[CHAPTERED] ANGEL : Third Move

Image 

Tittle : Angel
Author : DR
Main Cast : EXO, Apink, BAP
Genre : Fantasy, Supranatural
Length : Chaptered
Kata Author :
Thanks for all readers yang udah baca dan komen hehe walopun masih tetep sedikit :p
Sebenernya author ga pengen ada romancenya, tapi kalo emang mau ada adegan romance walopun dikit silahkan bilang ya :)
Keep supporting me~! kalo ada yang mau kontek-kontekan sama author bisa mention ke @derah1994 ^^

PREVIOUS PART :
Para protector mulai menjalankan misi mereka secara berpencar. Kekuatan yang hilang mulai menampakkan diri mereka.
Aura kekuatan itu mulai bisa dirasakan oleh para protector sedikit demi sedikit. Mereka semakin dekat dengan kekuatan-kekuatan tersebut. Namun bisakan mereka menaklukan kekuatan itu? Dapatkan mereka menyadari keberadaan kekuatan itu?

Missed the previous story?
Click PART 1 PART 2

Flame aku menemukanmu!”

Pria itu menatap garang pria yang menepuk pundaknya.
“Apa yang kau lakukan pada adikku? Lepaskan adikku!” Chorong memukul lengan pria yang mencengkram pundak Chanyeol namun naas begitu kerasnya tubuh pria itu hingga tangan Chorong yang membenturnya terdengar bunyi berdebam yang begitu keras seakan ada tulang yang patah. “AHH” Chanyeol melihat kakaknya kesakitan tiba-tiba amarahnya tersulut kembali, ia yang mulai melemah tiba-tiba menjadi kuat kembali dan mendorong pria itu. Chanyeol menarik kakaknya pergi tanpa mempedulikan teriakan orang-orang yang melihatnya atau barang-barang yang ia tinggalkan. Ia pergi sangat jauh dari pengelihatan orang-orang itu

“Chanyeol-ah panas” ucap Chorong lemah. Chanyeol melepaskan pegangannya pada Chorong. “Sebenarnya sejak kapan kau menjadi seperti ini Chanyeol-ah? Apakah sejak appa meninggal? Kau menjadi pemarah dan tiba-tiba kau punya kekuatan aneh”
Nan Molla!” Chanyeol berteriak pada Chorong.
“Tenangkan dirimu Chanyeol-ah sebelum kau membakar dirimu dan diriku” Chorong dengan lembut menepuk-nepuk pundaknya dan mengelus punggungnya.
“Kita akan ke tempat temanku, ia hanya tinggal sendiri di apartemennya aku rasa tak masalah jika kita menumpang sementara disana.

****

“Sial! Karena wanita tua itu aku harus kehilangan flame!” pria bertubuh kekar dan berwajah sangar itu terlihat kesal. Karena wanita tua yang ia temui sebelumnya berteriak histeris hingga menimbulkan kegaduhan, ia harus membereskannya terlebih dahulu.
“Yongguk” Panggil seseorang padanya. “Bang Yongguk, kau kah itu?”
“Himchan!” orang yang dipanggil Yongguk itu menoleh dan mendapati seseorang yang ia kenal baik dibelakangnya. “Kau ada disini?”
Hmm.. ada aura aneh disini walaupun tidak terasa getaran dari kekuatan Sang Dewi”
“Ada flame! Aku menemukannya tadi…”
Flame?” tanya Himchan heran.
“Kau belum bertemu dengan Yookyung?” Himchan menggelengkan kepalanya. “Aku bertemu Yookyung sebelum bertemu flame

—-Flashback—-

“Yongguk”
“Yookyung! Apa yang kau lakukan di bumi? Dengan sayap putihmu yang kau renggangkan apa kau tidak takut manusia melihatmu?”
“Tidak ada yang bisa melihatku kecuali kalian”
“Oh benarkah? Ada apa?”
“Aku membawa pesan dari Sang Dewi. Ini….” Yookyung mengeluarkan kekuatannya hingga cahaya putih diantara telapak tangannya menampilkan gambar-gambar. “…ini simbol dari dua belas kekuatan itu. Yang pertama adalah Frost, kekuatannya adalah es, mengendalikan es tepatnya. Yang kedua Telekinesis, kekuatannya adalah pikiran, kau mengerti kan? ia bisa melakukan apapun dengan pikirannya. Yang ketiga Flight, kekuatan umum makhluk langit yaitu anti gravitasi. Keempat adalah Water, kekuatan air. Kelima adalah Heal, aku rasa ini akan sulit menemukannya ini kekuatan penyembuhan. Keenam  Sun, ia bermain dengan cahaya. Ketujuh adalah Lightning, pengendali petir. Kedelapan Flame, kekuatan ini akan sangat sulit dikontrol, api, ia akan mudah kalian temukan. Kesembilan adalah Earth, ini mirip dengan kekuatanmu tapi ia merupakan pengendali, ia sangat kuat ketika ia mengendalikan tanah dan batu. Kesepuluh Time Control, kalian tidak akan ikut dibekukan jika ia membekukan waktu, ya kekuatannya adalah bermain dengan waktu. Kesebelas adalah Teleportation, kekuatan ini membuat orang yang menggunakannya akan bergerak lebih cepat dari kecepatan cahaya , ia bisa berpindah tempat hanya dengan kedipan. Yang terakhir adalah Wind, angin. Kalian harus ingat dua belas simbol ini, jika kalian ingin yakin apakah orang itu pemegang kekuatan yang hilang ia pasti memiliki simbol-simbol ini di tubuhnya. Kau harus melihatnya baik-baik”
“Aku mengerti, aku akan mengingatnya”
“Aku akan bertemu dengan saudaramu yang lain”
“Hati-hatilah, kau tidak tau para peri jahat itu ada disini atau tidak. Aku bisa merasakan mereka tapi tidak bisa melihat mereka”
Hmm aku menggerti”
Yookyung mengepakan sayapnya dan menghilang dari pandangan Yongguk

—–Flashback End—-

“Bagaimana bentuk simbol yang kau maksud?” tanya Himchan.
“Kau punya tempat dimana kita bisa berbicara lebih nyaman?” tanya Yongguk balik.
“Aku menyewa apartemen di dekat sini, ayo”

****

“Tao ini aku Chanyeol!” Chanyeol menggedor pintu dihadapannya. Tak berapa lama orang yang dipanggilnya keluar.
“Apa yang kau lakukan malam-malam di rumahku?” tanpa menjawab pertanyaan Tao, Chanyeol menerobos masuk menarik tangan kakaknya. “YAH!” Tao tidak sempat menahan Chanyeol yang menerobos.
“Kau tidak tinggal sendirian lagi?” tanya Chanyeol ketika melihat tiga namja yang menatapnya sedang duduk di ruang tamu apartemen Tao. Apartemen Tao tidak besar, hanya punya satu kamar, satu kamar mandi, dan ruang tamu yang berdampingan langsung dengan dapur.
“Kenapa tiba-tiba datang dan menerobos tanpa memberitahuku?” marahnya. “Mereka bertiga hyungku, teman satu gengku sewaktu sekolah di China” Jelas Tao.
“Geng?” Chorong berbicara. “Selama ini kau masuk geng?” tanya Chorong pada Chanyeol.
“Siapa gadis ini?” tanya Tao.
“Park Chorong” jawab Chanyeol singkat.
Noonamu?” Tanya Tao.
“Tiri” Chanyeol mengkoreksi ucapan Tao.
“Kau tidak menjawabku Park Chanyeol!” Chorong masih meminta penjelasan pada Chanyeol.
“YA! AKU MASUK GENG! AKU PULANG BABAK BELUR KARNA GENG! AKU BISA MAKAN KARNA GENG! KAU PUAS?” Chanyeol kembali marah.
“Panas!” Chorong melepaskan tangannya pada Chanyeol. Chanyeol menatap Chorong dengan tatapan menyesal.
“Yah ada apa ini?” tanya Tao.
“Kami diusir dari rumah, ada orang aneh yang ingin menangkapku. Bisakah aku tinggal disini sementara?” tanya Chanyeol.
“Kau gila? Apartemenku tidak akan cukup!” Tao menolak.
“Aku mohon, hanya untuk beberapa hari” Chanyeol memaksa. “Ada yang aneh denganku, aku tak tahu harus bagaimana. Hanya kau temanku Tao”
“Bagaimana dengan noonamu? Kau harus tahu tidak bagus ada wanita cantik di dekat hyung-hyungku” bisik Tao. Chanyeol melemparkan pandangannya pada ketiga pria yang menatap Chorong dengan tatapan seakan ingin menerkam.
“Aku percaya padamu! Kau pasti bisa mengendalikan mereka kan?” bisik Chanyeol. Tao hanya menghela napas dan membiarkan Chanyeol dan Chorong masuk.
“Ini tidak akan baik” ucap Tao pelan namun seseorang bisa mendengarnya.
“Perempuan bisa menggunakan kamar! Kau bisa tidur diluar dengan kami” ucap salah seorang dari tiga hyung Tao.
Du bui qi gege! Temanku butuh bantuan” ucap Tao.
“It’s ok!”
“Pergilah ke kamar dan jangan keluar lagi” bisik Chanyeol pada Chorong. Chorong menuruti perkataan adiknya dan mengunci kamar yang ia tempati. “Tao! Ada yang ingin kubicarakan, ini mengenai tanda yang tiba-tiba mucul di kakiku”

****

ARGHHHHHHH!” seseorang meraung dalam tidurnya. Pria bertubuh tinggi dengan dagu lancip itu mengeluarkan keringat yang banyak hingga membasahi bajunya. “ARGHHH
“Sehun-ah! Sehun-ah! Gwenchana? Bangun Sehun-ah! Bangun!” Hayoung mengguncang tubuh kembarannya itu.
ARGHHHHHHH” sehun menjerit. Tiba-tiba jendela di kamar terbuka, angin kencang bertiup menerbangkan segala sesuatu yang ada di kamar itu.
AAAAAAAAAAA” Hayoung terpental akibat hembusan angin yang begitu kencang. Kepalanya terantuk tembok dan ia pun kehilangan kesadarannya.

****

 Malam semakin gelap dan dingin, pria bertubuh jangkung itu masih berkeliaran di jalan karena tak memiliki tempat untuk bermalam.
“Lebih baik jika aku tidak tertidur mungkin” pria itu berjalan-jalan disekitar komplek rumah-rumah tradisional. “Rumah disini pasti mahal” ujar pria itu. Jalanan komplek itu cukup kecil, hanya bisa dilalui oleh pejalan kaki. Medannya yang menajak terjal dan bergelombang tidak memungkinkan ada kendaraan yang bisa melewatinya.

WUSHHHH

Pria itu merasakan hembusan angin yang dahsyat menerpanya.
“Ada apa ini?” tubuh pria itu terhempas menabrak tembok yang memagari rumah-rumah disininya. Ia tak bisa melawan tekanan angin itu, tubuhnya terasa terikat tak bisa bergerak sama sekali. “Arghhh ini wind!”

****

“Bunga… cantik sekali” ucap seorang pria yang mematung di depan sebuah toko kaca yang berisi tanaman. Seorang gadis yang masih terjaga memperhatikan namja didepan tokonya. Ia tidak ingin berbicara pada orang asing, apalagi ia sedang sendirian. Tapi ia merasa tidak nyaman.
Mianhamnida” ucap gadis itu keluar dari tokonya. “Apa ada yang bisa kubantu?” tanya gadis itu.
“Oh… apa aku mengusikmu?” tanya namja itu.
“Kau berdiri dan memandangi tokoku, aku hanya ingin tahu apa kau sedang mencari sesuatu?”
“Tidak, aku hanya cepat terpesona pada segala sesuatu yang cantik” ucapnya tersenyum. Gadis itu berani bersumpah senyum pria dihadapannya tiba-tiba membuat jantungnya berdegup lebih cepat dari biasanya. “Ini sudah larut, kenapa kau masih di toko? Toko ini sudah tutup kan?” tanyanya.
Oh… aku tidak punya tempat tinggal lain selain toko ini” ujar gadis itu menunduk. “Aku tidur disini dan menggunakan toilet umum untuk mandi. Ah tapi ini hanya sementara, jika aku punya uang hasil berjualan aku akan cari tempat tinggal” ia tersenyum dengan cerah. Pria itu ikut tersenyum mendengar cerita sang gadis.
“Boleh aku tinggal denganmu? Setidaknya jika kau harus punya orang yang bisa menjagamu selama kau disini, tokomu terlalu terbuka. Bagaimana jika ada orang jahat yang melihatmu disini? Kau harusnya memasang tirai untuk menutupi kaca-kaca ini” ujar pria itu. “Bagaimana kalau kita bekerja sama membesarkan toko ini? Aku suka tanaman” ia tersenyum. Sang gadis terlihat ragu sejenak sebelum akhirnya ia tanpa ragu menyambut pria dihadapannya.
“Aku Jung Eunji” ia mengulurkan tangannya.
“Aku Jung Daehyun”
“Hei nama belakang kita sama” ucap gadis bernama Eunji itu.
“Kurasa kita akan cocok” Daehyun tersenyum. “Besok kita akan berbelanja untuk memenuhi kekurangan tokomu. Aku yang traktir” ucapnya. Eunji memimpinnya masuk ke dalam toko, Daehyun mengekornya.

***

“Mereka mulai bergerak… mereka tidak buta lagi”
“Apa yang harus kita lakukan sekarang?”
“Kita harus menguasai kekuatan-kekuatan itu sebelum para protector mendahului kita! Tetap fokus dan terus awasi kekuatan-kekuatan itu, jangan bergerak sebelum ada perintah”

“Kami mengerti”

To be continue~

11 thoughts on “[CHAPTERED] ANGEL : Third Move

  1. hehehe akhirnya nemu juga ff yg castnya ada apink nya~
    btw castnya banyak bat thor ‘-‘
    tapi gpp, ga bikin bingung kok ceritanya malah jalan ceritanya jelas~
    maap ya thor baru komen di chap 3 hehehe ‘-‘)v..
    mau lanjutin ke chap 4, penasaran ma ceritanya~ bubay :3

    • Iyaa susah ya nyari ff indonesia yang ada apinknya… apalagi ff namjoo *curhat*
      hahah terus kalopun ada genrenya ya begitu ga jauh dari romance padahal pengen banget baca ff apink yang fantasy/action >< *curhat lagi*
      Makasih ya udah baca dan komen hehe silahkan lanjutkan ^^
      gpp kok aku malah makasih hehe
      Iya banyak cast tapi mulai chapter 5 udah mulai jelas main fokus story-nya ^^

  2. Mian, aku baru komen di part 3 lg. Tp aku sdh komen kok thor di part 1 :)

    Wahh ceritanya makin seru nih. Di sini yg jd tokoh antagonisnya siapa thor?? BAP kah atw ada tokoh lain??

    Pokokonya ff ini Wajib di lanjutin terus nih thor!! :)
    Ohh iya thor, kok Xiumin nya nggak muncul sih, Xiumin blm ada dialog nya sma skali nih. Aku mw dialog Xiumin di banyakin dong thor. Ya..ya..ya ;) *buing-buing*

    Aku boleh nggak panggil author dgn sebutan eonni sja?? Abis aku lihat author line 94. Dan aku line 95.

    Cukup skian komenku takutnya kepanjangan. Hehehe :D

    • heheh gpp kok :D
      Komennya langsung part 5 juga gpp hehe XD
      Aku sudah bahas di komenmu yang part 5 soal tokoh antagonis sama xiumin heheh
      nanti harusnya dia cukup penting bareng DO juga soalnya kekuatannya lumayan penting juga haha XD
      Okedeh ^^
      makasih yaaa

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s