My Girl Is You (chap4-END)

My Girl Is You
Genre: Romance,Friendship
Cast: HaeWonYoonSica (Donghae,Siwon,Yoona,Jessica)
Other Cast: Find By Your Self
Rating: PG-13
***
Warning: EYD+Typo bertebaran di mana mana, ayo lestarikan #koplak#author sinting

Dan, untuk yang belum baca chap chap sebelumnya, CLICK HERE

Gomawo untuk readers yang sering comment di ff-ku..Kalian kasih motifasi untuk terus melanjutkan aktifitas menulis. Gomawo !

Dan mian..aku telat banget postingnya #bow

Mungkin untuk reader yang udah main ke wpku udah baca duluan..hehe :D
***

mygirlisyou4-vivipsd

“Mwo ? Michigeso ? Aku tidak pernah mencintaimu,ara ?!!”

“Baiklah,kalau kau tidak bisa menjadi milikku,maka Yoona juga tidak boleh memilikimu !”

Jessica menodongkan pistolnya kearah Yoona,bersiap menarik pelatuknya

“Andwae !! kau tidak akan melakukannya,aku yakin”pekik Donghae mempererat pelukannya

Dorr..

Ditembakkannya lagi pistolnya,sengaja di tembakkan kearah kue tepat di belakang Yoona dan Donghae

Jessica kembali bersiap menembakkan pistolnya, kali ini tepat mengarah ke kepala Yoona. Ditarik perlahan pelatuknya,dan..

“Geureh..aku mau..aku mau menikah denganmu..jebal,lepaskan pistol itu”

-Flashback End-

Hahaha.. menyedihkan,bukan ? Belum berapa lama kebahagiaan itu kurasakan,tapi direnggut lagi..

“Yoong..aku pulang !”kurasakan sebuah tangan hangat memeluk pinggangku.Nafas yang tenang menggelitik permukaan leherku. Seperti biasa, aku harus tersenyum simpul padanya, Choi Siwon

“Pasti akan menyenangkan jika kita jalan jalan malam ini. Kau juga pasti bosan dirumah. Kau boleh ke mana saja malam ini. Anggap saja aku supirmu,hehehe..mau,kan ?”lagi..dia terus memperlakukanku dengan baik.

Ayolah Siwon Oppa ! aku terlalu jahat untuk kau cintai. Sangat jahat karena tidak pernah bisa mencintaimu,meski 7 tahun ini menjadi istrimu. Bukankah aku sangat jahat,Oppa ? aku tau semua,Oppa..penderitaan yang kau sembunyikan dibalik senyummu, rasa sakit ketika teman temanmu menggendong anaknya masing masing,sedangkan kau tidak. Bahkan Oppa tidak meminta untuk melakukan hubungan suami istri dalam 7 tahun ini,aku ingat jelas saat dia mengatakan ‘kita akan melakukannya saat kau telah mencintaiku’

Namun,apa yang bisa kulakukan ? aku tidak pernah bisa mencintainya. Tidak sedikitpun. Dan selamanya aku tidak akan mencintainya. Mianhae,Siwon Oppa

Aku menganggukkan kepalaku lemah. Masih dengan senyum simpul ini.

***

Author Pov

“Ayo,chagi..kita naik Rolling Coaster ! kajja !!”rengek Siwon.Yoona masih tetap menggelengkan kepalanya

“Hmm..”Siwon mulai memamerkan wajah cemberutnya,tapi tetap tidak mengubah jawaban Yoona

“Sepertinya memang harus dengan cara ini”

“Turunkan aku,oppa..ppali !! turunkan aku !!”

“Ahni..”Siwon dengan tegap menggendong Yoona ala bridal style. Sampai di area permainan,mereka duduk dan mulai berteriak histeris

***

“Oppa..boleh aku minta ice cream ?”tanya Yoona lirih. Sesungguhnya ini kali pertama dia meminta sesuatu pada nampyeon tampannya itu

“Mwo ? kau minta ice cream padaku ? jinjja ?”

“Ah,tidak boleh ya ? mian,aku sepertinya membuatmu susah”

“Ani ! ani.. Boleh,Yoong..jeongmal. Aku hanya terlalu senang saja”muncul lesung pipi dari wajah tampannya,senyum yang terukir dengan sangat indah

Siwon menyebrang jalan dan mulai berbicara dengan penjual ice cream.Dia lalu mengeluarkan beberapa lembar uang dari dompetnya.

Dengan senyum yang masih mengembang dia menyeberangi jalan,sambil terus memandang bahagia kea rah Yoona

Bruggggg

“Oppa !!”teriak Yoona histeris. Siwon terkapar lemas berlumuran darah. Tangannya masih menggenggam erat ice cream pesanan Yoona

“Yoong..”

“Oppa..oppa..bertahanlah,oppa ! tolong..tolong kami..”sesaat kemudian,sudah banyak orang berkumpul menyaksikan kecelakaan ini

***

Hospital

“Oppa..tolong bertahanlah,oppa..jebal ! hikzz..hikzz”teriakan Yoona menggema di selasar rumah sakit itu.Siwon masih menggenggam ice cream pesanan Yoona. Digenggamnya erat,seolah menjaga harta yang sangat berharga

“Maaf agasshi, anda tidak boleh masuk”seorang suster menahan langkah Yoona ketika ingin memasuki ruang UGD

3 Jam Kemudian

“Keluarga,Tn.Choi ?”

“Saya.. bagaimana keadaannya ?”dengan mata sembab Yoona berjalan terseok seok

“Agasshi..tulang sum sumnya patah,dan benturan di kepalanya menyebabkan beberapa saraf melemah. Keadaannya saat ini sangat kritis”

“Mwo ? ahni.. surgeon ! kau hanya melebih lebihkan ! pasti dia baik baik saja.. jangan melebih lebihkan !”pekik Yoona. Air mata masih terus mengalir dari mata indahnya

“Ani,agasshi. Saya tidak melebih lebihkan. Bahkan mungkin bisa lebih parah dari yang saya jelaskan. Tapi..”

“Tapi apa ? malhaebwa,ppali !”

“Dia..dia terus menggenggam ice cream ditangannya, dia tidak mau melepaskannya. Bahkan dia meneriakkan nama Im.. Im.. kalau tidak salah, Im Yoona..”secepat kilat Yoona berlari menerobos pintu ruang rawat Siwon,menghampiri tubuh yang terkulai lemas tak berdaya itu. Digenggamnya tangan Siwon

“Yoong..”

“Oppa..bertahanlah !Jebal..”

Lagi lagi Siwon tersenyum, seolah semuanya baik baik saja

“Jangan tersenyum seperti itu ! aku benci senyummu ! aku benci ! hikzz..hikzz..”

“Wae ? bukankah aku tampan jika tersenyum ? kau suka lesung pipiku,kan ?”ujar Siwon masih dengan senyumnya. Menetes sedikit cairan bening dari matanya. Perlahan terlihat sesuatu dari genggamannya

“Yoong, ini ice cream mu.. mian,aku mengotorinya. Sedikit”terlihat ice cream berwarna coklat dengan sedikit corak merah kental diatasnya

“Oppa..”

“Aku harap kau suka ice cream ini. Kalau kau tidak suka, kau boleh buang”tangis Yoona pecah seketika

“Yoong.. dengarkan aku ! kau jangan terus menangis seperti ini. Nanti matamu sembab. Kau harus tersenyum,chagi.. kau tahu ? kau cantik saat tersenyum.  Nanti kalau aku pergi, siapa yang akan menghapus airmatamu ? jadi jangan menangis terus. Berbahagialah ! kau harus hidup dengan baik. Mian untuk luka yang ku torehkan dihatimu selama 7 tahun ini. Mian karena aku telah lancing mencintaimu dengan seluruh jiwaku. Ini semua salahku, kalau saja aku tidak mencintaimu, pasti kau sudah hidup bahagia dengan Donghae. Mianhae..geurigo..gomawo..”sambil terus mengusap pipi basah Yoona,Siwon sesekali menatap dalam mata Yoona. Ditangkapnya kepedihan yang sangat mendalam. Dia tidak suka Yoona menangis

“Yoong..”lirihnya

“Hnn ?”

“Boleh aku minta sesuatu ?”

“Tentu. Apa itu Oppa ?”tanya Yoona antusias

“Kaktus..aku ingin bunga kaktus”Yoona menganggukkan kepalanya dan segera berlari keluar. Menuruni tangga, menembus malam, dengan gigih dia memasuki toko toko bunga,namun selalu keluar dengan ekspresi yang sama. Tentu,bunga yang dicarinya tidak ditemukan. Di Korea, bunga kaktus sangat langka

“Ahjumma, kau punya kaktus ?”

“Ani”

“Ahjussi, kau jual kaktus ?”

“Anio..”

Satu,dua,tiga..tiga jam sudah Yoona mencari. Tapi hasilnya tetap sama

Tap tap tap

Yoona berjalan dengan lemas,peluh yang membasahi tubuhnya, membuatnya semakin terlihat kumuh

Dipandangnya sekeliling, itu dia ! kaktus !

“Ahjussi ! kaktus ini milikmu ?”

“Ne”

“Boleh aku membelinya ? jebal.. aku sangat memerlukannya”

“Hnn…sebenarnya kaktus ini penting bagiku. Tapi sepertinya kau lebih membutuhkan”

“Ah,gomawo ahjussi.. boleh aku tahu namamu ?”

“Leeteuk imnida”

“Geureh..Leeteuk ahjussi, aku akan mengingat kebaikanmu ini”

***

Seorang yeoja berlari sepanjang selasar rumah sakit ternama itu. Peluh terus membanjiri tubuh rampingnya. Sesekali dia berhenti untuk sekedar mengelap peluh di wajahnya. Langkah Yoona semakin mendekat kearah nampyeonnya dirawat. Yoona tersenyum sambil terus berlari‘Akhirnya..sebentar lagi sampai’

“Oppa !aku datang.. ini kaktus untuk…”ucapan Yoona terhenti memandang yang terjadi di hadapannya. Orang tua Siwon menangis meraung raung. Menimbulkan satu pertanyaan. Apa yang terjadi ???

“Jangan tinggalkan eomma,Won ah ! Andwae.. andwae..”

“Tenang nyonya. Jangan histeris seperti ini ! relakan saja anak nyonya, dia sudah tenang di alam sana !”

Deg

Deg~

Terjawab sudah pertanyaan dibenak Yoona. Siwon..sudah pergi.

“Andwae ! andwae.. Oppa ! ireona ! Oppa ! kau jangan mempermainkanku ! aku sudah dapatkan kaktus yang kau minta, Oppa.. ireona ! ireona ! hikzzz..hikzz”

***

1 Tahun Kemudian

Angin sore yang tenang. Matahari yang mulai turun, langit mulai memerah. Indah ! itu yang dirasakannya. Yeoja yang sering disapa Yoona ini tersenyum tipis. Memandang kearah langit

“Tak terasa sudah setahun kita berpisah,Oppa.. rasanya seperti berabad abad”

“Mian, hingga saat ini aku belum bisa berbahagia,sesuai permintaanmu.. aku janji akan berbahagia,Oppa.. tapi tolong beri aku waktu untuk mencari kebahagiaanku”ujarnya,seolah olah sedang berbicara dengan Siwon. Namja yang sempat menjadi serpihan kisah hidupnya

“Dan bolehkah aku menjadi kebahagiaan itu, Ny.Im ?”Yoona menolehkan kepalanya ke samping,menatap sosok yang tak asing untuknya. Namja tampan dengan jaket bulu tebal menyelimuti kulitnya.Namja yang hingga kini masih dicintainya..

“Donghae..Oppa ??”

-THE END-

Gimana ? jelek ? gak sesuai keinginan ? kuarang memuaskan ? typo keterlaluan ? #histeris

Mianhae untuk typo yang tersebar di ff ini,dan gomawo untuk reader yang masih setia baca+comment di ff ini.

Berhubung di wp-ku banyak yang minta sequel cerita absurd ini, jadi aku bikin sequel. dan sekarang udah sampe chap2. Yang minta baca, silahkan ke allkoreanfanfiction.wordpress.com

8 thoughts on “My Girl Is You (chap4-END)

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s