JIJI STORYLINE THE SERIES – I LOVE YOU THIS MUCH!

1st

JIJI STORYLINE

2nd Series

I Love You This Much!

by Risuki-san

Cast : Lee Jinki (SHINee’s Onew) & Lee Jieun (IU) | Rating : General | Genre : Romance | Disclaimer : FF abal ini asli buatan author | [A/N] : Semoga suka XD semoga yang baca ketularan jadi JiJi Shipper kayak akuuu XD

.

‘Every single word describes how far I fall for you’

.

I Love You This Much!

Dia tidak disini, tapi aku terus melihatnya, bayangannya yang tidak kelabu tapi berwarna, mewarnai hidupku.

Aku merasa dikhianati, aku terus mengatakannya, berhenti mengingatnya tapi otakku menolak. Aku membenci diriku yang telah rusak olehnya. Tak membiarkanku menjalani hidup tanpanya tapi ia lakukan ini padaku.

“Hanya menekan tombol dial apa sesulit itu?”

Aku bertanya padanya, dia yang jauh dari jangkauanku, aku ingin marah, tapi pada siapa saat ia yang kubenci tak disini?

Aku benar-benar frustasi, aku butuh sesuatu untuk dipukul atau ‘dia’ makhluk dengan gigi kelinci yang menyebalkan.

“AKU TAK INGIN PULANG!”

.
.
.
Menunggu diantara gesekan angin yang membuatku tak nyaman dan aku tak mengerti, kenapa ia membuatku melakukan hal seperti ini, aku tak suka dingin dan aku sedang menahan dingin untuknya.

Aku tak tahan jika tak melihatnya, tapi disana, ia yang berjalan pelan ke arahku, ia terlihat baik-baik saja, aku merasa bertepuk sebelah tangan.

“Kenapa kau disini?”

Ia bertanya dengan ekspresi polosnya, bersikap seolah tak bersalah saat ia adalah yang paling bersalah.

“Oppa, apa aku memintamu mengikuti wamil saat ini juga? Apa aku memintamu menjadi relawan perang? Aku hanya meminta sebuah penggilan telpon darimu!”

Aku mengatakannya dan ia hanya diam, menggaruk lehernya yang aku tahu tidak gatal. Menggunakan jurus andalannya, senyum yang tak cukup kuat untuk meredakanku.

Meski dengan senyum polos itu, aku tak yakin jika ia orang baik.

Ia merusakku, mengosongkan otakku yang pintar dan hanya menyisakan dirinya. Aku tak bisa memikirkan apapun kecuali dia, dia yang tersenyum, dia yang bernyanyi untukku.

“Hmm…maaf”

Bukan kata maaf yang kuharapkan, aku hanya ingin dia, dia yang mengerti diriku!

Dia tidak sempurna, tidak lebih tampan dari ayahku saat muda dulu.

Bukan tipe kulit yang memerah segera saat benda asing menempel padanya, dia sangat tidak peka dan aku jatuh cinta sekuat ini padanya.

“Kau lelah, tapi kenapa masih kesini?”

Mengatakannya lalu meraih telapakku, menggenggamnya erat, menuntun kedua telapakku untuk menyentuhnya, kening yang dingin karena terlalu lama menunggunya.

“Masih dingin?”

Hal seperti ini yang selalu kuingat, dia yang mengkhawatirkanku, dia yang begitu tekun menyalurkan rasa hangat untukku.

“Karena…”

“Dasar keras kepala, seharusnya kau pulang, kau lelah dan kedinginan karenaku, kau ingin membuatku merasa bersalah?”

Tidak, bukan itu, tapi…

“Karena aku merindukanmu…lebih dari aku membenci dingin dan lelah”

“…”

“Oppa, kau mendengarnya? Aku jatuh cinta sekuat ini padamu, kau tahu!”

END

Pengennya sih jatuhnya manis tapi gak tau ini manis apa enggak :(

DON'T BE SILENT READER! Leave your comment :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s