Truth or Dare? [5: Stupid Date]

image

Title
Truth or Dare? “Stupid Date”

Author
Yoo Jangmi

Genre
teen-romance; drama; comedy; school

Length
Series

Rating
PG 14

Cast
– Byun Baekhyun (EXO-K); – Yook Hyemi (OC); – Oh Sehun (EXO-K); – Krystal Jung (f(x))
Other Cast
just find ‘em e.e

© Yoo Jangmi || 2013
I do not own the cast, I just own the story. No plagiarism, no bash and no silent reader. Please be a good reader :3

-Happy Reading-


——————————————
CHAPTERS: PrologLet’s Go Have Some Tea, SunbaenimJinri’s CrushA ‘Dare’ For Byun BaekhyunScandal of Soojung’s Mom ↪ Stupid Date

soojungssi94: aku dalam masalah besar huaa T_T

Hyemi dan Jinri saling berpandangan, lalu membalas chat Soojung.

Bus yang mereka tumpangi berhenti di halte tempat Hyemi dan Sungjae harus turun. Sungjae menyikut-nyikut kakaknya yang sedang asik membaca cerita Soojung soal ibunya Soojung dan ayahnya Sehun yang berpacaran.

“Nuna ayo turun” kata Sungjae sambil manyun. “Iya aku tahu” dengus Hyemi kesal.

Hyemi mengucapkan selamat tinggal pada Jinri, lalu menarik Sungjae turun dari bus.

“Nuna, aku lapar” keluh Sungjae sambil memegangi perutnya yang mulai berisik.

“Nanti saja masak ramyeon di rumah” jawab Hyemi cuek.

“Aku tidak mau ramyeon, aku bosan makan benda itu” rengek Sungjae.

“Yasudah, tidak usah makan” ujar Hyemi.

Sungjae menundukkan kepalanya, rupanya persis seorang anak kecil malang yang habis diomeli ibunya.
“Nuna, apa kau sangat membenciku?” Tanya Sungjae.

Pertanyaan itu membuat Hyemi menghentikan langkah kakinya. Gadis itu menatap Sungjae lekat-lekat.

“Iya, aku sangat membencimu Yook Sungjae” ujar Hyemi sok serius, wajah Sungjae berubah muram. Ia mempercayai perkataan Hyemi begitu saja.

Hyemi yang melihat perubahan raut wajah Sungjae langsung tersenyum dan merangkul adiknya yang lebih tinggi darinya itu. “Aniyo, mana mungkin aku membencimu. Ayo kita makan pizza” kata Hyemi.

Mata Sungjae langsung berbinar mendengar kata ‘pizza’, ia langsung memeluk nuna-nya itu dan tersenyum senang.

“Hyem nuna, kau adalah nuna terbaik di dunia, saranghae” kata Sungjae.

“Iya aku tahu. Oh ya, jangan panggil aku hyem nuna” kata Hyemi.

Kakak beradik itu pun berjalan bersama seolah mereka sangat akur. Ya, malam itu mereka memang akur, belum tentu besok…

***

Sabtu sore…

Setelah mengobrak-abrik lemari pakaiannya selama 1 jam, Jinri akhirnya menentukan pakaian apa yang akan ia pakai untuk pergi dengan Myungsoo sore ini. Entahlah apa ia bisa menyebut ini kencan, yang pasti Myungsoo mengajaknya dan ia senang.

“Wah, Jinri-ya kau mau kemana?” Tanya Jiyoung, sepupunya, sambil memandangi Jinri yang sedang mematut diri di depan cermin.

“Um.. seseorang mengajakku pergi” kata Jinri malu-malu “kau sendiri kenapa menyiapkan makanan Jiyoungie?” Jinri balik bertanya.

“Oh itu… um… seseorang akan berkunjung” jawab Jiyoung. Kedua gadis itu saling pandang lalu tertawa.

Jinri menatap layar ponselnya sesaat, lalu memasukkan benda itu ke tas kecilnya. “Jing, aku berangkat ya. Bye~” kata Jinri, pamit kepada Jiyoung.

“Ne, hati-hati” seru Jiyoung, sambil melihat sepupunya memakai sepatu dan keluar melalui pintu depan.

Jinri cepat-cepat menuruni tangga dan menemui Myungsoo yang sudah menjemputnya di depan rumah. Laki-laki itu menjemputnya dengan motor.

“Annyeong” kata Jinri canggung. “hei jangan canggung begitu” kata Myungsoo sambil tersenyum, ia memandangi Jinri dari atas sampai bawah lalu berkata “yeppeo”

Meskipun hanya satu kata, pujian itu bagaikan hadiah yang sangat berharga untuk Jinri. “Ah, gomawo sunbae” ujar Jinri sambil menundukkan kepalanya, pipinya sudah memerah semerah tomat.

“Jinri-ya, jangan panggil aku sunbae, panggil oppa saja, bagaimana?” Kata Myungsoo.

“Hah? Oh.. ne, oppa” ujar Jinri. Suaranya setengah menghilang pada kata ‘oppa’.
“Ah apa ini… aku gugup setengah mati” batin Jinri.

“Kajja!” Myungsoo menepuk tempat duduk penumpang di belakangnya. Jinri mengangguk lalu naik ke motor itu, tujuan pertama mereka hari ini adalah menonton.

Sesampainya di bioskop, Jinri berdiri di depan barisan poster-poster film yang hari ini tayang. Ia kebingungan memilih film. “kau mau nonton apa?” tanya Myungsoo sambil ikut melihat-lihat. “um…aku tidak tahu, kau saja yang pilih” kata Jinri, ia mulai merasa nyaman sekarang, tidak canggung seperti tadi. “drama? Atau kartun?” tanya Myungsoo. “kartun saja! Drama membosankan, kajja oppa” kata Jinri sambil meraih tangan Myungsoo, lalu menarik laki-laki ke antrian pembelian tiket.

“kau ini aneh, yeoja biasanya suka drama” kata Myungsoo heran. “tapi bagiku drama itu membosankan” ujar Jinri. “banyak adegan yang membuatku geli” lanjutnya sambil membuat ekspresi jijik yang lucu. “harusnya kita nonton film horror saja” kata Myungsoo sambil tersenyum kecil. “horror? Kenapa?” tanya Jinri. Myungsoo hanya menggelengkan kepalanya sebagai jawaban, lalu maju mengikuti antrian.

Setelah mendapat tiket, mereka langsung masuk ke Studio 4, dimana film yang akan mereka tonton diputar. Film itu dimulai kira-kira 15 menit kemudian.

“kok mereka nonton kartun? Yang benar saja” kata seorang yeoja bermasker yang duduk beberapa kursi di belakang Jinri dan Myungsoo. Yeoja itu membawa teropong di tangannya. Dandanannya sangat aneh.

“heh jangan berisik” bisik namja bertopi di sebelahnya sambil memukul tangan yeoja itu.

“yah! Siapa kau main pukul saja” kata si yeoja emosi.

“kau berisik bodoh! kau mau diusir satpam?” kata si namja tak kalah emosi.

“aku tidak peduli” kata yeoja itu, ia membuka maskernya dan menjulurkan lidahnya, sambil memasang ekspresi mengejek di wajahnya.

“kau….si Hyemi Christmas?” kata namja itu, segera setelah ia melihat wajah yeoja itu yang ternyata adalah Hyemi.

“hah? Kok kau mengenalku?!” Hyemi membuka topi si namja, dan terlihatlah wajah Byun Baekhyun.

“Baekhyun sunbae…” Hyemi memekik kaget sambil menutup mulutnya dengan kedua tangannya.

Ia teringat sikap aneh Baekhyun waktu itu, tanpa disadari pipinya memerah. Untung ruangan itu gelap.

“kau sedang apa disini?” tanya Baekhyun.

“um..aku mengikuti Jinri _-_ aku ingin tahu bagaimana first date-nya” kata Hyemi, sungguh tujuannya sangat memalukan.

“sunbae sedang apa disini?” Hyemi balik bertanya.

“aku mengikuti Myungsoo. Aku curiga ia punya pacar. Ternyata benar. Dia temanmu?” kata Baekhyun.

“iya Jinri temanku, heh sunbae,  mereka belum pacaran” ujar Hyemi.

“terserahlah”

Tiba-tiba seorang security bioskop datang dan mengusir mereka berdua karena mereka begitu berisik dan mengganggu. Keduanya pasrah keluar dari ruangan itu.

Hyemi yang tidak tahu harus ke mana, langsung membuntuti Baekhyun.

“kenapa mengikutiku? Pulang sana” kata Baekhyun.

“eiy sunbae, kau jahat sekali” kata Hyemi sambil manyun.

Lalu Baekhyun teringat tantangan dari Minhyuk yang sampai saat ini belum terselesaikan. Padahal sebentar lagi waktunya habis.

“buat Yook Hyemi menyukaiku

“hey pabo! hey Hyemi Christmas!” panggil Baekhyun.

“ne? Ada apa? Ada yang aneh di wajahku?” tanya Hyemi.

“tidak, hm…ayo kita jalan-jalan” kata Baekhyun sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.

“jalan-jalan?! Ayo! Aku tahu tempat yang bagus” kata Hyemi bersemangat. Ia memegang pergelangan tangan Baekhyun seerat mungkin dan menarik namja itu.

“YAH YOOK HYEMI! KAU PIKIR TANGANKU RAKET TENIS?!”

***

“sunbae, ayo kita nonton band!” seru Hyemi. “shireo” tolak Baekhyun. Ia tidak suka hal berisik seperti band-band rock indie.

“oh ayolah, seru kok” kata Hyemi berusaha meyakinkan. “tidak mau pabo, ayo makan jajanan saja” kata Baekhyun. Ia berjalan mendekati kios jajanan dan membeli beberapa kue beras, dan jajanan lainnya.

“sunbae, nyam…kenapa kau nyam… terus memanggilku nyam… Hyemi Christmas?” tanya Hyemi sambil makan sepotong kue beras.

“pabo, ulang tahunmu 25 Desember” kata Baekhyun. “oh iya. Eh? Bagaimana kau tahu ulang tahunku?” tanya Hyemi lagi.
“aku tahu dari seseorang”

Hyemi mengangguk pelan lalu melahap beberapa potong sosis. Setelah itu ia mengambil manisan.

“heh! Sudah makannya, aku bangkrut” keluh Baekhyun.

“anak muda, sepertinya pacarmu itu nafsu makannya sangat tinggi” celetuk si bibi penjual jajanan sambil nyengir.

Baekhyun hanya memasang ekspresi seperti ini » -__-

Setelah membayar semua jajanan yang mereka makan, Baekhyun mengajak Hyemi duduk di warung tenda yang menjual ramyeon, dan soju.

“aku capek, kita duduk sebentar” kata Baekhyun. “baru jalan sebentar saja sudah capek, sunbae payah! Kakekku saja lebih kuat darimu” kata Hyemi mengejek.

“jalan sebentar? 1 jam itu lumayan lama” kata Baekhyun frustasi. Ia baru tahu Hyemi adalah seorang yeoja yang seperti ini (?). Tapi ia merasa senang hari ini, dan entah kenapa ia merasa malah dirinya yang mulai menyukai Hyemi.

“sunbae aku pesan ramyeon ya!” kata Hyemi.

“kau belum kenyang juga?!” tanya Baekhyun kaget.

Hyemi menggelengkan kepalanya, ekspresinya seperti anak kecil polos.

Hyemi pun memesan ramyeon, sementara Baekhyun memesan sebotol soju.

Sementara Hyemi memakan ramyeonnya, ia meminum sojunya perlahan-lahan (?).

“sunbae, memangnya kau bisa minum?” tanya Hyemi heran. “dan memangnya kau boleh minum?” tanyanya lagi.

“tentu saja aku bisa, kau mau?” kata Baekhyun.

“sunbae menawariku minum soju? Yang benar saja, aku tidak pernah minum sebelumnya” kata Hyemi.

“kalau begitu cobalah” kata Baekhyun, sesungguhnya ia bercanda.

Hyemi menatap botol soju di hadapannya, lalu melihat ke gelas yang kosong. Ia pun meraih botol soju itu dan nekat minum segelas sekali teguk.

“yah Hyemi Christmas!” seru Baekhyun dengan mulut menganga (?) dan mata melotot karena kaget.

“one shot!” seru Hyemi.

“kau pasti bohong, aku yakin kau pernah minum”

“hah? Um…sebenarnya aku pernah mencoba waktu sedang liburan di rumah sepupuku, tapi setelahnya aku langsung muntah” kata Hyemi sambil nyengir.

“ayo sunbae, jangan minum lagi. Ayo kita pulang” kata Hyemi lagi sambil berdiri dari kursinya.

“tunggu” kata Baekhyun.

“ahjumma! Aku mau satu botol lagi” serunya.

—-

Hyemi memapah Baekhyun dengan susah payah sambil terus mengomel sepanjang jalan. Entah berapa botol soju yang sunbae-nya itu minum tadi.

“heh! Byuntae Baekhyun! Sunbae gila! mana ada murid SMU sepertimu mabuk-mabukan” kata Hyemi sambil mendengus kesal.

“tidak ada yang tahu aku murid SMU, dan aku tidak mabuk-mabukan Hyemi Christmas, dengar itu” balas Baekhyun samar-samar (?)

“aish, entahlah. Aku lelah. Pulang saja sendiri” kata Hyemi. Ia menggeret (?) sunbaenya itu ke sebuah taman dan mendudukkannya di kursi taman.

Hyemi pun melangkah meninggalkan Baekhyun, tapi kemudian menengok ke belakang lagi.

“tapi aku tidak tega juga” gumam Hyemi sambil menggaruk pipinya (?)

Ia menghela napas panjang, lalu berjalan kembali ke tempat ia meninggalkan Baekhyun.

Ia duduk di sebelah Baekhyun yang sedang tertidur dengan posisi bersandar pada sandaran kursi, dan Hyemi pun mulai mengoceh.

“sunbae, aku tidak tahu bagaimana harus membawamu pulang”

Baekhyun tidak merespon.

“aku tidak punya uang untuk pulang. Tadi aku membayar ramyeon dan sojunya, karena aku tidak tahu di mana kau meletakan dompetmu”

Masih tidak ada respon.

“SUNBAE KAU DENGAR TIDAK?!” teriak Hyemi.

“BAEKHYUN SUNBAE JELEK!” teriaknya lagi.

Tetap tidak ada respon dari Baekhyun.

“BYUNTAE BAEKHYUN!”

“BYUN BAEKHYUN ORANG PALING MEMBOSANKAN DI DUNIA!”

“BYUN BAEK–MMP”

Baekhyun tiba-tiba membekap mulut Hyemi dengan tangannya.

“pabo, kau berisik” katanya pelan. Ia melepaskan tangannya dari mulut Hyemi lalu kembali tertidur.

Hyemi bengong kebingungan. Ia mendekat dan menatap wajah sunbaenya itu. Ia mengibas-ngibaskan tangannya di depan wajah Baekhyun.

“hey, sunbae? tadi kau bangun?” tanya Hyemi bingung.

Hyemi menatap wajah Baekhyun sekali lagi. Ia mau memastikan kalau sunbae-nya itu benar-benar tidur. “aneh sekali” gumam Hyemi.

“sunbae, aku pulang ya” ujar Hyemi pelan.

Tanpa basa-basi (??), tiba-tiba Baekhyun menariknya mendekat, lalu mencium bibir hoobae-nya…

O.O?

-To Be Continued-

**************************

[A/N]: Hella =_= maaf kalo pendek maaf kalo gaje ini bikinnya sambil ngantuk. Maaf kalo ada typo. Maaf juga endingnya gtu (?) /plak

Maaf juga baru nongol. Saya sibuk ujian -.- yaudah enjoy it (?) jamgan lupa RCL mwah

11/12/13 (tanggal cantik *-* /plak)
-yoojangmi-

23 thoughts on “Truth or Dare? [5: Stupid Date]

  1. Lama ditunggu akhirnya update lanjutannya jg. Eh ga taunya endingnya gantung pas bagian plg pollllll T.T
    Sebenernya udh agak lupa sih ceritanya tp karena liat judul jd inget lagi. Tetap semangat thor, ff kamu selalu ditunggu kok.

  2. Annyeong! Kenalin saya reader baru disini hehe x) baru baca dari chap-1 dan maaf commentnya disini ._.v duh lucu ya xD hyemi baekhyun~ itu soojung sama sehun complicated banget ;–;
    Nice ff. Ditunggu kelanjutannya! Fighting! ^^

  3. Huuuwwwaaaaa….
    Baconnnniiiii…
    Kau sungguh menggemaskan..
    Pantesan Chanyeol sampe cinta mati (?)
    Aku nungguin ff ini, akhir’a ada jg.
    Nunggu part 6 nya dgn semangat..
    Fighting..

    Jia Jung

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s