[Ficlet] On the night like this…

“On the night like this…”

***

Author            : burninganchovy (@meutiakbachnar)

Main Cast      : CNBLUE Jung Yonghwa & SNSD Seo Joohyun

Rating            : T

Length           : Ficlet (+/- 1022 words)

Genre             : Romance(?)

Disclaimer     : I just own the stories. So please kindly put credits if you want to put or share this fanfiction. :)

Warning         : Author amatiran [!!] TT^TT <– ini emoticon saya yang desperate banget sama skill menulis FF saya yang sama sekali nggak mengalami kemajuan. Hiks… salah sendiri sih, saya males baca. *eh jadi curhat*

_________________________________________________________

Cinta itu sederhana. Tak perlu setangkai mawar, tak perlu hadiah indah, ataupun mahal. Cinta itu sederhana, sesederhana saat kau diam-diam menyukai seseorang, memendamnya seorang diri, tak membiarkannya tahu akan perasaanmu, tapi kau selalu ada untuknya… menunggunya dengan segenap hatimu… sesederhana itu.Image

***

“SNSD Seohyun dan CNBLUE Yonghwa berada dalam satu villa yang sama?”

***

Mata Yonghwa terbuka lebar begitu membaca judul sebuah artikel yang masih menjadi top posting dalam sebuah situs yang memang membahas seluk-beluk kehidupan para seleb di ranah hiburan Korea Selatan. Aneh… padahal, sebelumnya, Yonghwa merasakan sekujur tubuhnya begitu lelah. Sebulan kemarin, dirinya—dan juga ketiga personel CNBLUE lainnya—memang disibukkan oleh setumpuk kegiatan dalam rangka mempromosikan single Jepang terbaru mereka, Blind Love. Dan tentu saja, energi mereka terkuras habis disana. Tapi semenjak melihat keberadaan artikel mengenai dirinya barusan, semua perasaan lelah lenyap begitu saja. Yang tertinggal justru sebuah perasaan abstrak—yang Yonghwa sendiri tidak tahu pasti apa namanya. Kacau, khawatir, gelisah, tidak tenang…

Lantas, Yonghwa mengambil gitar akustiknya. Ia mulai memainkan beberapa melodi secara random—dengan harapan, siapa tahu ia bisa menciptakan sebuah lagu baru, atau mungkin akan segera mengantuk. Tapi, harapan hanyalah harapan. Bermain gitar justru membuat perasaannya semakin tak karuan. Bahkan kini, pikirannya telah terusik lagi oleh satu nama. Seo Joo-hyun. Seohyun.

“Apa mungkin… dia sudah membaca artikel itu?” tanya Yonghwa, sambil membunyikan pelan kunci A-minor pada gitarnya. Setelah satu pertanyaan datang menghampiri, pertanyaan-pertanyaan lain pun ikut bermunculan. “Ani… Andwae. Menghubunginya? Apa kau sudah gila, Jung Yonghwa? Yang benar saja…” Yonghwa meratuki dirinya sendiri untuk ide gila yang baru saja terlintas di kepalanya.

Yonghwa menaruh kembali gitar akustik itu kembali pada tempatnya, lalu berjalan mondar-mandir mengitari kamar. Setelah cukup lama melakukan aktivitas aneh(?) itu, akhirnya Yonghwa memutuskan untuk mencari angin segar di luar sana. Jaket tebal, topi, masker, cukup membalut tubuhnya dan juga cukup membuat dirinya terlihat seperti orang biasa.

***

Saat keluar dari gedung apartemen yang ia tempati, spontan, mata Yonghwa tertuju pada sebuah jendela kamar yang ada pada lantai empat gedung itu. Terlihat jelas, dari semua jendela kamar yang ada pada lantai empat, hanya jendela itulah yang lampunya masih menyala terang. Yonghwa mulai melemaskan otot-otot pada bagian rahang dan juga mulutnya, ia tersenyum, sambil tetap memperhatikan jendela kamar itu. Selang beberapa detik kemudian, ia mengambil ponsel dari saku jaket dan jari-jemarinya mulai bergerak menyentuh layar ponsel—mencari satu nama. Hyun.

A… Annyeonghaseyo

Begitu terdengar sapaan lembut dari ponselnya, Yonghwa sempat terdiam untuk beberapa saat. Debaran jantungnya, dan juga suara itu, masih sama. Belum berubah. Ya, belum berubah sejak terakhir kali mereka berkomunikasi satu sama lain. Gadis itu… gadis yang telah menjadi kelemahan terbesarnya untuk beberapa tahun terakhir ini.

Annyeong—“

Ah, annyeonghaseyo… Hyun” balas Yonghwa, kaku. “Ng… maaf, mengganggumu larut malam begini. Aku hanya…” Yonghwa menggantungkan ucapannya, sambil berbalik badan. Ia kembali menghadap bangunan bertingkat itu dan kembali memperhatikan jendela kamar yang masih bercahaya itu. “Ng… apa kau… belum tidur?” sebuah pertanyaan—walau masih dengan intonasi yang terdengar begitu kaku—spontan terlontar dari mulutnya.

Aish… Pabo. Apa yang baru saja kau katakan, Jung Yonghwa?

Seohyun tertawa pelan. “Ah… cham~ Kukira ada apa” ujarnya kemudian. “Aniy… Aku belum tidur—ah, atau mungkin lebih tepatnya, aku belum bisa tidur. Mungkin karena tak ada lagi buku bacaan yang menemaniku sebelum tidur”

“Hahahah” kini, giliran Yonghwa-lah yang terkekeh menertawai ucapan polos Seohyun. Sempat terpikir oleh Yonghwa untuk melanjutkan percakapan yang mulai sedikit ‘mencair’ ini.

Karena sebenarnya… ada banyak hal yang ingin ia tanyakan pada gadis itu; apa kabarnya, bagaimana kehidupannya sekarang, apakah ia masih terus bermain gitar, tapi… Andwae. Untuk sekarang, tidak, Jung Yonghwa.

“Hyun~” bibir Yonghwa mulai bergerak dengan pergerakannya yang masih kaku. Tersirat jelas kegugupan yang dirasakan Yonghwa saat ini. Kegugupan yang akan kau rasakan saat menghubungi seseorang yang kau sayangi selama bertahun-tahun. Kegugupan yang akan kau rasakan saat menghubungi seseorang yang kau tunggu selama bertahun-tahun. Sekaligus, kegugupan yang akan kau rasakan saat menghubungi seseorang yang sudah lama tak berkomunikasi denganmu. Ya, Yonghwa memang tak bisa menyembunyikan rasa gugupnya saat ini.

Ne, Yo~ng, hahahah”

Yaa~ kenapa kau tertawa?”

Aniyo oppa… Aku hanya kembali teringat kebiasaan kita saat masih syuting bersama dulu. Kau memanggilku ‘Hyun~’ lalu aku akan menjawab ‘Yo~ng’… Bukankah begitu? Hahahah” balas Seohyun terkekeh.

Yonghwa tersenyum mendengar tawa renyah yang sudah amat sangat ia rindukan itu. Sambil berbalik badan, Yonghwa mulai melanjutkan kembali percakapan diantara mereka. “Hyun~ Kau bilang, kau tidak bisa tidur, bukan? Ng… Baiklah, aku akan membuatmu tertidur. Hm… Kau tahu? Akhir-akhir ini kemampuan sulap Minhyuk sudah naik satu level.. Ia bahkan sudah bisa menghipnotis orang sekarang. Dan kau tahu? Aku sudah belajar banyak darinya. Jadi… bagaimana jika sekarang aku menghipnotismu untuk segera tertidur lelap?”

“E-Eh?!”

“Sstt… Kau cukup diam dan dengarkan aku baik-baik” potong Yonghwa, masih dengan mengulas sebuah senyuman pada wajahnya. Ia berdeham beberapa kali, mengecek kondisi tenggorokannya, lalu mulai melantunkan sebuah lagu.

 

On the night like this, there’s so many things I wanna tell you

On the night like this, there’s so many things I wanna show you

‘Cause when you’re around, I feel safe and warm

‘Cause when you’re around, I can fall in love everyday~

In the case like this, there are a thousand good reasons I want you to sleep~

(On the night like this by Mocca)

 

“Hyun?” tanya Yonghwa, memastikan apakah Seohyun sudah tertidur atau belum. Tak ada balasan dari Seohyun saat itu. “Ah, sepertinya kau sudah tertidur, Hyun.. Tak kusangka cara ini benar-benar berhasil. Padahal semua orang tahu ini hanyalah lelucon hahah..”

“Baiklah. Selamat tidur, Hyun~ Maaf… Maaf untuk beberapa hari ini, namamu kembali dikaitkan denganku. Maaf untuk selalu menyusahkanmu, Hyun—bip!”

Yonghwa memutuskan panggilan aktif itu, kemudian membalikkan badannya untuk memastikan kalau lampu pada jendela kamar—yang tak lain adalah jendela kamar Seohyun—itu telah padam. “Tsk, jjinja. Dia lupa mematikan lampunya. Hahah… Selamat tidur, Seo Joo-hyun” ucap Yonghwa, yang kemudian melangkahkan kakinya untuk kembali memasuki gedung apartemen dormnya.

***

“Dasar.. Choding” ejek Seohyun, sambil mengetuk pelan layar ponselnya. “Tapi… Gomawo. Untuk semua yang kau lakukan padaku. Terima kasih, Yong-oppa” ucap Seohyun yang diam-diam telah memperhatikan gerak-gerik Yonghwa sejak beberapa menit yang lalu, dari balik tirai jendela kamarnya. Bahkan sampai sekarang, ia masih menatap sosok lelaki itu—yang semakin berlalu dari pandangannya. Jung Yong-hwa.

~FIN~

_________________________________________________________

A/N : Hello~~ Apa kabar FKI-ers? Akhirnya ngepost sesuatu lagi disini! ^^ Kali ini tentang YongSeo couple. Terinspirasi dari berita mengagetkan tentang YongSeo yang sempet jadi kontroversi beberapa minggu lalu dan juga terinspirasi dari lagu Mocca-On the nite like this. Saya nyoba bikin ficlet, tapi jadinya yaaa~ beginilah~ hehehe… Maaf kalau mengecewakan (‘-‘)v. Maklum udah lama juga nggak nulis FF *padahal emang amatiran hahah* Ah iya by the way… saya mau promosiin sebuah tulisan hasil nemu di Google tentang YongSeo. Penjabarannya ciamik banget lho! Silakan dicek ya di cafebreaks.livejournal.com/tag/fan%20fiction%3A%20all-together :)

9 thoughts on “[Ficlet] On the night like this…

  1. Heii.. ada yang lebih Spektakuler dari pada cuma ituuu.. yuhuuu~ besok aku nulis!!

    coba main ke sini junecouple.blogspot.com FAKTA yang asdghjkl mutiii.. ㅋㅋㅋㅋㅋ

    Okay coment saya satu.. banyak baca FF yongseo skrg!!! keren2.. *padahal saya ya amatiran lol*

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s