Protect My Girl “Special Part”

Protect My Girl Special Part

Cast : Super Junior’s Leeteuk, Kang Sora, 2pm’s Nichkhun, F(X)’s Victoria, CN Blue’s Jung Yong Hwa, SNSD’s Seohyun

Length : One Shot

Rating : PG-18

Genre : Romance, Fantasy, “LITTLE BIT NC”

Disclaimer : All cast is a good person, i just borrow they name, but this story is my mine.

Author Note : ok, sebelum aku mempublish sequel dari PMG ini, aku mau kasih special partnya dulu #sesuai permintaan reader(s)#, di Special Part ini ada bagian atau scene yang sedikit NC cuman sedikit sih, tapi semoga tidak membuat estetika yang bagus menjadi jelek, ok tanpa panjang lebar lagi silakan membaca Protect My Girl “Special Part” ini

Leeteuk masih mengerjakan tugasnya yang menumpuk itu, dari raut mukanya dapat terlihat bahwa dia sudah terlihat begitu lelah, walau demikian dia tetap memaksakan diri untuk dapat menyelesaikan tugasnya itu, tanpa di sadari ponsel Leeteuk berdering, sekilas dia melirik ke arah ponsel yang ia letakkan di meja kerjanya tersebut, ‘Kang Sora’ itulah nama kontak yang memanggil nomor Leeteuk, Leeteuk mengabaikan telepon dari yeoja chingunya itu dia masih tidak bisa untuk lepas dari depan laptopnya itu, sekali lagi ponsel Leeteukpun berdering, dan Kang Sora lagi yang menelpon, Leeteuk akhrinya mengangkat telepon itu

“Yeoboseyo” angkat Leeteuk

“ahh oppa, kenapa lama sekali angkat telepon dari ku?” ucap Kang Sora sedikit jengkel

“mianhae Sora, oppa saat ini sedang sibuk, oppa harus merampungkan tugas oppa yang masih belum selesai ini”

“apa oppa tidak bisa meluangkan waktunya?”

“maksud mu? Oppa benar-benar sibuk”

“apa oppa lupa?”

“lupa? Lupa tentang apa?” ucap Leeteuk balik Tanya

“hari ini” ucap Sora masih menggantung

“ada apa dengan hari ini? Ah ayolah Sora oppa benar-benar sibuk, ucapkan saja apa mau kamu katakan” ucap Leeteuk yang sudah mulai bosan dengan perbincangannya dengan Sora untuk kali ini

“ahh sudahlah, urusin saja pekerjaan oppa” ucap Sora kesal dan menutup sambungan teleponnya

“ha— halo?” ucap Leeteuk, dia melihat layar ponsel, “kenapa sambungannya di putus? Aiishh”

Sementara itu di tempat lain, Sora sedang duduk di tempat duduk yang berada di taman depan gedung BN company tempat Leeteuk bekerja, dia meneteskan air matanya

“wae? Kenapa oppa bisa lupa tentang hari ini?” ucap Sora meneteskan air matanya

“kenapa oppa sekarang menjadi seperti ini? Aku rindu oppa yang seperti dulu” lanjutnya

di seberang sana terdapat sebuah mobil berhenti tepat di loby perusahaan tersebut ternyata itu adalah mobil Nichkhun, Nichkhun dan Victoria turun dari mobil, Nichkhun langsung meluncur ke dalam perusahaan, sedangkan Victoria yang tanpa tidak sengaja melihat Sora sedang duduk tersendu di taman depan perusahaan, dia bermaksud ingin menemui Sora tetapi sebelum dia melangkahkan kaki mendekati Sora, Victoria sudah di panggil oleh Nichkhun

“Victoria, sedang apa masih di situ? Ayo cepat, jangan sampai membuat manager Kim menunggu kita” ucap Nichkhun kepada istrinya itu

“ahh ne” ucap Victoria menutup pintu mobil dan masuk kedalam gedung perusahaan membuntuti Nichkhun dan juga mengurungkan niatnya untuk menemui Kang Sora

Nichkhun dan Victoria masuk ke sebuah ruangan yang dituju
“mianhaeyo telah membuat manager Kim menunggu lama” ucap Nichkhun masuk kedalam ruangan

“ahh aniya, seharusnya aku yang meminta maaf telah mengganggu malam kalian”

“kalau begitu ada apa manager Kim menanggil saya?”

“jadi begini, tadi saya telah mendapatkan telepon dari investor Cina, dia mengatakan kepada saya kalau beliau tertarik ingin menginvestasikan uang beliau ke BN company” jelas manager Kim

“mwo? Jeongmalo?” ucap Nichkhun kaget

“ne, sajangnim, dan mereka juga membuat suatu persyaratan, jika kita ingin mendapatkan investasi dari beliau, kita harus mengkonfirmasi persetujuan kita palinglambat 12 jam setelah diberi informasi tersebut, maka dari itu saya memanggil sajangnim untuk datang ke kantor”

“terus manager Kim, menjawab apa?”

“saya tidak berani untuk mengiyakan urusan ini”

“kenapa?” tanya Nichkhun

“karena itu bukan wewenang saya, itu adalah wewenang sajangnim”

“ouh, ok kalau begitu kita menyetujui investasi tersebut dan segera menghubungi investor tersebut” jawab Nichkhun

Di tengah rapat kecil tersebut, tiba-tiba ponsel Victoria berdering
“ahh mianhae, saya permisi dahulu mau mengangkat telepon”
Victoria lalu keluar ruangan tersebut
“yeoboseyo”

“eomma….” ucap seorang anak kecil di seberang sana

“Ji Seung? Kamu telepon menggunakan ponsel siapa?” tanya Victoria

“aku menggunakan ponsel bibi, eomma dan abeoji pergi kemana? Kenapa Ji Seung tidak di ajak?” ucap Ji Seung begitu polos

“Ji Seung, eomma dan abeoji sedang ada urusan pekerjaan sebentar, Ji Seung yang sabar yah, sebentar lagi eomma dan abeoji juga akan pulang” ucap Victoria halus menjelaskan kepada anaknya tersebut

“eomma cepat pulang!” teriak Ji Seung

“iya, eomma akan pulang tapi sebentar lagi yah, abeoji sedang rapat, sebentar lagi juga selesai, yang sabar yah pangeran kecil”

“geotjimal! Pasti masih lama, pokoknya eomma dan abeoji harus pulang ‘SEKARANG’ ” teriak Ji Seung lalu memutuskan sambungan
Victoria lalu masuk kembali ke dalam ruangan, tetapi sebelum Victoria memegang handle pintu, pintu sudah tebuka, ternyata rapat kecil tersebut telah usai

“kalau begitu saya permisi dahulu, selamat malam sajangnim” ucap manager Kim

“malam” bals Nickhun

“apa rapatnya sudah selesai?” tanya Victoria, Nichkhun hanya menganggukkan kepalanya

“syukurlah” ucap Victoria menghela nafas

“memangnya ada apa?”

“Ji Seung”

“ada apa dengan Ji Seung” ucap Nichkhun langsung khawatir mendengar kata Ji Seung

“aaiisshh tidak usah khawatir, tadi Ji Seung telepon kenapa dia tidak di ajak sama kita” jelas Victoria

“ahh syukurlah tidak terjadi apa-apa”

“kalau begitu gaja, cepat pulang nanti Ji Seung tambah ngambek”

“kamu ke depan dulu yah, aku mau ke belakang sebentar”

Victoria lalu berjalan menuju loby, di tengah jalan tanpa sengaja dia melihat Leeteuk keluar dari lift, seketika itu pula dia teringat dengan Sora, Victoriapun memanggil Leeteuk untuk mengetahui apa yang sebenarnya sedang terjadi dengan mereka berdua

“Leeteuk-shi” panggil Victoria, Leeteuk menoleh kebelakan

“ahh Victoria-shi, sedang apa ada di sini?”

“ouh itu, aku barusan menemani Nichkhun, oh iya tadi aku lihat Sora sedang menangis di taman depan kantor, memangnya ada apa denga kalian berdua?” tanay Victoria

“Sora menangis?” ucap Leeteuk kaget

“iya, apa kamu tidak tahu?”

“ah kalau begitu aku mau menemui Sora, permisi” ucap Leeteuk bergegas menuju taman depan kantor

“ya, ada apa?” tanya Nichkhun kepada Victoria

“emm gwaenchana, gaja hari sudah mulai malam” ucap Victoria

Di loby Victoria melihat Leeteuk sedang berlari mendekati Sora
“sebenarnya ada apa dengan hubungan mereka berdua? Bukankah mereka mau segera menikah?” gumam Victoria

“sudah, jangan ikut campur urusan orang lain, cepat masuk, katanya tadi Ji Seung sedang menunggu kita”

“ada apa dengan mu? Kenapa kau menangis?” tanya Leeteuk
Sora yang mendengar suara Leeteuk langsung menyeka air mata itu, “naneun gwaenchana”

“geotjimal, katakanlah, sebenarnya ada apa? Apa yang membuatmu menangis?”

“urusin saja pekerjaan oppa” ucap Sora ngambek dan membelakangi Leeteuk

“hey-hey, kenapa ini, kenapa kamu berubah?”

“bukan aku yang berubah, tetapi justru oppalah yang berubah”

“memangnya oppa berbuat salah apa?”

“oppa lupa kalau hari ini tepat 2 tahun hubungan kita, tetapi oppa malah melupakannya dan yang hanya di pikirkan hanyalah pekerjaan terus” jelas Sora
Leeteuk mendekati posisi duduk Sora, dan dia memegang pundak Sora

“Chagiya, mianhaeyo kalau oppa lupa hari jadian kita, oppa mengurusi pekerjaan juga untuk masa depan kita, bukankah sebentar lagi kita akan menikah?” jelas Leeteuk

“tetapi apakah harus segitunya?”

“baik, oppa mengaku salah” ucap Leeteuk mengakui kesalahannya, “hah, untuk menebus kesalahan oppa gaja, kita pergi ke suatu tempat yang indah”

“tidak usah oppa, hari sudah malam” ucap Sora

“belum, masih ada tempat yang buka, lagi pula ini belum terlalu larut, ayolah”

“hemm, baiklah” ucap Sora

Ke esokan harinya
“abeoji bangun, ayo abeoji…. Hari sudah semakin siang” ucap Ji Seung berusaha membangunkan ayahnya itu

“khheemmm, nantilah abeoji masih mengantuk” ucap Nichkhun mengulat dan membelakangi Ji Seung
Ji Seung yang mulai kesal akhirnya naik ke atas ranjang, “abeoji BANGUNNNN, hari sudah siang” ucap Ji Seung melompat-lompat di ranjang sambil memukul-mukuli Nichkhun

“aaiishhh” gerutu Nichkhun bangun lalu memeluk Ji Seung dan langsung menjatuhkan kembali tubuhnya Ji Seung yang Nichkhun pelukpun ikut jatuh tidur di ranjang dalam dekapan Nichkhun

“ayo kita tidur sebentar lagi, abeoji masih mengantuk” gumam Nichkhun

“aiisshh, lepaskan” ucap Ji Seung memberontak

Victoria yang melihatnya hanya tersenyum melihat tingkah ayah dan anaknya itu, dia menghampiri mereka berdua

“Nichkhun ayolah bangun, hari sudah siang” ucap Victoria, “Ji Seung ayo kita sarapan” ajak Victoria, “cepatlah bangun aku tunggu di ruang makan” ucap Victoria kepada Nichkhun

Di tempat lain
“appa, hari ini jadikan menghadiri acara pertemuan orang tua murid di sekolah” tanya In Jung

“apa harus appa? Bukankah ada eomma?”

“aku ingin eomma dan appa datang, bukan hanya eomma saja yang datang, ayolah appa, untuk kali ini saja” ucap In Jung memelas

“sudahlah Yong Hwa, iyakan saja permintaan In Jung” ucap Seohyun

“hemm baiklah appa usahakan untuk bisa hadir”

“ahhh, gamsahamnida appa” ucap In Jung gembira

Di ruang makan
Victoria dan Ji Seung menunggu Nichkhun untuk turun, dan akhirnya Nichkhunpun turun

“kamu ini kenapa lama banget? Lihat tuh, Ji Seung sudah lapar” ucap Victoria

“hemm mianhae, ok kalau begitu ayo kita mulai makan”

sementara itu di sebuah resto Leeteuk dan Sora sarapan bersama
“oppa, sebentar lagi hari yang kita nantikan sejak dulu akan segera hadir” ucap Sora

“ne, oppa juga sudah tidak sabar menunggu hari tersebut” ucap Leeteuk

“ketika aku memikirkan hari pernikahan kita, aku menjadi begitu gugup”

“heem, kita pasti bisa melaluinya dengan lancar” ucap Leeteuk sambil memegang kedua tangan Sora

“appa kenapa appa tidak berangkat kerja?” tanya In Jung

“appa hari ini izin tidak masuk kerja” jawab Yong Hwa santai sambil membuka i-pad miliknya

“kenapa izin tidak masuk kerja?” tanya Seohyun

“appa ingin meluangkan waktu seharian ini hanya untuk kita bertiga, jadi appa putuskan tidak masuk kerja” ucap Yong Hwa sambil tersenyum ke arah anaknya itu

Sebuah mobil berhenti di depan kantor BN company, ya’ mobil itu adalah mobil yang membawa Nichkhun untuk berangkat kerja

“abeoji jangan lupa nanti siang abeoji harus datang ke sekolahan” teriak Ji Seung dari jendela mobil

“ne, abeoji tidak akan lupa, belajarlah yang pintar” ucap Nichkhun lalu berlalu masuk ke kantor dan mobil tersebut membawa Ji Seung untuk berangkat sekolah

Karena hari ini Yong Hwa izin tidak masuk kerja, maka dia mengantarkan anak perempuannya itu berangkat ke sekolah
“In Jung jangan nakal yah di sekolah, belajar yang pintar” ucap Yong Hwa

“ne appa, appa jangan lupa yah nanti siang harus datang”

“ne, appa pasti akan datang untuk anak appa yang cantik ini” ucap Yong Hwa jongkok sambil mencubit pipi anaknya itu
di tengah perbincangan In Jung dan Yong Hwa terdapat mobil yang datang, dan ternyata mobil itu adalah mobil yang membawa Ji Seung

“annyeong haseyo shamchon” ucap Ji Seung yang keluar dari mobil

“ouh Ji Seung, ne annyeong haseyo, kok tidak bersama abeoji atau eomma?” tanya Yong Hwa

“abeoji berangkat kerja, sedangkan eomma pergi ke mall untuk belanja keperluan rumah” jawab Ji Seung, “lalu kenapa shamchon belum berangkat kerja?” lanjutnya

“paman izin tidak masuk kerja, ah sudah mau masuk sebaiknya kalian cepat-cepat masuk ke kelas nanti terlambat”
lalu kedua anak seumuran itu masuk kedalam sekolah

Saat Nichkhun mau masuk lift, dia melihat Leeteuk pergi ke arah ruang presdir, Nichkhun akhrinya tidak jadi masuk lift dan mengikuti Leeteuk, tetapi belum lima langkah dia berjalan, Nichkhun menghentikan langkahnya

“ahh Nichkhun, mau apa kau urusin urusan orang lain” gumam Nichkhun memarahi diri sendiri, “lebih baik aku langsung ke ruang kerja saja” lanjutnya

tokk…. Tokk… Tokk pintu ruang presdir di ketuk oleh sekretaris Han
“masuk” ucap presdir

“maaf presdir, Leeteuk sajangnim ingin bertemu” ucap sekretaris Han

“Leeteuk? Persilakan dia masuk”
lalu Leeteukpun masuk

“ah Leeteuk silakan duduk”, “ada apa kamu datang menemui aku?” tanya Presdir

“maaf presdir, saya datang kesini mau menyerahkan ini” ucap Leeteuk sambil menunjukan sebuah surat

“apa ini?” tanya presdir mengambil surat itu

“saya mohon untuk cuti kerja”

“cuti kerja? Memangnya kamu mau apa? Dan kenapa harus langsung menghadap ke saya? Kan bisa di serahkan saja ke bagian HRD”

“selain itu saya juga mau menyampaikan kalau saya juga akan segera menikah”

“benarkah? Kalau begitu selamat” ucap Presdir

“gamsahamnida presdir, kalau begitu saya permisi dahulu, dan terima kasih presdir”

“ne cheonmaneyo”

Nichkhun baru saja keluar dari lift, lalu tiba-tiba ada seseorang yang memanggilnya
“sajangnim”

“ne, ada apa?” tanya Nichkhun

“saya mau memberi tahukan kalau hari ini sekretaris Jung tidak masuk kerja, dan saya di tugaskan untuk menggantikan sekretaris Jung” ucap Sekretaris Bong

“oh ok, terima kasih, oh iya apa schedule aku hari ini?” tanya Nichkhun

“untuk pagi ini, sajangnim mempunyai janji dengan investor Cina untuk penandatanganan MOU dengan investor Cina” ucap sekretaris Bong membaca isi buku agenda

“ok baiklah, oh iya satu lagi, tolong kosongkan jadwal ku untuk nanti siang”

“baik sajangnim”

haripun sudah siang, sekolah dasar Han Gwan mulai ramai oleh para orang tua dari murid sekolah dasar tersebut, yah’ hari ini di sekolah tersebut akan di adakan pentas seni, di salah satu ruangan In Jung terlihat begitu khawatir kalau-kalau ayahnya tidak datang, Ji Seung yang tanpa sengaja melihat In Jung sedang duduk menyendiri itu akhirnya mendekati In Jung
“ya’ sedang apa kamu?” tanya Ji Seung

“ah Ji Seung mengagetkan saja, aku sedang tidak apa-apa” jawab In Jung berbohong

“geotjimal, wajah kamu tidak bisa berbohong, ceritakan saja apa yang kamu khawatirkan”

“aku takut kalau appa tidak datang, aku ingin sekali saat aku pentas dilihat oleh appa, selama ini jika ada pentas seni seperti ini hanya eomma saja yang datang, sedangkan appa sibuk dengan pekerjaannya” jelas In Jung

“tidak usah khawatir, pasti ayahmu akan datang” ucap Ji Seung sambil menepuk pundak In Jung, “gaja, kita keluar” ajak Ji Seung

saat Ji Seung dan In Jung hendak menuju tempat pentas, Ji Seung melihat ayah – ibunya sedang mencarinya
“eomma – abeoji aku disini” teriak Ji Seung sambil melambaikan tangannya tinggi-tinggi
Nichkhun dan Victoria berjalan menghampiri anaknya itu

“abeoji kenapa paman Jung tidak bersama abeoji?” tanya Ji Seung

“hari ini paman Jung tidak masuk kerja, apa ayahmu belum datang In Jung?” tanya Nichkhun kepada In Jung, In Jung hanya meresponya dengan menggelengkan kepala sambil menunduk bersedih

“hey anak manis jangan bersedih, sebentar lagi appa sama eomma juga pasti akan datang, mungkin mereka masih dalam perjalanan” ucap Victoria berjongkok sambil membelai rambut In Jung untuk menenangkan hati In Jung

“itu dia eomma mu datang” teriak Ji Seung sambil menunjuk ke arah Seohyun

“eomma” ucap In Jung sedikit lega

“maaf yah eomma telat” ucap Seohyun

“appa mana? Kenapa tidak bersama eomma? Bukannya tadi pagi appa sudah berjanji untuk datang?” tanya In Jung

“appa……… Eemmm”

“appa pasti tidak datang” ucap In Jung menunduk sedih

“appa disini” bisik Yong Hwa dari belakang membuat In Jung langsung menoleh ke belakang

“appa….” ucap In Jung bahagia yang langsung memeluk Yong Hwa, “aku takut kalau appa tidak datang” lanjutnya

“appa kan sudah janji kalau appa akan datang ke acara ini, masa appa ingkari janji” ucap Yong Hwa

sekarang adalah giliran Ji Seung dan In Jung untuk tampil unjuk kemampuan, mereka berdua akan menyanyikan lagu Gom Se Mari

곰세마리가 한집에있어
gom se mariga hanjibeisseo
Ada tiga ekor beruang di rumah
아빠곰 엄마곰 애기곰
appagom eommagom aegigom
Papa beruang, mama beruang, bayi beruang
아빠곰은 뚱뚱해
appagomeun ttungttunghae
Papa beruang yang gemuk
엄마곰은 날씬해
eommagomeuun nalshinhae
Mama beruang yang langsing
애기곰은 너무귀여워
aegigomeun neomugwiyeowo
Bayi beruang yang lucu
히쭉히쭉 잘한다
hijjukhijjuk jalhanda
Mereka tertawa, kau melakukannya dengan baik

Nichkhun, Victoria, Seohyun dan Yong Hwa senang sekaligus bangga melihat anak-anak mereka yang berani tampil di hadapan umun dan unjuk kebolehan

*Skip Story*
Hari yang di nantikan oleh Leeteuk dan Kang Sora akhirnya tiba juga hari yang di impikan sejak dua tahun yang lalu, mereka telah mengikrarkan sumpah janji setia sehidup semati di hadapan pendeta dan ratusan tamu undangan yang menghadiri acara pernikahan tersebut, mereka begitu sangat gembira hari itu, karena mulai sekarang mereka telah sah menjadi sepasang suami istri.

Malampun telah tiba Leeteuk dan Kang Sora kini menempati rumah yang telah mereka beli jauh hari sebelum mereka menikah, sekarang Leeteuk sedang duduk di ruang santai sambil memainkan i-padnya, lalu tanpa sengaja pandangannya menangkap sesuatu yang belum pernah ia lihat sebelumnya, Kang Sora keluar dari kamar mandi dengan hanya mengenakan kemeja sepaha yang tipis serta mengenakan pants super pendek, Leeteuk yang melihatnya begitu terpesona, dia menelan ludah karena melihat pemandangan yang luar biasa, naluri lelaki dewasa yang telah menikahpun mulai menjalari seluruh isi otaknya dan menyebar ke seluruh tubuhnya, dia membuang i-pad yang tadi ia pegang ke sofa dan langsung beranjak dari tempat duduk mendekati istrinya

“hah, you are so beautiful tonight” ucap Leeteuk mengelus pipi Sora

“you too, you are so handsome everyday” ucap Sora manis

“saranghaeyo” bisik Leeteuk manja, bisikan tersebut seperti bisikan yang memiliki makna tersirat

“nado saranghaeyo namphyeon” balas Sora tersenyum manis nan manja

kini tangan Leeteuk melingkar erat di pinggang Sora, perlahan tapi pasti Leeteuk mulai mendekatkan wajahnya dengan wajah Sora hingga akhirnya kedua bibir itu saling mengecup dan perlahan-lahan kecupan itu mulai berganti dengan lamutan kecil, tangan Sora kini telah melingkar di bahu Leeteuk, mereka kini berjalan masuk kekamar tanpa melepaskan lamutan mereka di bibir pasangannya, sesampainya di kamar, Leeteuk kini mulai ‘nakal’ terhadap Sora, dia kini mulai meraba-raba tengkuk Sora, menekannya semakin dalam dan dalam, dan kini Lidah Leeteuk telah masuk ke mulut Sora, dan lidah merekapun kini saling bermain ‘nakal’ satu sama lain meluapkan rasa cinta mereka terhadap satu sama lain, sadar karena Leeteuk dan Sora berciuman telalu lama, Leeteukpun melepaskan tautan bibirnya itu memberi ruang untuk mereka berdua bernafas sejenak

“oppa, you are so ‘HOT’ tonight” ucap Sora sambil mengigit-gigit kecil bibir bawahnya memberi kesan seksi pada wajahnya, dan dengan lengannya yang masih tetap melingkar kokoh di pundak Leeteuk, berbeda dengan Leeteuk, kini tangannya mulai bergerilya membelai leher Sora turun ke pinggang Sora, hal itu cukup membuat Sora menggigit bibir bawahnya sedikit lebih keras dan matanya merem-melek(?) berusaha menahan rasa yang begitu dahsyat merasuk kedalam tubuhnya

“kamu begitu sexy sekali, aku bahagia mendapatkan wanita se-sexy dan secantik seperti kamu” ucap Leeteuk gombal, lalu Leeteuk mulai mendekatkan bibirnya lagi ke bibir Sora, tetapi di hentikan oleh jari telunjuk Sora yang menempel di bibir Leeteuk, membuat Leeteuk mengerutkan dahinya

“can we move style?” ucap Sora yang kini mulai nakal

“as your wish baby” jawab Leeteuk tersenyum nakal penuh dengan arti
Leeteuk langsung menggotong Sora menuju kasur putih di samping mereka dan melempar Sora ketempat tidur tersebut, sementara kini Leeteuk mulai melucuti pakaiannya hingga tersisa celana boxer yang menutupi bagian vitalnya, Leeteuk mulai beranjak menaiki kasur, Sora kaget dengan penampilan Leeteuk yang begitu macho sekali, kini dia telah benar-benar siap lahir batin menerima Leeteuk dan seluruh cintanya yang akan mereka curahkan seluruhnya pada malam ini, Leeteuk tidur miring di samping Sora, dan kini dia mulai mengecupi seluruh wajah dan leher Sora tanpa terkecuali, hal itu membuat Sora yang tadi hanya meraba-raba punggung Leeteuk kini rabaan itu telah berubah menjadi cengkraman kecil seakan menahan sesuatu yang luar biasa nikmatnya masuk ke tubuh Sora, Sora begitu menikmati setiap mili dari kecupan-kecupan yang Leeteuk buat

“kau wangi sekali baby, membuatku tidak sabar ingin meneruskannya lebih dalam lagi” ucap Leeteuk memuji

“gomawo baby, kamu begitu sexy dan macho malam ini”
ucapan Sora membuat Leeteuk semakin bergairah untuk meneruskannya lebih lanjut lagi, kini tangan Leeteuk mulai bergerilya menyentuh seluruh tubuh Sora sambil terus mengecup wajah dan leher Sora, setelah Leeteuk puas dengan pembukaan atau pemanasan ini dia memberikan suatu tanda yang di mengerti oleh Sora

“are you ready baby?” ucap Leeteuk nakal sambil mulai membuka satu per satu kancing kemeja yang Sora kenakan

“do dear, i’m ready to accept” ucap Sora mengiyakan maksud Leeteuk, ucapan Sora membuat Leeteuk semagkin bersemangat untuk meneruskan permainan tersebut

“gomawo, accept love, i’ll do it ‘now’ ” ucap Leeteuk menutupi diri mereka dengan selimut yang berada di tempat tidur tersebut dan mulai melakukan permainan intinya.

*************************

Sementara itu di rumah Nichkhun, Nichkhun dan Victoira sedang mendongenkan sebuah cerita untuk anaknya

“kira-kira apa yang sedang Leeteuk dan Sora lakukan malam ini yah?” celetus Victoria, membuat Nichkhun yang sedang membacakan dongeng untuk Ji Seung terganggu konsentrasinya, dia tertawa kecil

“seperti tidak pernah mengalaminya saja” balas Nichkhun menanggapi perkataan Victoria

“memangnya sekarang apa yang sedang di lakukan Leeteuk ahjushi dan Sora ahjuma malam ini?” tanya Ji Seung polos, membuat Nichkhun dan Victoria kaget

“saat ini Leeteuk ahjushi dan Sora ahjuma sedang saling memperkenalkan adik mereka” ucap Nichkhun

“iisshh kau ini bicaranya” ucap Victoria sedikit kesal

“adik? Memangnya Leeteuk ahjushi dan Sora ahjuma sudah punya adik? Tapi kenapa aku tidak tahu itu? Seperti apa adik Leeteuk ahjushi dan Sora ahjuma, abeoji?” ucap Ji Seung polos ingin tahu

“hey-hey-hey, jangan pikirkan perkataan abeoji, abeoji sedang ngelantur karena mengantuk, makannya cepat tidur, besokkan mau sekolah” ucap Victoria mengalihkan topik pembicaraan serta pikiran Ji Seung

“hemm benar apa kata eomma, hooouuaam abeoji sudah ngantuk cepatlah tidur, abeoji juga harus bangun pagi besok, kamu juga harus sekolah bukan?” ucap Nichkhun sambil berakting seolah-olah dia mengantuk

“ne arraso” ucap Ji Seung yang percaya akan perkataan abeoji dan eommanya.

Setelah di rasa Ji Seung benar-benar sudah tidur Nichkhun dan Victoria keluar secara perlahan dari kamar Ji Seung, sesampainya mereka di luar kamar Ji Seung, Victoria menjitak kepala Nichkhun

“aaww apayo” ucap Nichkhun memegang kepalanya

“kenapa kamu berbicara seperti itu di hadapan Ji Seung?” ucap Victoria sedikit marah

“kamu kan yang membuka topik tersebut” sangkal Nichkhun membela diri

“tapikan tidak usah harus berkata seperti itu” ucap Victoria

“emm ngomong-ngomong soal adik, apakah tidak lebih baik kalau kita memberikan Ji Seung seorang adik pasti dia begitu senang” ucap Nichkhun sambil merangkulkan salah satu tangannya di pundak Victoria

“adik? Iisshhh” ucap Victoria sambil mencubit hidung lalu pergi ke kamar meninggalkan Nichkhun

“aaauuwww kau begitu sexy saat marah, dan ucapanmu itu mengandung makna yang tersirat” gumam Nichkhun sendirian, “mari kita mulai” lanjut Nichkhun smirk, lalu mengikuti Victoria masuk ke kamar mereka

******************************

Haripun sudah pagi, Leeteuk masih tertidur di ranjangnya setelah tadi malam ‘bertempur’ dengan Sora, sementara Sora sedang menyiapkan sarapan untuk mereka berdua

“chagiya, ireona sudah siang” teriak Sora dari dapur
Leeteuk yang mendengarpun akhirnya bangun, dia merenggangkan tubuhnya itu sebelum akhirnya dia turun dari tempat tidur dan pergi untuk cuci muka

setelah cuci muka dan gosok gigi Leeteukpun keluar dari kamar dan pergi ke dapur untuk menemui istrinya itu
“akhirnya kau bangun juga” ucap Sora

“aku masih sedikit merasa lelah” ucap Leeteuk membuka refrigator untuk mengambil air putih, ucapan Leeteuk barusan membuat Sora tertawa kecil, Leeteuk menaruh botol air dan gelas di meja dapur dan berjalan mendekati Sora

“dan aku masih mengantuk” ucap Leeteuk memeluk Sora dari belakang dan menyandarkan kepalanya di pundak Sora

“heey bangun jangan seperti itu” tegur Sora

“emmmm, aku begitu nyaman tidur di tubuh mu” jawab Leeteuk

“aiishh kau ini, coba cicipi spageti buatan ku ini, enak atau tidak?” tanya Sora sambil menyuapi Leeteuk sesendok spageti

“emmm asin” ucap Leeteuk mencicipi Spageti buatan Sora

“asin?” ucap Sora kaget sambil menghadap ke arah muka Leeteuk, seketika itu pula dia mencumbu bibir Sora

“hemm kali ini baru manis” ucap Leeteuk

“aaiisshh pagi-pagi sudah nakal” ucap Sora,
“sudah mandi dulu sana, bau” lanjut Sora

“ini juga bau cinta kita berdua” ucap Leeteuk vulgar mencium pipi Sora dan langsung kabur

“hey” ucap Sora geregetan

Kini Nichkhun dan Victoria telah bahagia dengan keluarga kecilnya, begitu pula dengan Yong Hwa dan Seohyun, dan sekarang Leeteuk dan Kang Sora menyusul kebahagiaan yang di rasakan Nichkhun dan Yong Hwa

THE END.

Bagaimana Protect My Girl ‘special part’ ini? Apakah gaje? Aku minta maaf kalau bagian NC scenenya terlalu vulgar, jika ada yang tidak suka dengan NC partnya tolong jangan berikan bash comment.

Aku tidak bermaksud untuk menjelek-jelekkan citra Leeteuk dan Sora lewat FanFict ini, maka dari itu di awal aku berharap semoga ini tidak membuat estetika yang ada menjadi jelek.

Ok tunggu yah sequel Protect My Girl, mungkin akan aku kerjakan project itu setelah ujian, jadi mohon bersabar yah, dan jangan lupa Leave Comments please. Gomawo

36 thoughts on “Protect My Girl “Special Part”

  1. […] Protect My Girl “Special Part” (fanficskpopindo.wordpress.com) […]

  2. […] Protect My Girl “Special Part” (fanficskpopindo.wordpress.com) […]

  3. […] Protect My Girl “Special Part” (fanficskpopindo.wordpress.com) […]

  4. akhirnya ada juga special partnya :)
    aigoo yongseo n khuntoria keluarga bahagia banget apa lagi anak2 mereka lucu2 dengan persahabatannya…
    kkekkekke khunppa ini ada2 aja deh masa bizara seprri.itu didepan anaknya….
    waahhhh sora n teukppa akhirnya nikah juga :) ;)

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s