DARK INVITATION 4

di

creditposterbyAndinarima@CafePoster

  

DARK INVITATION 4

~alana~

Park Jiyeon feat Kim Myungso

Support cast.

Oh Sehun/Bae Suzy/V/Jungkook

Genre

“. GAJE .”

Myungso tiba di depan sebuah rumah megah, mewah bertabur cahaya gemerlapan. Di depan rumah tersebut tertulis Wong Shin Thing Palace. Dari judulnya, rumah itu sudah  terdengar sangat angker sekali. Dan mungkin di sebelah tulisan itu adalah foto si pemilik rumah angker ini, yang notabene ketua kelompok aliran hitam negeri ini, dia berpose sangat eksentrik dengan memberi salam dua jari atau V, pada semua yang memandang fotonya. Keren! Terus terang, Myungso sangat kagum dengan sosok seorang V ini. 

 

Ada banyak miniatur mahluk tak jelas di sana juga beberapa gambar film-film horor import dari Ho Li Wut dan Ta I lan yang terpampang semacam hall of fame di kiri kanan jalan. Mungkin akan ada pemutaran layar tancep untuk semua film tersebut . Sebuah hiburan gratis untuk para tamu undangan pestanya. Kebetulan sekali. Pikir Myungso sambil turun dari tandunya.

 

Ajudan Sehun membantunya untuk turun dari tandu.

 

“Hati-hati Tuan Myungso!” 

 

“Aku sudah sangat berhati-hati sekali Ajudan Sehun.”

 

Myungso memperhatikan bangunan itu sekali lagi. Dia sangat kagum dengan selera exterior sang pemimpin ketua aliran hitam itu. Dekorasi rumahnya sungguh indah. Ada banyak lampu di sana dan tendanya juga memakai ukuran yang super jumbo. Tamu undangannya pasti lebih dari seribu orang. Pestanya pasti meriah. Pikir Myungso serius. 

 

“Tuan, apa kita langsung masuk atau mencicipi makanannya dulu?”  Sejak tadi Sehun sibuk memperhatikan beberapa stan makanan yang berjajar sepanjang jalan masuk ke arah bangunan utama. 

 

“Kamu ini, kalau tidak wanita pasti makanan yang kau pikirkan. Tidak bisakah kau berpikir sedikit intelek?”

 

Myungso menyentil kening ajudannya sambil terus berjalan. Tapi tiba-tiba….

 

“Wah, ada mie kocok!”  serbu Myungso ke arah stan mie kocok di sebelah kirinya.

 

“Tuan Myungso…pesan satu buat saya juga!”  ujar Sehun dibelakangnya.

 

Tapi sebelum Myungso memesan mie kocok, dia melihat sebuah kereta dari emas berhenti di depan pagar. Silau. Myungso menutup matanya.

 

“Tuan, siapa dia?  Apakah seorang bidadari?”  Myungso menutup mulut Sehun.

 

“Diamlah!”

 

Myungso terus memperhatikan si penumpang kereta itu dengan cermat. Dia terlihat seperti wanita bangsawan yang begitu anggun dan mempesona. Gaun biru metalicnya  sungguh benar-benar membuat Myungso terpukau. Pasti rancangan designer ternama negeri ini.

 

“Ajudan Sehun, sepertinya aku pernah melihat gadis itu, tapi di mana ya?”  tanya Myungso pada Sehun.

 

” Entahlah Tuan, saya tidak yakin. Dia seperti gadis yang berada di dapur rumah Mami Ailee itu tapi sepertinya sedikit berbeda.”

 

“Ya..!  itu dia Ajudan Sehun!  tapi mungkin karena pakaian indahnya itu sekarang dia terlihat lebih bercahaya.Ajudan Sehun, dia cantik sekali.”  Myungso berjalan mendekati Jiyeon yang sejak tadi terlihat ragu untuk memasuki bangunan yang sedang berlansung pesta meriah itu.

 

Sejenak dia memperhatikan Myungso yang berjalan mendekatinya. Dia teringat tentang laki-laki berkumis palsu itu.

 

“Nona…!”  sapa Myungso ketika dia berhadapan dengan Jiyeon.

 

“Selamat Malam Tuan!”  sapa Jiyeon sambil menunduk.

 

“Jadi benar kau gadis itu!”  Myungso tersenyum senang.

 

“Tuan mengenali saya?”  Jiyeon masih menunduk

 

“Tentu saja, kau sangat cantik sekali.”  ujar Myungso.

 

“Terima kasih Tuan Myungso.” 

 

“Kau tahu namaku. Apakah kau sendirian datang ke pesta ini Nona…?”

 

“Nama saya Jiyeon, Tuan Myungso.”

 

“Ah..JIyeon. Nama yang sangat berkelas.”  

 

“Maksudnya Tuan..?”  Jiyeon mengernyitkan dahinya.

 

“Ha…?”  Myungso mendadak gugub. Dia sungguh bingung menghadapi wanita. Apa maksudnya nama yang sangat berkelas. Kenapa Myungso tidak mengatakan nama yang sangat indah,kek…cantik, mempesona~~berkelas?

 

Dia menarik tangan Sehun.  Lalu ajudannya itu mendekat.

 

“Katakan saja namanya tidak murahan, Tuan !”  bisik Sehun di telinga Myungso. 

 

Tapi tiba-tiba, dua orang laki-laki berseragam datang menghamipiri sebelum Myungso memuji Jiyeon lagi.

 

“Semua tamu undangan harap segera memasuki ruangan, karena sudah tiba waktunya Master V akan berdansa dengan para tamu undangan wanita.”  ujar salah satu dari mereka. 

 

Myungso terbelalak kaget mendengarnya. Dia sangat khawatir Jiyeon akan terpilih menjadi calon istri ketua kelompok aliran hitam Bangtan itu.  

 

“Jiyeon…!”  panggil Myungso saat Jiyeon berjalan diiringi dua orang suruhan Master V yang berjalan menjauh itu.

 

“Ajudan Sehun, lakukan sesuatu !”

 

“Tuan, saya tidak punya hak apa-apa. Di sini bukan tempat kita.”  

 

Myungso tercengang. ini pertama kalinya dia mendengar Sehun begitu rasional dengan opininya. Wow!

 

Tapi Myungso kemudian berlari menyusul Jiyeon yang dibawa oleh para pengawal Master V itu.

 

“Tuan, mie kocoknya bagaimana ?”  teriak Sehun.

 

“Ya sudahlah!  Mari kita nikmati mie kocok kita dulu!”  ajak Myungso kembali ke rencana awal.

 

 

Setelah perut mereka terisi, Myungso dan Sehun berjalan menaiki tangga bangunan utama yang menghubungkan langsung dengan ruang besar tempat berlangsungnya pesta dansa tersebut.

 

“Tuan, pestanya meriah sekali !”  Sehun berbisik di telinga Myungso. Cowok itu hanya mengangguk sambil mencari sosok Jiyeon ke sana ke mari. Tapi rasanya sulit mencari bayangan gadis itu diantara begitu banyaknya gadis yang berada di dalam pesta. 

 

“Ajudan Sehun, aku akan berjalan-jalan mencari Nona Jiyeon. sebaiknya kau menunggu aku di sini saja!  Jangan keluyuran dan jangan terlalu genit terhadap yeoja-yeoja! ingat!”  perintah Myungso tegas. Sehun hanya mengangguk dengan menggigit bibirnya. 

Myungso memperhatikan ke seluruh sudut ruangan. Dia mencoba untuk mencari gadis dengan baju biru metalic itu. Langkahnya begitu berhati-hati diantara begitu banyaknya manusia dalam ruangan. 

 

Dia begitu berharap bisa berdansa dengan Jiyeon paling tidak menggenggam tangannya. Pasti akan menjadi malam yang tidak akan terlupakan.

 

 

Sementara itu  Sehun yang berdiri di dekat pintu masuk sama sekali tidak tahan dengan posisi diamnya. Dia sebenarnya ingin ikut bergabung di pesta. Rasanya rugi jika tidak mendapatkan wanita malam ini.

 

“Tuan Sehun !”  tiba-tiba terdengar suara yeoja memanggilnya. Sehun menoleh dan mendapati Suzy tengah berdiri di siai kanannya. Senyum Sehun mengembang.

 

“Apa yang kau lakukan di sini Tuan Sehun?”  tanya Suzy kemudian. Wajahnya bersemu merah. Dia sangat suka bertemu dengan Sehun.

 

“Aku hanya melihat-lihat .” jawab Sehun

 

“Kalau begitu kamu juga harus melihat aku !”  bisisk Suzy di telinga Sehun yang di sambut dengan cengiran nakal Sehun.

 

“Kalau kau begitu memaksa, baiklah!  Aku akan melihatmu!”  Suzy langsung membawa Sehun pergi dari tempatnya berdiri dan pergi entah kemana.

 

 

 

Dan Jiyeon yang sejak tadi berada di sebuah gazebo bersama dengan Master V dan ajudan Jungkook, tengah merasa galau karena dia begitu gugub berhadapan dengan laki-laki berawajah sedikit beringas itu. Mata Master V sangat tajam, mungkin itu karena pengaruh eye shadow hitamnya yang membuatnya terlihat sangar. Jiyeon sangat tidak suka dengan hal itu.

 

“Jadi namamu adalah Nona Jiyeon?”  tanya Master V. dan Jiyeon mengangguk.

 

“Berapa usiamu ?” 

 

Jiyeon hanya mengangkat dua jarinya membentuk huruf V. 

 

“Dua puluh tahun ?”  tebak Master V. Jiyeon mengangguk lagi.

 

“Nona Jiyeon, jangan takut padaku!  Aku hanya ingin berdansa denganmu?”  ujar Master V lembut. Jungkook hanya melirik  dari kejauhan . Dia berjaga-jaga di sekitar gazebo agar tidak ada orang yang mengganggu Tuannya berdansa. Sepertinya Master V sangat menyukai Jiyeon.

 

“Tapi saya tidak bisa berdansa Tuan..”  Jiyeon menunduk malu. Dia bersikap sebagai mana layaknya seekor kelinci yang ketakutan.

 

“Tidak apa-apa. Aku akan membimbingmu…”  sahut Master V 

 

Jiyeon hanya menuruti laki-laki itu ketika kedua tangannya di ambil Master V untuk berdansa. Jiyeon masih tetap menunduk, tapi dia masih bisa melihat cahaya bulan yang hampir penuh.

 

“Nona Jiyeon, Anda sangat cantik!”  bisik Master V kemudian. Jiyeon hanya mengangguk.

 

“Kenapa kau jarang sekali bicara ?”  tanya Master V.

 

Lagi-lagi Jiyeon hanya menggeleng. Dia tidak berani tersenyum, takut kalau Master V akan terkena ajian senyumannya. 

 

“Baiklah, tidak apa-apa kau diam. Aku juga suka wanita pendiam. ”  Master V mencoba untuk mengerti Jiyeon.

 

Sementara itu Myungso bisa melihat adegan itu dengan dada berkecamuk. Dia melihat wanita yang dia sukai berdansa dengan laki-laki lain. Hatinya sangat marah, mungkin cemburu tepatnya. 

 

Matanya mulai menjadi merah. Dia merasa ada seauatu di dalam tubuhnya yang ingin terlepas dan menghancurkan tempat ini.  Tangannya mengepal dan diliputi oleh asap yang mengepul. Dia dalam kondisi yang sangat kritis. Kekuatannya membuat tempatnya berdiri bergetar. Sementara suara gemuruh dadanya bagaikan desingan pedang yang menebas pepohonan.  

 

BIbirnya mulai membiru, mengucapkan kata sandi untuk melepas kekuatannya. Namun tiba-tiba Jiyeon berlari meninggalkan Master V. Dia seperti orang yang ketakutan meninggalkan laki-laki itu dengan wajah yang tercengang dan bingung. Jiyeon terus berlari bahkan dia tidak memperdulikan Myungso yang dia lewati begitu saja.

 

“Nona…!”  panggil Myungso yang kemudian menyusulnya dari belakang. 

 

Jiyeon menerobos kerumunan orang di dalam pezta, kemudian keluar menuruni tangga. Dan Myungso pun bergegas menyusulnya keluar. Dia sangat tergesa-gesa sekali berlari demi mendapatkan Jiyeonnya, sampai pada akhirnya dia tersandung oleh sebuah kaki yang tidak sengaja menghalangi langkahnya.

 

” Nona Jiyeon..!” panggil Myungso.  

 

Jiyeon terus berlari, sampai menghilang diantara pepohonan. Myungso berdiri dan mencari sebelah sepatunya yang terlepas. Tapi akhirnya dia tidak memperdulikannya sehingga dia kembali mengejar Jiyeon ke dalam rimbunan pohoh.

 

 

Ajudan Jungkook yang diperintahkan untuk mencari Jiyon pun merasa bingung, karena tidak melihat sosok gadis itu di tangga keluar. Tapi dia menemukan sebuah sepatu yang tergeletak di tangga. Dia mengambilnya.

 

“Sepatu siapa ini ?”  tanyanya dalam hati.

 

“Ada apa Ajudan Jungkook ?”  Master V muncul di belakangnya.

 

“Tuan saya menemukan sepatu ini!”  Jungkook menyerahkan sebuah sepatu sebelah kiri berwarna putih. 

 

“Ini sepatu laki-laki Ajudan Jungkook.”

 

“Ya, Master V. Saya tahu. Tapi saya menemukannya di sini, mungkin dia terburu-buru saat berlari tadi zehingga sepatunya terlepas.”

 

“Jadi, menurutmu dia laki-laki yang menyamar menjadi perempuan , begitu maksudmu?”   tanya Master V. Tapi Jungkook menggeleng.

 

“Bukan Master V, mungkin kakinya besar, dan dia kesulitan menemukan sepatu wanita yang cocok dan sesuai dengan ukuran kakinya sehingga dia membeli sepatu laki-laki.”

 

ujar Jungkook menjelaskan. Master V dengan rela menyetujui pendapat Ajudannya.

 

“Kalau begitu aku memerintahkan mu untuk mencari pemilik dari sebelah sepatu ini !  Cepat. ”  ujar Master V kepada Ajudannya.

 

“Baik. Laksanakan Master V!”

 

 

 

 

 

Jiyeon berlari memasuli mori, sebuah hutan kecil ke dekat kediaman Master V. Dia berusahan menyembunyikan dirinya dari keramaian. Bulan sudah tepat di atas langit. Dia bersinar dengan cantiknya. Namun menjadi sebuah kegelisahan di benak gadis itu.  Dia sudah duapuluh lima persen menjadi kelinci. Bahkan telinganya sudah berubah bentuk menjadi panjang. 

 

Dia mendengar ada langkah kaki dibelakangnya, lalu dengan cepat Jiyeon masuk ke dalam semak-semak. Dia memperhatikan laki-laki berkumis palsu itu, Myungso tengah celingukan . Kenapa dia mengejar Jiyeon?  Apa maunya?  Jiyeon menajadi pucat. Dia khawatir Myungso akan mengetahui siapa dirinya yang sebenarnya. 

 

“Nona Jiyeon !”  panggil Myungso kemudian.

 

Dia terlihat khawatir.Raut wajahnya memancarkan kegelisahan. Dia bingung, kenapa Jiyeon melarikan diri dari Master V?  Apa karena laki-laki itu telah berbuat yang tidak sopan padanya ?

 

“Nona Jiyeon…Kau dimana? ini aku Myungso. Aku tidak akan menyakitimu ?”

 

Seru Myungso meyakinkan Jiyeon. Tapi terlambat, Jiyeon sudah berubah bentuk menjadi kelinci putih yang tidak dapat menyahut atau meneriakan dirinya di depan Myungso.

 

Laki-laki itu mendengar ada suara gemerisik di dalam semak-semak. Dia tertarik sekaligus curiga untuk memeriksa ke dalam rimbunan semak-semak itu. Dan ketika dia melihat ke sana….

 

Seekor kelinci meloncat ke arah dirinya. Myungso sempat kaget dan mundur ke belakang. Untung saja dia tidak terjatuh. Dia melihat kelinci itu terdiam dengan jinaknya di depannya. Warna kulitnya yang putih terlihat berkilau ditimpa cahay bulan yang mengintip diantara desaunan yang rimbun di dalam hutan.

 

“Kelinci …?”  Myungso berjongkok di depan kelinci itu. Dia lalu menyentuh bulu-bulu lembut kelinci itu dan menggendongnya. Dia heran kenapa kelinci itu begitu jinak dan menurut padanya.

 

Bawalah aku pulang Tuan Myungso…ujar Jiyeon dalam hatinya. Dia berharap segera pergi meninggalkan tempat ini. Dia tahu Myungso pasti akan memberinya perlindungan.

 

“Kelinci mungil, apa kau melihat gadis cantik yang tadi berlari ke sini ?”

 

Myungso berusaha untuk berkomunikasi dengan kelinci itu, sementara matanya tetap mencari-cari kira-kira di mana Jiyeon nya berada. Apa dia sudah pulang?

 

“Padahal aku ingin sekali mengenalnya lebih jauh. Aku benar-benar menyukainya…”  gumam Myungso dengan berjalan keuar dari hutan. Dia mendesah berkali-kali. 

 

 

Myungso berjalan mencari Sehun. Tapi dia tidak menemukannya. 

 

“Ke mana ajudanku itu bersembunyi…?”  

 

Myungso memanggil becak yang terparkir tidak jauh dari tempatnya. Lalu tanpa menunggu Sehun, dia segera menyuruh sopir becak itu untuk mengantarnya pulang.

 

Kslinci Jiyeon duduk dipangkuan Myungso dengan manisnya. Dia merasa begitu hangat dalam pangkuan laki-laki itu. Apalagi dengan usapan-usapan lebut tangan Myungso di tubuhnya. Mendadak kelinci Jiyeon menjadi tak berdaya dengan perasaannya.  Antara dillema dan galau.AndiLau .Dia terlena oleh belaian tangan Myungso. Hatinya merasa begitu indah. 

 

“Jiyi. Ya, sepertinya aku akan memanggimu Jiyi.”  ujar Myungso pada kelinci Jiyeon. Dia menghadapkan wajah kelinci itu ke arahnya dan memandang mata merahnya yang lembut. 

 

“Kamu lucu sekali…!”  bisik Myungso sambil mencium kelinci itu. 

 

O Dewata Yang Agung,  dia menciumku….Jiyeon merasa dunianya melayang. Myungso telah menciumnya. Bagaimana ini?  Jiyeon merasa dirinya sudah tidak suci lagi. 

 

 

tbc

 

 

a/n

 

Hi…kali ini maaf pendek saja, karena aku mulai disibukkan dengan tugas semi skripsi

jadi agak-agak tersendat dengan semua ff ku…

Malah belum sempat nge review komentar Enemy 7 Mian!

 

gomen nasai !!

 

 

untuk chapter selanjutnya, kita akan ketahui bersama bagaimana ajudan Jungkook berjuang demi mendapatkan pasangan sepatu yang ternyata ….?…..?….?….

 

Dan dimanakah Ajudan Sehun dan Suzy berada…

 

Lalu bagaimana nasib si kelinci mungil Jiyeon dalam dekapan Tuan Myungso…?   /mau dunkz!/

 

 

oke see you next chapter 

 

 

peace,alana..

54 thoughts on “DARK INVITATION 4

  1. hhahaha,idemu gokil yg ditinggal sepatu myungsoo bukan jiyi.itulagi jawaban joungkook bener2 menyesatkan.palagi myung lebih memilih mie kocok dripada ngejer jiyi.kwkwkw.

  2. koplak,bener2 koplak ni ff lan hahaha dari mulai mie kocok sampe becak pun ada :v aduh itu si mr v nemu sepatu sapah? jgn2 punya sehun lg xD wkwkwk. yampun gawat jiyi sudah ta suci,masi bisa k nirwana kah? hahaha next,next

  3. aigoo!! pertemuan jiyeon dan myungsoo bikin aku *blushing gimana gitu.. haha abis rada2 cute gitu..
    omg! sehunn kemana dg suzy??? haha
    lmao itu spatu myungsoo, jungkook parah!!
    pokoknya endingnya jangan sampai myungsoo dg V kemudian jiyeonnya tetap dg pertapaannya krn patah hati *andwee!!
    jiyeon jadi kelinci? hmm sepertinya aku ada pernah membaca cerita sejenis ini, tapi aku sangat menantikan hal2 apa yang akan terjadi antara myungyeon.. secara.. myungsoo bersama jiyeon scr tidak langsung hahaha

      • i see, di ff itu jiyeon juga berubah menjadi pets terus dipelihara ama myungsoo.
        dun’t worry tiap orang mungkin py ide yang rada mirip tapi dg alur yang beda.. intinya go foward aja dengan cerita author.. aku menantikanya, sangat! haha hwaiting!

  4. phuaaaaan V jgn percaya sama jongkook itu sepatu myung gkgkgk eye shadow V q malah ngebayangin dia kaya limbad..myung naik becak ckckck pangeran harus berkelas dikit odong-odong kek hahahah nexttt

  5. Ya ampun jiyi dicium myungsoo walaupun dlm bentuk kelinci.
    Lucu bgt kok malah sepatu myungsoo yg ketinggalan bkn sepatu jiyi. Hahahaha
    Ditunggu kelanjutannya thor.

  6. hahahha Kocak,,, Part ini makin tambah ngakak =D
    Jungkook analisamu Ngarang sekali wkwk.. dan jadilah Myungso si princess hahah.. bukan Jiyeon ><
    Jiyiii dibawa pulang!!!
    nextnyaaa selalu ditungguin eon.. fighting!

  7. Hiyahahha suka banget!!! Jiyeon jatuh ke pelukan Myung pastinya! Dan mereka bersama! Yohooo 😍
    Palingan Sehun sama Suzy masih menikmati kebersamaan mereka, tau sendirilah Suzy si … Dan Sehun si pecandu kkk udah deh bener mereka bersatu aja, biar gak gangguin Jiyeon sama Myung xoxo
    Jungkook ya? Udah deh gagal aja nemuin pemiliknya hahha
    MyungYeon fighting! Myung kamu harus sayang sama kelinci itu ya, dia itu Jiyeon! Jadi kamu harus baik-baik sama Jiyi biar Jiyeon jatuh kesemsem sama situ kkk 😊

  8. yaampun myung katanya bener2 suka ma jiyi tp kok lebih milih mi kocok drpd ngejjar jiyi??! dasar… wew jiyi udh jd klinci, kapan dia berwujud manusia lg tuh? omooo kelinci jiyi dikisseu myung! lol jiyi lgsg panik gt mahaha. next2

  9. Ngakak deh..myungsoo awalnya negur sehun ttg makanan eh malah ia sndiri bgtu melihat makanan trgoda..wkakak
    Dan apalagi?? Ini cindarella versi namja kah?? Sptu cwok yg trtinggal..:D
    Daebak ff ini…
    Next ^^

    • Readernya harus hati-hati, soalnya authornya pecinta yaoi..haha..ga..ini bukan yaoi! Mereka ga akan jadi couple.
      Aku cuma ngeship taoris sama banghim…

  10. Yaela masa sepatu myungsoo yg tinggal .. Dan jungkook pea masa -.- phi apa lagi wkwk noh cari dah pemilik sptu ny kek cinderella aja lama2 haha.. Itu sehun sama suzy sedang itu(?) ahh gk rela !!!! Sehun hnya mau tdur sama aku *plak next

  11. hahahaha~~ cinderella yg tertukar!
    eakkk emg ada feeling kalo master V bkln demen ama jiyeon. tp sumveh ini knp pemikiran ajudan jungkook di terima ma master V,, Ngakaks!!
    sopir becak?? eciee biasanya jg tukang becak, skrg udah naik jabatan… lol
    krn ji udah ngerasa gak suci.. udahlah lgsg bablasin aja o.O gak sabar,, senengnya jiyeon kan jd kelinci selama 7 hari, dia bkln di sayang” myung mulu Cekakak! lana,,, smgt skripsinya ;-) ttp ditunggu lanjutannya.

    • Siiip!
      Aku ga punya ide laen selain V harus rela menerima pendapat ajudannya yang menyesatkan! Hahaha….

      Iya agak repot…doakan ya! N semoga masih bisa melanjutkeun ff ku…

  12. Myung nyium kelinci?? Maksud ak jiyeonn?? Wks.. aneh jg ngbayangin myung nyium kelinci.. ak curiga sebenarnya myung tau kalo jiyeon itu siluman kelinci

    • Bukan, Myung nya ga tau kalau itu jiyeon…dia kasih nama Jiyi buat kelinci nya soalnya itu nama pendek Jiyeon, dan dia mencium kelinci itu karena merasa kelinci itu lucu aja…dia belum tahu sepenuhnya…walau curiga

  13. hhaha astaga v sma jungkook mau cari dimana pemilik sepatu itu, pdhalkan itu sepatu punya myung xD hah kyknya sehun mulai berulah deh -_- kyaaa gmna nasibnya jiyeon tuh, apalagi dia udh jdi kelinci. Lanjut bca ya :D

  14. aisss..jinja..myungsoo lbh milih makan mie kocok dlu drpd ngejer jiyi..
    ko d yc mie kocok dstu..heeee

    haaaaa…malah sepatu myungsoo yg tertinggal..
    gila j klo bner nyari pemilik sepatu tu wkwkwk..
    jungkok n mister V pabo..

    mwo myungsoo nyium jiyi,,keunde syg bgt dlm wujud klinci..ckckck..
    q hrp d moment kiss scene myungyeon ne oenni heeee..
    gmn nasib jiyi skrg??

  15. Anday! Itu opini nya jungkook apa banget coba😝 wkwk itukan sepatunya myungsoo😝 gimana ya reaksi si master v pas tau kalo sepatu itu punya myungsoo😝 wkwkwk
    Anyway rumahnya master v kok ngelawak ya😝
    Aaaaa aku jadi kepengen mi kocok nih😖
    Aaaaa beruntung banget kelinci itu didekap dan dicium myungsoo!!! AKU JUGA MAUUUUU!!!!

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s