[Freelance Chaptered] Fire and Ice ~ 2nd

 

photo-4

 

Title:

Fire and Ice (As Sharp As Needle)

Length :

Chapter

Genre:

Romance, School Life

Rating:

PG-15

Author:

Rissa Jung

CAST:

Ok Taeyheon

Park Eun Ji (OC)

Shin Hye Kyung (OC)

Lee Sangun (OC)

Kyora Lee (OC)

 .

.

 

“Hey…”

 

“Hey!”

 

“Hey, Park Eun Ji !!” seseorang meneriakkan namaku. Aku menoleh ke arah datangnya suara itu. Ok Taecyeon sedang menatapku kesal.

 

“ Apa?” tanyaku padanya.

 

“ Kau melamun” jawabnya tidak menjawab pertanyaanku. Aku memutar bola mata dan kembali menatap buku pelajaran yang ada di depanku. Aku merasa tidak perlu menanggapi kata-katanya tadi.

 

Saat itu sudah 2 minggu aku duduk dengan murid pindahan itu-Ok Taecyeon. Dia berisik. Ya, sangat berisik. Dari gosip-gosip yang tersebar di kelas aku tahu bahwa dia termasuk salah satu siswa popular di sekolah. 

 

Hampir semua siswi di sekolah tergila-gila dengan Taecyeon. Mereka semua tidak pantang menyerah mendekati Taecyeon. Ada yang mengajaknya nonton bioskop –yang langsung diterima tetapi kemudian berkata bahwa dia tidak bisa datang karena sakit perut- ada juga yang mencegatnya di lorong kelas dan memberikan minuman kaleng kepadanya-yang langsung diambil dengan senyum sejuta pesonanya. Yang lain biasanya datang bergerombol ke kelas dan mengelilinginya saat istirahat untuk sekedar tertawa-tawa atau mendengar ceritanya. 

 

By the way, semua orang bilang Taecyeon ternyata pandai bercerita. Pernah suatu kali dia bertanya kepadaku,

 

“ Eun Ji-ssi, menurutmu, tukang apa yang paling bodoh?” tanyanya saat pelajaran matematika. 

 

Aku menatapnya datar. sama sekali tidak tertarik dengan pertanyaannya. “Tukang kebun” jawabku.

 

“Salah. Jawabannya tukang foto. ‘empat kali lima, lima ribu pak’ ” balas taechyon sambil tertawa kecil.

 

“ Ha.Ha. Lucu sekali Taecyeon-ssi” kataku sambil memasang wajah sebal. 

 

Dari situ aku tahu bahwa selera humornya parah. Tetapi anehnya banyak saja yang bersedia menjawab pertanyaan bodohnya itu. Kebanyakan dari mereka akan tertawa-tawa medengar jawabannya dan memohon-mohon untuk memberikan pertanyaan bodohnya itu lagi. Termasuk Hye Kyung. 

 

Hye Kyung begitu semangatnya mendekati Taecyeon. Dia bahkan memohon-mohon padaku agar menemaninya ke basketball court untuk menonton Taecyeon latihan. Tentu saja kutolak. Sudah cukup duduk di sebelahnya sepanjang hari, masih ingin juga melihatnya setelah pulang sekolah. Bisa gila aku nanti. 

 

 

 

……..

 

 

 

 

“Apa?” tanyaku tanpa mengalihkan pandangan dari buku yang sedang kutulis. 

 

Dari sudut mataku aku bisa melihat Taecyeon memandangku terus dari tadi. Hari ini pelajaran Sejarah. Semua orang benci sejarah. Jadi, sudah pasti Taechyon juga bosan setengah mati. 

 

“Aku bosan” jawabnya. Nah kan, dugaanku benar. 

 

“ Semua orang benci pelajaran Sejarah” jawabku retoris.

 

“Kudengar kau selalu duduk di kursi itu. Kenapa?” tanyanya mengalihkan pembicaraan sambil tetap menatapku.

 

Aku menoleh kearahnya, “Karena aku suka tempat ini”

 

“Kenapa…..” 

 

Belum selesai Taeyeon menyelesaikan pertanyaannya, Ji Woo-nim memanggilnya untuk menyelesaikan pertanyaan di papan tulis. Taechyon menghela nafas dan berdiri dengan malas. Aku tertawa pelan. Lucu rasanya melihat wajah kesal Taecyeon karena dipanggil ke depan. Lalu pandanganku tiba-tiba tertuju pada Lee Sangun, teman baikku dari kecil. Aku tersenyum kecil.

 

 

………

 

“Sangun-ssi !” panggilku saat bel tanda sekolah selesai berbunyi. 

 

Orang yang kupanggil menoleh, “Oi, Eun Ji-ssi”

 

Aku cepat-cepat memasukkan semua buku dan berjalan dengan tergesa-gesa kearahnya. Dia sibuk berbicara dengan temannya, maka aku meninju lengan Lee Sangun. “Ouch !” dia mengerang kesakitan.

 

“Pembohong. Tinjuku tidak sekeras itu kok.” kataku cemberut.

 

Dia hanya tertawa pelan dan mengacak-acak rambutku. “Hey ! Jangan mengacak-acak rambutku” kataku pura-pura marah.

 

Dia hanya tersenyum, “Pulang, beli ice cream yuk!” ajaknya.

 

Aku tersenyum dan mengangguk. 

 

 

 

“Ah.. Hari ini panas sekali.” kata Lee Sangun saat kami berada di toko ice cream.

Aku menoleh kearahnya sebentar lalu kembali mengaduk-aduk tempat ice cream lagi. Aku sedang mencari ice cream vanilla. “Tidak ada vanilla” kataku.

 

“Cokelat saja” jawabnya

 

“ Kita ke toko ice cream yang lain saja yuk” ajakku. Lee Sangun mengangguk dan kami pun pergi ke toko lain sampai aku mendapatkan ice cream vanilla. Lalu kami duduk di taman untuk menghabiskan ice cream.

 

“Sangun-ssi, hari Sabtu nanti, temani aku membetulkan handphone” kataku sambil menjilat ice cream.

 

“ Handphone eomonie?” 

 

“Oh.” 

 

“Mianhe Eun Ji-ssi, tapi aku ada acara. Kau tahu kan, Sabtu nanti Kyora lomba. Dan aku sudah pasti akan menyemangatinya” kata Lee Sangun ceria.

 

Aku mendesah pelan. Lagi-lagi Kyora Lee. Dia adalah orang yang disukai Lee Sangun. Sudah sejak lama Lee Sangun menyukai Kyora Lee. Tapi tidak pernah sekalipun Lee Sangun menyatakan perasaannya. Aku dan Lee Sangun memang teman sejak kecil. Kami sangat dekat. Sudah seperti kakak-adik saja.  Seharusnya aku tidak sebal mendengar perkataanya barusan. Tapi, mengapa rasanya hatiku sakit ya?

 

“Oh, baiklah. Aku membetulkan hanphone Eomonie sendiri saja” kataku pelan. 

 

Aneh memang. Tapi hatiku benar-benar sakit sekarang.

 

 

 

Don’t be silent reader ^^ 

Hope you like it.

 

All characters in this fanfiction are fictitious. Any resemblance to real person, living or dead, is purely coincidental.

 

 

 

*Rissa Jung*

 

 

 

 

 

 

 

2 thoughts on “[Freelance Chaptered] Fire and Ice ~ 2nd

    • soon aku bikin chapter 3 yaa.. Taecyeon emang ice prince but foolish juga hahhaa… Sengaja bikin yang ada komedinya biar ga terlalu serius ceritanya

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s