(Ficlet) My Boyfriend

bacon 398

Baekhyun/Sungrin(OC)|Fluff, Romance|Teenager

A/N: Maybe ini permintaan maafku, karena selalu telat update ff, sekaligus peringatan comeback ku, hihi :D

IloveAJ’s Present

“Dia pacarku kan?”

Pertanyaan itu selalu terngiang di kepalaku, aku tidak percaya dia adalah pacarku, dan aku yakin kalian juga tidak percaya

Kalian mengenalnya bukan? Byun Baekhyun? Ohaha tentu saja kalian mengenalnya!
Apa kalian percaya? Pemuda bersuara emas itu-pada tanggal 25 Agustus lalu menyatakan cinta padaku!

Aku tahu kami cukup akrab-tapi hei! Sebelumnya aku yakin bahwa dia menyukai Taeyeon SNSD

Ya, aku menyukainya, sangat, sejak dia membantuku bermain piano, aku sangat menyukainya

Tapi berpacaran dengannya? Bagai mimpi di siang bolong!

Aku tidak tahu apakah dia sedang mabuk saat memintaku jadi kekasihnya?-Tapi kutasa tidak karena itu siang hari di musim panas, siapa yang mau minum soju di musim panas? Aku benar kan?

Aku menyukainya, mengaguminya, dan… Umm, sulit dikelaskan!

Tapi, kalian tahu sendiri, dia famous, dia idola, dia dikelilingi banyak wanita cantik yang, umm, jauh di atasku dari berbagai aspek
Dia bahkan jarang menghubungiku duluan, dia juga sangat dingin padaku! Aku jadi berpikir bahwa saat dia memintaku untuk jadi pacarnya, dia sedang dalam pengaruh hipnotis, atau dalam keadaan setengah sadar, atau dia sedang mengigau!

Tapi jujur saja, aku tidak merasa nyaman dengan keadaan seperti ini namun aku tak berniat mengakhirinya, bagaimanapun, aku sangat menyukainya dan aku berhak memperjuangkan hubunganku bukan? Karena kesempatan tak datang dua kali, karena aku menyukainya.

Aku termenung melihat layar ponselku

Wajahnya terpampang jelas di wallpaper ponselku, oh sungguh aku ingin ponselku berdering, dering khusus yang kusetel hanya untuknya

Tapi, yah, mana mungkin dia menghubungiku duluan? Aku mau saja menghubunginya, tapi aku jenuh… Mengapa harus selalu aku…

Aku menelungkupkan kepalaku di meja belajar, aku memejamkan mataku, namun bayangan dirinya selalu menari-nari di otakku, oh sungguh, aku merindukannya

Drrt

Ponselku bergetar, setelah itu berdering, dering khusus itu.

.

.

.

Hey! Itu berarti pesan dari Baekhyun! Ah dasar Sungrin bodoh!

Aku berbinar ketika melihat namanya terpampang di layar ponselku
Dengan semangat aku membuka pesan darinya

“Hey, kalau ada waktu luang, datanglah ke cafe yang biasa, Chanyeol sedang mengadakan perayaan”

Aku berbinar melihat pesan itu

Dia mengajakku ke perayaan?

Oh god! Dia menganggapku sebagai pacar!

Dengan semangat, aku mengenakan baju terbaikku dan langsung berangkat ke cafe yang dimaksud

Aku terdiam ragu di depan pintu cafe itu, haruskah aku masuk?

Aku memantapkan hatiku, kugenggam kenop pintu erat, dengan segenap keberanianku…

Ckrek

Semua mata menatapku, termasuk mata itu-mata yang kurindukan, Byun Baekhyun

“Ah, Sungrin-ah!” seru Sehun lalu langsung menghamburku, dia teman kecilku

“Annyeong Sehun-ah!” sahutku

“Aku senang kau datang, aku yang meminta Chanyeol hyung mengundangmu juga, dan dia setuju!” tutur Sehun ceria

Aku terdiam

Jadi… Bukan Baekhyun?

Aku mengulas senyum terpaksa, aku tak akan mengecewakan Sehun, tapi…

Dia bahkan tak menyapaku, walau yang lain langsung menghujaniku dengan bertubi-tubi pertanyaan, dia bahkan tak melirikku

“Hey Krys, duduklah disini” kata Baekhyun sambil tersenyum dan menepuk bangku di sebelahnya

Krystal melirikku-yang tengah berdiri canggung sekarang

“Ah, aku tak apa, biar Sungrin yang duduk disitu” kata Krystal sambil tersenyum padaku

Ah! Aku sangat mengaguminya dan sekarang dia tersenyum padaku! Oh tuhan!

Ah, aku lupa dia berbicara padaku, aku melontarkan senyum canggung

“Ah, tak usah memikirkanku, aku akan duduk di sebelah sana” kataku

Dia menatapku “Ah benarkah?” tanyanya

Aku mengangguk lalu segera bebalik menuju kursi di pojok-satu-satunya kursi yang kosong saat ini

Untuk sesaat aku sedikit menyesal menyanggupi permintaan Baekhyun-walaupun sebenarnya permintaan Sehun untuk datang kesini, aku merasa… Useless… Tidak ada yang mempedulikanku disini, yah walaupun aku memang senang dapat melihat idolaku dari dekat-Krystal f(x), Luhan EXO, Taeyeon SNSD, Minho SHINee, dan Donghae Super Junior

Aku menelungkupkan kepalaku di atas meja, lalu kupejamkan mataku. Aku berusaha menikmati hiruk pikuk ini

Hmm, terdengar langkah kaki, ah mungkin hanya karyawan atau siapalah ingin ke toilet

Derap langkah itu semakin dekat dan sekarang aku yakin orang itu didepanku

Namun-hei! Mengapa suara langkah kaki itu berhenti? Seharusnya masih ada jarak 1 meter lagi untuk ke toilet atau ke dapur

Ah, aku jadi penasaran

Aku membuka mata kiriku dan mengintip disela mataku, Oh, hanya Luhan yang sedang menatapku…

.

.

.

Tunggu! Luhan?

Aku menegakkan kepalaku, dan segera membungkuk

“A, Annyeonghaseo Xi Luhan-ssi, a, ada apa?” tanyaku gugup, dia biasku, oh Dear God!

Dia menatapku

“Siapa kau?”

Jdang!

Jujur saja pertanyaan itu membuatku terpukul

“L, Lee Sungrin imnida”

Aku meremas-remas ujung bajuku, jinjja, aku gugup!

“Mengapa kau ada disini? Bukankah cafe ini sudah dipesan oleh SM?” tanya Luhan sambil duduk di depanku

Wajahku bersemu merah dan suaraku bergetar, aku tidak pernah membayangkan akan bicara dengan Luhan sedekat ini!

“Y, ya, a, aku…” kataku terputuss, aku menelan ludah “Diundang oleh Baekhyun, ah, oleh Sehun” sambungku dengan nada yang aneh, dan aku memberikan penekanan pada pengucapan nama Sehun sehingga makin terdengar aneh

Argh! erangku dalam hati, aku sangat menyesali kegugupanku, padahal kesempatan bicara dengan Xi Luhan, aku tahu tidak akan datang setiap saat!

“Kau kenapa?” tanyanya saat melihatku menunduk dengan keringat bercucuran

Baru saja aku akan menjawab, dia sudah bertanya lagi “Anyway, kau siapanya Baekhyun dan Sehun?”

Aku menelan ludah-untuk kesekian kalinya

“A, aku teman kecil Sehun, dan…”

Aku tidak meneruskan ucapanku, Luhan kelihatan menunggu

“Dan?”

Tiba-tiba aku merasa gundah dan bimbang, aku bingung akan mengatakannya atau tidak, aku takut Baekhyun tidak menganggapku dan image ku dimata Luhan jadi jelek-bagaimanapun dia idolaku! Arraso!?

“Kau pacarnya?”

Aku tertegun, lalu kuputuskan untuk mengatakannya

Aku mengangguk, dia kelihatan terkejut, lalu matanya melirik suatu sudut dengan ekspresi yang tak bisa kuartikan

“Bagaimana perasaanmu?” tanyanya sambil menatapku dengan iris beningnya

Aku terenyuh, dia menanyakan pertanyaan yang paling membuatku gundah. Aku menggaruk tengkukku yang tidak gatal, lalu mengulum senyum masam dan menatapnya nanar

“Yah, aku menyayanginya, tapi… Aku merasa tak dianggap, aku merasa dia tidak memiliki perasaan yang sama terhadapku, walaupun dia yang memintaku untuk jadi kekasihnya, tapi aku tidak dapat merasakan ketulusannya…”

Tanpa sadar, air mata meluncur begitu saja di pipiku

Luhan kelihatan terkejut, begitupun aku, aku segera menghapus air mataku dan melempar senyum kesedihan
Aku tak menyangka air mataku akan jatuh, walaupun tak dapat kupungkiri, hatiku sakit, terlampau sakit, karena semua sikap dinginnya dan ketidak acuhannya

Luhan mendesah pelan “Uljimma, kau mau aku melakukan apa? Aku tak tega melihat perempuan menangis” katanya dengan ekspresi tak tega

Aku menggeleng

“Xi Luhan-ssi, menurutmu, apa aku harus mempertahankan hubunganku, atau mengakhirinya?” tanyaku sambil tersenyum kaku karena berusaha sekuat tenaga menahan air mata yang sudah menggenang di pelupuk mataku. Dia makin menatapku iba, lalu menghela napas

“Kau tahu, akupun mempunyai kekasih, yang bukan dari kalangan selebriti”

Aku mendengarkannya dengan seksama

“Kami jarang berkomunikasi, karena kesibukan kami masing-masing, kami juga jarang bertemu”

Aku mengerutkan dahiku, sontak membuat kedua alisku bertaut

“Apa kau tidak memiliki perasaan curiga? Gundah?” tanyaku

Luhan tersenyum “Ya, mungkin seharusnya itulah yang terjadi, tapi aku menganggap diriku begitu lugu dan bodoh, walaupun aku laki-laki, aku tidak memiliki rasa curiga sedikitpun kepada Hyeomin” tutur Luhan

Aku terpesona oleh ceritanya, sungguh kisah cinta yang indah! Mataku berbinar, ah-nama kekasihnya adalah Hyeomin! Kau kecolongan Luhan, kkk~

Aku tersenyum

“Ya, aku mengerti Xi Luhan-ssi, aku akan mempercayai Baekhyun dengan tulus dan bersemangat!”

Luhan balas tersenyum

“Ah, panggil saja aku Oppa” katanya

Aku membulatkan mataku, wajahku bersemu merah, dia idolaku! Dan sekarang dia menyuruhku memanggilnya Oppa? Mimpi apa aku semalam?

Aku mengangguk ceria

“Ne oppa! Gamsahamnida!” Aku membungkuk lalu tersenyum tulus

Aku berjalan mendekati Baekhyun

Namun kemudian, langkahku terhenti melihat pemandangan didepanku

Baekhyun, yang dikelilingi ‘Noona-noona’ SNSD, khususnya Taeyeon karena mereka… Sangat dekat…

Dia terlihat sangat bahagia, dan sangat berbeda ketika denganku, sungguh rasanya seperti ada busur mencabik dadaku, aku tak mampu bersuara, semua harapan dan dukungan yang diberikan Luhan, hilang seketika, hancur berkeping-keping, layaknya perasaanku

Kali ini air mataku tidak dapat kutahan, sekilas kulihat di ekor mataku, Luhan sedang terbelalak menatapku
Aku mulai terisak karena bahkan Baekhyun tidak menyadari keadaan sekarang ini

Tap!

Aku melangkahkan kaki, berlari keluar dari cafe ini, dengan hati hancur dan air mata bercucuran

“Sungrin-ah!” samar kudengar suara Luhan memanggilku, namun aku menghiraukannya

Lalu kudengar suara derap langkah dibelakangku, siapa yang mengejarku? Baekhyun? Sehun? Luhan? Aku terus berlari sapai orang dibelakangku menggapai pundakku, dan membalikkan tubuhku

Oh God, ternyata itu Baekhyun, sungguh bukan saat yang tepat untukku bertemu dengannya, sungguh dia orang yang paling tak ingin kutemui. Ekspresinya berubah ketika melihatku menangis
Dia terdiam tak berkata-kata, sedangkan air mataku belum berhenti juga

Aku tak nyaman dengan keadaan ini, aku membalikkan tubuhku lagi namun ditahan oleh Baekhyun

Dia mengusap air mataku

Damn! Baru sekarang dia bersikap manis? Kemana saja dia selama ini?

“Uljinna…” katanya lembut, namun mataku justru makin memanas

Kedua tanganku terangkat lalu memukul-mukul dada bidangnya, melampiaskan perasaanku yang bercampur aduk, masih dengan air mata yang mengalir, membuatnya mengerang kesakitan

“Kau jahat! Jahat! Kau anggap apa aku!? Kau tak pernah menghiraukanku! Kau mau permainkan perasaanku!? Apa salahku padamu!?” aku menangis makin menjadi dan makin keras memukulnya

Dia menangkap tanganku, aku menatapnya, dia balas menatapku dengan tatapan serius

Sekali lagi dia mengusap air mataku lalu menyentil dahiku

“Aw!” aku mengusap dahiku

“Jangan curiga seenaknya! Itu profesionalitas tau! Manajemen yang memintaku, mengapa kau tak paham? Dasar bodoh!” jelasnya sambil mengusap kepalaku

Aku melongo

Ah, malu sekali! Habis, dia tak menjelaskannya padaku sih, ah, tapi salahku juga terlalu cepat berkesimpulan

Aku membalikkan tubuhku dan memegangi pipiku yang bersemu merah karena malu

“Hmp” aku mendengar tawa kecilnya, aku kesal, namun kudiamkan saja

Dia memegang pundakku, lalu membalikkan tubuhku

“Kau kekasihku bukan?” gumamnya sambil tersenyum lalu mendekatkan wajahnya padaku

Kalian tahu apa yang terjadi setelah itu bukan?

Fin

A/N: Haaa!! Gila, ff macam apa iniiii-_-

Eh Anyway, aku mau minta maaf, selain hiatus tanpa kabar apa-apa, aku udah buat ff terrible, kaya gini, aku juga mau minta maaf karena baru bisa ngepost kelanjutan dari “Do You Still Love Me Even You Can’t Saw Me!?” beberapa hari kedepan, jeongmal mianhae /bowing

Nah, semoga ff ini dapat menghibur kalian semua, have a nice day! :)

bacon 398

15 thoughts on “(Ficlet) My Boyfriend

  1. Wahaha sepertinya baekhyun bikin aku ikutan melting…

    Gatau kenapa aku lucu aja gitu sama sikap baekhyun, baru ngeuh kalo ‘mm si baek gini lumayan juga’ hehe

    sudah terlalu banyak dicekokin luhan jadi ngeblur/? sama yg lain gini wkwk
    baek siap2 jadi favourite cast ke-4 aku xD

    • Wahahaha sayangnya baek selalu bikin aku melt walaupun dia sdh ada yang punya </3 /g

      ahahaha, biasmu siapa emg kalo boleh tau? x3

      Hahaha thanks yaaa, kamu rajin sekali komen, much love from meeeee <3

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s