Protect My Girl chapter 15 [end]

protect my girl laptop

PROTECT MY GIRL

Main cast :

Nickhun
Victoria
Leeteuk
Seohyun
Kang Sora
Jung Yong Hwa

Other Cast :

Donghae
Yang Yeosob
Lee Gikwang
Kevin Woo
D.O (EXO-K)
Chanyeol (EXO-K)
L (Kim Myeongsoo)
Taecyeon
Yoona
IU
Suzy
Kyuhyun
Choi Minho
Krystal

Genre : Fantasy, Romance, Friendship

Author : Bayu Navanto

Length : Chapter

Rating : PG-15

Desclaimer :
semua cast yang ada di sini adalah orang – orang yang memiliki kemampuan lebih, mereka milik Tuhan Kuasa yang Tuhan titipkan kepada orang tua masing – masing cast.

Author note :
yeaw aku hadir kembali, hah fanfics ini muncul ketika aku lagi gak ada kerjaan nih di rumah untuk mencari kesibukan, maka aku buat aja nih fanfics, semoga aja gak gaje yah dan semoga saja laku. Amin.

“hah…… Akhirnya selesai juga pekerjaanku” ucap Yong Hwa mengulatkan badannya untuk merilekskan tubuhnya yang sedikit pegal dan kaku

Yong Hwa mengambil ponselnya di saku celananya, dia membuat sebuah pesan singkat kepada Seohyun

“Seohyun bisakah malam ini kita melakukan kencan? Emm aku terus memikirkan mu di setiap nafas ini”

bunyi isi pesan gombal Yong Hwa yang dia kirim ke Seohyun

Yong Hwa terus memandangi ponselnya itu dia begitu tidak sabar ingin melihat balasan pesan singkatnya itu

“Apakah Nichkhun ada di ruangannya?” ucap Victoria mengagetkan Yong Hwa

“ahh ya!” ucap Yong Hwa kaget, “eoh Nona, sajangnim ada di ruangannya” lanjutnya

“apa aku tadi mengagetkan mu?” tanya Victoria

“ahh tidak Nona” jawab singkat Yong Hwa

“oh iya jangan panggil aku dengan sebutan Nona yah, panggil aku Victoria saja, itu terlalu formal bagi ku”

“tapi itu tidak sopan, kalau berada di kantor”

“tidak apa, aku lebih suka di panggil dengan nama ku saja, itu sudah cukup bagi ku”

“eoh arraso” ucap Yong Hwa mengerti sambil menyunggingkan senyuman

“kamu sudah mau pulang kah?”

“iya pekerjaan ku sudah selesai”

“lalu, Nichkhun bagaimana? Apa dia ada lembur hari ini?”

“kalau melihat schedule sih tidak ada, eemm kalau tidak ada hal lagi yang di tanyakan aku permisi mau pulang yah”

“ahh iya, silakan”

“annyeong” ucap Yong Hwa hormat

“ne, anyeong, hati-hati di jalan”

“ne gamsahamnida” jawab Yong Hwa lalu pergi menjau dari Victoria

Yong Hwa tidak langsung pergi dari gedung perusahaan, dia berhenti di loby gedung sambil berkali-kali melihat ponselnya untuk mengecek apakah Seohyun sudah membalas pesan singkatnya itu atau belum

“aduh Seohyun, kenapa kamu belum balas sms ku? Apa kau tidak mendengar dering sms? Apa kau sudah tidur? Atau??….” ucap Yong Hwa menggantungkan katanya, “aaisshhh apa yang kamu pikirkan Yong Hwa? Berpikirlah yang rasional! Always positive thinking!”

beberapa saat kemudian ada pesan masuk di ponsel Yong Hwa, sesegera mungkin dia membuka isi pesan tersebut

“Kenapa tidak? Ayo kita kencan malam ini” bunyi isi pesan dari Seohyun

“Jinja! Gomawo, kalau begitu aku akan jemput kamu sekarang juga” Yong Hwa membalas pesan tersebut

**************************

took took took bunyi pintu ruang kerja Nichkhun

“siapa malam – malam begini mengetok pintu? Apa sekertaris Jung? Ah mana mungkin, jam segini diakan sudah pulang” batin Nichkhun

“ya! Silakan masuk” ucap Nichkhun

Pintu terbuka, terlihat sesosok wanita berpakaian dress warna putih selutut, rambut terurai tak terikat dengan senyuman manis mengembang di wajahnya, yah siapa lagi kalau bukan Victoria, Nichkhun sedikit terkejut dengan kedatangan Victoria malam-malam berkunjung ke kantornya

“Victoria?” ucap Nichkhun bangun dari tempat duduknya

“ya. Apa aku mengganggu mu?” tanya Victoria sedikit canggung, “apa boleh aku masuk?” lanjutnya

“eoh aniya tidak mengganggu, masuk saja” ucap Nichkhun mempersilakan Victoria masuk

Victoria duduk di kursi tamu yang berada di ruang kerjanya, Nichkhunpun menyusul Victoria duduk di kursi tamu

“ada apa Victoria? Malam-malam datang ke sini?” tanya Nichkhun membuka percakapan

“eemm apa kamu lelah?” Victoria menanggapi ucapan Nichkhun sedikit canggung

“lelah? Eeem pasti lelah, tapi itu sudah biasa”

“sudah makan malam?”

“kelihatannya belum” ucap Nichkhun cengengesan

“kenapa belum makan malam?”

“aku terlalu fokus terhadap pekerjaan ku” balas Nichkhun

“eeohh begitu yah” ucap Victoria cengengesan

tiba-tiba ponsel Nichkhun berdering tanda pesan masuk

From : sekretaris Jung

“Sajangnim tolong doakan aku, supaya kencan pertama ku dengan Seohyun dapat berjalan dengan lancar, dan selamat bermesraan dengan Victoria”

Nichkhun menjadi sedikit paham dengan sikap Victoria terhadapnya setelah melihat pesan singkat yang dikirimkan Yong Hwa.

“apa Victoria ingin mengajak kencan tetapi dia belum berani mengatakannya?” batin Nichkhun

“Nichkhun-ah, apa kau baik-baik saja? Kenapa menatap ku seperti itu?” tanya Victoria yang melihat Nichkhun menatapnya dengan pandangan yang lekat

“eemm Victoria apa kau bisa menunggu ku sebentar lagi untuk menyelesaikan pekerjaan ku?” Ucap Nichkhun

“eoh bisa” ucap Victoria sedikit kebingungan dengan maksud perkataan Nichkhun barusan

******************************

Sebuah mobil BMW sport berhenti di sebuah rumah, ternyata itu adalah mobil Yong Hwa, dia turun dari mobil dan menekan tombol bel di dekat pintu gerbang

sementara itu di dalam rumah, Seohyun masih sedikit bimbang dengan pilihan pakaian yang ia kenakan apakah sudah bagus atau tidak

tingg….tongg…. Suara bel rumah berbunyi

“ahh itu pasti Yong Hwa oppa, apa ini sudah pantas?” ucap Seohyun sambil berkaca diri, “ahh tak apalah Seohyun ini juga pasti sudah pantas!” lanjutnya lalu dia turun untuk menemui Yong Hwa yang sudah menunggunya

sementara itu di depan rumah, Yong Hwa mondar-mandir seperti setrika di depan pintu gerbang menunggu Seohyun keluar dari rumahnya, beberapa saat kemudian Seohyun keluar dari rumahnya dan membuka gerbang, Yong Hwa begitu terpukau melihat wanita di hadapannya itu begitu cantik nyaris sempurna

“waw, you are so beautiful” gombal Yong Hwa

“aahh, oppa bisa saja” jawab Seohyun tersipu malu, “tapi ngomong – ngomong kita mau kemana?” lanjutnya

“eoohhh itu, itu masih rahasia” ucap Yong Hwa sambil membisikkan kata ‘masih rahasia’ di telinga Seohyun

“aaaissshh oppa ini”

“sudah cepat masuk ke mobil, nanti kamu juga tahu”

*************************

Klik! Suara tombil kiri moseu di tekan untuk menyimpan dokumen yang sudah du selesaikan.

“yeeahh selesai, maaf Victoria kalau kelamaan”

“ahh tidak apa-apa” timpal Victoria

“mari, ikutlah dengan ku” ucap Nichkhun menjulurkan tangannya ke arah Victoria

“ikut kemana?” tanya Victoria bingung?

“sudah, nanti kamu juga tahu” balasnya sambil meraih tangan Victoria

*************************

Ternyata Yong Hwa mengajak Seohyun ke angel cafe dengan nuansa yang begitu romantis yang di penuhi dengan warna merah dan di hiasi oleh berbagai corak yang begitu romantis

“Seohyun apa kau suka dengan suasana cafe ini? Jika tidak aku minta maaf” tanya Yong Hwa

“aniya, aku suka dengan suasana di sini, clasic-elegan tetapi begitu romantis”

“eemm Seohyun” tiba – tiba Yong Hwa bersikap serius di hadapan Seohyun

“ne, waeyo?”

“Seohyun, aku….. Aku ingin memperserius hubungan kita ini”

“maksudnya apa?” tanya Seohyun sedikit bingung

“aku ingin hubungan kita dapat di teruskan ke tingkat yang lebih tinggi, apa kau mau?”

“Mwoya? Eeoh aku belum terlalu yakin dengan jawaban ku oppa, bisakah eee kita nikmati terlebih dahulu masa pacaran ini?” ucap Seohyun sedikit berhati-hati dalam berkata takut kalau-kalau perkataannya nati bakalan menyakiti hati Yong Hwa

“ahh ne, gwaenchana, aku paham maksud mu” ucap Yong Hwa mengerti

“sekali lagi minta maaf yah oppa kalau jawaban ku barusan tidak mengenakan hati oppa”

“ani. Oppa gwaenchanayo”

Seohyun tersenyum senang mendengar jawaban Yong Hwa barusan

*************************

“Nichkhun sebenarnya kamu mau mengajak aku kemana?” tanya Victoria bingung

“aku ingin menikmati malam yang indah ini bersama mu” jawabnya sambil tetap fokus menyetir

“tetapikan pasti ada tujuannya?”

“nanti kamu juga akan tahu” sahutnya singkat.

Beberapa meneit mereka melakukan perjalanan dari kantor akhirnya mereka tiba di suatu gedung yang baru saja selesai di bangun, ya’ itu adalah hasil dari proyek yang sedang di pegang oleh Nichkhun.

“Nichkhun-ah, kenapa kau mengajak ku kesini?” ucap Victoria dengan nada sedikit kesal, ‘seharusnya kau mengajak ku kencan malam ini, tidak tahu apa, aku berpakaian seperti ini hanya untuk menunggu mu mengajak ku untuk berkencan?’ batinnya

“tinggal beberapa hari lagi gedung ini benar-benar akan di gunakan, sebuah proyek gedung sekolah yang aku tangani, apakah ini akan sesuai dengan harapan ku?” ucapnya sambil melihat gedung bertingkat 4 itu

“ya, pasti itu akan sesuai dengan harapan mu” ucap Victoria sambil menepuk punggung Nichkhun

“gomawo,,, chagi” ucap Nichkhun memangdang Victoria nakal

“iisshhh kau ini bisa saja” sahut Victoria tersipu malu salah tingkah

“jalan-jalan yuk!” ajak Nichkhun tiba-tiba

“mwo? Tapi sekarang sudah malam” ucap Victoria, sebenarnya dia ingin menerima ajakan Nichkhun, tetapi dia sudah berjanji dengan appanya untuk pulang paling lambat pukul 11pm

“ahh, begitu yah, baiklah gwaenchanayo, ayo aku antar kamu pulang” balas Nichkhun sedikit sedih

“ne, mianhaeyo” ucap Victoria sedikit tidak enak hati

“ne, gwaenchana”

*************************

Pagi harinya di restoran milik Seohyun seperti biasanya, banyak pelanggan yang silih berganti berdatangan ke restoran tersebut, Donghae, D.O dan Chanyeol yang sedang melayani para pelanggan tersebut terlihat begitu sibuknya dengan pekerjaan mereka melayani pelanggan masing-masing

sementara itu di dapur Suzy sedang mencuci wortel, tanpa di sadari Seohyun mengahampiri Suzy yang terlihat begitu sibuk dengan wortel-wortelnya itu (?)

“ya’, kemarilah sebentar” celetuk Seohyun memanggil Suzy

“eonni memanggil ku?” tanya Suzy menoleh ke belakang

“ne, siapa lagi coba, kesinilah sebentar” ucap Seohyun

“ada apa eonni?” tanya Suzy menghampiri Seohyun

“Suzy, kamu tahu tadi malam, terjadi apa dengan diri ku ini?” ucap Seohyun

“aniya? Memangnya terjadi apa dengan eonni? Eonni sakit?” tanya Suzy innocent

“aniya’ aku di lamar oleh Jung Yong Hwa”

“mwo? Eonni di lamar oleh Yong Hwa oppa? Lalu-lalu eonni terima lamarannya?” tanya Suzy semangat

Seohyun hanya menggelengkan kepalanya, terlihat raut kekecewaan terpancar dari muka Suzy melihat body language yang Seohyun peragakan

“waeyo? Kenapa eonni tolak lamaran Yong Hwa oppa?”

“aku belum siap Suzy”

“kenapa belum siap? Bukankah Eonni sudah cukup umur untuk menjalani itu?”

“entah mengapa aku merasa belum siap saja, apakah aku telah bersikap kejam kepada Yong Hwa?”

“menurutku seperti itu, eh mian eonni, bukan maksud ku menyalahkan eonni”

“eoh gwaenchana, nan arraso! Emm kalau begitu aku ke atas terlebih dahulu yah, silakan lanjutkan kerjaannya, bye”

“bye eonni!” balas Suzy melambaikan tangan

seperti biasa karena tinggal menghitung hari menjelang pembukaan sekolah BN company itu, rapat di adakan se intensif mungkin, dan rapat kali ini telah menemukan kesepakatan mengenai prosedur atau alur acara pembukaan gedung sekolah milik BN company itu.

Akhirnya rapat kali ini yang berlangsung sekitar 3 jam lamanya untuk mematangkan semua konsep yang telah di buat untuk kesuksesan proyek ini usai.

“Victoria, bisakah kita makan siang bersama kali ini?” tanya Nichkhun dengan penuh harap

“ne, aku bisa” balas Victoria sambil tersenyum manis

Di Golden sky restorant tempat Nichkhun mengajak Victoria untuk makan malam

“kamu mau pesan apa?,,,, chagi” ucap Nichkhun manja

“iishh kamu ini terlalu chic, it’s so enough to make me melting, aku ingin meminum copuchino dulu”

“eoh ok, kalau begitu aku juga”

lalu mereka memesan dua gelas copuchino, tak lama berselang pesanan mereka

“emm pasti enak nih” ucap Victoria melihat pesanannya datang

“heh, kau ini”

“kenapa? Ada apa dengan ku?” tanya Victoria

“eoh aniya, gwaenchana, you are so beautiful today” gombal Nichkhun

“gomawo” ucap Victoria singkat, lalu dia menyeruput copuchino pesanannya

“heah, kau ini, kenapa setiap wanita selalu melakukan hal seperti itu?” ucap Nichkhun

“melakukan apa?” tanya Victoria kebingungan

“diam di tempat!” perintah Nichkhun

bagai di sihir Victoria mematuhi perintah Nichkhun, Nichkhun berdiri dari duduknya dan mendekatkan wajahnya ke wajah Victoria, mereka melakukan foam kiss di hadapan umun, Nichkhun mengecup bibir Victoria dengan mesranya sambil menyeka foam copuchino yang tertinggal di bibir atas Victoria, hal itu cukup membuat Victoria kaget setengah mati, dia tak menyangka kalau Nichkhun berbuat seperti itu, tetapi dia juga senang mendapatkan sesuatu yang memang ingin dia dapatkan dari Nichkhun.

“ooo…. Oppa” ucap Victoria kaget setelah mereka selesai dengan Foam Kissnya

“Victoria, aku sadah memantapkan diri ku, kalau aku ingin menikahi mu, segera, maukah kau menjadi istri seumur hidup ku?” ucap Nichkhun sambil menggenggam kedua tangan Victoria di atas meja restorant

“aa…..aapa oppa sudah yakin dengan perkataan itu?” tanyanya

“ne, oppa sudah yakin, oppa yakin kaulah tulang rusuk ku, kaulah wanita yang Tuhan kirimkan untuk ku, apa kamu bersedia?” tanya Nichkhun serius

“aa…ku,, aku mau oppa” ucap Victoria

“gomawo,,, chagiya” ucap Nichkhun lalu mengecup kening Victoria

******************************

Hari yang dinantikanpun tiba, peresmian gedung sekolahpun beberapa menit lagi akan di mulai, banyak wartawan yang meliput peresmian sebuah sekolah dengan fasilitas lengkap itu.

Nichkhun yang akan meresmikan gedung itupun sudah bersiap-siap dengan berpakaian setelan jas yang begitu apik.

“Dengan di guntungnya pita ini, saya selaku ketua proyek sekaligus direktur dari BN company secara resmi meresmikan BN senior high school” ucap Nichkhun menggunting pita

prookk proook prook

suara tepuk tangan yang sangat meriah dari para hadirin yang menghadiri acara peresmian itu, lampu flash dari kamera wartawan yang datang pun menyala secara bergantian mengabadikan momentum tersebut

“akhirnya impian mu terkabul juga, chukaehamnida” ucap Victoria memberi selamat

“chukae sajangnim, akhirnya kerja keras sajangnim membuahkan hasil yang maksimal” Yong Hwapun memberikan selamat

“chukaehamnida Nichkhun, semoga ini adalah awal yang baik” ucap Leeteuk tak lupa mengucapkan ucapan selamat

“abeoji yakin kau memang bisa melakukan ini semua, abeoji bangga kepada mu” ucap ayah Nichkhun

“chukaehamnida oppa, semoga proyek ini akan segemilang dengan apa yang di impikan” ucap adik tiri Nichkhun (YoonA)

Nichkhunpun berjalan naik ke podium untuk memberikan kata sambutan, Nichkhun terlihat begitu wibawa saat memberikan kata sambutan, Victoria sampai kagum melihat namja chingunya itu ternyata memiliki sisi wibawa yang sangat kuat

Akhirnya acarapun usai, Nichkhun menghampiri ayahnya yang sedang berbincang dengan temannya siapa lagi kalau bukan ayahnya Victoria

“jeosong hamnida mengganggu, tuan Song, apa kita bisa berbicara?” tanya Nichkhun sopan

“berbicara apa? Bicaralah saja sekarang”

“menurut ku lebih baik kita membicarakannya di tempat yang lebih pantas”

“baik” ucap Mr. Song singkat

“oh iya satu lagi, tolong Victoria juga di ajak bisakan? Abeoji juga harus ikut” ucap Nichkhun yang membuat ayahnya kaget

“abeoji harus ikut? Memangnya apa yang mau kamu bicarakan?”

“nanti juga abeoji tahu” jawab Nichkhun, “maaf, saya kembali ke tempat acara untuk menyelesaikan beberapa hal lagi” lanjutnya

Di tempat yang sudah di tentukan Mr. Song, Victoria dan ayahnya Nichkhun sudah berada di tempat

“baik, sekarang kita sudah kumpul, sebenarnya apa yang mau kamu bicarakan?” tanya Mr. Song membuka percakapan

“jadi begini, saya mau meminta izin kepada tuan Song untuk…..” ucap Nichkhun menggantung

“untuk apa?” tanya Mr. Song

“untuk menikahi anak tuan Song yang cantik ini” ucapnya sambil memandangi Victoria

ucapan Nichkhun barusan sudah cukup membuat 3 orang tersebut kaget, tak terkecuali Victoria yang tak menyangka kalau Nichkhun secepat ini mengatakan hal itu kepada ayahnya.

“apa kau mencintai anak ku?” tanya Mr. Song tegas

“ne. Saya mencintai Victoria dengan sepenuh hati” jawab Nichkhun lantang, “bolehkan saya menikahi Victoria?” lanjutnya

Mr. Song dan ayah Nichkhun saling pandang

“mana mungkin.” ucap mr. Song singkat

Nichkhun begitu shock mendengar kata itu, itu sangat jelas tergambar dari raut muka Nichkhun, mr. Song tersenyum kecil melihat Nichkhun

“tunggu dulu, aku belum selesai bicara, mana mungkin aku menolaknya, aku sangat menyetujui keputusan mu” ucap Mr. Song, Nichkhun tertegun kaget begitupun Victoria

“ya, mana mungkin kita menolaknya, asal kamu tahu Nichkhun, Victoria adalah orang yang abeoji jodohkan dengan mu, abeoji bersyukur sebelum kami melakukan hal tersebut, ternyata kamu duluan yang memintanya” jelas ayah Nichkhun

*************************

Sejak Nichkhun mengutarakan niatnya untuk menikahi Victoria, persiapan pernikahanpun sudah mulai di persiapkan, kali ini, sahabat sekaligus sekretaris Nichkhulah yang memanage semuanya, itu menjadi suatu kebanggan tersendiri bagi Yong Hwa

kali ini Yong Hwa mengajak Seohyun untuk memilih bunga-bunga yang akan menjadi dekorasi di acara pernikahan Nichkhun nanti

“oppa” celetuk Seohyun

“ne, ada apa?” jawab Yong Hwa yang masih sibuk memilih bunga

“oppa! Berhenti sebentar memilih bunganya” rengek Seohyun

“ya, ada apa Seohyun?” tanya Yong Hwa menghentikan aktivitasnya memilih bunga

“aku ingin mendengar pertanyaan waktu itu” ucap Seohyun sedikit malu

“pertanyaan yang mana?”

“yang waktu itu, di angel cafe”

Yong Hwa kaget, “apa kau serius?”

“ne, aku serius oppa?”

“baik. Seohyun, aku ingin hubungan kita dapat di teruskan ke tingkat yang lebih tinggi, apa kau mau?” tanya Yong Hwa memegang tangan Seohyun

“ne, aku mau oppa” jawab Seohyun malu sambil menundukan kepalanya

“seriously?” tanya Yong Hwa, Seohyun hanya menganggukkan kepalanya, hati Yong Hwa begitu gembira dengan apa yang barusan terjadi, diapun merangkul Seohyun seerat-eratnya

.

.

.

.

Hari yang dinantikan Nickhun telah tiba, di gereja St. Maria tempat upacara pernikahan antara Nichkhun dan Victoria diadakan sudah mulai ramai oleh para tamu undangan yang hadir. Sementara itu di ruang pengantin pria, Nichkhun begitu gugup dia sesekali melihat arlojinya untuk melihat jam

“Sanjangnim” ucap Yong Hwa membuka pintu ruangan tersebut

“eooh sekretaris Jung masuklah”

“waw, so perfect, tak salah Victoria mau menjadi istri sajangnim” ucap Yong Hwa memuji

“aaiishh kau ini bisa saja, tapi kenapa aku begitu gugup, apa aku bisa mengucapkan sumpah janji dengan lancar?” tanya Nichkhun sedikit pesimis

“pasti bisa, optimislah” nasihat Yonghwa

took    took    took

“masuklah” ucap Nickhun

“tuan, semuanya sudah menunggu tuan, acaranya akan segera di mulai” ucap seorang pelayan

“fighting” ucap Yong Hwa menyemangati Nichkhun

Nichkhun sudah berdiri di altar sambil menunggu kedatangan Victoria, di tempat Nichkhun berdiri dia melihat teman-temannya, Donghae, Suzy, Leeteuk, Yong Hwa, Seohyun dan masih banyak lagi tak terkecuali saudara tirinya Im YoonA, dia merasa gugup menghadapi ini, tetapi Yong Hwa yang berdiri di deretan tamu paling depan menyemangati Nichkhun

“fighting sajangnim, kamu pasti bisa” ucap Yong Hwa lirih, Nichkhun menaggapinya dengan menganggukan kepalanya

sebuah mobil Limo warna putih berhenti di depan gereja, ya itu adalah mobil yang membawa Victoria, Victoria berjalan mendekati Nichkhun yang sudah menunggu dari tadi, tangan Nichkhun meraih tangan Victoria untuk berjalan menuju altar tempat mereka mengucap sumpah janji setia

“Apa kau Song Qian-ssi, bersedia menerima,Nichkhun Buck Horvejkul sebagai suamimu? Mencintainya dengan sepenuh hati. Selalu bersama dalam senang maupun sedih. Suka dan duka. Sampai maut memisahkan kalian?” tanya sang pastur kepada sang mempelai wanita.

“ne, saya bersedia” ucap Victoria mantap

“Apa kau Nichkhun Buck Horvejkul-ssi, bersedia menerima Song Qian sebagai istrimu? Mencintainya dengan sepenuh hati? Selalu bersama dalam senang maupun sedih. Suka dan duka. Sampai maut memisahkan kalian?” tanya sang pastur kepada Nichkhun.

“ne, saya bersedia” ucap Nichkhun lantang dan mantap

mereka berdua saring menatap satu sama lain sambil menebar senyuman, dan sekarang mereka saling memasangkan cincin jari manis mereka satu sama lain

“cium,,,, cium,,, cium” terdengar sorak sorai tamu yang datang ingin mereka melakukan sebuah ciuman

Kedua pasangan suami istri yang baru itu saling mengumbar senyum dan Nichkhun mendekatkan wajahnya ke muka Victoria lalu mencium bibir manis Victoria

Di barisan tamu Suzy yang melihat Nichkhun dan Victoria tanpa terasa menteskan air mata kebahagian, tiba-tiba ada seorang laki-laki yang datang dan berdiri di samping Suzy, Suzy menoleh ke laki-laki di sampingnya itu, dia begitu kaget melihat laki-laki yang ada di sampingnya itu, ya’ itu adalah Taecyeon, dia juga mendapatkan undangan untuk menghadiri acara pernikahan Nichkhun dan Victoria

Acara pernikahan telah usai, Suzy masih di tempatnya duduk tak percaya dengan apa yang ada di sebelahnya

“bagaimana keadaan mu Suzy?” tanya Taecyeon tidak memandang wajah Suzy melainkan lurus kedepan

“a……. Aku baik-baik saja, bagaimana dengan oppa?” ucap Suzy sambil memandang Taecyeon dengan tatapan rindu

“aku baik-baik saja” jawab Taecyeon dingin dengan masih menghadap ke depan, Taecyeon lalu melihat arlojinya, “aku harus pergi, ada urusan yang harus aku selesaikan” lanjutnya

Taecyeonpun berdiri dari tempat duduknya dan berjalan meninggalkan Suzy bersama dengan tamu lainnya, Suzy menatap Taecyeon dengan tatapan sendu, dia tidak bisa menahan apa yang ingin di katakannya kepada Taecyeon, diapun bangkit dari duduknya, “oppa!” teriknya menghentikan langkah Taecyeon, seketika itu pula Suzy lari memeluk Taecyeon dari belakang

“oppa jangan pergi, naneun jeonmal bogoshipeo” ucap Suzy memeluk Taecyeon sambil menangis, Taecyeonpun tanpa sadar menitikkan air matnya, di hatinya, Taecyeon tidak mau untuk meninggalkan Suzy, tetapi dia takut kalau Suzy tidak menerima cintanya lagi

“oppa, jangan pergi, aku sungguh menyesal dengan perkataan ku waktu itu, kini aku menyadarinya, aku begitu sangat membutuhkan oppa, aku sangat mencintaimu oppa, jangan tinggalkan aku” ucap Suzy menuangkan seluruh isi hatinya kepada Taecyeon, Taecyeon begitu kaget mendengar ucapan Suzy barusan

“geotjimal, kau hanya akan membuat hatiku tambah sakit dengan semua perkataan mu barusan” ucap Taecyeon

“aniya, aku serius, aku sungguh mencintai mu oppa, tetaplah di sisiku, aku membutuhkan oppa” ucap Suzy berusaha menyakinkan Taecyeon

“apa kamu serius dengan perkataan mu barusan?” ucap Taecyeon luluh dan membalikkan badannya menghadap Suzy

“ne, aku sangat serius” ucap Suzy mantap

Taecyeon langsing memeluk Suzy erat-erat

“aku sangat mencintaimu Suzy, terima kasih telah membalas cintaku ini, saranghaeyo” ucap Taecyeon

“nado saranghaeyo” balas Suzy

Yong Hwa dan Seohyun ternyata menyaksikan kejadian tersebut, Yong Hwa meletakkan tangannya di pundak Seohyun untuk merangkulnya, Seohyun menatap Yong Hwa, Yong Hwa hanya membalasnya dengan senyuman manis, itu cukup membuat Seohyun tersipu malu

******************************

6 Tahun Kemudian

“Jae Hyun!, kenapa kau tidak mengerjakan tugas dari songsaengnim?” bentak Suzy kepada muridnya, ya kini Suzy telah menjadi seorang guru di BN senior high school sesuai dengan cita-citanya itu untuk menjadi guru

“jeosong hamnida songsaengnim, aku…..” ucap Jae Hyun terpotong oleh Suzy

“sudah jangan banyak alasan, songsaengnim sudah capek mendengar seribu alasan mu itu, lebih baik kamu sekarang berdiri di luar kelas sampai pelajaran songsaengnim selesai” ucap Suzy memotong ucapan Jae Hyun

Jae Hyun hanya menundukan kepalanya dan pergi ke luar kelas untuk melakukan hukuman yang di berikan oleh Suzy, Taecyeon ternyata melihat sikap yeoja chingunya itu dari jendela ruang kelas

“dari dulu sampai sekarang sikap mu masih saja sama, tidak berubah sama sekali” gumamnya

Sementara itu Donghae, D.O dan Chanyeol telah membuka sebuah restoran, D.O dan Chanyeol sekarang tertarik dengan bisnis itu sejak masih bekerja di restoran milik Seohyun.

“Hyung, ada pelanggan tuh, hyung saja yang melayani yah, aku dan Chanyeol mau ke belakang sebentar” ucap D.O

“yah, baiklah” jawab Donghae

seorang wanita masuk dan duduk di restoran milik Donghae, D.O dan Chanyeol

“selamat pagi, dan selamat datang ada yang ingin di pesan?” tanya Donghae

“aku ingin pesan bulgogi satu porsi” ucap Im YoonA

“ada yang lain?” tanya Donghae sekali lagi

“emm itu dulu, yang lain menyusul” ucap Im YoonA sambil tersenyum ke arah Donghae, Donghae merasakan getaran yang aneh di hatinya, diapun membalas senyuman yang di berikan YoonA

“silakan tunggu sebentar” ucap Donghae sedikit salah tingkah

D.O dan Chanyeol yang sudah selesai dari belakang, mereka melihat gerak-gerik Donghae, Chanyeol menyikut pinggang D.O

“hem ada apa?” tanya D.O

“roman-romannya ada yang sedang jatuh cinta pada pandangan pertama nih” ucap Chanyeol

“sudah pasti, tunggu saja saatnya, nanti mereka pasti akan berpacaran”

“cckk……” cengir kedua namja tampan tersebut

*********************************

“Ji Seung jangan lari-lari nanti terjatuh” teriak Victoria kepada anak pertamanya itu yang sedang bermain di halaman belakang rumah mereka yang megah itu

“ada apa chagi, kenapa teriak-teriak?” tanya Nichkhun menghampiri istrinya

“lihat saja sendiri, Ji Seung mirip seperti ayahnya, bandel” ucap Victoria sambil menjewer hidung (?) Nichkhun

“bandel tapi tampan dan menggemaskan bukan” ucap Nichkhun nakal sambil memeluk Victoria dengan tangan kanannya dan mengucapkannya di dekat telinga Victoria

“iisshh pagi-pagi sudah manja-manjaan” ucap Victoria

Nichkhun mencium pipi Victoria dan langsung kabur ke arah anaknya itu

“Ji Seung, gaja kita lomba lari, siapa yang menang dapat ciuman dari eomma!” teriak Nichkhun mengajak anak pertamanya itu

“ne, abeoji” teriak anak berumur 5 tahun itu

“siap yah, hana,,,,,,,,, deul,,,,,,,,, set!” ucap Nichkhun mengambil aba-aba, lalu ayah dan anak itu mulai berlari menuju garis finish

“ckk,,, dasar, anak dan ayah sama saja” ucap Victoria tersenyum melihat tingkah laku suami dan anaknya itu

Ting toong,,,, bunyi bel rumah, Victoria langsung menuju pintu depan untuk membukakan pintu

“annyeong haseyo shungmo” sapa anak perempuan kecil berumur 5 tahun

“ehh In Jung” ucap Victoria yang langsung menggendong anak Yong Hwa dan Seohyun itu, “oh iya ayo masuk” lanjut Victoria mempersilakan Yong Hwa dan Seohyun masuk

“kita datang kesini karena kemauan In Jung yang katanya mau bertemu dengan Ji Seung” ucap Seohyun

“eomma uustt” ucap In Jung sambil menempelkan jari telunjuknya ke mulutnya

“oh begitu yah?” tanya Victoria

“tidak shungmo, bukan permintaan In Jung, tapi permintaan appa” ucap In Jung

“appa? Kenapa jadi appa?” tanya Yong Hwa

“iyakan appa yang mengajak In Jung kemari” ucap In Jung sambil mengedipkan sebelah matanya, Victoria, Seohyun dang Yong Hwa di buat tersenyum karena tingkahnya

“In Jung, Bibi mau tanya, Ji Seung kalau di sekolah itu nakal yah?” tanya Victoria

“Ji Seung di sekolah nakal, tapi,,,,,” ucap In Jung menggantungkan perkataannya, “Ji Seung tampan” lanjutnya tersipu malu

“hahaha,,,,” tertawa Victoria, Seohyun dan Yong Hwa

“kecil-kecil sudah seperti itu, ooh iya apa sajangnim ada di rumah?” tanya Yong Hwa

“ooh Nichkhun, dia sedang bermain di halaman belakang, ayo kita ke sana” ucap Victoria, lalu mereka berempat pergi ke halaman belakang

Di halaman belakang, Nichkhun dan anaknya masih asyik dengan permainan mereka

“Ji Seung, lihat siapa yang datang” teriak Victoria

Nichkhun dan Ji Seung yang mendengarnya menghentikan permainan, mereka menongok ke arah Victoria

“uuhh, lihat tuh In Jung sang Putri yang datang bertamu ingin menemui sang pangeran” ledek Nichkhun berbisik

“aaiisshh abeoji ini” jawab Ji Seung malu-malu

“sudah, ayo kita kesana” ajak Nichkhun

“halo In Jung” sapa Nichkhun

“annyeong shamchon” jawab In Jung

“hi Seohyun, Yong Hwa, bagaimana keadaan kalian?” ucap Nichkhun bersalaman

“baik-baik saja sajangnim” ucap Yong Hwa

“Ji Seung beri salam sama paman dan Bibi” perintah Nichkhun

“annyeong shamchon dan shungmo” sapa Ji Seung

“annyeong Ji Seung” sapa Seohyun balik

“yang satunya tidak di beri salam?” tanya Nichkhun meledek

“eee,, hi, hi In Jung” ucap Ji Seung sedikit malu sambil melambaikan tangan kanannya

“hi juga Ji Seung” balas In Jung

“kelihatannya sajangnim sedang asyik bermain dengan Ji Seung” tanya Yong Hwa

“ooh iya, tadi kita sedang bermain seokjeon, In Jung mau ikutan?” jawab Nichkhun sambil menarawarkan bermain bersama kepada In Jung

“In Jung mau kalau appa In Jung juga ikutan” jwaba In Jung polos

“kenapa appa harus ikutan?” tanya Yong Hwa

“aaiissshh sudahlah, ayo kita bermain” ucap Nichkhun menarik Yong Hwa ke lapangan di halaman belakang, “Ji Seung ayo kita lanjutkan permainannya” lanjutnya

“ne abeoji” ucap Ji Seung lantang

“kita bermain dulu yah, silakan ngobrol-ngobrol dulu, ayo In Jung kita ke sana” ucap Nichkhun sambil mengajak In Jung untuk bergabung

Nichkhun, Yong Hwa, Ji Seung , dan In Jung mulai bermain seokjeon

“Nichkhun kalau sudah bermain dengan Ji Seung pasti akan lupa daratan” ucap Victoria sambil melihat suami dan anaknya bermain

“kalau begitu sama, Yong Hwapun demikian dia akan lupa waktu kalau sudah bermain dengan In Jung” balas  Seohyun

“mereka berdua memang sangat akrab” ucap Victoria

“baik sebelum maupun sesudah menikah” lanjut Seohyun

tiba-tiba Ji Seung berlari ke arah Victoria dan Seohyun

“eomma, ayo ikutan biar tambah rame, shungmo juga, ayo!” ajak Ji Seung sambil memegang tangan Victoria

“ayo, Seohyun kamu juga ikutan, gaja” ucap Victoria

“tapi,,,,,” ucap Seohyun menggantung

“aaiisshh sudahlah biar keluarga kita semakin rekat hubungan silaturahminya”

akhirnya Seohyunpun ikut dengan Victoria untuk ikut bermain seokjeon

“abeoji, kita dapat dua pemain baru” teriak Ji Seung, Nichkhun menoleh ke arah anaknya itu

“eooh iya, ayo bergabung, jadi semakin ramai” ucap Nichkhun

“eomma palli” ucap Ji Seung

kini kedua keluarga kecil tersebut begitu asyik bermain seokjeon

“inilah kisah kami, kisah suka maupun duka, pahit maupun manis yang kami alami, aku akan menjaga kalian ( Victoria dan Ji Seun) karena kalian adalah jiwa raga ku, akan ku taruhkan seluruh raga ini untuk kalian, i will protect you forever, saranghae” —- Nichkhun

The End

akhirnya Protect My Girl kelar juga ‘-‘)/ , bagaimana-bagaimana endingnya? Mian kalau gaje soalnya aku bener-bener sibuk dengan urusan sekolah, ini juga buatnya nyelip-nyelipin waktu luang untuk membuat fanfic ini.

Oh iya, satu lagi, untuk fanfic Honesty aku panding pembuatannya sambai batas waktu yang belum di tentukan, mian yah, kalau ada yang bertanya alasannya?, alasannya adalah aku mau fokus ke pelajaran untuk persiapan Ujian Nasional jadi pembuatan fanfiction aku panding sampai batas waktu yang belum di tentukan.

Ok menurutku begitu dulu, jangan lupa untuk meninggalkan komentarnya yah, dan doakan aku juga untuk lulus UN 2013, Gomawo.

Your Faithfully

Bayu Navanto

nb. Adakah di antara para readers yang menginginkan sequel dari Protect My Girl? Silakan pilih salah satu dari dua pilihan di bawah ini.

15 thoughts on “Protect My Girl chapter 15 [end]

  1. aaaaaaaaaahhhhhh akhirnya dipost juga….
    huaaaaaa happy ending yongseo n khuntoria akhirmya mnikah n punya anak…. kyk.y ank.y sling suka deh…. hhehhe
    pas awal baca di buka dngn yongseo cihuiiiii,,, suzy akhrnya sama taec oppa…. haeppa lgi jtuh cnta ma adik ipar khun…. hhehhehhe
    hwaaa gc terasa bnget udah end….
    author ff lainnya di tunggu yah yg cast.y da yongseo n khuntoria..

    • iya anaknya Khuntoria ma Yongseo suka-sukaan gituh hehehe

      ok, other ff dg cast khuntoria n Yongseo akan ada, tapi entah kapan yah, lagi subuk mikirin UN, ntar klo dah UN deh q usahaain :) klo ada yang mau sequel Protect My Girl kan q buatin dehh hehehe :)

    • masih kurang panjang yah?
      Ok aku usahain untuk buat sequel ato special part nya, tapi bukan dalam waktu dekat ini yah :) lagi sibuk ngerjain latihan soal UN sih, jadi mohon bersabar yah :)
      And gomawo udah baca dan komentar :)

  2. yey akhirnya YongSeo sama KhunToria nikah juga trus punya anak lagi.

    mau sequelnya dong oppa penasaran sama YoonHae kelanjutannya gimana :)

  3. masih belum puas yah dengan endingnya? Emm aku usahain other partnya yah, tapi itu aku tidak jamin pembuatannya secepat mungkin, karena aku masih sibuk prepare ke UN :)
    Gomawo udah baca dan komentar :)

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s