GANTENG-GANTENG SIH, GALAK!

IMG_20141103_160128

GANTENG-GANTENG SIH GALAK!

By.Alana

Kim Jongin feat Park Jiyeon

Drable | comedy

.maaf, sebelumnya itu poster imagenya ga ada hubungannya sama isi ceritanya. Author cuma minjem semua tokoh dan gambar , author cuma seneng ngeliat yang kotak-kotak ! * plak* 

.

 


Ini bukan kisah nyata, tapi kalo ada yang mirip dengan kejadian berikut tolong ngelus dada dan perut aja !  Amit-amit jabang bayi !


 

Penindasan sedang terjadi di daerah sini. Semua bentuk mahluk yang hidup dan bernafas menggunakan hidung sedang kembang kempis dengan kehadiran seorang feodal ternama yang selama ini selalu menjadi momok mengerikan di fakultas kedokteran Universitas Cepat Sembuh . Siapakah dia ?

 

Langkah kakinya sedang menghentak-hentak ke sana sini, membuat mata Jiyeon mengikuti bayangan mahluk hitam dengan postur tubuh tinggi dan berwajah ganteng itu. Kenapa ganteng ? karena dia laki-laki. Kalau dia perempuan pasti cantik. Jiyeon mengulum senyumnya.

 

“Kamu ! ” langsung hardikan itu membuat Jiyeon meloncat. Dia menatap tepat pada wajah sang ganteng.

 

“Berani-beraninya kamu melihat wajahku yang ganteng ini ! apalagi sambil tersenyum!  kamu sedang mencari masalah denganku ! minta dihukum ?”  laki-laki itu berteriak tepat di depan wajah Jiyeon. 

 

Ampun! dia tadi sarapan apa sih ?pikir Jiyeon sambil menahan nafasnya. 

 

“Saya tidak berani Sunbaenim !”  ujar Jiyeon lirih.

 

“Apa ?!” teriaknya lagi.

 

“Saya tidak berani Sunbaenim !” teriak Jiyeon keras.

 

Namja ganteng itu membalikkan badannya. Rasakan itu ! pikir Jiyeon sambil menyimpan senyumnya. Dia belum tahu Jiyeon tadi sarapan semur jengkol. 

 

Namja itu membalikkan badannya lagi ke arah Jiyeon. Dia masih terlihat pucat. 

 

“Kamu lari satu kali putaran lapangan !”  perintahnya cepat.

 

“Salah saya apa ?” tanya Jiyeon kemudian.

 

“Kesalahan terbesarmu itu adalah berani menatap wajahku yang berharga ini. Mengerti!”  ujarnya dengan mata berapi-api.

 

Kasihan Jiyeon. Hanya karena dia menatap wajah Jongin, sunbaenimnya itu dia jadi kena masalah. Sekarang dia harus berlari keliling lapangan. Ya memang hanya satu kali, tapi di tengah cahaya matahari yang sedang asik-asiknyanongkrong di ubun-ubun, membuat Jiyeon merasa kepalanya terpanggang. Rasanya begitu nyeri. Sementara teman-temannya berdiri di sisi lapangan sedang mendengarkan pengarahan dari para sunbaenim yang sedang melakukan ospek untuk para calon mahasiswa kedokteran .

 

Ketika semua selesai, Jiyeon melihat ke sekelilingnya. Dia belum menemukan teman bicara yang bisa membuat hari-harinya sedikit ringan. 

 

Jiyeon duduk di sebuah bangku di depan kampusnya dengan atribut mengerikan di sekujur tubuhnya. Ini sungguh membuatnya merasa risih dan malu. Dia berusaha untuk melepaskan kuciran rambutnya yang terdiri dari lima puluh pita berwarna warni. Juga ikat pinggang rantai anjing dan berbagai macam biji-bijian yang menjadi perhiasan dilehernya dan tangannya. Ya, hari ini Jiyeon terlihat cantik sekali. 

 

“Siapa yang suruh melepaskan semua itu dari tubuhmu ?”  hardik sebuah suara. Aigoo, mahluk hitam itu sudah berada di belakangnya. Sejak kapan ?  Jiyeon tidak jadi melepaskan pita pita itu dari rambutnya.

 

“Maaf, Sunbaenim.”  ujar Jiyeon.

 

“kamu masih ada di area kampus. Tidak boleh melepaskan barang-barang itu sebelum berada satu kilometer dari kampus ini. Mengerti !” 

 

“Mengerti Sunbaenim.”  Jiyeon berdiri dan berniat untuk pergi. Tapi sang ganteng itu memanggilnya.

 

“Kamu !” 

 

“Ya, Sunbaenim.” Jiyeon berhenti dan membalikkan badannya ke arah Jongin dengan wajah menunduk. Dia tidak mau disuruh berlari lagi hanya karena melihat wajah Jongin yang sok ganteng itu.

 

“Nama bagus kamu siapa ?” tanya Jongin.

 

“Jiyeon, Sunbaenim.”

 

“Itu nama jelek kamu. Nama bagus kamu itu yang tergantung di dadamu. Mengerti !” 

 

Jiyeon melihat ke papan nama yang tergantung di dadanya. Huh, nama jelek begini dibilang bagus. ‘Kimchi Sexy’

 

“Kalau sudah tahu kenapa masih tanya ? Baca saja sendiri !”  ujar Jiyeon kesal. Dia melirik tajam ke arah Jongin. Dia sudah capek seharian ini dikerjai terus oleh sunbaenimnya yang satu ini.

 

Jongin menatap bingung ke arah Jiyeon. Berani sekali yeoja ini. Pikirnya geram. Dia menarik tangan Jiyeon dan mendudukkannya di bangku.

 

“MAu apa !” tanya Jiyeon kesal. Matanya hampir keluar menatap Jongin. 

 

“Rumahmu di mana ?” taya Jongin datar.

 

“Jauh !” jawab Jiyeon lagi.

 

“Sudah punya pacar apa belum ?” tanyanya galak.

 

“Belum !” teriak Jiyeon. Nafasnya naik turun menahan emosi. Tapi dalam hati dia bingung, kenapa pertanyaan Jongin seperti itu. Dia langsung menatap ke arah Sunbaenimnya yang masih melotot ke arahnya. 

 

“Kalau begitu aku akan mengantarmu pulang !” ujarnya masih dengan nada yang sama. Angkuh dan sok jagoan.

 

“Tidak mau ! ” jawab Jiyeon. Dia berdiri.

 

“Kamu berani dengan sunbaenim mu?” 

 

Jiyeon mematutkan mulutnya. Dia melirik tajam ke arah Jongin.

 

“Kalau cuma ingin mengantarku pulang kenapa harus ngotot dan galak! Brengsek !”

 

Jiyeon melangkah pergi. Dia meninggalkan Jongin dengan mulut ternganga. Kenapa dia lebih galak. Pikir Jongin geli. Ah, besok kerjain dia lagi ah !

 

 

 

End.

 

 

 

 

 

 

26 thoughts on “GANTENG-GANTENG SIH, GALAK!

  1. sumpah!!! aku ngakak gila baca ff satu ini!!!
    jongin sarap! doyan ngerjain jiyeon,, ck penuh modus hahahaha
    doh! kalimat terakhir jiyeon, keren banget!!!
    mana jongin cari mati! Dino mau dikerjain, hahaha
    sequel please!!!

  2. Siapa yang naruh bawang bombay disini. Kenapa mata gue pedes ya baca ini ff xD

    kamu mah bisa aja ya bikin ffnya.
    judulnya kagak nguatin oyyy *lambai ke kamera

  3. Ngakaklah bayangan hitam😂 berasa mistis😂
    Dasar jomblo. Dia pasti manfaatin kesempatan jadi panitia ospek buat nyari maba cakep😂
    Dan apalah songong banget jongin narsis banget pula😑 untung beneran ganteng. Kalo engga…🔪🔪🔪
    Dan itu apa banget coba modusnya ga nyante banget😂 tapi bagus sih haha anti mainstream😂😂😂

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s