Would You Listen To My Story?

PicsArt_1419322913805

Would You Listen To My Story?

by Yoo Jangmi

Genre: teen-romance | Length: Drabble | Rating: PG

Cast
INFINITE Sungyeol & Lovelyz Mijoo

Inspired by a song titled “Story” sang by KARA

h a p p y r e a d i n g


“Maukah kau mendengar ceritaku?” Tanya Lee Mijoo, pada orang asing di sebelahnya.

Lee Sungyeol, orang asing itu, menganggukkan kepalanya. Menandakan bahwa ia bersedia mendengar cerita Mijoo, gadis yang baru saja ia temui di kereta ini beberapa menit yang lalu. Melihat keadaan Mijoo sekarang, ia tidak bisa berkata tidak. Gadis itu menyedihkan, sejak duduk di sebelahnya ia terus saja menangis sambil menggenggam ponsel. Ia rasa Mijoo memang butuh seseorang untuk menjadi tempat luapan isi hatinya sekarang, dan mungkin memang ialah orangnya.

“Ini sebuah cerita cinta biasa, cerita perpisahan. Ya seperti itulah.” Kata Mijoo, selagi kereta yang ia tumpangi melaju menembus jarak.

Sungyeol mengunci mulutnya, sambil menyimak setiap perkataan Mijoo, membiarkan gadis itu bercerita sebanyak yang ia inginkan. Ia juga memberi sapu tangannya pada Mijoo ketika gadis itu mulai menangis lagi.

“Aku pikir kami berbeda, kami sangat bahagia, tapi kemudian aku merasa… entahlah. Aku merasa ada yang berubah. Mungkin kami bersama terlalu lama, aku selalu mengawali hariku dengannya dan mengakhiri dengannya lagi. Lama-lama aku merasa cintaku untuknya semakin mendingin.”

“Aku pikir kami akan besama selamanya, lalu setelah itu aku sadar. Tidak ada yang bertahan selamanya. Aku sangat benci pada diriku sendiri karena aku melepaskannya, aku sangat bodoh. Tapi aku juga tidak bisa bertahan lagi dengannya. Aku—“

Kesedihan mulai mendominasi gadis itu. Mijoo tidak bisa bicara lagi, air mata mengalir deras dari matanya. Ia selalu merasa bodoh karena melepaskan laki-laki yang ia cintai, ia merasa ia telah menyakiti laki-laki itu. Walaupun ia merasa hubungan mereka sudah tidak bisa dipertahankan lagi, perpisahan itu tetap meninggalkan sedikit rasa sakit di dalam hatinya. Sebuah cerita yang tidak bisa ia ceritakan pada laki-laki itu.

Melihat Mijoo yang semakin menyedihkan, Sungyeol menghapus air mata gadis itu dengan tangannya, lalu menyandarkan Mijoo ke pundaknya. Ia mengelus kepala gadis itu untuk menenangkannya, sejenak melupakan bahwa mereka hanyalah dua orang asing yang tidak saling mengenal dan baru saja bertemu di kereta ini beberapa jam yang lalu.

“Berhentilah menangis. Aku tahu apa yang kau rasakan, tapi kau tidak bisa begini terus.” Bisik Sungyeol, namun tangisan Mijoo sudah tidak terdengar lagi.

Gadis itu sudah tertidur di pundaknya.

Sungyeol tersenyum kecil, lalu melepaskan mantelnya untuk menyelimuti tubuh Mijoo. Ia membiarkan gadis itu bersandar padanya. Perjalanan itu masih jauh. Sungyeol membiarkan dirinya jatuh terlelap juga, seiring suara-suara bising yang ditimbulkan oleh kereta yang mereka tumpangi itu mulai memudar.

fin

8 thoughts on “Would You Listen To My Story?

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s