss, sudahlah aku hanya bercanda, kenapa di anggap serius”

“mwo? Aku kira itu serius, karena pertanyaan yang di lontarkan Victoria eonni itu begitu meyakinkan sekali”

“iya kah? Wah kalau begitu aku berbakat menjadi artis dong”

“kenapa tidak di coba saja” ucap Seohyun

“tidaklah, aku tidak berminat dengan dunia akting”

 

*************************

 

Dua minggu sudah Suzy menyesali keputusannya untuk tidak menerima hati Taecyeon, dia begitu menyesalinya.

 

Dulu hari-harinya selalu di isi dengan percecokkan (?) antara dirinya dengan Taecyeon, mungkin dari ketidak sesuaian itu yang membuat hati Suzy luluh akan pesona Taecyeon (?), dan sekarang Suzy harus menerima kenyataan ini, dia sekarang tidak bisa ber cekcok mulut (?) dengan Taecyeon, sekarang hidup Suzy begitu hampa tanpa ada lagi seseorang yang membuat Suzy marah lagi.

 

“oppa, jeongmal bogoshipo, mianhe aku tidak bisa mengatakan perasaan ku sejujurnya, aku begitu naif, akuu….. Aku benar benar babo, jika kesempatan itu ada lagi aku akan mengatakan yang sejujurnya kepada mu, cepatlah kembali” ucap Suzy sambil memandangi foto Taecyeon yang diam-diam dia simpan di ponselnya

 

Suzypun memeluk erat-erat ponselnya itu, sambil berharap apa yang ia harapkan dapat terwujud.

 

*************************

 

Tanpa terasa acara perta pernikahan presdir BN company itu telah usai, para tamupun satu persatu meninggalkan tempat acara pesta tersebut, tak terkecuali Yong Hwa dan Seohyun

 

“Yong Hwa-ah, cepat! Hari sudah mau malam” ucap Seohyun memanggil Yong Hwa yang berjalan sangat lambat

“ya, sabar, kenapa harus terburu-buru?”

“bukan seperti itu, aku mau kita cepat pulang”

“kenapa harus cepat pulang? Kenapa tidak kita santai saja?”

“kamu ini, sudahlah cepat”

“iya…. Iya” ucap Yong Hwa yang lalu masuk ke dalam mobil dan di susul oleh Seohyun

 

sementara itu Nichkhun masih berada di dalam gedung resepsi, Victoria dan appanya berpamitan kepada keluarga baru Nichkhun untuk pulang

“ahh akhirnya kamu mendapatkan keluarga baru, semoga pernikahan mu langgeng sampai akhir hayat nanti” ucap appa Song

“gomapseumnida”

 

“Nichkhun-ssi, selamat atas keluarga barunya yah, aku pamit pulang terlebih dahulu, semoga kamu bahagia dengan keluarga baru mu ini” ucap Victoria

“gomawo, terima kasih atas nasihatnya Victoria” ucap Nichkhun

“ayo Victoria kita pulang” ucap Appa Song

“ne appa” ucap Victoria, “sudah yah, sampai jumpa lain waktu” ucap Victoria kepada Nichkhun, Nichkhun menanggapinya dengan mengangguk tersenyum

 

*************************

 

Dalam perjalanan pulang dari acara resepsi presdir BN company, Kang Sora tersenyum sendiri, hal itu membuat Leeteuk penasaran

“ya! Kenapa tersenyum-senyum sendiri?” tanya Leeteuk sambil menyetir mobil

“heemm, gwaenchana”

“geotjima! Pasti ada sesuatu”

“mau tau aja” celetus Sora

 

Leeteuk yang mendengarnya seketika menepikan mobilnya untuk berhenti

“oppa, kenapa kita berhenti?” tanya Sora kaget

“ya! Jawab pertanyaan oppa dengan jujur” ucap Leeteuk sambil mendekatkan wajahnya ke muka Sora

“oppa, ada apa ini?” ucap Sora sedikit kikuk (?)

“apa kau mencitai ku Kang Sora?” tanya Leeteuk dengan tatapan tajam menusuk (?) menatap mata Sora

“oppa, jangan seperti ini, aku…. Aku grogi jadinya”

“jawab saja pertanyaan ku” wajah Leeteuk semakin mendekati muka Sora

 

Sorapun akhirnya menjawab pertanyaan Leeteuk dengan menganggukkan kepalanya sambil memejamkan matanya, Leeteuk yang melihat tingkah laku yeoja chinggunya itu tertawa di buatnya

“ahahahaha” tawa Leeteuk sambil menjauhi wajahnya dari hadapan Sora

Sora yang mendengar Leeteuk tertawa membuka matanya, dia terkejut melihat namja chingunya itu tertawa terbahak-bahak

“oppa! Iissshhh oppa ini” ucap Sora ngambek

“hahahaha, habisnya kamu itu begitu polos, hahaha” ucap Leeteuk tak bisa menyembunyikan rasa tawanya itu di hadapan Sora

“isshh, oppa nappeoyo!” ucap Sora sewot

“mianhaeyo, bukan maksud oppa membuat Sora marah, oppa hanya ingin kita semakin akrab saja” ucap Leeteuk mencoba mencairkan suasana hati Sora

“tapi itu keterlaluan, naneun sirheoyo”

“mianhae, mianhae jangan ngambek yah”

Sora memalingkan pandangannya membelakangi Leeteuk, Leeteuk yang melihatnya menundukan kepalanya, tak lama berselang Leeteuk membuat gerakan yang tak terduga, tubuhnya mendekati tubuh Sora, tangannya memegang kepala Sora dan menghadapkan wajah Sora ke hadapan wajah Leeteuk, dengan sigapnya Leeteuk langsung membuat sebuah bench kiss, Kang Sorapun di buat kaget karena hal tersebut

 

“mianhae, jeongmal mianhaeyo” ucap Leeteuk melepaskan ciumannya

“op……pa……..” ucap Sora terbata-bata karena masih kaget, dia mendapatkan sebuah ciuman yang tidak di sangka-sangka

“mianhae Kang Sora, aku tidak bermaksud membuatmu marah dengan ucapan dan tingkah laku-ku tadi”

“gwaenchana, oppa”

“gomawo” ucap Leeteuk yang di susul dengan gerakan Leeteuk untuk mencium Sora, tetapi di cegah oleh Sora dengan menempelkan jari telunjuknya ke mulut Leeteuk

“uussttts, sudah oppa, lebih baik kita pulang saja, sudah malam” ucap Sora

Leeteuk mengangguk mengerti, dia menyalakan mesin mobilnya kembali dan pergi pulang.

 

*************************

 

Nichkhun dan keluarga barunya sekarang sudah sampai di rumah, Nichkhun berusaha untuk dapat menerima kehadiran YoonA dan eommanya dalam kehidupan Nichkhun

 

“oppa, apa aku boleh memanggil mu dengan sebutan seperti itu?” tanya YoonA sedikit ragu

“ne, kenapa tidak, sekarang kamu sudah menjadi bagian dari keluarga ini, selamat datang di rumah ini, semoga kamu senang dengan keadaan baru mu ini” ucap Nichkhun berusaha bersikap profesional

“gomawo”

“cheonmaneyo” balas Nichkhun

 

Abeoji dan istri barunya senang melihat anaknya dapat akur dengan adik tirinya itu

“syukur mereka sudah dapat menerima keberadaan mereka satu sama lain” ucap abeoji

“semoga ini menjadi awal yang baik” balas eomma

 

*************************

 

Yong Hwa dan Seohyun masih berada di jalan untuk pulang, di saat mereka menemui sebuah pertigaan, Yong Hwa membelokkan mobilnya ke arah kiri, hal itu membuat Seohyun kaget sekaligus kebingunan

 

“Yong Hwa-ah kita seharusnya belok kanan, kenapa kita belok kiri?” tanya Seohyun kebingunan, “kita mau kemana?”

“nanti kamu juga tahu, duduk saja yang manis”

 

mobil yang di naiki Yong Hwa dan Seohyun berhenti di suatu tempat yang tampak asing oleh Seohyun

 

“kita sudah sampai, ayo turun” ajak Yong Hwa

“sebenarnya tempat apa ini?” tanya Seohyun kebingungan

“sudah, ayo ikut aku, ini aman kok” ucap Yong Hwa

 

Yong Hwa memegang tangan Seohyun untuk menuntunnya berjalan bersamaan menyusuri jalan setapak, Seohyun begitu bingun dengan apa maksud Yong Hwa membawa dia ketempat yang begitu asing baginya, lama-kelamaan sepanjang jalan setapak itu mulai di hiasi oleh lilin-lilin putih, lilin yang menerangi jalan tersebut itu begitu tertata rapi dan indah di lihat

 

Beberapa saat kemudian Yong Hwa menghentikan jalannya, Seohyunpun ikut menghentikan jalannya

 

“Yong Hwa tempat apa ini?” tanya Seohyun bingung

“uusssttt” seru Yong Hwa menempelkan jari telunjuknya di mulut Yong Hwa

 

‘klaak…’ bunyi yang di hasilkan dari gesekan antara ibu jari dengan jari tengah Yong Hwa seperti menandakan sebuah isyarat

 

lampu-lampu di lokasi tersebutpun menyala, terdapat sebuah lampion besar berbentuk hati terpampang jelas di hadapan mereka berdua, Seohyun begitu kaget melihat ini semua, belum selesai kekagetan Seohyun dengan suasana di tempat itu, Seohyun di kagetkan lagi dengan gerakan Yong Hwa, dia bersimpuh sambil memegang tangan Seohyun

 

“Seohyun, mungkin ini semua terkesan kuno, tidak inovatis atau apalah itu, tetapi di sini aku mau jujur kepada mu. Jujur, sejak pertama kali aku bertemu dengan mu aku merasakan sesuatu yang aneh pada diri ku, entah perasaan apa itu, aku sulit untuk menjelaskannya, lama-kelamaan aku paham akan perasaan ini, aku tahu ini adalah sebuah perasaan cinta yang tumbuh di hati ku ini. Tidak ada tempat yang membuat hati ini tersentuh, kecuali dirimu, karena kamulah bidadari terindah dalam hidup ku, Seohyun maukah kau menjadi yeoja chingu ku?” ucap Yong Hwa menuangkan seluruh perasaan dalam hatinya kepada Seohyun

“Yong Hwa………..?” ucap Seohyun kaget

“ya, eottokae?”

“aa…..aaku” ucap Seohyun menggantung, hati Yong Hwa begitu berharap-harap cemas akan jawaban yang akan di lontarkan oleh Seohyun

“aku mau jadi yeoja chingu mu, Jung Yong Hwa” ucap Seohyun membalas pertanyaan Yong Hwa

 

Hati Yong Hwa begitu gembira mendengar jawaban dari mulut Seohyun, Yong Hwa berdiri dari sikap bersimpuhnya dan langsung memeluk erat gadis pujaannya itu

“gomawo” bisik Yong Hwa di telinga Seohyun

 

*************************

 

Ke esokan harinya, Yong Hwa sedang menunggu mobil yang membawa Nichkhun dan ayahnya berangkat kerja tiba di kantor, Yong Hwa dan beberapa staff sudah bersiap-siap untuk menyambut presdir mereka, tak lama berselang mobil yang di tunggu tiba, beberapa staff membukakan pintu mobil, Presdir dan Nichkhun keluar dari mobil dengan senyuman yang mengembang dari mulut mereka

 

“Annyeong Haseyo, sajangnim” sapa Yong Hwa

“ne, Annyeong” balas Nichkhun sambil berjalan masuk ke kantor

“bagaimana dengan tadi malam menyenangkan?”

“mwo? Apa maksud mu?” tanya Nichkhun sambil menghentikan langkahnya dan menghadap ke arah Yong Hwa

“ahh, maksud saya, apa mimpi sajangnim tadi malam indah?” jelas Yong Hwa

“ya begitulah, gaja, kita harus cepat-cepat merampungkan pekerjaan yang masih menumpuk”

 

*************************

 

Di resotran milik Seohyun, Seohyun tak henti-hentinya mengumbar senyuman yang manis dari mulutnya, hal demikian membuat Donghae sebagai sahabatnya merasa keheranan, karena tidak seperti biasanya dia tersenyum terus-menerus seperti hari ini

 

“Ya, gwaenchanayo?” tanya Donghae sambil memegang dahi Seohyun

“iisshh, apa sih” celetuk Seohyun melepas pegangan Donghae

“ya, tidak biasanya kau seperti ini, apa kau sakit?”

“ahh gwaenchana, jangan khawatir”

“geojitmal”

“jeongmalyo, aaiishh sudah lah lanjutkan saja pekerjaan mu”

“iiissshh, ya lah”

 

Suzy sedang melayani beberapa pembeli dengan begitu ramah, senyuman tersumbar dari bibir manisnya, dia sepertinya sudah bisa merelakan kepergian Taecyeon dari hatinya atau hanya menutupi rasa kesedihannya dengan memasang muka manis di hadapan orang banyak

 

“apa masih ada yang mau di pesan?” tanya Suzy

“aku rasa cukup” jawab pembeli

“ne, silakan tunggu sebentar” ucap Suzy menuju ke dapur

 

di dalam dapur sendiri, D.O dan Chanyeol sedang mencuci dan membersihkan beberapa lobak yang masih tersisa di ember, Suzy yang masuk kedalam dapur dan melihat mereka sedang tidak semangat itu merasa geram, dia menghentakkan buku dan bolpennya dengan keras ke meja dapur, hal itu menimbulkan suara yang begitu keras membuat D.O dan Chanyeol tersentak kaget

 

“ahh, nuna bikin kaget saja” ucap D.O menoleh ke arah sumber suara

“nuna, apa nuna mau membantu kami membersihkan lobak ini? Tinggal sedikit” ucap Chanyeol

 

Suzy tidak berkata sepatah katapun, dia berjalan mendekati D.O dan Chanyeol dengan tatapan tajam menusuk ke arah mereka berdua, hal itu membuat D.O dan Chanyel merasa ganjil, saat tepa berada di samping mereka berdua, secara sigap tangan Suzy menjewer telinga kedua namja itu

 

“aaauu, apheuda nuna, tolong lepaskan, jebal” ucap D.O sambil merintih kesakitan

“nuna, apa salah kami kenapa nuna menjewer telinga kami?” ucap Chanyeol

“kalian ini……” ucap Suzy dengan penekanan yang kuat sambil mengeraskan jewerannya

“aaaakkkhhhhhh, apheuda nuna!!!!!!!!” teriak D.O dan Chanyeol hampir bersamaan

“kalian ini, sebenarnya masih mau bekerja di sini atau tidak? Masa membersihakn lobak segitu saja lamanya minta ampun, kalian ini namja atau yeoja sih? Kenapa lelet banget! Seharusnya tuh seperti ini!” ucap Suzy melepas jewerannya dan berjongkok untuk memperagakan cara yang benar dan cepat untuk membersihkan lobak

“nih perhatikan, kalian seharusnya membersihkannya mulai dari sini samapai sini terlebih dahulu……..” ucap Suzy panjang lebar menjelaskan kepada D.O dan  Chanyeol

 

D.O yang berdiri di samping Chanyeol itu menyikut tubuh Chanyeol, Chanyeol yang tadi sedang memperhatikan cara Suzy membersihkan lobak akhirnya menoleh ke arah D.O

“ada apa?” ucap Chanyeol lirih

D.O menanggapi perkataan Chanyeol dengan melirik ke arah pintu dapur seraya berkata ‘ayo kita pergi dari tempat ini’ , Chayeol yang maksud dengan isyarat D.O menganggukkan kepalanya, secara perlahan tapi pasti mereka meranggak keluar, tetapi begitu sialnya mereka, insting Suzy yang begitu tajam mengetahui kalau D.O dan Chanyeol mau pergi dari dapur

 

“mau kemana kalian?” ucap Suzy dengan nada yang berat(?), lalu disusul dengan gerakan kepala Suzy menoleh kebelakang dengan lirikan yang begitu tajam, D.O dan Chanyeol yang melihatnya langsung salah tingkah

 

“ahh, eeuu, i..iitu aku mau mengambil lap, untuk mengeringkan tangan kita” ucap Chanyeol terbata yang langsung mengatakan hal tersebut ketika melihat sebuah lap di atas meja

“ahh iya kita mau mengambil ini untuk mengeringkan tangan kami” timpal D.O yang langsung mengambil lap tersebut

“sudah, lanjutkan pekerjaan kalian ini, aku masih banyak pekerjaan, awas! Kalau kalian belum selesai ketika aku kembali ke dapur lagi nanti, ‘tamatlah riwayat kalian’ ” ucap Suzy dengan memberikan pebekanan pada kata ‘tamatlah riwayat kalian’

“ne! Arraso nuna” ucap D.O dan Chanyeol dengan sigap dan bersamaan

 

*************************

 

tookkk….. Tookkk.. Tookk bunyi pintu ruang kerja Nichkhun di ketuk oleh seseorang

 

“nuguseyo?” tanya Nichkhun

“naneun sajangnim, sekretaris Jung”

“ouh, masuk saja”

 

Yong Hwa masuk ke ruang Nichkhun

“mianhaeyo sajangnim kalau mengganggu” ucap Yong Hwa

“ya gwaenchana, ada apa?” tanya Nichkhun

“tadi saya mendapatkan pesan dari reseptionist kalau ada pesan yang di tujukan kepada sajangnim”

“pesan? Pesan apa?” tanya Nichkhun

Yong Hwa menaruh sebuah amplop warna pink di atas meja

“ini sajangnim” ucap Yong Hwa, “permisi” lanjutnya lalu dia keluar dari ruang kerja Nichkhun

Nichkhun yang setengah penasaran itu mengambil surat itu dan membukanya, Nichkhun mulai membaca surat tersebut, isi dari surat itu adalah

 

“Di butuhkan kedewasaan untuk memahami pemikiran orang dewasa. Dan masalah adalah jalan untuk mendewasakan diri”

from :

:)

 

“siapa yang mengirim ini?” pikir Nichkhun dalam hati

 

 

 

To be Continued…………………………

 

 

 

Huuaahh akhirnya selesai juga Protect My Girl Chapter 13, terus terang aku mengalami kesulitan dalam menyusun alur cerita di chapter ini, entah mengapa aku begitu merasa kesulitan untuk menyusun kata-katanya, jadi mohon di maklumi yah kalau gaje, gak nyambung, karena ya itu tadi, selain itu juga aku lagi belum ada feel yang dalem untuk memberi rasa pada chapter ini.

 

Komentar, kritik dan saran selalu aku tunggu dari para readers yang baik hati nan bijaksana, jadi jangan lupa RCL ok ‘-‘)b

 

Bye, see you next time

 

 

Sincerely

Bayu Navanto.

6 thoughts on “Protect My Girl chapter 13

  1. hwaaaaa akhirnya ff favoritku da lnjutannya….
    pling suka ff ini krena 2 idola utmaku jdi cast.y apa lgi mrka disini akrab n kyk ucpan vic klau mrka sprti adik kakak….. aaaaaa yong oppa n khun appa *mnggl khun kyk ank f(x) pas di WGM ….. :) :)
    author bisa aja deh bikin seneng di part ini krna yongseo udh jdian….
    moga khuntoria juga cpet nyusul yongseo…. kkekkekke
    suzy D.O dan chanyeol lucu deh… tpi kasian suzy krna skrng dia mrsa kehilangan….
    author next part :D

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s